• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution Draft Pertanyaan Konsumen Draft Pertanyaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution Draft Pertanyaan Konsumen Draft Pertanyaan"

Copied!
76
0
0

Teks penuh

(1)

177

(2)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution Draft Pertanyaan Konsumen

Draft Pertanyaan

Nama perusahaan : Jenis usaha :

1. Berapa lama anda berhubungan dagang (membeli produk) dengan PT X?

a. < 1 tahun b. 1 - 2 tahun c. 2 - 3 tahun d. Lainnya ...

2. Frekuensi pembelian produk di PT X...

a. Secara berkala, dalam waktu...

b. Sering c. Terkadang d. Hanya sekali

3. Alasan memilih PT X dalam membeli produk a. Produknya berkualitas

b. Service yang memuaskan c. Pengiriman selalu tepat waktu d. Harga yang diberikan sesuai 4. Darimana mengetahui PT X?

a. Marketing Sales PT X b. Yellow pages

c. Kenalan di PT X d. Lainnya...

5. Alasan membeli produk PT X

a. Kaca mengkilap, tidak ada cacat b. Ketepatan ukuran kaca sesuai order c. Pengiriman tepat waktu

d. Lainnya...

(3)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Draft Pertanyaan Konsumen

6. Apakah membeli kaca selain di PT X?

a. Ya, alasan...

b. Tidak

• Pada perusahaan...

7. Penggunaan produk kaca sebagai...

a. Bahan mentah b. Produk setengah jadi

c. Produk jadi, tanpa pengolahan 8. Harapan dan keinginan bapak/ibu terhadap PT X

...

...

9. Keluhan bapak/ibu terhadap PT X

...

...

(4)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Konsumen

Dari hasil wawancara terhadap kuisioner yang kami lakukan terhadap para konsumen, kami mendapatkan banyak hasil mengenai hal-hal yang diinginkan oleh para konsumen. Dan ini yang menjadi tolok ukur kami dalam membuat konsumen satisfaction. Berikut ringkasan data-data yang kami dapat dari konsumen-konsumen yang kami wawancari:

1. Konsumen ke-1 (Hotel)

• Telah berhubungan selama 1-2 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X hanya tergantung pada kebutuhan

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai

• Mengetahui PT X dari Marketing sales PT X

• Membeli produk di PT X karena ketepatan ukuran kaca sesuai order, hasil kerja produk bagus

• Tidak pernah membeli kaca selain di PT X

• Menggunakan produk kaca sebagai produk jadi, tanpa pengolahan.

• Memberikan masukkan supaya delivery time lebih diperhatikan, karena beberapa order yang diberikan kadang terlambat pengirimannya.

• Keluhannya adalah kinerja renovasi hotel pernah jadi terhambat karena terlambatnya datang produk dari PT X.

2. Konsumen ke-2 (Toko Retail Kaca)

• Telah berhubungan selama 10 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi terkadang

• Memilih membeli di PT X karena sevicenya memuaskan, pengiriman tepat waktu

• Mengetahui PT X dari Marketing sales PT X

• Membeli produk di PT X karena hasil kerja produk bagus

• Membeli kaca selain di PT X, karena terkadang ada perusahaan lain yang memberi harga lebih murah

• Menggunakan produk kaca sebagai bahan mentah.

• Memberikan masukkan supaya diskon yang diberikan lebih besar lagi karena sudah langganan lama.

(5)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Konsumen

3. Konsumen ke-3 (Toko Pigura)

• Telah berhubungan selama 2-3 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi sering

• Memilih membeli di PT X karena produknya berkualitas, service memuaskan, pengiriman tepat waktu dan harga yang diberikan sesuai.

• Mengetahui PT X dari Marketing sales PT X

• Membeli produk di PT X karena kaca mengkilap tidak ada cacat, ketepatan ukuran kaca sesuai order, hasil kerja produk bagus

• Membeli kaca selain di PT X, karena stok PT X kosong.

• Menggunakan produk kaca sebagai produk setengah jadi.

• Memberikan masukkan supaya diskon yang diberikan lebih besar lagi dan ukuran produk bisa lebih besar lagi, karena terkadang ada order khusus yang membutuhkan ukuran kaca extra besar.

4. Konsumen ke-4 (Toko Retail Kaca)

• Telah berhubungan selama 24 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi secara berkala

• Memilih membeli di PT X karena produknya berkualitas, service memuaskan, pengiriman tepat waktu dan harga yang diberikan sesuai.

• Mengetahui PT X dari kenalan di PT X

• Membeli produk di PT X karena kaca mengkilap tidak ada cacat, ketepatan ukuran kaca sesuai order, hasil kerja produk bagus

• Membeli kaca selain di PT X, karena alasan harga ada yang lebih murah

• Menggunakan produk kaca sebagai produk setengah jadi

• Memberikan masukkan supaya diskon yang diberikan lebih banyak sehingga bisa bekerja sama selamanya.

• Keluhannya adalah terkadang harga yang diberikan beda jauh dengan perusahaan lain

(6)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Konsumen

5. Konsumen ke-5 (Toko Retail Kaca)

• Telah berhubungan selama 6 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi terkadang

• Memilih membeli di PT X karena service memuaskan, pengiriman tepat waktu.

• Mengetahui PT X dari Marketing sales PT X

• Membeli produk di PT X karena hasil kerja produk bagus

• Membeli kaca selain di PT X, karena jenis kaca yang dibutuhkan tidak menuntut harus bagus sehingga beli merk selain Asahimas

• Menggunakan produk kaca sebagai bahan mentah

• Memberikan masukkan supaya waktu kredit bisa diperpanjang

6. Konsumen ke-6 (End User)

• Telah berhubungan selama 1 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi terkadang

• Memilih membeli di PT X karena harga sesuai

• Mengetahui PT X dari Yellow Pages

• Membeli produk di PT X karena ketepatan ukuran kaca sesuai order

• Tidak membeli kaca selain di PT X

• Menggunakan produk kaca sebagai produk jadi, tanpa pengolahan

• Memberikan masukkan supaya pengiriman bisa tepat waktu.

7. Konsumen ke-7 (Kontraktor)

• Telah berhubungan selama 3 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi sering

• Memilih membeli di PT X karena harga sesuai dan pengiriman tepat waktu

• Mengetahui PT X dari kenalan di PT X.

• Membeli produk di PT X karena ketepatan ukuran kaca sesuai order

(7)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Konsumen

7. Konsumen ke-7 (Kontraktor) (Sambungan)

• Tidak membeli kaca selain di PT X

• Menggunakan produk kaca sebagai produk jadi, tanpa pengolahan

• Memberikan masukkan supaya setiap kali pesan, produk selalu tersedia

8. Konsumen ke-8 (End User)

• Telah berhubungan selama 2 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi terkadang

• Memilih membeli di PT X karena harga sesuai

• Mengetahui PT X dari kenalan di PT X.

• Membeli produk di PT X karena ketepatan ukuran kaca sesuai order

• Tidak membeli kaca selain di PT X

• Menggunakan produk kaca sebagai produk jadi, tanpa pengolahan

• Memberikan masukkan bahwa tetap pertahankan pelayanan PT X yang sudah baik.

9. Konsumen ke-9 (Industri)

• Telah berhubungan selama 8-9 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi setiap kali butuh kaca selalu ke PT X.

• Memilih membeli di PT X karena produknya berkualitas, service memuaskan, pengiriman tepat waktu dan harga yang diberikan sesuai.

• Mengetahui PT X dari Yellow Pages

• Membeli produk di PT X karena kaca mengkilap tidak ada cacat, ketepatan ukuran kaca sesuai order, hasil kerja produk bagus

• Tidak membeli kaca selain di PT X

• Menggunakan produk kaca sebagai produk setengah jadi

• Memberikan masukkan supaya tenggang waktu pembayaran diperlama.

(8)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Konsumen

10. Konsumen ke-10 (Toko Retail Kaca)

• Telah berhubungan selama 4 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi sering.

• Memilih membeli di PT X karena produknya berkualitas, service memuaskan, pengiriman tepat waktu dan harga yang diberikan sesuai.

• Mengetahui PT X dari Marketing sales PT X

• Membeli produk di PT X karena kaca mengkilap tidak ada cacat, ketepatan ukuran kaca sesuai order, hasil kerja produk bagus

• Membeli kaca selain di PT X, karena alasan harga

• Menggunakan produk kaca sebagai bahan mentah

• Memberikan masukan supaya sistem pemesanan lebih dipermudah supaya tidak merepotkan.

11. Konsumen ke-11 (Toko Pigura)

• Telah berhubungan selama 6 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi sering.

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai.

• Mengetahui PT X dari Marketing sales PT X.

• Membeli produk di PT X karena kaca mengkilap tidak ada cacat, hasil kerja produk bagus

• Tidak membeli kaca selain di PT X.

• Menggunakan produk kaca sebagai produk setengah jadi

• Memberikan masukan supaya pengiriman lebih diperhatikan karena sering tidak sesuai jadwal

12. Konsumen ke-12 (Industri)

• Telah berhubungan selama 3 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi terkadang.

(9)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Konsumen

12. Konsumen ke-12 (Industri) (Sambungan)

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai, pengiriman tepat waktu

• Mengetahui PT X dari Yellow Pages.

• Membeli produk di PT X karena pengiriman tepat waktu, hasil kerja produk bagus

• Membeli kaca selain di PT X

• Menggunakan produk kaca sebagai produk setengah jadi

• Memberikan masukan supaya persediaan produk kalau bisa ready stock dan pembayaran yang lebih fleksibel.

13. Konsumen ke-13 (Industri)

• Telah berhubungan selama ± 10 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi sering.

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai dan faktor kepercayaan

• Mengetahui PT X dari kenalan di PT X

• Membeli produk di PT X karena hasil kerja produk bagus

• Tidak membeli kaca selain di PT X

• Menggunakan produk kaca sebagai produk setengah jadi

• Memberikan masukan PT X good service, good quality.

14. Konsumen ke-14 (End User)

• Telah berhubungan selama 2 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi jarang.

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai

• Mengetahui PT X dari kenalan di PT X.

• Membeli produk di PT X karena hasil kerja produk bagus

• Tidak membeli kaca selain di PT X

(10)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Konsumen

14. Konsumen ke-14 (End User) (Sambungan)

• Menggunakan produk kaca sebagai produk jadi, tanpa pengolahan

• Memberikan masukan PT X supaya harga lebih dimurahkan lagi sehingga bisa menjadi konsumen setianya.

15. Konsumen ke-15 (Toko Retail Kaca)

• Telah berhubungan selama 13-14 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi sering.

• Memilih membeli di PT X karena produk berkualitas, service memuaskan, pengiriman tepat waktu dan harga yang diberikan sesuai

• Mengetahui PT X dari Marketing sales PT X.

• Membeli produk di PT X karena ketepatan ukuran kaca sesuai order, hasil kerja produk bagus

• Membeli kaca selain di PT X, karena tidak hanya menjual kaca merk Asahimas

• Menggunakan produk kaca sebagai bahan mentah

• Memberikan masukan PT X supaya pengiriman harus lebih tepat

16. Konsumen ke-16 (Toko Aluminium)

• Telah berhubungan selama 7 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi terkadang.

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai

• Mengetahui PT X dari Marketing sales PT X.

• Membeli produk di PT X karena ketepatan ukuran kaca sesuai order, harga yang diberikan sesuai

• Membeli kaca selain di PT X, karena sebisa mungkin cari produk yang paling murah

• Menggunakan produk kaca sebagai produk setengah jadi

• Memberikan masukan PT X supaya diskon bisa lebih diperbanyak selain itu tenggang waktu penagihan hutang kalau bisa juga diperpanjang.

(11)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Konsumen

17. Konsumen ke-17 (Kontraktor)

• Telah berhubungan selama 4-5 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi terkadang.

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai dan kenal dengan pemiliknya

• Mengetahui PT X dari kenal dengan pemilik PT X.

• Membeli produk di PT X karena harga yang diberikan sesuai, kaca mengkilap tidak ada cacat, hasil kerja produk bagus

• Tidak membeli kaca selain di PT X.

• Menggunakan produk kaca sebagai produk setengah jadi

• Memberikan masukan PT X supaya tetap pertahankan kinerja yang sudah bagus dan semoga terus berkembang dan jaya.

18. Konsumen ke-18 (Toko Bangunan)

• Telah berhubungan selama 1-2 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi jarang.

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai

• Mengetahui PT X dari kenalan di PT X.

• Membeli produk di PT X karena harga yang diberikan sesuai

• Tidak membeli kaca selain di PT X

• Menggunakan produk kaca sebagai produk setengah jadi

• Memberikan masukan PT X supaya harga lebih dipermurah supaya bisa bekerja sama lebih baik lagi.

19. Konsumen ke-19 (End User)

• Telah berhubungan selama 3 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X hanya tergantung pada kebutuhan

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai, ketepatan ukuran kaca sesuai order

(12)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Konsumen

19. Konsumen ke-19 (End User) (Sambungan)

• Mengetahui PT X dari Yellow Pages

• Membeli produk di PT X karena hasil kerja produk bagus, harga yang diberikan sesuai

• Pernah membeli kaca selain di PT X, karena kebutuhan yang mendesak

• Menggunakan produk kaca sebagai produk jadi, tanpa pengolahan.

• Memberikan masukkan supaya harga bisa lebih dipermurah lagi dan ketepatan pengiriman harus tepat

• Keluhannya adalah diskon dibanding tempat lain selisih banyak, kalau diskon yang diberikan bersaing supaya bisa menjadi konsumen tetap.

20. Konsumen ke-20 (Toko Aluminium)

• Telah berhubungan selama 13 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi sering.

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai dan pelayanan lebih baik daripada tempat lain

• Mengetahui PT X dari Marketing sales PT X.

• Membeli produk di PT X karena ketepatan ukuran kaca sesuai order, harga yang diberikan sesuai, hasil kerja produk bagus

• Membeli kaca selain di PT X, karena faktor harga

• Menggunakan produk kaca sebagai produk setengah jadi

• Memberikan masukan PT X supaya diskon ditambah dan hasil kerja lebih ditingkatkan.

21. Konsumen ke-21 (Toko Bangunan)

• Telah berhubungan selama 6 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi sering.

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai, pengiriman tepat waktu

• Mengetahui PT X dari Yellow Pages

(13)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Konsumen

21. Konsumen ke-21 (Toko Bangunan)

• Membeli produk di PT X karena harga yang diberikan sesuai, hasil kerja produk bagus

• Membeli kaca selain di PT X

• Menggunakan produk kaca sebagai produk setengah jadi

• Memberikan masukan PT X supaya diskonnya ditambah dan waktu penagihan yang diberi tenggang waktu lebih lama.

22. Konsumen ke-22 (Stasiun POM bensin)

• Telah berhubungan selama 3 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi sesuai kebutuhan.

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai

• Mengetahui PT X dari relasi yang memberi tahu.

• Membeli produk di PT X karena harga yang diberikan sesuai, hasil kerja produk bagus

• Tidak membeli kaca selain di PT X

• Menggunakan produk kaca sebagai produk jadi

• Memberikan masukan PT X bahwa PT X adalah perusahaan profesional, terus tingkatkan dan kembangkan perusahaan.

23. Konsumen ke-23 (Toko Retail Kaca)

• Telah berhubungan selama 14 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi sering.

• Memilih membeli di PT X karena harga yang diberikan sesuai, kaca mengkilap tidak ada cacat, hasil kerja produk bagus

• Mengetahui PT X dari kenalan di PT X.

• Membeli produk di PT X karena harga yang diberikan sesuai, hasil kerja produk bagus

• Membeli kaca selain di PT X, karena PT X jual kaca hanya merk Asahimas.

(14)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Konsumen

23. Konsumen ke-23 (Toko retail kaca) (Sambungan)

• Menggunakan produk kaca sebagai produk mentah.

• Memberikan masukan PT X supaya produknya memiliki mutu lebih bagus. Jangan banyak kerusakan-kerusakan ( disini maksudnya kerusakan- kerusakan kecil seperti goresan, dll yang masih dapat dimaklumi)

24. Konsumen ke-24 (Industri)

• Telah berhubungan selama 9-10 tahun dengan PT X.

• Membeli produk di PT X dengan frekuensi jarang.

• Memilih membeli di PT X karena kaca mengkilap tidak ada cacat, hasil kerja produk bagus

• Mengetahui PT X dari marketing sales PT X

• Membeli produk di PT X karena hasil kerja produk bagus

• Membeli kaca selain di PT X, karena PT X memberi harga kadang lebih tinggi dari perusahaan lain

• Menggunakan produk kaca sebagai bahan setengah jadi.

• Memberikan masukan PT X supaya diskon yang diberikan lebih banyak, apalagi buat yang belinya dalam jumlah besar.

(15)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Pekerja

Dari hasil wawancara terhadap para staf yang dilakukan, banyak masukan yang didapatkan dari para staf yang dapat membantu perkembangan perusahaan. Ini yang menjadi tolok ukur kami dalam membuat pekerja satisfaction. Berikut ringkasan data yang kami dapat dari para staf yang kami wawancarai:

1. Staf Bagian Keuangan

Staf bagian keuangan menyarankan semua data-data dimasukkan ke dalam komputer atau yang lazim disebut dikomputerisasi. Ada beberapa data yang masih didokumentasikan secara manual sehingga jika data hendak diakses, maka staf bingung dan saling menyalahkan. Staf bagian keuangan juga menyarankan setiap divisi mengontrol data-data yang berhubungan dengan divisinya masing-masing.

Pada kenyataanya beberapa data dari divisi yang lain masih ditangani oleh bagian keuangan padahal data itu bukan bagian dari keuangan.

2. Staf Bagian Pembelian

Staf bagian pembelian menyarankan bagian gudang dan bagian produksi lebih pandai mengatur stock serta jadwal pemesanan barang. Terkadang ketika hendak produksi, bahan yang ada di gudang kosong dan mendadak minta dibelikan bahan baku pada bagian pembelian. Hal ini merepotkan bagian pembelian karena tidak mungkin mendapatkan bahan baku tersebut langsung.

Selain itu kalau memungkinkan meminta bahan dengan kuantitas total yang lebih konstan. Contoh: hari ini membeli bahan 3 truk, kalau bisa besok juga 3-4 truk, karena kenyataannya sering hari ini cuma membeli 1 truk, besok langsung 7 truk dan jadwal yang tidak konstan akan merepotkan mereka. Selain itu staf pembelian juga berharap order yang diminta jelas, ditulis dengan baik, lengkap.

3. Staf Bagian Research and Development

Staf Bagian Research and Development berkeinginan agar fasilitas penunjang kegiatan untuk menginovasi proses dikembangkan dan berkeinginan agar top management memberikan fasilitas penunjang yang cukup memadai sehingga mereka bisa berkreasi sebaik mungkin.

(16)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Pekerja

Staf bagian keuangan berharap hasil eksperimen mereka dihargai.

Dihargai bukan diberi imbalan tetapi setiap eksperimen yang dibuat di uji coba.

Karena bagi mereka merupakan kebanggaan jika hasil temuan mereka bisa di uji coba. Terkadang ada eksperimen mereka yang sudah jadi tidak di uji coba, dengan alasan tidak berguna, padahal belum dicoba dan belum tahu apa keuntungan dari temuannya itu.

4. Staf Bagian Produksi

Staf bagian produksi mengeluh soal mesin-mesin perusahaan yang kurang produktif, terkadang ketika mesin hendak digunakan untuk produksi, tiba-tiba macet. Hal ini menggangu kinerja dari divisi produksi, terutama saat order lagi banyak. Staf bagian produksi mengharapkan adanya alat bantu kerja yang cukup memadai, karena kaca adalah produk yang mudah pecah. Mereka membutuhkan alat penunjang supaya dapat meminimalkan kerusakan kaca yang terjadi dan melindungi diri mereka dari kecelakaan-kecelakaan yang mungkin terjadi di lapangan. Staf bagian produksi memberi masukkan agar divisi R&D lebih sering memodifikasi mesin-mesin karena seiring dengan kemajuan zaman, model kaca terus berkembang dan permintaan konsumen semakin bervariasi. Selain itu mereka juga mengusulkan supaya divisi R&D lebih aktif untuk memodifikasi spare part mesin karena dapat menekan cost perusahaan.

5. Staf Bagian Marketing

Staf bagian marketing berharap supaya top management menerapkan sistem baru dalam diskon serta waktu pembayaran yang diberikan. Zaman sekarang mencari market sangat susah, oleh karena itu perlu strategi baru yang dijadikan senjata untuk menembus pasar di Indonesia ini. Salah satu senjata yang paling ampuh untuk memenangkan pasar adalah harga. Tim marketing berharap agar range variasi diskon semakin besar, sehingga bisa menarik konsumen yang berlangganan dengan perusahaan lain dan konsumen baru yang sebelumnya tidak mengenal PT X. Selain itu mereka juga berharap tenggang waktu kredit bisa

(17)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Pekerja

diperlama. Diperlama bukan berarti selama mungkin, tapi yang diinginkan tim marketing adalah tenggang waktu yang optimum yang tidak mengganggu cashflow keuangan perusahaan. Selain itu tim marketing juga berharap adanya dana untuk melakukan promosi mengenai perusahaan agar nama perusahaan lebih dikenal oleh konsumen. Dengan adanya promosi diharapkan perusahaan menjadi pilihan pertama bagi para konsumen.

6. Staf Human Research and Development Manager

Staf HRD berharap top management mendukung aturan-aturan baru yang ditetapkan dan menetapkan sanksi yang jelas. Sering kali peraturan yang berguna untuk membatasi kesewenangan karyawan cuma disetujui tanpa adanya bantuan untuk menyosialisasikan kepada seluruh karyawan. Hal ini menjadi batu penghalang bagi pihak HRD untuk menertibkan karyawan. HRD tidak punya bukti untuk menegaskan para karyawan mengenai aturan baru tersebut. Staf HRD juga menginginkan peningkatan kedisiplinan semua staf dan karyawan perusahaan. Kedisiplinan penting untuk membantu meningkatkan kinerja perusahaan karena sering dari mereka yang datang terlambat.

7. Staf Bagian Gudang

Staf bagian gudang berharap adanya peremajaan armada pengiriman produk karena beberapa kendaraan pengirim sudah cukup tua. Sektor armada perlu diperhatikan karena pengiriman merupakan salah satu faktor penentu order tepat waktu. Jangan sampai produk yang sudah jadwalnya terkirim dan siap untuk dikirim jadi terlambat akibat armada rusak. Selain itu mereka juga meminta aliran informasi dan data yang cukup jelas dari divisi penjualan, pembelian serta produksi agar dalam pelaksanaan tidak terjadi kesalahan yang merugikan perusahaan.

(18)

Lampiran 2. Data Stakeholder Satisfaction dan Contribution (Sambungan) Hasil Wawancara Supplier

Dari hasil wawancara terhadap Asahimas selaku supplier perusahaan, didapatkan masukan yang dapat membantu perkembangan perusahaan. Berikut ringkasan data yang didapat dari Asahimas bagian penjualan yang diwawancarai:

Pihak Asahimas menginginkan pembelian produk lebih ditingkatkan.

Asahimas menginginkan adanya persaingan sehat di antara ketiga distributornya selain PT X. Pihak Asahimas juga menginginkan pembayaran tepat waktu atas kredit-kredit produk yang telah terkirim. Untuk perjanjian dengan PT X, pembayaran kredit pembelian selama satu bulan akan dibayar dua kali yaitu setiap 2 minggu sekali. Pihak Asahimas menginginkan ketepatan pembayaran dari PT X supaya tidak tidak terjadi pelanggaran perjanjian kerjasama dengan Asahimas.

Pihak Asahimas juga menginginkan PT X dapat menghormati perjanjian kerjasama dengan Asahimas, terutama target penjualan sejumlah tertentu yang harus dipenuhi. Pihak Asahimas mengharapkan agar PT X dapat secara konsisten memenuhi perjanjian kerjasama tersebut. Selain itu pihak Asahimas juga mengharapkan PT X dapat menentukan jadwal permintaan yang konstan. Contoh:

hari ini kirim 1 truk, besok lusa 5-6 truk. Jadi kalau memungkinkan jumlah pengiriman konstan walaupun ada kelonjakkan diusahakan diatur sehingga pengiriman tetap konstan karena armada pengiriman Asahimas juga terbatas.

Pihak Asahimas juga menginginkan agar PT X meperhatikan jumlah pallet yang dipinjamkan karena beberapa kasus dahulu sering kali pallet Asahimas yang dipinjamkan hilang, walaupun akhirnya pallet tersebut diganti. Sebaiknya PT X membuat suatu pendokumentasian khusus untuk pallet sehingga bisa diketahui berapa keluar masuk pallet. Pihak Asahimas juga menginginkan adanya berita acara untuk produk reject. Jadi PT X disarankan membuat berita acara yang jelas dan lengkap mengenai produk reject yang diterima. Pembuatan berita reject membantu Asahimas untuk mempercepat proses adminstrasi sehingga produk tersebut bisa secepat mungkin diganti. Pihak Asahimas juga menginginkan agar PT X membeli produk yang sesuai dengan ukuran yang sedang diproduksi oleh Asahimas dan memberikan tenggang waktu yang cukup untuk memproduksi produk dengan ukuran di luar standar.

(19)

Lampiran 3. Hasil Verifikasi KPI

Tabel Verifikasi Key Perfomance Indicator Pengukuran Kinerja Perusahaan Petunjuk pengisian:

• Berilah tanda check (√ ) pada pilihan yang dipilih, yang telah disediakan dibawah ini.

Pertanyaan Yes No keterangan

1. Konsumen satisfaction a. Prosentase komplain b. Prosentase produk cacat c. Prosentase pertumbuhan order d. Prosentase kesetiaan konsumen e. Prosentase order tepat waktu

f. Prosentase komplain yang terselesaikan g. Prosentase inovasi produk

2. Konsumen contribution a. Prosentase komplain b. Prosentase produk cacat c. Prosentase pertumbuhan order d. Prosentase kesetiaan konsumen e. Prosentase konsumen baru

f. Prosentase pertumbuhan konsumen g. Prosentase order tepat waktu h. Prosentase pembayaran tepat waktu

Revisi

1. Pekerja satisfaction

a. Prosentase kenaikan gaji

b. Prosentase karyawan dan staff dengan keluhan c. Prosentase jumlah komputer staf

d. Prosentase jumlah telepon bagi staf e. Prosentase kecelakaan kerja

f. Prosentase perkelahian dalam perusahaan g. Prosentase keterlambatan karyawan dan staf h. Prosentase kehadiran karyawan dan staf

(20)

i. Prosentase karyawan dan staf keluar 2. Pekerja contribution

a. Prosentase peningkatan produktivitas karyawan b. Prosentase karyawan dan staf keluar

c. Prosentase pertumbuhan kerusakan aset perusahaan oleh karyawan

d. Prosentase inovasi produk

√ Revisi

1. Investor satisfaction

a. Prosentase pertumbuhan biaya b. Prosentase pertumbuhan penjualan c. Prosentase produk cacat

d. Prosentase inovasi produk 2. Investor contribution

a. Prosentase produk cacat

b. Prosentase peningkatan produktivitas karyawan c. Prosentase rapat yang terlaksana

Revisi

1. Supplier satisfaction

a. Prosentase pertumbuhan order bahan baku b. Prosentase order yang tertunda pengerjaannya c. Prosentase komplain ke Asahimas

d. Prosentase pallet yang hilang 2. Supplier contribution

a. Prosentase jumlah tunggakan pembayaran bahan baku/material penunjang

b. Prosentase komplain ke Asahimas

c. Prosentase pembelian bahan baku untuk order tidak melalui asahimas.

d. Prosentase order yang tertunda pengerjaannya e. Prosentase produk cacat dari Asahimas f. Prosentase pallet yang hilang

Revisi

1. Masyarakat satisfaction

a. Prosentase kegiatan kepedulian dan √

(21)

kemasyarakatan

b. Prosentase permasalahan yang timbul dengan lingkungan sekitar

c. Prosentase pertumbuhan teguran yang diperoleh dari SIER

2. Masyarakat contribution

a. Prosentase permasalahan yang timbul dengan lingkungan sekitar

b. Prosentase pertumbuhan teguran yang diperoleh dari SIER

c. Prosentase limbah yang dibuang oleh perusahaan melalui SIER

d. Prosentase kegiatan kepedulian dan kemasyarakatan

Diganti

Diganti

NB:

Perusahaan mengusulkan tambahan KPI prosentase pekerja cacat untuk menggantikan prosentase permasalahan yang timbul dengan lingkungan sekitar

(22)

198

(23)

Lampiran 4. Hirarki Performance Prism (Sambungan) Keterangan Kode Gambar

Strategi 1. Melakukan inovasi untuk dapat menghasilkan produk dengan kualitas terbaik dan memenuhi permintaan variasi produk dari seluruh konsumen.

Strategi 2. Memperluas pangsa pasar dan market share perusahaan dan meningkatkan kemampuan bersaing melawan ketiga distributor kaca Asahimas lain di Surabaya.

Strategi 3. Melakukan penambahan atau modifikasi mesin untuk meningkatkan daya saing perusahaan dan produktivitas karyawan.

Strategi 4. Membina hubungan yang baik dengan pekerja agar kegiatan produksi bisa berjalan dengan maksimal.

Strategi 5. Memperbarui aturan kerja setiap 2 tahun sekali untuk menciptakan lingkungan kerja yang tertib dan kondusif.

Strategi 6. Memberikan pelatihan bagi karyawan produksi untuk dapat menggunakan semua mesin produksi dengan cara belajar sambil bekerja dengan supervisor di lapangan.

Strategi 7. Membina hubungan yang baik dengan pihak supplier dan mematuhi perjanjian kerjasama yang telah disetujui oleh perusahaan dan Asahimas agar perusahaan menjadi distributor terbaik dibanding distributor-distributor yang lain.

Strategi 8. Menciptakan suasana yang bersahabat dengan lingkungan sekitar.

(24)

Lampiran 4. Hirarki Performance Prism (Sambungan) Keterangan Kode Gambar

TKS 1. Mengurangi jumlah komplain

TKS 2. Terbinanya hubungan yang baik dengan konsumen

TKS 3. Menekan harga penjualan dengan meminimalkan biaya produksi TKS 4. Produk yang selalu tersedia dan bervariasi bagi konsumen TPS 1. Meningkatkan kesejahteraan pekerja

TPS 2. Menetapkan aturan kerja yang jelas supaya tercipta kondisi kerja yang baik

TPS 3. Menyediakan alat bantu kerja yang memadai yang disesuaikan dengan deskripsi pekerjaannya

TPS 4. Membuat aliran informasi dan data antar divisi yang saling berkaitan TPS 5. Menjamin keselamatan kerja

TIS 1. Meningkatkan kinerja perusahaan yang maksimal dengan biaya yang efisien

TIS 2. Meningkatkan keuntungan perusahaan

TIS 3. Mengikuti perkembangan teknologi dan melakukan adapatasi terhadap perubahan–perubahan

TIS 4. Mengurangi kesalahan proses produksi

TSS 1. Meningkatkan jumlah order yang diterima supplier

TSS 2. Mengatur sistem penerimaan bahan baku dan inventory dengan baik TSS 3. Memperkirakan penjadwalan pemesanan dan produksi dengan tepat TMS 1. Memiliki rasa kepedulian dengan lingkungan sekitar

TMS 2. Mengikuti perjanjian bersama yang ditetapkan dengan SIER baik mengenai limbah, sistem pembayaran dan aturan yang lain

(25)

Lampiran 4. Hirarki Performance Prism (Sambungan) Keterangan Kode Gambar

KPIKS 1. Prosentase komplain KPIKS 2. Prosentase produk cacat KPIKS 3. Prosentase pertumbuhan order KPIKS 4. Prosentase kesetiaan konsumen KPIKS 5. Prosentase order tepat waktu

KPIKS 6. Prosentase komplain yang terselesaikan KPIKS 7. Prosentase inovasi kerja

KPIPS 1. Prosentase karyawan dan staf dengan keluhan KPIPS 2. Prosentase jumlah komputer staf

KPIPS 3. Prosentase jumlah telepon bagi staf KPIPS 4. Prosentase kecelakaan kerja

KPIPS 5. Prosentase keterlambatan karyawan dan staf KPIPS 6. Prosentase kehadiran karyawan dan staf KPIPS 7. Prosentase karyawan dan staf keluar KPIIS 1. Prosentase pertumbuhan biaya KPIIS 2. Prosentase pertumbuhan penjualan KPIIS 3. Prosentase produk cacat

KPIIS 4. Prosentase inovasi kerja

KPISS 1. Prosentase pertumbuhan order bahan baku KPISS 2. Prosentase order yang tertunda pengerjaannya KPISS 3. Prosentase komplain ke Asahimas

KPISS 4. Prosentase pallet yang hilang

KPIMS1. Prosentase kegiatan kepedulian dan kemasyarakatan KPIMS2. Prosentase pekerja cacat

KPIMS3. Prosentase pertumbuhan teguran yang diperoleh dari SIER

(26)

202

(27)

203

(28)

204

(29)

205

(30)

206

(31)

207

(32)

Lampiran 6. Kuisioner Pembobotan AHP Pairwise PT X

Pairwise ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari setiap indikator kinerja terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan pada perusahaan. Skala perbandingan yang digunakan:

• Skala penilaian perbandingan berpasangan dengan skala kuantitatif 1 sampai dengan 9 untuk menilai perbandingan tingkat kepentingan suatu elemen terhadap elemen lain.

Intensitas Kepentingan

Keterangan Penjelasan

1 Kedua elemen sama pentingnya Dua elemen mempunyai pengaruh yang sama besar terhadap tujuan 3 Elemen yang satu sedikit lebih

penting daripada elemen yang lainnya.

Pengalaman dan penilaian sedikit menyokong satu elemen

dibandingkan elemen lainnya.

5 Elemen yang satu lebih penting daripada elemen yang lainnya.

Pengalaman dan penilaian sangat kuat menyokong satu elemen

dibandingkan elemen lainnya.

7 Satu elemen jelas lebih multak penting daripada elemen lain.

Satu elemen yang kuat disokong dan dominan terlihat dalam praktek 9 Satu elemen multak penting

daripada elemen lainnya.

Bukti yang mendukung elemen yang satu terhadap elemen lain memiliki tingkat penegasan tertinggi yang mungkin menguatkan

2,4,6,8 Nilai – nilai antara dua nilai pertimbangan yang berdekatan.

Nilai ini diberikan bila ada dua kompromi di antara dua pilihan.

Kebalikan Jika untuk aktivitas i mendapat satu angka dibanding dengan aktivitas j, maka j mempunyai nilai kebalikannya dibanding dengan i

(33)

Lampiran 6. Kuisioner Pembobotan AHP (Sambungan) Sebagai contoh cara pengerjaan pairwise PT X, yaitu:

Jika menurut anda:

• A lebih penting 5 kali dari B maka (A=5B)

A 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 B

• C lebih penting 3 kali dari A maka (C=3A) atau (A = 1/3 C) A 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 B

• C lebih penting 7 kali dari B maka (C=7B) atau (B = 1/7 C) A 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 B

Dimana pengisian dalam tabel, seperti dibawah ini:

A B C

A 1 5 1/3

B 1 1/7

C 1

(34)

Lampiran 6. Kuisioner Pembobotan AHP (Sambungan) Perbandingan Berpasangan Antar Stakeholder

Konsumen Pekerja Investor Supplier Masyarakat Konsumen 1

Pekerja 1

Investor 1

Supplier 1

Masyarakat 1

Perbandingan Berpasangan Antar Konsumen Satisfaction dan Contribution Satisfaction Contribution

Satisfaction 1

Contribution 1

Perbandingan Berpasangan Antar Pekerja Satisfaction dan Contribution

Satisfaction Contribution

Satisfaction 1

Contribution 1

Perbandingan Berpasangan Antar Investor Satisfaction dan Contribution Satisfaction Contribution

Satisfaction 1

Contribution 1

Perbandingan Berpasangan Antar Supplier Satisfaction dan Contribution Satisfaction Contribution

Satisfaction 1

Contribution 1

Perbandingan Berpasangan Antar Masyarakat Satisfaction dan Contribution Satisfaction Contribution

Satisfaction 1

Contribution 1

(35)

211

(36)

212

(37)

213

(38)

Lampiran 6. Kuisioner Pembobotan AHP (Sambungan)

Perbandingan Berpasangan Antar Tujuan Pekerja Contribution Semua

pekerja merasa sebagai anggota keluarga dari perusahaan

Menanamkan rasa

bertanggung jawab terhadap perusahaan

Memiliki kemampuan menggunakan fasilitas secara efektif dan efisien

Meningkatkan efektifitas kinerja karyawan

Semua pekerja merasa sebagai anggota keluarga dari perusahaan

1

Menanamkan rasa

bertanggung jawab terhadap perusahaan

1

Memiliki kemampuan menggunakan fasilitas secara efektif dan efisien

1

Meningkatkan efektifitas kinerja karyawan

1

(39)

Lampiran 6. Kuisioner Pembobotan AHP (Sambungan)

Perbandingan Berpasangan Antar Tujuan Investor Satisfaction Meningkatkan

kinerja perusahaan yang maksimal dengan biaya yang efisien

Meningkatkan keuntungan perusahaan

Mengikuti perkembangan teknologi dan melakukan adapatasi terhadap perubahan–

perubahan

Mengurangi kesalahan proses produksi

Meningkatkan kinerja

perusahaan yang maksimal dengan biaya yang efisien

1

Meningkatkan keuntungan perusahaan

1

Mengikuti perkembangan teknologi dan melakukan adapatasi terhadap perubahan–

perubahan

1

Mengurangi kesalahan proses produksi

1

(40)

Lampiran 6. Kuisioner Pembobotan AHP (Sambungan)

Perbandingan Berpasangan Antar Tujuan Investor Contribution Menciptakan

sistem kerja perusahaan yang

teratur dan jelas

Mengadakan evaluasi/rapat sesuai dengan periode yang telah

ditetapkan

Menyediakan fasilitas–fasilitas dan tim kerja yang

menunjang dan memadai Menciptakan

sistem kerja perusahaan yang teratur dan jelas

1

Mengadakan evaluasi/rapat sesuai dengan periode yang telah ditetapkan

1

Menyediakan fasilitas–fasilitas dan tim kerja yang menunjang dan memadai

1

Perbandingan Berpasangan Antar Tujuan Supplier Satisfaction Meningkatkan

jumlah order yang diterima supplier

Mengatur sistem penerimaan bahan baku dan inventory dengan baik

Memperkirakan penjadwalan pemesanan dan produksi dengan tepat

Meningkatkan jumlah order yang diterima supplier

1

Mengatur sistem penerimaan bahan baku dan inventory dengan baik

1

Memperkirakan penjadwalan pemesanan dan produksi dengan tepat

1

(41)

Lampiran 6. Kuisioner Pembobotan AHP (Sambungan)

Perbandingan Berpasangan Antar Tujuan Supplier Contribution Terbina

hubungan yang baik dengan supplier

Sistem penerimaan bahan baku dan inventory dapat berjalan dengan baik

Pengiriman sesuai dengan jadwal yang ditetapkan bersama Terbina

hubungan yang baik dengan supplier

1

Sistem penerimaan bahan baku dan inventory dapat berjalan dengan baik

1

Pengiriman sesuai dengan jadwal yang ditetapkan bersama

1

Perbandingan Berpasangan Antar Tujuan Masyarakat Satisfaction

Memiliki rasa

kepedulian dengan lingkungan sekitar

Mengikuti perjanjian bersama yang ditetapkan dengan SIER baik mengenai limbah, sistem

pembayaran dan aturan yang lain.

Memiliki rasa kepedulian dengan lingkungan sekitar

1

Mengikuti

perjanjian bersama yang ditetapkan dengan SIER baik mengenai limbah, sistem pembayaran dan aturan yang lain.

1

(42)

218

(43)

219

(44)

220

(45)

221

(46)

222

(47)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP

Matrik perbandingan berpasangan untuk stakeholder

Matrik perbandingan berpasangan untuk KS vs KC

(48)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk TKS

Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TKS1

(49)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TKS2

Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TKS3

(50)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TKS4

Matrik perbandingan berpasangan untuk TKC

(51)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TKC1

Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TKC3

(52)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk PS vs PC

Matrik perbandingan berpasangan untuk TPS

(53)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TPS1

Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TPS2

(54)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TPS4

Matrik perbandingan berpasangan untuk TPC

(55)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk IS vs IC

Matrik perbandingan berpasangan untuk TIS

(56)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk TIC

Matrik perbandingan berpasangan untuk SS vs SC

(57)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk TSS

Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TSS2

(58)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk TSC

Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TSC2

(59)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TSC3

Matrik perbandingan berpasangan untuk MS vs MC

(60)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk TMS

Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TMS1

(61)

Lampiran 7. Data hasil kuisioner AHP (Sambungan) Matrik perbandingan berpasangan untuk KPI-TMC1

(62)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice Antara stakeholder

Antara KS (Konsumen Satisfaction) vs KC (Konsumen Contribution)

(63)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara TKS (Tujuan Konsumen Satisfaction)

Antara TKC (Tujuan Konsumen Contribution)

(64)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara KPIKS (KPI Konsumen Satisfaction) dalam TKS1

Antara KPIKS (KPI Konsumen Satisfaction) dalam TKS2

(65)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara KPIKS (KPI Konsumen Satisfaction) dalam TKS3

Antara KPIKS (KPI Konsumen Satisfaction) dalam TKS4

(66)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara KPIKC (KPI Konsumen Contribution) dalam TKC1

Antara KPIKC (KPI Konsumen Contribution) dalam TKC3

(67)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara PS (Pekerja Satisfaction) vs PC (Pekerja Contribution)

Antara TPS (Tujuan Pekerja Satisfaction)

(68)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara TPC (Tujuan Pekerja Contribution)

Antara KPIPS (KPI Pekerja Satisfaction) dalam TPS1

(69)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara KPIPS (KPI Pekerja Satisfaction) dalam TPS2

Antara KPIPS (KPI Pekerja Satisfaction) dalam TPS4

(70)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara IS (Investor Satisfaction) vs IC (Investor Contribution)

Antara TIS (Tujuan Investor Satisfaction)

(71)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara TIC (Tujuan Investor Contribution)

Antara SS (Supplier Satisfaction) vs SC (Supplier Contribution)

(72)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara TSS (Tujuan Supplier Satisfaction)

Antara TSC (Tujuan Supplier Contribution)

(73)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara KPISS (KPI Supplier Satisfaction) dalam TSS2

Antara KPISC (KPI Supplier Contribution) dalam TSC2

(74)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara KPISC (KPI Supplier Contribution) dalam TSC3

Antara MS (Masyarakat Satisfaction) vs MC (Masyarakat Contribution)

(75)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara TMS (Tujuan Masyarakat Satisfaction)

Antara KPIMS (KPI Masyarakat Satisfaction) dalam TMS1

(76)

Lampiran 8. Pembobotan Data dengan Software Expert Choice (Sambungan) Antara KPIMC (KPI Masyarakat Contribution) dalam TMC1

Gambar

Tabel Verifikasi Key Perfomance Indicator Pengukuran Kinerja Perusahaan  Petunjuk pengisian:

Referensi

Dokumen terkait