• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA KERJA TAHUNAN ( R K T )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA KERJA TAHUNAN ( R K T )"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

KABUPATEN BADUNG

RENCANA KERJA TAHUNAN

( R K T )

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TAHUN 2020

BALITBANG KABUPATEN BADUNG TAHUN 2020

(2)

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Terselenggaranya good governance merupakan prasyarat setiap pemerintahan untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan mencapai tujuan serta cita-cita bangsa bernegara . Terwujudnya suatu tatanan pemerintahan yang baik dan akuntabel merupakan harapan semua pihak. Berkenaan harapan tersebut diperlukan pengembangan dan perencanaan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas, terukur legitimate sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggungjawab serta bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN ).

Agar memenuhi maksud tersebut, maka Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung menyusun Dokumen Rencana Kinerja Tahunan Tahun 2020 sebagai bentuk komitmen dalam pelaksanaan tugas dalam kurun waktu 1 (satu) tahun berdasarkan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Badung tahun 2016-2021.

1.2 Struktur Organisasi Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor : 20 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, bahwa susunan Organisasi Balitbang Kabupaten Badung, terdiri dari :

1) Kepala Badan 2) Sekretaris

a. Kepala Sub Bagian, Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan; b. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

3) Kepala Bidang Sosial, Ekonomi dan Pemerintahan

a. Kepala Sub Bidang Sosial, Budaya, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

b. Kepala Sub Bidang Ekonomi

c. Kepala Sub Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan

4) Kepala Bidang Pembangunan Inovasidan Teknologi

(3)

2

b. Kepala Sub Bidang Pengembangan Wilayah, Fisik dan Prasarana c. Kepala Sub Bidang Inovasi dan Teknologi

STRUKTUR ORGANISASI

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KABUPATEN BADUNG

KEPALA

SEKRETARIAT JABATAN FUNGSIONAL

SUB BAGIAN SUB BAGIAN

SUB BIDANG

PERENCANAAN, KEUANGAN

DAN PELAPORAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

BIDANG BIDANG

SUB BIDANG SOSIAL, EKONOMI DAN

PEMERINTAHAN

PEMBANGUNAN, INOVASI DAN TEKNOLOGI SUB BIDANG

SUB BIDANG SUB BIDANG

SOSIAL, BUDAYA, PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

DAN DESA

SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN HIDUP

SUB BIDANG

PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAN PENGKAJIAN PERATURAN

INOVASI DAN TEKNOLOGI

EKONOMI PENGEMBANGAN WILAYAH,

FISIK DAN PRASARANA

UPT

1.3 Tugas Pokok dan Fungsi

Balitbang Kabupaten Badung yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor : 20 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan di bidang penelitian dan pengembangan, dipimpin oleh seorang Kepala Badan yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Dalam melaksanakan tugas pokoknya, Balitbang Kabupaten Badung melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang Penelitian dan Pengembangan.

Disamping melaksanakan tugas pokok, Balitbang Kabupaten Badung dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, juga menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

a. Perumusan kebijakan teknis Penelitian dan Pengembangan;

b. Mengkoordinasikan dan mensinkronisasikan instansi/ lembaga terkait dalam pelaksanaan kegiatan kelitbangan;

c. Melaksanakan pengkajian kebijakan lingkup urusan pemerintah daerah Kabupaten

(4)

3

d. Memfasilitasi dan melaksanakan inovasi daerah

e. melaksanakan pemantauan, evaluasi dan pelaporan atas pelaksanaan penelitian dan pengembangan;

f. pelaksanaan tugas dibidang Penelitian dan Pengembangan; dan

g. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

1.4 Landasan Hukum

1. Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerah Tingkat II dalam Wilayah Daerah – Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655);

2. Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan

Lembaran Negara Republik aIndonesia Nomor 5679) ;

3. Undang – Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih, Bebas korupsi dan Nepotisme (KKN) (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999, Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1649) ;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887 );

5. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

6. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/ Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

(5)

4

7. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

8. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Perubahan atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;

9. Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pokok- Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah;

10. Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 20 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah ;

11. Peraturan Bupati Badung Nomor 78 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Perangkat Daerah ;

12. Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 12 Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2020;

13. Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 11 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 13 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana Kabupaten Badung Tahun 2016-2021

1.5 Sistimatika Penyusunan

BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1.2 Struktur Organisasi Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung

1.3 Tugas Pokok dan Fungsi 1.4 Landasan Hukum

1.5 Sistematika Penyusunan BAB II. Rencana Pembangunan

2.1 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021

2.2 Rencana Strategis Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung 2016-2021

2.3 Rencana Kerja Tahun 2020 BAB III. Penutup

(6)

5

BAB II

RENCANA PEMBANGUNAN

2.1 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten 2016-2021

Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan

pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Badung secara sinergis, terarah dan terencana, maka Visi Kabupaten Badung yang disampaikan oleh Bupati terpilih Periode 2016 – 2021 adalah sebagai berikut:

“MEMANTAPKAN ARAH PEMBANGUNAN BADUNG BERLANDASKAN TRI HITA KARANA MENUJU MASYARAKAT YANG MAJU, DAMAI DAN

SEJAHTERA”

Untuk mewujudkan visi tersebut disusun 9 (sembilan) misi yang harus dilaksanakan sebagai implementasi dari Tri Hita Karana yaitu :

1. Memperkokoh kerukunan hidup bermasyarakat dalam jalinan keragaman adat, budaya dan agama.

2. Memantapkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

3. Memantapkan tata kelola pemerintahan dengan menerapkan prinsip good governance dan clean government.

4. Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan Keluarga Berencana (KB) dalam pengelolaan kependudukan.

5. Memperkuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

6. Mewujudkan tatanan kehidupan bermasyarakat yang menjunjung tinggi penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

7. Meningkatkan perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam, lingkungan hidup dan penanggulangan bencana.

8. Memperkuat daya saing daerah melalui peningkatan mutu sumber daya manusia dan infrastruktur wilayah.

9. Memperkuat pembangunan bidang pertanian, perikanan dan kelautan yang bersinergi dengan kepariwisataan berbasis budaya.

Sebagai salah satu Perangkat Daerah maka Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung berusaha untuk turut serta mewujudkan apa yang menjadi visi dan misi Bupati. Sesuai tugas pokok dan fungsinya Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung memberikan kontribusi terhadap 4 misi dari 9 misi yang telah ditetapkan oleh Kepala Daerah, yaitu :

(7)

6

1. Memperkokoh kerukunan hidup bermasyarakat dalam jalinan keragaman adat, budaya dan agama.

2. Memantapkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

3. Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan Keluarga Berencana (KB) dalam pengelolaan kependudukan.

4. Mewujudkan tatanan kehidupan bermasyarakat yang menjunjung tinggi penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Selain keempat misi tersebut diatas, Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung tentunya juga dituntut untuk ikut serta mewujudkan tata kelola pemerintahan dengan menerapkan prinsip good governance dan clean government sesuai dengan Misi 3 Pemerintah Daerah yaitu : Memantapkan tata kelola pemerintahan dengan menerapkan prinsip good governance dan clean government

Dalam rangka mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan, Pemerintah Kabupaten Badung telah merancang prioritas, sasaran dan arah kebijakan pembangunan pemerintah Kabupaten Badung Tahun 2016-2021.

Bagi Badan Penelitian dan Pengembangan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya serta dalam mengampu keempat misi dari sembilan misi Kabupaten Badung menuangkan tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan beserta indikator kinerja ke dalam Rencana Strategis Badan Penelitian dan Pengembangan 2016-2021.

2.2 Rencana Strategis Balitbang 2016-2021

Badan Penelitian dan Pengembangan sebagai salah satu perangkat yang melaksanakan Urusan Penunjang khususnya dalam Urusan Penelitian dan Pengembangan mengampu 4 dari sembilan misi Kabupaten Badung.

Untuk mendukung tercapainya maka ditetapkan tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan beserta indikator kinerja sebagai berikut :

Misi 1 : Memperkokoh kerukunan hidup bermasyarakat dalam jalinan keragaman adat, budaya dan agama

Tujuan : Terwujudnya kerukunan hidup beragama

serta penguatan kehidupan adat dan budaya

Sasaran : Meningkatnya toleransi hidup beragama

(8)

7

Strategi : Mewujudkan hubungan harmonis dalam

masyarakat

Arah Kebijakan : Memperkokoh rasa kebangsaan serta

adanya hubungan yang harmonis dalam masyarakat.

Misi 2 : Memantapkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi

Tujuan : Terwujudnya kepuasan masyarakat

terhadap pelayanan publik

Sasaran : Meningkatnya kepuasan masyarakat

terhadap pelayanan publik Indikator Kinerja : Indeks kepuasan masyarakat

Strategi : a. Meningkatkan kualitas

penyelenggaraan pelayanan publik b. Meningkatkan kualitas pelayanan

publik

c. Meningkatkan kapasitas dan

kapabilitas penyelenggara pelayanan publik.

d. Meningkatkan pemanfaatan sistem teknologi informasi.

Arah Kebijakan : a. Mewujudkan penyelenggaraan

pemerintahan yang akuntabel dan partisipatif.

b. Terselenggaranya pelayanan publik yang prima.

c. Meningkatkan kuantitas dan kualitas saran prasarana teknologi informasi.

Misi 4 : Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan Keluarga Berencana (KB) dalam pengelolaan kependudukan

Tujuan : Meningkatnya Kualitas SDM dan

menurunnya angka kemiskinan dalam masyarakat

Sasaran : 1. Meningkatnya kualitas sumber daya

manusia

2. Meningkatnya tingkat kebahagiaan masyarakat

(9)

8

Indikator Kinerja : 1. Indeks Pembangunan Manusia 2. Indek Kebahagiaan

Strategi : a. Meningkatkan kualitas hidup sumber

daya manusia

b. Mewujudkan tingkat kebahagiaan masyarakat

Arah Kebijakan : a. Meningkatkan akses pembangunan

manusia yang berkualitas

b. Meningkatkan partisipasi masyarakat

dalam mewujudkan kebahagiaan

hidup

Misi 6 : Mewujudkan tatanan kehidupan bermasyarakat yang menjunjung tinggi penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM)

Tujuan : Terwujudnya Pengarusutamaan Gender

Sasaran : Meningkatnya pengarusutamaan gender

Indikator Kinerja : Indeks Pembangunan Gender (IPG)

Strategi : Memasyarakatkan kesetaraan gender

ArahKebijakan : Meningkatkan kualitas hidup perempuan

Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam bidang kelitbangan juga menetapkan beberapa tujuan dan sasaran serta indikator kinerja yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun kedepan. Adapun Tujuan dan Sasaran tersebut adalah sebagai berikut :

Tujuan : Terwujudnya kebijakan Pembangunan berbasis

kelitbangan

Sasaran 1 : Meningkatnya kualitas hasil kelitbangan

IndikatorKinerja : Prosentase pemanfaatan hasil kelitbangan

Strategi : 1. Fasilitasi penyusunan Rencana Induk dan Rencana

Kerja Kelitbangan

2. Fasilitasi penyediaan dan penguatan SDM

kelitbangan khususnya aparat fungsional peneliti 3. Penguatan regulasi dan kualitas penyelenggaraan

pemerintah daerah yang bersumber dari hasil kelitbangan

(10)

9

Kebijakan : Mengoptimalkan peran dan fungsi kelitbangan dalam

penyelenggaraan pemerintah daerah

Sasaran 2 : Meningkatnya kualitas dan kuantitas inovasi dalam

pembangunan IPTEK

Indikator Kinerja : jumlah inovasi dan pembangunan IPTEK yang dikembangkan

Strategi : Mendorong penguatan dan pengembangan Inovasi

dalam pembangunan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi

Kebijakan : Fasilitasi penguatan dan pengembangan Inovasi dalam

penyelenggaraan pemerintah daerah

Sasaran 3 : Meningkatnya tata kelola administrasi perkantoran yang

baik dan akuntabel

IndikatorKinerja : 1. Nilai Akuntabilitas Kinerja

2. Prosentase pemenuhan Kebutuhan Administrasi Perkantoran

3. Prosentase temuan hasil pemeriksaaan

internal/eksternal yang ditindaklanjuti

4. Prosentase realisasi belanja langsung dan belanja tidak langsung

5. Prosentase barang milik daerah yang terpelihara

Strategi : 1. Peningkatan kualitas dan kuantitas SDM

kelitbangan

2. Peningkatan kualitas dan kuantitas sinergitas kelitbangan

3. Peningkatan akuntabilitas dan transparasi

pengelolaan anggaran kelitbangan

4. Peningkatan kualitas layanan administrasi

kelitbangan

Kebijakan : Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang

baik, transparan dan akuntabel di bidang kelitbangan Selanjutnya tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan beserta indikator kinerja dapat diuraikan seperti pada tabel dibawah ini :

(11)

10

1. Terwujudnya kerukunan Meningkatnya toleransi hidup Indeks kerukunan umat 81,60 82,00 82,40 82,80 83,50 Memperkokoh rasa Program Peningkatan

hidup beragama serta beragama beragama kebangsaan serta adanya Penelitian Dan

penguatan kehidupan hubungan yang harmonis Pengembangan

adat dan budaya dalam masyarakat

2 Terwujudnya kepuasan Meningkatnya kepuasan Indeks Kepuasan 78 79 80 81 82 a Meningkatkan kualitas Program Peningkatan

masyarakat terhadap masyarakat terhadap pelayanan Masyarakat penyelenggaraan Penelitian Dan

pelayanan publik publik pelayanan publik Pengembangan

b Meningkatkan kualitas pelayanan publik c Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas penyelenggara pelayanan publik. d Meningkatkan pemanfaatan sistem teknologi informasi.

3 Meningkatnya Kualitas Meningkatnya tingkat Indek Kebahagiaan - 71,5 72,5 73,5 74,5 Meningkatkan partisipasi Program Peningkatan

SDM dan menurunnya kebahagiaan masyarakat masyarakat dalam Penelitian Dan

angka kemiskinan dalam mewujudkan kebahagiaan Pengembangan

masyarakat hidup

4 Terwujudnya Meningkatnya Indeks Pembangunan

Pengarusutamaan pengarusutamaan gender Gender (IPG) 75,61 75,74 75,87 76 76,13 Meningkatkan kualitas Program Peningkatan

Gender hidup perempuan Penelitian Dan

(12)

11

2017 2018 2019 2020 2021

5 Terwujudnya kebijakan 1 Meningkatnya kualitas Prosentase pemanfaatan 50,5% 55% 60% 65% 70% Mengoptimalkan peran Program Peningkatan

Pembangunan berbasis hasil kelitbangan hasil kelitbangan dan fungsi kelitbangan Penelitian Dan

Kelitbangan dalam penyelenggaraan Pengembangan

pemerintah daerah

2 Meningkatnya kualitas jumlah inovasi dan 2 4 6 8 10 Fasilitasi penguatan dan Program Pengembangan

dan kuantitas inovasi pembangunan IPTEK pengembangan Inovasi Ilmu Pengetahuan Dan

dalam pembangunan yang dikembangkan dalam penyelenggaraan Teknologi

IPTEK pemerintah daerah

Program pengembangan data/informasi

3 Meningkatnya tata kelola 1 Nilai Akuntabilitas 76,55 76,8 78 80,05 80,10 Meningkatkan kualitas tata Peningkatan Pengembangan

administrasi perkantoran Kinerja kelola pemerintahan yang sistem pelaporan capaian

yang baik dan Akuntabel baik, transparan dan kinerja dan keuangan

akuntabel di bidang kelitbangan

2 Prosentase pemenuhan 100 100 100 100 100 Program pelayanan

Kebutuhan Administrasi administrasi perkantoran

Perkantoran

3 Prosentase temuan hasil 100 100 100 100 100 Peningkatan Pengembangan

pemeriksaaan sistem pelaporan capaian

internal/eksternal yang kinerja dan keuangan

ditindaklanjuti

Kebijakan Program NO. TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran

(13)

12

2017 2018 2019 2020 2021

4 Prosentasi realisasi 80,00 82,00 83,00 84,00 85,00 Perancanaan dan

belanja langsung dan penganggaran SKPD

belanja tidak langsung

5 Prosentase barang milik 100 100 100 100 100 Program peningkatan

daerah yang terpelihara sarana dan prasarana

aparatur

Kebijakan Program NO. TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran

(14)

13

2.3 Rencana Kerja Tahun 2020

Untuk merealisasikan tujuan dan sasaran, cara pencapaian dikembangkan dalam kebijakan dan program yang dituangkan kedalam Rencana Kerja dan Anggaran tahunan.

Dalam upaya pencapaian kinerja tahun 2020 dan perencanaan anggaran indikatif yang disusun dalam Rencana Strategis Badan Penelitian dan Pengembangan 2016-2021, maka operasional pencapaian kinerja melalui strategi dan kebijakan yang telah disusun melalui program dan kegiatan , secara rinci sebagaimana tabel sebagai berikut :

Tabel

Rencana Kinerja Tahunan 2020

Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung

No Tujuan

Target Kinerja Sasaran

Pagu

Terwujudnya Meningkatnya Indeks 82,40 Program :

kerukunan toleransi hidup kerukunan umat Peningkatan Penelitian dan hidup beragama beragama beragama Pengembangan

serta penguatan Kegiatan :

kehidupan adat Survei Penyusunan Indeks Kerukunan 386.041.942,85

dan budaya Umat Beragama Kabupaten Badung

Tahun 2020 Terwujudnya Meningkatnya Indeks kepuasan 80,00 Program :

kepuasan kepuasan masyarakat Peningkatan Penelitian dan masyarakat masyarakat terhadap Pengembangan

terhadap pelayanan publik Kegiatan :

pelayanan Survey Kepuasan Masyarakat di 436.249.536,04

publik Kabupaten Badung

Meningkatnya Meningkatnya Indek 72,50 Program :

Kualitas SDM dan tingkat Kebahagiaan Peningkatan Penelitian dan

menurunnya angka kebahagiaan Pengembangan

kemiskinan dalam masyarakat Kegiatan :

masyarakat Survei Pengukuran Tingkat 579.478.910,00

Kebahagiaan di Kabupaten Badung Tahun 2020

Terwujudnya Meningkatnya Indeks 75,87 Program :

Pengarusutamaan pengarusutamaan Pembangunan Peningkatan Penelitian dan

Gender gender Gender (IPG) Pengembangan

Kegiatan :

Penyusunan Indeks Pembangunan 100.352.732,28 Gender Kabupaten Badung Tahun 2020

Sasaran Indikator

(15)

14 No Tujuan Target Kinerja Sasaran Pagu

Terwujudnya Meningkatnya Prosentase 60 Program :

kebijakan kualitas hasil pemanfaatan hasil Peningkatan Penelitian dan Pembangunan kelitbangan kelitbangan Pengembangan

berbasis Kegiatan :

kelitbangan Penyelenggaraan Forum Kelitbangan di 665.581.626,55 Kabupaten Badung

Perumusan Kebijakan Kelitbangan 1.711.176.929,49 Pemerintah Kabupaten Badung

Peningkatan Pengelolaan Kegiatan 1.391.025.873,78 Kelitbangan Kabupaten Badung

Pengembangan Agro Techno Park di 2.268.821.980,86 Kecamatan Petang Kabupaten Badung

Kajian Kinerja Keuangan Pemerintahan 261.219.990,10 di Kabupaten Badung

Kajian Pengembangan Model Pendidikan 113.778.561,63 Karakter Berbasis Permainan

Tradisional Pada Anak Sekolah Dasar di Kabupaten Badung

Lokakarya Pembuatan Kebijakan 85.806.001,56 Berbasis Bukti (Evidence Based Policy)

Pembahasan dan Penyusunan Analisis 131.171.606,38 Kebijakan yang Meliputi Policy Brief,

Policy Paper, Policy Note, Policy Memo dan Artikel Jurnal Ilmiah Policy Paper, Policy Note, Policy Memo dan Artikel Jurnal Ilmiah

Meningkatnya jumlah inovasi 6 Program :

kualitas dan dan pembangunan Program Pengembangan Ilmu kuantitas inovasi IPTEK yang Pengetahuan dan Teknologi dalam dikembangkan Kegiatan :

pembangunan Pengembangan IPTEKS di Kabupaten 428.031.740,49

IPTEK Badung

Badung Festival Inovasi 504.020.643,84 Penilaian, Penyelenggaraan dan 1.288.843.187,55 Penganugerahan Mangupura Award

Penguatan dan Pengembangan Inovasi 1.313.547.750,31 Daerah di Kabupaten Badung

Road Map Penguatan Sistem Inovasi 307.905.590,25 Daerah (SIDA) Kabupaten Badung

Pengembangan Aplikasi Fish Go di 662.673.861,20 Kabupaten Badung

Program :

Program Pengembangan Data/informasi Kegiatan :

Penyusunan Buletin Kelitbangan 63.766.299,27 Kabupaten Badung

Meningkatnya Nilai 78,00 Program :

tata kelola Akuntabilitas Program Peningkatan Pengembangan administrasi Kinerja Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan perkantoran yang Keuangan

baik dan Kegiatan :

akuntabel Penyusunan Akuntabilitas Kinerja 5.996.151,98 Instansi Pemerintah

(16)

15 No Tujuan Target Kinerja Sasaran Pagu Prosentase 100 Program :

pemenuhan Program Pelayanan Administrasi Kebutuhan Perkantoran

Administrasi Kegiatan :

Perkantoran Penyediaan Jasa Komunikasi , Sumber 18.000.000,00 Daya Air dan Listrik

Penyediaan Jasa Administrasi 4.654.540,00 Keuangan

Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan 11.200.000,00 Perizinan Kendaraan

Dinas/Operasional

Penyediaan Alat Tulis Kantor 30.769.641,31 Penyediaan Barang Cetakan dan 47.225.052,34 Penggandaan

Penyediaan Komponen Instalasi 6.837.000,00 Listrik/Penerangan Bangunan Kantor

Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 6.280.601,84 Penyediaan Bahan Bacaan dan 60.036.000,00 Peraturan Perundang-Undangan

Penyediaan Makanan dan Minuman 12.795.000,00 Rapat-Rapat Koordinasi ke Luar Daerah 250.000.000,00 Penyediaan Bahan Bakar Kendaraan 188.892.000,00 Penyediaan Upacara Keagamaan 37.250.000,00 Penyediaan Dekorasi 54.200.000,00 Pelaksanaan Upakara Penganyaran ke 76.000.000,00 Pura Khayangan Jagat

Prosentase 100 Program :

temuan hasil Program Peningkatan Pengembangan pemeriksaaan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan

internal/ Keuangan

eksternal yang Kegiatan :

ditindaklanjuti Penyusunan Laporan Capaian Kinerja 424.560.000,00 dan Ikhtisar Realisasi Kinerja

Perangkat Daerah Prosentase 83,00 Program :

realisasi Program Perencanaan dan belanja Penganggaran SKPD langsung dan Kegiatan :

belanja tidak Penyusunan Dokumen Perencanaan PD 9.985.367,94 langsung (Renja, RKA)

Sasaran Indikator

(17)

16 No Tujuan Target Kinerja Sasaran Pagu Prosentase 100 Program :

barang milik Program Peningkatan Sarana dan daerah yang Prasarana Aparatur

terpelihara Kegiatan :

Pengadaan Peralatan Gedung Kantor 83.000.000,00 Pengadaan Perlengkapan Kantor 124.000.000,00 Pemeliharaan Gedung Kantor 19.500.000,00 Pemeliharaan Perlengkapan Gedung 15.300.000,00 Kantor

Pemeliharaan Peralatan Kantor 19.750.000,00 Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan 248.226.240,00 Dinas/Operasional

Sasaran Indikator

(18)

17

BAB III PENUTUP

Dokumen Rencana Kerja Tahunan (RKT) tahun 2020 merupakan komitmen Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan sebagai penunjang dalam urusan penelitian dan pengembangan menuju tercapainya pemerintahan yang baik (good governance) serta sebagai upaya dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih (clean government). Dokumen ini dapat menjadi pedoman/acuan dalam Perencanaan Kinerja Tahunan Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung, sebagai perwujudan dalam menerapkan sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah guna mewujudkan visi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Badung Tahun 2016-2021.

Dokumen Rencana Kerja Tahunan ( RKT ) tahun 2020 ini diharapkan dapat menjadi pedoman/acuan bagi tercapainya tujuan, sasaran dan indikator sasaran dalam satu tahun anggaran.

Demikian Dokumen Rencana Kerja Tahunan (RKT) tahun 2020 Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Mangupura, 3 Februari 2020

Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan Kabupaten Badung

I WAYAN SUAMBARA, SH., MM.

Pembina Utama Muda NIP. 19631025 198810 1 002

(19)

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu format yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan audio untuk meginovasi pembelajaran agar kegiatan menyimak tidak membosankan?. Pada makalah ini akan dijelaskan

Nilai koefisien variabel perubahan money supply sebesar 123,5633 menunjukkan bahwa jika selisih antara money supply Indonesia dan Amerika meningkat sebesar 1%

Syarina (2012), penelitian yang berjudul “Penga- ruh Sertifikasi terhadap Kinerja Mengajar Guru dalam Meningkatkan hasil Belajar Siswa pada Mata pelajaran IPS Di SMK negeri

Salah satu cara untuk mereduksi karbondioksida adalah dengan mengurangi emisi karbon, untuk itu perlu diketahui kandungan karbon di atas permukaan tanah pada Kawasan

Menurut Madiasmo (2011: 235), ketentuan dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan Pasal 23 mengatur pemotongan pajak atas penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak

Model peningkatan kualitas SIA mengoptimalkan relasi informasi akademik yang terjadi antara sistem dengan proses-proses pendukungnya, yaitu kebijakan Jurusan atau Fakultas dalam

Berdasarkan Tabel 1.6, dapat disimpulkan bahwa jenis alpukat yang terpilih sebagai bahan tambahan Avocado Mocha Cream Cake adalah alpukat jenis B atau alpukat

Berdasarkan hasil penelitian itu direkomendasikan untuk semua mata kuliah yang perlu ditambahkan, bisa dilakukan penataan kurikulum konsentrasi atau mata kuliah pilihan