1.
Sejarah Tes Psikologi
2.Klasifikasi Tes
Sebenarnya, yang memulai membuat tes bukan
hanya bidang psikologi saja, tapi sudah dimulai sejak lama oleh orang-orang awam
Seperti, raja2, ibu rumah tangga yang memilih
pembantu yang akan bekerja di rumahnya
Mereka secara tidak sengaja menggunakan
kemamp observasi dan wawancara
Jd sebenarnya kemampuan tersebut sudah
Perkembangan Psikologi tidak stagnan makin
banyak informasi mengenai individu butuh tes untuk menilai individu
Bidang psikologi mengawali pembuatan tes pd
thn 1890 “mental test” semakin banyak berdirinya institusi sosial yang merawat mental retarded jadi memerlukan standar administrasi
Tokoh-tokoh:
1. Esquirol MR Peran Bahasa di Inteligensi 2. Seguin Training untuk anak-anak MR
Eksperimen yang dilakukan pada awal abad 19
bukan untuk mencari perbedaan individual
namun lebih pada konsep pembentukan perilaku.
Mulai disadari untuk mengukur karakteristik
individu yang memiliki hubungan darah maupun tidak.
Antropometric record dan laboratorium dapat
mengukur kekuatan genggaman, waktu reaksi, kecepatan menyebutka warna, dll
Rating-scale, kuesioner, metode statistik untuk
Pengukuran psikologi yang terkenal dimulai
dari psikolog James McKeen Cattell.
Fokus pada : Reaction Time
Pertama kali dikenalkan term “Mental Test”
mulai tertarik dengan perbedaan antar individu Tes Inteligensi
Untuk mengenali inteligensi yang dites
kekuatan otot, kecepatan gerak, kejelasan pengelihatan dan pendengaran, diskriminasi berat, sensitivitas terhadap rasa sakit,
Kemudian muncul tes lainnya yang lebih
kompleks, misal Binet dan Simon, Wechsler, dll
Pada tahun 1990an, tes-tes yg sifatnya
“sederhana” spt thn 1890an dipakai lagi dalam
bidang baru, yi neuropsikologi
Seperti, tes bender-gestalt = u/ melihat brain
Ialah : pengukuran tingkah laku yang
terstandardisasi dan objektif
Ke-valid-an dan kehandalan suatu tes
psikologi yg digunakan untuk menegakkan diagnosis dan prediksi tergantung pada :
a) Indikator tingkah laku yang akan diukur
Awalnya untuk identifikasi mental retardasi
Saat ini banyak digunakan:
a. Pendidikan: penelusuran minat dan bakat
b.Kerja: recruitmen, hiring, job assignment, job placement.
1. Terstandardisasi; norma dan prosedurnya seragam
2. Seragam dalam administrasi, scoring dan interpretasi tidak boleh ada subjective judgment dari pemeriksa.
3. Reliabilitas; consistency of scores obtained by the same persons when retested with the
identical test
4. Validitas; tes tersebut mengukur apa yang ingin diukur.
Pembagian tes menurut Scraml : Kelompok dan
fungsi psikis dan psikofisik sederhana dan kompleks, meliputi :
1. Sensorik = ketajaman pengelihatan, luas
2. Koordinasi fungsi sensorik dan motorik.
Ini diteliti mlalui kemamp reaksi pasien = misal
pasien stroke = kena serangan pada salah satu bagian otak (misal), jdnya dia tidak bisa lagi
merasakan (misal) halus atau kasar.
Kegagalan dlm kemamp reaksi bersumber pd
sistem persepsi, susunan saraf pusat, fungsi psikis, perhatian dan konsentrasi dan pd
3. Suasana hati
4. Konsentrasi
Berperan dalam kemampuan reaksi
Misal = tes pauli (dicipt jg oleh kraepelin) =
mengukur konsentrasi dan ketekunan
6. Kemamp intelektual = Wechsler, IST, Progressive Matrices dari Raven.
7. Kemamp intelektual pada anak = Binet dan
Simon
A. TES-TES KEMAMPUAN
1. Tes Kemampuan Umum (General Ability)
Terbagi menjadi :
a. Tes individual untuk anak
b. Tes individual untuk dewasa
2. Batere-batere tes individual (Multiple Aptitude Test)
Terbagi menjadi :
a. Batere tes untuk faktor2 inteligensi
b. Tes bakat khusus = Tes E, Mechanical reasoning
3. Tes-tes kemamp khusus (special abilities)
Terbagi menjadi :
a. Tes u/ inteligensi khusus b. Tes bakat khusus
4. Tes hasil belajar (Achievement tes)
Terbagi menjadi :
a. Tes hasil belajar pendidikan = uas, uts, kuiz, dll
B. TES-TES KEPRIBADIAN 1. Tes-tes observasi
Terbagi menjadi :
a. Tes observasi kelompok b. Tes observasi individual 2. Tes inventori lapor diri
Terbagi menjadi
a. Tes minat
3. Tes kinerja kualitatif
Terbagi menjadi :
a. Tes performance/kinerja = tes inteligensi, tes karakter, gaya kognitif
b. Teknik proyeksi
1. Tes Inteligensi Umum
2. Tes kecakapan khusus
Dibedakan menjadi beberapa kelompok :
a. Tes inteligensi individual
b. Tes kelompok
c. Tes u/ populasi khusus = u/ anak
Ialah : tes-tes untuk keperluan penjurusan,
keperluan penelitian bakat, serta pemilihan karir.
Terbagi menjadi :
a. Tes inventori kepribadian atau lapor diri
Ialah : alat untuk mengukur ciri-ciri
emosional, motivasional, sikap, dan hub antar manusia
Terdiri dr sejumlah pernyataan yg hrs
dijawab o/ subyek.
b. Pengukuran minat dan sikap
Inventori minat dibuat u/ mpkirakan apa yg
disukai di berbagai lingk kerja.
Inventori ini menyelidiki apa yg ada di masa
kini
Misal : tes Holland = inventori minat dgn
Unsur2 definisi proyeksi adalah :
- Stimulusnya samar/ambigu
- Subyek yg mengerjakan tes tidak begitu
sadar akan tujuan stimulus yg diberikan serta implikasinya.
- Tugas dari pemeriksa adl mlkk analisis dan
Contoh tes2 :
- TAT
- Rorschach
- Free expression
1. Persiapan yang dilakukan oleh pemeriksa sebelum tes dimulai (termasuk : menyiapkan tes,
mengingat instruksi, dan material lain yang dibutuhkan tes)
2. Situasi tes
3. Rapport, yi merujuk pada dorongan dari