• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dokumen IKU, PENETAPAN KINERJA, RENSTRA dan RENJA 2017 01 BAB I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan " Dokumen IKU, PENETAPAN KINERJA, RENSTRA dan RENJA 2017 01 BAB I"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Rencana Kinerja (Renja) merupakan suatu penjabaran dari Tujuan, Sasaran serta Program yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra) yang disusun sesuai dengan Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung yang telah dicanangkan untuk kurun waktu tahun 2015–2019 yang membawa visi : diberbagai sektor dan ekonomi yang berbasis kerakyatan dan kemitraan.

Untuk Misi 1 Provinsi Lampung Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Daerah Provinsi Lampung menyusun tujuan yaitu :

1. Mewujudkan peningkatkan penanaman modal, mengandung pesan peningkatkan penanaman modal dengan upaya penciptaan nilai tambah ekonomi yang tinggi untuk menunjang perekonomian daerah;

2. Mewujudkan daya saing investasi daerah, mengandung makna menciptakan daerah

yang mempunyai daya saing terhadap investasi sehingga meningkatkan minat berinvestasi di daerah Lampung;

3. Mewujudkan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan dan akuntabel,

mengandung makna semangat peningkatan kualitas pelayanan publik terhadap masyarakat berkaitan dengan Standar Operasional Prosedur, kualitas pelayanan dan kompensasi aparatur dengan dukungan sarana dan prasarana.

1.2 Landasan Hukum

 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

 UU No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;

 Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

Rencana Kinerja

(2)

2  Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

 Permendagri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;  Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

 Rencana Program Jangka Menengah Daerah Provinsi Lampung periode 2015-2019;  Rencana Strategis Badan Penanam Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu

Daerah Provinsi Lampung Periode 2015-2019;

1.3 Maksud dan Tujuan

Penyusunan Rencana Kerja Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Daerah Provinsi Lampung tahun 2017, memiliki maksud sebagai dokumen perencanaan kinerja tahunan guna menjabarkan RKPD Provinsi Lampung tahun 2017, sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Daerah Provinsi Lampung. Dokumen Renja ini bertujuan untuk menjadikan landasan dalam Penyusunan Anggaran tahun 2017, dan menjadi dasar pengukuran evaluasi pelaksanaan kegiatan terhadap Indikator Kinerja tahun 2017 serta Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2017.

1.4 Sistematika Penulisan

Penyusunan Rencana Kerja Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Daerah Provinsi Lampung tahun 2017 dilakukan oleh Tim Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Daerah Provinsi Lampung dengan sistematika sebagai berikut :

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra SKPD 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan SKPD

2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD 2.4 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Rencana Kinerja

(3)

3

BAB III TUJUAN DAN SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional 3.2 Tujuan dan Sasaran Renja SKPD 3.3 Program dan Kegiatan

BAB IV PENUTUP

Rencana Kinerja

Referensi

Dokumen terkait

Di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Daerah Provinsi Lampung, diperlukan aparatur yang memiliki kualitas, pengetahuan dan kompetensi yang

Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Lampung dalam menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sudah di dukung oleh hal-hal di atas, mulai dari sumber daya

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut diatas Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Padang menyusun Rencana Kerja ( RENJA ) yang memuat Visi,

Penyusunan LKjIP tahun 2017 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Banyumas mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur

Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Provinsi Kepulauan Bangka.

Penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2011- 2015 yang merupakan tugas sektoral dari

Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Maluku mempunyai tugas melaksanakan penyusunan,

Pelayanan perizinan yang di hasilkan oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Lampung sangat bergantung kepada birokrasi yang berjalan