• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sap Komunitas Penyuluhan Diabetes Melitus Pada Lansia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sap Komunitas Penyuluhan Diabetes Melitus Pada Lansia"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

SAP DAN MATERI

SAP DAN MATERI

DIABETES MELITUS

DIABETES MELITUS

KELOMPOK 3 KELOMPOK 3

Cic

Cicci

ci Cha

Chairu

irunis

nisa

a Mas

Mas’um

’um

PO.

PO.71.

71.4.2

4.201.

01.14.

14.1.0

1.007

07

IIssd

da

ar

r K

Ka

assm

ma

arriia

a

P

PO

O..7

71

1..4

4..2

20

01

1..1

14

4..1

1..0

01

10

0

H

Ha

am

mzza

attu

un

n SSy

ya

aw

wa

al

l

PO

P

O..7

71

1..4

4..2

20

01

1..1

14

4..1

1..0

0

rriiss!

!a

aw

wa

atti

i

P

PO

O..7

71

1..4

4..2

20

01

1..1

14

4..1

1..0

00

0

M

Mu

ussw

wiia

an

nssy

ya

ah

h

P

PO

O..7

71

1..4

4..2

20

01

1..1

14

4..1

1..0

02

2"

"

POLITEKNIK KESEHATAN MAKASSAR

POLITEKNIK KESEHATAN MAKASSAR

PRODI DIV KEPERAWATAN

PRODI DIV KEPERAWATAN

2016

2016

(2)

SATUAN ACARA PENYULUHAN Pokok Bahasan : Diabetes Melitus

Tema : Pencegahan dan Penatalaksanaan Diabetes Sasaran : Masyarakat

Target : Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang terkena dan mereka memiliki faktor   resiko diabetes

HariTanggal : !amis" #$ %pril &'#( )am : '*+'' ,IB

,aktu : # menit Tempat : Balai Desa A TUJUAN UMUM

Setelah dilakukan penyuluhan selama # menit diharapkan Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang terkena" serta mereka yang memiliki faktor resiko Diabetes Melitus diharapkan mampu menyebutkan  dari beberapa pencegahan Diabetes Melitus+

B TUJUAN KHUSUS

Setelah dilakukan penyuluhan selama # menit diharapkan Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang terkena" serta mereka yang mengalami faktor resiko" dapat mengetahui tentang: # Pengertian Diabetes Mellitus

& Penyebab Diabetes Mellitus

. Tanda dan ge/ala Diabetes Mellitus $ Pencegahan Diabetes Mellitus  Diet Diabetes Melitus

C MATERI

a Pengertian Diabetes Mellitus  b Penyebab Diabetes Mellitus

c Tanda dan ge/ala Diabetes Mellitus d Pencegahan Diabetes Mellitus e Diet Diabetes Melitus

D KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR  # Pendahuluan

,aktu : & menit  0

1

!23I%T%0 P204565H !23I%T%0 P2S27T% # Membuka kegiatan dengan

mengucapkan salam

Men/a8ab salam & Memperkenalkan diri Mendengarkan

(3)

. Men/elaskan tu/uan dari penyuluhan Memperhatikan $ Menyebutkan materi yang akan

diberikan Memperhatikan & Isi ,aktu: #' menit  0 1 !23I%T%0 P204565H !23I%T%0 P2S27T% # Men/elaskan pengertian Diabetes

Melitus

Memperhatikan & Menyebutkan penyebab ter/adinya

Diabetes Melitus

Memperhatikan . Menyebutkan tanda dan ge/ala

ter/adinya Diabetes Melitus

Memperhatikan $ Men/elaskan tentang pencegahan

Diabetes Melitus

Memperhatikan  Men/elaskan tentang diet Diabetes

Melitus

Memperhatikan (+ Memberikan kesempatan kepada

 peserta untuk bertanya

Bertanya . Penutup ,aktu: . menit  0 1 !23I%T%0 P204565H !23I%T%0 P2S27T% # Menanyakan kepada peserta tentang

materi yang telah diberikan dan reinforcement kepada pengun/ung yang dapat men/a8ab pertanyaan+

Men/a8ab pertanyaan

& Menyimpulkan materi dari  penyuluhan yang disampaikan+

Mendengarkan . Mengucapkan terima kasih dan salam

 penutup+

Mendengarkan dan men/a8ab salam

E MEDIA # Po8er Point & 69D . 6eaflet $ 6aptop F KRITERIA EVALUASI

Metode ealuasi : Tanya /a8ab )enis pertanyaan : 6isan

(4)

1 Struktur

a Persiapan alatMedia

%lat dan Media yang digunakan dalam penyuluhan kesehatan semuanya lengkap dan bisa diguakan saat ceramah" dan tanya /a8ab+ %lat dan Media berupa Po8er   point" 69D dan 6aptop serta Pengeras suara

 b Persiapan Materi

Materi disiapkan dalam bentuk po8erpoint yang di tampilkan pada proyektor" dan flipchart untuk mempermudah penyampaian kepada masyarakat

c Sasaran Masyarakat yang terdiri dari Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang terkena" serta mereka yang mengalami faktor resiko Diabetes Melitus

d Pengorganisasian dilakukan & hari sebelum pelaksanaan penyuluhan+ 2 Evalua! Pr"#

a Masyarakat antusias terhadap materi yang disampaikan pemateri+

 b Masyarakat tidak meninggalkan tempat selama penyuluhan berlangsung c Masyarakat terrlibat aktif dalam kegiatan penyuluhan

$ Evalua! Ha!l a )angka Pendek 

Masyarakat Penyuluhan dapat menyampaikan kembali ;'< materi yang disampaikan dengan !riteria :

# Masyarakat mengetahui Pengertian Diabetes Mellitus & Masyarakat mengetahui Penyebab Diabetes Mellitus

. Masyarakat mengetahui Tanda dan ge/ala Diabetes Mellitus $ Masyarakat mengetahui Pencegahan Diabetes Mellitus  Masyarakat mengetahui Diet Diabetes Melitus

 b )angka Pan/ang

Pengetahuan dan Pemahaman masyarakat meningkat tentang Diabetes Melitus dan dapat menerapkan pengetahuan tersebut dalam aspek pencegahan dan  penatalaksaan pada Diabetes Melitus sehingga kesehatan masyarakat meningkat+

(5)

La%&!ra' Mat#r!

A D#(!'!! D!a)#t# M#l!tu

• Diabetes Mellitus merupakan suatu kumpulan ge/ala yang timbul pada seseorang yang

disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar gula =glukosa> darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relatif =%r/atmo" &''&>+

• Diabetes mellitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yg ditandai o kenaikan

kadar glukosa dlm darah  hiperglikemia+ =Brunner dan Suddarth" &''&>+

• Menurut %merican Diabetes %ssociation =%D%> tahun &'#'" Diabetes meltus

merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang ter/adi karena kelainan sekresi insulin" ker/a insulin "atau kedua-duanya+

•  Diabetes type 1: adalah suatu keadaan hiperglikemia diakibatkan oleh karena

 berkurangnya sekresi insulin akibat kerusakan sel ?-pankreas yg didasari proses autoimun+

•  Diabetes type 2 : adalah suatu kondisi dimana sel-sel Betha pankreas relatif tidak 

mampu mempertahankan sekresi dan produksi insulin shg menyebabkan kekurangan insulin+

B P#'*#)a) D!a)#t# M#l!tu

D!a)#t# T!&# 1 dipercaya sebagai penyakit autoimun" di mana sistem imun tubuh sendiri secara spesifik menyerang dan merusak sel-sel penghasil insulin yang terdapat pada  pankreas+ Belum diketahui hal apa yang memicu ter/adinya ke/adian autoimun ini" namun  bukti-bukti yang ada menun/ukkan bah8a faktor genetik dan faktor lingkungan seperti infeksi irus tertentu berperan dalam prosesnya+ ,alaupun diabetes tipe # berhubungan dengan faktor genetik" namun faktor genetik lebih banyak berperan pada ke/adian diabetes tipe &+

D!a)#t# t!&# 2 diduga disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan+ Banyak pasien diabetes tipe & memiliki anggota keluarga yang /uga menderita diabetes tipe & atau masalah kesehatan lain yang berhubungan dengan diabetes" misalnya kolesterol darah yang tinggi" tekanan darah tinggi =hipertensi> atau obesitas+ !eturunan ras Hispanik" %frika dan %sia memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk menderita diabetes tipe &+ Sedangkan faktor lingkungan yang mempengaruhi risiko menderita diabetes tipe & adalah makanan dan aktiitas fisik kita sehari-hari+

Berikut ini adalah faktor-faktor risiko mayor seseorang untuk menderita diabetes tipe &+

(6)

• Tekanan darah tinggi =@#$'*' mm Hg>

• Dislipidemia: kadar trigliserida =lemak> dalam darah yang tinggi =@#'mgdl> atau

kadar kolesterol HD6 A$'mgdl

• 7i8ayat Toleransi 3lukosa Terganggu =T3T> atau 3lukosa Darah Puasa Terganggu

=3DPT>

• 7i8ayat menderita diabetes gestasional atau ri8ayat melahirkan bayi dengan berat

lahir lebih dari $+'' gram

• Makanan tinggi lemak" tinggi kalori • 3aya hidup tidak aktif = sedentary>

• 1besitas atau berat badan berlebih =berat badan #&'< dari berat badan ideal> • 5sia tua" di mana risiko mulai meningkat secara signifikan pada usia $ tahun

• 7i8ayat menderita  polycystic ovarian syndrome" di mana ter/adi /uga resistensi

insulin

D!a)#t# +#ta!"'al disebabkan oleh perubahan hormonal yang ter/adi selama kehamilan+ Peningkatan kadar beberapa hormon yang dihasilkan plasenta membuat sel-sel tubuh men/adi kurang responsif terhadap insulin =resistensi insulin>+ !arena plasenta terus  berkembang selama kehamilan" produksi hormonnya /uga semakin banyak dan memperberat

resistensi insulin yang telah ter/adi+

Biasanya" pankreas pada ibu hamil dapat menghasilkan insulin yang lebih banyak  =sampai . /umlah normal> untuk mengatasi resistensi insulin yang ter/adi+ 0amun" /ika  /umlah insulin yang dihasilkan tetap tidak cukup" kadar glukosa darah akan meningkat dan menyebabkan diabetes gestasional+ !ebanyakan 8anita yang menderita diabetes gestasional akan memiliki kadar gula darah normal setelah melahirkan bayinya+ 0amun" mereka memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita diabetes gestasional pada saat kehamilan  berikutnya dan untuk menderita diabetes tipe & di kemudian hari+

C G#,ala D!a)#t# M#l!tu

Pada a8alnya" pasien sering kali tidak menyadari bah8a dirinya mengidap diabetes melitus" bahkan sampai bertahun-tahun kemudian+ 0amun" harus dicurigai adanya DM /ika seseorang mengalami k#lu-a' kla!k DM berupa:

(7)

•  polidipsia =rasa haus sehingga /adi banyak minum>

•  polifagia =banyak makan karena perasaan lapar terus-menerus> •  penurunan berat badan yang tidak dapat di/elaskan sebabnya

)ika keluhan di atas dialami oleh seseorang" untuk memperkuat diagnosis dapat diperiksa k#lu-a' ta%)a-a' DM berupa:

• lemas" mudah lelah" kesemutan" gatal •  penglihatan kabur 

•  penyembuhan luka yang buruk  • disfungsi ereksi pada pasien pria • gatal pada kelamin pasien 8anita

Diagnosis DM tidak boleh didasarkan atas ditemukannya glukosa pada urin sa/a+ Diagnosis ditegakkan dengan &#%#r!kaa' ka.ar +luk"a .ar! &#%)ulu- .ara-v#'a+ Sedangkan untuk melihat dan mengontrol hasil terapi dapat dilakukan dengan memeriksa kadar glukosa darah kapiler dengan glukometer+

Seseorang didiagnosis menderita DM /ika ia mengalami satu atau lebih kriteria di  ba8ah ini:

• Mengalami ge/ala klasik DM dan kadar glukosa plasma se8aktu C&'' mgd6 • Mengalami ge/ala klasik DM dan kadar glukosa plasma puasa C#&( mgd6

• !adar gula plasma & /am setelah Tes Toleransi 3lukosa 1ral =TT31> C&'' mgd6 • Pemeriksaan Hb%#9 C (+<

!eterangan:

• 3lukosa plasma se8aktu merupakan hasil pemeriksaan sesaat pada suatu hari tanpa

memperhatikan 8aktu makan terakhir pasien+

• Puasa artinya pasien tidak mendapat kalori tambahan minimal selama  /am+

• TT31 adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan memberikan larutan glukosa

(8)

 pemeriksaan kadar glukosa darah" lalu akan diperiksa kembali # /am dan & /am setelah meminum larutan tersebut+ Pemeriksaan ini sudah /arang dipraktekkan+

)ika kadar glukosa darah seseorang lebih tinggi dari nilai normal tetapi tidak masuk  ke dalam kriteria DM" maka dia termasuk dalam kategori prediabetes+ 4ang termasuk ke dalamnya adalah

• 3lukosa Darah Puasa Terganggu =3DPT>" yang ditegakkan bila hasil pemeriksaan

glukosa plasma puasa didapatkan antara #'' E #& mgd6 dan kadar glukosa plasma & /am setelah meminum larutan glukosa TT31 A #$' mgd6

• Toleransi 3lukosa Terganggu =T3T>" yang ditegakkan bila kadar glukosa plasma &

 /am setelah meminum larutan glukosa TT31 antara #$' E #** mgd6

Tabel kadar glukosa darah se8aktu dan puasa sebagai patokan penyaring dan diagnosis DM: Buka' DM B#lu% Pat! DM DM

Ka.ar +luk"a .ara-#/aktu 0%+.L

Plasma ena A#'' #''-#** C&'' Darah kapiler A*' *'-#** C&'' Ka.ar +luk"a

.ara-&uaa 0%+.L

Plasma ena A#'' #''-#& C#&( Darah kapiler A*' *'-** C#''

Menurut Supartondo" ge/ala-ge/ala akibat DM pada usia lan/ut yang sering ditemukan adalah :

#+ !atarak   &+ 3laukoma .+ 7etinopati

$+ 3atal seluruh badan + Pruritus Fulae (+ Infeksi bakteri kulit ;+ Infeksi /amur di kulit + Dermatopati

*+ 0europati perifer  #'+ 0europati isceral ##+ %miotropi

#&+ 5lkus 0eurotropik  #.+ Penyakit gin/al

#$+ Penyakit pembuluh darah perifer #+ Penyakit coroner 

(9)

#(+ Penyakit pembuluh darah otak  #;+ Hipertensi

D P#'3#+a-a' D!a)#t# M#l!tu

Pencegahan penyakit diabetes melitus tipe & terutama ditu/ukan kepada orang-orang yang memiliki risiko untuk menderita DM tipe &+ Tu/uannya adalah untuk memperlambat timbulnya DM tipe &" men/aga fungsi sel penghasil insulin di pankreas" dan mencegah atau memperlambat munculnya gangguan pada /antung dan pembuluh darah+ Gaktor risiko DM tipe & dibedakan men/adi faktor yang dapat dimodifikasi dan faktor yang tidak dapat dimodifikasi+ 5saha pencegahan dilakukan dengan mengurangi risiko yang dapat dimodifikasi+

Fakt"r r!!k" *a'+ t!.ak .a&at .!%".!(!ka! contohnya ras dan etnik" ri8ayat anggota keluarga menderita DM" usia @$ tahun" ri8ayat melahirkan bayi dengan BB lahir   bayi@$''' gram atau ri8ayat pernah menderita DM gestasional =DM3>" dan ri8ayat lahir 

dengan berat badan rendah" kurang dari &" kg+

Fakt"r r!!k" *a'+ .a&at .!%".!(!ka! contohnya berat badan berlebih" kurangnya aktiitas fisik" hipertensi =@ #$'*' mmHg>" gangguan profil lipid dalam darah =HD6 A . mgd6 dan atau trigliserida @ &' mgd6" dan diet tak sehat tinggi gula dan rendah serat+ Pencegahan DM /uga harus dilakukan oleh pasien-pasien prediabetes yakni mereka yang mengalami intoleransi glukosa =3DPP dan T3T> dan berisiko tinggi mederita DM tipe &+

Pencegahan DM tipe & pada orang-orang yang berisiko pada prinsipnya adalah dengan %#'+u)a- +a*a -!.u& yang meliputi olah raga" penurunan berat badan" dan  pengaturan pola makan+ Berdasarkan analisis terhadap sekelompok orang dengan perubahan gaya hidup intensif" pencegahan diabetes paling berhubungan dengan penurunan berat badan+ Menurut penelitian" penurunan berat badan -#'< dapat mencegah atau memperlambat munculnya DM tipe &+ Dian/urkan pula melakukan pola makan yang sehat" yakni terdiri dari karbohidrat kompleks" mengandung sedikit lemak /enuh dan tinggi serat larut+ %supan kalori ditu/ukan untuk mencapai berat badan ideal+

%kitiitas fisik harus ditingkatkan dengan berolah raga rutin" minimal #' menit  perminggu" dibagi .-$ kali seminggu+ 1lah raga dapat memperbaiki resistensi insulin yang ter/adi pada pasien prediabetes" meningkatkan kadar HD6 =kolesterol baik>" dan membantu mencapai berat badan ideal+ Selain olah raga" dian/urkan /uga lebih aktif saat beraktiitas sehari-hari" misalnya dengan memilih menggunakan tangga dari pada eleator" ber/alan kaki ke pasar daripada menggunakan mobil" dll+

Merokok" 8alaupun tidak secara langsung menimbulkan intoleransi glukosa" dapat memperberat komplikasi kardioaskular dari intoleransi glukosa dan DM tipe &+ 1leh karena itu" pasien /uga dian/urkan berhenti merokok+

(10)

Diet adalah pengaturan makanan dan minuman yang dikonsumsi seseorang secara rutin untuk  men/aga kesehatan+ Diet lebih mengarah pada pengaturan pola makan yang baik untuk mencapai kondisi sehat+

Prinsip pengaturan makan pada diabetisi hampir sama dengan an/uran makan untuk orang sehat masyarakat umum" yaitu makanan yang beragam bergii dan berimbang atau lebih dikenal dengan gii seimbang maksudnya adalah sesuai dengan kebutuhan kalori dan at gii masing-masing indiidu+ Hal yang sangat penting ditekankan adalah pola makan yang disiplin dalam hal )ad8al makan" )enis dan )umlah makanan atau terkenal dengan istilah . )+

Pengaturan porsi makanan sedemikian rupa sehingga asupan at gii tersebar sepan/ang hari+ Penurunan berat badan ringan atau sedang =-#'kg> sudah terbukti dapat meningkatkan kontrol diabetes" 8alaupun berat badan idaman tidak dicapai+ Penurunan berat badan dapat diusahakan dicapai dengan baik dengan penurunan asupan energi yang moderat dan peningkatan pengeluaran energi+ Dian/urkan pembatasan kalori sedang yaitu &'-'' kkal lebih rendah dari asupan rata-rata sehari+

!omposisi makanan yang dian/urkan meliputi:

 Karbohidrat

7ekomendari %D% tahun #**$ lebih memfokuskan pada /umlah total karbohidrat daripada /enisnya+ 7ekomendasi untuk sukrosa lebih liberal+ Buah dan susu sudah terbukti mempunyai respon glikemik  yang lebih rendah dari pada sebagian besar tepung-tepungan+ ,alaupun berbagai tepung-tepungan mempunyai respon glikemik yang berbeda" prioritas hendaknya lebih pada /umlah total karbohidrat yang dikonsumsi daripada sumber karbohidrat+

%n/uran konsumsi karbohidrat untuk diabetesi di Indonesia: a $-(< total asupan energi+

 b Pembatasan karbohidrat tidak dian/urkan A #.' ghari+

c Makanan harus mengandung lebih banyak karbohidrat terutama berserat tinggi+ d Sukrosa tidak boleh lebih dari < sehari = .-$ sdm>

e Makan . kali sehari untuk mendistribusikan asupan karbohidrat dalam sehari+

 Serat 

7ekomendasi asupan serat untuk orang dengan diabetes sama dengan untuk orang yang tidak diabetes yaitu dian/urkan mengkonsumsi &'-. gr serat makanan dari berbagai sumber bahan makanan+ Di Indonesia an/urannya adalah kira-kira & gr#''' kalori hari dengan mengutamakan serat larut air+

 Protein

Menurut konsensus pengelolaan diabetes di Indonesia tahun &''( kebutuhan protein untuk diabetisi #<-&'< energi+ Perlu penurunan asupan protein men/adi '" gkg berat badan perhari atau #'< dari kebutuhan energi dengan timbulnya nefropati pada orang de8asa dan (< hendaknya bernilai  biologic tinggi+ Sumber protein yang baik adalah ikan" seafood" daging tanpa lemak" ayam tanpa kulit"  produk susu rendah lemak" kacang-kacangan dan tahu-tempe+

(11)

Total lemak

%n/uran asupan lemak di Indonesia adalah &'-&< energi+ lemak /enuh A ;< kebutuhan energi dan lemak tidak /enuh ganda A#'< kebutuhan energi" sedangkan selebihnya dari lemak tidak /enuh tunggal+ %supan kolesterol makanan hendaknya dibatasi tidak lebih dari .'' mg perhari+ %pabila  peningkatan 6D6 merupakan masalah utama" dapat diikuti an/uran diet disiplin diet dislipidemia+ Tu/uan utama pengurangan konsumsi lemak /enuh dan kolesterol adalah untuk  menurunkan risiko penyakit kardioaskular+

Garam

%n/uran asupan untuk orang dengan diabetes sama dengan penduduk biasa yaitu tidak lebih dari .''' mgr atau sama dengan (-; g =# sdt> garam dapur" sedangkan bagi yang menderita hipertensi ringan sampai sedang" dian/urkan &$'' mgr natrium perhari atau sama dengan ( grhari garam dapur+ Sumber natrium antara lain adalah garam dapur" etsin dan soda+

 Kebutuhan kalori

!ebutuhan kalori sesuai untuk mencapai dan mempertahankan berat badan ideal+ !omposisi energy adalah $-(< dari karbohidrat" #'-&'< dari protein dan &'-&< dari lemak+ %da beberapa cara untuk menentukan /umlah kalori yang dibutuhkan orang dengan diabetes+ Di antaranya adalah dengan memperhitungkan kebutuhan kalori basal yang besarnya &-.' kalorikg BB ideal" ditambah dan dikurangi bergantung pada beberapa faktor yaitu /enis kelamin" umur" aktiitas" kehamilanlaktasi" adanya komplikasi dan berat badan+

Perhitungan berat badan ideal =BBI> dengan rumus Brocca yang dimodifikasi:

• BBI  *'<  =TB dalam cm-#''>  # kg

• Bagi pria dengan TB di ba8ah #(' cm dan 8anita di ba8ah #' cm" rumus modifikasi

men/adi: BBI  =TB dalam cm E #''>  # kg

• BB 0ormal : bila BB ideal J #'< • !urus : A BBI - #'<

• 3emuk : @ BBI K #'<

 Faktor-faktor penentu kebutuhan energy yaitu:

• )enis kelamin

!ebutuhan kalori 8anita sebesar & kkalkg BB ideal dan pria .' kkalkg BB ideal

• 5mur

Pasien usia @ $' tahun " kebutuhan kalori :

- $'-* tahun dikurangi < dari energi basal - ('-(* tahun dikurangi #' < dari energi basal - @ ;' tahun dikurangi &'< dari energi basal

(12)

Pada bayi dan anak-anak kebutuhan kalori adalah /auh lebih tinggi daripada orang de8asa" dalam tahun pertama bisa mencapai ##& kalkg BB+

5mur # tahun membutuhkan lebih kurang #''' kalori dan selan/utnya pada anak-anak lebih daripada # tahun mendapat tambahan #'' kalori untuk tiap tahunnya+

• %ktifitas fisik atau peker/aan

!ebutuhan kalori ditambah sesuai dengan intensitas aktifitas fisik Penambahan kalori dari aktifitas fisik:

- !eadaan istirahat : ditambah #'< dari kebutuhan basal

- !eadaan aktifitas ringan: ditambahkan &'< dari kebutuhan basal - !eadaan aktifitas sedang: ditambahkan .'< dari kebutuhan basal

- !eadaan aktifitas berat dan sangat berat: ditambahkan $' L '< dari kebutuhan basal

)enis aktifitas dikelompokkan sebagai berikut :

- !eadaan istirahat : berbaring di tempat tidur+

- 7ingan : pega8ai kantor" pega8ai toko" guru" ahli hukum" ibu rumah tangga dan lain-lain - Sedang : pega8ai di industri ringan" mahasis8a" militer yang sedang tidak perang" + - Berat : petani" buruh" militer dalam keadaan latihan" penari" atlit+

- Sangat berat : tukang becak" tukang gali" pandai besi+

Berat badan

- Bila gemuk: dikurangi &'-.'< tergantung dari tingkat kegemukan

- Bila kurus: ditambah &'-.'< tergantung dari tingkat kekurusan untuk menambah berat badan+

5ntuk tu/uan penurunan berat badan /umlah kalori yang diberikan paling sedikit #'''-#&'' kalori  perhari untuk 8anita dan #&''-#('' kalori perhari untuk pria+

Pembagian makanan se/umlah kalori terhitung dibagi dalam . porsi besar makan pagi =&'<>" siang =.'<> dan sore =&<> serta &-. porsi makanan ringan =#'-#<>+ 5ntuk meningkatkan kepatuhan  pasien" se/auh mungkin perubahan dilakukan secara bertahap dan harus disesuaikan dengan kebiasaan

(13)

DAFTAR PUSTAKA

Dokter 7egina +&'#&+ Pencegahan Diabetes Melitus. Diakses dari http:diabetesmelitus+orgpencegahan-diabetes-melitus

Maulana !arso+&'#.+ suhan !epera"atan Diabetes Militus+ Diakses dari https:bela/armen/adilebih+8ordpress+com&'#.'$page&

%l8i" Idrus+" Setiadi" Siti+" Setiyohadi" Bambang+" dkk+ &''(+  #lmu Penyakit Dalam+ )ilid III 2disi IF+ )akarta : Pusat Penerbitan Ilmu Penyakit Dalam Gakultas !edokteran 5niersitas Indonesia

%nonym+ &''+ $erapi %i&i 'ntuk Diabetes Melitus+ =online> http:888+gii+netmakalahMakalah <&'Pekan<&'DM+PDG diakses pada tanggal &' Maret &'##

%nonym+ &''*+  Penatalaksanaan diet Pada Diabetes Melitus+ =online> 888+8rm-indonesia+org diakses pada tanggal && Maret &'##

His8ani+ &'';+ Penyuluhan !esehatan Pada Penderita Diabetes Mellitus+ =online> http:888+fkm-his8ani.+pdf  diakses pada tanggal &# Maret &'##

Mans/oer" %rif+ #***+ !apita (elekta !edokteran )d.* +ilid # + )akarta: Media %esculapius

Price" %+ Silia+ &''+ Patofisiologi !onsep !linis Proses-Proses Penyakit ,olume 2+ )akarta: 239 Smelter" 9+ Suanne+ &''#+ uku ar !epera"atan Medikal edah )d. / ,olume 2+ )akarta: 239

Gambar

Tabel kadar glukosa darah se8aktu dan puasa sebagai patokan penyaring dan diagnosis DM:

Referensi

Dokumen terkait

Pendugaan faktor risiko pola kepribadian responden diperoleh bahwa OR sebesar 50,4 yang artinya probabilitas untuk terjadinya DM pada orang dengan tipe kepribadian A/B

Pengaruh Pijat Akupresur Pada Titik Akupunktur (ST-36) Suzanli Dan Penyuluhan Modifikasi Gaya Hidup Sehat Terhadap Penurunan Gula Darah Puasa Pada Lansia Dengan Diabetes

Pendugaan faktor risiko pola kepribadian responden diperoleh bahwa OR sebesar 50,4 yang artinya probabilitas untuk terjadinya DM pada orang dengan tipe kepribadian A/B

Pasein DM tipe 2 yang non obesitas lebih banyak mengalami gangguan fungsi kognitif pada penelitian ini yaitu sebanyak 34 orang.. Subjek penelitian

Penelitian yang dilakukan Sumarni &amp; Dewi (2011) setelah diberikan perlakuan pemberian jus Aloe Vera dengan penurunan kadar gula darah pada pasien DM type II

;erdasarkan !enelitian dari -( res!onden di Ke&#34;amatan Sukodono dan Taman Kabu!aten Sidoarjo menunjukkan hasil bah&amp;a terda!at hubungan antara diabetes mellitus ti!e %%

Teridentifikasi lansia DM melalui proses skrening sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Samuel Hodge, 2000 yang menyatakan intervensi kesehatan