BAB I BAB I
PENDAHULUAN PENDAHULUAN
A.
A. LaLatar tar BeBelalakakangng
Beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Komoditas Beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Komoditas ini dikatakan komoditas yang strategis karena dapat mempengaruhi seluruh ini dikatakan komoditas yang strategis karena dapat mempengaruhi seluruh kebijakan dalam suatu negara yang pangan pokoknya adalah beras. Beras kebijakan dalam suatu negara yang pangan pokoknya adalah beras. Beras tidak hanya menjadi komoditas pangan, namun juga merupakan komoditas tidak hanya menjadi komoditas pangan, namun juga merupakan komoditas ekono
ekonomi, sosial, mi, sosial, politpolitik, dan ik, dan budaybudaya a di Indonesia. Indonesdi Indonesia. Indonesia ia pernah menjadipernah menjadi ne
negagara ra pepengnghahasisil l beberaras s teterbrbesesar ar di di duduninia a dadan n mammampu pu memenjnjadadi i nenegagarara swasembada beras. Regulasi terkait beras telah banyak mengalami perubahan swasembada beras. Regulasi terkait beras telah banyak mengalami perubahan kar
karena ena kebkebijakijakan an tententantang g berberas as selaselalu lu menymenyangangkut kut harharkat kat hidhidup up seluseluruhruh masyarakat Indonesia. Beras juga merupakan ukuran ketahanan pangan suatu masyarakat Indonesia. Beras juga merupakan ukuran ketahanan pangan suatu bangsa. Oleh
bangsa. Oleh karena itu, karena itu, beras menjadi beras menjadi komoditas yang komoditas yang penting untuk ditelipenting untuk ditelititi dan terus diupayakan guna mencukupi kebutuhannya dengan produksi dalam dan terus diupayakan guna mencukupi kebutuhannya dengan produksi dalam negeri.
negeri. Be
Beraras s beberprpereran an bebesasar r dadalalam m kekehihidudupapan n sesebabagigian an bebesasar r rarakykyatat Indonesia, khususnya golongan menengah ke bawah. erekonomian beras Indonesia, khususnya golongan menengah ke bawah. erekonomian beras mer
merupaupakan kan komkomodioditas tas strstrategategis is dan dan penpendukdukung ung pesapesatnytnya a perpertumtumbuhbuhanan eko
ekonomnomi i IndIndoneonesia sia sejasejak k tahtahun un !"#!"#$, $, dan dan bahbahkan kan bagbagi i manmantan tan resresideidenn %o
%oeheharartoto, , papangngan an khkhususususnynya a beberaras s memerurupapakakan n pepertrtahahananan an teterarakhkhir ir Kek
Kekuraurangangan n berberas as dapdapat at diadianggnggap ap sebsebagai agai ancancaman aman terterhadhadap ap keskestabtabilailann ekonomi dan politik . eningkatan pendapatan mendorong pola konsumsi ekonomi dan politik . eningkatan pendapatan mendorong pola konsumsi rumah tangga di daerah yang sebelumnya mengkonsumsi bahan pokok non rumah tangga di daerah yang sebelumnya mengkonsumsi bahan pokok non beras
beras &jagung, &jagung, ubi'ubian, ubi'ubian, sagu( sagu( menjadi menjadi bergeser bergeser ke ke beras. beras. Oleh Oleh karena karena itu,itu, pemerintah
pemerintah sangat sangat berkepentingan berkepentingan dalam dalam mengendalikan mengendalikan harga harga dan dan pasokanpasokan gabah
gabah'beras melalui 'beras melalui kebijakebijakan kan perberperberasan asan yang bersi)at yang bersi)at promopromoti) ti) maupumaupunn protekti)
protekti) yang yang mempunyai mempunyai dampak dampak langsung langsung terhadap terhadap kesejahteraan kesejahteraan petani.petani. ada kondisi tertentu, inter*ensi pemerintah diperlukan untuk menstabilkan ada kondisi tertentu, inter*ensi pemerintah diperlukan untuk menstabilkan harga padi dan sekaligus meningkatkan produksi padi dan ketahanan pangan harga padi dan sekaligus meningkatkan produksi padi dan ketahanan pangan nasional.
Beras adalah makanan pokok dari "+ persen penduduk Indonesia. alam komponen pengeluaran konsumsi masyarakat Indonesia, beras mempunyai bobot yang paling tinggi. Oleh karena itu, in)lasi nasional sangat dipengaruhi oleh - perubahan harga beras. Beras mempunyai peran yang strategis dalam memantapkan ketahanan pangan, ketahanan ekonomi, dan ketahananstabilitas politik nasional. Bagi bangsa Indonesia dan negara' negara di Asia, beras bukan hanya sekedar komoditas pangan atau ekonomi saja, tetapi sudah merupakan komoditas politik dan keamanan. %ebagian besar penduduk Indonesia masih tetap menghendaki adanya pasokan &penyediaan( dan harga beras yang stabil, tersedia sepanjang waktu, terdistribusi secara merata, dan dengan harga yang terjangkau. Kondisi ini menunjukkan bahwa beras masih menjadi komoditas strategis secara politis
/arga beras dalam negeri mengalami peningkatan lebih tinggi daripada harga beras impor. /al ini menunjukkan bahwa harga beras dalam negeri akan semakin meningkat jauh di atas harga beras impor, sehingga dapat mengakibatkan berbagai dampak baik bagi produsen maupun konsumen. Kekhawatiran muncul jika pemerintah tidak bisa memperkirakan kebutuhan beras nasional secara tepat akan menimbulkan e0cess demand atau e0cess supply yang bisa berakibat pada gejolak harga yang akan merugikan konsumen maupun petani &produsen(. erdebatan tentang kebutuhan impor dan kemampuan produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan beras menimbulkan kekhawatiran bahwa penyediaan dan pasokan beras tidak bisa stabil. Kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius karena gejolak pada harga dan ketersediaan beras dapat menimbulkan keresahan sosial dan berbagai tuntutan(. Laju pertumbuhan produksi padi dalam negeri hanya
sekitar $,+- persen per tahun. Angka ini lebih kecil jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang mencapai !,# persentahun. /al ini jelas mengakibatkan kurangnya pasokan beras dalam negeri dalam pemenuhan kebutuhan penduduknya. Kurangnya pasokan beras di pasaran
akan menimbulkan ketimpangan. Ketimpangan ini akan memicu instabilitas harga beras baik harga beras di tingkat petani maupun harga beras di tingkat
pasar. Krisis ekonomi dan krisis pangan yang terjadi di tahun !""+ memicu penurunan produksi beras dalam negeri hingga 1,# persen. i sebagian besar
negara di Asia, pertumbuhan pertanian cenderung lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan di sektor industri atau jasa modern, sehingga harga beras tersebut berpengaruh terhadap perubahan distribusi pendapatan. Kenaikan harga minyak dunia akan mengakibatkan naiknya harga BB2 di dalam negeri. /al ini juga memicu terjadinya kenaikan harga beras. ominasi beras dalam diet kebanyakan penduduk Asia yang ditambah dengan ketidakstabilan harga beras yang ekstrim di pasar dunia, menjadikan semua negara di Asia harus berupaya untuk menyokong harga beras dalam negeri dari harga beras dunia. /al ini menyebabkan pemerintah harus berupaya untuk menstabilkan harga pangan terutama beras. 3paya pemerintah yang saat ini masih dilakukan antara lain adalah pengadaan beras dan operasi pasar murni yang dilakukan Bulog. engadaan 1 beras dan operasi pasar murni bertujuan untuk menjaga stabilitas harga beras dan membantu masyarakat
miskin untuk mendapatkan kemudahan akses pangan melalui Raskin. Oleh karena itu, penelitian tentang pengaruh pengadaan beras dan operasi pasar murni terhadap harga beras masih diperlukan guna mengantisipasi lonjakan harga dan membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang diperlukan.
B. Rumusan 2asalah
Beras sudah sangat lama dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dan merupakan komoditas yang paling dominan dikonsumsi yakni lebih dari "$ persen. /al ini merupakan dasar ketentuan dalam kebijakan ketahanan pangan nasional yang menyebutkan bahwa ketahanan pangan adalah suatu keadaan tercapainya kecukupan stok nasional dengan harga yang dapat dijangkau oleh konsumen. 2asalah'masalah mengenai beras bukanlah masalah ringan karena selalu berkaitan dengan kehidupan sosial, budaya, politik, dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, penanganan masalah tersebut harus dilakukan secara hati'hati dan cermat. Kesalahan yang timbul akan berdampak pada kebijakan perberasan dan berbagai kebijakan lain yang terkait. roduksi beras sangat dipengaruhi oleh iklim karena si)at komoditas
pertanian memang cenderung musiman. %aat musim panen raya, harga beras akan cenderung menurun namun ketika musim kemarau tiba, produksi beras dalam negeri berkurang dan menyebabkan harga melonjak tinggi. /al ini tentu tidak saja merugikan petani, tetapi juga akan berdampak buruk bagi konsumen. Bulog sebagai lembaga yang bergerak di bidang pangan khususnya beras, memiliki peran untuk mengendalikan harga beras yakni menyangkut kecukupan beras dalam negeri sepanjang waktu dan harganya terjangkau pada setiap lapisan masyarakat. Kebutuhan pangan bersi)at merata di seluruh daerah, sehingga pengelolaan hasil panen dan keterbatasan pada sentra produksi menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga kestabilan pasokan pangan di setiap waktu.
Berdasarkan latar belakang yang diuraikan di atas dapat dirumuskan beberapa pertanyaan tentang kenaikan harga beras antara lain sebagai berikut4
!. 2engapa terjadi kenaikan harga beras di kalangan masyarakat5
-. Apa dampak kenaikan harga beras terhadap kesejahteraan masyarakat5 6. 7ujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka penulisan makalah ini berujuan 4 !. 2endeskripsikan kenaikan harga beras di Indonesia
-. 2endeskripsikan dampak kenaikan harga beras terhadap kesejahteraan masyarakat.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
Beras adalah bagian bulir padi &gabah( yang telah dipisah dari sekam. %ekam &8awa merang ( secara anatomi disebut 9 palea9 &bagian yang ditutupi( dan 9lemma9 &bagian yang menutupi(. ada salah satu tahap pemrosesan hasil panen padi, gabah ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga bagian luarnya &kulit gabah( terlepas dari isinya. Bagian isi inilah, yang berwarna putih, kemerahan, ungu, atau bahkan hitam, yang disebut beras. Beras umumnya tumbuh sebagai tanaman tahunan. 7anaman padi dapat tumbuh hingga setinggi ! ' !,+ m. aunnya panjang dan ramping dengan panjang :$ ; !$$ cm dan lebar - ' -,: cm. Beras yang dapat dimakan berukuran panjang : ; !- mm dan tebal - ; < mm.
Beras sendiri secara biologi adalah bagian biji padi yang terdiri dari
• aleuron, lapis terluar yang sering kali ikut terbuang dalam proses
pemisahan kulit,
• endosperma, tempat sebagian besar pati dan protein beras berada, dan • embrio, yang merupakan calon tanaman baru &dalam beras tidak dapat
tumbuh lagi, kecuali dengan bantuan teknik kultur jaringan(. alam bahasa sehari'hari, embrio disebut sebagai mata beras.
%ebagaimana bulir serealia lain, bagian terbesar beras didominasi oleh pati &sekitar +$'+:=(. Beras juga mengandung protein,*itamin &terutama pada bagian aleuron(, mineral, dan air .
ati beras tersusun dari dua polimer karbohidrat: • amilosa, pati dengan struktur tidak bercabang
• amilopektin, pati dengan struktur bercabang dan cenderung bersi)at
lengket
erbandingan komposisi kedua golongan pati ini sangat menentukan warna &transparan atau tidak( dan tekstur nasi &lengket, lunak, keras, atau pera(. Ketan hampir sepenuhnya didominasi oleh amilopektin sehingga sangat lekat, sementara beras pera memiliki kandungan amilosa melebihi -$= yang membuat butiran nasinya terpencar'pencar &tidak berlekatan( dan keras.
B. 8enis ; jenis beras
>arna beras yang berbeda'beda diatur secara genetik, akibat perbedaan gen yang mengatur warna aleuron, warna endospermia, dan
!. Beras putih, sesuai namanya, berwarna putih agak transparan karena hanya memiliki sedikit aleuron, dan kandungan amilosa umumnya sekitar -$=. Beras ini mendominasi pasar beras.
-. Beras merah, akibat aleuronnya mengandung gen yang memproduksi antosianin yang merupakan sumber warna merah atau ungu.
<. Beras hitam, sangat langka, disebabkan aleuron dan endospermia memproduksi antosianin dengan intensitas tinggi sehingga berwarna ungu pekat mendekati hitam.
1. Ketan &atau beras ketan(, berwarna putih, tidak transparan, seluruh atau hampir seluruh patinya merupakan amilopektin. Ketan hitam, merupakan *ersi ketan dari beras hitam.
6. eranan Beras pada erekonomian
Beras merupakan komoditas unik bagi Indonesia. i pedesaan beras telah menjadi simbol status ekonomi rumah tangga. Ketidakstabilan persediaan pangan dan atau )luktuasi harga beras dapat memicu munculnya kerusuhan yang mengarah pada tindak kriminal. engalaman pada tahun !"## dan !""+ menunjukan bahwa goncangan politik dapat berubah menjadi krisis ekonomi politik, karena harga pangan melonjak tinggi dalam waktu yang singkat. %ebaliknya pada saat kondisi pangan aman, seperti saat ini, maka masalah pangan tidak menjadi pendorong eskalasi politik. ?amun, sampai saat ini debat politik masih selalu muncul manakala harga beras melonjak tajam atau harga gabah turun tajam. %ebagian besar masyarakat masih tetap menghendaki adanya pasokan dan harga beras yang stabil, tersedia sepanjang waktu, terdistribusi secara merata, dan dengan harga terjangkau. /al ini menunjukan beras masih merupakan komoditas strategis secara politis.
>alaupun sedikit menurun, beras masih tetap memegang peran penting dalam perekonomian nasional, karena4
!. beras masih merupakan makanan pokok penduduk sehingga sistem agribisnis beras berperan strategis dalam pemantapan ketahanan pangan, -. sistem agribisnis beras mampu menciptakan lapangan kerja dan nilai
tambah yang besar, karena sampai saat ini usahatani padi masih dominan dalam sektor pertanian, dan
<. sistem agribisnis beras sangat instrumental dalam upaya pengentasan kemiskinan, karena kebanyakan penduduk miskin terlibat dalam usaha tani padi.
%ejak kuartal kedua tahun -$$+ dunia dihadapkan pada krisis pangan, karena produksi beras dunia menurun tajam. /arga beras di pasar dunia melonjak
tajam mencapai !$$$ dolar A% per ton, dimana pada kondisi normal hanya berkisar antara !+$'<$$ dolar A% per ton. Kondisi ini telah memicu terjadinya demonstrasi dan kerusuhan, terutama di negara'negara yang mengalami krisis pangan. 3ntungnya, pada waktu yang sama produksi beras Indonesia cukup normal, sehingga krisis pangan dunia tidak begitu berdampak bagi Indonesia dari sisi pasokan. ?amun demikian, krisis pangan ini diperkirakan akan berdampak terhadap naiknya harga beras dipasar domestik seiring dengan
naiknya harga BB2 &bahan bakar minyak(.
eran beras dalam perekonomian Indonesia juga dapat dilihat dari kontribusinya terhadap B &roduk omestik Bruto( nasional. alama periode -$$<'-$$#, B Indonesia berdasarkan harga konstan pada tahun -$$$ mengalami peningkatan :,1= per tahun. B sektor pertanian pada periode yang sama tumbuh -,+-=. %umbangan subsektor tanaman pangan, termasuk padi meningkat -,@<=. alam kelompok subsektor tanaman pangan, komoditas padi meningkat -,@<=. alam kelompok subsektor
tanaman pangan, komoditas padi memberikan kontribusi yang paling besar. /al ini dapat dilihat dari produksi komoditas ini yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jagung, kedelai, kacang hijau, kacang tanah, dan lainnya. engan demikian, padi mempunyai peran penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. iperkirakan lebih dari #$= penduduk
Indonesia, terutama di pedesaan, terluar dalam kegiatan usahatani padi.
ilihat dari pangsa penyebarannya, kontribusi sektor pertanian terhadap B nasional cenderung turun. %ebelum tahun -$$<, pangsa sektor pertanian terhadap B lebih dari !#=, dan pada tahun -$$< menurun menjadi !:,-= dan pada tahun -$$# menjadi !1,-=. enurunan terjadi pada se mua subsektor pertanian, kecuali subsektor perikanan. %ektor industri pengolahan
perdagangan, hotel, dan restoran yang berkisar antara !:'!@=. Kontributor terbesar berikutnya &ketiga( adalah sektor pertanian. engan demikian, sektor pertanian, termasuk padi di dalamnya, mempunyai peran penting dalam perekonomian nasional.
BAB III PEMBAHASAN
A. 3paya 2engatasi Kenaikan /arga Beras
Kebijakan pemerintah yang gemar menaikkan harga beras melalui harga pembelian pemerintah kini menjadi bumerang. Apalagi, bila kebijakan tersebut belum mampu mentransmisikan kesejahteraan kepada petani dan sebaliknya melampaui daya tahan masyarakat. 2asalah naiknya harga beras saat ini tidak bisa dilepaskan dari kebijakan harga pembelian pemerintah &/( serta strategi kebijakan pembangunan pertanian dan ekonomi nasional. ?aiknya / mendorong kenaikan harga beras di pasaran. /arga produk samping industri penggilingan padi, seperti katul, juga naik. %elain itu, juga memicu kompetisi peman)aatan lahan yang makin ketat. Akibatnya, harga jagung dan kedelai naik. Ini mendorong naiknya harga pakan. %aat ini saja, industri pakan bersiap'siap menaikkan lagi harga jual produknya. Karena pakan naik, harga produk peternakan, seperti daging dan
telor, juga naik. %ingkat kata, semua naik. Baik harga pangan maupun nonpangan. Belum lagi dampak kenaikan tari) dasar listrik dan BB2.
i sisi lain, kenaikan harga tak sebanding dengan kenaikan pendapatan masyarakat. egawai negeri sipil dan 7?Iolri lebih baik karena menerima kenaikan gaji. Bagaimana dengan pedagang in)ormal dan sektor jasa yang banyak didominasi rakyat kecil5 %eperti nasib sopir angkutan
umum, ojek, taksi, tukang becak, kuli bangunan, buruh tani, nelayan, pedagang asongan, dan jenis pekerjaan sejenis lainnya yang milik orang kecil. Karena semua harga naik, hal itu memicu masyarakat semakin berhemat. 2ereka inilah yang paling banyak terpukul karena pendapatan mereka turun terkena imbasnya.
2aka langkah'langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasi kenaikan harga beras adalah 4
!. eningkatan peran B3LO untuk menjaga stabilitas harga melalui system distribusiraskin yang baik dan tepat sasaran sehingga tidak terjadi kekurangan stok di pasaranC
-. emerintah harus memiliki rencana dalam menghadapi masa paceklik yang merupakan siklus tahunan antara esember hingga 8anuari sehingga harga beras di pasaran dapat tetap stabilC
<. Apabila berdasarkan penghitungan akhir tahun ketersediaan bu))er minim, emerintah harus mengambil tindakan dini sebagai bentuk pengamanan terhadap harga beras di pasaranC
1. emerintah harus membuat kebijakan untuk meningkatkan jumlah lahan pertanian, kepastian suplai pupuk dan benih unggulan,
sejalan dengan *isi swasembada beras yang dicanangkanC
:. 2asalah harga yang meningkat dari le*el penggilingan, maka emerintah harusmelakukan pengawasan tidak hanya di tingkat pasar melainkan juga rantai'rantai yang lebih rendah agar dapat diidenti)ikasi lebih mendalam mengenai penyebab kenaikan harga berasC
#. 7erkait dengan harga beras yang ditentukan oleh mekanisme pasar, operasi pasar seharusnya dilakukan secara rutin untuk
@. 2asih terkait dengan mekanisme pasar dalam penetapan harga beras, emerintah harus membuat kebijakan yang melindungi etani agar harga penjualan gabah dari etani tetapstabil walaupun stok melimpah.
B. ampak Kenaikan /arga Beras terhadap Kesejahteraan 2asyarakat
2eningkatnya harga pangan, terutama beras, belakangan ini berpotensi menurunkan kesejahteraan masyarakat dan berujung meningkatnya angka kemiskinan. erkiraan itu didasarkan atas cukup besarnya kontribusi beras terhadap garis kemiskinan. Bahkan, dampak kenaikan harga beras terhadap meningkatnya angka kemiskinan di perdesaan akan jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan di perkotaan. /al itu terdeteksi dari lebih besarnya kontribusi beras terhadap garis kemiskinan di perdesaan jika dibandingkan dengan di perkotaan.
/asil %usenas %eptember -$!1, misalnya, menunjukkan kontribusi beras terhadap garis kemiskinan di perdesaan sebesar <!,#!=, sedangkan di perkotaan sebesar -<,<"=.adahal, angka kemiskinan di perdesaan saat ini jauh melampaui angka kemiskinan di perkotaan, yakni !<,@#= di perdesaan
dan +,!#= di perkotaan.
Karena itu, atas dasar tersebut, pemerintah perlu melakukan berbagai upaya agar kenaikan harga beras bisa dikendalikan dan tidak sampai berlarut' larut. Keterlambatan penanganannya akan berpotensi mendistorsi rencana pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan dalam lima tahun ke depan,
yakni dari !$,"#= pada %eptember -$!1 menjadi @='+= pada %eptember -$!".
Bahkan, meningkatnya harga beras yang berpotensi meningkatkan angka kemiskinan pada gilirannya juga akan mendistorsi rencana pemerintah untuk meningkatkan pembangunan manusia dalam lima tahun ke depan. emerintah menetapkan target nilai indeks pembangunan manusia meningkat dari @<,+< pada -$!1 menjadi sebesar @#,<$ pada -$!".
%ecara )aktual, potensi meningkatnya angka kemiskinan akibat kenaikan harga beras akan berdampak buruk sekaligus terhadap ketiga dimensi yang mendasari pembangunan manusia, yakni daya beli, pendidikan, dan kesehatan. 2eski dampaknya tidak separah penaikan harga BB2,
kenaikan harga beras juga akan melemahkan daya beli masyarakat sehingga menurunkan kemampuan riil untuk membiayai pendidikandan kesehatan.
2eski, misalnya, pemerintah dapat memberikan bantuan terhadap masyarakat miskin melalui instrumen kartu Indonesia pintar &KI(, kartu Indonesia sehat, dan kartu keluarga sejahtera &KK%(, hal itu belum menjamin bahwa capaian pendidikan dan kesehatan tidak akan terdistorsi. 3paya mengakses layanan kesehatan dan pendidikan masih ditentukan kemampuan untuk membiayai transportasi dan biaya lain ke pusat layanan serta kemampuan memenuhi kebutuhan hidup. alam kasus ekstrem ketika terjadi krisis ekonomi, seperti halnya krisis !""@, sejumlah anak bahkan putus sekolah karena mereka terpaksa bekerja untuk menambah ekonomi keluarga.
Karena itu, komitmen untuk meningkatkan pembangunan manusia perlu disertai dengan upaya menurunkan angka kemiskinan. 3ntuk itu, selain menjaga stabilitas harga pangan, terutama beras, pemerintah perlu terus berupaya membantu dan memberdayakan masyarakat miskin.
engan masih tingginya angka kemiskinan di perdesaan jika dibandingkan dengan daerah perkotaan, memang cukup tepat jika arah pembangunan dimulai dari pinggiran, meliputi daerah perdesaan dan daerah
remotes, seperti pedalaman, terisolasi, dan terluar.
7ertinggalnya pembangunan daerah pinggiran umumnya terjadi karena minimnya in)rastruktur penggerak ekonomi dan in)rastruktur layanan publik. ampak dari minimnya in)rastruktur penggerak ekonomi mengakibatkan ekonomi biaya tinggi &high cost economy( sehingga kegiatan ekonomi sulit berkembang. %ementara minimnya in)rastruktur layanan publik, seperti pendidikan dan kesehatan, menyebabkan aksesibilitas masyarakat terhadap
layanan itu menjadi rendah.
Bahkan, absennya layanan publik itu menyebabkan subsidi pemerintah terhadap layanan itu kerap tidak bisa dinikmati masyarakat. /al itu pada tahap lanjut secara akumulati) menyebabkan tidak optimalnya capaian pembangunan manusia secara nasional. 2enurunnya angka kemiskinan pada daerah ping giran pada gilirannya akan memberikan andil cukup besar bagi penurunan angka kemiskinan nasional sehingga bisa berdampak positi) bagi pembangunan manusia di 7anah Air.
%ejatinya, pembangunan manusia memang perlu ditempatkan sebagai prioritas pembangunan mengingat hingga kini capaiannya masih rendah. Laporan 3? &-$!1( menunjukkan peringkat human de*elopment inde0 Indonesia di posisi ke'!$+ dari !+@ negara. Bandingkan dengan %ingapura &peringkat ke'"(, Brunei &<$(, 2alaysia &#-(, dan 7hailand &+"(.
Indonesia sepatutnya tidak tertinggal di kawasan A%DA?.Akan tetapi, akibat masih cukup banyaknya penduduk yang terperangkap kemiskinan, pembangunan manusia sulit dilakukan secara optimal.%ebagai salah satu negara demokrasi terbesar sejagat, seyogianya memiliki pemerintah yang baik &well go*erned( sehingga gelembung kemiskinan tidak perlu hadir.
BAB IV PENUTUP
A. %impulan
ari pembahasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa 4
!. Kenaikan harga beras disebabkan oleh kebijakan pemerintah mulai dari pengurangan subsidi pangan, penentuan harga gabah, dan monopolim
Bulog dalam pemasaran beras.
-. ampak kenaikan harga beras terhadap masyarakat adalah makin meningkatnya kemiskinan terutama di masyarakat pedesaan. B. %aran
ari simpulan tersebut maka dapat disarankan 4
!. erlunya kebijakan pemerintah yang lebih peduli terhadap kebutuhan pokok masyarakat terutama masalah harga beras.
-. 2engantisipasi dampak yang lebih buruk dari kenaikan harga beras terhadap kesejahteraan masyarakat dengan memperkuat ketahanan pangan.
AE7AR 3%7AKA
http4bisniskeuangan.kompas.comread-$!$$"$!$@:<$-@2encari.%olusi.Ken aikan./arga.Beras, unduh tanggal !$ esember -$!:, jam $+.:# >IB
http4www.rmol.coread-$!:$<$1!"1$"1/arga'Beras'7erus'?aik,'?egara' agal'%ejahterakan'Rakyat, unduh tanggal @ esember -$!:, jam -<.$: >IB
http4id.wikipedia.org, unduh tanggal @ esember -$!:, jam -!.!: >IB
3 >ulandari,Aan, Perjalanan Padi Menjadi Nasi. Bandung 4 ?iaga Buku endidikan