• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi workshop penulisan karya ilimiah sesi 1 (3 Oktober 2015)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Materi workshop penulisan karya ilimiah sesi 1 (3 Oktober 2015)"

Copied!
129
0
0

Teks penuh

(1)

TEKNIK PENELUSURAN

INFORMASI ILMIAH

(2)

Tinjauan Pustaka

mempunyai arti:

peninjauan kembali pustaka-pustaka

yang terkait (

review of related

literature

).

(3)

Kegunaan Tinjauan

Pustaka

(1) mengkaji sejarah permasalahan;

(2) membantu pemilihan prosedur penelitian;

(3) mendalami landasan teori yang berkaitan

dengan permasalahan;

(4) mengkaji kelebihan dan kekurangan hasil

penelitian terdahulu;

(4)

Tujuan Utama

memperoleh perspektif yang

ilmiah

menghindari duplikasi penelitian

menghindari masalah konsepsual

dan

(5)

Manfaat lain yang dapat diperoleh

dari kegiatan ini antara lain:

1.

Memahami teori dasar dan konsep yang pernah

dikembangkan oleh para pakar/peneliti

terdahulu

2.

Mengikuti perkembangan penelitian dalam

bidang yang bersangkutan

3.

Memperoleh orientasi yang lebih luas tentang

tajuk penelitian

(6)

Sumber-Sumber

Pustaka

1) abstrak hasil penelitian

2) indeks

3) review

4) jurnal

(7)

Indeks

Indeks menyediakan judul-judul buku yang disusun berdasarkan deskripsi utama masing-masing buku tetapi tidak menyediakan abstraknya,

(8)

Review

Review berisi tulisan-tulisan yang mensintesis karya-karya atau buku yang pernah ditulis dalam suatu periode waktu tertentu. Tulisan disusun berdasarkan topik dan isi.

(9)

Jurnal

Jurnal berisi tulisan-tulisan dalam satu bidang disiplin ilmu yang sama, misalnya ilmu manajemen dalam ilmu ekonomi atau teknik informatika dalam ilmu komputer.

(10)

Buku referensi

Buku referensi

berisi tulisan yang umum dalam disiplin ilmu tertentu. Ada baiknya kita memilih buku yang bersifat referensi bukn buku yang bersifat sebagai penuntun dalam menggunakan atau membuat sesuatu.

(11)

BAGAIMANA MEMILIH

INFORMASI YANG RELEVAN?

1.

Informasi yang berkait dengan teori

2.

Informasi yang berkait dengan metode

3.

Informasi yang berkait dengan analisis

data

4.

Jangan sekali-kali mengumpulkan data

(12)

Cara Pencarian Pustaka

Manual

mengunjungi perpustakaan

tempat-tempat sumber informasi

(BPS,

Bursa Efek, dll)

Online

(13)

Penulisan Kutipan (

Nama

penulis yang diacu dalam

uraian

)

Penulis yang tulisannya diacu dalam uraian hanya

disebutkan nama akhirya saja, dan kalau lebih dari 2 orang, hanya nama akhir penulis pertama yang

dicantumkan dlikuti dengan dkk atau et al:

a. Menurut Calvin (1978) ...

b. Pirolisis ampas tebu (Othmer dan Fernstrom, 1943) menghasilkan...

c. Bensin dapat dibuat dari metanol (Meisel dkk, 1976) ...Yang membuat tulisan pada contoh (c)

berjumiah 4 orang, yaitu Meisel, S.L., McCullough, J.P., Leckthaler, C.H., dan Weisz, P.B.

(14)

Penulisan Daftar Pustaka

Dalam daftar pustaka, semua penulis harus

dicantumkan namanya, dan tidak boleh hanya penulis pertama diambah dkk atau et al. saja.

Contoh:

Meisei, S.L., McCullough, J.P., Leckthaler, C.H., dan Weisz, P.B., 1 976, ....

Tidak boleh hanya:

Meisel, S.L. dkk atau Meisel, S.L. et al.

(15)
(16)

Memiliki Ciri-Ciri Mutakhir

Relevan

Otoritas keilmuannya tinggi secara ilmiah terpercaya

Asli

Objektif

Diutamakan berasal dari jurnal ilmiah

Tersusun sesuai

aturan/format acuan Hindari sumber

informasi non ilmiah

→ state of the art penelitian

Memiliki Ciri-Ciri Mutakhir

Relevan

Otoritas keilmuannya tinggi secara ilmiah terpercaya

Asli

Objektif

Diutamakan berasal dari jurnal ilmiah

Tersusun sesuai

aturan/format acuan Hindari sumber

informasi non ilmiah

(17)

ALASAN PENOLAKAN TINJAUAN

PUSTAKA

ALASAN PENOLAKAN TINJAUAN

PUSTAKA

Bahan kepustakaan

kurang menunjang

penelitian

Pustaka tidak

relevan

Kurang mutakhir

Umumnya bukan

artikel jurnal ilmiah

Penyusunan daftar

pustaka kurang baik

Bahan kepustakaan

kurang menunjang

penelitian

Pustaka tidak

relevan

(18)

Derajat kesarjanaan

Derajat kesarjanaan

tidak boleh

dicantumkan (tanpa

penulisan Gelar

(19)

Pencarian Pustaka secara

elektronis/on-line

Informasi ilmiah tersebut tersedia dari

media seperti: CD-ROM (yang dibaca

lewat komputer), pita rekaman suara,

pita rekaman video, dan lewat internet.

Komponen dasar dari sitasi (pengacuan)

pustaka adalah sebagai berikut:

Nama

akhir pengarang, Inisial. Tahun publikasi

(bila ada).

Judul karya

. Judul tempat

(20)

Contoh penulisan daftar pustaka

hasil penelusuran online

Contoh untuk situs FTP (File Transfer Protocol):

Johnson, P. 1994. Tropical Indonesian Architecture ftp://indoarch.com/Pub/CCC94/johnson-p (22 Apr. 2000).

Contoh untuk situs WWW (World Wide Web):

Djunaedi, A. 2000. The History of Indonesian Urban

Planning.. http://www.mpkd -ugm.ac.id/adj/riset99/ (18 Apr. 2000).

Contoh untuk informasi lewat e -mail:

(21)
(22)

DASAR-DASAR

PENELITIAN

(23)

Arti Penelitian

Penelitian berasal dari kata Research ( search =

mencari; re = kembali) yang berarti mencari

kembali kenyataan atau fakta.

KRITIS & ANALITIS

LOGIS

OBYEKTIF

KONSEPTUAL & TEORITIS

EMPIRIS

(24)

Metode Ilmiah :

adalah suatu

prosedur atau

cara mengetahui

sesuatu , yang

mempunyai

(25)

Penelitian :

adalah proses menarik

kesimpulan atau cara

pemecahan masalah

berdasarkan data dengan

menggunakan

langkah-langkah perumusan

masalah, penyusunan

kerangka berpikir,

pengajuan hipotesis,

(26)

Penelitian

adalah kegiatan untuk memperoleh

fakta

2

atau prinsip

2

(baik

kegiatan untuk

penemuan, pengujian atau

pengembangan) dari suatu

pengetahuan dengan cara

mengumpulkan, mencatat &

menganalisa data yang dikerjakan

secara sistematis berdasarkan ilmu

pengetahuan (metode ilmiah)

(27)

Tujuan Penelitian

Tujuan Penelitian

Penelitian bertujuan untuk :

Penelitian bertujuan untuk :

Menemukan fakta/prinsip/produk

Menemukan fakta/prinsip/produk

yang baru dari suatu pengetahuan

yang baru dari suatu pengetahuan

(Eksploratif)

(Eksploratif)

Menguji kebenaran atas

Menguji kebenaran atas

fakta/prinsip/produk dari suatu

fakta/prinsip/produk dari suatu

pengetahuan yang sudah ada

pengetahuan yang sudah ada

(Verifikatif)

(Verifikatif)

Mengembangkan

Mengembangkan

fakta/prinsip/produk dari suatu

fakta/prinsip/produk dari suatu

pengetahuan yang sudah ada

pengetahuan yang sudah ada

(Development)

(28)

Tujuan Penelitian :

Merupakan suatu usaha yang sistematis dan terorganisasi untuk

Menyelidiki masalah tertentu yang memerlukan jawaban (Sekaran,1992)

Penelitiaan merupakan refleksi dari proaktif

manusia untuk meningkatkan pengetahuannya

(29)

Daur Hidup Penelitian

Penelitian merupakan suatu

proses yang tidak pernah berhenti

Eksploratif

(30)

C0NT0H

(31)

Astrea 800

Astrea 800

Diidentifikasi

Kekurangan dan

kelebihan

Diidentifikasi

Kekurangan dan

kelebihan

Astrea Star

Astrea Star

Verifikat

if

Development

Eksploratif

Development

Eksploratif

Astrea Prima

Verifikatif

Astrea Grand

Astrea Grand

Developme

Eksploratif

dan seterusnya

...

dan seterusnya

...

Verifikati

f

(32)

Macam-macam Penelitian

Macam-macam Penelitian

:

:

 Menurut Tujuan

1. Penelitian Eksploratif 2. Penelitian Verifikatif 3. Penelitian Development

 Menurut Proses

(33)

•Menurut Taraf

Kesimpulan

1.

Penelitian Deskriptif

yaitu penelitian yang bertujuan untuk

mendapatkan gambaran yangbenar

mengenai sesuatu obyek.

2. Penelitian Analistis

(34)

Menurut Tempat

1. Penelitian Laboratorium 2. Penelitian

Perpustakaan

3. Penelitian Lapangan

Menurut Pemakaian

1. Penelitian Murni 2. Penelitian Terapan

Menurut Metode Pendekatan

(35)

Kebutuhan Dasar Peneliti (bersifat teknis)

Kebutuhan Dasar Peneliti (bersifat teknis)

:

:

Kemampuan Keilmuan

:

Peneliti mempunyai kemampuan di

bidang ilmu tertentu

Masalah :

Peneliti mempunyai permasalahan yang

akan diteliti

Sumber Daya Pendukung :

(36)

Metodologi Penelitian:

Peneliti mampu memilih/

menggunakan metodologi

penelitian yang tepat

- Jenis dan sumber data

- Sampling

- Metode dan alat

(37)

Etika Penelitian (non

Etika Penelitian (non

teknis) :

teknis) :

Selain didasarkan pada kaidah-kaidah

ilmiah (metode ilmiah), pelaksanaan

penelitian harus mengikuti etika

penelitian.

Etika Penelitian berkaitan dengan

norma-norma :

1. Norma Sopan-santun :

(38)

2. Norma Hukum:

Bila terjadi

pelanggaran maka

Peneliti akan dikenakan

sanksi.

3. Norma Moral:

(39)

Contoh Pelanggaran Etika Penelitian :

Contoh Pelanggaran Etika Penelitian :

1.

Pengubahan data/informasi

(manipulasi data/informasi)

2.

Penyalahgunaan data/informasi

3.

Pengakuan dan penggunaan

data/informasi tanpa ijin

4.

Publikasi hasil penelitian tanpa ijin

5.

Tidak merahasiakan sumber data yg

(40)

6. Tidak menghormati

responden .

7. Menjiplak hasil

penelitian orang lain

tanpa ijin (plagiat).

8. Tidak menyusun

laporan hasil

(41)

Kriteria Seorang Peneliti

Kriteria Seorang Peneliti

:

:

Kompeten

:

Menguasai dan mampu

melakukan penelitian, Bidang Ilmu sesuai

dengan bidang penelitian .

Obyektif:

Tidak mencampuradukkan

pendapat sendiri dengan kenyataan.

Jujur:

Tidak memaksakan unsur

(42)

Faktual :

Bekerja

berdasarkan fakta

Terbuka:

Bersedia

menerima masukan

dari orang lain,

Bersedia diuji

kebenaran hasil

(43)

Tidak semua orang

Tidak semua orang

bisa melakukan

bisa melakukan

penelitian …

penelitian …

mengapa ?

(44)

Any questions … ?

(45)
(46)

Penyusunan Karya Ilmiah

Isnaini Rodiyah

(47)

Prosedur Penyusunan

Karya Ilmiah

Karya Ilmiah adalah sebuah hasil tulisan yang dilakukan melalui serangkaian prosedur yang sistematis dan logis yang dibuktikan melalui

penelitian dan dianalisis berdasarkan teori-teori yang teruji secara akademik.

Rangkaian penyusunan karya ilmiah :

1. PENDAHULUAN

a. LBM

b. Rumusan Masalah c. Tujuan Penelitian

d. Kegunaan/manfaat Penelitian - Secara teoritis

(48)

2. KAJIAN PUSTAKA

a. Penelitian Terdahulu

b. Landasan Teori

c. Kerangka Konseptual

d. Hipotesis Penelitian(penelitian Kuantitatif)

3. METODE PENELITIAN

a. Tipe dan dasar penelitian

b. Definisi Konseptual dan Operasional

c. Lokasi Penelitian

(49)

e. Teknik Sampling

f. Teknik Pengumpulan Data

g. Uji reliabelitas dan Validitas Data

e. Teknik Penganalisis Data

4. PENGANALISISAN DATA dan

PEMBAHASAN

a. Karakteristik dan Obyek Penelitian

b. Karakteristik Responden

(50)

d. Penganalisisan Data

e. Pembahasan

(51)

1.

1.

TEMA, JUDUL, LATAR

TEMA, JUDUL, LATAR

BELAKANG, & RUMUSAN

BELAKANG, & RUMUSAN

Tema Penelitian

diperlukan untuk

mengarahkan ruang lingkup dan

bidang telaah yang akan dipelajari

oleh peneliti (berkaitan dengan

bidang ilmu)

(52)

Dasar Pemilihan Tema dan Topik

Penelitian:

1.

Ada kemampuan utuk melaksanakan

(keilmuan, sumber daya, fisik)

2.

Data dapat diamati (termasuk

tersedianya alat pengumpul data)

3.

Berkaitan dengan kebutuhan masyarakat

(53)

Judul Penelitian

Judul Penelitian

dimaksudkan untuk

memperjelas dan

mempertajam ruang

lingkup dan bidang

telaah dari tema dan

topik penelitian

(54)

Dalam Membuat Judul:

1. Singkat, jelas dan logis

2. Tampak ruang lingkup dan metode

pembahasannya

3.Tampak ruang lingkup obyek

penelitiannya (populasi/sampel)

(55)

Contoh : Hubungan Tema, Topik dan Judul

Tema : Mengenai Hubungan Perilaku Manusia

dan Lingkungan Sosial . (dilihat dr ruang lingkup MK atau Konsentrasi yg diberikan)

Topik : Mengenai Pengembangan Industri Pedesaan Melalui Koperasi dan

Usaha Kecil.

Judul : Kajian Pengembangan Pola Industri Pedesaan Melalui Koperasi dan

(56)

Contoh ke 2

Pengembangan Sistem Pengelolaan

Perkreditan pada Unit Perkreditan dan Jasa

KUD

Peranan Wanita dalam Meningkatkan

Kesejahteraan Keluarga

Dampak Kebijakan Sektor Riil Terhadap

Struktur Kinerja Sektor Industri Indonesia,

Tahun 2003

Analisis Hubungan Antara Polling Saham

(57)

2.Identifikasi Kebutuhan

Obyektif (Latar Belakang)

Penelitian

 Memberikan deskripsi/gambaran mengenai

hal-hal yang melatarbelakangi dilakukannya

penelitian

Dalam mendeskripsikan kebutuhan obyektif/latar

belakang penelitian ini perlu dipaparkan :

Fakta/kondisi/masalah yg ada atau terjadi saat

ini

Apa arti pentingnya penelitian yang akan

dilakukan

Bagaimana kaitannya dengan tuntutan

kebutuhan saat ini dan tuntutan

perkembangan di masa yang akan datang

(58)

3. Identifikasi, Pemilihan &

Perumusan Masalah

Pengertian Masalah :

Suatu kesulitan yang dirasakan, konkrit dan

memerlukan solusi

Suatu kesenjangan antara apa yang seharusnya

(59)

Perlu diingat, terkadang penelitian

dilakukan tidak harus dimulai dengan

suatu masalah.

Namun dalam sebuah kewajaran, seseorang

yang akan melakukan penelitian, terlebih

dahulu dengan menentukan :

apa

(60)

Contoh

Fakta

fenomena,mengarah pada adanya kebutuhan

obyektif/ latar belakang

“File data di komputer banyak yang terkena virus”

Masalah

mengarah pada adanya upaya untuk

pemecahan

“Bagaimana cara membersihkan virus pada file data

tersebut ?”

Suatu masalah ini membutuhkan penelitian untuk mencari

solusinya

(61)

Upaya untuk melakukan pencarian dan

pendataan masalah-masalah yang akan dibahas

Pencarian masalah dapat dilakukan dari

sumber-sumber masalah:

1. Bacaan

2. Pengamatan Sepintas/Fakta di lapangan

3. Pengalaman Pribadi

4. Pertemuan Ilmiah: Seminar, Diskusi, Lokakarya

dll

5. Pernyataan Pemegang Otoritas

6. Perasaan Intuitif Pribadi

(62)

Setelah masalah-masalah

diidentifikasi, belum menjadi jaminan

bahwa semua masalah tersebut layak

dan sesuai untuk diteliti.

Sehingga perlu dipilih salah satu atau

beberapa masalah yang paling baik

dan layak untuk diteliti.

(63)

Pertimbangan pemilihan masalah ini dapat

dilakukan dengan 2 arah :

1. Dari Arah Masalahnya

Pertimbangan kelayakan berdasarkan arah

masalah atau sudut obyektifnya atau nilai

penelitiannya. Apakah penelitian memberikan

sumbangan kepada pengembangan dan

penerapan IPTEKS atau pemecahan masalah

praktis ?

2. Dari Arah Penelitinya

Pertimbangan berdasarkan kelayakan dan

(64)

Fenomena yang membutuhkan/menjadi lingkup

penelitian sehingga memunculkan pertanyaan.

Masalah perlu dirumuskan dengan tujuan agar

permasalahan jelas dan tidak menimbulkan

keragu-raguan atau tafsir yang berbeda-beda

sebab masalah tsb nantinya akan digunakan

sebagai dasar:

pengajuan teori dan hipotesis

pengumpulan data,

pemilihan metode analisis dan

penarikan kesimpulan

(65)

1.

Dirumuskan dalam bentuk kalimat

pertanyaan

2.

Singkat, jelas dan padat

3.

Memberi petunjuk dimungkinkannya

pengumpulan data dan adanya

metode pemecahannya.

Pertanyaan penelitian ini akan

mempermudah di dalam proses

penulisan analisis hasil peneltian dan

pembahasan.

(66)

Mempunyai nilai dan kelayakan penelitian

dari segi manfaat/kontribusi

Fisibel/dapat dipecahkan (konkrit) dimana

ada data dan metode pemecahannya

Menarik bagi peneliti yang didukung

kemampuan keilmuan

Spesifik mengenai bidang tertentu (jelas

ruang lingkup pembahasannya)

Berguna untuk mengembangkan suatu teori

(67)

Fakta/Latar Belakang :

Sistem manual administrasi penjualan

banyak menimbulkan kesalahan dan

kinerjanya lambat

Perumusan Masalah :

Bagaimana perancangan sistem

komputerisasi yang dapat menangani

administrasi penjualan dengan baik, efektif

dan efisien ?

(68)

4. Perumusan Tujuan dan Manfaat

Penelitian

Tujuan Penelitian :

• Untuk menjelaskan tujuan akhir yang akan dicapai

oleh peneliti setelah penelitian selesai dilakukan

• Untuk memberikan gambaran yang tegas tentang

sasaran dan ruang lingkup penelitian

Teknik merumuskan tujuan penelitian :

• Singkat dan spesifik

(69)

Contoh :

Judul :

ANALISIS STRUKTUR PASAR DAN KINERJA BANK PEMERINTAH

Perumusan Masalah:

Sejauh Mana Deregulasi (Dan Regulasi) Berpengaruh Terhadap Struktur Dan Kinerja Bank-bank Pemerintah?

Tujuan Penelitian:

Untuk Menelaah Mengenai Dampak Deregulasi Finansial Terhadap Struktur Dan Kinerja Bank Pemerintah.

(70)

Manfaat Penelitian

Manfaat Penelitian :

• Untuk menjelaskan manfaat/kontribusi yang akan diperoleh

dari hasil penelitian dan siapa pihak yang akan

mendapatkan manfaat tersebut

Teknik merumuskan manfaat penelitian :

Disebutkan secara detail siapa saja yang mendapatkan

manfaat dan apa manfaat yang dapat diperoleh dari hasil

penelitian

• Manfaat dapat dikaitkan dengan orientasi penelitian, apakah

mempunyai kontribusi pada pengembangan dan penerapan

IPTEKS, pengembangan kelembagaan/ organisasi atau

(71)
(72)

ETIKA DAN PLAGIASI KARYA

ILMIAH

DR. DRA. LULUK FAUZIAH, M.SI

Workshop Penulisan Karya Ilmiah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)

Permendiknas Nomor 17/2010

pasal 1 ayat (1)

Plagiat merupakan perbuatan secara

sengaja atau tidak sengaja dalam

memperoleh atau mencoba

memperoleh kredit atau nilai untuk

suatu karya ilmiah, dengan mengutip

sebagian atau seluruh karya dan/atau

karya ilmiah orang lain, tanpa

(87)

Plagiat yang disengaja terjadi

apabila seorang mahasiswa:

a. Salah pengertian mengenai tatacara penulisan

rujukan,

b. Terlalu bergantung atas sumber rujukan, c. Mengikuti kebiasaan salah yang telah

dilakukan sebelumnya,

d. Tidak benar-benar memahami kapan sebuah

karya kelompok orang tertentu berhenti dan kapan karya sendiri mulai,

e. Kemampuan menggunakan bahasa Indonesia

atau bahasa asing yang lemah, dan

(88)

Plagiat yang disengaja dapat terjadi

karena seorang mahasiswa:

a. Mengerjakan tugas hingga detik-detik terakhir batas

pengumpulan,

b. Keinginan untuk berhasil, c. Kepanikan,

d. Berpikir bahwa tindakan plagiatnya tidak akan

ketahuan,

e. Tidak mampu mengatur beban kerja secara baik, f. Menggunakan prinsip bahwa menyalin pekerjaan

orang lain lebih mudah daripada bekerja sendiri, dan

g. Menganggap dosen tidak akan mengenali apa yang

(89)

Beberapa alasan mengapa seorang

mahasiswa melakukan plagiat :

a.

Tidak mengetahui apa yang dimaksud

dengan kutipan dan parafrase dan

bagaimana mengutip secara benar,

b.

Menunda tugas hingga detik-detik

terakhir,

c.

Percaya bahwa melakukan plagiat

merupakan cara tercepat untuk

(90)

d. Merasa yakin bahwa dosen tak akan

mendeteksi apa yang dilakukan

mahasiswa.

e.Tidak punya cukup waktu untuk

mengerjakan tugas karena lemahnya

pengelolaan waktu, suka

menunda-nunda pekerjaan, ingin sempurna

(91)

Tindakan yang termasuk plagiat

Tindakan plagiat mencakupi, tapi tidak

terbatas pada:

1. mengacu dan/atau mengutip istilah, kata-kata

atau kalimat, data dan/atau informasi dari suatu sumber tanpa menyebutkan sumber dalam catatan kutipan dan/atau tanpa

menyatakan sumber secara memadai,

2. mengacu dan/atau mengutip secara acak istilah, kata-kata dan/atau kalimat, data dan/informasi dari suatu sumber tanpa

(92)

3. Menggunakan sumber gagasan, pendapat, pandangan, atau teori tanpa menyatakan sumber secara memadai,

4. Merumuskan dengan kata-kata dan/atau kalimat sendiri dari sumber kata-kata dan/atau kalimat, gagasan, pendapat, pandangan, atau teori

tanpa menyatakan sumber secara memadai, dan

5. Menyerahkan sebuah karya ilmiah yang

dihasilkan dan/atau telah dipublikasikan oleh pihak lain sebagai karya ilmiahnya tanpa

(93)

Teknis mendeteksi plagiat

1) adanya perbedaan internal dalam isi teks, seperti dalam gaya, ejaan, tanda baca,

penggunaan font, cetak miring, bahasa, tata bahasa dan konstruksinya,

2) tugas yang diserahkan kualitasnya lebih baik atau bentuknya berbeda (misalnya ujaran

bahasanya) dengan apa yang biasanya mahasiswa yang bersangkutan hasilkan,

(94)

4) Adanya penghilangan sumber tertentu yang mestinya harus muncul,

5) Pernyataan yang tidak didukung oleh bagian teks lainnya, misalnya, “seperti kita dapat amati dalam tabel di bawah ini” sementara tabelnya sendiri

tidak ada,

6) Tugas yang disampaikan tidak sesuai dengan apa yang ditugaskan, kualitasnya lebih rendah dari

apa yang diminta, dan

(95)

Pencegahan plagiat

1) Ketika kerja kelompok atau belajar bersama

diharuskan atau bekerja sama diijinkan, pastikan mengenali kerja sama dalam hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dan apa yang

diharapkan dapat disumbangkan atas proyek tersebut.

2) Jika belum jelas, segera klarifikasi harapan serta persyaratan atas tugas yang diberikan.

3) Jika ada informasi tambahan di laman web,

(96)

4) Perhatikan dengan baik ketika dosen memberi penjelasan mengenai plagiat dan konsekuensinya sehingga dapat diketahui definisi plagiat beserta rinciannya.

5) Ikuti penjelasan pustakawan mengenai bahan pustaka yang tersedia dan bagaimana memanfaatkannya.

6) Pelajari secara rinci model atau format penulisan yang dikehendaki secara benar, juga perbedaan antara

(97)
(98)

SEKIAN

DAN

(99)

Telaah dan Penulisan

Pustaka serta Aturan Sitasi

dalam Penulisan

Proposal/Jurnal Ilmiah

(100)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

100

Tinjauan dan Daftar Pustaka

Petunjuk DIKTI

Hal

314

(101)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

101

Aturan Penulisan Pustaka

Dalam scientific writing, aturan

penulisan yang sering digunakan adalah

Plain Style

(

Number style

)

Harvard Style

(

American Psychological

Association

atau APA)

Campuran Antara Plain Style dan Harvard

Style

(102)
(103)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

103

Harvard Style (APA)

Cara penulisan referensi dengan aturan Harvard :

paling banyak digunakan ((Huckin dan Olsen, 1991), (Kirkman,

1992) dan (Sekaran, 1992)).

 Lebih mudah,  lebih informatif.

karena cara penulisan internal referencing-nya dengan menggunakan

nama belakang (lastname) penulis, dan

diikuti dengan tahun acuan tersebut ditulis.

Sehingga, pembaca akan dengan mudah untuk dapat mengingat dan

menghubungkan nama penulis dengan inti serta karya penulis tersebut yang biasanya mudah dikenang dan dikenal. Kemudahan di atas didukung oleh cara penyajian full referencing-nya yang terurut abjad dari nama belakang

(104)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

(105)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

105

Daftar Pustaka (Full

referencing) untuk Contoh

1

Carota, C., Parmigiani, G., dan Polson, N.G., (1996)

Diagnostic measures for model criticism, Journal of the American Statistical Association 91(434), 753-762.

Gilks, W.R., Clayton, D.G., Spiegelhalter,D.J., Best, N.G., McNeil, A.J., Sharples, L.D., dan Kirby, A.J., (1993) Modeling complexity: Applications of Gibbs sampling in medicine, Journal of the Royal Statistics Society,

Ser. B 55(1), 39-52.

Iriawan, N., (2000) Computationally Intensive Approaches to Inference in Neo-Normal Linear Models: Ph.D.

thesis, CUT Western Australia

Iriawan, N. dan Wright, I.W., (1999) On Stable and Adaptive Neo-Normal Distributions, Proceeding of the South

East Asia Mathematical Society (SEAMS), 384-389.

(106)

Beberapa Macam Sumber

Referensi dan

(107)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

107

Bila referensi berupa buku

Abruzzie, A. (1956)

Work, Workers and Work

Measurement

,

Columbia University Press,

New York.

Adler, A. (1924)

Individual Psychology

,

Harcourt Brace and World Inc., New York.

Barnes, R.M. and Andrews, R.B. (1955)

Performance Sampling

,

University of

California, Los Angeles.

Chapanis, A., Garner, W.R. and Morgan, C.T.

(1914)

Applied Experimental Psychology :

Human Factors in Engineering Design

,

John Wiley & Sons, New York.

(108)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

108

Bila referensinya berupa Jurnal,

Buletin, Majalah, Prosiding, dan

Penerbitan Berkala

Dwirianti, D. (2005) Penggunaan Biji Moringa Oleifera Lam dan Membran Mikro Filtrasi sebagai Alternatif Pengolahan Lindi, Jurnal Kimia Lingkungan 7 (1):7-12.

Dwirianti, D., Salim, M.R. and Ujang, Z. (2001) Sulphur Cycle on Membrane Bioreactor, IWA Conference on Water and

Wastewater Management for Developing Countries Proceeding, Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, 29-31 October.

Dwirianti, D, Salim, M.R. and Ujang, Z. (2004) Polymerase Chain Reaction (PCR) for Identification of Sulfate Reducing

Bacteria (SRB) Species in Membrane Bioreactor (MBR), Environmental Biotechnology: Advancement in Water and Wastewater in the Tropics, Water and Environmental

Management Series, IWA Publishing, London, UK, August. Hermana, J., Dwirianti, D and Gestine, N. (2005) The Application

of Membrane Technology in Developing Country: the Suitablitily and its Necessity (Indonesian Case Study), International Training and Research Program for

(109)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

109

Bila referensinya berupa Surat

Kabar

(1)

Bila pada surat kabar tersebut tidak dicantumkan nama penulisnya, dan artikelnya berupa berita umum pada surat kabar tersebut, dapat dituliskan nama surat kabar dan tanggal penerbitannya.

Ampera

(Jakarta), 21 April 1964.

Berita Yudha

(Semarang), 30 Djuni 1966.

Jakarta Times

, July 1967-June, 1968.

Kedaulatan Rakjat

(Jogjakarta), Januari 1960 – Desember

1967.

Kompas

(Jakarta), Juli 1968.

Mertju Suar

(Yogyakarta), Januari 1966.

(110)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

110

Bila referensinya berupa Surat

Kabar

(2)

Silas, J (1992) “Hendak Kemana

Ruman Susun Indonesia ?”,

Surabaya Post

, 31 Juli.

Sjahrir, A. (1993) “Prospek Ekonomi

Indonesia”,

Jawa Pos

(Surabaya), 22 Maret.

(111)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

111

Berupa TA, Thesis atau

Disertasi

Awasilah, A.C. (1991)

Cultural Transfer in

Communication: A Qualitative Study of

Indonesian Students in U.S

, Academic

Setting, Unpublished Dissertation, Indiana

University, Bloomington USA.

Dwirianti,D. (2002)

Membrane Bioreactor

for High-Sulphur Wastewater

Treatment

, Unpublished Thesis,

Postgraduate Programme, Universiti

Teknologi Malaysia.

(112)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

112

Satu pengarang dengan 3

buku yang diterbitkan pada

tahun yang sama

Badarusamsi, A. (1989 a) Pengantar

Komunikasi

,

Penerbit Erlangga,

Surabaya.

Badarusamsi, A. (1989 b) Komuniaksi

Massa

,

Penerbit Balai Pustaka,

Jakarta.

Badarusamsi, A. (1989 c) Ilmu

(113)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

113

Editor/penyunting sebagai

“pengarang” dan Terjemahan

Dick, H.W. (1990)

Industri pelayaran

Indonesia : Kompetisi dan Regulasi,

Diterjemahkan oleh Burhanuddin A, LP3ES,

Jakarta.

Von Hallberg, R., editor (1984)

Conons,

University of Chicago Press, Chicago.

(114)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

114

Peraturan dan Publikasi

Departemen/Badan

(1991)

Governement Wage and

Employment Policy : A Parallel

Market in Labor

, In M. Rooemer and C.

Jones (eds.) Markets in Developing

Countries, ICS Press, San Fransisco, 75-87.

World Bank (1991)

Egypt : Alleviating

Poverty During Structural Adjusment,

(115)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

115

Internet

Perkin, A.H. (2002) Air Pollution, San

Fransisco (

www.airpollution.com

(116)

Tips Penulisan APA

Otomatis

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(117)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(118)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(119)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(120)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(121)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(122)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(123)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(124)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(125)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(126)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(127)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(128)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

(129)

Workshop Penulisan Karya Ilmiah

Mahasiswa, Universitas Muhammadiyah

Sidoarjo

Gambar

tabel di bawah ini” sementara tabelnya sendiri

Referensi

Dokumen terkait