REGULATORY GENES
REGULATORY GENES
2014
2014
Gen terdapat dalam kromosom atau DNA yang
Gen terdapat dalam kromosom atau DNA yang
mengandung kode genetik yang spesifik untuk
mengandung kode genetik yang spesifik untuk
setiap spesies.
setiap spesies.
Mengatur,mengkoordinasi mengawasi serta
Mengatur,mengkoordinasi mengawasi serta
mengendalikan semua proses kehidupan,
mengendalikan semua proses kehidupan,
seperti bentuk organ,fungsi organ,pertumbuhan
seperti bentuk organ,fungsi organ,pertumbuhan
,keturunan,dll.
,keturunan,dll.
Satu gen dapat sekaligus mengatur beberapa
Satu gen dapat sekaligus mengatur beberapa
struktur/fungsi tertentu dan sebaliknya dapat
struktur/fungsi tertentu dan sebaliknya dapat
pula satu struktur/fungsi diatur bersama oleh
pula satu struktur/fungsi diatur bersama oleh
beberapa gen.
beberapa gen.
Sel tumor adalah sel tubuh kita sendiri yang
Sel tumor adalah sel tubuh kita sendiri yang
mengalami transformasi.
mengalami transformasi.
Transformasi sel itu terjadi karena adanya
Transformasi sel itu terjadi karena adanya
mutasi gen.
Prinsip untuk mempelajari dasar genetik kanker Prinsip untuk mempelajari dasar genetik kanker
Kerusakan genetik nonletal merupakan hal sentral Kerusakan genetik nonletal merupakan hal sentral
dalam karsinogenesis
dalam karsinogenesis
Kelas gen regulator normal :Kelas gen regulator normal :
ProtoonkogenProtoonkogen
Tumor suppressor genTumor suppressor gen
Programmed cell death / apoptosisProgrammed cell death / apoptosis
Gen yang mengatur perbaikan DNA yang Gen yang mengatur perbaikan DNA yang rusak
rusak
Merupakan sasaran utama pada kerusakan genetikMerupakan sasaran utama pada kerusakan genetik
Karsinogenesis adalah proses banyak tahap,baik Karsinogenesis adalah proses banyak tahap,baik
pada tingkat fenotip maupun genotip
pada tingkat fenotip maupun genotip
Acuired(enviromental DNA damaging agents
Chemical Radiation viruses
Normal cell
DNA Damage Skema sederhana dasar molekular kanker
Skema sederhana dasar molekular kanker
SuccessfulSuccessful
DNA repairDNA repair
Failure of Failure of DNA repair DNA repair Clonal expansion Clonal expansion
Additional mutation (progression) Additional mutation (progression) Heterogeneity Heterogeneity Mutation in the Genom of Somatic cells Activation of Growth-promoting oncogens Alteration of Genes that Regulate apoptosis Inactivation of Cancer suppressor genes
Expression of altered gene products And loss of regulatory gene products
Malignant neoplasma
Inhereted mutation in •Genes affecting DNA repair
•Genes affecting cell growth or apoptosis
Enam perubahan mendasar dalam fisiologi
Enam perubahan mendasar dalam fisiologi
sel yang
sel yang
bersama-sama menentukan fenotipe ganas :
bersama-sama menentukan fenotipe ganas :
Self sufficiency (menghasilkan sendiri) sinyal
Self sufficiency (menghasilkan sendiri) sinyal
pertumbuhan.
pertumbuhan.
Insensitivitas terhadap sinyal penghambat
Insensitivitas terhadap sinyal penghambat
pertumbuhan.
pertumbuhan.
Menghindari apoptosis.
Menghindari apoptosis.
Potensi replikasi tanpa batas (yaitu
Potensi replikasi tanpa batas (yaitu
mengalahkan penuaan sel)
mengalahkan penuaan sel)
Angiogenesis berkelanjutan.
Angiogenesis berkelanjutan.
Kemampuan menginvasi dan beranaksebar.
Kemampuan menginvasi dan beranaksebar.
Enam tanda utama kanker
1.
1.MENGHASILKAN SENDIRI SINYAL MENGHASILKAN SENDIRI SINYAL PERTUMBUHAN
PERTUMBUHAN
Onkogen
Onkogen
gen yang meningkatkan pertumbuhan otonom
gen yang meningkatkan pertumbuhan otonom
pada sel kankerpada sel kanker
Berasal dari mutasi pada protoonkogen
Berasal dari mutasi pada protoonkogen
Ditandai dengan kemampuan mendorong
Ditandai dengan kemampuan mendorong
pertumbuhan sel walaupun tidak terdapat sinyalpertumbuhan sel walaupun tidak terdapat sinyal
pendorong pertumbuhan yang normalpendorong pertumbuhan yang normal Produknya :
Proliferasi sel secara fisiologi
Proliferasi sel secara fisiologi
Terikatnya faktor pertumbuhan ke reseptor
Terikatnya faktor pertumbuhan ke reseptor
spesifik di membran sel Aktivasi reseptor
spesifik di membran sel Aktivasi reseptor
faktor pertumbuhan secara transien dan
faktor pertumbuhan secara transien dan
terbatas,mengaktifkan beberapa protein
terbatas,mengaktifkan beberapa protein
transduksi sinyal di lembar dalam membran
transduksi sinyal di lembar dalam membran
plasma Transmisi sinyal transduksi
plasma Transmisi sinyal transduksi
melalui sitosol menuju inti sel Induksi dan
melalui sitosol menuju inti sel Induksi dan
aktivasi faktor regulatorik inti sel yang
aktivasi faktor regulatorik inti sel yang
memicu transkripsi DNA Sel membelah.
memicu transkripsi DNA Sel membelah.
Dengan latar belakang ini,kita dapat
Dengan latar belakang ini,kita dapat
mengidentifikasi berbagai cara yang dilakukan
mengidentifikasi berbagai cara yang dilakukan
oleh sel kanker untuk memperoleh self
oleh sel kanker untuk memperoleh self
sufficiency, dengan mengelompokkan
sufficiency, dengan mengelompokkan
berdasarkan peranannya dalam jenjang
berdasarkan peranannya dalam jenjang
transduksi sinyal.
transduksi sinyal.
1.Faktor pertumbuhan
1.Faktor pertumbuhan
Sel normal memerlukan rangsangan dari faktor
Sel normal memerlukan rangsangan dari faktor
pertumbuhan untuk dapat berproliferasi.
pertumbuhan untuk dapat berproliferasi.
Sebagian besar faktor pertumbuhan yang dapat larut
Sebagian besar faktor pertumbuhan yang dapat larut
dibuat oleh satu jenis sel dan bekerja pada sel
dibuat oleh satu jenis sel dan bekerja pada sel
sekitarnya untuk merangsang pertumbuhan (kerja
sekitarnya untuk merangsang pertumbuhan (kerja
parakrin).
parakrin).
Banyak sel kanker memperoleh kemampuan untuk
Banyak sel kanker memperoleh kemampuan untuk
tumbuh sendiri karena mampu mensintesis faktor
tumbuh sendiri karena mampu mensintesis faktor
pertumbuhan.
pertumbuhan.
2.Reseptor faktor pertumbuhan
2.Reseptor faktor pertumbuhan
Protein reseptor mutan menyalurkan sinyal mitogenik
Protein reseptor mutan menyalurkan sinyal mitogenik
kontinu ke sel,walaupun tidak terdapat faktor
kontinu ke sel,walaupun tidak terdapat faktor
pertumbuhan di sekitarnya.
pertumbuhan di sekitarnya.
Yang lebih sering terjadi Ekspresi berlebihan
Yang lebih sering terjadi Ekspresi berlebihan
faktor pertumbuhan yang menyebabkan sel kanker
faktor pertumbuhan yang menyebabkan sel kanker
bereaksi berlebihan terhadap kadar normal faktor
bereaksi berlebihan terhadap kadar normal faktor
pertumbuhan.
pertumbuhan.
Contoh:Reseptor EGF
Contoh:Reseptor EGF
ERBB1,reseptor EGF mengalami ekspresi ERBB1,reseptor EGF mengalami ekspresi berlebihan pada 80% karsinoma sel skuamosa paru
3.Protein transduksi sinyal
3.Protein transduksi sinyal
Terjadi mutasi gen yang mengkode berbagai komponen
Terjadi mutasi gen yang mengkode berbagai komponen
di jalur penghantar sinyal.
di jalur penghantar sinyal.
Molekul penghantar sinyal ini menghubungkan reseptor
Molekul penghantar sinyal ini menghubungkan reseptor
faktor pertumbuhan ke sasarannya di inti sel.
faktor pertumbuhan ke sasarannya di inti sel.
Yang terpenting: RAS,ABL
Yang terpenting: RAS,ABL
RAS
RAS
Sering diaktifkan melalui mutasi titik,yang berpusat Sering diaktifkan melalui mutasi titik,yang berpusat pada kodon 12,13 dan 61 mengganggu
pada kodon 12,13 dan 61 mengganggu
hidrolisa GTP yang penting untuk mengubah RAS aktif
hidrolisa GTP yang penting untuk mengubah RAS aktif
menjadi inaktif
menjadi inaktif
Kerja gen RAS
ABL
ABL
Protoonkogen ABL memiliki aktivitas tirosin
Protoonkogen ABL memiliki aktivitas tirosin
kinase yang dihambat oleh domain regulatorik
kinase yang dihambat oleh domain regulatorik
negatif.
negatif.
Pada leukemia mieloid kronik dan beberapa
Pada leukemia mieloid kronik dan beberapa
leukimia akut aktivitas ini menjadi tidak
leukimia akut aktivitas ini menjadi tidak
terkendali.
terkendali.
Gen ABL mengalami translokasi dari tempat Gen ABL mengalami translokasi dari tempat
normalnya di kromosom 9 ke kromosom 22, tempat
normalnya di kromosom 9 ke kromosom 22, tempat
gen tersebut menyatu dengan bagian dari gen
gen tersebut menyatu dengan bagian dari gen
breakpoint cluster region (BCR)
breakpoint cluster region (BCR) – protein Bcr-Abl– – protein Bcr-Abl– induksi proliferasi & memperpanjang ketahanan
induksi proliferasi & memperpanjang ketahanan
hidup.
4.Faktor Transkripsi Nukleus
4.Faktor Transkripsi Nukleus
Dapat terjadi otonomi pertumbuhan akibat mutasi
Dapat terjadi otonomi pertumbuhan akibat mutasi
yang mengenai gen yang mengendalikan transkripsi
yang mengenai gen yang mengendalikan transkripsi
DNA.
DNA.
Produk onkogen yang dapat ditemui di inti sel
Produk onkogen yang dapat ditemui di inti sel
MYC,MYB,JUN,FOS dan REL.
MYC,MYB,JUN,FOS dan REL.
MYC paling sering terlibat dalam tumor MYC paling sering terlibat dalam tumor manusia.
manusia.
Protein MYC berikatan dengan DNA aktivasi Protein MYC berikatan dengan DNA aktivasi transkripsional beberapa gen terkait pertumbuhan,
transkripsional beberapa gen terkait pertumbuhan,
termasuk berbagai kinase dependen siklin ( CDK)
termasuk berbagai kinase dependen siklin ( CDK)
dimana produknya mendorong sel masuk ke siklus
dimana produknya mendorong sel masuk ke siklus
sel.
Pada sel normal
Pada sel normal
Kadar MYC turun mendekati kadar basal saat
Kadar MYC turun mendekati kadar basal saat
siklus sel dimulai.
siklus sel dimulai.
Versi onkogenik
Versi onkogenik
Gen MYC berkaitan dengan ekspresi gen yang
Gen MYC berkaitan dengan ekspresi gen yang
menetap atau berlebihan sehingga proliferasi
menetap atau berlebihan sehingga proliferasi
berlangsung terus menerus.
berlangsung terus menerus.
5.Siklin dan Kinase Dependen
5.Siklin dan Kinase Dependen
Siklin
Siklin
Hasil akhir dari semua rangsangan yang mendorong
Hasil akhir dari semua rangsangan yang mendorong
pertumbuhan adalah masuknya sel yang semula dalam
pertumbuhan adalah masuknya sel yang semula dalam
keadaan tenang ke dalam siklus sel.
keadaan tenang ke dalam siklus sel.
Perjalanan sel melalui berbagai fase siklus sel
Perjalanan sel melalui berbagai fase siklus sel
dikendalikan oleh CDK setelah CDK diaktifkan oleh
dikendalikan oleh CDK setelah CDK diaktifkan oleh
pengikatannya ke famili protein lain yang disebut
pengikatannya ke famili protein lain yang disebut
siklin.
siklin.
CDK menyebabkan fosforilasi berbagai protein
CDK menyebabkan fosforilasi berbagai protein
sasaran yang penting dan diekspresikan selama siklus
sasaran yang penting dan diekspresikan selama siklus
sel,tetapi dalam bentuk inaktif.
sel,tetapi dalam bentuk inaktif.
Sebaliknya
Sebaliknya
,s
,s
iklin baru disintesis sewaktu fase iklin baru disintesis sewaktu fase tertentu dari siklus sel dan fungsi siklin adalahtertentu dari siklus sel dan fungsi siklin adalah
mengaktifkan CDK dengan berikatan dengannya
mengaktifkan CDK dengan berikatan dengannya
kadar siklin akan cepat turun.kadar siklin akan cepat turun.
Sementara siklin membangkitkan CDK,
Sementara siklin membangkitkan CDK,
inhibitor siklin menekan CDK dan menimbulkan inhibitor siklin menekan CDK dan menimbulkan kontrol negatif terhadap siklus sel.
Skema peran siklin,kinase dependen-siklin(CDK) dan
Skema peran siklin,kinase dependen-siklin(CDK) dan
inhibitor kinase dependen siklin(CDKI)
Mutasi yang menyebabkan disregulasi
Mutasi yang menyebabkan disregulasi
aktivitas siklin dan CDK akan memudahkan
aktivitas siklin dan CDK akan memudahkan
sel berproliferasi.
sel berproliferasi.
Kesalahan yang mengenai ekspresi siklin D
Kesalahan yang mengenai ekspresi siklin D
atau CDK4 tampaknya sering terjadi pada
atau CDK4 tampaknya sering terjadi pada
transformasi neoplastik.
transformasi neoplastik.
Gen siklin D mengalami ekspresi berlebihan di
Gen siklin D mengalami ekspresi berlebihan di
banyak kanker.
banyak kanker.
Mutasi yang mengenai siklin B dan siklin E
Mutasi yang mengenai siklin B dan siklin E
serta CDK lain juga terjadi pada beberapa
serta CDK lain juga terjadi pada beberapa
neoplasma ganas,tetapi mutasi ini jarang.
neoplasma ganas,tetapi mutasi ini jarang.
2
2
.
.
INSENSITIVITAS TERHADAP SINYAL
INSENSITIVITAS TERHADAP SINYAL
YANG MENGHAMBAT PERTUMBUHAN
YANG MENGHAMBAT PERTUMBUHAN
Selain onkogen yang memproduksi berbagai protein Selain onkogen yang memproduksi berbagai protein yang mendorong pertumbuhan sel,terdapat pula
yang mendorong pertumbuhan sel,terdapat pula
produk gen penekan tumor yang merupakan rem bagi
produk gen penekan tumor yang merupakan rem bagi
proliferasi sel.
proliferasi sel.
Gangguan terhadap gen ini menyebabkan sel refrakter Gangguan terhadap gen ini menyebabkan sel refrakter terhadap inhibisi pertumbuhan.
Gen Retinoblastoma (RB),prototipe gen penekan Gen Retinoblastoma (RB),prototipe gen penekan kanker yang pertama kali ditemukan.
Prinsip
Prinsip
Sinyal antipertumbuhan dapat mencegah
Sinyal antipertumbuhan dapat mencegah
proliferasi sel melalui dua mekanisme :
proliferasi sel melalui dua mekanisme :
Sinyal antipertumbuhan dapat menyebabkan
Sinyal antipertumbuhan dapat menyebabkan
sel yang sedang membelah masuk kedalam
sel yang sedang membelah masuk kedalam
G0 (tenang),dimana sel akan bertahan
G0 (tenang),dimana sel akan bertahan
sampai isyarat eksternal mendorongnya
sampai isyarat eksternal mendorongnya
masuk kembali ke siklus proliferasi.
masuk kembali ke siklus proliferasi.
Sel mungkin masuk ke tahap pasca mitotik
Sel mungkin masuk ke tahap pasca mitotik
dan berdiferensiasi serta kehilangan potensi
dan berdiferensiasi serta kehilangan potensi
replikatifnya.
replikatifnya.
Ditingkat molekuler sinyal antipertumbuhan
Ditingkat molekuler sinyal antipertumbuhan
menimbulkan efek di tahap G1 S
menimbulkan efek di tahap G1 S
Gen RB dan siklus sel
Gen RB dan siklus sel
Produk gen RB adalah suatu protein pengikat DNA Produk gen RB adalah suatu protein pengikat DNA yang diekspresikan pada semua sel yang
yang diekspresikan pada semua sel yang
diteliti,protein tersebut berada dalam bentuk
diteliti,protein tersebut berada dalam bentuk
terhipofosforilasi aktif dan terhiperfosforilasi tidak
terhipofosforilasi aktif dan terhiperfosforilasi tidak
aktif.
aktif.
Pada keadaan aktif,RB berfungsi sebagai rem untuk Pada keadaan aktif,RB berfungsi sebagai rem untuk menghambat melajunya sel dari fase G1 S
menghambat melajunya sel dari fase G1 S
pada siklus sel.
Jalur transforming growth
factor-Jalur transforming growth factor-
β
β
Molekul yang menyalurkan sinyal antiproliferasi yang Molekul yang menyalurkan sinyal antiproliferasi yang paling dikenal adalah
TGF-paling dikenal adalah TGF-ββ..
Pada sebagian besar sel epitel,endotel dan Pada sebagian besar sel epitel,endotel dan hemopoietik normal,
TGF-hemopoietik normal, TGF-ββ adalah inhibitor kuat adalah inhibitor kuat
bagi proliferasi dengan berikatan dengan tiga
bagi proliferasi dengan berikatan dengan tiga
reseptor yang disebut tipe I,II,III.
reseptor yang disebut tipe I,II,III.
TGF-TGF-ββ menghentikan sel di fase G1 siklus sel dengan menghentikan sel di fase G1 siklus sel dengan merangsang produksi CDKI p15 dan dengan
merangsang produksi CDKI p15 dan dengan
menghambat transkripsi CDK2,CDK4 serta siklin A
menghambat transkripsi CDK2,CDK4 serta siklin A
dan E.
Pada banyak bentuk kanker
Pada banyak bentuk kanker
Efek jalur
Efek jalur
TGF-TGF-ββ menghambat pertumbuhan menghambat pertumbuhan terganggu oleh mutasi di jalur penghantar sinyalterganggu oleh mutasi di jalur penghantar sinyal
TGF-TGF-ββ..
Mutasi dapat mengenai reseptor TGF-Mutasi dapat mengenai reseptor TGF-ββ tipe II atau tipe II atau molekul SMAD yang berfungsi menyalurkan sinyal
molekul SMAD yang berfungsi menyalurkan sinyal
antiproliferasi dari reseptor ke inti sel.
Jalur poliposis coli
adenomatosa-Jalur poliposis coli adenomatosa-
β
β
catenin
catenin
Gen APC (Poliposis coli adenomatosa) merupakan
Gen APC (Poliposis coli adenomatosa) merupakan
suatu protein sitoplasma yang fungsi utamanya adalah
suatu protein sitoplasma yang fungsi utamanya adalah
mengatur kadar intrasel
mengatur kadar intrasel
β
β
-katenin.
-katenin.
Fungsi
Fungsi
β
β
-katenin
-katenin
β
β
-katenin berikatan dengan bagian sitoplasma
-katenin berikatan dengan bagian sitoplasma
dari E kaderin,suatu protein permukaan yang
dari E kaderin,suatu protein permukaan yang
mempert
mempert
a
a
hankan perlekatan antar sel.
hankan perlekatan antar sel.
β
β
-katenin dapat mengalami perpindahan ke inti
-katenin dapat mengalami perpindahan ke inti
sel dan mengaktifkan proliferasi sel.
Pada sel normal dalam keadaan istirahat
Pada sel normal dalam keadaan istirahat
APC mencegah sinyal APC mencegah sinyal ββ katenin dengan mendorong katenin dengan mendorong penguraian zat tersebut.
penguraian zat tersebut.
Pada sel ganas
Pada sel ganas
Hilangnya APC,penguraian Hilangnya APC,penguraian ββ katenin terhambat dan katenin terhambat dan respon terhadap sinyal WNT terus diaktifkan
respon terhadap sinyal WNT terus diaktifkan
transkripsi gen yang mendorong pertumbuhan.
Gen TP53:Pengawal genom
Gen TP53:Pengawal genom
Dulu dikenal dengan p53
Dulu dikenal dengan p53
Dapat menimbulkan efek antiproliferasi
Dapat menimbulkan efek antiproliferasi
Mengendalikan apoptosis
Mengendalikan apoptosis
Merupakan monitor sentral untuk stres
Merupakan monitor sentral untuk stres
mengarahkan sel untuk memberikan tanggapan
mengarahkan sel untuk memberikan tanggapan
yang sesuai baik berupa penghentian siklus sel
yang sesuai baik berupa penghentian siklus sel
maupun apoptosis.
maupun apoptosis.
Stres yang dapat memicu jalur respon TP53
Stres yang dapat memicu jalur respon TP53
termasuk anoksia,ekspresi onkogen yang t
termasuk anoksia,ekspresi onkogen yang t
i
i
dak
dak
sesuai dan kerusakan pada integritas DNA.
Secara singkat
Secara singkat
TP53 mendeteksi kerusakan DNA melalui
TP53 mendeteksi kerusakan DNA melalui
mekanisme yang tidak di ketahui dan
mekanisme yang tidak di ketahui dan
membantu perbaikan DNA dengan
membantu perbaikan DNA dengan
menyebabkan penghentian G1 dan memicu
menyebabkan penghentian G1 dan memicu
gen yang memperbaiki DNA.
gen yang memperbaiki DNA.
Sel yang mengalami kerusakan DNA dan tidak
Sel yang mengalami kerusakan DNA dan tidak
dapat diperbaiki diarahkan oleh TP53
dapat diperbaiki diarahkan oleh TP53
untuk
untuk
mengalami apoptosis.
mengalami apoptosis.
Berdasarkan aktivitas ini TP53 dianggap sebagai
Berdasarkan aktivitas ini TP53 dianggap sebagai
“
Apabila kehilangan TP53 secara
Apabila kehilangan TP53 secara
homozigot,kerusakan DNA tidak dapat
homozigot,kerusakan DNA tidak dapat
diperbaiki dan mutasi akan terfiksasi di sel
diperbaiki dan mutasi akan terfiksasi di sel
yang membelah sehingga sel akan masuk jalan
yang membelah sehingga sel akan masuk jalan
satu arah menuju transformasi keganasan.
satu arah menuju transformasi keganasan.
Seperti protein RB,TP53 normal juga dapat
Seperti protein RB,TP53 normal juga dapat
dibuat nonfungsional oleh beberapa virus
dibuat nonfungsional oleh beberapa virus
DNA tertentu (HPV onkogenik,HBV dan
DNA tertentu (HPV onkogenik,HBV dan
mungkin virus Ebstein Barr)
mungkin virus Ebstein Barr)
3.
3.
MENGHINDAR DARI APOPTOSIS
MENGHINDAR DARI APOPTOSIS
Yang mungkin sudah dipastikan adalah peran BCL2 Yang mungkin sudah dipastikan adalah peran BCL2
yang melindungi sel dari apoptosis.
yang melindungi sel dari apoptosis.
Dua mekanisme baru yang digunakan sel tumor untuk
Dua mekanisme baru yang digunakan sel tumor untuk
menghindari apoptosis.
menghindari apoptosis.
Pada sel melanoma tertentu mengalami kehilangan Pada sel melanoma tertentu mengalami kehilangan APAF-1 menghambat jalur mitokondria-sitokrom c
APAF-1 menghambat jalur mitokondria-sitokrom c
sel resisten terhadap apoptosis yang diinduksi sel resisten terhadap apoptosis yang diinduksi oleh TP53.
oleh TP53.
Pada beberapa tumor terjadi peningkatan Pada beberapa tumor terjadi peningkatan transkripsional inhibitor apoptosis yang
transkripsional inhibitor apoptosis yang
menyebabkan inaktivasi kaspase.
4.
4.
KEMAMPUAN REPLIKASI TANPA BATAS
KEMAMPUAN REPLIKASI TANPA BATAS
Sel manusia normal memiliki kapasitas Sel manusia normal memiliki kapasitas
menggandakan diri 60-70 kali setelah itu sel
menggandakan diri 60-70 kali setelah itu sel
kehilangam kemampuan membelah diri.
kehilangam kemampuan membelah diri.
Hal ini terjadi karena pemendekan progresif telomer Hal ini terjadi karena pemendekan progresif telomer diujung-ujung kromosom,pada setiap kali
diujung-ujung kromosom,pada setiap kali
pembelahan telomer memendek dan setelah titik
pembelahan telomer memendek dan setelah titik
tertentu,hilangnya telomer menyebabkan kelainan
tertentu,hilangnya telomer menyebabkan kelainan
masif kromosom dan kematian.
Untuk dapat tumbuh tanpa batas,sel tumor
Untuk dapat tumbuh tanpa batas,sel tumor
harus menciptakan cara untuk menghindar dari
harus menciptakan cara untuk menghindar dari
proses penuaan,hal ini didapat dengan
proses penuaan,hal ini didapat dengan
mengaktifkan
mengaktifkan
enzim telomerase
enzim telomerase
yang dapat
yang dapat
mempertahankan panjang telomer.
5.
5.
TERJADINYA ANGIOGENESIS
TERJADINYA ANGIOGENESIS
BERKELANJUTAN
BERKELANJUTAN
Tumor tidak dapat membesar lebih dari 1 sampai 2 Tumor tidak dapat membesar lebih dari 1 sampai 2 mm apabila tidak memiliki vaskularisasi.
mm apabila tidak memiliki vaskularisasi.
Diperkirakan jarak 1-2 mm merupakan jarak Diperkirakan jarak 1-2 mm merupakan jarak
maksimal dari pembuluh darah yang dapat ditempuh
maksimal dari pembuluh darah yang dapat ditempuh
oleh oksigen dan nutrien melalui proses difusi
oleh oksigen dan nutrien melalui proses difusi
Neovaskularisasi memiliki efek ganda pada Neovaskularisasi memiliki efek ganda pada pertumbuhan tumor:
pertumbuhan tumor:
Merangsang pertumbuhan sel tumor disekitarnya
Merangsang pertumbuhan sel tumor disekitarnya
Metastase
Bagaimana sel tumor yang sedang tumbuh Bagaimana sel tumor yang sedang tumbuh membentuk aliran darahnya?
membentuk aliran darahnya?
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tumor Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tumor mengandung faktor yang mampu mempengaruhi
mengandung faktor yang mampu mempengaruhi
seluruh rangkaian kejadian yang berperan dalam
seluruh rangkaian kejadian yang berperan dalam
pembentukan kapiler baru.
pembentukan kapiler baru.
Faktor angiogenik terkait tumor (tumor associated
Faktor angiogenik terkait tumor (tumor associated
angiogenic factor) mungkin dihasilkan oleh sel tumor atau
angiogenic factor) mungkin dihasilkan oleh sel tumor atau
mungkin berasal dari sel radang.Faktor angiogenik yang
mungkin berasal dari sel radang.Faktor angiogenik yang
paling penting ad
paling penting adaallahah VEGF(Vaskular Endothelian Growth VEGF(Vaskular Endothelian Growth Factor) dan Basic Fibroblast Growth Factor.
Faktor antiangiogenesis,seperti
Faktor antiangiogenesis,seperti
tromboposdin-1,mungkin dihasilkan oleh sel tumor sendiri atau
1,mungkin dihasilkan oleh sel tumor sendiri atau
produksinya mungkin dipicu oleh sel tumor
produksinya mungkin dipicu oleh sel tumor
(angiostatin,endostatin,vaskulostatin yang berasal
(angiostatin,endostatin,vaskulostatin yang berasal
dari penguraian plasminogen,kolagen dan
dari penguraian plasminogen,kolagen dan
transtiretin secara proteolitis)
transtiretin secara proteolitis)
Paradigma yang muncul ad
Paradigma yang muncul ad
a
a
l
l
ah
ah
bahwa
bahwa
pertumbuhan tumor dikendalikan oleh
pertumbuhan tumor dikendalikan oleh
keseimbangan antara faktor angiogenik dan
keseimbangan antara faktor angiogenik dan
fakor yang menghambat angiogenesis
Pada awal pertumbuhannya sebagian tumor manusia Pada awal pertumbuhannya sebagian tumor manusia tidak memicu angiogenesis,tumor akan tetap kecil
tidak memicu angiogenesis,tumor akan tetap kecil
atau insitu selama bertahun-tahun sampai terjadi
atau insitu selama bertahun-tahun sampai terjadi
angiogenic switch yang mengakhiri stadium quisence
angiogenic switch yang mengakhiri stadium quisence
vascular.
vascular.
Dasar molekuler angiogenic switch ini masih belum Dasar molekuler angiogenic switch ini masih belum jelas seluruhnya,tetapi mungkin melibatkan
jelas seluruhnya,tetapi mungkin melibatkan
peningkatan produksi faktor angiogenik atau
peningkatan produksi faktor angiogenik atau
hilangnya inhibitor angiogenesis.
6.
6.
KEMAMPUAN MELAKUKAN INVASI
KEMAMPUAN MELAKUKAN INVASI
DAN METASTASIS
DAN METASTASIS
Jenjang metastase dapat dibagi lagi menjadi dua fase:
Jenjang metastase dapat dibagi lagi menjadi dua fase:
1.
1. Invasi matriks ekstraselInvasi matriks ekstrasel 2.
Jenjang Metastatik Jenjang Metastatik
Invasi matriks ekstrasel
Invasi matriks ekstrasel
Jaringan manusia tersusun menjadi serangkaian
Jaringan manusia tersusun menjadi serangkaian
kompartemen yang dipisahkan satu sama lain oleh
kompartemen yang dipisahkan satu sama lain oleh
dua jenis matriks ekstrasel (ECM) :
dua jenis matriks ekstrasel (ECM) :
Membran basalMembran basal dan dan Jaringan ikat intertisiumJaringan ikat intertisium.. Tiap-tiap komponen ECM ini terdiri atas :
Tiap-tiap komponen ECM ini terdiri atas :
kolagen
kolagen,,glikoproteinglikoprotein dan dan proteoglikanproteoglikan.. Invasi ECM memerlukan 4 langkah :
Invasi ECM memerlukan 4 langkah :
Terlepasnya
Terlepasnya ( (loosening uploosening up)) sel tumor satu sama lain sel tumor satu sama lain Melekatnya sel tumor ke komponen matriks
Melekatnya sel tumor ke komponen matriks
Degradasi
Degradasi ECMECM Migrasi sel tumor
Penyebaran vaskular dan sasaran sel
Penyebaran vaskular dan sasaran sel
tumor
tumor
Saat berada di dalam sirkulasi sel tumor rentan
Saat berada di dalam sirkulasi sel tumor rentan
terhadap destruksi oleh sel imun penjamu.
terhadap destruksi oleh sel imun penjamu.
Didalam aliran darah sebagian sel tumor membentuk
Didalam aliran darah sebagian sel tumor membentuk
embolus dengan membentuk gumpalan dan melekat
embolus dengan membentuk gumpalan dan melekat
ke leukosit terutama trombosit sel tumor
ke leukosit terutama trombosit sel tumor
yang menggumpal ini mendapat perlindungan dari
yang menggumpal ini mendapat perlindungan dari
serangan sel efektor antitumor penjamu.
serangan sel efektor antitumor penjamu.
Namun sebagian besar sel tumor masuk ke dalam
Namun sebagian besar sel tumor masuk ke dalam
sirkulasi sendiri-sendiri.