• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PERANCANGAN KREATIF IKLAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III PERANCANGAN KREATIF IKLAN"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB III

PERANCANGAN KREATIF IKLAN

3.1 Profil Perusahaan Dan Analisi Situasi 3.1.1 Profil Perusahaan

Enable clothes merupakan sebuah usaha industri di bidang fashion yang berdiri sejak tahun 2002. Awal berdiri Enable clothes saat itu di wilayah Rawa Lumbu bekasi dan menjadi pelopor industri clothing di wilayah Bekasi,karna dulu belum ada industri clothing di wilayah Bekasi. Bapak Fero Ari sendiri adalah yang mendirikan Enable Clothes,pada saat awal berdiri Enable Clothes belum menjual produk sendiri melainkan menjual produk milik orang lain. Namun lama kelamaan Enable Clothes menjual produk nya sendiri walau masyarakat belum ada yang mengenal tapi Bapak Fero Ari menggunakan peluang lewat teman teman nya untuk mempromosikan produknya hingga Enable Clothes mulai di kenal masyarakat. Enable Clothes menyediakan beberapa varian produk yaitu mulai dari baju, sweater, celana, tas serta boxer, Selain itu Enable juga menawarkan design custom untuk konsumen yang ingin memakai produk dari hasil design nya sendiri. Enable Clothes hanya menjual produk milik nya sendiri tidak menjual brand lain. Hingga saat ini Enable Clothes mempunyai 2 cabang yang pertama ada di daerah Rawa Lumbu dan yang ke dua ada di daerah Perumnas 3, kedua nya masih di daerah Bekasi.

(2)

2

Visi

Menjadi brand yang memiliki produk yang berkualitas dari masa ke masa

Misi

Terus meningkatkan kualitas produk nya agar bias bertahan dengan pesaing lain nya Menciptakan desain desain yang trendy dan kreatif

3.1.2 Analisis Pemasaran

A. Kondisi pasar dan Perilaku konsumen

Enable clothes merupakan sebuah usaha industri dibidang fashion yang berdiri sejak tahun 2002. Pada saat awal berdiri Enable belum dikenal masyarakat namun lama kelamaan dengan melakukan promosi dari mulut ke mulut Enable mulai dikenal masyarakat. Enable Clothes menjadi pelopor brand distro saat itu karna pada saat awal berdiri belum ada brand atau distro lain di daerah Bekasi. Tahun 2010 sampai 2012 menjadi tahun kejayaan Enable. Pada saat itu produk Enable mulai banyak diminati masyarakat sehingga penjualan nya pun meningkat, bahkan pada saat itu salah satu channel swasta sampai meliput Enable Clothing karna kesuksesannya

Namun seiring berjalan waktu tepat nya di tahun 2016 hingga sekarang Enable mulai mengalami penurunan dari segi penjualan serta dari segi brand awareness. Ada beberapa factor yang mempengaruhi penurunan tersebut, yaitu mulai bermunculan nya brand lain yang lebih ‘’fresh’’ seperti why not, Queen Beer dll karna pada tahun itu juga trend produk produk distro sedang naik daun. Faktor yang lain ada dari faktor internal yaitu Enable belum memperbarui produknya sehingga masyarakat bosan dengan design yang itu itu saja dan mulai, karna saat ini Enable sedang fokus untuk ke produk sportwarenya. Jadi Enable ada 2 jenis produk yang pertama untuk Clothing yang ke dua untuk Sport ware

(3)

3

Ada beberapa merek yang jadi pesaing Enable Clothes yaitu Why not dan Queen Beer, Berdasarkan hasil riset konsumen posisi penguasaan pasar yaitu brand Why not dengan persentasi 33.3 % dan 2 merek lain Queen Beer dan This Time dengan perolehan persentasi yang sama yaitu 16.7 % sedangkan Enable Clothes dengan persentase 0 %

Sumber : Riset konsumen

B. PEST Analisis 1. Politik

Peraturan Menteri Keuangan No-124/PMK./2013 yang mengatur perihal pengurangan besar nya PPh pasal 25. Kebijakan ini merupakan bentuk insentif PPh bagi perusahaan yang bergerak di industry tertentu, salah satunya adalah industri pakaian jadi. Kebijakan ini mempengaruhi terhadap harga dari produk Enable sehingga menjadi lebih terjangkau di banding distro lain namun tidak mempengaruhi dari segi kualitas dan konsumen pun lebih tertarik untuk membeli produk Enable

2. Ekonomi

Pada saat tertentu seperti saat bulan Ramadhan menuju hari raya idul fitri Enable menurun kan harga produk nya atau diskon, Karna pada saat idul fitri masyarakat identik dengan segala hal yang baru salah satunya produk fashion agar masyarakat tertarik dan bisa membeli produk nya sebanyak mungkin

(4)

4

Trend produk distro menjadi salah satu faktor kenapa masyarakat tertarik dengan produk distro khusus nya kaum remaja, Bagi remaja jaman sekarang belum gaul atau belum trendy jika belum mengenakan produk distro dan juga pengaruh dari selebriti yang selalu memakai pakaian yang selalu trendy sehingga masyarakat khususnya kaum remaja tertarik dan mengkonsumsi produk distro

2. Teknologi

Perkembangan teknologi juga berpengaruh kepada kualitas produk salah satu nya penggunaan mesin printing, Dahulu produk Enable menggunakan mesin printing yang dapat sekaligus mencetak design dengan jumlah yang banyak, namun penggunaan mesin printing dianggap tidak effisien karna hasil nya yang tidak maksimal. Contohnya adalah hasil printing yang kurang rapih dan warna yang tidak terlalu jelas dan tidak tahan lama. Sehingga Enable Clothes kini beralih ke manual screen printing yang di anggap lebih bagus dan berkualitas hasilnya

Masih banyak masyarakat yang belum mengenal produk Enable Clothes sehingga masyarakat pun masih banyak yang belum memakai produk dari Enable Clothes. Masyarakat lebih mengenal produk lain seperti Why Not, Queen Beer dan This Time. Brand yang menjadi Top of

Mind dari kategori produk clothing adalah Why Not

C. Aspek Strategi Pemasaran 1. Produk

Enable Clothes memiliki beberapa varian produk seperti kaos,celana,jaket/sweeter,tas dan boxer. Produk Enable Clothes mempunyai importir khusus untuk bahan dan semua produknya dibuat sendiri mulai dari proses design sampai ke proses penyablonan. Proses penyablonannya

(5)

5

pun masih menggunakan sablon manual karna sablon manual di anggap lebih menghasilkan hasil yang lebih bagus selain itu dalam penyablonan Enable Clothes menggukan tinta jenis Plastisol. Enable Clothes juga menawarkan design custom untuk konsumen yang ingin memakai produk dari hasil designnya sendiri

Manfaat menggunakan produk Enable Clothes selain untuk kebutuhan akan produk Fashion yaitu untuk kepercayaan diri karna saat menggunakan produk ini pemakai akan lebih terlihat

stylish dan trendy serta tidak di anggap ketinggalan jaman

2. Price Kaos : Rp 90.000 - Rp 140.000 Celana : Rp 85.000 – Rp 190.000 Jacket/Sweeter : Rp 150.000 – Rp 180.000 Tas : Rp 120.000 – Rp 175.000 Boxer : Rp 85.000 3. Distribusi

(6)

6 4. Promosi

Iklan Google ads, Instagram, facebook

D. Kompetitor dan differensiasi 1. Kompetitor

TABLE III. 1

4p Enable Clothes Why Not Queen Beer

Produk Design lebih mencolok

dan juga designnya lebih besar atau full print

Bisa memesan custom design hasil sendiri

Semua produk berasal dari hasil produksi sendiri

Designnya lebih full color dan juga mencolok

Tidak bisa memesan

custom design hasil sendiri

Design lebih simple namun terlihat elegan Tidak terlalu banyak warna

Tidak bisa memesan custom design hasil sendiri Price Kaos : Rp 90.000 - Rp 140.000 Celana : Rp 85.000 – Rp 190.000 Jacket/Sweeter : Rp 150.000 – Rp 180.000 Tas : Rp 120.000 – Rp 175.000 Boxer : Rp 85.000 Kaos : Rp 130.000 – Rp 150.000 Celana : Rp 185.000 – Rp 280.000 Jacket/Sweeter Rp 235.000 – Rp 350.000 Tas : Rp 195.000 – Rp 250.000 Kaos : Rp 140.000 Celana : Rp 270.000 – Rp 380.000 Jacket/Sweeter : Rp 280.000 – Rp 420.000 Tas : Rp 200.000 – Rp 300.000 Kaos Kaki : Rp 60.000

(7)

7 Boxer : Rp 120.000 – Rp 130.000 Topi : Rp Rp 95.000 – Rp 110.000 Dompet : Rp 85.000 – Rp 95.000 Gelang : Rp 50.000 Sepatu : Rp 245.000 – Rp 265.000 Topi : Rp 140.000 Sepatu : Rp 345.000

Distribusi Seluruh Indonesia Seluruh Indonesia Seluruh indonesia

Promosi GoogleAds,Media Sosial Media Sosial Media Sosial

1. Differensiasi

TABLE III. 2

SWOT Enable Clothes Why Not Queen Beer

Strength

Proses pengerjaan nya cepat

Harga yang relative terjangkau

Kualitas sablon lebih awet dan tahan lama

Mempunyai kualitas sablon yang bagus

Serta mempunyai design yang full color dan keren

Memiliki design yang simple dan elegan namun terlihat keren

Kualitas sablon yang bagus dan tahan lama

(8)

8

Bisa Custom design hasil sendiri dan hanyak menjual produk sendiri

Mempunyai varian produk yang lebih banyak

Weakness

Sablonan ketika terkena benda yang cukup panas akan mudah meleleh

Biaya produksi yang lebih mahal

Belum begitu familiar di kalangan masyarakat

Varian produk yang sedikit

Tidak bisa memesan design custom

Design terlalu full color seperti ke kanak kanakan

Tidak bisa memesan design custom

Dari brand lain Queen

beer mempunyai

harga yang terlalu mahal Sablonan mudah pudar Opportunity Semakin banyaknya peminat konsumen pada bidang fashion

Mempermudahkan Enable Clothes untuk mengenalkan

produknya kepada masyarakat

Semakin banyak nya

varian produk

semakin banyak juga mendapat konsumen

karna konsumen

mendapat banyak pilihan tidak dengan produk yang itu itu saja

Semakin banyaknya peminat konsumen pada bidang fashion

Semakin banyaknya peminat konsumen pada bidang fashion

Banyak diminati masyarakat karna design nya yang simple tetapi keren

(9)

9

Threat

Mulai menjamurnya industri baju yang akan menjadi pesaing

Pesaing dari brand lain yang yang dulu terkenal brand nya dan mempunyai banyak cabang

Mulai menjamurnya industri baju yang akan menjadi pesaing

Banyak dari brand lain yang memiliki harga lebih murah

Mulai menjamurnya industri baju yang akan menjadi pesaing

Banyak dari brand lain yang memiliki harga lebih murah

Jadi kesimpulannya perbedaan Enable Clothes dengan dua kompetitor adalah produk yang dijual hanya produk sendiri tidak ada produk dari brand lain yang dijual selain itu Enable Clothes mempunyai harga yang lebih terjangkau dari produk kompetitor lainnya. Dan juga menawarkan design custom

E. Tujuan Pemasaran

Tujuan pemasaran yang hendak dicapai yaitu meningkat kan penjualan produk sekitar 10%

3.2 Strategi Kreatif Iklan A. Advertising Problem

Permasalahan periklanan yang dihadapi Enable Clothes yaitu masih banyak masyarakat yang belum mengenal apa itu Enable Clothes dan juga masyarakat belum tahu jika Enable Clothes menerima design custom

(10)

10

Tujuan yang hendak di capai terhadap produk Enable yaitu ingin meningkat kan

brand awareness masyarakat terhadap produk Enable sebagai brand berkualitas yang

mempunyai harga murah dan juga dapat menerima design custom

C. Target Audience 1. Demografi

Jenis Kelamin : Laki-Laki dan Perempuan

Umur : 16 – 30 Tahun

S.E.S : B – C (SES B : Rp 4.600.000) (SES C : Rp 3.500.000)

Pendidikan : Semua Jenjang

2. Geografi

Distribusi produk sudah dalam tahap nasional

3. Psikografi Pleasure Seeker Bebas/Suka bergaul Kreatif Pengikut Arus 4. Behavioral Ekonomis Tidak Loyal Unaware 5. Profil Consumer

Pujo purwo warsito 20 tahun, seorang mahasiswa dari kampus BSI cawang yang tinggal didaerah cikunir bekasi. Dalam kesehariannya sebagai mahasiswa selalu

(11)

11

memakai pakaian yang trendy selain kesibukannya sebagai mahasiswa pujo juga aktif dalam bidang musik. design dan juga penulis sajak. Pujo mempunyai sifat yang mudah bergaul, kreatif. Pujo menyukai produk produk distro dia juga pengguna dari produk distro bahkan dia juga sering membuat baju custom dengan hasil designnya sendiri karna menurutnya saat dia menggunakan baju dengan design sendiri seperti ada rasa kebanggan dalam dirinya. Distro menjadi hal yang penting untuk seorang mahasiswa atau pun anak muda yang ingin tampil keren atau trendy selain itu beberapa distro juga menawarkan jasa custom design untuk anak muda yang kreatif seperti pujo.

6. Insight

Orang kreatif yang ingin terlihat keren atau trendy dan juga ingin menuangkan ide kreatif salah satunya dengan memakai baju dari hasil design sendiri

D. Promise/Positioning

Menjadi brand yang mempunyai produk yang berkualitas namun memiliki harga yang terjangkau

Menjadi salah satu brand yang menawarkan pesanan untuk design custom

E. The Support/Reason Why

Produk Enable Clothes mempunyai importir khusus untuk bahan dan semua produk nya dibuat sendiri mulai dari proses design sampai ke proses penyablonan. Proses penyablonan nya pun masih menggunakan sablon manual karna sablon manual dianggap lebih menghasilkan hasil yang lebih bagus selain itu dalam penyablonan Enable Clothes menggukan tinta jenis Plastisol yang mempunyai kualitas bagus. Jadi kualitas dari produk Enable sudah terjamin

(12)

12

Enable Clothes juga menawarkan design custom untuk konsumen yang ingin memakai produk dari hasil design nya sendiri

Berdasarkan dari hasil riset Enable Clothes mempunyai harga yang lebih terjangkau dari produk pesaing terdekat

F. Brand Character/Personality

Enable Clothes mempunyai character atau personality ‘Excitement’ yaitu brand yang membawa kesenangan terhadap konsumen nya. Karna saat konsumen memakai produk Enable konsumen akan terlihat lebih stylish dan trendy sehingga konsumen pun menjadi senang

G. Thema/Big Idea

“Custom”

H. Tone and Manner Communication

Dalam kampanye beriklan Enable menggunakan pendekatan emosional dan menggunakan daya Tarik persuasif selain itu dalam penyampaian pesan iklan Enable menggunakan kata kata yang gaul agar mudah di pahami oleh target audience. Karna target audience dari enable adalah anak muda/dewasa yang gaul dan trendy

I. Mandatoris

Menampilkan Logo Produk Menampilkan Produk

(13)

13

A. Tinjauan Media

Media cetak menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah “sarana media massa yang dicetak dan diterbitkan secara berkala seperti surat kabar, majalah”

B. Strategi Eksekusi Media

Tujuan dari perancangan iklan Enable Clothes adalah untuk meningkatkan brand awareness konsumen terhadap Enable Clothes sebagai distro yang menyediakan jasa design custom.

a. Karakteristik Media

Karakter media cetak menurut Rachmat (2015:11)

TABLE III. 3

Media Keuntungan Kekurangan

Majalah Mempunyai selektivitas

geografis dan demografis yang tinggi, mempunyai kredibilitas dan prestise, mempunyai kualitas reproduksi yang baik, dapat didokumentasi.

Biaya tinggi dan juga jumlah khalayak terbatas

(14)

14

Media cetak adalah perintis dalam menyampaikan informasi kepada publik. Menurut survey Nielsen Consumer & Media View (CMV) kuartal III 2017 yang dilakukan di 11 kota dan menginterview 17 ribu responden, saat ini media cetak (termasuk koran,majalah,tabloid) memiliki penetrasi sebesar 8% dan di baca oleh 4,5 juta orang. Tabloid dan majalah lebih kepada kisah nyata yang diulas. Jika Dilihat dari profil pembaca, media cetak diindonesia cenderung di konsumsi oleh konsumen dari rentang usia 20-49 tahun (74%). Ini menunjukan bahwa pembaca media cetak masih produktif. Penulis merencanakan iklan media cetak majalah Provoke, Mens Folio, Da Man, karna berdasarkan dari 5 majalah hanya majalah Provoke,Mens Folio, dan Da Man lah yang mempunyai CPM rendah yang berarti mempunyai harga beriklan yang relative murah. Sehingga penulis memilih ketiga majalah tersebut untuk kegiatan beriklan Enable Clothes berdasarkan target audience dan juga data kualitatif serta harga beriklan di majalah Provoke, Mens Folio, Da man.

Berikut beberapa profil dari ketiga majala tersebut 1. Majalah Provoke

Majalah Provoke adalah majalah remaja yang tersebar diseluruh Indonesia, khususnya Jakarta, Surabaya dan bandung. Majalah Provoke berisi hal tentang remaja yang paling up to date. Mulai dari fashion, café tongkrongan, event music atau event anak muda

2. Majalah Mens Folio

Majalah Men’s Folio adalah majalah lifestyle tentang pria. Majalah Men’s Folio berisi tentang film-film yang sedang populer dan juga fashion pria.

(15)

15

Majalah Da Man adalah majalah lifestyle pria yang berisi tentang fashion. Rata rata pembaca majalah ini dari usia 20-40 tahun.

TABEL III. 4 Media Plan Majalah

Jumlah penduduk bekasi = 2,733,240 Jumlah sirkulasi

Jumlah Penduduk Pria dan Wanita 100% = 2733240 September Oktober November R CPM (Rp) GRPs R (%)MIX

Pasar Potensial 39% = 1,065,964 Display FC

210 X 275 CM Display FC 210 x 280 CM Display FC 220 X 290 CM Display FC 210 x 280 CM Display FC 210 X 275 CM Net (Rp) 2018 F/M,BC 1,065,964 Indonesia design 1 1

Print AD Size Rate Freq

Gross (Rp) Disc Provoke Mens folio Prestige DA man 30000000 25500000 38600000 63303013 72089680 1 1 1 1 1 1 1 1 30000000 25500000 38600000 63303013 72089680 0% 72089680 39000 277500 75000 75000 135000 3.7 0% 30000000 0% 25500000 0% 38600000 769,231 4 844,040 7 0% 63303013 7.0 533,998 13 12.7

Media Plan Majalah Distro Enable Clothes

3.7 91,892 26 26.0 514,667 7 7.0 26 7 7 13 3.3 Eksekusi Perancangan

3.3.1 Pertimbangan Pemilihan Karya

Berdasarkan enam buah sketsa iklan dibuat penulis dan dipresentasikan kepada client. Maka terpilih tiga buah karya iklan cetak yang disetujui oleh client. Versi pertama yaitu “collorfull” dipilih karna visualisasi dari ide custom yang menunjukan target audience. Target audiencenya adalah orang orang yang kreatif. Versi kedua yaitu “screen printing” dipilih karna visualisasi dari ide custom dan mengajak target audience untuk memakai produk dan jasa Enable Clothes. Versi yang ketiga yaitu “white shirt” dipilih karna visualisasi dari ide custom yaitu belum ada design di baju yang artinya baju itu masih polos. Penulis ingin mengajak target audience untuk membuat baju sesuai dengan design yang ia mau dan memakai produk dan jasa Enable Clothes.

(16)

16

3.3.2 KARYA IKLAN

1. Karya

a. Versi “collorfull”

(17)

17

b. Versi “screen printing”

Gambar III. 2 Iklan Cetak Versi “screen printing”

(18)

18

Gambar III. 3 Iklan Cetak Versi “white shirt”

(19)

19

(20)

20

(21)

21

Gambar III.6

Penempatan Posisi Iklan di Media Massa

(22)

22

3.4.1 Aspek Copy

Penulis mendapatkan data dari creative brief. Dari hasil data yang didapatkan, penulis melakukan brainstorming untuk mendapatkan pesan dan tagline. Setelah mendapatkan pesan dan tagline, penulis memilih kata denotafif namun menggunakan kata kata yang gaul dan gaya bahasa majas retoris, dan juga menggunakan bahasa advertising, yang akhirnya penulis merumuskan tagline “Create Your Design”

Dan juga penulis menambahkan headline seperti “Merasa Kreatif?” yang kedua “Mau Jadi Kreatif?” dan yang terakhir yaitu “Seberapa Kreatifnya Elo?”. Berikut beberapa tampilan alternative naskah iklan:

(23)

23

(24)

24

(25)

25

(26)

26

(27)

27

(28)

28

(29)

29

3.4.2 Aspek Visual

Versi iklan cetak “collorfull” 1. Pesan

Pesan yang ingin disampaikan adalah mengajak target audience yang kreatif untuk membuat design baju custom agar memakai jasa design custom dari Enable Clothes. 2. Uraian Langkah Berpikir

Penulis mendapat ide collorfull lalu mengaplikasikan secara visual pada background yang penuh warna yang mengartikan jika target audiencenya adalah orang orang yang kreatif.

3. Deskripsi Konsep Visual

Visual iklan dibuat sesuai dengan background cipratan yang collorfull.serta menggunakan headline “Merasa Kreatif?”

4. Penjelasasn dan penetapan layout

Layout yang digunakan pada versi “collorfull” adalah jenis layout axial yang memiliki tampilan visual yang kuat ditengah halaman dengan tampilan elemen pendukung disekeliling gambar utama.

5. Daya Tarik Iklan

Daya Tarik iklan dari versi “collorfull” adalah daya tarik persuasif, bila target audience merasa kreatif akan membuat design bajunya sendiri, jadi ada pesan mengajak audience untuk memakai jasa design custom Enable Clothes.

(30)

30

6. Elemen Design

Elemen design yang digunakan berupa bentuk baju dan cipratan warna serta beberapa gambar dari kaos produk Enable Clothes dan juga huruf berupa headline, tagline, bodycopy.

7. Teknik Ilustrasi

Teknik ilustrasi berupa penggunaan brush pada photoshop cs6 dan vector baju. Versi iklan cetak “screen printing”

1. Pesan

Pesan yang ingin disampaikan adalah mengajak audience yang kreatif untuk menggunakan jasa design custom Enable Clothes.

2. Uraian Langkah Berpikir

Penulis mendapat ide screen printing dan mengakplikasikan secara visual yaitu menggunakan visual sebuah screen printing, menandakan jasa yang di tawarkan. Serta membuat hasil sablon sebuah kata yang bertujuan untuk mengajak audience untuk memakai jasa Enable Clothes.

3. Deskripsi Konsep Visual

Visual iklan dibuat sesuai dengan visual screen printing serta menggunakan headline yaitu “Mau Jadi Kreatif?”

4. Penjelasasn dan penetapan layout

Layout yang digunakan pada versi “screen printing” adalah jenis layout axial yang memiliki tampilan visual yang kuat ditengah halaman dengan tampilan elemen pendukung disekeliling gambar utama..

(31)

31

Daya Tarik iklan dari versi “screen printing” menggunakan daya tarik persuasif dan gaya bahasa yang gaul agar mudah menarik target audience untuk menggunakan produk. 6. Elemen Design

Elemen design yang digunakan berupa bentuk screen sablon dan juga bentuk rakel (alat gosok sablon) dan juga huruf berupa headline, tagline, bodycopy.

7. Teknik Ilustrasi

Teknik ilustrasi berupa penggunaan vector pada adobe illustrator cs6 Versi iklan cetak “white shirt”

1. Pesan

Pesan yang ingin disampaikan adalah mengajak audience yang kreatif untuk menggunakan jasa design custom Enable Clothes.

2. Uraian Langkah Berpikir

Penulis mendapat ide white shirt lalu mengaplikasikan secara visual dengan gambar baju putih polos yang mengartikan jasa yang di sediakan yaitu pembuatan design baju custom dan juga menggunakan kata ajakan kepada audience untuk memakai jasa Enable Clothes.

3. Deskripsi Konsep Visual

Visual iklan dibuat sesuai dengan visual white shirt serta menggunakan headline yaitu “Seberapa Kreatifnya Elo?”

(32)

32

4. Penjelasasn dan penetapan layout

Layout digunakan pada versi “white shirt” yaitu jenis silhouette layout yang memiliki tampilan menggunakan negatif gambar untuk menguatkan pesan yang disampaikan. 5. Daya Tarik Iklan

Daya Tarik iklan dari versi “white shirt” adalah menggunakan daya tarik persuasif dan juga terdapat kata ajakan kepada audience untuk memakai jasa Enable Clothes

6. Elemen Design

Elemen design yang digunakan berupa bentuk silhouette baju dan juga huruf berupa tagline,headline dan bodycopy.

7. Teknik Ilustrasi

(33)

33

Berikut beberapa sketsa iklan Versi “collorfull”

(34)

34

Versi “screen printing”

(35)

35

(36)

36

Gambar III. 9 Sketsa Iklan Versi “shirt alternative”

(37)

37

Versi “screen printing alternative”

(38)

38

Versi “screen printing alternative 2”

(39)

39

3.5 Time Table dan Anggaran Produksi 3.5.1 Time Table

Table III. 5 Time Table

(40)

40 I II III IV V Bimbingan Bertemu Client Client Brief I II III IV V Bimbingan Brainstorming Creative Brief Bimbingan Revisi Creative Brief

Bimbingan Presentasi ke client I II III IV V Sketsa Bimbingan Revisi Sketsa Bimbingan Karya I II III IV V Karya Bimbingan Bertemu Client Editing Revisi Karya Koreksi dan seleksi Bimbingan Penyelesaian Akhir Presentasi ke client Bimbingan Penyusunan Laporan Bimbingan Pasca Produksi

Time Table Kegiatan

Kegiatan Kegiatan Kegiatan Pra Produksi Produksi Juli -18 Juni -18 Mei - 18

No Tahap Kegiatan 18-Apr

3.5.2 Anggaran Produksi

Table III. 6 Anggaran Produksi

(41)

41 Pra Produksi Kertas HVS 50 lembar Rp 200 Rp 10.000 Transportasi Rp 20.000 Rp 20.000 Print 16 lembar Rp 1500 Rp 1000 Rp 22.000 Produksi Print 16 lembar Rp 1500 Rp 1000 Rp 22.000 Konsumen 1 orang Rp 15.000 Rp 15.000 Transportasi Rp 20.000 Rp 20.000 Pasca Produksi

Print +fotocopy 180 lembar Rp 1500 Rp 200.000

Cetak Karya 3 lembar Rp 25.000 Rp 75.000

Jilid Hard Cover 1 buah Rp 35.000 Rp 35.000

Print A2 + frame 1 buah Rp 150.000 Rp 150.000

Total Rp 569.000

3.6 Kendala dan Pemecahan 3.6.1 Kendala

(42)

42

1. Laptop yang sering error

2. Sulitnya mencari ide untuk iklan client

3. Jarak yang jauh dari rumah ke kampus jika ingin bimbingan

3.6.2 Pemecahan

Pemecahannya yaitu:

1. Penulis selalu menyimpan data setiap sudah progress 2. Penulis melakukan brainstorming agar mendapatkan ide

3. Penulis selalu menanamkan semangat dalam diri jika sudah ada rasa malah untuk mengerjakan tugas akhir

Gambar

TABLE III. 1
TABLE III. 2
TABEL III. 4                Media Plan Majalah
Gambar III. 1 Iklan Cetak Versi “collorfull”
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini yaitu penerapan metode kooperatif tipe talking stick sebagai upaya peningkatan minat belajar siswa dalam pembelajaran ekonomi pada siswa kelas XI

Dalam prakteknya metode wawancara dapat dilaksanakan bersama-sama dengan observasi (Sugiono, 2009: 232) (dalam waktu yang sama atau bergantian). Hasil wawancara

Runggun Gereja ras kerina ngawan ni perpulungen ngataken Selamat Ulang Tahun man anggota perpulungen si berulang tahun ketubuhen ras ulang tahun perjabun ibas tanggal 11

Berdasarkan hasil penelitian, selama berlangsungnya penelitian eksperimen semu ini dilaksanakan dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Proses pembelajaran Numbered Heads

“Taksi Uber juga merugikan keberadaan taksi lain yang telah beroperasi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tandasnya.. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad

Lebih dari itu bagi masyarakat lama hal itu menjadi sesuatu yang nyata dan diyakini seperti dikatakan oleh Harmon (1999:334) : “Myth in its traditional sense is an

Obstruksi saluran cerna merupakan komplikasi yang paling sering terjadi. Pada stadium dini, obstruksi pada ileum yang terjadi akibat edema dan inflamasi bersifat

Jadi, pendekatan teologis meletakkan kebenaran agama sebagai kebenaran mutlak (absolut), sedangkan kebenaran filsafat dan ilmu bersifat relatif, oleh karena itu ketika