RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER MATA KULIAH KODE Rumpun MK BOBOT (SKS) SEMESTER Tgl Penyusunan Kebijakan Lingkungan dan Pembangunan Lahan Basah

Teks penuh

(1)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

MATA KULIAH KODE Rumpun MK BOBOT (SKS) SEMESTER Tgl Penyusunan

Kebijakan Lingkungan dan Pembangunan Lahan Basah

PSDA 8201 Mata Kuliah Wajib T = 2 P = 1 II 18 Maret 2020

OTORITASASI Pengembang RP Koordinator RMK Koordinator PRODI

Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan

Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, M.S Prof. Dr. Ir. H. Danang Biyatmoko, M.Si. Prof. Ir. H. Basir, M.S., Ph.D.

Dr. Kissinger, S.Hut., M.Si.

Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, M.S Prof. Ir. H. Basir, MS. Ph.D Capaian Pembelajaran

(CP)

CPL

S5. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

KU5. mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data;

KK1. Mampu menganalisis metode penelitian dan mampu melakukan penelitian lingkungan melalui pendekatan multidisiplin untuk penyajikan data sumberdaya lingkungan, evaluasi, serta pemecahan permasalahan lingkungan secara komprehensif.

KK2. Mampu beradaptasi dengan lingkungannya serta memiliki kepekaan sosial dalam pengembangan ilmu pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan di lingkungan lahan basah

P3. Mampu menguraikan korelasi antar komponen lingkungan dengan mengusai pendekatan Ilmu Lingkungan yang bersifat komprehensif dengan cara memahamai interelasi dan interdependensi komponen lingkungan fisik, biotik dan sosial budaya

CP-MK

1. Mahasiswa mampu menganalisis konsep kebijakan lingkungan hidup dan pembangunan di lahan basah, kedudukan, fokus, cakupan, dan tujuan untuk dapat dijadikan landasan pemikiran, perencanaan dan pengembangan ilmu baik secara akademik maupun profesional.

2. Mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan sebagai ilmuan maupun profesional dengan konsep kebijakan lingkungan hidup dan pembangunan di lahan basah dalam konsentrasi bidang studi yang menjadi minat utamanya dalam perbaikan kualitas lingkungan.

3. Mahasiswa mempunyai kemampuan dalam menganalisis dasar keilmuan dan analisis permasalahan kebijakan dalan pengelolaan lingkungan hidup dan pembangunan di lahan basah berdasarkan metode dan konsep pembangunan berkelanjutan yang tepat dan mengkomunikasikannya secara ilmiah.

(2)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

4. Mahasiswa mampu menerapkan konsep kebijakan lingkungan hidup dan pembangunan di lahan basah sebagai landasan keilmuan yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara serta umat manusia dalam pemahaman dan perkembangan dinamika lingkungan global. Deskripsi Singkat MK Mata kuliah ini membahas kebijakan pengendalian lingkungan hidup dalam menjaga/melestarikan sumberdaya alam berkaitan dengan pembangunan

yang berkelanjutan di lahan basah, yang diberikan kepada mahasiswa strata-2 agar mahasiswa mempunyai bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam bahasan Kebijakan Lingkungan Hidup yang Bersifat Preventif dan Pro Aktif, Kebijakan Tata Ruang, KLHS dan AMDAL, Internalisasi Lingkungan Hidup dalam Kebijakan Ekonomi Melalui InstrumenEkonomi, Introduction to I-O Model, Bacground of I-O Establishment, Key Ekonomy Factors, Value Added Forward Linkages, BacWard Linkage, Clasification of Economy Sectors, Transaction I-O Table, Calculation in- I-O Analysis, Evaluation of All I-O Model, Calculation of I-O, The Meaning of Data in I-O Tabel, Dampak Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Penyebab Degradasi Lingkungan, Pembangunan Berkelanjutan, Kemiskinan dan Lingkungan Hidup, Pilar Pembangunan Berwawasan Lingkungan, Analisis DPSIR di Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Prinsip dan Indikator Pembangunan Berkelanjutan

Bahan Kajian Konsep kebijakan lingkungan hidup dan pembangunan serta analisis permasalahan kebijakan dalam pengelolaan lingkungan hidup dan pembangunan di lahan basah

Pustaka Utama:

1. Abdullah,O.A. 2017. Ekologi Manusia dan Pembangunan Berkelanjutan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 2. Attfied,R. 2010. The Ethics of the Global Environment. Kreasi Wacana Opset. Jakarta.

3. Djajadiningrat, S., Hendriani Y.,dan Famiola. Green Economy. Edisi Revisi. 4. Djajadiningrat,S.T. 1997. Pengantar Ekonomi Lingkungan. LP3ES. Jakarta

5. Fauzi,A. 2004. Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. PT. GramediaPustaka Utama. Jakarta

6. Ishartono, dan S.T. Raharjo. 2016. SustainableDevelopment Goals (SDGs) dan Pengentasan Kemiskinan. Sosial W ork Journal. Vol 6, No. 2. 7. MacKinnon, G.M.Hatta,H.Halim, dan A.Mangalik. The Ecology of Kalimantan.Yhe Ecology of Indonesian Series. Volume III.

8. Manik,K.E.S. 2009. Pengelolaan Lingkungan Hidup. Djambatan. Jakarta

9. Munasinghe,M. 1993. Envirommental Economics and Sustainable Development.The World Bank, Washington,D.C.

10. Pearce,D.W. and Turner,R.K. 1990. Economics of Natural Resourcesand The Enviroment. Harvester Wheatsheaf. London.

11. Silalahi,D. 2001. Hukum Lingkungan dalam Sistem Penegakan Hukum Lingkungan Indonesia. Cetakan Pertama, Edisi Ketiga, Alumni. Bandung. 12. Sugandhy,A., dan Hakim,R. 2007. Prinsip Dasar Kebijakan: Pembangunan BerkelanjutanBerwawasan Lingkungan. Bumi Aksara. Jakarta 13. Suparmoko,M. 2013. Ekonomi Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Suatu Pendekatan Teoritis. BPFE. Yogyakarta.

14. Winarno,B. 2013. Etika Pembangunan.CAPS- Yogyakarta.

15. Zahara,T.Dj. 2003. Perilaku berwawasan lingkungan dalam pembangunan berkelanjutan dilihatdari keinovatifan dan pengetahuan tentang lingkungan (http://depdiknas.go.id/)Diakses tanggal 7 Februari 2010. Abdullah,O.A. 2017. Ekologi Manusia dan Pembangunan Berkelanjutan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Pendukung:

(3)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Media Pembelajaran Perangkat lunak: Perangkat keras:

Microsoft Office, perangkat pembelajaran daring Laptop, LCD & Projector Team teaching Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, M.S

Prof. Dr. Ir. H. Danang Biyatmoko, M.Si. Prof. Ir. H. Basir, M.S., Ph.D.

Dr. Kissinger, S.Hut., M.Si. Mata Kuliah syarat

Mg ke- (1) Sub-CP-MK (2) Indikator (3)

Kriterian dan Bentuk Penilaian (4) Metode Pembelajaran [Estimasi Waktu] (5) Materi Pembelajaran [Pustaka] (6) Bobot Penilaian (%) (7) 1 Mahasiswa mampu memahami tentang pengertian dan konsep kebijakan lingkungan hidup dan pembangunan lahan basah

Ketepatan dalam memahami tentang pengertian dan konsep kebijakan lingkungan hidup dan pembangunan lahan basah Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi

[TM: 1(250")] a. Pengertian, konsep kebijakan lingkungan hidup b. Pembangunan di lahan basah c. Keterkaitan kebijakan lingkungan

hidup dengan pembangunan di lahan basah Pustaka: (1, 2, 4, 6) 5 2 Mahasiswa mampu memerinci tentang berbagai kebijakan lingkungan hidup yang bersifat preventif dan pro aktif

Ketepatan dalam memerinci tentang berbagai kebijakan lingkungan hidup yang bersifat preventif dan pro aktif Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  .Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi [TM: 1(250")]

a. kebijakan preventif b. kebijakan pro aktif

Pustaka: (6, 7,9 ,11)

5

3 Mahasiswa mampu menganalisis tentang kebijakan tata ruang, KLHS dan Amdal

Ketepatan dalam menganalisis tentang kebijakan tata ruang, KLHS dan Amdal Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi

[TM: 1(250")] a. Kebijakan tata ruang b. KLHS c. AMDAL Pustaka (10,14) 10 4 Mahasiswa mampu menganalisis tentang internalisasi LH ke dalam kebijakan ekonomi melalui

Ketepatan dalam menganalisis tentang internalisasi LH ke dalam kebijakan Kriteria: Ketepatan dan penguasaan.

Kuliah luring/daring dan diskusi [TM: 1(250")]

a. Internalisasi LH ke dalam kebijakan ekonomi

b. Pengukuran melalui instrumen ekonomi

(4)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER instrumen ekonomi ekonomi melalui

instrumen ekonomi Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz Pustaka: (8, 9,14) 5 Mahasiswa mampu memerinci tentang Introduction to I-O Model

Ketepatan dalam memerinci tentang Introduction to I-O Model Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi

[TM: 1(250")] a. Introduction to I-O Model b. Clasification of Economy Sectors, Transaction I-O Table, Calculation in- I-O Analysis c. Evaluation of All I-O Model,

Calculation of I-O, The Meaning of Data in I-O Tabel

Pustaka: (3,8,9) 10 6 Mahasiswa mampu menganalisis Bacground of I-O Ketepatan dalam menganalisis Bacground of I-O Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi [TM: 1(250")]

a. Establishment

b. Key Ekonomy Factors

c. Value Added Forward Linkages d. BacWard Linkage) Pustaka: (3,8,9) 10 7 Mahasiswa mampu memerinci dan mengidentifikasi tentang Clasification of Economy Sectors, Ketepatan dalam memerinci dan mengidentifikasi tentang Clasification of Economy Sectors, Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi

[TM: 1(250")] a. Clasification Sectors of Economy b. Transaction I-O Table

c. Calculation in- I-O Analysis Pustaka: (3,8,9)

10

8 Mahasiswa mampu menerapkan pengukuran tentang Evaluation of All I-O Model

Ketepatan dalam menerapkan pengukuran tentang Evaluation of All I-O Model Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi [TM: 1(250")]

a. Evaluation of All I-O Model b. Calculation of I-O

c. The Meaning of Data in I-O Tabel Pustaka: (3,8,9) 5 9 Mahasiswa mampu menganalisis tentang dampak pembangunan Ketepatan dalam menganalisis tentang dampak pembangunan Kriteria: Ketepatan dan penguasaan.

Kuliah luring/daring dan diskusi [TM: 1(250")]

a. Manfaat pembangunan bagi masyarakat

b. Dampak pembangunan terhadap

(5)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER dan lingkungan hidup dan lingkungan hidup

Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz lingkungan Pustaka: (4,5,7) 10 Mahasiswa mampu mengidentifikasi penyebab degradasi lingkungan hidup Ketepatan dalam mengidentifikasi penyebab degradasi lingkungan hidup Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi [TM: 1(250")] a. Degradasi lingkungan b. Faktor-faktor penyebab degradasi lingkungan Pustaka: (4,5,7,13) 5 11 Mahasiswa mampu menganalisis Konsep pembangunan berkelanjutan Ketepatan dalam menganalisis Konsep pembangunan berkelanjutan Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi

[TM: 1(250")] a. Konsep pembangunan berkelanjutan b. Piramida pembangunan berkelanjutan c. Rumus pemahaman pembangunan berkelanjutan Pustaka: (1,5,8,11, 14) 5 12 Mahasiswa mampu menganalisis hubungan antara kemiskinan dan lingkungan hidup

Ketepatan dalam menganalisis hubungan antara kemiskinan dan lingkungan hidup Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi

[TM: 1(250")] a. terminologi kemiskinan b. Hubungan kemiskinan dan kerusakan lingkungan hidup c. Faktor-faktor penyebab kemiskinan Pustaka: (5, 12,14) 5 13 Mahasiswa mampu mengidentifikasi Pilar Pembangunan Berwawasan Lingkungan Ketepatan dalam mengidentifikasi Pilar Pembangunan Berwawasan Lingkungan Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi [TM: 1(250")] a. Pilar-pilar pembangunan b. pembangunan berwawasan lingkungan Pustaka: (4,5,6,8) 5 14 Mahasiswa mampu menganalisis DPSIR dalam pembangunan Ketepatan dalam menganalisis DPSIR dalam pembangunan Kriteria: Ketepatan dan penguasaan.

Kuliah luring/daring dan diskusi

[TM: 1(250")] a. Terminologi DPSIR b. Analisis DPSIR dalam

pembangunan lingkungan hidup

(6)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER lingkungan hidup lingkungan hidup

Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz Pustaka: (4,5,6,8,14) 15 Mahasiswa mampu mengidentifikasi studi kasus analisis DPSIR sesuai bidang masing-masing

Ketepatan dalam mengidentifikasi studi kasus analisis DPSIR sesuai bidang masing-masing Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi [TM: 1(250")]

a. Identifikasi bidang keilmuan b. Studi kasus analisis DPSIR

Pustaka: (4,5,6,8,14)

5

16 Mahasiswa mampu menganalisis prinsip dan indikator pembangunan berkelanjutan Ketepatan dalam menganalisis prinsip dan indikator pembangunan berkelanjutan Kriteria: Ketepatan dan penguasaan. Bentuk non-test:  Tulisan makalah  Quiz

Kuliah luring/daring dan diskusi

[TM: 1(250")] a. Prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan b. Indikator pembangunan

berkelanjutan

Pustaka: (1,5,8,11, 14)

5

Evaluasi Tengah Semester melakukan penilaian dan validasi tengah semester

Evaluasi Akhir Semester: Melakukan validasi penilaian akhir dan menentukan kelulusan mahasiswa

Catatan :

1. Capaian Pembelajaran Lulusan PRODI (CPL-PRODI) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan PRODI yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan

pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.

2. CPL yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-PRODI) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan

sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.

3. CP Mata kuliah (CPMK) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari CPL yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau

materi pembelajaran mata kuliah tersebut.

4. Sub-CP Mata kuliah (Sub-CPMK) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari CPMK yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang

direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.

5. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah

ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.

6. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja

hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.

(7)

Figur

Memperbarui...

Related subjects :

Pindai kode QR dengan aplikasi 1PDF
untuk diunduh sekarang

Instal aplikasi 1PDF di