• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN HARGA PRODUSEN GABAH DAN HARGA BERAS DI PENGGILINGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN HARGA PRODUSEN GABAH DAN HARGA BERAS DI PENGGILINGAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung No. 11/05/18/Th. V, 2 Mei 2017 1

BPS PROVINSI LAMPUNG

No. 11/05/18/Th. V, 2 Mei 2017

P

ERKEMBANGAN

H

ARGA

P

RODUSEN

G

ABAH

D

AN

H

ARGA

B

ERAS DI

P

ENGGILINGAN

A. RATA-RATA HARGA GABAH (GKP) DI PETANI TURUN 0,10 PERSEN

Selama April 2017, Survei Harga Produsen Gabah mencatat 26 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok gabah kualitas Gabah Kering Panen (GKP). Tidak dijumpai kelompok gabah kualitas Gabah Kering Giling (GKG) dan kualitas rendah.

Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp. 4.600,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang, Muncul, Mapan, dan Galur terdapat di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah dan Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur. Harga gabah terendah mencapai Rp. 3.800,00 per kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas Muncul terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Harga tersebut berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp. 3.700,00 per kg.

Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp. 4.725,00 per kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp. 3.900,00 per kg dengan Varietas Muncul terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Harga tersebut berada di atas HPP yaitu Rp. 3.750,00 per kg.

Harga gabah di tingkat petani turun di bulan April. Penurunan rata-rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 0,10 persen dari Rp. 4.242,86 per kg menjadi Rp. 4.238,46 per kg. Dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan turun sebesar 0,11 persen dari Rp. 4.335,00 per kg menjadi Rp. 4.330,19 per kg.

(2)

Dari keseluruhan observasi yang dilakukan selama April 2017, pemantauan harga yang terbanyak berasal dari Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Selatan masing-masing 9 observasi (34,62 %), Lampung Timur 5 observasi (19,22 %), dan Kabupaten Pringsewu 3 observasi (11,54 %)

Selama April 2017, Survei Harga Produsen Gabah mencatat 26 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok gabah kualitas GKP. Tidak dijumpai kelompok gabah kualitas GKG dan kualitas rendah. (Tabel 1).

Tabel 1. Jumlah Observasi dan Rata-rata Harga Gabah di Petani dan Penggilingan Menurut Kelompok Kualitas, April 2017

Kelompok Kualitas

Jumlah

Observasi Harga Gabah di Petani

Harga Rata-rata di Penggilingan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Selisih Harga (Rp/kg) Kol (5)-(7)

(%) Terendah Tertinggi Rata-rata (Rp/kg) (Rp/kg) (Rp/kg) (%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) GKG 0 (0 %) GKP 26 3.800,00 4.600,00 4.238,46 4.330,19 3.700,00 538,46 14,55 (100,00 %) (Kec. Penengahan) (Kec. Purbolinggo & Sendang Agung) (Petani) 3.750,00 580,19 15,47 (Penggilingan) Keterangan: GKG : KA ≤ 14,00% dan KH ≤ 3,00% GKP : KA (14,01% - 25,00%) dan KH (3,01% - 10,00%) Di Luar Kualitas : KA > 25,00% atau KH > 10%

HPP berdasarkan Inpres No.5 Tahun 2015 tgl. 17 Maret 2015, diberlakukan mulai 17 Maret 2015 1. Harga Gabah Tertinggi dan Terendah

Harga gabah tertinggi di tingkat petani pada gabah kualitas GKP adalah Rp. 4.600,00 per kg terdapat di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah dan Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, dengan Varietas Ciherang, Muncul, Mapan, dan Galur. Harga gabah tertinggi di tingkat penggilingan yaitu Rp. 4.725,00 per kg terdapat di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, dengan Varietas Ciherang. Sedangkan harga terendah di tingkat petani untuk kualitas GKP yaitu Rp. 3.800,00 per kg dan di tingkat penggilingan Rp. 3.900,00 per kg terdapat di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan dengan Varietas Muncul. (Grafik 1).

(3)

2. Rata-rata Komponen Mutu

Rata-rata komponen mutu hasil panen gabah yang diperjual belikan menunjukkan hasil yang cukup baik dilihat dari Kadar Air (KA). Dilihat dari rata-rata KA kelompok gabah kualitas GKP tercatat 17,30 persen pada Maret dan 17,13 pada April. Sedangkan rata-rata KH kelompok gabah kualitas GKP tercatat 4,92 persen pada Maret dan 5,02 pada April. (Tabel 2).

Tabel 2. Rata-rata Komponen Mutu Menurut Kelompok Kualitas Gabah Februari s.d. April 2017

Kelompok Kualitas

Kadar Air (%) Kadar Hampa/Kotoran (%)

Februari Maret April Februari Maret April

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) GKG - - - - GKP 19,06 17,30 17,13 4,51 4,92 5,02 Kualitas Rendah - - - -

3. Rata-rata Harga Gabah Menurut Kelompok Kualitas

Rata-rata harga gabah di petani mengalami penurunan pada April 2017. Penurunan rata-rata harga kelompok kualitas GKP di tingkat petani sebesar 0,10 persen dari Rp. 4.242,86 per kg menjadi 4.238,46 per kg, dan di tingkat penggilingan turun 0,11 persen dari Rp. 4.335,00 per kg menjadi

(4)

Tabel 3. Rata-rata Harga Gabah di Petani dan Penggilingan Menurut Kelompok Kualitas Februari s.d. April 2017 Kelompok Kualitas Petani (Rp/Kg) Penggilingan (Rp/Kg)

Februari Maret April Selisih

Perubahan (4) thd (3)

(%)

Februari Maret April Selisih

Perubahan (9) thd (8) (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) GKG - - - - GKP 4.244,15 4.242,86 4.238,46 (4,40) (0,10) 4.328,17 4.335,00 4.330,19 (4,81) (0,11) Kualitas Rendah - - - -

4. Rata-rata Harga Gabah Menurut Kecamatan

Selama April 2017, pergerakan harga gabah tingkat petani bervariasi. Secara rata-rata harga gabah di petani dan penggilingan cenderung menurun. Penurunan harga gabah tertinggi di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan sebesar 11,64 persen atau Rp. 533,33 per kg. Diikuti Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah turun 8,89 persen atau Rp. 400,00 per kg. Beberapa daerah mengalami kenaikan harga gabah seperti di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. (Tabel 4).

Tabel 4. Rata-rata Harga Gabah di Petani Menurut Kecamatan,

Februari s.d. April 2017

Kabupaten Kecamatan Harga Gabah (Rp/kg) Selisih

(5) thd (4)

Perubahan (5) thd (4)

Februari Maret April (Rp/kg) (%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Lampung Tengah Punggur 4.700,00 4.500,00 4.100,00 (400,00) (8,89) Trimurjo 4.700,00 3.980,00 3.966,67 (13,33) (0,34)

Sendang Agung 4.570,00 4.400,00 4.550,00 150,00 3,41

Lampung Timur Purbolinggo 3.872,50 4.230,00 4.600,00 370,00 8,75 Lampung Selatan Palas 4.833,33 4.033,33 4.066,67 33,33 0,83 Penengahan 4.100,00 4.000,00 3.833,33 (166,67) (4,17)

Sragi 4.466,67 4.583,33 4.050,00 (533,33) (11,64)

(5)

B. RATA-RATA HARGA BERAS DI PENGGILINGAN APRIL 2017

Pemantauan harga beras dari keseluruhan observasi yang dilakukan selama April 2017 yang terbanyak berasal dari Kabupaten Lampung Tengah 7 observasi (35,00 %), Kabupaten Pringsewu dan Lampung Selatan masing-masing 4 observasi (20,00 %), Kabupaten Tanggamus 3 observasi (15,00 %), dan Kabupaten Lampung Timur 2 observasi (10,00 %). Harga beras tertinggi di tingkat penggilingan mencapai Rp. 9.200,00 per kg untuk kualitas Premium jenis beras Ciherang di Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus. Harga beras terendah yang diperjual belikan bulan ini mencapai harga Rp. 7.300,00 per kg untuk beras kualitas Asalan jenis beras Ciherang terdapat di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. (Tabel 5).

Tabel 5. Rata-rata Harga Beras di Penggilingan Gabah Menurut Kelompok Kualitas, April 2017

Kelompok Kualitas

Harga Beras (Rp/kg)

Harga Rata-rata di Penggilingan (Rp/kg) Terendah Tertinggi (1) (2) (3) (4) Premium 8.300,00 9.200,00 8.866,67 Medium 7.300,00 8.600,00 7.926,67 Asalan 7.300,00 8.000,00 7.650,00

Selama April 2017, Survei Harga Beras di Penggilingan mencatat 20 observasi yang terdapat di 5 kabupaten terpilih. Berdasarkan kualitas beras, observasi yang dilakukan didominasi beras kualitas Medium. Berdasarkan jenis beras yang diperjual belikan didominasi oleh Ciherang.

Harga beras tertinggi di tingkat penggilingan mencapai Rp. 9.200,00 per kg untuk kualitas Premium. Sementara itu, harga beras terendah yang diperjual belikan bulan ini mencapai harga Rp. 7.300,00 per kg untuk beras kualitas Asalan.

Rata-rata Harga beras tingkat penggilingan kualitas Medium mengalami penurunan sebesar 0,92 persen dan kualitas Asalan juga turun 2,55 persen. Sedangkan rata-rata harga beras kualitas Premium naik sebesar 1,92 persen.

(6)

Rata-rata Komponen Mutu

Rata-rata komponen mutu beras yang diperjual belikan pada April 2017 menunjukkan hasil yang cukup baik dibandingkan bulan sebelumnya dilihat dari rata-rata kadar air. Rata-rata kadar air tercatat 13,45 persen pada Maret dan 13,19 persen pada April. Rata-rata kadar broken tercatat 15,26 persen pada Maret dan 15,47 persen pada April. (Tabel 6).

Tabel 6. Rata-rata Komponen Mutu Menurut Kelompok Kualitas Beras Februari s.d. April 2017

Kelompok Kualitas

Kadar Air (%) Kadar Broken (%)

Februari Maret April Februari Maret April

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Premium 13,11 14,75 15,50 9,42 9,08 9,46 Medium 12,62 13,07 12,68 15,04 14,61 13,96 Asalan 11,57 12,53 11,39 25,80 22,10 23,00 Rata-rata 12,43 13,45 13,19 16,75 15,26 15,47

Rata-rata Harga Beras Menurut Kelompok Kualitas

Harga beras di tingkat penggilingan mengalami penurunan pada kelompok kualitas Medium dan Asalan. Rata-rata harga beras kualitas Medium turun sebesar 0,92 persen dari Rp. 8.000,00 per kg menjadi Rp. 7.926,67 per kg. Sementara itu, rata-rata harga beras kualitas Asalan juga turun 2,55 persen dari Rp. 7.850,00 per kg menjadi Rp. 7.650,00 per kg. Rata-rata harga beras kualitas Premium mengalami peningkatan sebesar 1,92 persen dari Rp. 8.700,00 per kg menjadi Rp. 8.866,67per kg. (Tabel 7).

Tabel 7. Rata-rata Harga Beras di Penggilingan Gabah Menurut Kelompok Kualitas, Februari s.d. April 2017

Kelompok Kualitas

Harga Rata-rata di Penggilingan

(Rp/kg) Selisih (Rp/kg) Perubahan (4) thd (3) (%)

Februari Maret April

(1) (2) (3) (4) (5) (6) Premium 9.066,67 8.700,00 8.866,67 166,67 1,92 Medium 7.990,00 8.000,00 7.926,67 (73,33) (0,92) Asalan 7.866,67 7.850,00 7.650,00 (200,00) (2,55)

(7)
(8)

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

Jl. Basuki Rahmat No. 54 Teluk Betung Bandar Lampung 35215 Telepon (0721) 482909, 484329; Faksimili (0721) 484329

Email: [email protected]

Website: lampung.bps.go.id Keterangan lebih lanjut hubungi : Kepala Bidang Statistik Distribusi

Bambang Widjonarko, SP

Telpon (0721) 482909/484329 Email: [email protected]

Gambar

Tabel 1.  Jumlah Observasi dan Rata-rata Harga Gabah di Petani dan Penggilingan   Menurut Kelompok Kualitas, April 2017
Tabel 2. Rata-rata Komponen Mutu Menurut Kelompok Kualitas Gabah  Februari s.d. April 2017
Tabel 3. Rata-rata Harga Gabah di Petani dan Penggilingan Menurut Kelompok Kualitas  Februari s.d
Tabel 5. Rata-rata Harga Beras di Penggilingan Gabah   Menurut Kelompok Kualitas, April 2017
+2

Referensi

Dokumen terkait

4.850,00 per kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas

4.750,00 per kg terdapat di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, dengan Varietas Ciherang Sedangkan harga terendah di tingkat petani untuk kualitas GKP

5.725,00 per kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, sedangkan harga gabah terendah

4.950,00 per kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas IR64 terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas

4.565,00 per kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah dan Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, sedangkan

5.050,00 per kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas

5.680,00 per kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas Pb Bogor terdapat di Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, sedangkan harga gabah terendah kelompok

5.150,00 per kg pada gabah kualitas GKP yaitu Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas