• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aku Ingin AMAN & NYAMAN Menjadi TKI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Aku Ingin AMAN & NYAMAN Menjadi TKI"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

Aku Ingin

AMAN & NYAMAN Menjadi TKI

Kumpulan Cerita yang Diadaptasi dari Kisah Nyata Para Tenaga Kerja Indonesia

Penulis Cerita : Putri Yunifa & Early Dewi Nuriana Grafis dan layout : Putri Yunifa

Penerbit:

International Labour Organization

(4)

Hak cipta © Organisasi Perburuhan Internasional 2011 Cetakan Pertama, 2011

Publikasi-publikasi International Labour Office memperoleh hak cipta yang dilindungi oleh Protokol 2 Konvensi Hak Cipta Universal. Meskipun demikian, bagian-bagian singkat dari publikasi-publikasi tersebut dapat diproduksi ulang tanpa izin, selama terdapat keterangan mengenai sumbernya.

Permohonan mengenai hak reproduksi atau penerjemahan dapat diajukan ke ILO Publications (Rights and Permissions), International Labour Office, CH 1211 Geneva 22, Switzerland. International Labour Office menyambut baik permohonan-permohonan seperti itu.

--- ILO

Aku Ingin Aman & Nyaman Menjadi TKI : Kumpulan Cerita Yang Diadaptasi dari Kisah Nyata Para Tenaga Kerja Indonesia Jakarta, Kantor Perburuhan Internasional, 2011

ISBN 978-92-2-824753-4 (print) ISBN 978-92-2-824754-1 (web pdf)

---

Penggambaran-penggambaran yang terdapat dalam publikasi-publikasi ILO, yang sesuai dengan praktik-praktik Persatuan Bangsa-Bangsa, dan presen- tasi materi yang berada didalamnya tidak mewakili pengekspresian opini apapun dari sisi International Labour Office mengenai status hukum negara apa pun, wilayah atau teritori atau otoritasnya, atau mengenai delimitasi batas-batas negara tersebut.

Tanggung jawab atas opini-opini yang diekspresikan dalam artikel, studi dan kontribusi lain yang ditandatangani merupakan tanggung jawab penga- rang seorang, dan publikasi tidak mengandung suatu dukungan dari International Labour Office atas opini-opini yang terdapat didalamnya.

Referensi nama perusahaan dan produk-produk komersil dan proses-proses tidak merupakan dukungan dari International Labour Office, dan kegagalan untuk menyebutkan suatu perusahaan, produk komersil atau proses tertentu bukan merupakan tanda ketidaksetujuan.

Publikasi ILO dapat diperoleh langsung dari ILO Publications, International Labour Office, CH-1211 Geneva 22, Switzerland ; atau

melalui Kantor ILO Jakarta, Menara Thamrin, Lantai 22, Jl. M.H. Thamrin Kav. 3, Jakarta 10250, Indonesia. Katalog atau daftar publikasi tersedia secara cuma-cuma dari alamat di atas, atau melalui email: [email protected] atau [email protected].

Kunjungi halaman web kami: www.ilo.org/publns dan

http://www.ilo.org/jakarta/whatwedo/publications/lang--en/index.htm

(5)

Kata Pengantar

Calon Tenaga Kerja Indonesia memiliki tantangan semakin meningkat. Tuntutan utama adalah pendidikan, ketrampi- lan dan kesiapan tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri. Tenaga Kerja Indonesia saat ini dihadapkan dengan beragam kerentanan di dalam proses migrasi seperti kerentanan terhadap tindakan kekerasan, perdagangan manusia dan juga kerentanan terinfeksi HIV.

Migrasi sendiri bukanlah faktor risiko untuk terinfeksi HIV, namun kerentanan di dalam proses migrasi baik dari kampung halaman, proses keberangkatan, di negara tujuan dan proses pemulangan, dapat membuat Calon Tenaga Kerja Indonesia dan tenaga Kerja Indonesia rentan terhadap HIV. Untuk itu penting untuk memberikan pemahaman TKI tentang proses migrasi aman untuk melindungi pekerja migran dari berbagai kerentanan yang dihadapi.

Komik ‘Aku Ingin Aman dan Nyaman menjadi TKI’ adalah bentuk alternatif penyajian materi tentang migrasi aman agar Calon TKI dapat mendapat informasi pencegahan sedini mungkin atas beragam potensi kekerasan serta mendapatkan informasi yang tepat tentang pencegahan dan pelayanan HIV dan AIDS.

Saya menyampaikan penghargaan kepada UNAIDS atas dukungan dana dan Badan Penempatan dan Perlindungan Tena- ga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Komisi Penanggulangan AIDS (KPAN) serta rekan-rekan LSM TKI yang telah berproses dalam pembuatan komik ini. Semoga komik ini dapat bermanfaat bagi Calon Tenaga Kerja Indonesia.

Peter van Rooij,

Direktur ILO untuk Jakarta dan Timor Leste

(6)

Sebelum Keberangkatan

(7)

1 2

3 4

5 6

7 8

Cek Dulu, Supaya Tidak Tertipu!

(8)

8

9 10

11

12 13

14

Dan beberapa hari kemudian..

(9)

P e m b e l a j a r a n

Terdaftar di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Propinsi / Kabupaten dan BP3TKI (Balai

• Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia)

Agen resmi yang benar memiliki prosedur yang jelas, memberi informasi yang lengkap tentang

syarat menjadi TKI, pekerjaan yang dibutuhkan, dan memberikan pelatihan ketrampilan yang dibutuhkan sesuai pekerjaan, serta memberikan ketrampilan bahasa yang dibutuhkan di negara tujuan

Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (propinsi dan kabupaten) biasanya menginformasi-

kan kebutuhan pekerjaan untuk masing-masing perusahaan sesuai Surat Ijin Pengerahan (SIP) Memiliki tempat penampungan calon TKI yang layak

• Memberikan informasi komplit tentang kesiapan berangkat bekerja di luar negri

Agar tidak tertipu:

Mintalah daftar PPTKIS ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Propinsi/Kabupat-

en mengenai PPTKIS Kantor Pusat/Cabang yang melakukan rekrutmen pada daerah dan di bulan tersebut. Biasanya, Disnakertrans/ BP3TKI setempat setiap bulan akan mengeluarkan daftar resmi tersebut. Mintalah petugas Disnakertrans/BP3TKI mempublikasikan informasi berharga ini atau Agar Tidak tertipu Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS)*

tanpa ijin, kenali ciri-ciri agen resmi yang berijin sebagai berikut:

(10)

Penampungan Tenaga Kerja yang Layak

Secara fisik :

Bangunan tempat penampungan terpisah antara laki-laki dan perempuan

1. Satu kamar tidur maksimal dihuni 8 orang dan setiap orang minimal 7 meter kubik yang dileng- 2.

kapi tempat tidur tunggal, kasur, bantal, sprei, tempat pakaian, ventilasi, kipas angin, dan lampu penerangan cukup

Lantai dan dinding harus bersih dan tidak lembab 3.

Pagar halaman tidak tertutup rapat dan 24 jam dijaga oleh satpam

4. Adanya fasilitas yang sehat, bersih dan layak pakai seperti ruang istirahat, ruang tamu, ruang 5.

makan, ruang dapur, ruang ibadah, kamar mandi dan WC, ruang cuci dan ruang klinik Adanya fasilitas air bersih untuk minum, cuci, mandi

6.

Lokasi penampungan dekat dengan jalan raya dan mudah dijangkau 7.

Adanya pintu darurat atau jalan keluar ke arah terbuka lebar yang aman dari bahaya kebakaran 8. Papan nama dipasang dengan jelas dan mudah dibaca

9.

(ps. 4 Permenakertrans: PER-07/MEN/IV/2005)

minimal menempelkannya di papan pengumuman Kantor Disnakertrans/BP3TKI setempat.

Jika tidak tercantum daftar yang dimaksud, tanyakan langsung mengenai status perijinan PPTKIS

yang dituju kepada petugas berwenang di Disnakertrans /BP3TKI.

Jangan menandatangani atau memberi uang apabila Anda belum yakin tentang status resmi

perusahaan tersebut.

Carilah informasi dan pendapat dari beberapa rekan tentang perusahaan yang telah memiliki

reputasi baik.

(11)

Secara non fisik, memberikan informa- si lengkap berkaitan kesiapan berang- kat di luar negeri, seperti:

Memberikan pelatihan dan ke- 1. trampilan sesuai dengan pekerjaan

Memberikan ketrampilan pen- 2.

guasaan bahasa yang dibutuhkan negara tujuan,

Memberikan informasi penting 3. seperti : kesiapan dokumen, kon-

trak kerja, penyesuaian budaya, bahasa, kesehatan termasuk kes- ehatan reproduksi, HIV dan AIDS, narkoba.

*) PPTKIS dulu dikenal juga sebagai PJTKI atau Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia

Wah, nama PPT- KIS itu tidak ter-

daftar di sini!

Aduh, seharusnya saya cek dari awal status perijinan PPT-

KIS atau PJTKI ini ya, supaya saya tidak

dirugikan!

(12)

1 2

3 4

5 6

7 Aku Siap Lapor Polisi, Jika Mengalami Pelecehan Seksual..!

Tinah akhirnya berangkat ke penampungan..

(13)

11

8

9 10

11 12

13 14

(14)

P e m b e l a j a r a n

A

pa yang Dialami oleh Tinah dalam cerita termasuk dalam Kekerasan Ekonomi dan Pelecehan Seksual yang kerap kali dialami oleh TKI di penampungan.

Calon tenaga kerja berhak mendapat perlindungan dari tindakan kekerasan fisik (seksual), psikis (ancaman, janji palsu), dan ekonomi (pemerasan, penipuan).

P

elecehan Seksual adalah perbuatan yang berkonotasi seksual yang merugi- kan perempuan. Pelecehan seksual dapat berupa kata-kata seperti komentar atau gurauan yang jorok, perilaku tidak senonoh seperti mencolek, meraba, mengelus, memeluk, mempertunjukkan gambar porno/jorok, serangan dan paksaan seperti mencium atau memeluk, mengancam akan menyulitkan perem- puan bila menolak memberikan pelayanan seksual hingga perkosaan.

J

ika mengalami kekerasan, mintalah bantuan teman atau pendamping untuk membuat laporan di kepolisian setempat.

(15)

Penting Diketahui: Hak-hak Calon TKI

Hak-hak Calon TKI selama masa tunggu di penampungan:

Makan 3 kali sehari dengan menu ber- 1.

variasi (berstandar gizi 2500 kalori dan minum sekurang-kurangnya 2 liter sehari) Air bersih untuk keperluan mandi, cuci 2. dan lainnya

Menjalankan ibadah sesuai agama dan 3.

keyakinannya

Berkomunikasi dengan keluarga, kerabat 4.

atau kenalan melalui sarana telekomunika- si maupun surat menyurat

Kunjungan keluarga 5.

Kesempatan untuk keluar tempat penam- 6. pungan untuk sebuah keperluan yang

dapat dipertanggungjawabkan

Perlindungan dan keamanan yang meli- 7.

puti unsur keselamatan, kesehatan dan norma-norma kesusilaan

Pelayanan kesehatan, kesempatan berolahraga dan obat-obatan ringan 8. Mendapat kejelasan lama waktu menunggu di penampungan sampai 9.

dengan keberangkatan

Menerima informasi perkembangan proses penyelesaian dokumen 10.

Saya berhak diperlaku- kan manusiawi selama di penampu-

ngan, bukan malah diperas dan dilecehkan!

Polisi, itu dia orang yang melecehkan dan

memeras saya!

(16)

1 2

3 4

5 6

7 8

Dokumenku Harus Lengkap, Supaya Tidak Terjerumus dalam Perdagangan Manusia!

(17)

15

9

10 11

12

13 14

Tapi mereka tetap berangkat ke negara tujuan..

Mereka ditempat- kan di suatu aparte-

men bersama beberapa TKI lain.

(18)

15

16 17

18

19

Sambil menunggu, mereka piket mem- bersihkan aparte- men..

(19)

17

20 21

22

22

23 24

(20)

25

26

27 28

29 30

31

(21)

P e m b e l a j a r a n

P

entingnya mengetahui dari awal pekerjaan apa yang ditawarkan agen. Jelilah untuk mengetahui detil peker- jaan agar tidak terjerumus dalam perdagangan manusia.

Kontrak yang baik isinya mencakup paling tidak:

Nama dan alamat pengguna 1.

Nama dan alamat TKI 2.

Jabatan dan jenis pekerjaan TKI 3. Hak dan kewajiban para pihak 4.

kondisi dan syarat kerja

5. jangka waktu perpanjangan kerja 6.

(ps. 55 UUPTKILN)

Agar Tidak Terjerumus dalam Perdagangan Manusia...

K

ontrak atau dokumen apapun terkait dengan pekerjaan harus ditulis dalam bahasa yang dipahami oleh buruh migran. Jika se- orang buruh migran tidak bisa membaca, maka kontrak atau dokumen tersebut harus dijelaskan kepada pekerja. Jika perusahaan tidak mem- berikan informasi jelas tentang kontrak kerja:

Maka Anda harus menanyakan langsung pada perusahaan.

Mintalah bantuan teman pendamping untuk menanyakan atau

• melakukan cek ulang tentang kontrak kerja yang diberikan.

Jangan tanda tangan kontrak yang tidak

jelas! Pelajari dulu isinya,

supaya tidak

menyesal!!

(22)

Dokumen-dokumen yang harus dimiliki oleh TKI agar dapat diberangkatkan keluar negeri, yaitu:

KTP, Ijazah terakhir, akte kelahiran atau surat keterangan 1. kenal lahir

Salinan akta/buku nikah bagi yang telah menikah 2.

Surat keterangan izin suami atau istri, izin orangtua, atau 3. izin wali

Sertifikat kompetensi/kemampuan kerja

4. Surat keterangan sehat (fisik maupun psikologis) 5.

Paspor 6.

Visa kerja

7. Perjanjian Penempatan Kerja 8.

Perjanjian Kerja 9. Asuransi TKI 10.

Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) 11.

Dokumen Apa Saja Yang Harus Dimiliki oleh TKI?

P

entingnya mengetahui dokumen apa saja yang dibutuh- kan untuk menjadi TKI. Visa wisata (tourist) tidak boleh digunakan sebagai visa kerja. Penggunaan visa wisata untuk bekerja tidak dapat memberikan perlindungan kerja di luar negeri dan dapat menimbulkan masalah yang merugikan TKI. Nah, dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi TKI?

Dokumen yang dibawa harus lengkap, asli, dan sah! Jangan membawa do-

kumen palsu, karena kita juga yang akan RUGI.

Bawa juga fotokopi doku- men buat jaga-jaga.

Kelengkapan dokumen akan membuat kita nya- man & aman di jalan dan

tujuan.

(23)

Jika Mengalami Masalah atau Kekerasan di Tempat Kerja...

Pentingnya memiliki kontak organisasi TKI yang ada di luar negeri atau di negara tujuan.

Pastikan Anda memegang nomor telpon serta alamat Kedutaan Besar Republik Indonesia di

negara tujuan. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, TKI juga sebaiknya memberitahu Kon- sulat Jenderal atau Kedutaan Besar RI setempat.

Bila Anda terpaksa kabur dari pekerjaan, pastikan Anda melapor ke Konsulat Jenderal atau

• Kedutaan besar RI di kota atau negara tersebut.

Pastikan saat melapor Anda membawa semua dokumen yang Anda miliki. Konsulat jenderal/

Kedutaan besar RI akan memeriksa kelengkapan dokumen Anda sebagai TKI. Tetaplah melapor ke Konsulat Jenderal RI/Kedutaan Besar RI sekalipun Anda tidak memegang dokumen atau sali- nannya (karena ditahan oleh agen atau majikan).

Apabila Anda kabur tanpa melapor ke Kedutaan Besar, Anda dapat terjebak dalam perdagangan

manusia (berpindah-pindah majikan secara ilegal karena tanpa kelengkapan dokumen, misalnya:

kontrak kerja) - dan hak-hak Anda sebagai TKI berkurang.

Apabila Dokumen Anda Belum Lengkap....

Apabila dokumen Anda belum lengkap, tundalah kebe

• rangkatan! Ketidaklengkapan dokumen

akan menyulitkan Anda pada saat pemeriksaan kelengkapan dokumen di negara tujuan (peme- riksaan Imigrasi di Airport/Perbatasan negara, pemeriksaan oleh Polisi Negara setempat). Anda juga terancam dipulangkan kembali (deportasi) ke Indonesia.

Apabila dokumen Anda tidak lengkap, maka hak-hak Anda sebagai pekerja di luar negeri akan

• berkurang.

Jadi, pastikan Anda memegang dokumen asli, minimal fotokopi dari dokumen tersebut, dan pasti- kan dokumen tersebut bersama Anda/mudah Anda dapatkan saat dibutuhkan.

(24)

1

2

3

4 5

Aku Berhak Mendapat Informasi HIV dan AIDS..!

(25)

6 7

8

9

Dan tiba-tiba saja, Pinem dikucilkan oleh kawan- 10

kawannya di penampungan. Mereka bahkan menolak duduk makan bersama dengannya..

(26)

P e m b e l a j a r a n

P

inem hanyalah ibu rumah tangga biasa, namun ia terkena HIV. Kisah Pinem meng- gambarkan realitas kasus HIV dan AIDS yang memakan korban bukan hanya mereka yang bergonta ganti pasangan, ataupun pengguna narkoba dengan jarum suntik. Pinem tidak pernah mengira bahwa ia akan terinfeksi HIV dari suami- nya. Ternyata, suaminya pernah berhubungan seks dengan orang lain sewaktu bekerja sebagai TKI di luar negeri.

Apa itu HIV? Apa itu AIDS?

HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, yaitu virus yang menyerang sistem keke- balan tubuh manusia. Jika seseorang terinfeksi HIV, lambat laun ia akan mengalami AIDS : Acquired Immuno Deficiency Syndrome; kumpulan gejala yang ditimbulkan melemahnya sistem kekebalan tubuh.

HIV menyerang siapa saja -

termasuk saya!

Padahal saya

setia dengan sua-

mi saya, lho! Kok

bisa? Baca sendiri

ya..

(27)

Bagaimana HIV ditularkan?

Penularan HIV terjadi jika ada kontak atau masuknya cairan tubuh yang mengandung HIV, yaitu :

Melalui hubungan seksual dengan seseorang 1.

yang mengidap HIV baik secara seks vaginal maupun anal.

Melalui tranfusi darah dan transplantasi organ 2.

yang tercemar HIV. Transfusi darah yang terce- mar HIV pasti membuat orang yang menerima darah tersebut tertular HIV karena virus lang- sung masuk ke dalam sistem peredaran darah penerima.

Melalui alat/jarum suntik atau alat tusuk lain- 3. nya (akupuntur, tindik, tatto) yang tercemar

oleh HIV. Oleh sebab itu pemakaian jarum suntik secara bersama-sama oleh para pecandu narkotika akan mempermudah penularan HIV di antara mereka bila salah satu di antara mereka merupakan pengidap HIV.

Pemindahan dari ibu hamil yang mengidap HIV 4. kepada janin yang dikandungnya, anak yang

dilahirkan dan melalui pemberian ASI.

Seks anal

jarum suntik

ibu ke anak transfusi darah

Seks vaginal

(28)

Jadi, HIV TIDAK ditularkan melalui...

HIV mudah mati di luar tubuh manusia, oleh se- bab itu HIV tidak dapat ditularkan melalui kontak sosial sehari-hari seperti:

Bersentuhan dengan pengidap HIV.

1.

Berjabat tangan.

2.

Bersentuhan dengan pakaian dan barang- 3. barang bekas pakai orang dengan HIV atau

sudah AIDS.

Bersin atau batuk-batuk orang dengan HIV 4.

atau sudah AIDS di depan kita.

Berciuman kering.

5. Melalui makanan dan minuman.

6.

Berenang bersama di kolam renang.

7. Menggunakan WC yang sama dengan 8.

pengidap HIV.

Melalui gigitan nyamuk atau serangga lain.

9.

Gigitan nyamuk

bersalaman

terpapar batuk

Jadi, tidak perlu mengucilkan orang yang terkena HIV...!

Termasuk Pinem!

berpelukan

(29)

Bagaimana Prinsip-Prinsip Pemeriksaan HIV?

Pemeriksaan HIV dilakukan oleh penye- dia layanan kesehatan berdasarkan 3 C (Counseling, Concent, dan Confiden- tial) atau : melalui konseling, berdasar- kan persetujuan pasien, dan menjamin kerahasiaan pasien.

Mengumumkan hasil tes kesehatan secara terbuka di papan pengumuman seperti yang dialami Pinem melanggar KERAHASIAAN, yang menjadi hak setiap klien. Kerahasiaan harus dijamin dalam pemeriksaan HIV.

Hasil tes kesehatan saya bersifat

RAHASIA, jadi, tidak

boleh dipasang di

papan pengumu-

man! Dan apapun

hasilnya, saya ber-

hak mendapatkan

formulir hasil ke-

sehatan saya! Itu

kan dokumen milik

saya!

(30)

Bagaimana Prosedur Pemeriksaan HIV?

Pemeriksaan HIV dilakukan secara SUKARELA dengan tahap-tahap sebagai berikut:

Konseling sebelum testing

1. penandatanganan persetujuan (informed consent) 2.

Testing HIV

3. Konseling pasca testing 4.

Pelayanan dukungan berkelanjutan 5.

Jika Anda Dinyatakan UNFIT karena HIV, Apa Yang Sebaiknya Dilakukan?

Hasil UNFIT bukan akhir segalanya! Secara umum, hal berikut bisa Anda lakukan.

Mintalah formulir hasil tes kesehatan kepada petugas kesehatan, karena itu hak milik Anda yang

bersifat RAHASIA.

Tanyakan petugas kesehatan yang memeriksa Calon TKI, di mana Anda bisa mendapatkan layan-

an konseling dan terapi ARV. Saat ini ada sekitar 500 rumah sakit dan puskesmas yang sudah dilatih untuk melayani konseling dan terapi ARV.

Jika perlu, mintalah teman yang dipercaya untuk men-

dampingi selama proses konseling dan pemeriksaan lanjutan.

Tetap

• berpikir positif dan optimis, disiplin dalam pengobatan, dan makan makanan bergizi. Juga jauhi perilaku yang dapat menularkan atau tertular HIV.t

Apa itu Terapi ARV?

Terapi Anti Retro Viral (ARV) yaitu terapi yang bertujuan menghambat perkembangbiakan virus sehingga kekebalan tubuh kita masih dapat berfungsi.

(31)

Saya berhak menda- pat konseling

sebelum dan sesu- dah tes HIV! Walau saya hidup dengan HIV, saya tetap pu- nya hak bekerja seperti orang yang tidak HIV..!

Saya juga berhak mendapat pengo- batan HIV dengan terapi ARV.

Sekarang sudah banyak rumah sakit dan puskesmas yang melayani terapi ARV.

Berobat sajalah dari sekarang, mumpung obatnya gratis..!

Bergabunglah dengan kelompok Dukungan Sebaya yang

Anda sukai. Adanya dukungan sebaya dapat membantu Anda bersikap optimis dan hidup lebih sehat.

Orang Dengan HIV /AIDS bisa Tetap Bekerja!

Berkaitan dengan hak asasi manusia, maka Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) juga berhak untuk bekerja dan bebas dari diskriminasi di hadapan hukum sebagaimana dirilis dalam Panduan Internasional tentang HIV/AIDS dan Hak Asasi Ma- nusia tahun 2006 serta Rekomendasi ILO No.200 tahun 2010 tentang HIV dan AIDS di Dunia Kerja.

(32)

30

Masa Penempatan

(33)

1

2 3

4 5

6 7

Aku Harus Melapor ke Konjen RI Jika Alami Masalah...!

(34)

8 9

10

11 12

13 14

(35)

33

15

16

17

18

19 20

(36)

P e m b e l a j a r a n

Jika mengalami masalah di tempat bekerja,

1. laporkan ke Konsulat Jenderal RI (KJRI)/Kedutaan

Besar RI setempat (lihat halaman 21). Pastikan TKI memegang semua dokumen asli (atau minimal salinannya) yang dibutuhkan (kontrak kerja, paspor, visa kerja, dan bukti keikutsertaan asuransi) saat bekerja. Kelengkapan dokumen akan membantu proses penanganan kasus yang dialami TKI.

Jika mengalami kasu

2. s kekerasan dan atau pelanggaran hak lain seperti: gaji tidak dibayar dan pelecehan seksual, laporkan kasus tersebut ke Konjen RI/Kedubes RI setempat dengan memba- wa semua dokumen lengkap. Kelengkapan dokumen diperlukan dalam membuat laporan resmi ke kepolisian.

Jangan mudah percaya

3. dengan orang yang menawarkan jasa, tanpa mengetahui identitasnya dengan jelas.

Hubungi Agen setempat

4. , jika mengalami pelanggaran kontrak kerja, seperti: gaji tidak dibayar, atau dibayar tidak secara semestinya. Fungsi Agen adalah memastikan hak-hak korban termasuk gaji terpenuhi sesuai kontrak kerja.

Pastikan Agen sudah me

5. ndaftarkan TKI sebagai peserta asuransi kesehatan dan keselamatan kerja.

Selain mengoptimalkan KJRI sebagai pusat layanan pengaduan TKI di luar negeri, tindakan 6. proaktif pemerintah dalam melindungi TKI akan sangat berguna. Sebagai contoh, salah satu

bentuk kepedulian Pemerintah RI terhadap TKI di Malaysia yaitu dengan mengadakan pendaf- taran ulang sehingga TKI ilegal mendapatkan dokumen resmi. Dengan demikian, TKI tersebut tidak terjaring razia polisi Malaysia.

(37)

35

1

2 3

4 5

6 Cegah AIDS Selagi Bisa!

(38)

7 8

9 10

11 12

13 14

Dan sejak pertemuan itu, hubungan Endah dan Rudi semakin dekat..

(39)

15

16

17

18

19 20

Endah dan Rudi pun berkali-kali berhubungan

seks tanpa kondom..

(40)

21 22

23

Endah tertular HIV melalui perilaku seks tidak aman. Mereka ber- hubungan seks tanpa kondom,

padahal pasangannya punya banyak pasangan! Risiko tertular HIV semakin besar jika pasangan-

nya juga pemakai narkoba suntik!

Hasil tes kesehatan juga masih dipasang terbuka di papan pengumuman...itu TIDAK BOLEH!

(41)

P e m b e l a j a r a n

P

erilaku seksual merupakan salah satu penyebab utama penularan HIV. Berdasarkan pola penu- laran HIV seperti dipaparkan di hal 25, maka terdapat orang-orang yang berperilaku risiko tinggi untuk terinfeksi HIV, yaitu :

Perempuan dan laki-laki yang berganti-ganti pasangan seksual, beserta pasangan mereka.

Pekerja seks, serta pelanggannya.

• Laki-laki dan perempuan yang melakukan hubungan seksual anal.

Pengguna narkotika dengan suntik yang menggunakan jarum suntik secara bersama dan tidak

disterilkan.

Pencegahan Penularan HIV Melalui Kontak Seksual

Perilaku seksual merupakan salah satu penyebab utama penularan HIV. Maka, setiap orang perlu menerapkan perilaku seksual yang aman dan bertanggung jawab, yaitu :

Tidak melakukan hubungan seksual.

• Hanya melakukan hubungan seksual dengan satu orang dan saling setia.

Apabila salah satu pasangan sudah terinfeksi HIV atau tidak dapat saling setia, gunakan kondom

secara benar setiap kali berhubungan seksual.

Jika pasanganmu pernah memakai narkoba, pastikan selalu memakai kondom setiap berhubu-

ngan seksual.

Jika Anda atau pasangan menderita penyakit kelamin (Infeksi Menular Seksual), berobatlah ke

dokter hingga sembuh. Penyakit kelamin meningkatkan risiko penularan HIV.

Kondom merupakan alat berbahan dasar latex yang berfungsi sebagai alat kontrasepsi dan sekali- gus pencegah penularan Infeksi Menular Seksual serta HIV.

(42)

Pulang ke Tanah Air....

(43)

1

2 3

4

5 Aku Waspada Atas Segala Bentuk Pemerasan!

Karena dipaksa, Ida terpaksa ikut.

Begitu ia melihat ada penumpang lain di dalam mobil, Ida sedikit lega..

(44)

6

7

8

9

(45)

P e m b e l a j a r a n

A

pa yang dialami Ida dan teman-temannya diadaptasi dari berbagai cerita mengenai maraknya pemerasan TKI dalam perjalanan pulang. Modusnya pun beraneka ragam.

Modus yang sering terjadi di antaranya:

Beroperasi sebagai calo

yang merayu TKI untuk keluar dari Terminal 2, di mana mereka

menunggu pemberangkatan bis menuju Terminal 3. Dalihnya agar lebih cepat, karena menung- gu di sini bisa 2-3 jam. BNP2TKI bahkan pernah menangkap calo bandara yang sedang memeras seorang TKI di terminal 2. TKI tersebut dirayu untuk pulang dengan jalur cepat karena ada ban- tuan aparat keamanan.

Beroperasi sebagai money changer liar.

Modusnya, pelaku mengaku sebagai petugas yang

akan mengecek kepulangan TKI. Ujung-ujungnya, pelaku meminta TKI menyerahkan cek, dolar, atau riyal. Alasannya, demi keamanan TKI di jalan. Tentu saja nilai yang dibayarkan dengan kurs paksaan sehingga turun sampai 30%. Karena itu, setiap beraksi, pelaku bisa meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah. Sebagai imbalan, karena telah berhenti di pos itu, pelaku akan mem- beri uang jasa kepada awak angkutan sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 850 ribu.

Bagi keluarga TKI yang akan menjemput juga bukan perkara mudah. Untuk bisa bertemu TKI,

mereka kerap kali dikenai pungutan liar dari oknum petugas.

Di terminal 2, angkutan menuju ke Gedung Pendataan Kepulangan TKI di Selapajang sebenarnya

telah disiapkan GRATIS buat TKI, namun masih ada oknum yang memanfaatkan peluang. Untuk

(46)

itu TKI diminta berhati-hati dan tidak memberi bayaran yang tidak wajar kepada oknum tersebut.

A

gar tidak menjadi bulan-bulanan pelaku pemerasan, TKI sebaiknya menyimpan sebagian besar uangnya di bank atau mengirimkannya kepada keluarga. Selain itu, bagi TKI yang mengalami pemerasan dapat menghubungi BNP2TKI via sms 085289843948 & 081388942888.

SMS Pengaduan BNP2TKI:

085289843948 081388942888

(47)

45

1 2 3

4

5 6

Aku Mendapat Dukungan Meski Aku Hidup Dengan HIV...!

(48)

46

7

8 9

10

11

12

Di Jakarta, Inah sudah ditunggu beberapa orang dari LSM yang mengetahui kasusnya dari

pemerintah..

(49)

47

13 14

15

16 17

18 19

(50)

20

21

22 48

Walau aku hidup dengan HIV, masih ada kawan yang mendukung aku...!

Mulai sekarang aku mesti makan makanan sehat,

dan rajin minum ARV!

Supaya tubuhku tetap

sehat, dan bisa bekerja!

(51)

P e m b e l a j a r a n

D

apatkan informasi HIV dan AIDS sedini mungkin. Jika Anda pernah berperilaku yang berisiko tertular HIV, segera kunjungi penyedia layanan VCT (Voluntary Counsel- ing and Testing) di rumah sakit atau klinik terdekat.

D

alam kasus Inah, yang ketika berangkat dinyatakan FIT tapi kemudian diketahui HIV positif, hal itu disebabkan:

Ketika dites HIV sebelum berangkat, Inah masih berada

pada “Tahap Jendela”. Pada tahap ini, meskipun Inah sudah terkena HIV, namun hasil tes HIV masih negatif alias FIT. Tahap Jendela ini berkisar 0-6 bulan. (lihat bagan Tahapan Sejak Tahap Terinfeksi HIV hingga Tahap AIDS) Lakukan tes HIV segera setelah Tahap Jendela terlewati. Hal ini penting agar kebutuhan pengobatan ARV (Anti Retro Viral) dapat diketahui sesegera mungkin. Saat ini, setiap ODHA dapat mengakses pengobatan ARV secara gratis. Pengobatan dengan ARV dapat menghambat perkembangan virus, sehingga dapat mencegah percepatan sampai ke tahap AIDS. Sekitar 500 rumah sakit dan puskesmas juga sudah ditunjuk untuk memberikan layanan ARV dan pemeriksaan CD4.

6 bulan setelah perilaku berisiko, segera Tes HIV!

Atau datangi klinik de-

ngan layanan VCT

yang terdekat...!

(52)

Tahap Jendela 0-6 bulan

HIV Positif Tanpa Gejala 6 bulan -10 tahun

Masuk Tahap AIDS gejala awal; hilang selera makan, demam, keringat berlebih, diare

Muncul berbagai penyakit akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh (AIDS); kanker kulit, radang

paru-paru, radang otak, infeksi usus, dan lain-lain

TAHAPAN SEJAK

TAHAP TERINFEKSI HIV HINGGA

TAHAP AIDS

Tes HIV di tahap ini hasil- nya negatif (FIT)

(53)

Apa itu CD4?

CD4 adalah salah satu jenis protein pada sel darah putih manusia, berguna untuk melawan bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh manusia. Pada manusia sehat, nilai CD4 berkisar 1400 -1500.

Sedangkan pada orang yang terinfeksi HIV pada tahap AIDS nilai CD4 bisa kurang dari 200 bahkan bisa terus menurun hingga nol...! Pada saat itulah, muncul berbagai penyakit akibat berkurangnya sistem kekebalan tubuh (yuk, lihat bagan di halaman 50).

Jenis-jenis Pelayanan Terkait HIV dan AIDS:

Bagian dari penanggulangan HIV dan AIDS adalah penyediaan layanan-layanan masyarakat selain Komunikasi Informasi dan Edukasi.

VCT (

1. Konseling dan Testing Sukarela) : VCT adalah konseling dan tes HIV yang dilakukan secara sukarela untuk mengetahui status HIV seseorang, dikenal juga sebagai Konseling Testing secara Sukarela (KTS). Tes ini merupakan pengambilan darah dan pemeriksaan laboratorium yang harus disertai konseling. KTS dilaksanakan dengan prinsip : kerahasiaan terjamin, ada persetujuan pasien, dan melalui konseling.

PPTCT (

2. Pencegahan Penularan dari Orangtua ke Anak): merupakan pelayanan yang dikhususkan terhadap para ibu yang terinfeksi HIV. Seorang ibu hamil dengan HIV positif rentan menularkan terhadap janinnya. Penularan ini dapat terjadi saat kehamilan sampai proses kelahiran, sehingga ibu sangat perlu pendampingan dan penanganan khusus melalui pelayanan PPTCT.

PITC (

3. Inisiatif Tes dan Konseling dari Penyedia Layanan Kesehatan): PITC adalah layanan test-

(54)

ing dan konseling yang dilakukan petugas kesehatan secara aktif kepada mereka yang diperkirakan membutuhkan.

CST (

4. Dukungan, Perawatan dan Pengobatan): merupakan pelayan- an pemberian dukungan kepada orang yang berstatus HIV positif.

Pelayanan ini akan diberikan setelah seseorang dinyatakan HIV positif. Setelah tes, seseorang yang HIV positif akan dirujuk ke CST dan manajer kasus di CST akan menawarkan beberapa dukungan dan layanan, misalnya: pemeriksaan laboratorium terkait dengan

tingkat CD4, kadar virus, SGPT, SGOT dan lain-lain. Dukungan terapi ARV (Anti Retro Viral) akan diberikan dalam pelayan- an CST. Selain dukungan medis, bila yang bersangkutan mem- butuhkan, dapat memperoleh dukungan sosial atau spiritual beserta layanan-layanan lain yang ada di masyarakat. Du- kungan sosial termasuk di antaranya melalui kelompok dukungan sebaya untuk Orang Dengan HIV/AIDS.

Pelayanan HIV dan AIDS seperti VCT dan PPTCT bisa ditemui di 500 rumah sakit dan

puskesmas di Indonesia..!

Tes HIV di sana terjamin KERAHASIAANNYA, tidak ada unsur paksaan, dan pasti

melalui Konseling...!

(55)

53

Tes HIV:

5. Tes HIV merupakan satu-satunya cara untuk mengetahui apakah seseorang terkena HIV atau tidak. Tes HIV sebaiknya dilakukan setelah melewati Tahap Jendela, atau sekitar 6 bulan sejak berperilaku yang berisiko tertular HIV. Tahap Jendela ini seringkali diabaikan dalam peme- riksaan HIV pada Calon TKI.

Setelah hasil tes HIV diketahui positif, selanjutnya aku men-

jalani pemeriksaan laboratorium.

Pemeriksaan ini bagian dari Dukungan, Perawa- tan dan Pengobatan untuk orang yang HIV

positif...!

(56)

“Keuntungan” Mengetahui HIV Positif sebelum berangkat...

Bagi Calon TKI, pastilah sangat kecewa saat mengetahui di-

rinya HIV positif sebelum berangkat. Namun di sisi lain, hal itu berarti dirinya terhindar dari kemungkinan deportasi karena diketahui HIV positif sewaktu penempatan. TKI yang pulang sebelum kontrak berakhir, biasanya akan dimintai ganti rugi oleh agen yang memberangkatkannya. Padahal TKI tersebut juga sudah menanggung beban karena terkena HIV.

Semakin cepat seseorang mengetahui statusnya HIV positif,

• semakin cepat diketahui kebutuhan mengenai pengobatan ARV. Mengakses ARV di dalam negeri juga lebih mudah dan gratis ketimbang di luar negeri.

Jika seseorang mengetahui statusnya HIV positif

sebelum

mendaftar sebagai Calon TKI, dia dapat mempertimbangkan ulang keinginannya menjadi TKI. Jangan sampai terjadi, se- telah mengeluarkan banyak biaya, ternyata tidak jadi berang- kat karena UNFIT. Meskipun setiap ODHA punya hak yang sama untuk bekerja, namun di banyak negara tujuan, “bebas HIV” masih menjadi persyaratan.

Semakin cepat kita mengetahui status HIV

positif, semakin cepat diketahui kebutuhan

pengobatan ARV!

(57)

Apa Yang Dapat Dilakukan Bila Terinfeksi HIV?

Mintalah petugas kesehatan memberi rujukan di mana dapat mengakses layanan pemeriksaan

menyeluruh terkait HIV (konseling, pemeriksaan CD4, terapi ARV). Saat ini terdapat sekitar 500 rumah sakit dan puskesmas di seluruh propinsi di Indonesia yang telah dilatih untuk memberi layanan konseling dan terapi ARV.

Jika perlu, mintalah teman yang dipercaya untuk mendampingi selama

proses konseling dan pemeriksaan lanjutan.

Tetap

• berpikir positif dan optimis, disiplin dalam pengobatan, dan makan makanan bergizi. Juga jauhi perilaku yang dapat menularkan atau tertu- lar HIV.t

Bergabunglah dengan kelompok Dukungan Sebaya yang Anda sukai.

Adanya dukungan sebaya dapat membantu Anda bersikap optimis dan hidup lebih sehat.

Dukungan keluarga sangatlah penting. Jika

Anda membutuhkan dukungan keluarga, mintalah bantuan komunitas, LSM yang mema- hami HIV dan AIDS, atau petugas medis, untuk membantu menjelaskan kondisi Anda kepada keluarga.

Aku harus banyak

makan sehat!

Dan minum ARV teratur..!

(58)

Kantor

Perwakilan Alamat No. Telepon Kantor

Perwakilan Alamat No. Telepon

Bahrain Palace Alm, Al Seef Distrik Build- ing 270, Road 2808, Block 428, Bahrain

+97317 564121 Kuwait Kaifan Block 6, Al Andalus Street, House no. 29, 13076 Safat, Kuwait

+965 483 9927 +965 483 9953

Brunei Darus-

salam Simpamg 528, Lot 4498, Kg. Sungai Hanching Baru, Jalan Muara, Ban- dar Sri Begawan, Brunei Darus- salam

+673 233 0180

+673 233 0358 Malaysia,

Johor Baru No 46, Jalan Taat, off Jalan Tun Abdulr Razak, 80100, Johor Baru, Malaysia

+60 1 221 2000 +60 1 975 47807

Hongkong 6-8 Keswick Street, Causeway Bay, Hongkong

+852 3651 0200

+852 2890 4421 Malaysia,

Kota Kinabalu Lorong Kema- juan, Kara- munsing, 88817 Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia

+60 88 218 600 +60 88 218 258

Jordania Sixth Circle, South Um-Uthania 44 Feisal Bin Ab- dul Aziz Street, Amman 11181, Jordania

+962 6 5538911

+962 6 552912 Malaysia,

Kuala Lumpur No 233 Jalan Tun Razak, 50400 Kuala Lumpur, Malay- sia

+60 3 2116 4000 +60 3 2116 4016

Kalau aku mengalami masalah di negara penempatan, aku bisa menghubungi Kantor Perwakilan RI di...

(59)

Kantor

Perwakilan Alamat No. Telepon Kantor

Perwakilan Alamat No. Telepon

Malaysia,

Kuching Tingkat 6, Bangu- nan Binamas no1, Jalan Padungan, 93100, Kuching Sawarak, Malay- sia

+60 82 241 734

+60 82 421 734 Malaysia,

Penang 467, Jl. Burma 10350

Penang, Malay- sia

+60 4 227 4686 +60 4 226 7412

Qatar House No 1, Al Maahed Street Al salata Al Jadeeda, Doha, Qatar

+974 465 7945

+974 466 4981 Saudi Arabia,

Jeddah Al Mualifin Street, Al Re- hab District/5 Jeddah, Saudi Arabia

+966 2 671 1271

Saudi Arabia,

Riyadh Riyadh Diplomatic Quarter Amru Bin Umayah, Al- Dhomri Road Riyadh 11693, Saudi Arabia

+966 1 488 2800

+966 1 488 2131 Singapore 7 Chatsworth RoadSingapore 249761

+65 6737 7422

Uni Emirat Arab, Abu Dhabi

Zone 2, Sector 79, Villa No. 474, Sultan Bin Zayed Street (Str.32) Al Bateen Area, Abu Dhabi, UEA

+971 2 445 448 Uni Emirat Arab, Dubai

Al Mina Road, Villa No. 1, Com- munity 322/2A Al Hudaiba, Dubai, UEA

+971 4 398 5666

(60)

Untuk informasi lebih lanjut, aku bisa menghubungi...

Komisi Penanggulangan AIDS

Nasional (KPAN) Menara Topas Lantai 9 Jl. MH Thamrin Kav. 9 Jakarta Indonesia 10330

+62.21.3901758 Fax: +62.21.3902665

http://www.aidsindonesia.or.id/

Komisi Penanggulangan AIDS

Propinsi dan Daerah Berkantor di kantor Pemerintah Propinsi dan Daerah masing-masing

BNP2TKI Jl MT Haryono Kav 52 Jakarta http://www.bnp2tki.go.id/

BNP2TKI Crisis Center Tel /fax: 021- 7981 277

Bagian Perlindungan [email protected] Pengaduan Pemerasan 085289843948 / 081388942888

(sms) Serikat Buruh Migran Indonesia

(SBMI) Jl Cipinang Kebembem Raya no. 10 ,

RT 05, RW 07, Cipinang, jakarta 13230 Tel; (021) 4756113

E-mail: [email protected] Rumah Sakit POLRI (Untuk masalah kesehatan) 021-809 3288

Kantor Kementrian Sosial (Untuk masalah mental dan sosial) 021-316 0065 Bareskrim Mabes Polri -

Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA)

(Untuk pengaduan masalah perda-

gangan manusia) 021-7256 085

Kemenakertrans HOTLINE Tel/SMS:

0821 24 333 888 / 0821 24 333 999 Fax: 021-52902045

Kementrian Negara Pember- dayaan Perempuan dan Perlin- dungan Anak (KPP-PA)

(Untuk pengaduan masalah kekerasan

terhadap perempuan dan anak) Tel/fax: 021- 3517038 Pendidikan kesehatan seksual

dan informasi serta konsultasi Infeksi Menular Seksual

www.sexxie.tv 58

(61)

Daftar Kontak Tambahan

(tambahan daftar kontak lain yang aku butuhkan)

Nama Alamat No. Telepon

(62)

Apa lagi pembelajaran dari komik ini menurut Anda?

Tambahkan di bawah ini..

(63)
(64)

Referensi

Dokumen terkait

Komponen Inti untuk Layanan Komprehensif Resiko HIV- AIDS Keluarga Perawatan anak Keuangan Legalitas Edukasi Ketrampilan Kesehatan Medikasi Konseling kelompok/ individual Dasar

Seks Lelaki (LSL) tentang HIV/AIDS dan VCT dalam peningkatan demand pada pelayanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) di Klinik IMS dan VCT Puskesmas Teladan

Pirngadi Medan dan Dinas Kesehatan Kota Medan hendaknya dapat menggunakan HBM untuk pencegahan HIV/AIDS dan mengembangkan kampanye komunikasi untuk meningkatkan pemanfaatan

Pengaruh Demografi dan Pengetahuan PSK tentang HIV/AIDS terhadap Pemanfaatan pelayanan Klinik VCT Komite Penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Toba Samosir.. AIDS & PMS

Data kasus HIV/AIDS yang telah diperoleh merupakan dampak dari meningkatnya jumlah klinik VCT yang melayani konseling dan pemeriksaan HIV/AIDS.. Penelitian ini

potensi hambatan terhadap pemanfaatan layanan VCT (Voluntary Counseling And Testing) HIV/AIDS. 2) Tempat penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Poncol Kota

Ministry of Health and Family Welfare (2001) Government of India HIV Testing Manual National AIDS Control

Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) merupakan kegiatan yang dikembangkan secara khusus dalam penyediaan informasi mengenai HIV/AIDS, Napza, risiko penularan HIV (berbagi