RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN( RPP)
Satuan Pendidikan : SD Negeri Tonggondoa Kelas / Semester : IV (Empat) / 1
Tema 1 : Indahnya Kebersamaan
Sub Tema 1 : Keberagaman Budaya Bangsaku
Pembelajaran : 5
Alokasi Waktu : 10 Menit A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Dengan membaca teks tentang Rimpu Suku Mbojo, siswa mampu menjelaskan keragaman sosial dan budaya provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia secara tertulis dan lisan secara terperinci.
2. Dengan membaca teks tentang Rimpu Suku Mbojo, siswa mampu menyajikan keragaman sosial dan budaya provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia secara tertulis dan lisan secara terperinci.
B. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu Pendahuluan Guru memberikan salam pembuka ,mengajak siswa
berdo’a dipimpin oleh siswa,menanyakan khabar dan memotivasi siswa.Religius
Guru mengecek absensi,menyampaikan Topik Pembelajaran mengaitkan Topik dengan kehidupan sehari-hari
Guru Menginformasikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan di capai. Integritas
Guru menyampaikan apersepsi,info skenario pembelajaran,info ttg instrumen penilaian
2 menit
Inti Guru memberikan rangsangan materi pembelajaran sebelum menyajikan keberagaman di wilayah sekitar, identifikasi apa saja yg berbeda yg memunculkan keberagaman sosial dan budaya kemudian mengumpulkan data contoh dari keberagaman sosial dan budaya Communication
Langkah kita menghadapi keberagaman tersebut adalah menerima perbedaan sebagai rahmat Tuhan,saling menghargai dan menghormati,
6 menit
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Toleransi,BHINNEKA TUNGGAL IKA,maka akan
tercipta kehidupan yang harmonis. Nasionalis
Siswa membaca dalam hati (membaca senyap) ttg teks Rimpu Mbojo bagi siswa yg lancar membaca sedangkan bagi siswa yg krg lancar baca di berikan gambar utk di tanggapi dan di amati (Literasi/
Mengkomunikasikan)
Guru dan siswa menarik kesimpulan ttg materi pembelajaran .Kolaborasi
Metode : Ceramah, Tanya jawab, demonstrasi dan Penugasan
Sumber : Buku siswa K13 revisi 2017 hal. 58-65 Buku Guru K13 revisi 2017 hal 52-58 Penutup 1. Refleksi Pembelajaran
2. Guru memberikan kesimpulan materi dan penguatan kepada siswa
3. Siswa diberikan tugas mencatat 2 lagu daerah Bima.
Dan guru menyanyikan lagu daerah Bima ”DAMBE- DAMBE” untuk menumbuhkan rasa nasionalisme persatuan, dan toleransi bila waktu memungkinkan.
4. Salam dan do’a penutup di pimpin oleh salah satu siswa.
2 menit
C. PENILAIAN (ASESMEN)
Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan sesuai kebutuhan guru yaitu dari pengamatan sikap, tes pengetahuan dan presentasi unjuk kerja atau hasil karya/projek dengan rubrik penilaian.
Tonggondoa, ………….. 2022 Guru Kelas 4
RAHMAH, S.Pd NIP. 19711001 199203 2 009
LAMPIRAN
Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil penilaian digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran.
Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan sesuai kebutuhan guru yaitu dari pengamatan sikap, tes pengetahuan dan presentasi unjuk kerja atau hasil karya/projek dengan rubric penilaian sebagai berikut.
Penilaian Sikap
No Nama
Perubahan tingkah laku
Santun Peduli Tanggung Jawab K C B SB K C B SB K C B SB 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 ...
2 ...
3 ………..
4 ………..
5 ………..
Dst ………..
Keterangan:
K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4 1. IPS
Tulisan dan presentasi tentang keragaman sosial dan budaya di provinsi masing-masing dinilai dengan rubrik.
Kriteria Sangat Baik (4)
Baik (3)
Cukup (2)
Perlu Pendampingan
(1) Struktur
Presentasi
Presentasi memuat pembukaan, inti dan penutup serta dikomunikasikan secara runtut.
Presentasi memuat pembukaan atau penutup dan inti serta dikomunikasikan secara runtut.
Presentasi hanya memuat inti dan disampaikan dengan runtut
Presentasi hanya memiliki pembuka atau penutup saja.
Tema Seluruh
gagasan pokok dan gagasan pendukung sesuai dengan tema.
Sebagian besar gagasan pokok dan gagasan pendukung sesuai dengan tema.
Sebagian kecil gagasan pokok dan gagasan pendukung sesuai dengan tema.
Gagasan pokok
dan gagasan pendukung tidak
sesuai tema.
Fakta Pendukung
Seluruh fakta tentang
keragaman sosial dan budaya yang terdapat di lingkungan provinsi masingmasing disajikan dengan benar.
Sebagian besar fakta tentang keragaman sosial dan budaya yang terdapat di lingkungan provinsi masingmasing disajikan dengan benar.
Sebagian kecil fakta tentang keragaman sosial dan budaya yang terdapat di lingkungan provinsi masingmasing disajikan dengan benar.
Fakta tentang keragaman sosial dan budaya yang terdapat di lingkungan provinsi masingmasing tidak
benar.
Bahan Bacaan
RIMPU MBOJO
RIMPU adalah nama pakaian asal suku mbojo, pulau Sumbawa,Nusa Tenggara Barat.
RIMPU adalah memakai sarung dengan melingkarkannya pada kepala dimana yang terlihat hanya wajah pemakainya dengan menggunakan sarung.Kebudayaan RIMPU merupakan salah satu keberagaman budaya masyarakat Dompu Bima.
Umumnya kaum perempuan memakai RIMPU untuk menutup auratnya sebagaimana
ajaran Islam mengajarkan bahwa setiap kaum perempuan yang sudah aqil balik harus menutup aurat di hadapan orang yang bukan muhrimnya.
Ada dua jenis busana rimpu yang di gunakan oleh perempuan Dompu-Mbojo, Bagi perempuan yang belum menikah memakai busana rimpu hanya kelihatan bagian mata dan telapak tangannya saja, sedangkan bagi perempuan yang sudah menikah atau berkeluarga memakai busana RIMPU boleh kelihatan bagian wajah.
Adanya perbedaan penggunaan RIMPU antara yang masih gadis dengan yang telah bersuami, sebenarnya secara tidak langsung menjelaskan pada masyarakat terutama kaum pria tentang status wanita, apakah wanita tersebut sudah berkeluarga atau masih gadis, itulah yang unik dari budaya RIMPU suku mbojo tersebut.
Keunikan dari budaya berbusana suku mbojo tersebut harus tetap di lestarikan, agar tidak punah sehingga generasi selanjutnya tahu bahwa makna dari berbusana RIMPU.
Busana RIMPU menjadi salah satu budaya berbusana suku mbojo yang sekarang hampir punah,hal itu di sebabkan karena masyarakat Dompu-Bima sudah jarang menggunakan RIMPU untuk menutup aurat,ini disebabkan karena sudah banyak busana penutup aurat yang lebih moderen yang bermunculan.
Ibu-ibu yang sudah menikah/berkeluarga yang dulunya selalu menggunakan RIMPU untuk berbusana menutup aurat sekarang sudah banyak yang beralih menggunakan jilbab.
Begitupun perempuan yang belum menikah seakarang tidak lagi menggunakan RIMPU, mereka memakai RIMPU pada saat ada acara atau ivent tertentu saja yang diadakan. Karena apabila memakai RIMPU, para perempuan yang masih gadis itu merasa malu sehingga mereka cenderung menggunakan jilbab untuk menutup auratnya ketimbang menggunakan RIMPU yang menjadi budaya berbusana suku Mbojo.
RIMPU merupakan sebuah budaya dalam busana masyarakat Dompu-Bima. Budaya RIMPU telah hidup dan berkembang sejak masyarakat Dompu-Bima ada.
RIMPUmerupakan cara berbusana yang mengandung nilai - nilai khas yang sejalan dengan kondisi daerah yg bernuansa Islam. RIMPU adalah cara berbusana masyarakat Dompu - Bima yang lazim menggunakan sarung khas Bima.
RIMPU ini adalah pakaian yang diperuntukkan bagi perempuan, sedangkan kaum lelakinya tidak memakai rimpu tetapi”KATENTE” (menggulungkan sarung di pinggang). RIMPU merupakan busana yang terdiri dari dua lembar sarung bertujuan menutup seluruh bagian tubuh.Satu lembar untuk menutup kepala dan tubuh,satu lembar lagi sebagai pengganti rok.
Masyarakat Dompu-Bima yang sekarang sudah berangsur melupakan budaya RIMPU, mereka lebih banyak menggunakan jilbab dengan alasan lebih praktis.
Pemerintah Kab. Dompu, Kab. Bima dan Kota Bima sengaja mengadakan acara atau ivent untuk melestarikan budaya RIMPU agar bisa tetap lestari dan di ketahui oleh semua orang.
Mudah-mudahan melalui acara melestarikan budaya tersebut kita dapat mempertahankan budaya-budaya lokal yang kini hampir punah dan bisa memperkenalkan budaya RIMPU kepada generasi-generasi sekarang sehingga mereka tidak merasa asing dengan budayanya sendiri.
Budaya berbusana RIMPU sudah mulai di perkenalkan di acara-acara atau ivent-ivent besar
seperti pada saata acara memperingati kesultanan Bima dan pada saat acara Tambora
Menyapa Dunia.Suku Mbojo harus merasa bangga memiliki cara berbusana yang berbeda
dengan dareah lain sehingga budaya berbusana RIMPU harus tetap di pertahankan sampai
kapanpun.
Soal Tes
1. Soal Tes bagi siswa yang lancar membaca
Jawablah pertanyaan berikut dengan jawaban yang benar!
1. Apa nama propinsi tempat tinggalmu?
2. Tuliskan 2 contoh keragaman sosial yang kamu ketahui di lingkungan sekitarmu!
3. Tuliskan 3 contoh keragaman budaya!
4. Apa nama pakaian adat mbojo dalam teks bacaan diatas!
Kunci jawaban :
1. Nusa Tenggara Barat
2. PNS, Petani, Nelayan, pedagang, Dokter, Sopir dll.
3. Agama, Suku, Bahasa, Pakaian adat, rumah adat, tarian dan lain-lain 4. Rimpu
2. Soal Tes bagi siswa yang belum lancar membaca
Jawablah pertanyaan berikut dengan jawaban yang benar!
1. Ceritakan nama pakaian adat yang kamu lihat dalam gambar!
2. Ceritakan perbedaan pakaian adat bagi perempuan yang belum dan sudah berkeluarga sesuai gambar diatas dengan bahasamu sendiri!
Kunci Jawaban :
1. Rimpu
2. Rimpu ada 2 macam yaitu :
a. Rimpu mpida bagi perempuan yang belum berkeluarga/gadis b. Rimpu colo bagi perempuan yang sudah berkeluarga
Lagu DAMBE-DAMBE lagu daerah dari Bima, NTB
DAMBE-DAMBE Dambe-Dambe Maita Ngaji Ngali
Talaoku Tio Rade Abu Tua Kilisai Kusarompi Mpida Dimbakokai Inamadu Mpedu
Sarompi Ede Dikandende Kai Morirawoko Inamadu Mpedu
Reff Lampa Mena Maitalao Mena Mbewa Mena Pasapu Monca Lampa Mena Maitalao Mena Mbewa Mena Pasapu Monca KEGIATAN INTI
1-PEMBERIAN RANGSANGAN…NKRI yg luas dr sabang sampai merauke -apakah status sosial kita sama?budaya kita sama? Tidak….banyak faktor yg berbeda
2-IDENTIFIKASI MASALAH-YG BEDA-ITULAH KERAGAMAN-KERAGAMAN sosiaL- KERAGAMAN budaya 3-PENGUMPULAN DATA-SOSIAL[petani,pegawai/guru,polisi,pedagang,nelayan,dokter,sopir dll -BUDAYA[agama,bahasa,baju adat,tarian,suku,rumah adat,warna kulit,lagu daerah dll
4-PENGOLAHAN DATA-perbedaan adalah rahmat Tuhan,slg hargai/hormati-toleransi- bhinneka tunggal ika 1 bgs 1 bhs,1 tanah air-
5-PEMBUKTIAN-dgn menghargai keragaman sosial,budaya akan menciptakan rasa persatuan dan kesatuan bgs, kehidupan yg harmonis ,terbina rasa toleransi.
6-MENARIK KESIMPULAN-Keragaman dan perbedaan adalah rahmat Tuhan yg patut di syukuri bkn utk dipertentangkan,dg keragaman kita wujudkan rasa persaudaraan dan persatuan di antara kita krn pada dasarnya kita adalah sama yaitu makhluk ciptaan Tuhan.Kita hrs bangga dan mencintai budaya kita sendiri dgn melestairikannya jgn sampai punah karena merupakan ciri khas dan jati diri bgs Indonesia.Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.. NKRI HARGA MATI.
DESKRIPSI RPP
RPP yang disusun ini berdasarkan Kurikulum 2013 (3 Komponen) dengan Topik Kebersamaan dalam keberagaman,Tema indahnya kebersamaan,Sub Tema Keberagaman Budaya Bangsaku untuk kelas 4 semester 1 dengan alokasi waktu 10
Menit dan muatan pembelajaran IPS.
Tema di atas telah dikembangkan ke dalam 2/dua poin penting tentang Tujuan Pembelajaran yang ingin di capai siswa yaitu :
1.Dengan membaca teks tentang Rimpu Suku Mbojo, siswa mampu menjelaskan
keragaman sosial dan budaya provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia secara tertulis dan lisan secara terperinci.
2.Dengan membaca teks tentang Rimpu Suku Mbojo, siswa mampu menyajikan keragaman sosial dan budaya provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia secara tertulis dan lisan secara terperinci.
Tujuan Pembelajaran inilah yang akan di ramu sedemikian rupa oleh guru yang akan menampilkan segala menu yang mencakup kreatifitas inovatif efekktifitas evisiensi dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang nyaman,menarik,memotivasi serta membangkitkan semangat siswa mulai kegiatan pendahuluan/awal,kegiatan inti serta kegiatan penutup
A.Kegiatan Pendahuluan yaitu dimulai dengan salam pembuka,menanyakan khabar dan memotivasi siswa ,mencek kehadiran/absensi,menginformasikan topik pembelajaran,Tujuan Pembelajaran,apersepsi,skenario pembelajaran yang akan dilaksanakan serta instrumen penilaian yang akan di gunakan.
B.Kegiatan Inti yaitu :
-Memberikan rangsangan menuju pemaparan materi bahwa NKRI adalah negara yg luas dari sabang sampai merauke -apakah status sosial kita sama?budaya kita sama?
Tidak….banyak faktor yg berbeda(Penjelasan Guru)
-Mengidentifikasi faktor-faktor yang berbeda itulah yg memunculkan keberagaman sosial dan keberagaman budaya,
-Mengumpulkan data ttg contoh contoh keberagaman sosial menyangkut status sosial dalam masyarakat ada yg PNS,petani,dokter,polisi,sopir,nelayan,pedagang,pilot,
pengusaha,tentara,fotografer,bidan dll.Sedangkan contoh keberagaman budaya antara lain agama,suku,bahasa,adat kebiasaan,lagu daerah,tarian daerah,rumah adat warna kulit dll -Mengolah unsur perbedaan sebagai sebuah rahmat Tuhan yg patut disukuri-toleransi- Bhinneka Tunggal Ika
-Terbukti dengan membina rasa saling menghargai,saling menghormati,teleransi,dan semangat Bhinneka Tunggal Ika Bangsa Indonesia adalah bangsa yang damai, aman tenteram.
-Guru menyimpulkan materi pembelajaran : Keragaman dan perbedaan adalah rahmat Tuhan yg patut di syukuri bkn utk dipertentangkan,dg keragaman kita wujudkan rasa persaudaraan dan persatuan di antara kita krn pada dasarnya kita adalah sama yaitu makhluk ciptaan Tuhan.Kita hrs bangga dan mencintai budaya kita sendiri dgn melestairikannya jgn sampai punah karena merupakan ciri khas dan jati diri bgs Indonesia.Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.. NKRI HARGA MATI.
C.Kegiatan Penutup yaitu : 1.Refleksi Pembelajaran
2.Guru memberikan kesimpulan materi dan penguatan kepada siswa 3.Siswa diberikan tugas mencatat 2 lagu daerah Bima
4.Menyanyikan lagu daerah Bima ”DAMBE-DAMBE” untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, persatuan, dan toleransi bila waktu memungkinkan.
5.Salam dan do’a penutup di pimpin oleh salah satu siswa.
Setelah melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar mulai dari awal sampai akhir pelaksanaan evaluasi dan penilaian di harapkan siswa bisa mencapai ketuntasan dalam belajar nya sebagai cermin barometer kesuksusan bagi gurunya.Guru dikatakan berhasil dalam mengajar bila output atau nilai yang di raih siswanya,bagus.Kualitas siswa adalah kualitas guru dan pendidiknya