• Tidak ada hasil yang ditemukan

IDENTIFIKASI JUDUL SOP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "IDENTIFIKASI JUDUL SOP"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

No. Tugas Fungsi Output Aspek Judul SOP

1. Laporan Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) 2. Laporan Pencapaian

Pembangunan berkelanjutan (SDGs)

3. Laporan pencapaian indikator kinerja pembangunan daerah (IKPD)

4. Laporan Evaluasi Renja 5. Laporan Penyelenggaraan

Pemerintahan Daerah Bidang Kesehatan

6. Laporan Keterangan

Pertanggungjawaban (LKPj) 7. Laporan Kinerja Instansi

Pemerintah (LKJIP) 8. Penyusunan PKP tingkat

Kabupaten

9. Penyusunan Profil Kesehatan

IDENTIFIKASI JUDUL SOP

melaksanakan sebagian tugas Sekretaris dalam pengelolaan data, sistem informasi dan

dokumentasi

mengkoordinir penyiapan bahan evaluasi dan pelaporan hasil capaian program/kegiatan dan anggaran.

A. Tersedianya data

untuk penyusunan perencanaan dan evaluasi

Pembuatan Pengumpulan Data Program/ Kegiatan Sub-Fungsi (Kegiatan)

Penyusunan Laporan Kinerja Dinas Kesehatan yang meliputi :

(2)

A. Data Kegiatan

No Nama SOP : Pengumpulan Data Program/Kegiatan 1. Jenis Kegiatan : Rutin (bulanan, tri wulan, semester, tahunan) 2. Penanggung Jawab

a. Produk : Ka Sub Bagian Perencanaan

b. Kegiatan : Sekretaris

3. Ruang lingkup : Dinas Kesehatan B. Identifikasi Kegiatan

: Pengumpulan Data Program/Kegiatan

Langkah Awal : Sekretaris menugaskan Ka Sub Bagian Perencanaan untuk mengidentifikasi jenis data yang harus dikumpulkan dari semua seksi/bidang di lingkungan Dinas Kesehatan.

Langkah Utama : Ka Sub Bagian Perencanaan membagi jenis data yang harus dikumpulkan beserta jadwal pengumpulan kepada kepala bidang

Langkah Akhir : Pejabat Fungsional mendokumentasikan data per bidang

LEMBAR KERJA

IDENTIFIKASI KEGIATAN/AKTIVITAS

Nama Kegiatan

(3)

C. IDENTIFIKASI LANGKAH

Langkah Awal : 1 Sekretaris menugaskan Ka Sub Bagian Perencanaan untuk mengidentifikasi jenis data yang harus dikumpulkan dari semua seksi/bidang

2 Kasubbag Perencanaan membagi tugas kepada pejabat fungsional untuk mengidentifikasi data setiap bidang berdasarkan

peruntukannya (jenis laporan)

3 Pejabat Fungsional membuat form pengumpulan data berdasarkan peruntukannya dan diserahkan kepada Kasubbag Perencanaan.

Langkah Utama : 4 Ka Sub Bagian Perencanaan membagi jenis data yang harus dikumpulkan beserta jadwal pengumpulan kepada kepala bidang/kepala seksi.

5 Kepala Bidang / Kepala Seksi mengumpulkan data berdasarkan form yang ditentukan kepada pejabat fungsional yang bertanggung jawab untuk masing-masing laporan.

6 Pejabat Fungsional mengumpulkan data dari semua bidang untuk diolah menjadi laporan.

Langkah Akhir : 7 Pejabat Fungsional mendokumentasikan data per bidang sesuai jenis laporan.

(4)

Draft Flowchart

Jabfung Kasubag Sekretaris Kadinkes 1. Sekretaris menugaskan Ka Sub Bagian

Perencanaan untuk mengidentifikasi jenis data yang harus dikumpulkan dari semua seksi/

bidang X

2. Kasubbag Perencanaan membagi tugas kepada pejabat fungsional untuk mengidentifikasi data setiap bidang berdasarkan peruntukannya (jenis laporan)

X

3. Pejabat Fungsional membuat form pengumpulan data berdasarkan peruntukannya dan diserahkan

kepada Kasubbag Perencanaan. X

4. Ka Sub Bagian Perencanaan membagi jenis data yang harus dikumpulkan beserta jadwal

pengumpulan kepada kepala bidang/kepala seksi.

X

5. Pejabat Fungsional mengumpulkan data dari

semua bidang untuk diolah menjadi laporan. X 6. Pejabat Fungsional mendokumentasikan data per

bidang sesuai jenis laporan. x

No. Kegiatan Pelaksana

(5)

Nomor SOP Tanggal Pembuatan Tanggal Revisi Tanggal Efektif Disahkan oleh

Dasar Hukum Kualifikasi pelaksana

1. 1.

2. 2.

3.

Keterkaitan Peralatan/perlengkapan

1. 1.

2. 2.

3. 3.

4. 4.

5.

6. LKJIP 7.

8.

Peringatan

Profil Kesehatan

Pengumpulan data harus diselesaikansesuai dengan jadwal penyusunan laporan

Renstra SKPD Pedoman Penyusunan Laporan

Laporan Pencapaian SPM Format Pengumpulan data

Laporan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Seperangkat Komputer yang dilengkapi aplikasi office (word, excell) dan sejenisnya.

Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung Nomor 24 Tahun 2020, tentang Perubahan atas Peraturan daerah

Memahami kebijakan mengenai laporan kinerja Peraturan Bupati Temanggung Nomor 56 Tahun 2020,

tentang Kedudukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Temanggung

Memiliki pemahaman tentang data Memiliki kemampuan mengolah data.

PEMERINTAH KABUPATEN TEMANGGUNG DINAS KESEHATAN

Dr. SUPARJO, M.Kes NIP. 19610731 198903 1 008

Sub Bagian Perencanaan Nama SOP Pengumpulan Data

Laporan IKPD LKPj

Profil Kesehatan

Jaringan internet

: 067/016 : 04 Januari 2021

: 20 Januari 2021

Kepala Dinas Kesehatan

(6)

Prosedur Pengumpulan Data

Jabfung Kasubag Kabid/Kasi Sekretaris Kelengkapan Waktu Output

1 Sekretaris menugaskan Ka Sub Bagian Perencanaan untuk mengidentifikasi jenis data yang harus dikumpulkan dari semua seksi/bidang

Disposisi 15 menit Disposisi

2 Kasubbag Perencanaan membagi tugas kepada pejabat fungsional untuk mengidentifikasi data setiap bidang berdasarkan peruntukannya (jenis laporan)

Disposisi 15 menit Disposisi

3 Pejabat Fungsional membuat form pengumpulan data berdasarkan peruntukannya dan diserahkan kepada Kasubbag Perencanaan.

Panduan Laporan 1 minggu Form pengumpulan data

4 Ka Sub Bagian Perencanaan membagi jenis data yang harus dikumpulkan beserta jadwal pengumpulan kepada kepala bidang/kepala seksi.

Form pengumpulan data 1 minggu Data bahan laporan

5 Kepala Bidang / Kepala Seksi

mengumpulkan data berdasarkan form yang ditentukan kepada pejabat fungsional yang bertanggung jawab untuk masing-masing laporan.

Data bahan laporan 30 menit Data bahan laporan

6 Pejabat Fungsional mengumpulkan dan memverifikasi kelengkapan data dari semua

bidang. Data bahan laporan 1 hari Data lengkap

7 Pejabat Fungsional mendokumentasikan data per bidang sesuai jenis laporan.

Dokumentasi Data

Keterangan

Pelaksana Mutu Baku

No. Kegiatan

Tidak Ya

Referensi

Dokumen terkait

Pemakai barang inventaris membuat laporan tertulis kepada Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan c/q Kepala Bagian Tata Usaha. Kepala Bagian Tata Usaha mendisposisikan ke

Bidang Pelayanan Informasi (Badan Publik) membuat laporan bulanan hasil pelaksanaan tugas pelayanan informasi publik untuk disampaikan kepada Pejabat Pengelola Informasi

339 2 GUSTI NYOMAN KALER KARDIANA AIPTU KAURKEU SUBBAGRENMIN BIDDOKKES X FORM A LAPORAN HASIL VERIFIKASI PEJABAT POLDA NTB YANG MEMBUAT LHKPN. NO N A M A PANGKAT / NRP JABATAN

Bidang Pelayanan Informasi (Badan Publik ) membuat laporan bulanan hasil pelaksanaan tugas pelayanan informasi publik untuk disampaikan kepada Pejabat Pengelola Informasi

Laporan Akhir V I-4 KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SEKRETARIS KEPALA BADAN KASUB BIDANG PENGEMBANGAN SISTEM PERENCANAAN DAN MONITORING EVALUASI KASUB BIDANG PENELITIAN,

Bidang Pelayanan Informasi (Badan Publik ) membuat laporan bulanan hasil pelaksanaan tugas pelayanan informasi publik untuk disampaikan kepada Pejabat Pengelola

Bidang Pelayanan Informasi membuat laporan mingguan dan bulanan hasil pelaksanaan tugas pelayanan informasi publik, untuk disampaikan kepada Pejabat Pengelola Informasi

Tugas dalam bidang akuntansi keuangan lanjutan dapat sangat beragam tergantung pada lingkungan kerja dan tingkat kompleksitas organisasi. Berikut ini beberapa tugas yang mungkin Anda temui dalam akuntansi keuangan lanjutan: 1. **Penyusunan Laporan Keuangan**: Tugas inti dalam akuntansi keuangan adalah menyusun laporan keuangan yang akurat dan lengkap, seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Di tingkat lanjutan, Anda mungkin harus menangani organisasi yang lebih besar dan kompleks. 2. **Audit Keuangan**: Jika Anda bekerja di firma akuntansi, Anda mungkin terlibat dalam melakukan audit keuangan untuk klien Anda. Ini melibatkan pemeriksaan laporan keuangan untuk memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi dan regulasi yang berlaku. 3. **Pengelolaan Risiko Keuangan**: Dalam perusahaan besar, Anda mungkin bertugas untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola risiko keuangan. Ini dapat melibatkan analisis risiko investasi, manajemen risiko mata uang asing, atau manajemen risiko kredit. 4. **Perencanaan Pajak**: Akuntan keuangan lanjutan seringkali terlibat dalam perencanaan pajak untuk mengoptimalkan kewajiban pajak organisasi. Mereka harus memahami peraturan pajak yang berlaku dan mencari cara legal untuk mengurangi beban pajak. 5. **Evaluasi Investasi**: Anda mungkin harus melakukan analisis investasi yang mendalam untuk membantu perusahaan atau klien Anda dalam mengambil keputusan strategis terkait dengan investasi, seperti akuisisi, merger, atau pengembangan bisnis baru. 6. **Konsultasi dan Rekomendasi**: Akuntan keuangan seringkali berperan sebagai penasihat keuangan untuk klien atau perusahaan mereka. Ini melibatkan memberikan saran terkait strategi keuangan, perencanaan keuangan jangka panjang, dan pengambilan keputusan penting lainnya. 7. **Penerapan Standar Akuntansi Baru**: Standar akuntansi terus berkembang. Tugas Anda mungkin termasuk memahami dan menerapkan standar akuntansi baru seperti IFRS atau FASB. 8. **Pelaporan Keuangan Internasional**: Jika perusahaan atau klien Anda memiliki operasi internasional, Anda mungkin harus menghadapi tantangan yang berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan yang memenuhi persyaratan internasional. 9. **Manajemen Anggaran**: Anda mungkin bertanggung jawab atas penyusunan anggaran, pemantauan kinerja anggaran, dan perencanaan keuangan jangka pendek dan jangka panjang. 10. **Pengembangan Sistem Informasi Keuangan**: Dalam dunia yang semakin terdigital, Anda mungkin terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan sistem informasi keuangan yang efisien dan aman. 11. **Pelatihan dan Pengembangan**: Bagi akuntan yang lebih berpengalaman, tugas dapat meliputi pelatihan dan pengembangan staf junior, serta memastikan bahwa tim Anda memiliki pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip akuntansi dan peraturan terbaru. 12. **Penyusunan Laporan Tahunan**: Bagi perusahaan publik, penyusunan laporan tahunan yang memenuhi persyaratan regulasi pasar modal adalah tugas yang penting. Ingatlah bahwa bidang akuntansi keuangan terus berkembang, terutama dengan perkembangan teknologi dan perubahan dalam regulasi. Oleh karena itu, penting untuk selalu berusaha untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Anda dalam bidang ini agar tetap relevan dalam pekerjaan