• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daily N ws Market Snapshot Wednesday, 21 December 2011

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Daily N ws Market Snapshot Wednesday, 21 December 2011"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Major Indices

Close Chg Chg %

JCI 3,752.34 (17.95) -0.48%

LQ-45 662.02 (3.01) -0.45%

Turnover (in Mn Rp.)

Volume Value

JCI 4,263.75 2993.227776

LQ-45 2,113.88 2,132.52

Market Cap (in Tn Rp.)

Value

JCI 3,279,024.00

LQ-45 2,299,464.00

Foreign Transaction (in Bn Rp.)

Buy Sell Net

Foreign 1.46 1.36 0.10

JCI Top 5 Leading Movers

Close Chg %

BBRI IJ 6,900 1.47 GIAA IJ 480 12.94 BMRI IJ 6,850 0.74 PGAS IJ 3,150 0.80 GGRM IJ 62,500 0.48

JCI Top 5 Lagging Movers

Close Chg %

UNVR IJ 17,950 -1.91 ADRO IJ 1,730 -3.35 ASII IJ 71,700 -0.62 EMTK IJ 2,675 -9.32 SMGR IJ 10,600 -2.3

World Indexes

Close Chg % PER

NIKKEI 8,336.48 0.49% 16.36

HANGSENG 18,080.20 0.06% 8.19

KOSPI 1,793.06 0.91% 17.64

STI 2,614.45 -0.14% 7.41

DOW JONES 12,103.58 2.87% 12.50

FTSE 5,419.60 1.02% 9.75

Commodities

Close Chg %

WTI Crude (US$/barrel) 98 0.32

Gold 100 (US$/t oz) 1,619 0.21

CPO (RM/MT) 3,018 0.27

Coal Newc. (US$/MT) 109 -0.55

Nickel (US$/MT) 18,865 2.64

Tin (US$/MT) 19,000 1.63

source : Bloomberg

Daily N ws Market Snapshot

• Market Prediction

Pada perdagangan Rabu (20/12) Indeks Dow Jones ditutup naik 337 poin (+2.87%) ke 12,103.60 menyusul keluarnya data pembangunan rumah baru yang tercatat melebihi estimasi semula.

IHSG kemarin (20/12) ditutup turun 18 poin (-0.47%) ke level 3,752.34 dengan asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp110 miliar di pasar regular dengan saham-saham yang paling banyak di jual a.l. ADRO, TLKM, HRUM, ASII dan AISA. Mata uang Rupiah hingga sore ini terdepresiasi 13 poin ke 9,080 per Dollar AS. Secara teknikal, IHSG terkoreksi setelah sebelumnya sempat menguji garis resistance falling wedges-nya. Dari pergerakan indikator, stochastic berhasil membentuk goldencross namun RSI masih bergerak downtrend. Pada perdagangan hari ini (21/12), sentimen positif dari bursa global diperkirakan akan mendorong penguatan IHSG untuk break dari resistance falling wedges-nya dan akan bergerak dikisaran 3,706-3,811 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. KLBF dan GIAA.

Wednesday, 21 December 2011

“Risk comes from not knowing what you're doing.”

~Warren Buffet~

• Chart in Focus

GJTL (SoS) KLBF (Trading Buy)

CTRA (Trading Buy) AALI (Trading Buy)

GIAA (Spec Buy) ASRI (Spec Buy)

JSMR : 2012, Targetkan Pendapatan Tembus Rp5,5 T TMPO : 2012, Targetkan Laba Bersih Naik 100%

TMPI : Ajak Investor China Garap Tambang Emas

• News & Analysis

Market Outlook 2012 – Year of the Dragon

• Economy & Strategy

(2)

Comment: Ekspektasi pendapatan perseroan yang ditetapkan sebesar Rp 5,3-5,5 triliun tersebut sesuai dengan proyeksi kami yang memproyeksikan pendapatan JSMR pada tahun 2012 sebesar Rp 5,5 triliun meningkat 14,5% dari proyeksi kami untuk pendapatan Jasa Marga tahun 2011 yang sebesar Rp 4,7 triliun.

Sementara untuk laba bersih perseroan pada tahun 2011 dan 2012 masing- masing kami memproyeksikan sebesar Rp 1,4 triliun dan Rp 1,8 triliun.

Berdaasarkan konsensus analis sebanyak 19 analis merkomendasikan buy, 2 analis hold dengan rata-rata target price sebesar Rp 4.696,15.

PT Jasa Marga Tbk menargetkan, pendapatan tahun 2012 mencapai Rp 5,3 - 5,5 triliun, atau meningkat 12-15% dari proyeksi tahun ini sebesar Rp 4,8 triliun. Pertumbuhan itu ditopang kenaikan tarif sejumlah ruas tol yang dikelola perusahaan pada 2011-2012. Tahun ini, 11 tol yang dikelola perusahaan pelat merah itu tarifnya naik 5,9-25%, yaitu tol Dalam Kota Jakarta, lingkar Luar Jakarta, Jakarta -Bogor-Ciawi, Jakarta-Tangerang, Padalarang-Cileunyi, Bogor Ring Road (BORR), Surabaya -Gempol, Palima- nan-Kanci, Cikampek-Padalarang, Belawan-Medan-Tanjung Morawa, dan Pondok Aren-Ulujami. (investor/wsn)

News & Analysis

JSMR: 2012, Targetkan Pendapatan Tembus Rp5,5 T

Open High Low Close

4,175 4,225 4,100 4,100

Open High Low Close

138 161 138 160

TMPI

Open High Low Close

106 108 104 104

TMPO

Comment: Bisnis inti perseroan dibidang retailer perdagangan eletronik penuh dengan persaingan dan modal yang besar oleh karena itu penjualan perseroan mengalami pertumbuhan negative semenjak tahun 2008. Kami yakin diversifikasi usaha ini merupakan suatu pintu masuk sebelum merubah bisnis inti, bisnis pertambangan telah menjadi salah satu pilihan dalam melakukan diversifikasi atau pindah core bisnis seperti yang dilakukan DKFT (Central Omega Resources).

Namun kami belum dapat menghitung impact nya terhadap perseroan dikarenakan belum adanya data detail seperti berapa jumlah cadangan emasnya, kapan mulai produksi dll, sehingga kenaikan harga saham yang terjadi murni karena sentiment berita tersebut.

PT Agis Tbk (TMPI) segera merealisasikan rencananya melakukan diversifikasi usaha ke industri tambang emas. Perseroan membentuk perusahaan patungan dengan investor asal China, Fujian Xinjifu Enterprise.

Modal dasar dari joint venture ini adalah sebesar US$ 50 juta, dimana Agis akan menguasai 51% kepemilikan pada perusahaan hasil joint venture tersebut, sementara Fujian Xinjifu Enterprise akan menguasai 49%

kepemilikan sisanya. Fujian Xinjifu Enterprise merupakan perusahaan swasta asal China yang berpengalaman dalam beberapa jenis pertambangan, pabrik produksi, dan perdagangan bahan metal dasar. (detik/btr)

TMPI: Ajak Investor China Garap Tambang Emas

JSMR

PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) menargetkan laba bersih tahun 2012 bisa mencatatkan kenaikan sebesar 100% dari tahun 2011. Sementara, untuk tahun ini, perusahaan yakin laba bersih juga naik 100% dibanding posisi tahun lalu. "Kami optimistis sampai akhir tahun, laba bersih tahun ini bisa mencapai Rp 11 miliar atau naik lebih dari 100% dari tahun 2010 yang sebesar Rp 5,35 miliar. Hingga November kemarin, laba bersih TMPO sudah mencapai Rp 10 miliar," kata Bambang Harymurti, Direktur Utama TMPO, Selasa (20/12). (kontan/AA)

TMPO: 2012, Targetkan Laba Bersih Naik 100%

(3)

Comment: Laba bersih TMPO yang ditargetkan naik 100% pada 2012 menurut kami merupakan hal yang positif. Hal ini dapat terwujud antara lain melalui:

peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya pokok. Untuk meningkatkan pendapatannya, TMPO hendaknya memaksimalkan kinerja pada lini usaha periklanan, lini usaha sirkulasi (penjualan koran dan majalah) serta lini usaha percetakan. Sedangkan efisiensi biaya pokok, dapat dilakukan melalui strategi bisnisnya yakni penggunaan mesin cetak baru dan dukungan dari divisi impor kertas dari negara Thailand yang memberikan harga kertas lebih murah.

Economy & Strategy

Volatilitas yang cukup tinggi masih akan terjadi pada pergerakan harga saham pada tahun 2012, yang disebabkan oleh ber ita-berita ekonomi terutama dari Eropa dan Amerika . Namun belajar dari pengalaman Krisis dan ekspektasi krisis akan memukul harga saham namun bila tidak ada perubahan fundamental merupakan kesempatan yang baik untuk berburu saham murah . Target IHSG kami pada tahun depan adalah 4,330 yang mencerminkan PERe2012 15 X dan potensi kenaikan 15% (dari level tanggal 9 Desember 3 ,75 9) dengan saham-saham pilihan kami a.l. PGAS, INDF, JSMR, AKRA, WINS, INTP, ELTY, SSIA, PTPP, HRUM dan INCO.

CLICK HERE TO V IEW FULL REPORT

Market Outlook 2012 – Year of the Dragon

Selasa (20/12). (kontan/AA)

(4)

Charts in Focus

GJTL (SoS) KLBF (Trading Buy)

CTRA (Trading Buy) AALI (Trading Buy)

GIAA (Spec Buy)

Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume

R1 480 AK 105,642 ML 37,857

R2 500 DB 19,015 KZ 31,675

S1 440 AH 10,600 HD 29,500

S2 420 CS 7,000 YP 12,730

Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume

R1 500 PK 13,763 CC 10,567

R2 520 KK 8,033 FM 6,132

S1 460 YU 5,795 MU 5,494

S2 440 HD 4,200 OD 3,849

Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume

R1 21,000 ML 175 YP 69

R2 21,550 KZ 45 DB 63

S1 20,500 BK 28 YU 49

S2 20,000 DP 21 DX 48

Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume R1 600 YU 13,431 CG 6,800 R2 640 ML 6,340 ID 5,900 S1 540 DB 2,212 AK 4,512 S2 500 BK 1,200 DX 3,974 Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume R1 3,500 KS 4,943 FG 6,000 R2 3,600 BK 2,381 AK 1,000 S1 3,325 ML 773 LS 784

S2 3,225 LG 706 KZ 650

Level Price Top Buyers Volume Top Sellers Volume R1 3,100 AI 2,002 OD 1,137 R2 3,200 BW 1,454 GR 678

S1 2,925 DB 841 CS 546

S2 2,800 CP 301 ZP 504

ASRI (Spec Buy)

(5)

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT eTrading Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable.

No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates includ ed in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT eTrading Securities (“eTS”) and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any represe ntation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation t o, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opin ions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied) of eTS, its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceed ings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither eTS, its affiliated companies or their respective employees or a gents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recomm endations herein before they have been provided to you. © PT eTrading Securities 2011.

Betrand Raynaldi Head of Research Cement & Strategist

Andrew Argado Consumer Goods

Budhy S M Siallagan Property & Construction

Linda Lauwira Plantation Muhammad Wafi

Banking

Irlanda Zatira

Eva Puspawati

Nurul Tiffani

Fitri Purnamasari Utfi Humaya

Research Analyst :

Research Support :

eTrading Research

Sally Agustina

Transportation

Wisnu Karto

Technical / Infrastructure

Referensi

Dokumen terkait

Comment: Keputusan untuk menahan tingkat suku bungan acuan oleh Bank Indonesia di level 6,75% disebabkan untuk menahan tekanan inflasi yang diperkirakan akan terjadi

Sehingga jika angka Rp 4 triliun tersebut dapat tercapai pada kuartal ini, maka laba bersih BBRI tercatat meningkat sebesar 86,04% dibanding periode yang sama

Melihat pertu mbuhan Revenue sebesar 24,1% ini, kami melihat angka tersebut masih pada batas yang cukup waja r, namun melihat kontribusi yang cukup besar da ri

Whiz Hotel Kuta merupakan hotel pertama dari jaringan Whiz Hotels yang dibangun di Bali.. Selain di Kuta, perseroan akan mengembangkan satu hotel lagi di kawasan Legian

Melihat target 2011, pencapaian Revenue yang tumbuh 30-50% dan melihat p ertumbuhan di sector property kedepannya masih sangat menjanjikan pertumbuhannya, target tersebut

Dengan penambahan jumlah total saham yang dimiliki Lippo Group secara menyeluruh tidak terlalu memberikan dampak yang signifikan terhadap operasional maupun kinerja LPKR

Pada conference ini sebagian besar perwakilan provinsi memaparkan rencana pembangunan di sector infrastruktur untuk daerah mereka masing-masing sesuai dengan kebutuhan daerahnya,

Perusahaan mendapatkan permintaan lahan industri (order book) sebanyak 170 hektar per Maret 2012 yang dimana harga rata-rata penjualan mencapai US$91 per meter persegi,