• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mengapa Setiap Negara Perlu Menjalin Hubungan Internasional? Daftar Isi :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Mengapa Setiap Negara Perlu Menjalin Hubungan Internasional? Daftar Isi :"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

GERBANG TIMUR

B U L E T I N K A N T O R I M I G R A S I K E L A S I T P I J A K A R T A T I M U R

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Mengapa Setiap Negara Perlu Menjalin Hubungan Internasional?

Perihal imigrasi, antarnegara harus membuat berbagai kesepakatan hukum. Tujuannya untuk mengendalikan perbatasan internasional. Tentunya saat akan berimigrasi, seseorang atau sekelompok orang harus mematuhi berbagai ketentuan agar tidak terjadi konflik.

Daftar Isi :

3 Izin Tinggal Keimigrasian

16 Imigrasi Muda Inovatif 4 Aturan Masuk Indonesia

T I K I M - J A K T I M

(2)
(3)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 3

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Berikut cara urus izin tinggal keimigrasian tanpa ke kantor imigrasi. Seluruh permohonan izin tinggal keimigrasian dilakukan secara online melalui izintinggal- online.imigrasi.go.id.

Pemegang ITK, ITAS, dan ITAP yang tidak dapat diperpanjang dapat mengajukan visaonshore sebagai izin tinggal baru melalui website visa-online.imigrasi.go.id atau tka-online.kemnaker.go.id (untuk TKA).

Pengajuan visa onshore harus dilakukan sebelum izin tinggalnya habis dan tidak akan dikenakan denda overstay selama proses pengajuan visa.

Untuk pemegang ITAS dan ITAP yang habis masa berlakunya dapat mengajukan permohonan visa onshore setelah mengajukan pengembalian dokumen keimigrasian (EPO) secara online.

During your stay in Indonesia, please follow the Stay Permits application process!

Stay Permits is only applied through an online application izintinggal-online.imigrasi.go.id

Holders of expired visitors permit (ITK), temporary stay permit (ITAS), permanent stay permit (ITAP) can apply online for a new onshore visa as a new stay

permit at visa-

online.imigrasi.go.id an for foreign workers at tka- online.kemnaker.go.id

C A R A U R U S I Z I N

T I N G G A L K E I M I G R A S I A N B A G I W N A S E L A M A

P P K M D I I N D O N E S I A

Seluruh orang asing yang berada di Indonesia wajib mematuhi aturan dan protokol kesehatan dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali serta aturan terkait lainnya..

Untuk kamu orang asing yang ada di Indonesia, perhatikan cara urus izin tinggal keimigrasian selama di Indonesia.

(4)

Pemerintah telah menetapkan peraturan bagi setiap Warga Negara Asing atau WNA maupun Warga Negara Indonesia WNI yang masuk ke Indonesia selama PPKM Darurat.

Salah satu aturan tersebut yaitu WNA maupun WNI wajib menunjukkan hasil tes RT-PCR negatif Covid-19 beserta bukti vaksinasi.

Ketetapan aturan tersebut tertera dalam Adendum Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 8 tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Covid- 19, yang telah ditandatangani pada 4 Juli dan mulai diberlakukan sejak 6 Juli 2021.

Surat Edaran itu juga memuat aturan masa karantina yang diperpanjang, yang sebelumnya hanya lima hari diubah menjadi delapan hari.

Kebijakan memperpanjang masa karantina perlu dilakukan untuk memastikan keamanan penumpang dalam bepergian, sekaligus upaya untuk menekan laju sebaran virus Corona.

Dilansir dari laman Portal Informasi Indonesia, Indonesia.go.id, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito mengatakan, WNA maupun WNI yang hendak masuk ke Indonesia diwajibkan melampirkan bukti negatif Covid-19 melalui tes RT-PCR tersebut maksimal 3 kali 24 jam sebelum keberangkatan. Hal ini disampaikannya dalam keterangan pers secara virtual di Jakarta, pada Minggu, 4 Juli 2021.

Selain itu, WNA maupun WNI juga diwajibkan menyertakan e-HAC Internasional Indonesia. E-HAC sendiri merupakan singkatan dari Electronic Health Alert Card, yaitu Kartu Kewaspadaan Kesehatan, yang digunakan untuk syarat penerbangan internasional.

Syarat wajib lainnya, yaitu sertifikat vaksin Covid-19 dosis pertama dan dosis kedua

“Sertifikat vaksin Covid-19 dosis lengkap,”

kata Ganip, dilansir Tempo dari laman Indonesia.go.id pada Kamis, 8 Juli 2021.

Meski telah membawa bukti negatif Covid- 19 melalui tes RT-PCR, Ganip menjelaskan, WNA maupun WNI tetap diwajibkan melakukan tes ulang pada saat kedatangan. Jika terbukti negatif, maka akan dibawa ke tempat karantina.

Apabila terbukti positif, WNA maupun WNI tersebut akan langsung dirujuk ke rumah sakit, dan untuk WNA biaya ditanggung masing-masing individu.

Adapun ketentuan karantina, berdasarkan surat edaran tersebut yaitu, bagi WNI baik itu pekerja migran, pelajar, mahasiswa maupun pegawai pemerintah, biaya karantina tersebut akan ditanggung oleh pemerintah.

Pemerintah telah menetapkan peraturan bagi setiap Warga Negara Asing atau WNA maupun Warga Negara Indonesia WNI yang masuk ke Indonesia selama PPKM Darurat

ATURAN TERBARU BAGI WNA DAN WNI YANG MASUK KE INDONESIA

SELAMA PPKM

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 4

(5)

Untuk WNA, yang menduduki jabatan sebagai kepala perwakilan asing dan keluarga, yang memiliki tugas di Indonesia, diperbolehkan menjalani karantina di kediaman dinas.

Sementara untuk WNA yang bukan kepala perwakilan asing dan keluarga, akan menjalani karantina di tempat yang telah mendapat sertifikasi dari Kementerian Kesehatan.

Sedangkan untuk biayanya, dibebankan kepada masing-masing individu.

Ganip mengatakan, setelah menjalani karantina selama 7 hari, nantinya WNA maupun WNI akan dilakukan tes Covid-19 untuk kedua kalinya. Apabila hasilnya menunjukkan negatif, maka WNA maupun WNI tersebut dapat dinyatakan selesai karantina di hari berikutnya.

“Selanjutnya, diperkenankan melanjutkan perjalanan dan dianjurkan untuk melakukan karantina selama 14 hari serta menerapkan protokol kesehatan,” kata Ganip.

Syarat dan ketentuan WNA maupun WNI yang masuk ke Indonesia selama PPKM Darurat tersebut berlaku hingga pembatasan kegiatan masyarakat usai diberlakukan yakni 20 Juli mendatang. Nantinya, pemerintah akan melakukan evaluasi apabila PPKM Darurat ini tidak mampu menekan laju penyebaran penularan Covid-19.

Berikut Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 8 tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Covid-19.

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 5

(6)

Pelayanan kepada Warga Negara Asing (WNA) dilakukan secara online melalui website :

https://izintinggal-online.imigrasi.go.id

Online Service is Avaiable for Foreign applicants on :

https://izintinggal-online.imigrasi.go.id

During your stay in Indonesia, please follow the Stay Permits application process!

Stay Permits is only applied through an online application izintinggal-online.imigrasi.go.id

Holders of expired visitors permit (ITK), temporary stay permit (ITAS), permanent stay permit (ITAP) can apply online for a new onshore visa as a new stay permit at

visa-online.imigrasi.go.id an for foreign workers at tka-online.kemnaker.go.id

PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT (PPKM)

COMMUNITY ACTIVITIES RESTRICTIONS ENFORCEMENT

(7)

Bulan membuka cahaya. Bintang-bintang berkedip terpesona, kagum akan keagungan Yang Kuasa.

Begitu juga yang kami rasa, menetes air mata bahagia.

Dalam sujud syukur tak terhingga, masih diberi kesempatan di dunia, untuk beribadah buat ke surga.

Selamat Hari Raya Idul Adha

Mohon maaf lahir dan batin.

(8)

Petugas imigrasi di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia bertanggung jawab memanggil, melakukan investigasi dan memutuskan deportasi orang asing. Mereka berhak mengunjungi tempat mana pun untuk memanggil orang asing dan/atau menanyakan legalitas serta masa berlaku izin tinggal mereka. Petugas imigrasi dapat bekerja sama dengan lembaga-lembaga lain seperti Kementerian Ketenagakerjaan dan Kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan kunjungan. Setiap orang asing yang memasuki Indonesia memiliki risiko dideportasi jika melanggar aturan yang berlaku di Indonesia.

Menurut UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, tertulis dalam pasal 1 ayat 36 bahwa deportasi adalah tindakan paksa mengeluarkan orang asing dari wilayah Indonesia.

Pemicunya adalah aktivitas Pengawasan Imigrasi yang dilakukan oleh Petugas Imigrasi terhadap orang asing mana pun yang melakukan aktivitas di Indonesia.

Dalam pasal 75 ayat 1 tertulis bahwa 'Pejabat Imigrasi berwenang melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian terhadap Orang Asing yang berada di wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan'.

Apa penyebab deportasi? Deportasi dikenakan ke warga negara asing yang memasuki negara lain secara ilegal atau melanggar administrasi misalnya visa atau paspor, ataupun izin-izin yang lain, sesuai dengan peraturan negara tersebut.

Biasanya warga negara asing akan dideportasi oleh Direktorat Imigrasi, untuk dipulangkan ke negara asalnya. Yang harus diketahui, deportasi berbeda dengan eksklusi dan ekstradisi. Ekslusi adalah penolakan dari pemerintah untuk mengakui orang asing, sementara itu ekstradisi adalah memindahkan tindak pidana seseorang ke negara ia melarikan diri, untuk menghindari hukuman.

Penyebab seseorang bisa dideportasi antara lain adalah perizinan tinggal dinegara tersebut telah habis.

Contohnya warga negara asing diberikan izin tinggal selama 14 hari, namun telah melebihi waktu tinggal, maka pihak Imigrasi bakal mendeportasi warga negara asing tersebut.

Kemudian melanggar aturan, contohnya warga negara asing masuk dengan visa wisata, tetapi di negara yang dia kunjungi malah berbisnis, dan menjalankan usaha, maka deportasi akan dilakukan terhadap warga negara asing ini.

Pertama, Diketahui atau merupakan tersangka yang terlibat dalam kejahatan transnasional terorganisir.

Kedua, menunjukkan sikap tak bersahabat terhadap pemerintah Indonesia atau melakukan tindakan yang merusak reputasi orang Indonesia serta negara Indonesia.

Proses deportasi terdiri dari dua langkah, deportasi dari teritori Indonesia dan orang asing dimasukkan ke dalam daftar hitam

Orang asing yang dideportasi akan ditolak masuk Indonesia berdasarkan alasan Imigrasi hingga maksimum enam bulan yang dapat diperpanjang enam bulan lagi.

Alasan imigrasi dapat berupa:

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 8

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Penyebab Warga Negara Asing di Deportasi

(9)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 9

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Ketiga, Merupakan tersangka yang melakukan tindakan yang mengancam keamanan dan ketertiban umum, melawan standar moral, agama dan adat- istiadat Indonesia. Keempat, menggunakan paspor palsu untuk memperoleh visa atau izin tinggal untuk memasuki dan menetap di Indonesia. dan kelima, tindakan Administratif Imigrasi dalam bentuk Deportasi dari teritori Indonesia.

Deportasi dapat berakibat pada izin tinggal yang dibatalkan karena memberikan informasi yang salah saat mengajukan aplikasi visa dan/atau izin tinggal atau pemberlakukan Tindakan Administratif Imigrasi.

Pelanggaran visa atau izin tinggal juga mengakibatkan sanksi kriminal berupa mendekam di penjara hingga 5 tahun dan denda maksimum IDR 500,000,000. Jika daftar hitam tidak diperpanjang melalui keputusan tertulis, maka akan diberhentikan oleh hukum.

Apa Saja Alasan Deportasi?

Deportasi diberlakukan untuk mencegah orang asing menyalahgunakan izin tinggal mereka atau mencegah mereka terlibat dalam tindakan yang dianggap mengganggu ketertiban hukum di Indonesia atau melanggar hukum Indonesia. Selain itu, orang asing yang tinggal lebih dari 60 hari dengan izin tinggal yang sudah habis masa berlakunya akan dideportasi.

Deportasi biasanya terjadi tanpa direncanakan untuk memastikan keamanan umum di seluruh kawasan Indonesia. Petugas imigrasi biasanya memilih gedung perkantoran, pabrik dan apartemen.

Kebanyakan deportasi terjadi saat orang asing gagal menunjukkan visa yang tepat. Misalnya, menggunakan visa bisnis untuk bekerja atau menjalankan bisnis. Pada saat lain, visa kerja (KITAS) dikeluarkan hanya untuk Jakarta, tetapi orang asing malah bekerja di Bandung atau Semarang.

Jika diketahui oleh petugas imigrasi, maka pelanggaran tersebut menjadi alasan yang cukup untuk deportasi. Gagal mendapatkan akomodasi yang tepat saat masa berlaku visa atau izin tinggal sering menjadi alasan untuk mendeportasi orang asing dari Indonesia.

Jika Anda berada di Indonesia secara resmi dan memiliki visa atau izin tinggal yang tepat, Anda tentu dapat memberikan dokumen dan informasi yang diperlukan kepada petugas imigrasi saat terjadi kunjungan atau inspeksi. Lebih lanjut, kepemilikan fisik atas paspor dan visa atau izin tinggal setiap saat akan mengurangi risiko deportasi orang asing.

Jika orang asing dipanggil oleh petugas imigrasi, mereka harus segera memenuhi panggilan atau berisiko dideportasi. Dengan informasi yang benar atau klarifikasi kepada pihak berwenang, orang asing dapat menghindari risiko deportasi.

(10)
(11)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 1 1

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai memproses deportasi tiga orang warga negara asing (WNA) karena melanggar protokol kesehatan (protkes) di Bali.

Ketiga WNA tersebut diamankan petugas gabungan dalam operasi Yustisi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kecamatan Kuta Utara, Bali Kamis (8/7/2021).

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arya Pradhana Anggakara mengungkapkan, ketiga WNA tersebut adalah Murray Ross (pria 26 tahun) asal Irlandia, Ayala Aileen (perempuan 22 tahun ) dari Amerika Serikat dan Zulfiia Kadyrberdieva (perempuan 26 tahun) berkebangsaan Rusia

“Fokus kami yaitu menyasar WNA yang melanggar protokol kesehatan, yang kebanyakan ditemui ketika para WNA mengendarai motor,” kata Angga.

Petugas gabungan yang terdiri dari

aparat Kantor Wilayah

Kemenkumham Bali, Satpol PP

Provinsi Bali, dan Kodim 1611/Badung, berpencar untuk mendatangi lokasi- lokasi yang menjadi potensi orang asing melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

Dalam operasi tersebut, Angga menjelaskan petugas mendapati 3 WNA yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker ketika berada di luar rumah.

Para pelanggar protokol kesehatan langsung dikenakan tindakan baik teguran lisan, denda, maupun diperiksa lebih lanjut oleh petugas.

Sanksi yang diterapkan bagi pelanggar yaitu berupa teguran lisan, pembayaran denda, maupun STP Paspor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Imigrasi.

Angga menyampaikan bahwa petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai bisa menindak para WNA pelanggar protokol kesehatan setelah dinyatakan bersalah oleh Satpol PP Provinsi Bali.

Untuk WNA yang melanggar prokes diduga melanggar UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian ada tiga orang yang masih dalam proses

pemeriksaan oleh Imigrasi Ngurah Rai.

Penegakan prokes dilakukan salah satunya terhadap warga asing, itu juga menjadi kewenangan dari Imigrasi dalam melakukan pendeportasian jika ada ditemukan melanggar. Di antara pelanggar

terdapat 3 WNA yang

direkomendasikan deportasi karena sama sekali tidak memakai masker.

Sisanya dikenakan denda oleh Satpol PP sebesar 1 juta rupiah karena tidak memakai masker dengan benar.

“Kami senantiasa mengimbau kepada WNA yang berada di Indonesia agar mematuhi aturan yang berlaku, utamanya dalam hal protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19,” kata Angga.

Ditjen Imigrasi telah menyediakan saluran resmi, baik melalui surat elektronik ([email protected]), media sosial @ditjen_imigrasi maupun bisa menghubungi live chat di www.imigrasi.go.id.

“Semua masukan kami tampung dan akan ditindaklanjuti oleh petugas imigrasi berada di lapangan,”

tuturnya.

Langgar Protokol Kesehatan di Bali, 3 WNA

Diproses Deportasi

(12)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 1 2

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Orang Asing yang Masuk Indonesia Wajib Sudah divaksin

Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 telah menetapkan persyaratan tambahan untuk pelaku perjalanan intrenasional yang akan masuk ke WIlayah Indonesia untuk memproteksi WNI dari imported case Covid-19.

Persyaratan tambahan tersebut tertuang dalam SE Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-01.GR.02.07 Tahun 2021.

Penolakan masuk WNA yang tidak memenuhi syarat ini, sesuai dengan surat edaran Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-01.GR.02.07 tahun 2021 tentang ketentuan visa, tanda masuk dan izin tinggal Keimigrasian dalam masa pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19 yang mulai diterapkan 5 Juli lalu.

Saat ini Pemerintah masih memberlakukan pelarangan orang asing masuk ke WIlayah Indonesia. Aturan ini mengecualikan masuknya orang asing untuk tujuan esensial seperti bekerja di Proyek Strategis Nasional, penyatuan keluarga, dan alasan kemanusiaan.

Hasil RT-PCR negative yang masih berlaku dan bisa dipindai QR code;

Bukti telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap;

Surat pernyataan (dalam bahasa inggris) bersedia menjalani karantina minimal 8 hari di fasilitas karantina/kesehatan yang sesuai protokol kesehatan.

Bagi pemohon visa off shore wajib melampirkan persyaratan tambahan berupa :

Persyaratan tambahan ini juga berlaku bagi pemohon visa alasan kemanusiaan di Perwakilan Republik Indonesia Seluruh permohonan yang terkait izin tinggal keimigrasian dilakukan secara online melalui website izintinggal- online.imigrasi.go.id.

Untuk konsultasi dan pelayanan informasi keimigrasian silakan hubungi imigrasi melalui live chat di www.imigrasi.go.id.

A valid negative Covid-19 test certificate provided with a readable QR code;

A Covid-19 vaccination certificate (completed doses).

An English consent letter to do an 8-day self- quarantine at designated accommodations under the health protocol.

What are additional required documents to apply for the Indonesian visa? Here is the updated information.

Covid-19 Vaccination Requirement for foreign travellers before entering Indonesia as of 6 July 2021.

The National Covid Taskforce has declared additional requirement for foreign travellers to enter Indonesia to protect Indonesian citizens from imported cases.

Entry restrictions for foreigners to enter Indonesia are still applicable under the Regulation of Minister of Law and Human Rights. This provision is not applicable to essential travels : foreign nationals who work at Nasional Strategic Project, family reunions, and humanitarian reasons.

offshore visa applications are required to have : 1.

2.

3.

The additional required documents apply to a visa application process (humanitarian purpose only) at Indonesian representative offices overseas.

Stay permits is only applied through an online application izintinggal-online.imigrasi.go.id.

For inquiries, please visit us on LiveChat at www.imigrasi.go.id.

(13)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 1 3

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Tolak I9 WNA, Tak Punya Kartu Vaksin Covid-19

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta menolak 19 Warga Negara Asing (WNA) masuk ke Indonesia selama sepekan penerapan PPKM Darurat.

Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Romi Yudianto mengatakan belasan WNA yang ditolak masuk tersebut karena tidak memenuhi syarat. "Seperti tidak memiliki kartu vaksin," ujarnya, Senin 12 Juli 2021.

Selain tidak memiliki kartu vaksinasi Covid-19, belasan WNA dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Saudi Arabia, Jerman, Perancis, Brazil, Afrika, Filipina, Bangladesh itu juga tidak memiliki visa dan tujuan yang jelas di Indonesia. "Sehingga dilakukan penolakan masuk,"

kata Romi.

Penolakan masuk WNA yang tidak memenuhi syarat ini, menurut Romi, sesuai dengan surat edaran Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH- 01.GR. 02.07 tahun 2021 tentang ketentuan visa, tanda masuk dan izin tinggal Keimigrasian dalam masa pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19 yang mulai diterapkan 5 Juli lalu.

Sejak 5-11 Juli atau sepekan penerapan PPKM Darurat, TPI Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta telah menolak masuk 19 WNA ke Indonesia. Mereka langsung dipulangkan ke negara asalnya.

Selanjutnya jumlah WNA yang masuk Indonesia pada Juli ini mencapai 4.305 orang

WNI wajib menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin COVlD-19 dosis lengkap sebagai persyaratan memasuki Indonesia, serta dalam hal WNI belum mendapat vaksin di luar negeri maka akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia setelah dilakukan pemeriksaan RTPCR kedua dengan hasil negatif;

WNA wajib menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap sebagai persyaratan memasuki Indonesia;

WNA yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan, baik domestik maupun internasional, diwajibkan untuk melakukan vaksinasi melalui skema program atau gotong royong sesuai peraturan perundang-undangan; dan

Kewajiban menunjukkan kartu atau sertifikat vaksinasi COVID-19 (fisik maupun digital) dikecualikan kepada WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi/kenegaraan pejabat asing setingkat menteri keatas dan WNA yang maÅŸuk ke Indonesia dengan skema Travel Corridor Arrangement, sesuai prinsip resiprositas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Seluruh pelaku perjalanan Internasional, baik yang berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) harus mengikuti ketentuan/persyaratan sebagai berikut:

Dalam masa PPKM Darurat ini, PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta menurun hingga sekitar 70 persen.

Berdasarkan data TPI Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, jumlah WNA yang masuk ke Indonesia sejak 1-11 Juli 2021 sebanyak 4.305 orang dengan rincian memiliki visa kunjungan (2251), Kitas (991), Kitap (82), Vitas (631), visa kunjungan dinas (78), visa kunjugan diplomasi (78), Affidavit (39) dan yang ditolak (27).

Sejak PPKM Darurat diterapkan, WNA wajib menunjukan kartu vaksinasi juga tertuang dalam Addendum surat edaran Satgas Penanganan Covid-19, nomor 48 tahun 2021, tentang protokol kesehatan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19.

Aturan itu menyebutkan sehubungan telah terjadi peningkatan persebaran Virus SARS-CoV-2 dan SARSCoV- 2 varian baru lainnya (varian Alpha, varian Beta, varian Delta, dan varian Gamma) di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, sehingga perlu ada respon cepat dari pemerintah untuk menambahkan ketentuan khusus bagi pelaku perjalanan internasional yang masuk ke wilayah Indonesia untuk memproteksi Warga Negara Indonesia (WNI) dari imported case.

Untuk itu, seluruh pelaku perjalanan Internasional, baik yang berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT-PCR bagi pelaku perjalanan internasional dan diwajibkan menjalani karantina selama 8 x 24 jam.

(14)
(15)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 1 5

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Sesi Immigration Talk

Imigrasi Menjawab Soal WNA Masih Bisa Masuk RI

Ditjen Imigrasi mengadakan sesi Immigration Talk di laman Instagram pada hari Rabu (14/7).

Masih adanya WNA masuk Indonesia saat kasus virus Corona meroket bikin warga bertanya-tanya. Imigrasi menjelaskan situasi itu.

Sejak pandemi melanda tahun lalu, pemerintah Indonesia segera menutup perbatasan untuk mencegah masuknya COVID-19 hingga saat ini. Aturan itu tertuang dalam Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020.

Memasuki tahun kedua pandemi, aturan itu tidak berubah.

Namun, faktanya tak sedikit WNA masuk ke Indonesia. Di antaranya dari China atau India. Bahkan, warga India bisa masuk Indonesia dengan pesawat charteran saat kasus Corona di India sedang tinggi-tingginya. Sudah begitu, lolos tanpa karantina.

Ditjen Imigrasi menjawab hal itu lewat sesi Immigration Talk di laman Instagram mereka Rabu (14/7). Salah satu narasumbernya adalah Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Soekarno Hatta, Sam Fernando.

"Tentunya Imigrasi Soetta tetap mengacu Permenkumham 2020, terkait visa dan izin tinggal, kriteria orang asing yang masuk ke Indonesia. Tentunya tak semua WNA diizinkan masuk ke Indonesia di masa pandemi ini. Ada beberapa orang asing yang diperbolehkan masuk ke Indonesia," ujarnya.

Adapun kriteria WNA yang diperbolehkan masuk, menurut Sam adalah, orang asing yang punya visa dinas, yang memiliki visa diplomatik, yang punya visa kunjungan, yang punya visa tinggal terbatas, yang punya izin tinggal dinas, yang memiliki izin tinggal diplomatik, yang punya izin tinggal tak terbatas dan yang memiliki izin tinggal tetap.

"Selain pemegang visa atau izin tinggal di atas yang sudah disebutkan, awak alat angkut dan orang asing pemegang KTP APEC diizinkan masuk Indonesia. Selain itu orang asing tak boleh masuk ke Indonesia," dia menegaskan.

Sam merujuk pada prinsip keimigrasian bahwa hanya warga negara asing atau WNA yang memberikan manfaat serta tidak membahayakan keamanan dan ketertiban umum yang boleh masuk wilayah Indonesia.

"Kalau buka border tetap seluruh border di Indonesia dibuka, tapi tadi kami sampaikan bahwa imigrasi tetap mengacu pada prosperity dan security approach. Dalam hal ini bahwa tetap diatur dalam Permenkumham 2020, acuan untuk saat ini," ujar Sam.

merupakan gerbang masuk ke Indonesia via jalur laut.

Tessa Harumdila, kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian di Kantor Imigrasi Batam, menjelaskan.

"Dalam masa pandemi ini hanya dua pelabuhan yang aktif melayani penumpang yang masuk Batam, Batam Center dan Harbour Bay. Untuk WNA di bawah 500 selama enam bulan terakhir, kedatangan mengalami penurunan,"

ujar Tessa.

Hanya walau masih membuka perbatasan untuk WNA secara terbatas, pihak Imigrasi Batam begitu ketat menerapkan aturan karantina.

"Tentunya orang asing yang masuk bahwasanya penumpang WNA yang masuk karantina 8 hari dengan ketentuan vaksin dan PCR yang menyatakan dia negatif.

Itu yang kami lakukan di masa pandemi dengan protokol kesehatan," dia menegaskan.

"Kami juga menghindari hal-hal yang tak diinginkan seperti membiarkan ada tertular ataupun terjangkit dari penumpang WNI, khususnya yang dari Malaysia,"

tutupnya.

Sam juga menyebut terjadinya penurunan jumlah WNA yang masuk ke Indonesia semenjak aturan itu diterapkan.

Sam pun melihat tren penurunan jumlah WNA yang masuk ke Indonesia adalah hal lumrah di tengah pandemi.

"Kalau dari Soetta sendiri, menurut statistik yang tercatat, ada penurunan 82%

baik WNA atau WNI yang masuk ke Indonesia. Kemudian, 83% penurunan yang berangkat dari Soetta," ujarnya.

Itu di Soekarno Hatta, kondisi serupa juga terjadi di Batam yang

(16)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 1 6

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Duta Besar RI untuk Singapura Ungkap Sebab Dua Buronan RI Dipulangkan dari Singapura

Sepandai-pandai tupai melompat, suatu saat dia bisa terpeleset dan jatuh juga. Perumpamaan lawas itu sepertinya bisa untuk merujuk aksi dua WNI yang buron ke Singapura, Adeline Lis dan Hendra Subrata. Keduanya, menurut Duta Besar RI untuk Singapura, Suryo Pratomo ditangkap dan dideportasi karena melakukan "kesalahan kecil" terkait keimigrasian.

Pasca putusan MA yang menghukum 10 tahun penjara dan denda Rp 110 miliar pada 2008 dalam perkara Ilegal Logging, Adeline Lis buron ke Singapura. Selama buron, dia berganti nama menjadi Hendro Leonardi dan mendapatkan paspor baru dari imigrasi Jakarta Utara.

Dengan identitas baru di paspornya itu Adeline bebas keluar masuk Singapura dan negara-negara lain.

Saat akan kembali masuk ke Singapura pada 2018 lalu, Hendro Leonardi tak mengakui punya nama lain, yakni Adeline Lis. Padahal di imigrasi Singapura, dua nama tersebut ternyata punya wajah dan data yang sama.

"Dikhawatirkan dapat dapat membahayakan Singapura, dia pun ditahan imigrasi Singapura," kata Suryo Pratomo.

Setelah berkoordinasi dengan otoritas di Indonesia dan menguji sidik jarinya, Hendro Leonardi alias Adeline Lis pun diadili karena melanggar UU Imigrasi Singapura.

Setelah menjalani hukuman, dia dipulangkan ke Indonesia pada 19 Juni 2021.

"Jadi kepulangan Adelin Lis ke Indonesia bukan karena kemurahan hati Singapura tapi karena sang buronan melakukan pelanggaran keimigrasian," kata Suryo Pratomo.

Lain lagi dengan Hendra Subrata yang divonis bersalah melakukan percobaan pembunuhan terhadap rekan bisnisnya Hermanto Wibowo pada 2008 di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Dia ditangkap justru saat mengurus perpanjangan paspor atas nama Endang Rifai di KBRI pada 17 Februari 2021.

Dia datang untuk memprotes karena prosesnya dianggap terlalu lama dibandingkan dengan isterinya. Dia menyebut nama isterinya Linawaty Widjaja. Tapi di database imigrasi KBRI, suami Linawaty adalah Hendra Subrata bukan Endang Rifai.

Setelah dicrosscheck dan dikonfrontasi petugas, di situlah dia ketahuan. Setelah berkoordinasi dengan imigrasi Singapura, dia pun dipulangkan (pada 26 Juni 2021).

Dari dua kasus tersebut,dia melanjutkan, hal terpenting dalam upaya penegakan hukum jangan ribut atau gaduh, karena target justru akan bersembunyi. "Kalau mau tangkap tikus yang jangan ribut, nanti tikusnya keburu lari kemana-mana. Kalau mau nangkap orangnya juga ya diam-diam aja biar tidak kabur dan sembunyi," ujarnya

Sumber : news.detik.com

(17)
(18)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 1 8

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

WNA Masih Bisa Masuk RI dengan Syarat

Sesuai Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021

Pemerintah Indonesia telah melarang Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk masuk ke Tanah Air. Kabag Humas Imigrasi 2021 Arya Pradhana Anggakara memastikan, setelah Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 diberlakukan sejak 21 Juli, akan sulit sekali TKA masuk ke Indonesia.

Dalam peraturan pemerintah itu, pemerintah membatasi masuknya orang asing yang masuk ke Indonesia atau transit di Indonesia. Namun, aturan dikecualikan bagi WNA yang memenuhi kriteria tertentu.

"Saya rasa kecil kemungkinan mereka masih bisa masuk.

Makanya sebagaimana disampaikan Pak Menteri, untuk pemberlakuan Permen Nomor 27, ada masa transisi dua hari dengan mempertimbangkan mereka yang sudah dalam perjalanan ke Indonesia. Setelah masa transisi tersebut maka bagi mereka yang di luar pengecualian mencoba masuk, maka akan ditolak masuk atau dideportasi oleh petugas," tutur Angga, Jumat (23/7/2021).

Angga menegaskan, aturan terkait pelarangan TKA masuk ke Indonesia mengacu pada adendum Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Covid-19 dan Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pembatasan Orang Asing Masuk Wilayah Indonesia Dalam Masa PPKM Darurat.

"Sebagaimana dijelaskan Pak Menteri Kumham, yang masih bisa masuk Indonesia adalah mereka yang punya visa dinas atau diplomatik, izin tinggal dinas atau diplomatik, izin tinggal terbatas atau tetap, awak alat angkut, dan mereka dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan. Atas dasar Permen Nomor 27, maka tidak akan ada pelayanan atau penerbitan visa baru," jelas dia.

Untuk TKA yang datang dengan tujuan kemanusiaan pun, Angga melanjutkan, baru bisa diterima masuk Indonesia jika memang mendapatkan rekomendasi dari kementerian atau lembaga yang menyelenggarakan fungsi penanganan Covid-19.

Seiring dengan berlakunya Permenkumham No. 27/2021, Kemenkumham menyatakan bahwa tenaga kerja asing yang sebelumnya datang sebagai bagian dari proyek strategis nasional atau dengan alasan penyatuan keluarga kini tak bisa lagi masuk ke Indonesia.

Pemerintah membatasi masuknya orang asing yang masuk ke Indonesia atau transit di Indonesia. Namun, aturan dikecualikan bagi WNA yang memenuhi kriteria tertentu. Pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas; pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap; bertujuan untuk kesehatan dan kemanusiaan (mendapat rekomendasi dari kementerian/lembaga);, dan awak alat angkut yang datang dengan alat angkutnya.

Orang asing atau warga negara asing (WNA) yang tidak termasuk di dalam lima klasifikasi tersebut di atas tidak diperbolehkan masuk ke wilayah Indonesia, dan akan dilakukan pemeriksaan di bandara tepatnya di area kedatangan internasional oleh Kantor Imigrasi.

Artinya, larangan masuk ke Indonesia kini berlaku bagi tenaga kerja asing yang sebelumnya datang sebagai bagian dari proyek strategis nasional atau dengan alasan penyatuan keluarga.

Bagi penumpang rute internasional yang baru mendarat di bandara AP II, baik itu orang asing yang termasuk ke dalam 5 klasifikasi tersebut, dan juga WNI, harus memenuhi protokol kesehatan yang diberlakukan.

Protokol itu di antaranya menunjukkan surat hasil tes RT- PCR yang dipersyaratkan dan melakukan karantina sesuai prosedur.

"Untuk TKA tadi (apabila melanggar) bisa dilakukan penolakan masuk atau pendeportasian. Untuk aparat (yang melanggar aturan) sendiri tentu mengikuti ketentuan peraturan yang berlaku," Angga menandaskan

(19)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 1 9

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Mengapa Setiap Negara Perlu Menjalin Hubungan Internasional?

Manusia merupakan makhluk sosial yang perlu menjalin komunikasi atau interaksi dengan orang lain.

Sama halnya seperti manusia, suatu negara juga membutuhkan jalinan komunikasi atau interaksi dengan negara lainnya dalam berbagai hal. Hubungan jalinan komunikasi ini dilakukan dalam berbagai bentuk. Contohnya adalah memberikan bantuan kepada negara yang sedang dilanda bencana. Secara garis besar, jainan komunikasi atau interaksi ini lebih dikenal sebagai hubungan internasional. Mengutip dari situs Synonym's The Classroom ada beberapa alasan mengapa setiap negara perlu menjalin hubungan internasional. Berikut adalah penjelasannya:

Menjaga perdamaian dunia

Menjalin hubungan internasional dapat mencegah terjadinya konflik bersenjata atau perang antarnegara.

Para petinggi negara membuat perjanjian agar tidak ada konflik bersenjata. Kalaupun ada masalah, para petinggi negara akan menyelesaikan masalah tersebut dengan cara yang baik serta menjaga kedamaian.

Contohnya setelah Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) dibentuk, Perang Dunia II segera berakhir dan hingga kini tak ada perang dunia lagi.

Memenuhi kebutuhan ekonomi

Menjalin hubungan internasional tidak hanya untuk menjaga perdamaian dunia saja, namun juga untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain. Negara melakukan kerja sama di bidang ekonomi untuk memenuhi kebutuhan yang tidak ada atau sulit didapat di negaranya sendiri. Bentuk kerja sama dalam bidang ekonomi misalnya impor dan ekspor barang. Misalnya negara Jerman mengimpor mobil ke Indonesia. Korea Selatan mengimpor barang elektronik ke Indonesia.

Sedangkan Indonesia mengekspor minyak kelapa sawit ke China, India, Pakistan, Belanda, Malaysia dan Singapura.

Namun, kerja sama atau hubungan internasional dalam bidang ekonomi tidak hanya untuk ekspor atau impor sumber daya. Tetapi juga meliputi penentuan syarat

serta batasan perdagangan lintas batas, pajak, rute transportasi, sanksi perdagangan, ketentuan bahan yang bisa diperdagangkan ataupun tidak, serta berbagai ketentuan lainnya. Selain itu, hubungan internasional dalam bidang ekonomi juga menunjukkan negara mana saja yang menjadi pusat kekuatan industri. Contohnya Korea Selatan dan Jepang adalah negara yang paling banyak mengeskpor mobil ke berbagai dunia. China yang paling banyak mengeskpor barang elektronik serta Kolombia yang paling banyak mengekspor kopi.

Mengurus imigrasi

Imigrasi merupakan aktivitas perpindahan penduduk dari satu negara ke negara lainnya dan menetap.

Dalam hubungan atau kerja sama internasional, perihal imigrasi juga turut dibahas. Perihal imigrasi, antarnegara harus membuat berbagai kesepakatan hukum. Tujuannya untuk mengendalikan perbatasan internasional. Tentunya saat akan berimigrasi, seseorang atau sekelompok orang harus mematuhi berbagai ketentuan agar tidak terjadi konflik.

Mengatasi masalah global

Hubungan internasional juga perlu dijalin agar semua negara bisa bekerja sama untuk menuntaskan masalah global, seperti pandemi Covid 19, masalah kerusakan lingkungan, dan lain sebagainya. Jalinan kerja sama ini bukan saja dalam bentuk mengirimkan bantuan, namun juga dalam bentuk dukungan moril yang saling menguatkan serta pemberian informasi.

Kemajuan budaya

Kerja sama internasional juga dilakukan dalam bidang budaya. Tujuannya agar budaya suatu negara semakin dikenal secara global. Contohnya adalah pertukaran pelajar ke negara lainnya. Selain itu, pameran budaya juga menjadi salah satu bentuk kerja sama internasional bidang budaya. Hubungan internasional dalam bidang budaya membuat orang semakin belajar soal toleransi yang juga menjadi salah satu faktor penting dalam perdamaian dunia.

(20)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 2 0

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Anugerah ASN Tahun 2020, Kategori PNS Inspiratif Inovasi-Inovasi fresh dari Dudi Iskandar

Kategori PNS Inspiratif dalam Anugerah ASN dimaksudkan untuk menjaring serta memberikan penghargaan bagi PNS yang patut diteladani, mampu menginspirasi dan memotivasi ASN dan/atau masyarakat. Sekretaris Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB Mudzakir menuturkan, melalui ajang Anugerah ASN diharapkan dapat memunculkan multiplier effect dimana ASN yang berprestasi, berinovasi dan berdedikasi dapat menularkan dan menggerakkan ASN lain di lingkungannya baik di level lokal bahkan sampai level nasional untuk dapat memberikan kinerja terbaik bagi bangsa dan negara.

“Khususnya di kurun waktu saat ini yang membutuhkan inspirasi untuk bangkit bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19 yang telah memberikan dampak nyata yang tidak kita harapkan di berbagai bidang,” ujarnya.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengungkapkan, setiap tahapan seleksi Anugerah ASN 2020 dilakukan secara objektif dan ketat berdasarkan persyaratan administrasi dan kriteria penilaian, demi terjaringnya kandidat terbaik dari masing-masing kategori. "Para kandidat disaring melalui empat instrumen penilaian, yaitu inspirasi, inovasi, dampak, serta kepemimpinan. Mereka dinilai oleh tim juri independen," tutur Tjahjo.

Para pemenang Anugerah ASN 2020 diumumkan pada Senin, 14 Desember 2020 yang lampau. Dudi Iskandar dari Kementerian Hukum dan HAM termasuk dalam Top sepuluh PNS Inspiratif dalam Anugerah ASN 2020.

Dudi telah menghasilkan beberapa inovasi keimigrasian.

Bukan sembarang inovasi yang telah dihasilkan oleh Dudi.

Tiga inovasi yang diciptakannya berhasil diadopsi secara nasional untuk diterapkan di seluruh satuan kerja imigrasi se-Indonesia.

Pelayanan Paspor Berbasis Ramah Hak Asasi Manusia tercipta atas keinginan Dudi untuk memberikan pelayanan terbaik yang inklusif dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Inovasi ini diciptakan sewaktu dirinya bertugas sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram dan ditujukan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan paspor.

“Pelayanan paspor ramah HAM diperuntukkan bagi disabiltas, lansia, ibu hamil, serta mereka yang sedang sakit keras. Dengan menjadikan mereka sebagai prioritas, ini merupakan bukti bahwa pelayanan harus dapat diakses oleh semua orang,” jelas pria kelahiran Tanjung Balai, Sumatra Utara ini.

Tak hanya dalam sistem antrean dan ruang tunggu yang berbeda antara pemohon berkebutuhan khusus dengan pemohon umum, Dudi juga menyediakan pula buku petunjuk dengan huruf Braille.

Diresmikan pada Februari 2018, pelayanan paspor ramah HAM menjadi inovasi pertama di lingkungan unit teknis.

Kemenkumham yang mengakomodir pelayanan berbasis HAM. Oleh karenanya, pelayanan ramah HAM dijadikan sebagai standar nasional untuk seluruh instansi Kemenkumham yang ditetapkan oleh Permenkumham No.

27/2018 tentang Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM.

Selain dikenal karena inovasi pelayanan paspor ramah HAM, pada tahun 2015, Dudi yang saat itu menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Klas II Depok, menjadi inisiator dalam pembentukan Sekretariat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora). Hal ini merupakan buah pikirannya sebagai upaya penguatan pengawasan orang asing dengan melibatkan berbagai instansi pemerintah.

Inovasi ini pun kemudian menjadi percontohan serta dijadikan sebagai proyek nasional di seluruh kantor imigrasi se-Indonesia.

Berkat berbagai macam inovasi yang telah dihasilkannya, Dudi menerima penghargaan Karya Dhika Lokatara dari Menteri Hukum dan HAM yang merupakan penghargaan tertinggi bagi PNS di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menkumham Yasonna H Laoly pada tahun 2019 yang lalu.

Dudi berharap agar inovasi yang telah dihasilkannya, bisa diterapkan di semua pelayanan publik baik instansi pemerintah maupun swasta.

“Karena pelayanan publik itu harus bersifat inklusif dan dapat menjamin bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan,” pungkasnya

IMIGRASI MUDA INOVATIF DAN BERPRESTASI

(21)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 2 1

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Baru-baru ini Dudi bersama tim KBRI Berlin membuat alat bantu berupa website Aplikasi Layanan Mandiri Imigrasi atau disingkat LaRii.

Beragam inovasi untuk mendukung tugas dan pekerjaannya muncul dari ide dan pemikiran Dudi Iskandar. Posisinya saat ini memang tidak bertugas di Indonesia karena Dudi mendapatkan amanah sebagai Atase Imigrasi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin, Jerman.

Baru-baru ini Dudi bersama tim KBRI Berlin membuat alat bantu berupa website Aplikasi Layanan Mandiri Imigrasi atau disingkat LaRii. Di dalam web tersebut disematkan pula fitur Lapor COVID-19 yang bisa diakses melalui http://layananmandiri-imigrasi.de/ dan saat ini sedang dikembangkan di playstore dan appstore.

Dudi menjelaskan, fitur Lapor COVID-19 dikembangkannya pada awal 2020 semenjak merebaknya wabah COVID-19.

Fitur ini dimunculkan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran negara terhadap WNI yang ada di Jerman.

Para WNI bisa mengisi data dan akan digunakan sebagai basis data dalam segala hal yang terkait dengan COVID- 19 seperti penyaluran bantuan dan juga vaksinasi.

“Kami membuat web ini sebagai alat bantu bagi kami untuk mendata dan memetakan WNI yang tinggal di Jerman, sehingga kami tau data WNI yang terjangkit COVID-19, yang sudah sembuh,dan juga yang telah divaksin,” jelas Dudi.

Aplikasi berbasis website yang dikembangkannya telah diapreasiasi WNI dan digunakan oleh 27 ribu lebih pengguna. Selain itu, Dubes RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno juga memberi apresiasi atas kinerja Dudi dalam mengembangkan aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

KARENA PELAYANAN PUBLIK ITU HARUS BERSIFAT INKLUSIF DAN DAPAT MENJAMIN BAHWA

SETIAP ORANG MEMILIKI KESEMPATAN YANG SAMA

UNTUK MENDAPATKAN

PELAYANAN

(22)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 2 2

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

IMIGRASI MUDA INOVATIF DAN BERPRESTASI

Di penghujung tahun 2020, Konsul Imigrasi pada KJRI Los Angeles di Amerika Serikat, Sigit Setyawan, menorehkan catatan baik bagi Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM RI, dengan mendapatkan Penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) Kategori Staf Perwakilan RI.

Hassan Wirajuda Perlindungan Award tahun ini adalah kegiatan keenam yang diselenggarakan semenjak pertama kali diselenggarakan tahun 2015 lalu. Ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada individu, kelompok, pemerintah maupun media yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan di bidang perlindungan WNI di luar negeri.

Tahun 2020 ini menjadi tahun penting bagi penghargaan ini yang menjadikannya lebih spesial. Karena di tahun ini ada pandemik COVID-19 yang membuat masyarakat di seluruh dunia bersama-sama bertarung dengan virus COVID-19. Hal ini membuat tugas para diplomat dan mitranya semakin berisiko. Apabila sebelum pandemik COVID-19, pekerjaan perlindungan sudah berat, kini semakin sulit, karena situasi di lapangan bertambah kompleks. Kondisi pandemik ini memaksa semua perwakilan yang ada di luar negeri untuk melakukan tindakan perlindungan yang lebih ekstra, demikian juga halnya dengan pelayanan paspor dan visa di perwakilan imigrasi di luar negeri.

Mengatasi segala permasalahan pelayanan paspor dan visa di KJRI Los Angeles, pada Maret 2020, Sigit mengusulkan kepada Bapak Direktur Lalu Lintas Keimigrasian, Cucu Koswala, agar KJRI Los Angeles diberikan izin untuk membuat catatan perpanjangan paspor secara manual pada halaman endorsement paspor, sehingga masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan paspor tidak perlu datang. Cukup mengirimkan paspor lama dan pihak KJRI Los Angeles akan melakukan perpanjangan secara manual. Catatan perpanjangan paspor tersebut akhirnya ditetapkan menjadi kebijakan DirekturJenderal Imigrasi.

Ternyata tidak sampai di situ saja, masyarakat masih membutuhkan dokumen paspor asli dikarenakan catatan perpanjangan paspor dinilai kurang bisa memenuhi kebutuhan mereka, di antaranya untuk kebutuhan-

kebutuhan dokumen, untuk pembuatan green card misalnya; atau untuk perpanjangan izin kerja, atau perpanjangan visa. Hal itu membuat masyarakat masih ingin melakukan perpanjangan paspor atau penggantian paspor dengan buku paspor yang baru. Ini juga menjadi tantangan di masa pandemik, kantor belum sepenuhnya bisa menerima pelayanan karena ada perintah untuk tetap berdiam di rumah oleh pemerintah setempat.

Oleh karena itu, di bulan Mei 2020, KJRI Los Angeles berupaya untuk bisa memberikan pelayanan paspor dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Lalu dibuatlah sebuah inovasi pelayanan paspor di luar gedung (di tempat parkir KJRI Los Angeles) dengan skema drive thru.

“Pelayanan dilakukan di luar gedung,ada tenda untuk foto paspor yang membuat masyarakat merasa nyaman dan tidak khawatir karena pelayanan pun dilakukan dengan protokol kesehatan,” ungkap Sigit.

Sampai tahap ini dari sisi masyarakat selesai solusinya.

Namun ternyata dari sisi petugas belum selesai, karena pelayanan paspor yang tidak melalui appoinment membuat masyarakat bisa datangwalk-in tanpa batasan jumlah sehingga petugas kewalahan.

Pada bulan Juli 2020, dibuatlah inovasi aplikasi layanan appointment service untuk paspor dan visa, yang dinamakan Immigration Online Service System (IOS) yang memudahkan masyarakat dalam melakukan appointment dan juga memudahkan petugas karena sudah ada pengaturan secara otomatis jadwal masyrakat, dan pengaturan jarak permohonan paspor diatur sedemikian rupa sehingga tetap mematuhi protokol kesehatan. Jadi, masyarakat nyaman, petugas aman.

Pada pelaksanaannya, implementasi aplikasi IOS sangat berdampak positif bagi kedua belah pihak, yaitu dari sisi masyarakat yang mengakses dan dari sisi user yaitu KJRI Los Angeles yang bisa mendapatkan database mereka selain juga database tersimpan dalam SIMKIM, KJRI Los Angeles juga mencatat dalam arsip secara elektronik.

Pemohon dapat langsung meng-upload dokumen yang dibutuhkan, petugas dapat langsung melakukan peng- input- an data sebelum melakukan foto biometrik. Aplikasi ini sangat menghemat waktu petugas dalam melakukan pembuatan paspor dan juga memberikan informasi kepada para pemohon.

Untuk menciptakan suatu layanan yang dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat sekaligus keamanan bagi petugasnya ternyata tidak mudah.

Diperlukan beberapa kali uji coba hingga akhirnya ditemukan solusi yang paling tepat.

Prestasi ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Sigit Setyawan menjadi salah satu Imigrasi Muda yang inovatif dan berprestasi.

Penghargaan Hassanwirjuda Perlindungan Award 2020

Sigit Setyawan, Konsul Imigrasi Pada KJRI Los Angeles

(23)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 2 3

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

MAHASISWA INDONESIA IKUT ANDIL DALAM PEMBUATAN VAKSIN ASTRAZENECA

Profesor Sarah Gilbert, Ilmuwan dari Universitas Oxford ini menemukan vaksin COVID-19 yang bisa digunakan untuk melawan virus tersebut. Selain Sarah Gilbert, ada putra Indonesia yang terlibat dalam penemuan vaksin AstraZaneca (AZ) untuk menangkal Covid-19. Sarah dibantu sejumlah peneliti dari berbagai latar belakang, termasuk Indra Rudiansyah yang berasal dari Indonesia.

Indra Rudiansyah ikut terlibat dalam penelitian dan bergabung dengan tim Jenner Institute Uni of Oxford yang membantu uji klinis Vaksin COVID-19 yang tengah berlangsung di Universitas tertua di dunia.

Membanggakan, bagaimana dunia bahu membahu untuk mengatasi masalah kemanusiaan ini dengan membuat vaksin.

Tim ini bekerja keras sejak 20 Januari 2020 untuk menguji coba vaksin virus corona di Pusat Vaksin Oxford. Kala itu, para peneliti kekurangan SDM untuk menjalankan riset dengan urgensi tinggi ini. Semua orang diperbolehkan bergabung untuk mempercepat proses produksi vaksin ini.

Indra Rudiansyah, bertugas menguji antibody response dari para relawan yang sudah divaksin.

Kepercayaan ini diberikan berkat pengalaman dia terlibat dalam pengembangan vaksin rotavirus dan novel polio di Biofarma setelah lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Saya tentunya sangat bangga bisa tergabung dalam tim untuk uji klinis vaksin COVID-19 ini, meskipun ini bukan penelitian utama untuk thesis saya,” ujar Indra Rudiansyah yang menempuh pendidikan D.Phil in Clinical Medicine, Jenner Institute, University of Oxford.

Dia mengakui bekerja dalam tim itu sangat menantang karena mereka harus bekerja berlomba dengan waktu dan korban meninggal yang terus berjatuhan. "Kami juga harus bekerja dalam situasi yang berbeda karena pandemi," katanya menunjuk aturan social distancing yang mengurangi keleluasaan di laboratorium.

Sebagai orang yang terlibat langsung dalam produksinya, pemuda Bandung ini menjelaskan vaksin AZ dibuat dengan proses yang layak dan sesuai.

Proses pengembangan vaksin ini hanya membutuhkan waktu enam bulan sudah menghasilkan data uji preklinis dan initial data untuk safety, serta imunogenitas pada manusia. Studi dilakukan terhadap 560 orang dewasa yang sehat, termasuk 240 orang berusia di atas 70 tahun.

"Biasanya untuk vaksin baru paling tidak memerlukan waktu lima tahun hingga tahapan ini," ujar alumnus S2 Bioteknologi ITB dengan Fast Track Program itu.

Hasilnya, vaksin AstraZeneca lebih dapat ditoleransi pada orang yang lebih tua daripada orang dewasa muda. Meski harganya termurah, efikasi atau kemanjurannya tergolong tinggi, termasuk mencegah infeksi varian Delta.

Indra juga menambahkan, vaksin yang beredar saat ini berstatus emergency used sehingga clinical trial masih terus berjalan. Pasien yang sudah divaksinasi akan terus dipantau untuk mendapatkan data lebih lanjut tanpa menghilangkan prinsip utamanya untuk mengurangi dampak infeksi Covid-19.

Mengenal Indra Rudiansyah

Indra Rudiansyah lahir pada 1 September 1991. Lulusan S1 Ilmu Mikrobiologi dan S2 Bioteknologi di Institut Teknologi Bandung (ITB). S3 Clinical Medicine Universitas Oxford.

Pengalaman Indra, dia sempat menjadi peneliti di BioFarma. Dia sempat terlibat dalam proses pengembangan dan penentuan CMC untuk rotavirus dan vaksin polio oral baru. Indra Rudiansyah pernah bekerja sebagai peneliti di BUMN dibidang farmasi.

Indra, 29 tahun, memang sedang menjalani pendidikan S3 Clinical Medicine di Universitas Oxford dengan penelitian thesis terkait vaksin malaria. Namun, langkahnya diambil sebagai sikap nyata untuk berpartisipasi dalam pembuatan vaksin yang sedang dibutuhkan banyak orang.

Ia juga tampil dalam video perkenalan tim riset yang dirilis Deutsche Bank pada Februari lalu. Lewat publikasi itu, masyarakat kemudian menyadari sosok peneliti muda yang membanggakan ini.

Indra, dalam video, mengungkapkan kalau dirinya adalah mahasiswa di kelompok pengembangan vaksin malaria pre-erythrocytic di Institut Jenner. Dalam tim pembuat vaksin AstraZeneca, Indra menerangkan, "Saya terlibat dalam pengukuran repons antibodi di antara para relawan uji klinis."

Indra merupakan penerima beasiswa LPDP program doktoral di Oxford sejak 2018. Di Institut Jenner dia fokus mengembangkan vaksin-vaksin untuk melawan penyakit menular. "Seperti HIV, Ebola, dan penyakit-penyakit yang potensial menyebabkan pandemi seperti SARS, MERS, dan yang sekarang Covid-19," katanya.

(24)

Pemerintah resmi merilis logo HUT RI 2021 pada Kamis, 17 Juni 2021. Logo HUT RI 2021 pun sudah diunggah di situs resmi Kementerian Sekretariat Negara, yakni setneg.go.id.

Penasaran dengan makna dari logo HUT RI 2021 yang didominasi warna merah dan putih ini? Yuk, intip ulasan lengkap tentang makna dari logo HUT RI 2021 yang sudah resmi dirilis beberapa waktu lalu!

Pada logo tersebut juga disertai tulisan yang menjadi tema HUT RI 2021, yaitu "Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh".

Dilansir dari Kompas.com, Pranata Humas Ahli Pertama Kemensetneg, Bayu Gialucca Vialli menjelaskan tentang makna logo HUT RI 2021 ini. Beliau mengatakan bahwa bentuk angka '7' bermakna sebagai bagian dari 'tiang pancang' infrastruktur, yang memang sedang dicanangkan oleh pemerintah guna mendukung percepatan perekonomian Indonesia.

Bentuk itu juga menggambarkan 'kepala Garuda' yang melambangkan Pancasila, landasan berbangsa dan bernegara kita

Sementara itu, bentuk angka '6' bermakna sebagai 'orang dan roda yang sedang bergerak' untuk terus maju ke depan, yang juga melambangkan pertumbuhan dan percepatan ekonomi.

Lalu, kalau kita perhatikan lebih detail, ada bentuk jajar genjang di angka 7 dan jajar genjang sama kaki di angka 6

Nah.. bentuk jajar genjang tersebut dimaknai sebagai 'ruang' yang melambangkan bahwa negara memberikan ruang demokrasi kepada rakyat, untuk turut berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.

"Selain itu dapat diasosiasikan sebagai bentuk 'panah' yang melambangkan pertumbuhan yang berkesinambungan," ujar Bayu.

Terakhir bentuk lingkaran pada angka 6 juga memiliki makna tersendiri. Dilansir dari Kompas.com, bentuk tersebut merupakan pertanda kesempurnaan yang mencerminkan harapan bangsa Indonesia akan keberhasilan, dari semua hal yang ingin dicapai.

"Bentuk ini juga dapat diasosiasikan 'persatuan' Indonesia," tambahnya

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 2 4

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Sambut Hari Kemerdekaan RI ke-76,

Mengetahui Makna Logo HUT RI 2021

(25)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 2 5

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Vaksinasi Covid-19 Pegawai ASN Beserta

keluarga, Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, dan Masyarakat Sekitar

Sabtu (24/7/2021), RS Pengayoman Cipinang mengadakan vaksinasi Covid-19 yang diikuti pegawai ASN beserta keluarga, Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, dan masyarakat sekitar.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak warga melakukan vaksinasi Covid-19 dan menceritakan pengalamannya dalam mengikuti vaksinasi kepada tetangga untuk membuat Ibu Kota lebih sehat. Anies mengajak warga melakukan vaksinasi Covid-19 untuk membuat Ibu Kota lebih sehat.

Anies juga mengimbau agar warga Jakarta mengajak keluarga dan kerabatnya untuk divaksinasi.

Anies mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini masyarakat memiliki dua pilihan, yaitu terinfeksi ataupun tervaksinasi.

Anies berharap warga DKI Jakarta dan warga yang beraktivitas, serta warga yang memiliki KTP luar daerah yang sedang belajar di Jakarta untuk segera melakukan vaksinasi.

"Karena vaksinasi ini dapat membuat Ibu Kota ini lebih aman dan sehat," ujar Anies.

"Sebaiknya kita warga DKI Jakarta memilih pilihan ikut vaksinasi dengan mengajak keluarga dan menceritakan pengalamanya kepada tetangga dan masyarakat sekitarnya agar segera mengikuti kegiatan vaksinasi,"

kata Anies Baswedan.

Gubernur DKI Jakarta mengingatkan agar seluruh warga untuk sementara beraktivitas di rumah pada massa PPKM seperti sekarang. Sebab, risiko penularan Covid-19 terjadi karena adanya peningkatan mobilitas.

"Ikuti dan taati aturan PPKM, sehingga keselamatan juga tetap terjaga," ujar Anies.

(26)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 2 6

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Bakti Kemenkumham Terhadap Masyarakat Terdampak Covid-19

Pada 25 Juli 2021, Presiden RI mengumumkan perpanjangan PPKM Level 4 dengan periode 26 Juli – 2 Agustus. Presiden juga memberikan arahan khusus pada Kementerian/Lembaga dalam mendukung pelaksanaan kebijakan PPKM dan mengurangi beban masyarakat dengan memberikan dukungan, baik obat-obatan maupun Bantuan Sosial.

Kementerian Hukum dan HAM turut serta dalam mewujudkan kepedulian sosial dari kepada masyarakat dan ASN yang terdampak pandemi Covid-19 dengan mengeluarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor Sek-03.UM.06.02 Tahun 2021 Tentang Pembentukan Tim Kegiatan Sosial “Kumham Peduli, Kumham Berbagi” Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Dalam Rangka Membantu Masyarakat Yang Terdampak Corona Virus Disease (Covid-19) Tahun 2021.

Pandemic Corona Virus Disease (Covid-19) masih melanda dunia termasuk Indonesia. Terlebih memasuki bulan Juli hingga sekarang, angka positif Covid-19 terus bertambah bahkan banyak yang berujung pada kematian.

Pada beberapa wilayah, pemerintah harus sampai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Hal ini tentunya berpengaruh pada masyarakat yang harus terus keluar rumah untuk mencari nafkah menjadi terhambat.

"Semoga apa yang kami lakukan setidaknya dapat bermanfaat pada masa-masa seperti ini. Kegiatan ini merupakan bukti bahwa Kemenkumham secara nyata hadir mendukung program pemerintah dalam upaya menekan kenaikan angka kasus Covid-19.” ujar Yusup.

Kegiatan bakti sosial Kumham Peduli, Kumham Berbagi “Bakti Kemenkumham bagi Masyarakat Terdampak Covid-19” dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 29 Juli 2021 langsung resmi oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly di Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah, dan UPT di seluruh Indonesia.

Pada hari Kamis (29/7/2021), Kantor Imigrasi Jakarta Timur mengadakan kegiatan Kumham Peduli sebagai bentuk bakti kami kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI

"Kita berharap pandemi ini cepat usai dan semuanya dapat kembali normal," pungkasnya.

Semoga dengan

pemberian bantuan sosial ini dapat membantu meringankan beban yang dialami oleh masyarakat akibat pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid-19 ini memberikan dampak buruk bagi masyarakat baik dari segi kesehatan maupun segi ekonomi.

Dari segi ekonomi, banyak masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan bahkan kehilangan pekerjaan akibat kebijakan pengurangan karyawan oleh perusahaan,” kata Yusup.

Jakarta Timur Yusup Umardani, melakukan penyerahan secara simbolis bantuan kepada masyarakat.

Selanjutnya 505 paket berupa kebutuhan pokok dibagikan pada hari Sabtu, 31 Juli 2021. Bantuan akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 sehingga tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya.

“Bakti Sosial Kumham Peduli, Kumham Berbagi ini tentunya harus tepat sasarannya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat”, tutur Yusup Umardani.

Yusup menambahkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat dikatakan beruntung masih memiliki penghasilan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Oleh karena itu, sudah seharusnya kita sebagai ASN memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dengan melakukan kegiatan pemberian bantuan sosial ini.”

Secara Nasional dalam kegiatan ini Kemenkumham memberikan bantuan sosial sebanyak 46.614 paket, yang terdiri dari paket bantuan sosial diberikan kepada masyarakat di seluruh wilayah tanah air sebanyak 43.558 kepala keluarga yang secara langsung terdampak akibat pandemi Covid-19 serta kepada ASN Kemenkumham yang terpapar Covid-19 sebanyak 3.056 orang.

(27)

G E R B A N G T I M U R H A L A M A N 2 7

A G U S T U S 2 0 2 1 V O L U M E 8

Kumham Peduli, Kumham Berbagi Indonesia Against Covid-19

Kamis (29/7/2021), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melaksanakan kegiatan pemberian bantuan sosial dalam rangka membantu meringankan beban yang dialami oleh masyarakat akibat pandemi Covid-19. Kegiatan yang bertajuk Kumham Peduli Kumham Berbagi ini diinisiasi oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly untuk selanjutnya dapat dilaksanakan oleh seluruh Kantor Wilayah Kemenkumham.

Sebanyak 505 paket berupa kebutuhan pokok dibagikan pada hari Sabtu, 31 Juli 2021. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 sehingga tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya.

masyarakat,” kata Sorta. Sorta juga berpesan agar pelaksanaan kegiatan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian paket bantuan sosial secara simbolis kepada Lurah Cipinang Besar Utara dan Lurah Ciracas. Selanjutnya sebanyak 505 paket bantuan sosial yang berisikan bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari ini telah didistribusikan ke sejumlah Kepala Keluarga (KK) warga kelurahan Cipinang Besar Utara, kelurahan Ciracas, kelurahan Klender, kelurahan Halim Perdanakusuma, dan kelurahan Cipayung.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur Yusup Umardani ditunjuk menjadi koordinator pelaksana kegiatan di wilayah Jakarta Timur. Bersama dengan Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta kegiatan ini mengundang sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Administratif Jakarta Timur, seperti Kepala Suku Dinas Sosial, Lurah Cipinang Besar Utara, dan Lurah Ciracas. Kegiatan ini pun turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan Unit Pelaksana Teknis Kemenkumham.

“Pandemi Covid-19 ini memberikan dampak buruk bagi masyarakat baik dari segi kesehatan maupun segi ekonomi. Dari segi ekonomi, banyak masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan bahkan kehilangan pekerjaan akibat kebijakan pengurangan karyawan oleh perusahaan,” kata Yusup.

Yusup menambahkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat dikatakan beruntung masih memiliki penghasilan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Oleh karena itu, sudah seharusnya kita sebagai ASN memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dengan melakukan kegiatan pemberian bantuan sosial ini.”

Kegiatan pemberian bantuan sosial ini dibuka oleh Sorta Delima Lumban Tobing Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah DKI Jakarta Kemenkumham. Sorta berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi warga yang berada di wilayah Jakarta Timur. “Semoga dengan adanya kegiatan ini, setidaknya ada manfaat yang dapat dirasakan oleh

(28)
(29)
(30)

GERBANG TIMUR

B U L E T I N K A N T O R I M I G R A S I K E L A S I T P I J A K A R T A T I M U R

T I K I M J A K T I M

Referensi

Dokumen terkait

Berbagai hasil penelitian telah dapat dibuktikan bahwa kasus karies gigi pada Berbagai hasil penelitian telah dapat dibuktikan bahwa kasus karies gigi pada

n Hasil interpretasi peta anomali Bouguer daerah Sumatra Selatan yang memperlihatkan anomali tinggi pada umumnya menempati daerah bagian selatan dan barat yang di

Berdasarkan hasil analisis pada penelitian maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh signifikan antara penghasilan orang tua, usia orang tua dan jarak

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bersifat ex-post facto. Populasinya yang sekaligus sampel penelitian adalah semua siswa kelas III Jurusan Listrik yang aktif

[r]

Kelompok utama A yang berjumlah 21 sampel kawista merupakan kelompok kawista ber- buah manis, memiliki ciri bersama yakni warna daun muda hijau muda, warna kelopak bunga hijau

menyimak anak yaitu menjawab pertanyaan, mengajukan pertanyaan, mengungkapkan pendapat secara sederhana dan melanjutkan sebagian cerita dongeng yang telah

Teknik Kendali Satu Siklus merupakan suatu teknik kendali arus yang sangat sederhana dengan respon yang cepat telah dibuktikan mampu memperbaiki bentuk arus masukan dan