Contoh Proposal Bantuan Dana Usaha

26  63 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Contoh Proposal Bantuan Dana Usaha

I. LATAR BELAKANG

Secara geografis Banjar Dinas (Nama Desa/Alamat) terletak di pesisir pantai yang lautnya memiliki beragam biota laut baik ikan hias maupun ikan konsumsi.

Mata pencaharian penduduknya banyak yang lebih terfokus pada pembudidayaan ikan hias skala rumah tangga selain juga ada yang menekuni pekerjaan lain seperti berkebun, beternak dan lainnya.

Khusus bagi masyarakat /penduduk yang menekuni bidang pembudidayaan ikan hias, satu permasalahan kerap terjadi adalah tatkala harga bibit terjun bebas sehingga perbandingan antara tenaga dan biaya operasional yang dikeluarkan sangat tidak berimbang.

Hal ini terjadi disebabkan beberapa faktor antara lain karena over produksi, faktor alam, dan faktor-faktor lainnya. Akibat dari permasalahan tersebut banyak para pekerja dan pemilik dari usaha budidaya tersebut beralih profesi bahkan eksodus ke daerah lain untuk mencari sumber penghasilan baru.

Kelompok nelayan ( nama kelompok usaha) adalah kelompok nelayan yang dibentuk salah satunya dengan tujuan menambah income setiap anggotanya lewat penangkapan ikan konsumsi. Karena hampir semua anggotanya adalah para pekerja yang pada siang harinya berprofesi sebagai pekerja pada budidaya bibit ikan hias. Selain itu pada saat senggang atau pada saat malam hari, para anggota kelompok menangkap ikan konsumsi secara manual lewat beragam tehnik sebagai pekerjaan sampingan dengan tujuan untuk menambah pendapatan.

II. TUJUAN

Secara singkat dapat kami paparkan tujuan dibentuknya kelompok nelayan (Nama Kelompok Usaha) Banjar Dinas (Nama Desa/Alamat) sebagai berikut :

1. Meningkatkan hasil penangkapan ikan konsumsi, dengan tersedianya fasilitas serta alat-alat penangkapan yang memadai

2. Merubah pola pikir setiap anggota, dari menangkap ikan sebagai pekerjaan sambilan menjadi profesi yang menjanjikan dan menghasilkan

3. Sebagai media informasi dan bertukar pikiran dengan terbentuknya kelompok nelayan serta dibangunnya balai kelompok nelayan yang refresentatif, dimana sebelumnya masing-masing anggota berjalan sendiri-sendiri

4. Memupuk rasa kerja sama dan solidaritas sesama nelayan

III. KENDALA

Dari kegiatan penangkapan ikan konsumsi yang telah maupun akan dilaksanakan, ada beberapa kendala yang dirasakan sehingga keinginan untuk lebih memaksimalkan hasil tangkapan masih jauh dari harapan.

Kendala-kendala tersebut antara lain :

1. Tidak tersedianya fasilitas penunjang yang semestinya dimiliki antaralain : Jaring penangkap ikan, perahu viber, genset, maupun mesin dorong

2. Tidak adanya modal untuk pengadaan fasilitas penunjang tersebut di atas, oleh karena seluruh anggota kelompok adalah masyarakat yang penghasilannya pas-pasan

(2)

contoh proposal usaha

V. PENUTUP

Sebuah keinginan besar ingin dicapai lewat terbentuknya kelompok nelayan (Nama Kelompok Usaha) Banjar Dinas (Nama Desa/Alamat) serta dengan adanya fasilitas dan alat-alat penunjang penangkapan ikan konsumsi , yakni agar bagaimana kesejahteraan anggota kelompok khususnya serta masyarakat pada umumnya bisa meningkat.

Hal tersebut bisa terealisasi tentunya lewat bantuan dari instansi terkait maupun pihak-pihak yang peduli lewat program-program yang intensif dan berkelanjutan, yang tidak saja secara efektif melibatkan anggota kelompok nelayan dalam pelaksanaannya, tapi juga melibatkan komponen masyarakat lain yang punya misi sama, demi kemakmuran masyarakat secara luas.

(3)

Contoh Proposal kali ini akan saya ambil tema contoh proposal bantuan modal usaha ke pemerintah. Sebenarnya jika anda kreatif serta mau mencari Informasi, maka anda tidak akan kebingungan dalam mencari modal, karena bantuan dari pemerintah sebenarnya juga sudah sangat banyak diberikan dalam bentuk bantuan hibah kepada banyak kelompok usaha kecil menengah.

Dalam bahasan ini anda haruslah membuat satu contoh proposal permohonan bantuan dana guna memberi permodalan kepada usaha yang akan anda jalankan atau yang sudah anda kerjakan. Bantuan dapat berupa uang atau barang namun kebanyakan adalah barang. Jika anda memiliki bisnis peternakan, anda bisa mengajukan bantuna hewan ternak, perlengkapan atau pakan.

Namun, kadang masyarakat kebingungan dalam membuat contoh proposal usaha , untuk itulah saya sengaja memberikan contoh porposal bantuan modal usaha agar anda bisa menjadikannya sebagai acuan karena proposal ini telah saya sesuaikan dengan form yang diberikan dari pemerintah propinsi.

KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) PKK-WRSE

“MUGI LANCAR”

Desa Kedungpanjang Purworego Purworejo

Sekreatriat : Desa Kedungpanjang RT 01 RW 02 Kec. Blitar Kab. Blitar

53111 0897234234

Nomor :01/Kube./I/2014 Kedungpanjang, 12 Januari 2014 Lampiran : 1 (satu) bendel

Hal : Permohonan Bantuan Dana KUBE PKK WRSE

(4)

Bapak Gubernur Jawa Timur Di

Semarang

Dengan hormat,

Dalam rangka menanggulangi kemiskinan dan sebagai upaya untuk menggiatkan kegiatan Usaha Kecil Menengah ( UKM ), kami selaku pengurus Kelompok Usaha Bersama ( KUBE ) PKK – WRSE “ ” yang berlokasi di Desa Kedungpanjang RT 01 / 02 Kecamatan Blitar Kabupaten Blitar, dengan ini mengajukan bantuan modal usaha untuk kegiatan usaha bersama ( KUBE ).

Sebagai bahan pertimbangan , kami lampirkan pula :

1. Surat Keputusan Kepala Desa Kedungpanjang tentang pembentukan kelompok usaha bersama KUBE PKK WRSE

2. Susunan Pengurus KUBE 3. Foto Copy KTP

4. Rencana Anggaran Biaya ( RAB)

Demikian permohonan ini kami buat, semoga permohonan kelompok kami dapat dikabulkan. Atas segala perhatian dan bantuannya kami sampaikan terima kasih.

Kepala Desa Kedungpanjang

Jayadiningrat

Ketua KUBE

Siti Kharisah

Mengetahui

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Kab Blitar

(5)

Drs. Nooryono. MM.

NIP:19580508 198503 1 010 NIP 19440514 19198503 1 010Drs. Yayah Setiono MM

BAB I

PENDAHULUAN

Beberapa tahun belakangan Indonesia digempur dengan berbagai krisis mulai dari krisis kepercayaan terhadap pemerintahan, krisis moral termasuk krisis ekonomi yang menyebabkan masih banyaknya warga negara Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Hal ini tentu di latar belakangi salah satunya oleh kenaikan bahan bakar minyak ( BBM ) yang terjadi secara bertahap pada beberapa tahun silam karena krisis ekonomi dunia. Menurut data statistik di Badan Pusat Statistik ( BPS ) Indonesia, jumlah keluarga miskin di Indonesia kini 28 066.550 Keluarga. Data ini tentu menjadi satu tugas pemerintah bersama seluruh pihak termasuk rakyat itu sendiri untuk menanggulangi kemiskinan yang terjadi di Indonesia dengan cara menggiatkan kegiatan usaha kecil menengah ( UKM ) karena 98,8 % usaha yang di jalankan di Indonesia adalah usaha kecil menengah ( UKM ).

Dengan membuka atau menggiatkan kegiatan usaha produktif kecil menengah maka diharapkan akan memperluas lapangan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan kesajahteraan keluarga Indonesia sehingga jumlah keluarga miskin di Indonesia dapat berkurang secara bertahap.

Sayangnya kesadaran untuk melakukan usaha kecil menengah masih sangat kurang di tingkat masyarakat sehingga jumlah lapangan pekerjaan tidak mencukupi jumlah penduduk usia produktif sehingga ada banyak pengangguran dan kemiskinan. Untuk itulah, baik pemerintah dengan bekerjasama dengan instansi terkait serta kesadaran dan kemauan dari masyarakat perlu di sinergikan agar UKM DI Indonesia dapat di tingkatkan dengan harapan dapat menambah kesejahteraan rakyat Indonesia.

(6)

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, kami membentuk Kelompok Usaha Bersama ( KUBE ) yang seluruh anggotanya berasal dari Ibu – Ibu rawan sosial dengan harapan dapat meningkatkan kelayakan hidup para anggota secara khusus dan masyarakat desa Kedungpanjang Secara umum. Semoga upaya kami ini dapat diterima dan di dukung oleh berbagai pihak yang terkait dan dapat dimudahkan jalannya oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin.

BAB II

DASAR PELAKSANAAN

A. LATAR BELAKANG

Sebagaimana telah kami jelaskan pada pendahuluan proposal, memperhatikan angka garis kemiskinan serta jumlah usaha kecil menengah yang masih sangat sedikit membuat kami berinisiatif untuk membentuk satu unit usaha kecil menengah dalam satu wadah kelompok usaha bersama ( KUBE ) untuk menanggulangi kemiskinan pada keluarga rawan sosial. Dasar pembentukan kelompok usaha bersama ( KUBE ) ini berangkat dari kondisi sosial ekonomi di desa Kedungpanjang Kecamatan Blitar Kabupaten Blitar yang masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan. Di samping itu, sumber daya manusia dan alam yang sangat potensial untuk di kembangkan namun belum terjamah membuat kami membentuk usaha bersama untuk memaksimalkan segala sumber daya yang ada guna meningkatkan kesejahteraan warga.

(7)

bersama kami yang terwadahi dalam kelompok usaha bersama ( KUBE ) di desa Kedungpanjang RT 01 RW 02.

 DASAR PEMBENTUKAN KUBE

Setelah menganalisa dan melihat pangsa pasar, kami membentuk kelompok usaha bersama ( KUBE ) yang bergerak di bidang penyediaan bahan pokok atau sembako dengan dasar pemikiran sebagai berikut :

 UUD 1945 pasal 33 mengenai Ekonomi kerakyatan

 PP Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2013 Tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah

 PP Nomor 32 Tahun 1998 Tentang Pembinaan Pengembangan Usaha Kecil

 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin sebagai landasan DINSOS dalam penyelenggaraan bantuan KUBE PKK WRSE.

Selain pertimbangan di atas, kami mempertimbangkan berbagai hal sebagai bahan pertimbangan kami sebagai berikut :

 Jumlah keluarga miskin di desa Kedungpanjang yang masih banyak

 Belum adanya pengalaman yang tersistematis dalam mengelola usaha kecil menengah sehingga perlu adanya kelompok usaha bersama

 Perlu adanya pelatihan dari pihak – pihak terkait

 Sumber daya manusia serta alam yang bisa di optimalkan khususnya pengadaan bahan pokok dan kedelai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta pengadaan bahan kedelai untuk usaha kecil produksi tahu dan tempe yang banyak dilakukan di desa Kedungpanjang dan sekitarnya.

Pembentukan KUBE

Dengan berbagai pertimbangan serta berpedoman pada peraturan pemerintah serta program KUBE PKK WRSE yang dicanangkan oleh pemerintah jawa tengah kami dengan ini membentuk kelompok usaha bersama ( KUBE ) PKK WRSE sebagai berikut :

Nama KUBE :

Tanggal pendirian : Selasa, 1 Desember 2013

(8)

Lokasi Usaha : Kios Ibu SITI KHARISAH Kedungpanjang RT 01 RW 02 Blitar

B. MAKSUD TUJUAN PERMOHONAN BANTUAN

1. Tujuan Umum

Menyukseskan program pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan melalui usaha kecil menengah ( UKM )

2. Tujuan Khusus

a. Meningkatkan kesejahteraan para anggota KUBE “” melalui usaha kecil menengah pengadaan sembako dan kedelai

b. Melatih kemandirian wanita dan janda melalui kegiatan usaha

c. Mendorong kegiatan usaha kecil menengah ( UKM ) di desa Kedungpanjang 3. Target

Adapun target dan kegiatan usaha ini adalah

a. Terbentuknya unit usaha kecil menengah bidang perdagangan.

b. Meningkatnya kesejahteraan wanita atau janda di desa Kedungpanjang. c. Terciptanya lapangan kerja baru melalui kegiatan usaha kecil menengah. C. SUSUNAN PENGURUS

Terlampir

BAB III

PELAKSANAAN

(9)

Usaya yang kami jalankan bergerak di bidang penjualan sembako dan pengadaan bahan – bahan pokok industry Tahu dan tempe seperti kedelai.

- Alasan Pemilihan Usaha

Sesuai dengan pertimbangan prinsip analisis SWOT yang telah banyak di terapkan didalam dunia bisnis, kami memilih alasan dengan pertimbangan :

 Pertimbangan Kemampuan ( Strength )

Dengan kondisi sumber daya manusia yang rata – rata adalah petani dan penjual, maka kami mempertimbangkan dan kemudian menetapakan jenis usaha perdagangan sebagai jenis usaha yang kami pilih karena sebagian besar anggota adalah pedagang dan petani sehingga akan memudahkan usaha penjualan sembako dan kedelai.

 Pertimbangan Kelemahan ( Weakness )

Secara umum, warga desa Kedungpanjang khususnya para wanita ibu dan janda memiliki kelemahan yaitu kurangnya pengatahuan mengenai manajemen dan keorganisasian. Namun demikian hal ini dapat teratasi dengan bantuan DINSOS Kabupaten Blitar yang telah melatih serta bantuan para sukarelawan yang memantau serta melatih kemampuan berorganisasi dan mengelola usaha bersama.

Pertimbangan Peluang ( Oportunities )

Melihat pangsa pasar yang masih terbuka lebar hal ini di tandai dengan belum adanya took atau kios yang secara khusus menyediakan bahan pokok di desa Kedungpanjang. Selain itu, belum adanya penyedia stok kedelai untuk para pengrajin tahu dan tempe di desa Kedungpanjang menjadikan usaha sembako dan kedelai memiliki peluang yang besar untuk mendapatkan keuntungan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan anggota khususnya serta masyarakat desa Kedungpanjang secara umum.

Pertimbangan ancaman ( Threatness )

Kendala kami adalah pengadaan modal selain itu usaha pengadaan sembako kami pandang sangat baik.

- PENGELOLAAN USAHA

Pengelolaan usaha akan kami lakukan dengan cara usaha bersama yang kami bagi kedalam beberapa tahap yaitu :

 Tahap persiapan dan perencanaan - Pemilihan jenis usaha

(10)

 Tahap perintisan

Promosi

Upaya promosi kami lakukan dengan melalui brosur atau melalui mulut ke mulut.

Penjualan

Untuk mengatur penjualan kami telah menetapkan petugas jaga kios atau unit usaha yang telah kami tunjuk sesuai kesepakatan. Penjualan di lakukan dengan model grosir untuk kedelai kepada para pengrajin serta sembako kepada warung kecil di sekitar lokasi usaha serta model eceran untuk warga masyarakat secara umum.

 Tahap pengembangan

Penambahan Variasi Barang

Dengan bertambahnya modal dari hasil keuntungan, kami akan menambah variasi barang dagangan yang dibutuhkan masyarakat

 Penambahan Modal

Guna menambah kekuatana usaha kami akan melakukan pencarian modal usaha lebih besar guna memperbesar usaha kami kedepannya baik dari instansi pemerintah maupun pihak swasta serta investor dengan model koperasi.

- LOKASI USAHA

Setelah kami mempertimbangkan berbagai hal terkait pemilihan lokasi usaha yang strategis serta dapat di jangkau masyarakat maka kami memilih lokasi usaha di kios Ibu SITI KHARISAH Desa Kedungpanjang RT 01 RW 02 Kecamatan Blitar Kabupaten Blitar yang terletak di pinggir jalan utama yang menghubungkan desa Blitar – Kedungpanjang – Karangtengah serta menjadi jalur angkutan umum pedesaan Purwokerto – Purbalingga.

B. RENCANA HASIL PENGELOLAAN UEP KUBE

- Pengelolan Hasil KUBE

(11)

- Waktu Pembagian

Waktu pembagian hasil usaha kami lakukan setiap satu tahun sekali.

C. RENCANA ANGGARAN

No Uraian Harga Satuan Satuan volume Total

1 2 3 4 5 6

1 Kedelai Rp. 11.500 Kg 600Kg Rp. 6.900.000

2 Beras Rp. 7.500 Kg 280 Kg Rp. 2.100.000

Total Rp. 9.000.000

Terbilang : Sembilan Juta Rupiah

BAB IV

PENUTUP

(12)

3. Sardiyah 4. Suwarni 5. Kisem 6. Muryati 7. Turiah

Kepala Desa Kedungpanjang

Jayadiningrat

Kedungpanjang, 12 Januari 2014 Ketua

(13)

I I . D a s a r P e n g a j u a n

Semangat berwirausaha dari masyarakat Kota Cirebon perdagangan dan jasa dewasa ini sesuai dengan visi Kota Cirebon yaitu

“Kota Cirebonmenjadi Kota Perdagangan dan Jasa”

. O l e h s e b a b i t u , p a r a u s a h a k e c i l yang ada dalam wadah Kelompok Usaha Kecil “Kue Basah Jajanan

Pasar K e g i r e n B e r s a m a ” R W . 0 1 K e g i r e n K e l u r a h a n K e j a k s a n K e c a m a t a n Kejaksan Kota Cirebon merupakan tumpuan harapan hidup kami yangtengah berupaya untuk memajukan dan mengembangkan usahanya.

I I I . M i s i

Meningkatkan peran serta dalam pembangunan sosial ekonomi di KotaCirebon.

P e m b e r d a y a a n d a n p e n i n g k a t a n p a r t i s i p a s i m a s y a r a k a t t e r h a d a p penanga nan pengangguran dan kemiskinan.

I V . V i s i

Mengembangkan usaha di bidang perdagangan sebagai wadah

untukmensejahterakan anggota keluarga khususnya dan masyarakat KotaCirebon pada umumnya.

M e m a j u k a n d a n m e n g e m b a n g k a n u s a h a s e s u a i p o t e n s i y a n g a d a sehingg a dapat meningkatkan taraf hidup bagi anggota dan keluarga maupun masyarakat Kota Cirebon.

Program bantuan modal usaha untuk pengusaha kecil dalam rangkapeningkatan kesejahteraan, penanggulangan kemiskinan dan

penganggurana d a l a h p r o g r a m y a n g s a n g a t s t r a t e g i s d a n h a r u s d i l a k s a n a k a n o l e h P e m e r i n t a h K o t a C i r e b o n . P r o g r a m i n i m e m p e r b e s a r p e l u a n g b a g i masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang ingin mengemba ngkankegiatan kewirausahaannya.Cirebon, 23 Maret 2012Ketua, Sekretaris

S A P I N A H O N

C I K U R N I A

S I H

Mengetahui :Ketua RW. 01 Kegiren Ketua RT. 05 Kegiren

MOCH RASA

TOHIR

STRUKTUR PENGURUSKELOMPOK USAH KECIL “KUE BASAH JAJANAN PASARTRADISIONAL KEGIREN BERSAMA”RW. 01 KEGIREN KELURAHAN KEGIRENKECAMATAN KEJAKSAN KOTA CIREBON

(14)

S A P I N A H O N

C I K U R N I A

S I H

Mengetahui :Ketua RW 01 Kegiren Ketua RT. 01 Kegiren

MOCH RASA

TOHIR

KELOMPOK USAHA KECIL

“KUE BASAH JAJANAN PASAR TRADISIONALKEGIREN BERSAMA”

RW. 01 KEGIRENKELURAHAN KEGIREN KECAMATAN KEJAKSANKOTA CIREBON

Sekretariat : Jl. Sisingamangaraja Gg. Nelayan RT. 07 RW. 01 Pesisir SelatanKota Cirebon

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

KELOMPOK USAH KECIL “KUE BASAH JAJANAN PASARTRADISIONAL KEGIREN BERSAM”RW. 01 KEL. KEJAKSAN KEC. KEJAKSANKOTA CIREBON

N O N A M A B A N

Y A K N Y A HARGA /

(15)

You're reading a free preview.

Pages 2 to 10 are not shown in this preview.

Read the full version

You're Reading a Free Preview

Page 2 is not shown in this preview. Download

You're Reading a Free Preview

Page 3 is not shown in this preview. Download

You're Reading a Free Preview

Page 4 is not shown in this preview. Download

You're Reading a Free Preview

Page 5 is not shown in this preview. Download

You're Reading a Free Preview

Page 6 is not shown in this preview. Download

You're Reading a Free Preview

(16)

HARGA SATUAN(RP)

JUMLAH HARGA(RP)

1

Celana Panjang Standar (Bahan Jeans)

80

70

85.000

Rp 6,800.000

2

Celana Panjang Pensil (Bahan Jeans)

80

75

90.000

Rp 7,200.000

3

(17)

80

60

70.000

Rp 5,600.000

4

Celana Pendek

80

50

60.000

Rp 4,800.000

5

Polo Shirt

80

40

(18)

Rp 3,600.000

6

Baju Kemeja

100

40

50.000

Rp 5,000.000

7

t­Shirt

100

35

40.000

Rp 4,000.000

8

Topi

(19)

8.5

15.000

Rp 1,800.000

9

Tali Pinggang

100

15

25.000

Rp 2,500.000

10

Dompet

100

15

25.000

(20)

11

Gelang

100

2.5

7.500

Rp 750.000

12

Cincin

100

5

25.000

Rp 2,500.000

13

Kalung

100

(21)

30.000

Rp 3,000.000

TOTAL

Rp 50,050.000

Terbilang :

(22)

You're Reading a Free Preview

Page 8 is not shown in this preview. Download

SUSUNAN PENGURUS

Kelompok Usaha : Jualan Celana PriaJenis Usaha : Jualan Celana Alamat usaha : Jl. Flamboyan Gp. Lampulo Kec. Kuta AlamKota Banda AcehTelp./HP

(23)

You're Reading a Free Preview

Page 9 is not shown in this preview. Download

DOKUMENTASI LOKASI USAHA

(24)

You're Reading a Free Preview

(25)

Nomor : Istimewa Kareung , 10 Februari 2013Lampir : -Hal : Permohonan Bantuan

Kepada Yth, Alat Tangkap Ikan

Kepala Dinas Perikanan danKelautanTk. II Kabupaten Aceh Besar Di-Kota Jantho Assalamu’alaikum, Wr. Wb

Dengan Hormat Kami mengajukan permohonan Bantuan Modal Usaha Kepada Bapak

gunauntukpengembangan usaha di bidang Nelayan yang beralamat di Gampong KareungKecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Seiring pengembangan dan peningkatan sertakebutuhan pasar yang sangat meningkat pada akhir-akhir ini sehingga membuat kami sangattertarik dibidang usaha tersebut hal ini disebabkan keterbatasan kebutuhan hidup dan saranakerja yang terbatas, dengan demikian kami sangat mengharapkan Bantuan Modal Usaha dariBapak untuk modal kerja kami, dengan jumlah Bantuan yang kami minta adalah sebesar Rp.

32.805.000,-00

(

Tiga Puluh Dua Juta Delapan Ratus Lima Ribu Rupiah

) SebagaiBahan Pertimbangan Bapak Bersama Ini Turut Kami Lampirkan kelengkapan Administrasisebagai berikut :1.

Rekomendasi dari Camat Lhoong2.

Proposal Permohonan3.

Surat Keterangan Dari Keuchik Gampong4.

Perincian Permohonan5.

Foto Lokasi dan Boet Penangkap6.

Susunan anggota kelompok 7.

Foto Copy KTP Masing-masing Anggota Kelompok Demikianlah Proposal Permohonan ini kami sampaikan, besar harapan agar dapatterkabul hendaknya, terimakasih.Mengetahui,Ketua

Kelompok ( Karimuddin Hz)Mengetahui,Panglima Laot Lhok Kareung(Jailani Husen)Tembusan disampaikan Kepada1.

Buapati Aceh Besar di Kota Jantho2.

DPRK Aceh Besar di Kota Jantho3.

Camat Lhoong4.

Arsip

I.

(26)

Nama Pemilik : Kelompok Bungong Kareung Nama Usaha :

PerikananBidang usaha : NelayanStatus Usaha : Kelompok Mulai Usaha : Tahun 2013Jumlah Anggot a : 6 OrangAlamat : Gampong Kareung, Kecamatan Lhoong- Aceh Besar

II.

SUSUNAN ANGGOTA 1.

Ketua : Karimuddin Hz.2.

Skretaris : Randi Kausar 3.

Bendahara : M. Amin H.4.

Anggota : Mukhtar A.5.

Anggota : Jailani H.6.

Anggota : Irwan

RINCIAN KEBUTUHAN PROGRAM NELAYANGAMPONG KAREUNG

Nomor Unit Barang Kebutuhan Banyaknya @ Jumlah A Pengadaan Alat Tangkap

1. Jaring Arida 3,5 Inch 100 Set 150.000,00 15.000.000,00

2. Timah No. 60 400 Kg 25.000,00 10.000.000,00

3. Tali 3 mm 100 Kg 35.000,00 3.500.000,00

4. Pelampung Kecil 2000 Bj 800,00 1.000.000,00

5. Pelampung Besar 25 Bh 75.000,00 1.875.000,00

6. Tali 6 mm 1 Bal 180.000,00 180.000,00

7. Benang Ikat Asahi 0,50 10 Kg 60.000,00 600.000,00

8. Jarum 10 Bh 5.000,00 50.000,00 Jumlah 32.805.000,00

Terbilang ( Tiga Puluh Dua Juta Delapan Ratus Lima Ribu Rupiah )

Pemohon

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...