BAB 4
KONSEP PERANCANGAN
4.1 Konsep Perancangan Karya
CD Interaktif ini akan dibuat sebagai bentuk metode baru dalam penerapannya untuk pembelajaran tentang tata surya dengan menyajikan tampilan yang lebih menarik dan atraktif dari segi teknik tampilannya. Adapun hasil analisis data-data yang didapatkan dari data tertulis tentang luar angkasa, film atau bahkan games online yang mempunyai tema sejenis yaitu 3D; menjadikan unsur modern sebagai konsep dasar dari pembuatan layout dan unsur kecanggihan dalam pengoperasian multimedia tersebut.
4.1.1 Target audience
Adapun target atau sasaran audience multimedia interaktif dbagi menjadi 2 (dua) karakteristik, yaitu:
a. Karakteristik target utama (primer)
- Demografis : anak usia 11-15 tahun, SD kelas 5 sampai SMP kelas 3.
- Geografis : anak yang tinggal di kota besar.
- Psikografis : anak-anak yang menyukai hal-hal yang menarik, contoh suka dengan dunia game, teknologi informasi.
- Behavioral : anak-anak yang aktif dan kreatif. b. Karakteristik target pendamping (sekunder)
- Demografis : Orang tua yang mempunyai anak usia 11-15 tahun (usia SD sampai SMP), kelas ekonomi
A dan B, dan berpendidikan minimal SMU. Pengelola sekolah yang berstandar
menengah ke atas dengan fasilitas pendidikan yang baik.
- Geografis : masyarakat di kota-kota besar.
- Psikografis : masyarakat yang memperdulikan pendidikan anak atau muridnya, menyadari pentingnya metode pembelajaran yang lebih modern untuk anak atau muridnya. - Behavioral : masyarakat yang mengikuti perkembangan
informasi, teknologi khususnya; berusaha memberikan kebutuhan anak atau muridnya.
Tugas-tugas perkembangan yang tercapai pada masa kanak-kanak akhir dengan kisaran usia 6-13 tahun (Soesilowindradini, ttn: 116, 118, 119) akan memiliki keterampilan. Keterampilan yang dicapai diantaranya social-help skills dan play skill. Social-help skills untuk membantu orang lain di rumah, di sekolah, dan di tempat bermain seperti membersihkan halaman, merapihkan meja dan kursi. Ini akan menambah perasaan harga diri dan sebagai anak yang berguna hingga menjadikan anak suka bekerja sama (bersifat kooperatif). Play skill terkait dengan kemampuan motorik seperti melempar, menangkap, berlari, keseimbangan. Anak yang terampil dapat membuat penyesuaian-penyesuaian yang lebih baik di sekolah dan di masyarakat.
Karakteristik anak usia SD:
1. Senang bermain, senang bergerak, senang bekerja dalam kelompok, serta senang merasakan/ melakukan sesuatu secara langsung
2. Menurut Havighurst tugas perkembangan anak usia SD adalah sebagai berikut:
- menguasai keterampilan fisik yang diperlukan dalam permainan dan aktivitas fisik.
- membina hidup sehat.
- belajar bergaul dan bekerja dalam kelompok.
- belajar menjalankan peranan sosial sesuai dengan jenis kelamin.
- belajar membaca, menulis, dan menghitung agar mampu berpartisipasi dalam masyarakat.
- memperoleh sejumlah konsep yang diperlukan untuk berpikir efektif.
- mengembangkan kata hati, moral, dan nilai-nilai . - mencapai kemandirian pribadi.
Beberapa Karakteristik Pada Anak Usia Sekolah Menengah:
1. Timbulnya keinginan untuk mempelajari dan menggunakan bahasa asing.
2. Kecenderungan ambivalensi antara keinginan menyendiri dengan keinginan bergaul dengan orang banyak serta antara keinginan untuk bebas dari dominasi dengan kebutuhan bimbingan dan bantuan dari orang tua.
3. Senang membandingkan kaidah-kaidah, nilai-nilai etika, atau norma dengan kenyataan yang terjadi dalam kehidupan orang dewasa.
4. Mulai mempertanyakan secara skeptis mengenai eksistensi (keberadaan) dan sifat kemurahan dan keadilan Tuhan. 5. Reaksi dan ekspresi emosi masih labil.
6. Kepribadiannya sudah menunjukkan pola tetapi belum terpadu. 7. Kecenderungan minat dan pilihan karier sudah relatif lebih
4.1.2 Site Map
4.1.3 Konsep Desain
Konsep utama dalam layout pada halaman menu “HOME” menampilkan pemandangan luar angkasa dari sudut pandang pilot pesawat luar angkasa. Dimana menu link dibuat menyerupai tombol-tombol navigasi layar sentuh pesawat luar angkasa.
a. Studi Karakter Pesawat Alternatif 1
Tampak atas Tampak samping Tampak belakang
Tampak depan Tampak bawah
Gambar 4.1 Alternatif Modelling Pesawat Triton Proteus
Desain Final Pesawat
Tampak samping Tampak atas
Tampak belakang Tampak depan Tampak bawah Gambar 4.2 Final Modelling Pesawat
b. Studi Karakter Pemandu
Brainmapping
Bentuk: Sifat: Warna:
Pesawat tempur Cepat Merah Putih (Indonesia) Panjang dan tipis Lincah
Aerodinamik Note:
Pesawat aerodinamis, tapi kurang sesuai dengan konsep pesawat tour (jalan-jalan) dimana kecepatannya tidak setinggi atau secepat pesawat tempur.
Bentuk: Sifat: Warna:
Pesawat ‘tour’, tidak Cepat Merah Putih Indonesia terlalu aerodinamis. Lincah tampak kontras dengan latar
belakang langit ruang angkasa. Note:
Layar kaca besar di depan sebagai daerah untuk tampilan menu dari sudut/angle audience.
Asesoris: Turbo pada kedua sisi sayap, dan belakang pesawat sebagai motor penggerak pesawat saat akan melaju antar materi pembahasan.
Sketsa karakter pemandu
Gambar 4.3 Sketsa Karakter
Sketsa karakter yang mengusung bentuk robot atau alien sebagai pemandu. Kecil, bersahabat dan lucu.
Desain Final Pemandu
Bentuk akhir dari karakter yang digunakan menggambarkan robot masa depan sebagai pilot pesawat. Antena yang terdapat disebelah mata dimaksudkan sebagai alat komunikasi antar robot, tangan dan kakinya dapat dimasukkan kedalam badan robot. Warna dominan merah dan putih pada mata diambil dari warna Indonesia, dan kedua warna ini tampak kontras nantinya dengan dashboard pesawat dan background luar angkasa.
4.1.4 Sinopsis
Visualisasi CD interaktif ini memperlihatkan perjalanan antariksa abad 3000 yang dipandu oleh sebuah tokoh karakter (robot alien) yang bernama Fubo . Dimulai dari perjalanan menyusuri planet-planet yang berotasi dan satelit yang berputar mengitarinya (jika ada) sampai dengan pengenalan matahari, planet dalam, satelit, asteroid, dan beberapa fenomena tata surya yang ada di galaksi Bimasakti seperti penampakan gugusan bintang, komet, dan blackhole. Dalam perpindahan dari menu utama ke dalam sub menu dibuat transisi seakan-akan pesawat tersebut melesat terbang dengan kecepatan cahaya melalui lorong waktu menuju isi materi yang telah dipilih. Kemudian dalam isi materi tersebut, Fubo akan memberikan teks pengetahuan yang diketahuinya. Di akhir petualangan, robot alien melambaikan tangan diikuti tampilan keluar dari aplikasi multimedia interaktif tersebut.
Nama:
FUBO
“Future Robot” ...001 – Pilot...002 – Teknisi ...003 - Kru
Sifat: Cepat, Lincah, dan Ramah
Keahlian: Mengemudikan pesawat (pilot) dan Memperbaiki pesawat (teknisi)
4.1.5 Konsep Visual Layout
Adapun bentuk visual dari layout halaman interaktif multimedia ini terdiri dari beberapa unsur-unsur desain grafis sebagai berikut: a. Komposisi Menu Utama
Alternatif layout menu Home
Gambar 4.5 Alternatif Layout 1
Desain Final Layout Menu Home
Gambar 4.7 Layout Final
a. Bagian menu untuk isi materi terlalu sempit, baik untuk gambar 3D animasi planet maupun teks keterangannya. b. Robot di layar tidak berguna
secara optimal karena tidak berbicara.
a. Bagian menu untuk isi materi terlalu luas.
b. Area panel pesawat terlalu sepi, tidak ada satupun tombol yang dapat dimainkan oleh audience.
Gambar 4.6 Alternatif Layout 2
2
1
Tampilan layar dibagi menjadi 3 bagian, area button menu, materi, dan asesoris tambahan. Adapun warna background yang ditampilkan bernuansa gelap sesuai dengan warna luar angkasa. Maksud dari pembagian ini bertujuan untuk memudahkan mata audience dapat terpeta secara gampang untuk menemukan tombol-tombol navigasi (menu) atau membaca artikel yang diinginkan.
b. Konsep Typografi
Untuk mendukung konsep dari interaktif multimedia ini, penentuan penggunaan typografi memegang peranan penting. Jenis font yang akan dipakai dalam interaktif multimedia ini adalah:
1) Arial
Jenis huruf sans-serif ini dipakai pada bagian isi materi karena huruf ini tidak terlalu kurus dan tidak terlalu melebar. Sehingga nyaman bagi mata untuk membacanya.
abcde fghij klmno pqrst uvwxyz
ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWX
YZ1234567890
2) Sony Sketch EF
Huruf fantasi ini dipakai sebagai teks judul dalam opening dan button menu. Font ini mirip dengan jenis huruf yang digunakan dalam film-film berceritakan perang luar angkasa, “Star Wars, Star Trek, Star Tours”, namun lebih gampang terbaca.
Bentuk:
Mendatar atau Landscape (pemandangan alam di luar angkasa).
Pembagian bidang: Warna:
1 = Button menu Background = biru kelam
2 = Isi / materi dan Animasi Tombol = biru
3 = Asesoris tambahan Text = putih
Interior pesawat = putih Info menu = hijau
Abcdefghijklmnopqrstuvw
xyz
1234567890
c. Konsep warna
Warna yang dipakai pada halaman multimedia yaitu:
1) Hitam C: 0 M: 0 Y: 0 K: 100
Halaman pada setiap menu berlatar belakang dominan hitam, memberikan kesan hampa atau kosong mendukung konsep ruang angkasa yang sangat luas.
2) Biru
Mengambil dari warna langit, dingin, konstan, kebenaran, santai, ketuhanan (heavenly), elegant, sophisticated (berselera tinggi), udara segar, muda, sportif, kekuatan, keyakinan.
3) Putih C: 0 M: 0 Y: 0 K: 0
Warna putih yang kontras dengan latar belakang hitam akan digunakan sebagai warna teks agar mudah dibaca audience. 4) Hijau C: 63 M: 0 Y: 100 K: 0
Hijau terang dipakai untuk warna tombol-tombol navigasi. Warna ini juga tampak kontras dengan warna background yang hitam.
d. Konsep Animasi & Transisi
Konsep animasi dan transisi dibuat 3D agar tampak lebih menarik bagi audience dimana anak usia 11-15 tahun sebagai targetnya.
Gambar 4.8 Transisi
Tampilan memasuki sub menu utama yang menggambarkan seakan-akan audience dibawa meluncur melewati lorong waktu dalam kecepatan cahaya.
4.1.6 Konsep Audio
Konsep audio yang pakai nanti terdapat dalam beberapa bagian yaitu
a. Opening
Menggunakan musik pada opening saat animasi teks judul dimainkan. Konsep audio yang dipakai mirip dengan opening pada film-film yang memberikan kesan kejutan dan semangat yang cocok dengan konsep petualangan dari CD interaktif ini.
‘Ship boarding - Bus door open – Blink’ b. Home
Background musik dipakai sepanjang halaman home. Bernuansa ringan, tidak berisik, tenang sesuai dengan keadaan luar angkasa yang luas dan hampa.
‘Space Meditation – Colonies – Spiritual Music - Space Launch’ c. Tombol
Pada tombol navigasi nanti diberikan sound effect agar membedakan bahwa tombol tersebut aktif atau tidak.
Dan saat memunculkan objek baru (baik itu gambar ataupun teks) juga diberikan sound effect seperti suara komputerisasi atau suara melesat, gunanya memberikan sedikit ‘shocking effect’ kepada audience sehingga audience tidak merasa bosan.
4.1.7 Storyboard
Scene Video Keterangan Waktu
A. OPENING
Image Pesawat & planet Mars dan kedua
satelitnya (Phobos & Deimos)
Audio Background music dan sound
effect pesawat
Animasi Angle: Eye level
Objek dan kamera sejajar / sama seperti mata memandang sehingga dapat memberikan kesan audience sedang berjalan di dalam pesawat.
Text - Welcome to Milky Way
- Are U ready to Begin the
Keluar pilihan YES dan NO. Masuk ke halaman Home jika menekan tombol YES dan keluar dari aplikasi jika menekan tombol NO. Bila menekan EXIT maka tampilan menuju ke halaman penutup dan kemudian keluar dari aplikasi. 30 detik
Journey?
Link a. Home
b. Exit
B. HOME
Image Karakter FUBO, interior pesawat,
dan tombol menu
Audio Background music & Sound effect
Animasi - Berjalan masuk ke dalam
pesawat dan duduk di depan control panel pesawat.
Text - Tombol a. Sun b. Planet c. Asteroid d. Constellation e. Satellite f. Gallery g. Home h. Exit Link a. Sun b. Planet c. Asteroid d. Constellation e. Satellite f. Gallery i. Home g. Exit Ketika salah satu tombol di klik akan ada transisi gambar efek ruang waktu berpindah ke link tujuan - C. PLANET Ketika salah satu tombol di klik akan ada transisi gambar efek ruang waktu berpindah ke link tujuan
Image 8 Planet & background ruang angkasa
Audio Background Music
Animasi Karakter FUBO menekan
tombol-tombol panel pesawat
Text - Tombol a. Mercurius b. Venus c. Earth d. Mars e. Jupiter f. Saturnus g. Uranus h. Neptunus i. Back j. Home k. Exit Link a. Mercurius b. Venus c. Earth d. Mars e. Jupiter f. Saturnus g. Uranus h. Neptunus i. Back j. Home k. Exit C.1. SUB PLANET Image Planet
Audio Background Music & Sound effect
komputer
Animasi Planet berotasi
Text 1) Planet Merkurius merupakan
planet terdekat dengan matahari sehingga memperoleh penyinaran matahari dalam waktu yang lama. Jika dibandingkan dengan tarikan
Ketika tombol NEXT atau BACK di klik akan
memperlihatkan isi atau materi sub planet
kuat matahari, medan gravitasinya terlalu lemah untuk menahan gas apa pun, sehingga Merkurius tidak memiliki atmosfer. Planet ini tidak memiliki satelit yang mengitarinya 2) Ditengah hari, suhu
permukaannya mencapai 430°C, dan ditengah malam (yang lamanya juga 88 malam Bumi) sampai -180°C. Merkurius terlihat di Bumi sebagai bintang sore pada waktu sore dan waktu pagi hari tampak sebagai bintang pagi. Diameter Merkuius adalah 4.878 km. Tombol a. Next b. Back c. Planet d. Home e. Exit Link - D. PLANET KERDIL
Image Planet & background ruang
angkasa
Audio Background Music
Animasi -
Text Planet katai atau planet kerdil
(bahasa Inggris: dwarf planet) adalah sebutan bagi benda-benda langit dalam tata surya dengan ciri-ciri yaitu mengorbit mengelilingi matahari; mempunyai massa yang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri agar dapat mengatasi tekanan benda tegar mempunyai
bentuk hampir bulat; belum mengosongkan orbit agar tidak ditempati benda-benda angkasa berukuran cukup besar lainnya selain satelitnya sendiri; dan bukan merupakan satelit sebuah planet.
Tombol a. Pluto b. Haumea c. Eris d. Makemake e. Planet f. Back g. Home h. Exit Link a. Pluto b. Haumea c. Eris d. Makemake e. Planet f. Back g. Home h. Exit
D.1 SUB PLANET KERDIL
Image Planet Pluto
Audio Background Music
Animasi Pluto berotasi
Text 1) Pertama kali ditemukan oleh
Clyde William Tombaguh pada 18 Februari 1930 dan Pluto
dikelompokan sebagai planet ke-9 dari matahari dengan jarak 5.900,1 km dan berdiameter 2,486 km. Periode rotasi Pluto adalah 6,93 hari, sedangkan periode revolusi adalah 248,8 tahun. Suhu permukaan Pluto berkisar 233°C
sampai dengan -223°C, sehingga sebagian besar berwujud es. 2) Seiring penelitian terhadap planet ini, diketahui Pluto memiliki orbit yang tidak bersih dari benda langit lainnya yang seukuran dan memiliki ukuran yang sangat kecil dibanding planet lainnya, sehingga pada tanggal 24 Agustus 2006 pada sidang akbar Himpunan Astronom Internasional di Praha (Ceko) resmilah gelar ‘planet’ bagi pluto dicabut dan berganti dengan sebutan “Planet Kerdil” atau 134340.
Tombol a. Dwarf Planet
b. Planet c. Home d. Exit
Link -
D ASTEROID
Image 5 Asteroid & background ruang
angkasa
Audio Background Music
Animasi 5 Asteroid tampak atas berputar
Text Asteroid adalah batu besar di luar
angkasa. Beberapa asteroid bisa berukuran sangat besar,
sementara yang lain berukuran kecil seperti butiran pasir. 5 (lima) dari asteroid berukuran besar yang telah ditemukan di ruang angkasa antara lain Ida, Vesta, Gaspra, Cleo, dan Ceres.
b. 4 Vesta c. 951 Gaspra d. 216 Cleopatra e. 1 Ceres f. Back g. Home h. Exit Link a. 243 Ida b. 4 Vesta c. 951 Gaspra d. 216 Cleopatra e. 1 Ceres f. Back g. Home h. Exit 1.1) SUB ASTEROID
Image Asteroid Ida
Audio Background Music
Animasi 1) Asteroid Ida berputar
2) Asteroid terkunci dan bisa ditembak
Text Ditemukan pada 29 September
1884 oleh Johann Palisa. Orbit Ida terletak di antara planet Mars dan Jupiter. Permukaannya adalah salah satu yang paling banyak kawah di tata surya, yang menampilkan berbagai ukuran kawah dan usia.
Tombol a. Home
b. Exit
Link -
E.
Image Gugusan bintang
Audio Background Music
Animasi Blinking stars
Text - Tombol a. Aquarius b. Aries c. Pisces d. Cancer e. Capricorn f. Gemini g. Scorpio h. Taurus i. Virgo j. Libra k. Leo l. Sagitarius m. Cassiopeia n. Ursa Major Link a. Aquarius b. Aries c. Pisces d. Cancer e. Capricornus f. Gemini g. Scorpio h. Taurus i. Virgo j. Libra k. Leo l. Sagitarius m. Cassiopeia n. Ursa Major
Image Gugusan bintang Aquarius
Audio Background Music
Animasi Tombol interaktif pembentukan rasi
Aquarius.
Text Aquarius, atau “Pembawa Air”
adalah konstelasi di belahan bumi selatan. Rasi ini adalah salah satu dari 12 rasi bintang dari keluarga zodiac, yang terletak di jalan jelas matahari di langit dan merupakan salah satu rasi bintang yang diakui tertua di langit. Tombol a. Constellation b. Home c. Exit Link - F. SATELLITE
Image 5 Satelit buatan manusia
Audio Background Music
Animasi -
Text Satelit berikut merupakan hasil dari
buatan manusia (satelit buatan) yang diluncurkan beberapa negara dengan berbagai tujuan, mulai dari kepentingan astronomi (mengamati obyek di angkasa), komunikasi,
Ketika salah satu tombol di klik akan ada transisi gambar efek ruang waktu berpindah ke link tujuan
sebagia sumber tenaga konvensional, dan lainnya. Beberapa negara yang telah berhasil meluncurkan satelit buatan pertama yaitu: Uni Soviet, Amerika Serikat, Jepang, Perancis,
Indonesia, dan masih banyak lagi.
Tombol a. Asterix b. Explorer-I c. Sputnik 1 d. Palapa A1 e. Osumi Link a. Asterix b. Explorer-I c. Sputnik 1 d. Palapa A1 e. Osumi F.1 SUB SATELLITE
Image Satelit Buatan Asterix
Audio Background Music
Animasi Satelit Asterix berputar
Text Satelit buatan pertama milik
Perancis, diluncurkan pada tanggal 26 November 1965 oleh roket dari Diamant tipe A dari Hammaguir di Aljazair. Awalnya dinamai A-1, sebagai satelit pertama Angkatan Darat Perancis, tapi kemudian berganti nama setelah karakter kartun Perancis yang populer yaitu Asterix.
Tombol -
G. GALLERY
1) Image 1
Image Kawah Barringer
Audio Background Music
Animasi -
Text Merupakan kawah di gurun utara
Arizona Amerika Serikat yang terbentuk akibat hantaman meteorit sekitar 50,000 tahun yang lalu. Ledakan akibat hantaman tersebut sama dengan kekuatan 2 ½ juta ton TNT. Nama kawahnya sendiri diambil dari seorang insinyur pertambangan Philadelphia, Daniel Moreau Barringer, yang pertama kali (tahun 1903) mengklaim bahwa kawah tersebut terbentuk dari dampak meteorit.
Tombol -Link - Ketika salah satu tombol di klik menampilkan foto-foto atau yang pernah diabadikan para ilmuwan, astronot, atau pengamat bintang. -
Dari storyboard visualisasi di atas dapat terpetakan alur menu-menu dari aplikasi yang dibangun. Dengan pembagian menu utamanya yaitu: matahari, planet, asteroid, gugusan bintang, satelit buatan manusia, dan galeri yang menampilkan foto-foto atau ilustrasi yang dipublikasi oleh NASA dan ESO yang merupakan badan penelitian luar angkasa milik Amerika dan Eropa.
Layout dirancang dengan konsep simple dan pembagian bidang yang membuat tampilan mudah dibaca. Perbedaan draft tampilan layout terdiri 1 halaman menu HOME dan 2 halaman menu lainnya yaitu :
-) menu dengan animasi (Sun, Planet, Dwarft Planet, dan Satellite); -) menu interaktif (Asteroid dan Constellation);
-) menu dengan gambar (Gallery).
Untuk tombol Home dan Exit akan tetap ditampilkan pada semua sub menu untuk menjaga konsistensi dari layout utamanya.
a. Layout halaman HOME
Pada halaman HOME didesain dengan menggabungkan gambar 2D dan animasi 3D. Adapun unsur-unsur yang ditampilkan dalam desain yaitu mengambil elemen bentuk dan warna metal pesawat antariksa serta warna biru ruang angkasa.
Tampilan gambar berukuran 1344x768 px dengan area utama (batas dalam list kotak berwarna biru) berukuran 800x600 px. Kelebihan gambar dimaksudkan sebagai antisipasi penggunaan pada perangkat komputer atau notebook. Adapun bentuk box dari menu tersebut mengambil konsep
b
c
a
a
Gambar 4.9 Menu Home Keterangan:
a. Button menu utama (Home dan Exit) b. Button 6 menu materi
tampilan layar sentuh. Pada bagian dashboard pesawat hanya ada 2 (dua) tombol yang bisa atau boleh dimainkan audience yaitu: next (berikutnya) dan back (kembali) mengingat area tersebut adalah area si pilot dalam menjalankan pesawat.
b. Layout halaman SUN
Pada halaman SUN dibagi 3 bidang: Bidang menu, bidang isi materi, dan bidang teks.
Gambar 4.10 Menu Sun
Bola planet matahari berputar pada porosnya diikuti tampilan teks keluar yang menjelaskan tentang apa itu matahari dan lapisan-lapisannya.
c. Layout Halaman Planet
b
a
c
d
a
Keterangan:a. Button menu utama (Home dan Exit) b. Animasi bola Matahari
c. Area teks d. Back & Next
Tampilan menu planet lebih statis yaitu button-button planet disuguhkan tanpa banyak animasi bergerak. Audience dihadapkan pada 8 (delapan) planet yang dapat diakses ke materinya. Dan menu Planet Kerdil disudut kanan bawah sebagai materi tambahan bagian dari planet.
d. Layout Halaman Sub Planet
Untuk tampilan menu sub planet disajikan sama dengan Sun hanya saja ditambahkan animasi button satelit yang mengelilingi planet tersebut Sehingga bentuknya lebih dinamis. Tujuannya untuk memberikan suasana ruang angkasa yang lebih hidup.
Gambar 4.12 Menu Sub Planet
b
c
b
a
c
d
Gambar 4.11 Menu Planet Keterangan:
a. Button menu utama (Home dan Exit) b. Button Planet
c. Back & Next
Planet dari menu utama berputar pada porosnya dan dikelilingi oleh satelit alami dari planet tersebut. Dan satelit tersebut juga merupakan button menu dari satelit tersebut.
e. Layout Halaman Planet Kerdil
4 (empat) pilihan menu planet kerdil dibuat statis dengan disertai penjelasan materinya, terdiri dari Pluto, Haumea, Eris, dan Makemake.
f. Layout Halaman Asteroid
Pada menu Asteroid, audience dihadirkan outline asteroid.
Gambar 4.14 Menu Asteroid
b
a
c
d
b
a
c
d
Gambar 4.13 Menu Dwarf Planet Keterangan:
a. Button menu utama (Home dan Exit) b. Animasi button Planet Kerdil
c. Area teks d. Back & Next
Pada menu asteroid diperlihatkan button dengan bentuk hanya berupa outline sebagai ilustrasi bahwa gambar tersebut hasil dari scanning atau pencarian data dari radar pesawat.
g. Layout Halaman Sub Asteroid
Gambar 4.15 Menu Sub Asteroid
Membagi area utama menjadi 2 bagian, yaitu area animasi batu asteroid yang berputar (kiri) dan teks materi pengetahuannya (kanan). Disertai dengan interaksi tembakan setelah beberapa detik dari menu sub asteroid ini ditampilkan.
Keterangan:
a. Button menu utama (Home dan Exit) b. Animasi button asteroid
c. Area teks d. Back & Next
b
a
d
c
Keterangan:
a. Button menu utama (Planet, Home dan Exit) b. Animasi bola Planet
c. Area teks d. Back & Next
h. Layout Halaman Constellation
Gambar 4.16 Menu Constellation
Sama halnya dengan menu Asteroid, tampilan menu constlelasi (gugusan bintang) diperlihatkan button dengan bentuk hanya berupa outline dari berbagai rasi bintang sebagai ilustrasi bahwa gambar tersebut hasil dari scanning atau pencarian data dari radar pesawat.
i. Layout Halaman Sub Constellation
a
Keterangan:
a. Button menu utama (Constellation, Home dan Exit)
b. Button 14 materi gugusan bintang c. Back & Next
b
c
a
b
d
c
Pada halaman ini, audience diajak untuk berinteraksi dengan menghubung-hubungkan titik pada layar untuk membentuk rasi bintangnya. Adapun info awal kepada audience dimunculkan dengan tanda teks “Tekan”.
j. Layout Halaman Satelit Buatan
Gambar 4.18 Menu Artificial Satellite
Audience dibawa ke luar dari bumi dan menampilkan berbagai satelit buatan yang pernah dibuat manusia untuk berbagai kepentingan. Satelit tersebut merupakan button ke sub menu selanjutnya. Disertai dengan tampilan teks materinya.
Gambar 4.17 Menu Sub Constellation Keterangan:
a. Button menu utama (Constellation, Home dan Exit) b. Button 14 materi gugusan bintang
c. Area teks
a
b
c
d
Keterangan:a. Button menu utama (Home dan Exit) b. Button 5 materi satelit buatan c. Area teks
k. Layout Halaman Sub Satelit Buatan
Sama halnya dengan sub asteroid, pada menu ini layar dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: animasi dari satelit buatan yang berputar (kiri) dan teks materi (kanan).
l. Layout Halaman Gallery
a
a
b
Gambar 4.19 Menu Sub Artificial Satellite Keterangan:
a. Button menu utama (Home dan Exit) b. Animasi satelit buatan
c. Area teks d. Back & Next
c
d
a
a
b
d
c
Gambar 4.20 Menu Gallery
Menampilkan beberapa foto yang diabadikan oleh para ilmuwan atau peneliti luar angkasa. Dan juga ilustrasi yang dikemukakan oleh badan penelitian tersebut.
4.1.8 Perancangan Tombol Navigasi a. Tombol menu utama
Perancangan tombol navigasi pada 3 menu utama yaitu ‘Home’ dan ‘Exit’. Background tombol transparan dengan teks berwarna putih, efek warna hijau menyala ketika mouseover. b. Tombol Sub Menu
Agar Audience tidak kesulitan mencari-cari tombol sub menu, maka tombol tersebut diletakan masih sederet dengan menu ‘Home’ dan ‘Exit’.
c. Tombol menu lain
Tombol pendukung lainnya yaitu Back dan Exit. Dibentuk samar atau menyatu pada frame layar yang berwarna metal.
Tombol ini diletakan pada area dashboard pesawat pada bagian kanan untuk tombol “Next” dan sebelah kiri untuk tombol “Back” sebagai akses untuk membaca isi teks materi yang disuguhkan.
Keterangan:
a. Button menu utama (Home dan Exit) b. Image gallery
c. Area teks d. Back & Next
--- Teks tidak muncul jika tidak ada materi selanjutnya
--- Teks bewarna hijau jika ada materi selanjutnya
4.2 Jadwal Pelaksanaan Perancangan Tugas Akhir
4.3 Anggaran Biaya
KEBUTUHAN BIAYA TA Banyak Satuan Harga
Satuan JUMLAH
SUB JUMLAH TOTAL (IDR)
A Desain Perancangan Buku “Ensiklopedi
Junior Luar Angkasa” 1 Pc 56.000.- 56.000.- Buku “Why? The
Universe Luar Angkasa” 1 Pc 60,000,- 60,000,- 116.000.- B. Produksi Karya TA CD 2 Pc 5.000.- 10.000.- Kotak mika 2 Pc 2.500,- 5.000,- Labelling CD 2 Pc 5.000.- 10.000.- Cover 2 Pc 2.500,- 5.000,- Packaging 2 Pc 6.000,- 12.000,-
Media pendukung 1 Set 485.000,- 485.000,- 527.000,-
C. Pameran Pra-TA
X-Banner 1 pc 110.000,- 110.000.-
Sewa tempat / partisi (termasuk meja, kursi, & lampu LT) 1 Unit 450.000,- 500.000.- Backdrop 3m x 2,6m 1 Pc 195.000,- 195.000,- Backdrop 2m x 2,6m 2 Pc 130.000,- 260.000,- Print A3 30 Lembar 4.400,- 132.000,- Styrofoam 1 Lembar 6.000,- 6.000,-
Benang pancing & ATK
lainnya 1 Set 138.000,- 138.000,- Akomodasi 2 Hari 50.000,- 100.000,-
Konsumsi 2 Hari 50.000,- 100.000,- 1.631.000,-
D. Biaya tak terduga
500.000.- 500.000,-
JUMLAH TOTAL 2.774.000,- TERBILANG: #Dua Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Rupiah#
KEGIATAN PERANCANGAN TA BULAN I BULAN II BULAN III BULAN IV 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. Pra Produksi P A M E R A N P R A -T A S ID A N G T U G A S A K H IR Storyline Desain karakter 3D
Layout & Background
2. Produksi
Animasi 3D
Mixing 3D & Flash
Sound effect
3. Pasca Produksi
Editing
CD Interaktif & Media