i PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM
KREASI BAKI LAMARAN BAGI PEMUDI “SINAR TARUNA” JETAK-NGETAL, SURUHKALANG, JATEN, KARANGANYAR
BIDANG KEGIATAN
Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M)
Disusun Oleh :
OKKI CHANDRA AMBARWATI (D0111067) Angkatan 2011 AMALINA NIARA PUTRI (D0111013) Angkatan 2011 LILIANAN ISNAINI (D0212060) Angkatan 2012
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA 2012
ii HALAMAN PENGESAHAN
1. Judul Kegiatan : KREASI BAKI LAMARAN BAGI PEMUDI “SINAR TARUNA” JETAK-NGETAL, SURUHKALANG, JATEN, KARANGANYAR
2. Bidang Kegiatan : ( ) PKM-P
( ) PKM-K ( ) PKM-KC
( ) PKM-T (√ ) PKM-M
3. Ketuan Pelaksana
Kegiatan
a. Nama Lengkap : Okki Chandra Ambarwati
b. NIM : D0111067
c. Jurusan : Ilmu Administrasi
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Sebelas Maret Surakarta e. Alamat Rumah dan No.TelHp : Jetak RT.01 RW.02
Suruhkalang Kecamatan Jaten
Kabupaten Karanganyar / 087836387778
4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 2 orang
5. Dosen
Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Faizatul Ansoriyah,S.Sos.,M.Si
b. NIDN : 0004038202
c. Alamat Rumah : Sruwoh,
Andong, Boyolali / 085647357206
6. Biaya Kegiatan
Total
a. Dikti : Rp 6.000.000,00
b. Sumber lain (sebutkan…) : Rp –
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 5 bulan
Surakarta, 1 November 2012 Menyetujui,
Ketua Jurusan Ketua Pelaksana Kegiatan
Drs. Is Hadri Utomo, M.Si Okki Chandra Ambarwati
NIP.19590907 198702 1 001 NIM. D 0111067
iii DAFTAR ISI
Halaman Judul ... i
Halaman Pengesahan ... ii
Daftar Isi ... iii
A. Latar Belakang ... 1
B. Perumusan Masalah ... 2
C. Tujuan Program... 2
D. Luaran yang Diharapkan ... 2
E. Kegunaan Program... 3
F. Gambaran Umum Masyarakat Sasaran ... 4
G. Metode Pelaksanaan…………... 6
H. Jadwal Kegiatan ... 7
I. Rancangan Biaya ... 8
J. Lampiran ... 8
1. Biodata Ketua Kelompok……….. 8
2. Biodata Anggota Kelompok 1... 9
3. Biodata Anggota Kelompok 2……….. 10
4. Biodata Dosen Pendamping ………... 11
5. Surat Perjanjian Kerjasama ... 12
A. Judul Kegiatan
“Kreasi Baki Lamaran Bagi Pemudi “Sinar Taruna” Jetak-Ngetal, Suruhkalang, Jaten, Karanganyar ”
B. Latar Belakang
Arus globalisasi telah menjangkit banyak kalangan. Tidak hanya masyarakat kota, masyarakat desa pun mulai terpengaruh pola kehidupannya dengan gaya hidup kapitalis. Salah satunya adalah pola hidup instan. Di era ini segalanya dituntut serba instan. Dari hal makanan hingga mencari ilmu, semuanya tersedia siap saji atau tinggal klik saja. Pola hidup seperti ini memang menguntungkan, sebab mampu menghemat tenaga dan mengefesiensikan waktu. Tetapi, hal ini bila diperhatikan justru akan menimbulkan kebiasaan malas karena tanpa usaha keras apa yang dibutuhkan akan tersedia.
Pemuda sebagai agen penerus bangsa seharusnya dapat menyaring budaya instan ini. Namun, mereka kini malah menjadi objek yang terpengaruh dari budaya instan tersebut. Realitas di masyarakat para remaja putri lebih suka menghabiskan waktunya untuk bermain HP, sekedar mengobrol dan banyak kegaiatan lainnya yang kurang bermanfaat bagi sesame. Sebagai contoh adalah ketika ketika masyarakat sedang mempunyai hajat, pemudi atau remaja putri hanya melakukan pekerjaan kecil seperti melipat tisu. Bila pekerjaan melipat tisu yang mudah itu sudah selesai, mereka melanjutkan menghabiskan waktunya hanya untuk mengobrol dan bercanda ria dengan teman-temannya atau sekedar bermain HP sampai acara di tempat itu selesei. Kegiatan seperti itu disamping kurang member manfaat bagi mereka, juga kurang memberikan kontribusi bagi terlakasananya sebuah acara bagi masayarakat sekitar.
Melihat latar belakang di atas, kami mempunyai inisiatif untk mengadankan pelatihan kreasi baki lamaran pada pemudi “sinar taruna” Jetak-Ngetal, Suruhkalang, Jaten, Karanganyar. Keterampilan kreasi baki lamaran yang didapat dari pelatihan tersebut akan membuat masyarakat khususnya pemudi mengurangi budaya instan serta malasa-malasan yang tengah menjangkit masyarakat saat ini. Sehingga pemudi dapat memanfaatkan waktu yang mereka miliki untuk melakukan hal-hal bermanfaat yang dibutuhkan dalam masyarakat.
Harapan kami, melalui pelatihan ini pemudi “sinar taruna” Jetak-Ngetal, Suruhkalang, Jaten, Karanganyar bisa mengaplikasikan keterampilan yang di dapat melalui penyusunan kreasi baki lamaran sendiri. Sehingga masyarakat yang memiliki hajat tidak perlu memesan kreasi baki lamaran kepada penyedia jasa, namun dikerjakan sendiri oleh pemuda sekitar. Selain itu, kegiatan ini akan merangsang serta meningkatkan kreativitas para pemuda sekaligus melawan adanya pengaruh budaya instan yang kini telah mengancam.
Semoga untuk ke depannya, kreasi baki lamaran ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Selain untuk membuka peluang usaha yang menguntungkan bagi masyarakat sekitar, kegiatan ini juga bisa digunakan untuk mengisi waktu luang untuk melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat.
C. PERUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang permasalahan di atas, maka dapat ditarik suatu perumusan masalah sebagai berikut : “Sejauh mana Pelatihan Kreasi Baki Lamaran dapat meningkatkan kreativitas pemudi “Sinar Taruna” Jetak-Ngetal, Suruhkalang, Jaten, Karanganyar?”
D. TUJUAN PROGRAM Tujuan dari program ini adalah
1. Meningkatkan keterampilan, kreasi dan kreativitas khususnya bagi para pemudi “sinar taruna”
2. Membuka peluang usaha jasa kreasi baki lamaran sehingga menumbuhkan jiwa wirausahawan muda bagi para pemudi “sinar taruna”
3. Memanfaatkan waktu luang dengan mengisi kegiatan yang bermanfaat E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Pelatihan Kreasi Baki Lamaran Pada Pemudi “Sinar Taruna” Jetak-Ngetal, Suruhkalang, Jaten, Karanganyar diharapkan dapat meningkatkan kreativitas kepada para pemuda dan memberikan peluang usaha dalam usaha baki lamaran sehingga tumbulah jiwa wirausahawan muda.
Luaran yang diharapkan dalam program ini adalah:
1. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kepada pemudi ”sinar taruna” untuk melakukan kegiatan
yang lebih bermanfaat ketika menghadiri acara masyarakat yang mempunyai hajat.
2. Kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan, kreasi dan kreativitas pemudi ”sinar taruna”
3. Kegiatan ini untuk mengenalkan kepada khalayak tentang kreasi dan kreativitas baki lamaran yang telah dikerjakan oleh pemudi ”sinar taruna”.
4. Dengan adanya kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam upaya menumbuhkan jiwa entrepreneurship dengan membuka usaha kreasi baki lamaran oleh pemudi ”sinar taruna”.
F. KEGUNAAN PROGRAM
Kegunaan pelatihan baki lamaran dalam bidang : 1) Ekonomi
Dapat menghasilkan barang, guna menambah pendapatan. Meningkatkan kesejahtraan.
Mengurangi pengangguran.
Memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang berguna.
Menghemat anggaran masyarakat sekitar karena yang mengerjakan jasanya adalah pemudinya sendiri
2) Iptek
Meningkatkan kreativitas pemudi “sinar taruna” Meningkatkan kemandirian.
Memberikan Inovasi baru. 3) Sosial
Menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Mempererat tali persaudaraan hubungan antar pemudi “sinar taruna” Menjalin hubungan yang baik antara masyarakat dengan pemudi Melestarikan budaya saat pernikahan ada baki lamaran
Sebagai realisasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi serta Visi dari Perguruan tinggi, yakni menyelenggarakan penelitian guna mendukung pelatihan pengembangan bidang sosial budaya pada masyarakat.
5). Bagi Lembaga Pemerintah atau Kemasyarakatan .
Sebagai sarana alternative dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan membuka lapangan pekerjaan sehingga mampu mengurangi angka pengangguran.
6). Bagi masyarakat
Masyarakat memperoleh informasi dan pengetahuan baru berkaitan dengan kreasi baki lamaran. Selain itu, mampu menambah pemasukan sekaligus menghemat pengeluaran untuk membeli baki lamaran ketika melaksanakan acara hajat.
7). Bagi pemudi “sinar taruna”
Meningkatkan keterampilan dalam kreasi baki lamaran serta wawasan tentang dunia kewirausahaan sehingga dapat mendukung pelatihan pengembangan usaha home industry.
G. GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN
Saat ini banyak masyarakat yang kehidupannya memilih serba instan. Pemudi yang memiliki jiwa muda ini pun juga ikut larut di budaya ini, malah menjadi objek yang terpengaruh dari budaya instan tersebut. Realita yang ada, khususnya para pemudi sekarang kurang terlihat memberi kontribusi terhadap lingkungan di sekitarnya. Hal ini terjadi ketika masyarakat sedang mempunyai hajat, pemudi hanya melakukan pekerjaan kecil seperti melipat tisu. Bila pekerjaan melipat tisu yang mudah itu sudah selesai, selanjutnya mereka menghabiskan waktunya hanya untuk mengobrol dan bercanda ria dengan teman-temannya sampai acara di tempat itu selesai. Pembicaraan yang diangkatpun tidak jarang adalah membicarakan kejelekan orang lain atau menggosip. Dibandingkan dengan melakukan kegiatan seperti itu, sesungguhnya banyak hal yang lebih bermanfaat yang dapat dilakukan oleh para pemudi. Pemudi memiliki potensi akan estetika serta kerapihan yang tinggi dibandingkan lawan jenisnya. Oleh karena itu, dengan potensi inilah menjadi modal awal yang menjadi kunci dalam melaksanakan kegiatan pelatihan kreasi baki lamaran. Dimana baki lamaran ini
dapat membantu warga sekitar serta membuka lahan bisnis usaha kreasi baki lamaran.
ANALISA SWOT
Dari kondisi internal maupun eksternal pemuda pemudi Sinar taruna yang telah kami kumpulkan, terdapat beberapa :
A. Kekuatan (strenght)
1. Partisipasi warga masyarakat
Pelatihan life skills mengenai pelatihan pelatihan pengembangan kreasi baki lamaran bagi pemudi sinar taruna jetak-ngetal suruhkalang Jaten karanganyar ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif industri rumahan (home industrie) yang bisa dikerjakan dimana saja dan kapan saja, serta pelatihan ini dapat membantu dan mendukung salah satu program pemerintah yaitu program pemberdayaan perempuan
2. Arus Informasi dan Komunikasi yang lancar didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.
Pemudi di pemudi sinar taruna jetak-ngetal suruhkalang Jaten karanganyar ini tergolong mempunyai fasilitas berupa sarana dan prasarana yang memadai. Listrik sudah lama masuk di daerah ini, telepon seluler yang menjadi alat komunikasi un hampir semua pemudi memiliki. Akses internet tersedia dalam bentuk warung internet yang berada tidak jauh dari desa Jetak-Ngetal.
3. Sumber Daya Manusia yang mendukung
Pemudi “sinar taruna “ Jetak-Ngetal Suruhkalang Jaten Karanganyar terdiri dari lebih dari 40 anggota. Dimana skeanggotaannya memiliki latar belakang pendidikan. Sebagian besar terdiri dari pemudi yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas dan pemudi yang sudah bekerja dengan minimal lulusan SMA/SMK serta sisanya hanya beberapa yang melanjutkan perguruan tinggi. Melihat latar belakang pendidikan para pemudi, hal ini dirasa menunjang dengan adanya kualitas pendidikan yang digolongkan tidak rendah.
B. Kelemahan (weakness)
1. Budaya gotong royong yang semakin pudar
karena terpengaruh dengan budaya instan yang kini merasuk, kegotong-royongan dan rasa kebersamaan kini semakin menipis. Walaupun ada tetapi tidak sekental dahulu. Apalagi di daerah ini jbeberapa bulan telah vakum dengan kegiataan kepemudian seperti pertemuan pemudi.Hal ini tentunya menjadi sedikit kelemahan untuk masalah kekompakan, akan tetapi hal ini tampaknya sudah bukan masalah besar lagi karena pertemuan pemudi mulai di aktifkan kembali setiap 2 bulan sekali.
2. Perhatian pemerintah daerah yang kurang
Saat ini, belum ada program dari pemerintah untuk memberdayakan pemudi di sinar taruna Jetak Ngetal, suruhkalang, Jaten, Karanganyar. Seakan-akan pemudi dengan pemerintah daerah itu terlepas tidak ada perhatiannya terhadap pemudi. Jadi potensi-potensi yang dimiliki pemudi kurang bisa bisa dikembangkan.
C. Peluang (opportunity)
Dengan kreasi baki lamaran ini dapat membuka peluang usaha jasa kreasi baki lamaran. untuk pemula kreasi baki lamaran ini dapat dikerjakan secara berkelompok. Dimana kelompok ini bisa terdiri dari 5-8 orang. Setiap anggota kelompok dapat memiliki skill atau kemampuan dalam dengan model bentuk kreasi sendiri seperti spesialis pembuat kreasi bentuk bunga, kreasi bentuk binatang, serta kreasi bentuk lainnya yang bisa dikreasikan di baki lamaran. untuk pembagian kelompok ini akan berpeluang positif dengan kualitas bentuk serta kecepatan menyelesaikan kreasi lebih efisien.
D. Ancaman (threat)
Saingan dengan penyedia jasa yang lebih professional dimungkinkan menjadi ancaman bagi kegiatan ini. Selain itu, permodalan yang tak sedikit jumlahnya mampu menurunkan optimisme masyarakat akan usaha ini.
H. METODE PELAKSANAAN
Untuk melaksanakan kegiatan ini maka perlu metode yang tepat dan sistematis agar dicapai hasil yang maksimal. Adapun metode yang kami formulasikan adalah sebagai berikut:
a. Sosialisasi, Penyampaian informasi dan pengenalan mengenai pelatihan kreasi baki lamaran (dengan bantuan instruktur yang kompeten di bidangnya )
b. Konsultasi, tanya jawab seputar informasi dan pengetahuan mengenai pelatihan pengembangan kreasi baki lamaran agar lebih kreatif bersama para pakar di bidangnya.
c. Pembuatan modul mengenai cara berkreasi untuk menghasilkan baki lamaran yang menarik, inovatif dan kreatif sehingga memiliki nilai jual.
d. Pembuatan CD Tutorial mengenai pelatihan pengembangan kreasi baki lamaran
I. JADWAL KEGIATAN Kegiatan Bulan
ke-1 Bulan ke-2 Bulan ke-3 Bulan ke-4 Bulan ke-5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Persiapan Proposal X X Penyelesaian Proposal X X Persiapan Materi X X X X Pengurusan Administrasi X X X Pelaksanaan Program X X X X Pemyusunan Akhir X X X X Pembuatan Laporan X X Penyerahan akhir X X
J. RANCANGAN BIAYA Sumber Biaya : Dikti
Jumlah Biaya : Rp. 6.000.000,00
No. Bahan Dan Peralatan Biaya
1. Alat dan bahan Praktek Rp. 2.800.000,-
2. Penyewaan LCD Rp. 800.000,-
3. Publikasi dan Dokumentasi Rp. 300.000,-
4. Pembuatan modul Rp. 750.000,-
5. CD Tutorial Rp. 200.000,-
6. Transportasi Rp. 100.000.-
7. Ijin dan Administrasi Rp. 100.000,-
8. Konsumsi Rp. 750.000,-
9. Pemateri (Narasumber) Rp. 100.000,-
10. Laporan program Rp. 100.000,-
Total Rp. 6.000.000,-
K. LAMPIRAN
1. Ketua Pelaksana Kegiatan :
Nama : Okki Chandra Ambarwati
NIM : D0111067
TTL : Karanganyar, 19 Oktober 1992
Alamat Asal :Jetak Rt.01 Re.02 Suruhkalang, Kec. Jaten, Kab. Karanganyar
Telepon :087836387778
Fakultas/Program Studi : FISIP/ Ilmu Administrasi Negara Perguruan Tinggi : Universitas Sebelas Maret Waktu untuk kegiatan PKM : 12 jam/minggu
Riwayat Pendidikan :
SMAN 1 Sukoharjo Lulus Tahun 2011
Jurusan Ilmu Administrasi Negara FISIP UNS Masuk Tahun 2011 Pengalaman Organisasi :
b) Staff KASTRAT Deplu BEM FISIP UNS tahun 2011-2012 c) Staff Sosma BEM Universitas Sebelas Maret 2011-2012 d) Sekbid Immawati IMM Karanganyar 2011-2012
2. Anggota 1 Pelaksana Kegiatan :
Nama : Amalina Niara Putri
NIM : D0111013
TTL : Wonogiri, 22 Juni 1993
Alamat : Gang mendung 2 No 10 Pondok Risthu
Telepon : 085693170622
Fakultas/Program Studi : FISIP/ Ilmu Administrasi Perguruan Tinggi : Universitas Sebelas Maret Waktu untuk kegiatan PKM : 12 jam/minggu
Riwayat Pendidikan :
SMAN 1 Tambun Selatan Lulus Tahun 2011
Jurusan Ilmu Administrasi FISIP UNS Masuk Tahun 2011 Pengalaman Organisasi :
a. Bendaha PASKIBRA SMAN 1 tamsel periode 2009/2010 b. Anggota muda KSR PMI UNIT UNS 2012
c. Staff PSDM BEM FISIP UNS peiode 2012/1013
3. Anggota 2 Pelaksana Kegiatan
Nama : Liliana Isnaini
NIM : D0212060
TTL : Dili, 16 Agustus 1994
(Husni Arief Lutfiansyah) D0108133
Alamat Asal : Walang Rt. 03 Rw.02 Jombor, Bendosari, Sukoharjo
Telepon : 089673129062
Fakultas/Program Studi : FISIP/ Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi : Universitas Sebelas Maret Waktu untuk kegiatan PKM : 12jam/minggu
Riwayat Pendidikan : SMAN 1 Sukoharjo Lulus Tahun 2012
Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNS Masuk Tahun 2012 Pengalaman Organisasi :
a) Pemangku Adat Dewan Ambalan SMA N 1 Sukoharjo Tahun 2010 b) Kabid Mading Persmasa tahun 2010
c) Sekertaris Karang Taruna tahun 2010-2012
Tanda Tangan,
(Liliana Isnaini) NIM.D0212060 4. Biodata Dosen Pendamping
Nama : Faizatul Ansoriyah,S.Sos.,M.Si
NIP : 198203042008122003
Tempat dan Tanggal Lahir : Magelang, 4 Maret 1982 Golongan / Pangkat : III/b , Penata Muda Tk. I Jabatan Fungsional Akademik : Asisten Ahli
Perguruan Tinggi : Universitas Sebelas Maret
Alamat : Jl. Ir. Sutami No. 36A, Kentingan Surakarta 57126
Alamat Rumah : - Sruwoh, Andong, Boyolali
Telp./Faks. : 085647357206
Riwayat Pendidikan Tahun
Lulus
Program Pendidikan (diploma, sarjana,
magister, spesialis, dan doktor) Perguruan Tinggi
Jurusan/ Program Studi
2004 S1 / Administrasi Negara Universitas Sebelas Maret
Administrasi Negara
2008 S2/MAP Universitas Sebelas
Maret
Administrasi Publik PENGALAMAN PENELITIAN
Tahun Judul Penelitian Ketua/anggota Tim Sumber Dana
2004
Peran DPRD dalam Mewujudkan Good Governance Di Kabupaten Magelang
Ketua Individu
2008 Pelaksanaan Good Corporate
Governance di PT Garuda Indonesia
Ketua Individu
2010
Penggunaan Model Kongruensi dalam Mendiagnosa serta
Membangun Intervensi di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta
Ketua Tim DIPA BLU
FISIP-UNS (1 Tahun)
2011
Kesiapan SKPD di Kabupaten Sragen dalam Implementasi e-government (Studi Kasus pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan Badan Perijinan Terpadu)
Ketua Peneliti DIPA BLU FISIP-UNS
(1 Semester)
2011 Efektifitas Kebijakan RSBI di Surakarta
Ketua Peneliti DIPA BLU FISIP-UNS
(1 Semester) Tanda Tangan,
(Faizatul Ansoriyah,S.Sos.,M.Si) NIDN. 0004038202
5. Denah Lokasi
Keterangan :
Wilayah Desa Suruhkalang, Jaten Karanganyar
Wilayah Kabupaten Sukoharjo Jalan Bekonang-Karanganyar
jal
an