BAB III PEMBAHASAN. Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang di resmikan pada tanggal 18

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

22

PEMBAHASAN

3.1 Tinjauan Perusahaan 3.1.1 Sejarah Institusi

Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang di resmikan pada tanggal 18 Juli 1997 dengan Nomor Badan Hukum: 7676/BH/PAD/KWK.10/VII/1997 yang pertama kali di gagas oleh Dr. Sthepanus, Kusnadi, Hendrik Pramudia (Alm), Simon Mulyana, dan Karminah. Dengan nama koperasi yang sama pada saat ini yaitu Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang.

Pada awalnya koperasi ini hanya menyediakan jasa Simpan-pinjam saja namun seiring waktu berjalan serta beberapa kali melakukan resuffle kepengurusan koperasi, hingga saat ini Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang bukan saja menyediakan Dana Simpan-Pinjam juga mampu menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari dengan membuka Waserba (Warung serba ada) yang terletak dalam lingkungan Rumah Sakit Bayukarta itu sendiri.

Pada tanggal 12 September 2017 Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang Resmi membuka unit usaha baru dengan jenis usaha penjualan sepeda dan suku cadangnya dengan nama “TOMIKO BICYCLE” yang berada di Jl. Raya Kosambi (samping pasar kosambi). Hingga pada saat ini kumlah anggota Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang Karawang telah mencapai 564 anggota, dengan 3 pengurus koperasi dan 6 karyawan koperasi di toko dan waserda.

(2)

3.1.2 Sruktur Organisasi dan Fungsi

Sumber: Koperasi Rs. Bayukarta Karawang (2019)

Gambar III.1

Struktur Organisasi Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang

Fungsi Struktur Organisasi: 1. Ketua Pengurus

a. Berwenang mengambil keputusan

b. Melakukan evaluasi terhadap target penjualan

c. Bertanggung jawab penuh terhadap pencapaian target, kehilangan barang, dan pengendalian biaya operasi

d. Membuat rencana kerja sehubungan dengan target penjualan harian, mingguan, dan bulanan

(3)

2. Bendahara

a. Mengendalikan operasi biaya 3. Sekretaris

a. Membuat jadwal Rapat b. Membuat laporan rapat

c. Membuat laporan kegiatan Koperasi 4. Ketua Pengawas

a. Berwenang memutuskan kegiatan koperasi 5. Anggota Pengawas

a. Pengawas seluruh kegiatan koperasi 6. Karyawan Koperasi

a. Accounting: membuat laporan penjualan

b. Input data: menginput data simpan-pinjam, membuat laporan simpan-pinjam c. Kasir : bagian pelayanan di warung serba ada milik koperasi, membuat laporan

hasil penjualan per hari 7. Anggota Koperasi

a. Berhak menentukan jumlah simpanan yang akan di simpan b. Sumber masukan dana koperasi melalui simpanan wajib 3.2 Prosedur Sistem Berjalan

Karyawan Rumah Sakit Bayukarta dengan masa kerja lebih dari enam bulan dapat mendaftarkan diri sebagai anggota koperasi untuk dapat berpartisipasi dalam berbagai pelayanan di Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang. Pada awal

(4)

pendaftaran sebagai anggota koperasi karyawan wajib membayar simpanan pokok sebesar 10.000,-.

Ada tiga jenis pinjaman di Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang diantaranya pinjaman Ampahan atau USP yang memiliki batas pinjaman sebesar 20.000.000,- dan bagi karyawan dengan jabatan top management dapat mengajukan pinjaman diatas 20.000.000,- lebih. Serta pinjaman berjangka atau cashbon dengan batas pinjaman maksimal 1.000.000,- yang memiliki jangka waktu satu bulan atau tempo. Selain pinjaman dana, koperasi juga menyediakan kredit berupa barang seperti barang elektronik, barang-barang rumah tangga atau juga dapat cashbon berupa sembako.

Selain melakukan pinjaman pada Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang, karyawan juga dapat melakukan simpanan dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan. Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang memiliki empat jenis simpanan, diantaranya adalah simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela dan simpanan pihak ketiga.

Simpanan pokok adalah simpanan yang wajib dibayarkan oleh karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang yang mendaftar sebagai anggota Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang sebesar 10.000,-. Simpanan wajib adalah iuran koperasi yang wajib di bayar setiap bulan oleh karyawan yang telah menjadi anggota koperasi sebesar 100.000,-.

Serta simpanan sukarela adala jenis simpanan yang dilakukan oleh karyawan berdasarkan keinginan karyawan tanpa ada paksaan ataupun tuntutan dari pihak koperasi dengan jumlah ditentukan oleh karyawan yang bersangkutan.

(5)

Sedangkan simpanan pihak ketiga adalah simpanan dari pihak luar ataupun simpanan karyawan dengan jumlah minimal 50.000.000,-. Sebelum melakukan simpanan pihak ketiga ,terlebih dahulu harus mengisi surat pernjanjian dan menyetuji syarat dan ketentuan dari koperasi. Adapun keuntungan dalam simpan pihak ketiga adalah mendapatkan jasa pinjaman yang diberikan koperasi dengan jumlah berdasarkan simpanan karyawan sebesar 1% setiap bulan.

Karyawan yang mengajukan pinjaman atau pun kredit barang terlebih dahulu harus mengisi form pengajuan pinjaman yang kemudian diserahkan ke bagian input data untuk di input sebagai pengajuan pinjaman, yang kemudian laporan pengajuan pinjaman akan diserahkan kepada ketua pengurus koperasi untuk disetuji atau pun di tolak.

Penilaian Approvement dilihat berdasarkan sisa pemotongan dari payroll Rumah Sakit Bayukarta Karawang. Batas pemotongan gaji karyawan rumah sakit bayukarta yaitu 2.500.000,- jika pemotongan gaji telah melibihi batas pemotongan maka pengajuan pinjaman dengan jenis pinjaman apapun akan otomatis ditolak oleh pihak koperasi karyawan.

Khusus karyawan yang melakukan pengajuan pinjaman berjangka atau USP jika form pengajuan telah disetuji oleh ketua pengurus kemudian karyawan akan mengisi form pernyataan pinjaman yang mana form tersebut akan diserahkan kepada bagian menejemen keuangan di Rumah Sakit Bayukarta agar melakukan pemotongan gaji setiap bulan dengan jumlah yang telah ditentukan berdasarkan peraturan koperasi.

Bagi karyawan yang melakukan cashbon sembako tidak harus mengisi form pengajuan pinjaman, data cashbon akan langsung dicatat oleh bagian kasir di waserda koperasi.

(6)

Pembayaran simpanan wajib, simpanan sukarela, pinjaman berjangka atau casbon, pinjaman USP dan pinjaman barang akan otomatis dipotong oleh pihak payroll Rumah Sakit Bayukarta Karawang. Sementara simpanan pokok akan dibayarkan pada saat pertama kali mendaftar sebagai anggota koperasi dan iuran akan masuk dalam input data masukan koperasi. Sedangkan simpanan pihak ketiga dilakukaan pada saat transaksi simpanan.

Berikut ini adalah Diagram Aktivitas pada Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang Karawang.

Gambar III.2

(7)

3.3 Spesifikasi Dokumen Sistem Berjalan

Spesifikasi merupakan rangkaian yang terdiri dari dokumen masukan (Input), dan dokumen keluaran (Output) yang semuanya teratur dan dipakai pada sistem berjalan. 3.3.1 Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan.

Adapun bentuk dokumen masukan pada Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang adalah sebagai berikut:

1. Nama Dokumen : Formulir Kasbon

Fungsi : Form Pengajuan Pinjaman Kasbom Frekuensi : Setiap mengajukan pinjaman Sumber : Bagian Input Data

Media : Kertas atau Form Bentuk : Lihat lampiran A1

2. Nama Dokumen : Formulir USP atau Pinjaman berjangka atau Kredit Barang

Fungsi : Form Pengajuan Ampahan USP atau Pinjaman berjangka atau Kredit Barang

Frekuensi : Setiap mengajukan pinjaman Sumber : Bagian Input Data

Media : Kertas atau Form Bentuk : Lihat lampiran A2

(8)

3. Nama Dokumen : Surat Perjanjian

Fungsi : Bukti simpanan pihak ketiga Frekuensi : Setiap mengajukan simpanan Sumber : Pihak Ketiga

Media : Kertas atau Form Bentuk : Lihat lampiran A3

3.3.2 Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluaran

Dokumen keluaran (Output) adalah hasil akhir dari proses pengajuan pinjaman. Adapun bentuk dokumen keluarannya adalah sebagai berikut:

1. Nama Dokumen : Surat Pernyataan

Fungsi : Bukti pinjaman USP atau Kredit Barang

Frekuensi : Setelah melakukan pinjaman USP atau Kredit Barang Sumber : ketua dan pengawas

Media : Kertas

Bentuk : Lihat lampiran B1 3.4 Permasalahan Pokok

Adapun permasalahan pokok pada Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang adalah sebagai berikut:

1. Input data tidak memiliki back up data yang memadai 2. Proses pendataan anggota belum terkomputerisasi 3. Daftar data produk yang belum teratur

4. Proses pengajuan pinjaman masih manual

(9)

3.5 Pemecahan Masalah

Berdasarkan masalah pokok yang ada pada Koperasi Karyawan Rumah Sakit Bayukarta Karawang, penulis menyarankan beberapa usulan perbaikan atas masalah yang ada. Yaitu dengan membuat sebuah rancangan sistem yang terkomputerisasi dengan berbasis aplikasi web, ada pun kelebihan dari sistem yang terkomputerisasi adalah:

1. Back up data menjadi lebih aman dari kerusakan fisik 2. Daftar data produk yang sudah teratur

3. Input data yang lebih cepat

4. Proses pengajuan yang mudah, dan bisa dilakukan dimana saja 5. Pembuatan laporan bulan yang lebih cepat

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :