• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perpustakaan Universitas Gunadarma BARCODE SURAT KETERANGAN. Nomor: 540/PERPUS/UG/2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perpustakaan Universitas Gunadarma BARCODE SURAT KETERANGAN. Nomor: 540/PERPUS/UG/2021"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

BUKTI UNGGAH DOKUMEN PENELITIAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GUNADARMA

SURAT KETERANGAN

Nomor: 540/PERPUS/UG/2021

Surat ini menerangkan bahwa:

Nama Penulis : Yulia Eka Praptiningsih

Nomor Penulis : 010978

Email Penulis : [email protected]

Alamat Penulis : Puri Nirwana 3 Blok CL No. 7 Karadenan Bogor dengan penulis lainnya sebagai berikut:

Penulis ke-2/Nomor/Email : Winda Widya Ariestya, Skom / 080810 / [email protected]

Telah menyerahkan hasil penelitian/ penulisan untuk disimpan dan dimanfaatkan di Perpustakaan Universitas Gunadarma, dengan rincian sebagai berikut :

Nomor Induk : FILKOM/KA/PENELITIAN/540/2021

Judul Penelitian : PERANCANGAN SISTEM PENJUALAN PADA TOKO BAHAN BANGUNAN Tanggal Penyerahan : 11 / 01 / 2021

Demikian surat ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya dilingkungan Universitas Gunadarma dan Kopertis Wilayah III.

(2)

PERANCANGAN SISTEM PENJUALAN PADA TOKO BAHAN BANGUNAN

Yulia Eka Praptiningsih

1

, Winda Widya Ariestya

2

Program Studi Sistem Informasi

Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Gunadarma

Jalan Margonda Raya 100, Depok 16424

Email :

[email protected]

1

,

[email protected]

2

ABSTRAK

Perkembangan teknologi membuat hampir semua kegiatan menggunakan sistem penjualan yang modern berbasis komputer, karena sistem penjualan yang manual sangat tidak efisien. Pada sistem manual, semua kegiatan dicatat secara manual yang menyebabkan kekeliruan antara laporan dengan transaksi. Oleh sebab itu

dibuat rancangan sistem penjualan dengan menggunakan Unified Modeling Language ( UML). Metode yang

digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik System Development Life Cycle (SDLC) yang terdiri dari tahap perencanaan yaitu perencanaan kebutuhan terhadap sistem, tahap analisa program yaitu mengidentifikasi hambatan yang terjadi dalam proses penjualan, tahap desain sistem yaitu merancang input dan rancangan database . Semoga Perancangan Sistem ini dapat membantu pembuat aplikasi serta diharapkan dapat membantu pengguna dalam mencari informasi yang dibutuhkan dengan lebih mudah dan cepat.

Kata Kunci : Sistem, Penjualan

PENDAHULUAN

Sistem penjualan adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dimana terjadi interaksi pertukaran barang atau jasa di dalamnya. Sistem penjualan adalah suatu kesatuan proses yang saling mendukung dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan pembeli dan bersama – sama mendapatkan kepuasan dan keuntungan.

Sistem penjualan didalam suatu perusahaan atau suatu toko merupakan sistem yang penting, karena seluruh transaksi akan dicatat dalam sistem tersebut. Toko Bahan Bangunan saat ini masih menggunakan sistem manual yaitu dengan cara petugas mencatat barang yang dibeli pada nota penjualan, kemudian petugas menghitung jumlah yang harus dibayar menggunakan bantuan alat hitung kalkulator. Banyak masalah yang timbul dari sistem manual tersebut karena petugas salah mencatat, petugas salah mengembalikan jumlah uang kepada konsumen, serta kekeliruan antara nota penjualan dengan buku laporan. Laporan yang dicatat pada buku laporan mudah rusak, sobek, terbakar atau hilang, selain itu keamanan data pada sistem manual ini masih kurang, karena petugas dapat memanipulasi data yang dapat menyebabkan kerugian pada Toko Bahan Bangunan. Untuk mengikuti perkembangan teknologi yang semakin berkembang dan mengatasi masalah yang ada pada Toko Bahan Bangunan. Maka perlu dibuatnya rancangan sistem dan aplikasi penjualan modern yang berbasis teknologi komputer. Rancangan sistem penjualan ini menggunakan

Unified Modeling Language ( UML).

METODE PENELITIAN

Metode yang digunakan metode SDLC atau Systems Development Life Cycle (Siklus Hidup Pengembangan Sistem)

merupakan pola yang diambil untuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari beberapa tahapan diantaranya rencana (planning), analisis (analysis), desain (design), implementasi (implementation), uji coba (testing) dan penerapan program.

(3)

Pengembangan sistem (system development) dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada.

Gambar 1 Metode SDLC (Systems Development Life Cycle )

TINJAUAN PUSTAKA

Sistem penjualan adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dimana terjadi interaksi pertukaran barang atau jasa di dalamnya. Sistem penjualan adalah suatu kesatuan proses yang saling mendukung dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan pembeli dan bersama – sama mendapatkan kepuasan dan keuntungan.

UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik atau gambar untuk memvisualisasi,

menspesifikasikan, membangun, dan pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan software berbasis OO (Object-Oriented). UML terdiri atas pengelompokkan diagram-diagram sistem menurut aspek atau sudut pandang tertentu. Diagram adalah sesuatu yang menggambarkan permasalahan maupun solusi dari permasalahan suatu model. UML mempunyai sembilan diagram, diantaranya class, use-case, sequence, collaboration, state, activity, component, deployment, dan entity relationships .

PEMBAHASAN

UML (Unified Modeling Language)

Dari Sembilan diagram , pembahasan nya di batasi hanya 3 diagram saja yaitu Use diagram, Activity diagram, dan Class diagram.

Usecase Diagram

Ada 2 Usecase diagram yang digunakan yaitu Usecase diagram prosedur sedang berjalan dan Usecase diagram prosedur yang baru.

(4)

1. Usecase Diagram Prosedur Sedang Berjalan

Gambar 2 UseCase Diagram Prosedur yang Sedang Berjalan

Pada gambar 2 merupakan UseCase digram yang sedang berjalan pada Toko Bahan Bangunan. Aktor yang terlibat dalam sistem transaksi tersebut diantaranta konsumen, petugas, pemilik toko serta gudang. Pertama aktor konsumen datang ke toko kemudian memilih dan memesan barang apa yang dibutuhkan atau barang yang ingin dibeli kepada petugas. Kemudian petugas memeriksa atau mengecek ketersediaan barang pada gudang toko, setelah itu petugas memberikan informasi tentang ketersediaan barang. Jika stok barang memenuhi permintaan konsumen maka konsumen melakukan pembayaran kepada petugas. Kemudian petugas mencatat transaksi tersebut pada nota penjualan dan memberikan barang serta bukti berupa nota penjualan kepada konsumen. Setelah itu petugas membuat laporan penjualan yang dimana akan diserahkan kepada pemilik toko.

2. Usecase Diagram Prosedur yang Baru

(5)

Aktor konsumen datang ke toko, kemudian memesan barang yang dibutuhkan kepada petugas, setelah itu konsumen mengecek pada aplikasi penjualan apakah persediaan barang mencukupi. Jika cukup maka petugas menginput data transaksi yang dibutuhkan kedalam komputer. Kemudian konsumen membayar dengan nominal yang telah ditentukan, lalu petugas memberikan bukti berupa faktur penjualan serta barang yang telah dibeli oleh konsumen. Pada kegiatan ini petugas tidak perlu lagi mencatat transaksi di dalam buku laporan karena semuanya sudah tercatat di dalam aplikasi penjualan yang nantinya akan diberikan kepada pemilik toko sebagai laporan penjualan.

Activity Diagram

Ada 2 Activity diagram yang digunakan yaitu Activity diagram prosedur sedang berjalan dan Activity diagram prosedur yang baru.

1. Activity Diagram Prosedur yang Sedang Berjalan

Gambar 4 Diagram Activity Prosedur yang Sedang Berjalan

Pada gambar 4 merupakan gambar digram activity yang sedang berjalan pada Toko Bahan Bangunan, pada transaksi ini dimulai dari konsumen memesan barang, kemudian petugas memeriksa ketersediaan barang. Jika ketersediaan barang tidak mencukupi maka proses akan berakhir, namun jika barang mencukupi konsumen membayar barang yang dipesan dan petugas mencatat transaksi pada nota penjualan dan sekaligus membuat laporan yang akan diserahkan kepada pemilik toko. Setelah itu petugas menyerahkan nota penjualan dan barang yang dipesan kepada konsumen barang, kemudian petugas memeriksa ketersediaan barang. Jika ketersediaan barang tidak mencukupi maka proses akan berakhir, namun jika barang mencukupi konsumen membayar barang yang dipesan dan petugas mencatat transaksi pada nota penjualan dan sekaligus membuat laporan yang akan diserahkan kepada

(6)

pemilik toko. Setelah itu petugas menyerahkan nota penjualan dan barang yang dipesan kepada konsumen.

2. Activity Diagram Prosedur yang Baru

Gambar 5 Diagram Activity Prosedur yang Baru

Pada gambar 5 konsumen memesan barang yang akan dibeli, kemudian petugas mencari barang tersebut pada aplikasi apakah masih mencukupi atau tidak. Lalu petugas memberi informasi kepada konsumen mengenai ketersedian barang jika mencukupi maka petugas menginput data konsumen pada aplikasi penjualan dan memasukan banyaknya barang yang dibeli, dan konsumen membayar barang yang dipesan. Setelah itu petugas memproses transaksi. Dalam proses transaksi secara otomatis data transaksi tersebut tercatat di dalam database, sehingga petugas tidak perlu lagi membuat laporan yang nantinya digunakan sebagai laporan penjualan kepada pemimpin. Setelah transaksi tersebut diproses petugas akan mencetak faktur dan menyerahkan faktur tersebut serta barang yang dipesan kepada konsumen.

(7)

Class Diagram

Ada 2 Class diagram yang digunakan yaitu Class diagram Login sebagai Pemilik dan Class diagram Login sebagai sebagai Petugas.

Class Diagram Login Sebagai Pemilik

Gambar 6 Class Diagram Login Sebagai Pemilik

Pada gambar 6 terdapat class barang, calss data_transaksi, tansaksi, laporan pembelian barang, laporan stok barang, data_user, cetak kwitansi dan login pemilik. Jika user login sebagai pemilik, maka pemilik tersebut dapat mengakses seluruh data dalam sistem ini dan dapat melakukan seluruh kegiatan seperti menambah, menyimpan atau mengupdate, dan menghapus data.

(8)

Class Diagram Login Sebagai Petugas

Gambar 7 Class Diagram Login Sebagai Petugas

Pada diagram 7 sama halnya dengan diagram 6 namun terdapat perbedaan pengaksesan. Jika user login sebagai pegawai maka pegawai tersebut hanya dapat mengakses class barang namun user hanya dapat melihat daftar barang apa saja yang dijual pada toko tersebut, data_transaksi, transaksi, dan cetak kwitansi. Petugas tidak dapat mengakses class laporan pembelian barang, laporan stok barang dan data_user karena class tersebut hanya dapat diakses oleh pemilik saja.

Struktur Database

Adapun struktur database dalam aplikasi ini, yang bertujuan untuk menjelaskan file-file yang akan digunakan dalam aplikasi ini yaitu seperti yang ditunjukan pada table dibawah ini.

(9)

Tabel Data Transaksi

Table ini digunakan untuk menyimpan data transaksi yang terdiri dari 5 filed, dimana id menjadi primery key padatable ini.

Tabel 1 Struktur Database Data Transaksi

Nama Field Tipe Data Ukuran Data Keterangan

id* Autonumber Long Integer

no_faktur Text 20 Nomor faktur

kd_brg Text 20 Kode barang

jml_brg Number Long Integer Jumlah barang yang dibeli

hrg_satuan Number Long Integer Harga satuan

Total Number Long Integer Total yang harus dibayar

Tabel Barang

Tabel Barang merupakan sebuah table yang terdiri dari seluruh data barang yang dijual pada toko bangunan ini.

Tabel 2 Struktur Database Barang

Nama Field Tipe Data Ukuran Data Keterangan

kd_brg* Text 20 Kode barang

nm_brg Text 35 Nama barang

Stok Number Integer Stok barang

hrg_satuan Number Long Integer Harga satuan

Tabel Transaksi

Table ini berisikan data konsumen yang membeli barang pada Toko Bahan Bangunan, yang terdiri dari field no_faktur, tanggal, nm_kons, alamat_kons, tlp, kd_petugas.

(10)

Tabel 3 Struktur Database Transaksi

Nama Field Tipe Data Ukuran Data Keterangan

no_faktur* Text 20 Nomor faktur

tanggal Date/time Tanggal transaksi

nm_kons Text 35 Nama konsumen

alamat_kons Text 255 Alamat konsumen

Tlp Text 30 Nomer telepon konsumen

kd_petugas Text 20 Kode petugas

Tabel Data User

Table data user berisikan database seluruh user yang dimana terdiri dari kd_petugas, nama, id_petugas, pass, type. Id_petugas dan pass digunakan untuk login ke aplikasi penjualan ini.

Tabel 4 Struktur Database Data User

Nama Field Tipe Data Ukuran Data Keterangan

kd_petugas* Text 20 Kode petugas

nama Text 35 Nama petugas

id_petugas Text 20 User name petugas

Pass Text 10 Password

Type Text 20 Jabatan

Rancangan Input

Form Login

Form Login yaitu suatu form dimana user harus memasukan id dan password yang telah dibuat sebelumnya agar pengguna dapat menggunakan aplikasi tersebut. Form Login terdiri dari :

a. Dua Buah Label.

b. Dua Buah Button.

c. Satu Buah PictureBox

(11)

Gambar 8 Rancangan Input Form Login

Form Loading

Form Loading merupakan tampilan sebuah form load setelah user melakukan login, pada form ini terdiri dari logo toko bangunan, user harus menunggu hingga proses loading selesai agar dapat menggunakan aplikasi tersebut. Event pada form ini yaitu load, form ini terdiri dari :

a. Satu buah PictureBox.

b. Satu buah progressbar.

Gambar 9 Rancangan Input Form Loading

Form menu utama ini terdiri dari menu bar yang berguna untuk menghubungkan semua form yang ada di dalam apliaksi ini. Jika kita mengklik salah satu menu maka kita akan terhubung ke salah satu form sesuai dengan yang ditentukan oleh program, di dalam menu home terdapat menu input data barang, input transaksi, laporan, dan petugas.

(12)

Gambar 10 Rancangan Input Form Menu Utama

Form Barang

Form Menu Utama

Form ini berguna untuk memasukan barang apa saja yang akan dijual berupa kode barang, nama barang, stok barang dan harga satuan barang tersebut. Form barang ini juga akan terhubung dengan form transaksi. Untuk menambah, menyimpan, menghapus dan mengedit hanya dapat dilakukan oleh type user pemilik, sedangkan petugas hanya dapat mencari data barang tersebut. Form ini terdiri dari :

a. Empat buah label.

b. Empat buah textbox.

c. Enam buah button

d. Satu buah datagrid view

(13)

Form Transaksi

Merupakan sebuah form yang berguna untuk mencatat transaksi penjualan pada Toko Bahan Bangunan Karya Baru. Dimana pada form ini terdiri dari data pembeli dan data barang yang harus diinput oleh petugas. Form ini terdiri dari :

a. Lima belas buah label.

b. Empat belas buah textbox.

c. Satu buah combobox.

d. Dua buah datagrid view.

e. Empat buah groupbox.

(14)

Form Laporan Transaksi

Form Laporan ini terdiri data konsumen dan data transaksi, form ini berguna sebagai laporan akan di berikan kepada pemilik toko. Laporan dapat ditentukan berdasarkan tanggal yang ingin dibuat laporannya. Form ini terdiri dari :

1) Dua buah date time picker. 2) Satu buah tab page.

3) Dua buah button.

4) Satu buah tab control.

5) Satu buah crystal report viewer.

Gambar 13 Rancangan Input Form Laporan Transaksi

Form Laporan Penjualan Barang

Pada form ini data barang yang telah terjual akan dicatat didalam database, form ini juga berisi no faktur yang berfungsi jika terjadi kesalahan maka akan mudah memeriksanya. Form ini terdiri dari :

a. Dua buah date time picker.

b. Dua buah button.

c. Satu buah tab control.

(15)

Gambar 14 Rancangan Input Form Laporan Penjualan Barang

Form Laporan Stok Barang

Form ini dimaksudkan untuk mengetahui berapa jumlah stok barang yang tersedia saat ini, serta agar toko tersebut selalu ada persediaan barang pada toko. Form ini terdiri dari :

1) Satu buah tab page. 2) Satu buah button. 3) Satu buah tab control.

4) Satu buah crystal report viewer.

(16)

Form Petugas

Pada Form ini digunakan untuk membuat username dan password yang nantinya akan digunakan untuk login. Dalam hal ini terdapat dua tipe user yaitu pemilik toko dan petugas yang dimana pada tipe user petugas memiliki keterbatasan dalam melakukan kegiatan pada sistem penjualan ini, petugas hanya bisa menginput data transaksi dan melakukan pencarian barang. Berbeda halnya dengan tipe user pemilik, pemilik dapat melakukan seluruh kegiatan pada sistem ini seperti melihat laporan penjualan. Pemilik juga dapat menambah, merubah dan menghapus data barang, serta menambahkan, mengubah dan menghapus data petugas yang nantinya digunakan untuk login. Form ini terdiri dari :

a. Lima buah label.

b. Empat buah textbox.

c. Satu buah combobox.

d. Tiga buah button.

e. Satu buah datagridview.

Gambar 16 Rancangan Input Form Petugas

Form About

(17)

Gambar 17 Rancangan Input Form About

KESIMPULAN

Rancangan sistem penjualan ini telah selesai mempermudah programmer untuk membuat program atau Aplikasi penjualan pada Toko Bahan Bangunan yang di harapkan dapat mempermudah petugas untuk transaksi penjualan, kekeliruan antara buku laporan dengan transaksi dapat diminamilisir dengan aplikasi ini, serta tidak

ada lagi manipulasi data yang dapat merugikan Toko Bahan Bangunan .Rancangan input desain dengan

button-button berupa gambar agar user mudah menggunakan aplikasi penjualan tersebut, selain itu proses perhitungan dapat dilakukan secara langsung dalam aplikasi ini. Aplikasi ini dapat berjalan dengan baik dengan database didalamnya, sehingga dapat menyimpan data transaksi penjualan lebih aman dan efisien.

DAFTAR PUSTAKA

1. Edi Winarno dan Ali Zaki. Step By Step Visual Basic.Net. PT. Elex Media Komputerindo, Jakarta, 2013.

2. Mohammad Sukarno. Sistem Cepat dan Mudah Menguasai Visual Basic.Net, Eska Media, Jakarta, 2006.

3. Priyanto Hidayatullah, Membuat Aplikasi Database dan Program Kreatif, Informatika, Bandung, 2012.

4. Uus Rusmawan, VB.Net Untuk Semua Tingkatan. PT. Elex Media Komputerindo, Jakarta, 2011.

5. Yuswanto. VB. Net, Cerdas Pustaka, Jakarta, 2010.

6. URL : repository.politekniktelkom.ac.id/Proyek%20Akhir/KA/JURNAL%20PA

%20APLIKASI%20SISTEM%20INFORMASI%20PENJUALAN%20BARANG%20BERBASIS%20 WEB.pdf

Gambar

Gambar 1 Metode SDLC (Systems Development Life Cycle )
Gambar 2 UseCase Diagram Prosedur yang Sedang Berjalan
Gambar 4  Diagram Activity Prosedur yang Sedang Berjalan
Gambar 5 Diagram Activity Prosedur yang Baru
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hal yang dapat dipahami dari teori Rene Descrates yaitu bahwa kesadaran dalam menjalani hidup, dan mencintai kebenaran yang selalu dicari oleh Rene Descrates. Pemikiran ini

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku perencanaan dan pengelolaan keuangan (anggaran) ibu rumah tangga dalam mengatasi konsumerisme keluarga saat terjadi

Berdasarkan hasil dari Uji Reliabilitas yang dilakukan dapat dilihat bahwa nilai Cronbach’s Alpha setiap variabel independen yaitu Persepsi Kemudahan (X1), Persepsi

Konsep pelapisan untuk pengawetan fungsi komponen yang tahan lama.Lapisan zinc alloy original dengan pasif kromat kuning atau hitam (Zinc-Iron Coating C dan Zinc-Iron

3.Perancangan dan analisis Secara garis besar, tahapan metode penelitian yang dilakukan adalah metode untuk menganalisis penyadapan pada jaringan website dengan

Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan industri yang melaju pesat, sumber air baku PT Watertech Estate Cikarang yang berasal dari saluran Tarum

Makanan dan zat gizi yang terkandung di dalam makanan yang yang berguna bagi kesehatan dan di konsumsi ibu pada saat hamil disebut ….. Kebutuhan nutrisi ibu hamil adalah makanan

Hal tersebut dapat dipengaruhi karena TDS di Sungai Cisadane diduga didominasi dari zat organik yang berasal dari limbah domestik, sehingga tingginya nilai TDS tidak