• Tidak ada hasil yang ditemukan

Modul guru pembelajaran SLB tunadaksa kelompok kompetensi B - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Modul guru pembelajaran SLB tunadaksa kelompok kompetensi B - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan"

Copied!
168
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar 1 2. Teori belajar Behaviorisme: operant conditioning
Gambar 2 1. Memberi perhatian dan motivasi memiliki peran yang sangat penting untuk keberhasilan belajar peserta didik
Gambar 3 1. Metode Kisah, panggung boneka jari, berbagi cerita melalui dongeng.
Gambar 3 3. Metode Eksperimen, mengenal sudut dengan memeragakan.
+7

Referensi

Dokumen terkait

Mengajarkan cara-cara memperkenalkan diri pada tunanetra harus menggunakan metode pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung pada anak tunanetra. Di antara

Kegiatan pembelajaran merupakan inti dari pelaksanaan kurikulum. Mutu pendidikan dan atau mutu lulusan banyak dipengaruhi oleh mutu kegiatan pembelajaran. Jika mutu kegiatan

pembelajaran, penilaian sikap dilakukan melalui observasi siswa saat istirahat, di perpustakaan, kantin ,dan sebagainya selama masih dalam jam belajar di sekolah. b)

2. Dalam kegiatan pembelajaran, guru harus banyak memberi kesempatan kepada anak untuk melakukan praktek atau percobaan, serta menemukan sesuatu melalui

Dalam Buku Pedoman pengembangan program kekhususan orientasi mobilitas sosial dan komunikasi (2014) Tujuan Pengembangan O&M bagi peserta didik adalah mampu

reflektip adalah guru yang mau melihat dirinya sendiri.mau melakukan refleksi dan introspeksi terhadap kegiatan yang telah dilakukan.Refleksi adalah cara berpikir

ada pada diri anak, juga aspek kelemahan-kelemahannya. Proses pendidikan yang berdasarkan pada kemampuan anak, akan lebih terarah daripada pendidikan berdasarkan

Langkah-langkah duduk di kursi dengan menggunakan meja adalah sebagai berikut. a) Pendamping membawa tunanetra mendekati kursi sehingga berjarak setengah langkah. b)