• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dampak Limbah Peternakan Sapi Terhadap Lingkungan Dan Cara Pengolahannya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Dampak Limbah Peternakan Sapi Terhadap Lingkungan Dan Cara Pengolahannya"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH

MAKALAH

DAMPAK LIMBAH PETERNAKAN SAPI TERHADAP DAMPAK LIMBAH PETERNAKAN SAPI TERHADAP

LINGKUNGAN DAN CARA PEMANFAATANNYA LINGKUNGAN DAN CARA PEMANFAATANNYA

IKM II (EPIDEMIOLOGI ) IKM II (EPIDEMIOLOGI )

Dosen : RIKKY GITA H, SKM.,MKM. Dosen : RIKKY GITA H, SKM.,MKM.

Di Susun Oleh : Di Susun Oleh : Cahya hasbuna Cahya hasbuna

SEKOLAH TINGGI ILMU

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

KESEHATAN

MITRA KENCANA TASIKMALAYA

MITRA KENCANA TASIKMALAYA

2017

2017

(2)

ii

KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb Assalamualaikum Wr.Wb

Alhamdulillah lantunan syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh

Alhamdulillah lantunan syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT yang telahSWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan

memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan  pembuatan makalah ini dengan lancar.Terima kasih juga penu

 pembuatan makalah ini dengan lancar.Terima kasih juga penulis ucapkan kepadalis ucapkan kepada teman-teman semua yang telah

teman-teman semua yang telah memberikan ide dan mmemberikan ide dan masukan nya dalamasukan nya dalam memfasilitasi pengerjaan makalah ini hingga selesai.

memfasilitasi pengerjaan makalah ini hingga selesai.

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Ilmu Kesehatan Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Ilmu Kesehatan Masyarakat I

Masyarakat II Tentang “ KESEHATAN LINGKUNGAN “ di STIKES MitraI Tentang “ KESEHATAN LINGKUNGAN “ di STIKES Mitra Kencana Tasikmalaya.

Kencana Tasikmalaya.

Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi institusi kesehatan dan masyarakat Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi institusi kesehatan dan masyarakat umum, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna,baik umum, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna,baik isi maupun cara penyusunannya. Oleh karena iu, dengan segala kerendahan hati isi maupun cara penyusunannya. Oleh karena iu, dengan segala kerendahan hati  penulis menerima kritik dan saran yang bersifat membangun agar peny

 penulis menerima kritik dan saran yang bersifat membangun agar penyusunanusunan

makalah selanjutnya bisa menjadi lebih baik. Akhir kata penulis sampaikan terima makalah selanjutnya bisa menjadi lebih baik. Akhir kata penulis sampaikan terima kasih.

(3)

ii ii

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

Halaman Halaman KATA PENGANTAR  KATA PENGANTAR ... i... i DAFTAR ISI DAFTAR ISI ... ... ii... ii BAB I BAB I... 1... 1 PENDAHULUAN PENDAHULUAN ... ... ... 11 A.

A. Latar BelakangLatar Belakang... 1... 1 B. B. PermasalahanPermasalahan ... ... ... 33 C. C. TujuanTujuan... 3... 3 BAB II BAB II ... ... ... 44 PEMBAHASAN PEMBAHASAN... 4... 4 A.

A. Pengertian LimbahPengertian Limbah... 4... 4 B.

B. Asal Limbah PeternakanAsal Limbah Peternakan... 6... 6 C.

C. Dampak Limbah PeternakanDampak Limbah Peternakan... 6... 6 D.

D. PenanggulangPenanggulangan an limbah peternakanlimbah peternakan ... 7 ... 7 E.

E. Peran PemerintahPeran Pemerintah... 1... 1 22 F.

F. Peran MasyarakatPeran Masyarakat ... 13 ... 13 BAB III BAB III... 1... 1 55 PENUTUP PENUTUP ... ... ... 1515 A. A. KesimpulanKesimpulan... 15... 15 B. B. SaranSaran ... ... 1... 1 55 DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA... 16... 16

(4)

1 1

BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

A.

A. Latar BelakangLatar Belakang

Lingkungan yang bersih dan sehat bebas dari pencemaran merupakan Lingkungan yang bersih dan sehat bebas dari pencemaran merupakan dambaan setiap masyarakat. Lingkungan yang bersih ini akan menciptakan dambaan setiap masyarakat. Lingkungan yang bersih ini akan menciptakan suasana asri sehingga setiap warga merasakan hidup sehat baik dalam segi suasana asri sehingga setiap warga merasakan hidup sehat baik dalam segi  jasmani maupun rohani.

 jasmani maupun rohani.

Usaha peternakan dikembangkan karena tingginya permintaan akan produk Usaha peternakan dikembangkan karena tingginya permintaan akan produk  peternakan.

 peternakan. Usaha Usaha peternakan peternakan juga juga memberi memberi keuntungan keuntungan yang yang cukup cukup tinggitinggi dan menjadi sumber pendapatan bagi banyak masyarakat di Indonesia. dan menjadi sumber pendapatan bagi banyak masyarakat di Indonesia.  Namun

 Namun demikian, demikian, sebagaimana sebagaimana usaha usaha lainnya, lainnya, usaha usaha peternakan peternakan jugajuga menghasilkan limbah yang dapat menjadi sumber pencemaran. Oleh karena menghasilkan limbah yang dapat menjadi sumber pencemaran. Oleh karena itu, untuk meminimalkan limbah peternakan perlu dilakukan oleh pemerintah itu, untuk meminimalkan limbah peternakan perlu dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota untuk menjaga kenyamanan permukiman masyarakatnya. kabupaten/kota untuk menjaga kenyamanan permukiman masyarakatnya. Salah satu upaya kearah itu adalah dengan memanfaatkan limbah peternakan Salah satu upaya kearah itu adalah dengan memanfaatkan limbah peternakan sehingga dapat memberi nilai tambah bagi usaha tersebut.

sehingga dapat memberi nilai tambah bagi usaha tersebut.

Selama ini banyak keluhan masyarakat akan dampak buruk dari kegiatan Selama ini banyak keluhan masyarakat akan dampak buruk dari kegiatan usaha peternakan karena sebagian besar peternak mengabaikan penanganan usaha peternakan karena sebagian besar peternak mengabaikan penanganan limbah dari usahanya, bahkan ada yang membuang limbah usahanya ke limbah dari usahanya, bahkan ada yang membuang limbah usahanya ke sungai, sehingga terjadi pencemaran lingkungan. Limbah peternakan yang sungai, sehingga terjadi pencemaran lingkungan. Limbah peternakan yang dihasilkan oleh aktivitas peternakan seperti feces, urin, sisa pakan, serta air dihasilkan oleh aktivitas peternakan seperti feces, urin, sisa pakan, serta air dari pembersihan ternak dan kandang menimbulkan pencemaran yang dari pembersihan ternak dan kandang menimbulkan pencemaran yang memicu protes dari warga sekitar. Baik berupa bau tidak enak yang memicu protes dari warga sekitar. Baik berupa bau tidak enak yang menyengat, sampai keluhan gatal-gatal ketika mandi di sungai yang tercemar menyengat, sampai keluhan gatal-gatal ketika mandi di sungai yang tercemar limbah peternakan.

limbah peternakan.

Seiring bertambahnya penduduk dan minimnya lahan pekerjaan, banyak Seiring bertambahnya penduduk dan minimnya lahan pekerjaan, banyak  pengusaha yang menempatkan lahan pekerjaannya disekitar rumah penduduk,  pengusaha yang menempatkan lahan pekerjaannya disekitar rumah penduduk, lebihnya lagi dekat dengan area sekolah. Lalu bagaimana dengan peternak lebihnya lagi dekat dengan area sekolah. Lalu bagaimana dengan peternak hewan dan pengaruh limbahnya yang dekat dengan tempat-tempat yang telah hewan dan pengaruh limbahnya yang dekat dengan tempat-tempat yang telah

(5)

2 2

disebutkan sebelumnya. oleh karena itu, dalam makalah

disebutkan sebelumnya. oleh karena itu, dalam makalah ini akan diungkapkanini akan diungkapkan sejauh mana limbah mempengaruhi lingkungan.

sejauh mana limbah mempengaruhi lingkungan.

Pengelolaan limbah yang dilakukan dengan baik selain dapat mencegah Pengelolaan limbah yang dilakukan dengan baik selain dapat mencegah terjadinya pencemaran lingkungan juga memberikan nilai tambah terhadap terjadinya pencemaran lingkungan juga memberikan nilai tambah terhadap usaha ternak.Pemanfaatan limbah kotoran ternak sebagai pupuk kompos usaha ternak.Pemanfaatan limbah kotoran ternak sebagai pupuk kompos dapat menyehatkan dan menyuburkan lahan pertanian.Selain itu kotoran dapat menyehatkan dan menyuburkan lahan pertanian.Selain itu kotoran ternak juga dapat digunakan sebagai sumber energi biogas. Sumber energi ternak juga dapat digunakan sebagai sumber energi biogas. Sumber energi  biogas

 biogas menjadi menjadi sangat sangat penting penting karena karena harga harga bahan bahan bakar bakar fosil fosil yang yang terusterus meningkat dan ketersediaan bahan bakar yang tidak konstan dipasaran, meningkat dan ketersediaan bahan bakar yang tidak konstan dipasaran, menyebabkan semakin terbatasnya akses energi bagi masyarakat termasuk menyebabkan semakin terbatasnya akses energi bagi masyarakat termasuk  peternak.

 peternak. secara secara praktis praktis manajemen manajemen limbah limbah kotoran kotoran untuk untuk dijadikan dijadikan biogasbiogas dan kompos.

(6)

3 3

B.

B. PermasalahanPermasalahan

Permasalahan ini muncul akibat limbah yang mempengaruhi keadaan lingkungan sekitarnya. Permasalahan ini muncul akibat limbah yang mempengaruhi keadaan lingkungan sekitarnya. Agar lebih terperinci, penyusun akan membatasi permasalahan tersebut. Adapun Agar lebih terperinci, penyusun akan membatasi permasalahan tersebut. Adapun  permasalahan tersebut diantaranya sebagai berikut :

 permasalahan tersebut diantaranya sebagai berikut : 1.

1. Dari mana asal limbah ?Dari mana asal limbah ? 2.

2. Mengapa permasalahan limbah ternak terjadi ?Mengapa permasalahan limbah ternak terjadi ? 3.

3. Bagaimana akibat adanya limbah ternak ?Bagaimana akibat adanya limbah ternak ? 4.

4. Bagaimana cara menanggulangi limbah ternak ?Bagaimana cara menanggulangi limbah ternak ? 5.

5. Bagaimana peran dari pemerintah ?Bagaimana peran dari pemerintah ? 6.

6. Bagaimana peran dari masyarakat ?Bagaimana peran dari masyarakat ?

C.

C. TujuanTujuan

Tujuan pembuatan makalah ini diantaranya sebagai berikut : Tujuan pembuatan makalah ini diantaranya sebagai berikut : 1.

1. Mengetahui pentingnya lingkungan yang sehat bagi masyarakat.Mengetahui pentingnya lingkungan yang sehat bagi masyarakat. 2.

2. Mengingatkan kepada pemilik peternakan agar memikirkan pengaruh akibat limbahMengingatkan kepada pemilik peternakan agar memikirkan pengaruh akibat limbah ternak tersebut.

ternak tersebut. 3.

3. Mengupayakan pengelolaan limbah ternak tersebut agar bisa didaur ulang kembali untukMengupayakan pengelolaan limbah ternak tersebut agar bisa didaur ulang kembali untuk kepentingan yang lain.

(7)

4 4

BAB II

BAB II

PEMBAHASAN

PEMBAHASAN

A.

A. Pengertian LimbahPengertian Limbah

Limbah atau sampah bisa diartikan sebagai kotoran hasil pengolahan pabrik ataupun Limbah atau sampah bisa diartikan sebagai kotoran hasil pengolahan pabrik ataupun manusia yang mengandung zat kimia berupa sampah dan dapat menimbulkan polusi serta manusia yang mengandung zat kimia berupa sampah dan dapat menimbulkan polusi serta menganggu kesehatan. Pada umumnya sebagian besar orang mengatakan bahwa limbah menganggu kesehatan. Pada umumnya sebagian besar orang mengatakan bahwa limbah adalah sampah yang sama sekali tidak berguna dan harus dibuang, namun jika pembuangan adalah sampah yang sama sekali tidak berguna dan harus dibuang, namun jika pembuangan dilakukan secara terus-menerus maka akan menimbulkan penumpukan sampah. Limbah dilakukan secara terus-menerus maka akan menimbulkan penumpukan sampah. Limbah  bukanlah

 bukanlah suatu suatu hal hal yang yang harus harus dibuang dibuang tanpa tanpa guna, guna, karena karena dengan dengan pengolahan pengolahan dandan  pemanfaat secara baik limbah akan menjadi barang yang lebih berguna dari sebelumya.

 pemanfaat secara baik limbah akan menjadi barang yang lebih berguna dari sebelumya. Limbah akan menjadi suatu yang sangat berguna dan memiliki nilai jual tinggi kala limbah Limbah akan menjadi suatu yang sangat berguna dan memiliki nilai jual tinggi kala limbah diolah secara baik dan benar. Limbah yang tidak diolah akan menyebabkan berbagai polusi diolah secara baik dan benar. Limbah yang tidak diolah akan menyebabkan berbagai polusi  baik

 baik polusi polusi udara, udara, polusi polusi air, air, polusi polusi tanah tanah dan dan juga juga polusi polusi lain lain yang yang akan akan menjadi menjadi sarangsarang  penyakit.

 penyakit. Pada Pada lingkungan lingkungan tempat tempat pembuangan pembuangan sampah sampah bisa bisa dipastikan dipastikan udara udara sekitar sekitar tidaktidak sehat dengan bau yang tak sedap dari limbah, sumber air sekitar lingkungan akan tercemar sehat dengan bau yang tak sedap dari limbah, sumber air sekitar lingkungan akan tercemar dengan resapan limbah dan tanah yang ada di lingkungan ini akan terkontaminasi dengan zat dengan resapan limbah dan tanah yang ada di lingkungan ini akan terkontaminasi dengan zat kimia limbah sehingga tanah akan tandus.

kimia limbah sehingga tanah akan tandus.

Dari pengertian limbah yang ada, yang disebut dengan limbah peternakan, berikut Dari pengertian limbah yang ada, yang disebut dengan limbah peternakan, berikut  penjelasannya:

 penjelasannya: 1.

1. Limbah organik termasuk pada jenis limbah yang mudah diuraikan zat-zatnya mejadiLimbah organik termasuk pada jenis limbah yang mudah diuraikan zat-zatnya mejadi  partikel-partikel

 partikel-partikel yang yang baik baik untuk untuk lingkungan. lingkungan. Limbah Limbah organik organik bisa bisa berupa berupa sampahsampah rumah tangga, sampah industri yang tidak menggunakan bahan kimia misalnya sampah rumah tangga, sampah industri yang tidak menggunakan bahan kimia misalnya sampah sayur-sayuran dan sampah peralatan yang alami ataupun sampah hasil ternak. Limbah sayur-sayuran dan sampah peralatan yang alami ataupun sampah hasil ternak. Limbah organik dari rumah tangga tidak hanya berpaku pada sampah-sampah yang berupa hasil organik dari rumah tangga tidak hanya berpaku pada sampah-sampah yang berupa hasil olahan makhluk hidup saja tetapi limbah apapun asalkan mampu diolah menjadi olahan makhluk hidup saja tetapi limbah apapun asalkan mampu diolah menjadi benda- benda yang lebih bermanfaat dan dapat diuraikan adalah limbah organik.

 benda yang lebih bermanfaat dan dapat diuraikan adalah limbah organik.

5 5

(8)

5 5

2.

2. Limbah ternak adalah sisa buangan dari suatu kegiatan usaha peternakan seperti usahaLimbah ternak adalah sisa buangan dari suatu kegiatan usaha peternakan seperti usaha  pemeliharaan ternak,

 pemeliharaan ternak, rumah porumah potong htong hewan, pewan, pengolahan engolahan produk produk ternak, dternak, dan an sebagainya.sebagainya. Limbah tersebut meliputi limbah padat dan limbah cair seperti feses, urine, sisa Limbah tersebut meliputi limbah padat dan limbah cair seperti feses, urine, sisa makanan, embrio, kulit telur, lemak, darah, bulu, kuku, tulang, tanduk, isi rumen, dan makanan, embrio, kulit telur, lemak, darah, bulu, kuku, tulang, tanduk, isi rumen, dan lain-lain. Semakin berkembangnya usaha peternakan, limbah yang dihasilkan semakin lain-lain. Semakin berkembangnya usaha peternakan, limbah yang dihasilkan semakin meningkat.

meningkat.

Kotoran sapi yang terdiri dari feces dan urine merupakan limbah ternak yang terbanyak Kotoran sapi yang terdiri dari feces dan urine merupakan limbah ternak yang terbanyak dihasilkan dan sebagian besar manure dihasilkan oleh ternak ruminansia seperti sapi, kerbau dihasilkan dan sebagian besar manure dihasilkan oleh ternak ruminansia seperti sapi, kerbau kambing, dan domba. Umumnya setiap kilogram susu yang dihasilkan ternak perah kambing, dan domba. Umumnya setiap kilogram susu yang dihasilkan ternak perah menghasilkan 2 kg limbah padat (feses), dan setiap kilogram daging sapi menghasilkan 25 menghasilkan 2 kg limbah padat (feses), dan setiap kilogram daging sapi menghasilkan 25 kg feses.

kg feses.

Menurut Soehadji, limbah peternakan meliputi semua kotoran yang dihasilkan dari suatu Menurut Soehadji, limbah peternakan meliputi semua kotoran yang dihasilkan dari suatu kegiatan usaha peternakan baik berupa limbah padat dan cairan, gas, maupun sisa pakan. kegiatan usaha peternakan baik berupa limbah padat dan cairan, gas, maupun sisa pakan. Limbah padat merupakan semua limbah yang berbentuk padatan atau dalam fase padat Limbah padat merupakan semua limbah yang berbentuk padatan atau dalam fase padat (kotoran ternak, ternak yang mati, atau isi perut dari pemotongan ternak). Limbah cair (kotoran ternak, ternak yang mati, atau isi perut dari pemotongan ternak). Limbah cair adalah semua limbah yang berbentuk cairan atau dalam fase cairan (air seni atau urine, air adalah semua limbah yang berbentuk cairan atau dalam fase cairan (air seni atau urine, air dari pencucian alat-alat). Sedangkan limbah gas adalah semua limbah berbentuk gas atau dari pencucian alat-alat). Sedangkan limbah gas adalah semua limbah berbentuk gas atau dalam fase gas.

dalam fase gas.

Pencemaran karena gas metan menyebabkan bau yang tidak enak bagi lingkungan sekitar. Pencemaran karena gas metan menyebabkan bau yang tidak enak bagi lingkungan sekitar. Gas metan (CH

Gas metan (CH44) berasal dari proses pencernaan ternak ruminansia. Gas metan ini adalah) berasal dari proses pencernaan ternak ruminansia. Gas metan ini adalah

salah satu gas yang bertanggung jawab terhadap pemanasan global dan perusakan ozon, salah satu gas yang bertanggung jawab terhadap pemanasan global dan perusakan ozon, dengan laju 1 % per tahun dan terus meningkat. Apalagi di Indonesia, emisi metan per unit dengan laju 1 % per tahun dan terus meningkat. Apalagi di Indonesia, emisi metan per unit  pakan

 pakan atau atau laju laju konversi konversi metan metan lebih lebih besar besar karena karena kualitas kualitas hijauan hijauan pakan pakan yang yang diberikandiberikan rendah. Semakin tinggi jumlah pemberian pakan kualitas rendah, semakin tinggi produksi rendah. Semakin tinggi jumlah pemberian pakan kualitas rendah, semakin tinggi produksi metan.

metan.

6 6

(9)

6 6

B.

B. Asal Limbah PeternakanAsal Limbah Peternakan

Kotoran dapat mencakup limpasan Darurat. Sistem pembuangan limbah mampu menangani Kotoran dapat mencakup limpasan Darurat. Sistem pembuangan limbah mampu menangani stormwater dikenal sebagai sistem gabungan. Sistem saluran pembuangan gabungan stormwater dikenal sebagai sistem gabungan. Sistem saluran pembuangan gabungan  biasanya

 biasanya dihindari dihindari sekarang sekarang karena karena curah curah hujan hujan sangat sangat beragam beragam menyebabkan menyebabkan arusarus mengurangi efisiensi pengolahan limbah. Selokan gabungan membutuhkan jauh lebih besar, mengurangi efisiensi pengolahan limbah. Selokan gabungan membutuhkan jauh lebih besar, fasilitas pengobatan yang lebih mahal, dari selokan sanitasi. Limpasan badai berat dapat fasilitas pengobatan yang lebih mahal, dari selokan sanitasi. Limpasan badai berat dapat membanjiri sistem pengolahan limbah, menyebabkan tumpahan atau overflow. Selokan membanjiri sistem pengolahan limbah, menyebabkan tumpahan atau overflow. Selokan Sanitary biasanya jauh lebih kecil daripada selokan gabungan, dan mereka tidak dirancang Sanitary biasanya jauh lebih kecil daripada selokan gabungan, dan mereka tidak dirancang untuk transportasi Darurat. Backup limbah baku dapat terjadi jika Infiltrasi berlebihan / untuk transportasi Darurat. Backup limbah baku dapat terjadi jika Infiltrasi berlebihan / Inflow diizinkan masuk ke sistem saluran pembuangan saniter.

Inflow diizinkan masuk ke sistem saluran pembuangan saniter.

Kemudian ada dua jenis limbah yang dihasilkan oleh peternakan sapi yaitu limbah padat, Kemudian ada dua jenis limbah yang dihasilkan oleh peternakan sapi yaitu limbah padat, seperti sisa pakan dan fases (kotoran sapi), serta limbah cair berupa urine sapi, dan air bekas seperti sisa pakan dan fases (kotoran sapi), serta limbah cair berupa urine sapi, dan air bekas  pencucian

 pencucian kandang. kandang. Kotoran Kotoran sapi sapi adalah adalah limbah limbah besar besar yang yang dihasilkan, dihasilkan, karena karena seekor seekor sapisapi  potong

 potong atau atau sapi sapi perah perah dewasa, dewasa, rata-rata rata-rata menghasilkan menghasilkan kotoran kotoran sebanyak sebanyak 6% 6% dari dari bobotbobot tubuhnya.

tubuhnya.

C.

C. Dampak Limbah PeternakanDampak Limbah Peternakan

Limbah ternak masih mengandung nutrisi atau zat padat yang potensial untuk mendorong Limbah ternak masih mengandung nutrisi atau zat padat yang potensial untuk mendorong kehidupan jasad renik yang dapat menimbulkan pencemaran. Suatu studi mengenai kehidupan jasad renik yang dapat menimbulkan pencemaran. Suatu studi mengenai  pencemaran air oleh

 pencemaran air oleh limbah peternakan melaporkan limbah peternakan melaporkan bahwa total sapi bahwa total sapi dengan berat baddengan berat badannyaannya 5.000 kg selama satu hari, produksi manurenya dapat mencemari 9.084 x 10 7 m

5.000 kg selama satu hari, produksi manurenya dapat mencemari 9.084 x 10 7 m33air. Selainair. Selain melalui air, limbah peternakan sering mencemari lingkungan secara biologis yaitu sebagai melalui air, limbah peternakan sering mencemari lingkungan secara biologis yaitu sebagai media untuk berkembang biaknya lalat. Kandungan air manure antara 27-86 % merupakan media untuk berkembang biaknya lalat. Kandungan air manure antara 27-86 % merupakan media yang paling baik untuk pertumbuhan dan perkembangan larva lalat, sementara media yang paling baik untuk pertumbuhan dan perkembangan larva lalat, sementara kandungan air manure 65-85 % merupakan media yang optimal untuk bertelur lalat.

kandungan air manure 65-85 % merupakan media yang optimal untuk bertelur lalat.

Lalu, dampak bagi sebagian warga dekat dengan salah satu peternakan sapi di daerah Lalu, dampak bagi sebagian warga dekat dengan salah satu peternakan sapi di daerah tersebut yaitu, pencemaran udara yang mengakibatkan terciumnya aroma tidak sedap dari tersebut yaitu, pencemaran udara yang mengakibatkan terciumnya aroma tidak sedap dari limbah/kotoran sapi-sapi tersebut. Memang diantara mereka tidak pernah memprotes tentang limbah/kotoran sapi-sapi tersebut. Memang diantara mereka tidak pernah memprotes tentang keberadaan ternak sapi tersebut, sebab peternakan yang telah berdiri sejak tahun 1929 keberadaan ternak sapi tersebut, sebab peternakan yang telah berdiri sejak tahun 1929 tersebut tidak pernah membuat warga disekitar daerah tersebut mengidap penyakit hingga tersebut tidak pernah membuat warga disekitar daerah tersebut mengidap penyakit hingga mengalami kematian, sampai mereka protes kepada pemilik ternak tersebut. Tetapi pemilik mengalami kematian, sampai mereka protes kepada pemilik ternak tersebut. Tetapi pemilik

7 7

(10)

7 7

ternak menyangkal bahwa sekolah tersebutlah yang memang harus merasakan resikonya, ternak menyangkal bahwa sekolah tersebutlah yang memang harus merasakan resikonya, karena peternakan tersebut lebih dulu berdiri dibandingkan dengan sekolah tersebut.

karena peternakan tersebut lebih dulu berdiri dibandingkan dengan sekolah tersebut.

Walaupun tidak pernah menyebabkan kematian, tetapi pencemaran udara yang Walaupun tidak pernah menyebabkan kematian, tetapi pencemaran udara yang ditimbulkannya menjadikan orang-orang disekitarnya merasa terganggu dengan aroma tidak ditimbulkannya menjadikan orang-orang disekitarnya merasa terganggu dengan aroma tidak sedap dari limbah/kotoran sapi-sapi tersebut. Disamping itu, sekolah yang letaknya sedap dari limbah/kotoran sapi-sapi tersebut. Disamping itu, sekolah yang letaknya  berdekatan

 berdekatan dengan dengan ternak ternak tersebut tersebut merasa merasa tidak tidak nyaman nyaman saat saat kegiatan kegiatan belajar belajar mengajarmengajar  berlangsung.

 berlangsung.

Kehadiran limbah ternak dalam keadaan kering pun dapat menimbulkan pencemaran yaitu Kehadiran limbah ternak dalam keadaan kering pun dapat menimbulkan pencemaran yaitu dengan menimbulkan debu. Pencemaran udara di lingkungan penggemukan sapi yang paling dengan menimbulkan debu. Pencemaran udara di lingkungan penggemukan sapi yang paling hebat ialah sekitar pukul 18.00, kandungan debu pada saat tersebut lebih dari 6000 mg/m

hebat ialah sekitar pukul 18.00, kandungan debu pada saat tersebut lebih dari 6000 mg/m33,,

 jadi sudah

 jadi sudah melewati ambang melewati ambang batas yang batas yang dapat ditolelir dapat ditolelir untuk kesegaran untuk kesegaran udara di udara di lingkunganlingkungan (3000 mg/m

(3000 mg/m33).).

Salah satu akibat dari pencemaran air oleh limbah ternak ruminansia ialah meningkatnya Salah satu akibat dari pencemaran air oleh limbah ternak ruminansia ialah meningkatnya kadar nitrogen. Senyawa nitrogen sebagai polutan mempunyai efek polusi yang spesifik, kadar nitrogen. Senyawa nitrogen sebagai polutan mempunyai efek polusi yang spesifik, dimana kehadirannya dapat menimbulkan konsekuensi penurunan kualitas perairan sebagai dimana kehadirannya dapat menimbulkan konsekuensi penurunan kualitas perairan sebagai akibat terjadinya

akibat terjadinya proses proses eutrofikasi, penurunan eutrofikasi, penurunan konsentrasi oksigen konsentrasi oksigen terlarut sebagai terlarut sebagai hasilhasil  proses

 proses nitrifikasi nitrifikasi yang yang terjadi terjadi di di dalam dalam air air yang yang dapat dapat mengakibatkan mengakibatkan terganggunyaterganggunya kehidupan biota air.

kehidupan biota air.

D.

D. Penanggulangan limbah peternakanPenanggulangan limbah peternakan

Limbah peternakan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, apalagi limbah tersebut Limbah peternakan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, apalagi limbah tersebut dapat diperbaharui (renewable) selama ada ternak. Limbah ternak masih mengandung nutrisi dapat diperbaharui (renewable) selama ada ternak. Limbah ternak masih mengandung nutrisi atau zat padat yang potensial untuk dimanfaatkan. Limbah ternak kaya akan nutrient (zat atau zat padat yang potensial untuk dimanfaatkan. Limbah ternak kaya akan nutrient (zat makanan) seperti protein, lemak, bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN), vitamin, mineral, makanan) seperti protein, lemak, bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN), vitamin, mineral, mikroba atau biota, dan zat-zat yang lain (unidentified subtances). Limbah ternak dapat mikroba atau biota, dan zat-zat yang lain (unidentified subtances). Limbah ternak dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan ternak, pupuk organik, energi dan media berbagai dimanfaatkan untuk bahan makanan ternak, pupuk organik, energi dan media berbagai tujuan.

tujuan.

1.

1. Pemanfaatan Untuk Pakan dan Media Cacing TanahPemanfaatan Untuk Pakan dan Media Cacing Tanah

Sebagai pakan ternak, limbah ternak kaya akan nutrien seperti protein, lemak BETN, Sebagai pakan ternak, limbah ternak kaya akan nutrien seperti protein, lemak BETN, vitamin, mineral, mikroba dan zat lainnya. Ternak membutuhkan sekitar 46 zat makanan vitamin, mineral, mikroba dan zat lainnya. Ternak membutuhkan sekitar 46 zat makanan

8 8

(11)

8 8

esensial agar dapat hidup sehat. Limbah feses mengandung 77 zat atau senyawa, namun esensial agar dapat hidup sehat. Limbah feses mengandung 77 zat atau senyawa, namun didalamnya terdapat senyawa toksik untuk ternak. Untuk itu pemanfaatan limbah ternak didalamnya terdapat senyawa toksik untuk ternak. Untuk itu pemanfaatan limbah ternak sebagai makanan ternak memerlukan pengolahan lebih lanjut. Tinja ruminansia juga telah sebagai makanan ternak memerlukan pengolahan lebih lanjut. Tinja ruminansia juga telah  banyak diteliti

 banyak diteliti sebagai bahsebagai bahan pakan an pakan termasuk penelitian termasuk penelitian limbah ternak limbah ternak yang difermentasiyang difermentasi secara anaerob.

secara anaerob.

Penggunaan feses sapi untuk media hidupnya cacing tanah, telah diteliti menghasilkan Penggunaan feses sapi untuk media hidupnya cacing tanah, telah diteliti menghasilkan  biomassa

 biomassa tertinggi tertinggi dibandingkan dibandingkan campuran campuran feces feces yang yang ditambah ditambah bahan bahan organik organik lain,lain, seperti feses 50% + jerami padi 50%, feses 50% + limbah organik pasar 50%, maupun seperti feses 50% + jerami padi 50%, feses 50% + limbah organik pasar 50%, maupun feses 50% + isi rumen 50%.

feses 50% + isi rumen 50%.

Gambar Media Cacing tanah dari kotoran sapi Gambar Media Cacing tanah dari kotoran sapi 2.

2. Pemanfaatan Sebagai Pupuk OrganikPemanfaatan Sebagai Pupuk Organik

Pemanfaatan limbah usaha peternakan terutama kotoran ternak sebagai pupuk organik Pemanfaatan limbah usaha peternakan terutama kotoran ternak sebagai pupuk organik dapat dilakukan melalui pemanfaatan kotoran tersebut sebagai pupuk organik. dapat dilakukan melalui pemanfaatan kotoran tersebut sebagai pupuk organik. Penggunaan pupuk kandang (manure) selain dapat meningkatkan unsur hara pada tanah Penggunaan pupuk kandang (manure) selain dapat meningkatkan unsur hara pada tanah

9 9

(12)

9 9

 juga

 juga dapat dapat meningkatkan meningkatkan aktivitas aktivitas mikrobiologi mikrobiologi tanah tanah dan dan memperbaiki memperbaiki struktur struktur tanahtanah tersebut.

tersebut.

Kandungan Nitrogen, Posphat, dan Kalium sebagai unsur makro yang diperlukan

Kandungan Nitrogen, Posphat, dan Kalium sebagai unsur makro yang diperlukan

tanaman, tersaji dalam tabel berikut.

tanaman, tersaji dalam tabel berikut.

Kadar N, P dan K dalam Pupuk Kandang dari Beberapa Jenis Ternak

Kadar N, P dan K dalam Pupuk Kandang dari Beberapa Jenis Ternak

Jenis Pupuk

Jenis Pupuk

Kandang

Kandang

Kandungan (%)

Kandungan (%)

N

N

P

P

22

O

O

55

22

O

O

Kotoran Sapi Kotoran Sapi Kotoran Kuda Kotoran Kuda Kotoran Kambing Kotoran Kambing Kotoran Ayam Kotoran Ayam Kotoran Itik Kotoran Itik 0.6 0.6 0.4 0.4 0.5 0.5 1.6 1.6 1.0 1.0 0.3 0.3 0.3 0.3 0.3 0.3 0.5 0.5 1.4 1.4 0.1 0.1 0.3 0.3 0.2 0.2 0.2 0.2 0.6 0.6

Sumber : Nurhasanah, Widodo, Asari, dan Rahmarestia, 2006

Sumber : Nurhasanah, Widodo, Asari, dan Rahmarestia, 2006

Kotoran ternak dapat juga dicampur dengan bahan organik lain untuk mempercepat

Kotoran ternak dapat juga dicampur dengan bahan organik lain untuk mempercepat

 proses pengomposan serta untuk meningkatkan kualitas kompos tersebut .

 proses pengomposan serta untuk meningkatkan kualitas kompos tersebut .

3.

3. Pemanfaatan Untuk BiogasPemanfaatan Untuk Biogas

Permasalahan limbah ternak, khususnya manure dapat diatasi dengan memanfaatkan Permasalahan limbah ternak, khususnya manure dapat diatasi dengan memanfaatkan menjadi bahan yang memiliki nilai yang lebih tinggi. Salah satu bentuk pengolahan yang menjadi bahan yang memiliki nilai yang lebih tinggi. Salah satu bentuk pengolahan yang dapat dilakukan adalah menggunakan limbah tersebut sebagai bahan masukan untuk dapat dilakukan adalah menggunakan limbah tersebut sebagai bahan masukan untuk menghasilkan bahan bakar biogas. Untuk mengurangi pencemaran yang dihasilkan dari menghasilkan bahan bakar biogas. Untuk mengurangi pencemaran yang dihasilkan dari ternaknya, beliau mengolah limbah sapi-sapinya menjadi biogas untuk bahan baku energi, ternaknya, beliau mengolah limbah sapi-sapinya menjadi biogas untuk bahan baku energi, dan sisanya dimanfaatkan untuk pupuk tanaman. Kotoran ternak ruminansia memang dan sisanya dimanfaatkan untuk pupuk tanaman. Kotoran ternak ruminansia memang sangat baik untuk digunakan sebagai bahan dasar pembuatan biogas. Ternak ruminansia sangat baik untuk digunakan sebagai bahan dasar pembuatan biogas. Ternak ruminansia mempunyai sistem pencernaan khusus yang menggunakan mikroorganisme dalam sistem mempunyai sistem pencernaan khusus yang menggunakan mikroorganisme dalam sistem  pencernaannya

 pencernaannya yang yang berfungsi berfungsi untuk untuk mencerna mencerna selulosa selulosa dan dan lignin lignin dari dari rumput rumput atauatau hijauan berserat tinggi. Oleh karena itu pada tinja ternak ruminansia, khususnya sapi hijauan berserat tinggi. Oleh karena itu pada tinja ternak ruminansia, khususnya sapi mempunyai kandungan selulosa yang cukup tinggi.

mempunyai kandungan selulosa yang cukup tinggi.

Biogas adalah campuran beberapa gas, tergolong bahan bakar gas yang merupakan hasil Biogas adalah campuran beberapa gas, tergolong bahan bakar gas yang merupakan hasil fermentasi dari bahan organik dalam kondisi anaerob, dan gas yang dominan adalah gas fermentasi dari bahan organik dalam kondisi anaerob, dan gas yang dominan adalah gas metan (CH

metan (CH44) dan gas karbondioksida (CO) dan gas karbondioksida (CO22). Biogas memiliki nilai kalor yang cukup). Biogas memiliki nilai kalor yang cukup

tinggi, yaitu kisaran 4800-6700 kkal/m

tinggi, yaitu kisaran 4800-6700 kkal/m33, untuk gas metan murni (100 %) mempunyai, untuk gas metan murni (100 %) mempunyai

10 10

(13)

10 10

nilai kalor 8900 kkal/m

nilai kalor 8900 kkal/m33. Produksi biogas sebanyak 1275-4318 I dapat digunakan untuk. Produksi biogas sebanyak 1275-4318 I dapat digunakan untuk memasak, penerangan, menyeterika dan mejalankan lemari es untuk keluarga yang memasak, penerangan, menyeterika dan mejalankan lemari es untuk keluarga yang  berjumlah lima orang per hari.

 berjumlah lima orang per hari.

Pembentukan biogas dilakukan oleh mikroba pada situasi anaerob, yang meliputi tiga Pembentukan biogas dilakukan oleh mikroba pada situasi anaerob, yang meliputi tiga tahap, yaitu tahap hidrolisis, tahap pengasaman, dan tahap metanogenik. Pada tahap tahap, yaitu tahap hidrolisis, tahap pengasaman, dan tahap metanogenik. Pada tahap hidrolisis terjadi pelarutan bahan-bahan organik mudah larut dan pencernaan bahan hidrolisis terjadi pelarutan bahan-bahan organik mudah larut dan pencernaan bahan organik yang komplek menjadi sederhana, perubahan struktur bentuk primer menjadi organik yang komplek menjadi sederhana, perubahan struktur bentuk primer menjadi  bentuk

 bentuk monomer. monomer. Pada Pada tahap tahap pengasaman pengasaman komponen komponen monomer monomer (gula (gula sederhana) sederhana) yangyang terbentuk pada tahap hidrolisis akan menjadi bahan makanan bagi bakteri pembentuk terbentuk pada tahap hidrolisis akan menjadi bahan makanan bagi bakteri pembentuk asam. Produk akhir dari gula-gula sederhana pada tahap ini akan dihasilkan asam asetat, asam. Produk akhir dari gula-gula sederhana pada tahap ini akan dihasilkan asam asetat,  propionat,

 propionat, format, format, laktat, laktat, alkohol, alkohol, dan dan sedikit sedikit butirat, butirat, gas gas karbondioksida, karbondioksida, hidrogen hidrogen dandan amoniak.

amoniak.

Model pemros

Model pemroses es biogas yang biogas yang banyak digunakan banyak digunakan adalah model adalah model yang dikenal yang dikenal sebagaisebagai fixed-dome.

fixed-dome. Model ini banyak Model ini banyak digunakan karena digunakan karena usia pakainya usia pakainya yang lama dan dayang lama dan da yaya tampungnya yang cukup besar. Meskipun biaya pembuatannya memerlukan biaya yang tampungnya yang cukup besar. Meskipun biaya pembuatannya memerlukan biaya yang cukup besar.

cukup besar.

Untuk mengatasi mahalnya pembangunan pemroses biogas dengan model feixed-dome,

Untuk mengatasi mahalnya pembangunan pemroses biogas dengan model feixed-dome,

tersebut sebuah perusahaan di Jawa Tengah bekerja sama dengan Balai Pengkajian dan

tersebut sebuah perusahaan di Jawa Tengah bekerja sama dengan Balai Pengkajian dan

Penerapan Teknolgi Ungaran mengembangkan model yang lebih kecil untuk 4-5 ekor

Penerapan Teknolgi Ungaran mengembangkan model yang lebih kecil untuk 4-5 ekor

ternak, yang siap pakai, dan lebih murah karena berbahan plastic yang dipendam di dalam

ternak, yang siap pakai, dan lebih murah karena berbahan plastic yang dipendam di dalam

tanah

tanah..

11 11

(14)

11 11

Di pedesaan, biogas dapat digunakan untuk keperluan penerangan dan memasak sehingga Di pedesaan, biogas dapat digunakan untuk keperluan penerangan dan memasak sehingga dapat mengurangi ketergantungan kepada minyak tanah ataupun listrik dan kayu bakar. dapat mengurangi ketergantungan kepada minyak tanah ataupun listrik dan kayu bakar. Bahkan jika dimodifikasi dengan peralatan yang memadai, biogas juga dapat untuk Bahkan jika dimodifikasi dengan peralatan yang memadai, biogas juga dapat untuk menggerakkan mesin.

menggerakkan mesin.

4.

4. Pemanfaatan LainnyaPemanfaatan Lainnya

Selain dimanfaatkan untuk pupuk, bahan pakan, atau biogas, kotoran ternak juga dapat Selain dimanfaatkan untuk pupuk, bahan pakan, atau biogas, kotoran ternak juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar dengan mengubahnya menjadi briket dan kemudian dimanfaatkan sebagai bahan bakar dengan mengubahnya menjadi briket dan kemudian dijemur/dikeringkan. Briket ini telah dipraktekkan di India dan dapat mengurangi dijemur/dikeringkan. Briket ini telah dipraktekkan di India dan dapat mengurangi kebutuhan akan kayu bakar.

kebutuhan akan kayu bakar.

Pemanfaatan lain adalah penggunaan urin dari ternak untuk campuran dalam pembuatan Pemanfaatan lain adalah penggunaan urin dari ternak untuk campuran dalam pembuatan  pupuk cair maupun penggunaan lainnya.

 pupuk cair maupun penggunaan lainnya.

12 12

(15)

12 12

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari pengelolaan limbah ternak yang tepat adalah:

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari pengelolaan limbah ternak yang tepat adalah:

 menciptakan usaha budidaya sapi perah dan produksi susu berjalan optimalmenciptakan usaha budidaya sapi perah dan produksi susu berjalan optimal

 meniadakan unsur pencemar di dalam lokasi kegiatan,meniadakan unsur pencemar di dalam lokasi kegiatan,

 menghasilkan produk susu yang lebih berkualitas,menghasilkan produk susu yang lebih berkualitas,

 menghindari menghindari pencemaran di lokasi pencemaran di lokasi peternakan dan lingkungan peternakan dan lingkungan sekitar,sekitar,

 menciptakan kondisi yang harmonis dengan masyarakat sekitar.menciptakan kondisi yang harmonis dengan masyarakat sekitar.

E.

E. Peran PemerintahPeran Pemerintah

Peran pemerintah dalam mengembangakan sumber energi alternatif didukung oleh

Peran pemerintah dalam mengembangakan sumber energi alternatif didukung oleh

univerisitas dalam penelitian-penelitian yang berbasis sumber energi alternatif ramah

univerisitas dalam penelitian-penelitian yang berbasis sumber energi alternatif ramah

lingkungan yang salah satu berasal dari limbah

lingkungan yang salah satu berasal dari limbah peternakan. Selain itu, peran industri dalampeternakan. Selain itu, peran industri dalam

mendukung pemerintah dan univesitas dalam pengembangan sumber energi alternatif

mendukung pemerintah dan univesitas dalam pengembangan sumber energi alternatif

seharusnya mampu mempercepat proses tersebut karena industri salah satu

seharusnya mampu mempercepat proses tersebut karena industri salah satu penggunapengguna

terbesar dari bahan bakar minyak untuk

terbesar dari bahan bakar minyak untuk proses produksinya sehingga industri turutproses produksinya sehingga industri turut

 bertanggung terhadap pengembang energi alternatif yang berbasis sumber daya lokal.

 bertanggung terhadap pengembang energi alternatif yang berbasis sumber daya lokal.

Pemerintah, universitas dan industri adalah pihak-pihak yang mempunyai kewenangan untuk

Pemerintah, universitas dan industri adalah pihak-pihak yang mempunyai kewenangan untuk

memberikan arahan kepada masyarakat mengenai pengembangan pemanfataan limbah

memberikan arahan kepada masyarakat mengenai pengembangan pemanfataan limbah

 peternakan sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan. Limbah peternakan melalui

 peternakan sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan. Limbah peternakan melalui

 proses anaerobic digestion akan dikonversi menjadi biogas dengan beberapa keuntungan

 proses anaerobic digestion akan dikonversi menjadi biogas dengan beberapa keuntungan

antara lain sebagai energi dengan tidak menggunakan bahan yang masih memiliki manfaat

antara lain sebagai energi dengan tidak menggunakan bahan yang masih memiliki manfaat

termasuk biomassa sehingga biogas tidak merusak keseimbangan karbondioksida yang

termasuk biomassa sehingga biogas tidak merusak keseimbangan karbondioksida yang

diakibatkan oleh salah satunya dengan adanya penggundulan hutan (deforestation) dan

diakibatkan oleh salah satunya dengan adanya penggundulan hutan (deforestation) dan

 perusakan tanah, energi biogas dapat berfungsi sebagai energi pengganti bahan bakar

 perusakan tanah, energi biogas dapat berfungsi sebagai energi pengganti bahan bakar

minyak sehingga akan menurunkan gas rumah kaca di atmosfer dan emisi lainnya, metana

minyak sehingga akan menurunkan gas rumah kaca di atmosfer dan emisi lainnya, metana

merupakan salah satu gas rumah kaca yang keberadaannya di atmosfer akan meningkatkan

merupakan salah satu gas rumah kaca yang keberadaannya di atmosfer akan meningkatkan

temperatur, dengan menggunakan biogas sebagai bahan bakar maka akan mengurangi gas

temperatur, dengan menggunakan biogas sebagai bahan bakar maka akan mengurangi gas

metana di udara, limbah peternakan berupa feses, ekskreta, urin, sisi pakan dan bahan-bahan

metana di udara, limbah peternakan berupa feses, ekskreta, urin, sisi pakan dan bahan-bahan

organik lainya yang dapat dioptimalkan pemanfaatannya, bahkan bisa mengganggu

organik lainya yang dapat dioptimalkan pemanfaatannya, bahkan bisa mengganggu

kesehatan serta mencemari lingkungan. Aplikasi anaerobic digestion akan meminimalkan

kesehatan serta mencemari lingkungan. Aplikasi anaerobic digestion akan meminimalkan

efek tersebut dan meningkatkan nilai manfaat dari limbah peternakan dan selain keuntungan

efek tersebut dan meningkatkan nilai manfaat dari limbah peternakan dan selain keuntungan

energi yang didapat dari proses anaerobic digestiondengan menghasilkan biogas, produk

energi yang didapat dari proses anaerobic digestiondengan menghasilkan biogas, produk

13 13

(16)

13 13

samping berupa sludge atau slurry. Sludge atau

samping berupa sludge atau slurry. Sludge atau slurry ini diperoleh dari sisaslurry ini diperoleh dari sisa

 proses anaerobic digestion yang berupa padat, semi padat dan cair. Masing-masing dapat

 proses anaerobic digestion yang berupa padat, semi padat dan cair. Masing-masing dapat

digunakan sebagai pupuk berupa pupuk cair, pupuk semi padat dan pupuk padat.

digunakan sebagai pupuk berupa pupuk cair, pupuk semi padat dan pupuk padat.

Jenis reaktor biogas ada beberapa yang dikembangkan antara lain reaktor jenis kubah tetap

Jenis reaktor biogas ada beberapa yang dikembangkan antara lain reaktor jenis kubah tetap

(fixed-dome), reaktor terapung (floating drum), reaktor jenis balon, jenis horizontal, jenis

(fixed-dome), reaktor terapung (floating drum), reaktor jenis balon, jenis horizontal, jenis

lubang tanah, jenis ferrocement dan saat ini sedang dikembangakan biodigester skala rumah

lubang tanah, jenis ferrocement dan saat ini sedang dikembangakan biodigester skala rumah

tangga yang portable dengan biaya yang terjangkau, tidak membutuhkan tempat yang luas

tangga yang portable dengan biaya yang terjangkau, tidak membutuhkan tempat yang luas

serta mudah dipindahkan sehingga memudahkan dalam penempatannya. Biodigester atau

serta mudah dipindahkan sehingga memudahkan dalam penempatannya. Biodigester atau

reaktor untuk pembentukan biogas pada dasar membuat suatu tempat menjadi tanpa udara

reaktor untuk pembentukan biogas pada dasar membuat suatu tempat menjadi tanpa udara

sehingga terjadi proses secara anaerobic digestion.

sehingga terjadi proses secara anaerobic digestion.

Ketergantungan rumah tangga terhadap bahan bakar minyak harus dikurangi bahkan

Ketergantungan rumah tangga terhadap bahan bakar minyak harus dikurangi bahkan

dihilangkan dengan ketersediaannya yang kian hari kian berkurang bahkan tidak dapat

dihilangkan dengan ketersediaannya yang kian hari kian berkurang bahkan tidak dapat

 perbarui (unrenewable). Limbah peternakan sebagai sumber daya lokal yang dihasilkan oleh

 perbarui (unrenewable). Limbah peternakan sebagai sumber daya lokal yang dihasilkan oleh

ternak yang dimiliki oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang notabene-nya petani

ternak yang dimiliki oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang notabene-nya petani

dengan memelihara ternak sebagai usaha pendukung. Limbah peternakan yang apabila

dengan memelihara ternak sebagai usaha pendukung. Limbah peternakan yang apabila

dibiarkan saja akan dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan. Akan tetapi

dibiarkan saja akan dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan. Akan tetapi

dengan adanya sentuhan teknologi sederhana melalui proses anaerobic digestion dalam

dengan adanya sentuhan teknologi sederhana melalui proses anaerobic digestion dalam

 biodigester atau reaktor limbah peternakan dapat diubah menjadi gas metan (CH

 biodigester atau reaktor limbah peternakan dapat diubah menjadi gas metan (CH44) yang) yang

mudah terbakar sehingga dapat diaplikasikan sebagai pengganti bahan bakar minyak bagi

mudah terbakar sehingga dapat diaplikasikan sebagai pengganti bahan bakar minyak bagi

rumah tangga yang ramah lingkungan karena hasil luaran dari pembentukan biogas

rumah tangga yang ramah lingkungan karena hasil luaran dari pembentukan biogas

merupakan bahan-bahan organik yang sudah terdekomposisi adalah unsur hara yang dapat

merupakan bahan-bahan organik yang sudah terdekomposisi adalah unsur hara yang dapat

diimplementasikan sebagai pupuk organik bagi tanaman dan dapat menyuburkan tanah.

diimplementasikan sebagai pupuk organik bagi tanaman dan dapat menyuburkan tanah.

F.

F. Peran MasyarakatPeran Masyarakat

Dua manfaat sekaligus yang dapat diaplikasikan o

Dua manfaat sekaligus yang dapat diaplikasikan oleh masyarakat dalam pemanfaatan limbahleh masyarakat dalam pemanfaatan limbah

 peternakan. Limbah peternakan sebagai sumber daya lokal untuk masyarakat dapat bangkit

 peternakan. Limbah peternakan sebagai sumber daya lokal untuk masyarakat dapat bangkit

dari keterpurukan terutama ketergantungan akan energi menjadi salah satu usaha yang

dari keterpurukan terutama ketergantungan akan energi menjadi salah satu usaha yang

harusnya diunggulkan untuk ke depannya. Sumber daya lokal berupa limbah peternakan

harusnya diunggulkan untuk ke depannya. Sumber daya lokal berupa limbah peternakan

akan terus meningkat seiring dengan kebutuhan masyarakat akan protein hewani maka

akan terus meningkat seiring dengan kebutuhan masyarakat akan protein hewani maka

 peternakan Indonesia akan mengalami peningkatan dan hal ini akan berbanding lurus

 peternakan Indonesia akan mengalami peningkatan dan hal ini akan berbanding lurus

dengan kepemilikan ternak oleh masyarakat dan limbah peternakan yang dihasilkan yang

dengan kepemilikan ternak oleh masyarakat dan limbah peternakan yang dihasilkan yang

14 14

(17)

14 14

semakin banyak. Keadaan ini akan sangat mendukung untuk pengembangan pemanfaatan

semakin banyak. Keadaan ini akan sangat mendukung untuk pengembangan pemanfaatan

limbah peternakan sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan

limbah peternakan sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan berupa biogas melaluiberupa biogas melalui

 proses anaerobic digestion dengan program pemerintah yang sedang mengembangkan

 proses anaerobic digestion dengan program pemerintah yang sedang mengembangkan

sumber energi alternatif berbasis sumber daya lokal yang ban

sumber energi alternatif berbasis sumber daya lokal yang banyak dihasilkan tetapi belumyak dihasilkan tetapi belum

maksimal pemanfaatannya.

(18)

BAB III

BAB III

PENUTUP

PENUTUP

A. A. KesimpulanKesimpulan

Limbah usaha peternakan berpeluang mencemari lingkungan jika tidak dimanfaatkan. Limbah usaha peternakan berpeluang mencemari lingkungan jika tidak dimanfaatkan.  Namun

 Namun memperhatikan memperhatikan komposisinya, komposisinya, kotoran kotoran ternak ternak masih masih dapat dapat dimanfaatkan sebagaidimanfaatkan sebagai  bahan pakan, media pertumbuhan cacing, pupuk organik, biogas, dan briket energi.

 bahan pakan, media pertumbuhan cacing, pupuk organik, biogas, dan briket energi. Pemanfaatan

Pemanfaatan limbah limbah ternak ternak akan akan mengurangi mengurangi tingkat tingkat pencemaran pencemaran lingkungan lingkungan baikbaik  pencemaran air,

 pencemaran air, tanah,maupun tanah,maupun udara. Pemanfaatan udara. Pemanfaatan tersebut juga tersebut juga menghasilkan nilai menghasilkan nilai tambahtambah yang bernilai ekonomis.

yang bernilai ekonomis.

B.

B. SaranSaran

Sebaiknya pemilik ternak harus memikirkan dampak yang ditimbulkan dari limbah Sebaiknya pemilik ternak harus memikirkan dampak yang ditimbulkan dari limbah  peternakannya.

 peternakannya. Karena Karena limbah-limbah limbah-limbah yang yang dihasilkan dihasilkan menjadikan menjadikan lingkungan lingkungan disekitarnyadisekitarnya tercemar dengan bau tak sedap. Tetapi pemerintah juga harus membantu para peternak di tercemar dengan bau tak sedap. Tetapi pemerintah juga harus membantu para peternak di Indonesia, karena peternakan sangat penting keberadaannya. Jika tidak ada peternak maka Indonesia, karena peternakan sangat penting keberadaannya. Jika tidak ada peternak maka apa daya, tidak akan ada susu di negeri ini kecuali ASI.

(19)

16 16

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA

Soeparman dan Suparmin.2001.

Soeparman dan Suparmin.2001. Pembuangan T Pembuangan Tinja dan Limbah Cair : Suinja dan Limbah Cair : Suatuatu  Pengantar 

 Pengantar .Jakarta : EGC.Jakarta : EGC

Sofyadi Cahyan, 2003. Konsep Pembangunan Pertanian dan Peternakan Masa Sofyadi Cahyan, 2003. Konsep Pembangunan Pertanian dan Peternakan Masa

Depan. Badan Litbang Departemen Pertanian. Bogor. Depan. Badan Litbang Departemen Pertanian. Bogor.

Sihombing D T H. 2000. Teknik Pengelolaan Limbah Kegiatan/Usaha Sihombing D T H. 2000. Teknik Pengelolaan Limbah Kegiatan/Usaha

Peternakan. Pusat Penelitian

Peternakan. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian,Lingkungan Hidup Lembaga Penelitian, Institut Pertanian Bogor

Institut Pertanian Bogor

Soehadji, 1992. Kebijakan Pemerintah dalam Industri

Soehadji, 1992. Kebijakan Pemerintah dalam Industri Peternakan dan PenangananPeternakan dan Penanganan Limbah Peternakan. Direktorat Jenderal Peternakan, Departemen

Limbah Peternakan. Direktorat Jenderal Peternakan, Departemen Pertanian. Jakarta.

Pertanian. Jakarta.

Widodo, Asari, dan Unadi, 2005. Pemanfaatan Energi Biogas

Widodo, Asari, dan Unadi, 2005. Pemanfaatan Energi Biogas Untuk MendukungUntuk Mendukung

Agribisnis Di Pedesaan. Publikasi Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Agribisnis Di Pedesaan. Publikasi Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Serpong.

Pertanian Serpong.

http://www.rudyct.com/PPS702-ipb/06223/kel4_sem1_023.htm

http://www.rudyct.com/PPS702-ipb/06223/kel4_sem1_023.htm diakses tanggaldiakses tanggal 29 Januari 2016 pukul 18.15 WIB

29 Januari 2016 pukul 18.15 WIB

http://www.e-jurnal.com/2015/11/diskontinuitas-penerapan-inovasi-biogas.html http://www.e-jurnal.com/2015/11/diskontinuitas-penerapan-inovasi-biogas.html

diakses tanggal 29 Januari

diakses tanggal 29 Januari 2016 pukul 18.00 WIB2016 pukul 18.00 WIB https://id.wikipedia.org/wiki/Limbah

https://id.wikipedia.org/wiki/Limbah diakses tanggal 29 Januari diakses tanggal 29 Januari 2016 pukul 17.552016 pukul 17.55 WIB

WIB

http://pondokcacing.weebly.com/articles.html

http://pondokcacing.weebly.com/articles.html diakses tanggal 29 Januari 2016diakses tanggal 29 Januari 2016  pukul 17.56 WIB

Gambar

Gambar Media Cacing tanah dari kotoran sapiGambar Media Cacing tanah dari kotoran sapi 2.

Referensi

Dokumen terkait

Terdahulu, penelitian mengenai imobilisasi enzim glukoamilase pada silika mesostructured cellular foam (MCF) untuk proses hidrolisis pati tapioka secara batch membentuk gula

Setelah diketehui bahwa secara keseluruhan variabel bebas dalam model berpengaruh terhadap Kinerja pegawai Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Bone Bolango, maka

Endapan bijih besi primer merupakan endapan bijih besi yang terbentuk akibat adanya proses dari tektonik lempeng sehingga terjadilah proses magmatisme yang

S ihirli değnek karşıya geçti­ ğinde, bir zamanlar İstan­ bul’un ve sanatçıların mef- tûn olduğu o muhteşem manzaralı Büyük Çamlıca Tepe- si’nin

Yine bu sahilde, Amcazade Hüseyin Paşa yalısı veya Zarif Mustafa Paşa yalısı kadar olmasa da yine de güzel süslemeleri olan fakat daha mütevazi olan Saffet

Dalam pembuatan rangkaian karya bertemakan Down Syndrome ini, penulis membuat 4 karya dengan media yang berbeda, karya pertama dan kedua menggunakan media

Berdasarkan data frekuensi makanan pada reponden mahasiswa Suku Dayak Ngaju dengan responden 30 orang di dapatkan kosumsi energi paling tinggi 3514 kkal gr dengan data