Bismillahirrohmanirrohim
Puji syukur kepada Allah SWT yang telah menciptakan seluruh alam dan seisinya. Semua makhluk pun tunduk dan mengabdi hanya kepada-Nya. Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing kita dari zaman jahiliyah kepada zaman yang terang benderang.
Alhamdulillah LKS mengenai perubahan fisika dan kimia ini dapat terselesaikan dengan tepat waktu. Dalam kesempatan ini penulis penyampaikan ungkapan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada Ibu Rini Nafsiati Astuti, M.Pd selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah IPA dan kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan LKS ini.
Penulis menyadari akan keterbatasan dan kekurangan dalam penulisan LKS, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu penulis harapkan demi kesempurnaan LKS ini.
Malang, 18 Maret 2017
Kata Pengantar...i Daftar Isi...ii Peta Konsep...iii
A. Perubahan Fisika dan Kimia
1.Sifat fisika...1-3 2. Sifat Kimia...4-6 A. Rangkuman...7 B. Lembar Kegiatan Siswa
1. Pengamatan 1...8-9 2. Penginferensian 1...10 3. Pemrediksian 1...11
4. Pengamatan 2...12-13
5. Penginferensian 2...14
6. Pemrediksian 2...15
7. Pengamatan 3...16-17
8. Penginferensian 3 ...18
9. Pemrediksian 3...19 C. Kunci Jawaban Praktikum
...20-23
PETA KONSEP
PERUBAHAN MATERI
pERUBAHAN Fisika
perubhan yang tidak menciptakan zat baru dan
sifat yang dimiliki oleh materi adalah
tetap
Perubahan Kimia
Perubahan yang dapat menjadi
zat baru, membentuk sifat
A. Perubahan Fisika dan Kimia
Materi / zat adalah setiap objek atau bahan yang membutuhkan ruang, yang jumlahnya diukur oleh suatu sifat yang disebut massa. Secara umum
materi dapat juga didefinisikan sebagai sesuatu yang memiliki massa dan menempati volume. Seperti besi, air, balon udara dan lain-lain, materi/ zat juga mempunyai sifat yang terdiri dari sifat fisika dan kimia.
1. Sifat Fisika
Coba perhatikan Meja yang kamu gunakan, air yang kamu minum, dan udara yang kamu hirup! Apakah wujud zat-zat tersebut? Kursi berupa zat padat, air minum berupa zat cair, dan udara yang kamu hirup setiap saat berupa zat gas. zat tergolong sifat fisika. Sifat fisika merupakan sifat materi yang dapat dilihat secara langsung dengan indra. Kamu akan mempelajari beberapa sifat fisika tersebut.
a. Wujud zat
Wujud zat dibedakan atas zat padat, cair, dan gas. Kamu telah mempelajari sifat-sifat zat padat, cair, dan gas.
Gambar 1.1 Meja
Coba perhatikan sifat-sifat dari ketiga wujud zat tersebut pada Tabel 1.1 berikut.
2 Jarak antarpartikel sangat 3 Partikel-partikelnya
tidak
Padatan memiliki bentuk tetap karena partikel-partikelnya diikat erat bersama, sering dalam pola teratur yang disebut dengan kisi (lattice). Dalam suatu cairan, gaya antarpartikel terlalu lemah untuk menahannya dalam formasi yang tetap sehingga partikel-partikel ini dapat bergeser dengan mudah dan saling melewati satu sama lain. Energi kinetik partikelpartikel gas cukup besar. Gas juga memiliki energi kinetik yang cukup untuk menyebar dan memenuhi seluruh tempat atau wadahnya. Perhatikan susunan partikel-partikel zat padat, cair dan gas pada gambar berikut.
Gambar 1.4 susunan partikel padat,cair,dan gas
B. Kelarutan
Larutan merupakan campuran homogen. Dalam larutan terdapat dua komponen yaitu pelarut dan terlarut. Pelarut merupakan zat yang melarutkan dan biasanya jumlahnya lebih banyak, sedangkan terlarut merupakan zat yang terlarut, biasanya jumlahnya lebih kecil. Misal larutan garam, maka zat terlarutnya garam dan pelarutnya air.
Pada umumnya larutan berupa cairan tetapi larutan juga terjadi dalam bentuk gas dan padat. Contoh larutan gas adalah udara yang terdiri dari oksigen, nitrogen, karbon
dioksida dan gas-gas lain. Contoh larutan padatan adalah stainless steel. Kelarutan menerangkan tingkat suatu zat saling melarutkan. Ahli kimia menerangkan kelarutan dengan istilah berupa banyaknya zat terlarut tertentu yang akan melarut ke dalam larutan tertentu pada suhu tertentu. Kemampuan melarut bergantung pada gaya tarik partikel zat terlarut dengan partikel pelarutnya. Misal dalam proses pelarutan garam dalam air, maka molekul air pertama-tama menarik molekul garam menjauh satu dengan lain hingga suatu saat tercapai suatu keadaan molekul air tidak mampu memisahkan molekul garam dari yang lain atau disebut jenuh.
Butiran garam terdiri atas ion natrium dan klorida yang terikat bersama dalam formasi yang disebut kisi kristal. Air melarutkan garam dengan menarik ion dari kisi kristal dan mengelilinginya. Kelarutan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain seperti berikut.
1) suhu
2. Sifat Kimia
Sifat kimia merupakan sifat yang dihasilkan dari perubahan kimia, antara lain mudah terbakar, mudah busuk, dan korosif.
Sifat-sifat ini karakteristik:
a. Mudah terbakar
Pernahkah kamu menyalakan kembang api? Saat kamu membakar kembang api maka dengan segera akan terjadi nyala warna-warni yang indah. Pada peristiwa ini terjadi perubahan kimia. Pada mulanya kembang api dibuat dari campuran antara kalium nitrat (KNO3) , belerang dan arang kayu. Namun sekarang kembang api telah dibuat dengan warna-warni, yaitu dari strontium dan litium (warna merah), natrium (warna kuning), barium (warna hijau), dan tembaga (warna biru). Contoh lain yang mudah terbakar adalah fosfor. Fosfor dapat terbakar bila kena udara, membentuk senyawa fosfor oksida. Oleh karena itu fosfor disimpan di dalam air. Fosfor dimanfaatkan untuk membuat korek api.
b. Mudah busuk
Jika buah dan sayur dibiarkan di udara terbuka maka lama kelamaan buah dan sayur tersebut akan membusuk. Buah dan sayur yang busuk akan
menimbulkan bau yang tidak sedap. Proses pembusukan ini karena adanya mikroorganisme.
c. Korosif
Perkaratan atau korosi merupakan peristiwa rusaknya logam oleh pengaruh lingkungan, yaitu adanya oksigen dan kelembapan. Besi adalah salah satu contoh logam yang mudah berkarat. Pada proses korosi terbentuk zat yang jenisnya baru yaitu karat. Gejala yang tampak pada korosi adalah terjadi perubahan warna. Pada umumnya logam bersifat korosif kecuali emas, platina, dan air raksa.
Nah, agar kamu lebih memahami perbedaan antara perubahan fisika dan perubahan kimia, pelajarilah uraian berikut dengan baik.
3. Perubahan Fisika
Perubahan fisika adalah Perubahan Fisika adalah Perubahan zat yang tidak menghasilkan zat baru.
Gambar 1.5 Proses peleburan besi (perubahan wujud dari padat ke cair) Sumber:https://www.google.co.id/search?
q=GAMBAR+PELEBURAN+BESI
Pada Gambar 1.5 kamu dapat mengamati proses peleburan besi. Batang besi yang dipanaskan dengan suhu tinggi akan berubah menjadi besi cair. Cairan besi yang sudah meleleh itu dimasukkan dalam cetakan. Setelah itu, dibiarkan menjadi dingin hingga berbentuk padat kembali. Pada proses peleburan besi, antara besi sebelum dileburkan dengan besi yang sudah menjadi cair masih memiliki sifat yang sama atau hanya mengalami perubahan wujud saja. Perubahan materi pada besi yang dileburkan dapat dikatakan sebagai perubahan fisika. Pada perubahan fisika memungkinkan kita mendapatkan kembali materi semula.
4. Perubahan Kimia
Gambar 1.6 Kayu dibakar hingga menjadi abu(terjadi perubahan kimia) Sumber: https://www.google.co.id/imgres?imgurl-api-malam-cahaya
A. LEMBAR KERJA SISWA (LKS)
1. Materi / zat adalah setiap objek atau bahan yang membutuhkan ruang, yang jumlahnya diukur oleh suatu sifat yang disebut massa.
2. Wujud zat dibedakan atas zat padat, cair, dan gas.
3. Sifat fisika merupakan sifat materi yang dapat dilihat secara langsung dengan indra.
4. Dalam larutan terdapat dua komponen yaitu pelarut dan terlarut. Pelarut merupakan zat yang melarutkan dan biasanya jumlahnya lebih banyak, sedangkan terlarut merupakan zat yang terlarut, biasanya jumlahnya lebih kecil
5. Sifat kimia merupakan sifat yang dihasilkan dari perubahan kimia, antara lain mudah terbakar, mudah busuk, dan korosif.
6. Perubahan Fisika adalah Perubahan zat yang tidak menghasilkan zat baru. 7. Perubahan Kimia adalah Perubahan Zat yang menghasilkan zat baru.
PENGAMATAN 1
Setelah kamu membaca dan memahami semua materi tentang Benda dan Energi, lakukanlah kegiatan pengamatan berikut ini!
1. Judul
Mengamati proses perubahan fisika dan Kimia tisu .
Gambar 1.7 Tisu yang digunting menjadi kecil Sumber: Dokumen pribadi.
Gambar 1.8 Tisu yang dibakar dan sebagian tisu menjadi abu
2. Tujuan pengamatan
Agar kita dapat membedakan perubahan fisika dengan perubahan kimia. 3. Alat dan Benda
4. Langkah Kerja
a. Guntinglah tisu menjadi bentuk kecil-kecil. Lalu amatilah bentuk tisu yang telah menjadi kecil.
b. Kemudianbakarlah tisu yang lain, lalu amatilah warna tisu yang telah berubah hitam
c. Setelah mengamati coba pikirkan, Apakah tisu yang terpotong- terpotong berubah sifat materinya? Lalu apa bagaimana dengan tisu yang dibakar apakah berubah zat materinya? Apakah abu dari tisu yang terbakar bisa menjadi tisu lagi?
5. Tulislah hasil pengamatanmu pada kolom di bawah ini
6. Tulislah kesimpulan pada kolom di bawah ini!
A. Tujuan
Mengidentifikasih pernyataan dan gambar yang merupakan pengamatan serta pernyataan dan gambar yang merupakan inferensi yang sesuai dengan uraian materi.
B. Jawablah pertanyaan di bawah ini.
Inferensi adalah menjelaskan atau menafsirkan suatu pengamatan atau pernyataan.
Dari hasil pengamatan, tuliskan inferensi dari kegiatan yang kalian lakukan!
Apa yang menyebabkan tisu yang digunting terjadi perubahan fisika dan Tisu yang dibakar terjadi perubahan kimia?
A. Tujuan
1. Membuat prediksi dalam memberi alasan sesuai dengan uraian materi .
PENGAMATAN 2
2. Menemukan dan menggunakan pola sesuai dengan iraian materi. B. Perhatian dan jawablah dengan benar.
Prediksi adalah membuat inferensi tentang suatu kejadian di waktu yang akan datang berdasarkan pada bukti yang ada saat ini atau pengalaman masa salu Kalian dapat menjadikan pengamatan 3 sebagai acuhan dalam menjawab pertanyaan berikut.
Ketika kamu membuat api unggun dengan membakar kayu kering, maka akan dihasilkan yaitu abu, terjadi perubahan apakah api unggun tersebut? Tulis jawabanmu di kolom prediksi berikut ini!
1. Judul
Perubahan fisika pada lilin dan Perubahan kimia pada sumbu lilin.
Gambar 1.5 Lilin yang meleleh saat dibakar Sumber: Dokumen pribadi.
2. Tujuan pengamatan
Agar kita dapat mengetahui perubahan pada lilin saat lilin tersebut dibakar 3. Alat dan Benda
a. Lilin b. Korek api c. Cawan kecil 4. Langkah Kerja
b. Bakar lilin hingga sumbu terbakar dan menyentuh batang lilin
c. Setelah melihat cairan(yang berasal dari batang lilin yang terbakar) letakkan cairan lilin ke atas cawan kecil
d. Amati Apa yang batang lilin yang mencair dan jatuh di atas cawan !
e. Lalu diamkan beberapa saat hingga lilin di atas cawan mendingin, amati kembali apa yang terjadi pada cairan di atas cawan tadi?
f. Amatilah sumbu lilin yang sudah dibakar, apa yang terjadi pada sumbu lilin?
5. Tulislah hasil pengamatanmu pada kolom di bawah ini
6. Setelah melakukan pengamatan tentang lilin , apa yang dapat disimpulkan dari pengamatan yang telah kamu lakukan?
Tulislah kesimpulan pada kolom di bawah ini!
... ... ... ... ... ... ... ... ... ...
.
A. Tujuan
Mengidentifikasih pernyataan dan gambar yang merupakan pengamatan serta pernyataan dan gambar yang merupakan inferensi yang sesuai dengan uraian materi.
B. Jawablah pertanyaan di bawah ini.
Inferensi adalah menjelaskan atau menafsirkan suatu pengamatan atau pernyataan.
Dari hasil pengamatan, tuliskan inferensi dari kegiatan yang kalian lakukan!
Apa yang menyebabkan Lilin yang dibakar terjadi dua perubahan, yaitu perubahan fisika dan kimia?
PENGAMATAN 3
A. Tujuan
1. Membuat prediksi dalam memberi alasan sesuai dengan uraian materi . 2. Menemukan dan menggunakan pola sesuai dengan iraian materi. B. Perhatian dan jawablah dengan benar.
Prediksi adalah membuat inferensi tentang suatu kejadian di waktu yang akan datang berdasarkan pada bukti yang ada saat ini atau pengalaman masa salu Kalian dapat menjadikan pengamatan 2 sebagai acuhan dalam menjawab pertanyaan berikut.
Batang besi yang dipanaskan dengan suhu tinggi akan berubah menjadi besi cair. Cairan besi yang sudah meleleh itu dimasukkan dalam cetakan. Setelah itu, dibiarkan menjadi dingin hingga berbentuk padat kembali. Perubahan apakah yag dialami besi saat a proses peleburan besi, hingga terbentuknya besi kembali menjadi padat?
Tulis jawabanmu di kolom prediksi berikut ini!
1. Judul
Kita bisa mengetahui perubahan garam pada saat dilarutkan di air yang termasuk perubahan fisika.
Gambar 1.5 Garam yang dimasukkan dalam air. Sumber: Dokumen pribadi.
2. Alat dan Benda a. Air
b. Gelas bening c. Garam
d. Sendok makan
3. Langkah Kerja
b. Masukkan air dalam gelas bening c. Ambillah garam satu sendok makan
d. Lalu aduk hingga garam larut dan tidak telihat lgi dalam air
e. Amatilah air yang telah melarutkan garam, Apakah warna air yang semula bening berubah? Coba kalian rasakan rasa air dengan lidah kalian? Apa rasa dari air tersebut?
4. Tulislah hasil pengamatanmu pada kolom di bawah ini
5. Setelah melakukan pengamatan garam , apa yang dapat disimpulkan dari pengamatan yang telah kamu lakukan?
Tulislah kesimpulan pada kolom di bawah ini!
A. Tujuan
Mengidentifikasih pernyataan dan gambar yang merupakan pengamatan serta pernyataan dan gambar yang merupakan inferensi yang sesuai dengan uraian materi.
B. Jawablah pertanyaan di bawah ini.
Inferensi adalah menjelaskan atau menafsirkan suatu pengamatan atau pernyataan.
... ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Dari hasil pengamatan, tuliskan inferensi dari kegiatan yang kalian lakukan!
Apa yang menyebabkan garam yang larut dalam air, termasuk perubahan fisika?
A. Tujuan
1. Membuat prediksi dalam memberi alasan sesuai dengan uraian materi . 2. Menemukan dan menggunakan pola sesuai dengan iraian materi. B. Perhatian dan jawablah dengan benar.
Prediksi adalah membuat inferensi tentang suatu kejadian di waktu yang akan datang berdasarkan pada bukti yang ada saat ini atau pengalaman masa salu Kalian dapat menjadikan pengamatan 3 sebagai acuhan dalam menjawab pertanyaan berikut.
Ketika gula di larutkan dalam air, hingga terlarut dan gula tidak telihat lagi, terjadi perubahan apakah itu?
Tulis jawabanmu di kolom prediksi berikut ini!
PEMREDIKSIAN 3 Inferensi:
A. Hasil pengamatan 1
Tisu yang dipotong tetap menjadi tisu hanya saja ukurannya berbeda, Tisu yang dibakar berubah menjadi abu, Tisu menjadi materi yang baru yaitu abu.
B. Kesimpulan
Jadi, kita dapat menyimpulkan bahwa pada perubahan fisika, tidak menghasilkan zat baru. Tetapi kalau perubahan kimia dapat menghasilkan zat baru.
. A. Hasil pengamatan 2
Cairan pada cawan yang berasal dari badan ilin kembali memadat dan kembali ke bentuk , Sumbu lilin menjadi abu dan tidak dapat kembali ke bentuk semula
B. Kesimpulan
Kita dapat menyimpulkan bahwa peristiwa melelehnya lilin termasuk perubahan fisika, karena peristiwa ini tidak menghasilkan zat baru dan batang lilin dapat kembali ke bentuk semula(padat) saat mendingin . Namun berbeda dengan sumbu lilin yang berubah warna dan menjadi abu, sumbu lilin mengalami perubahan kimia karena menghasikan zat baru.
A. Hasil Pengamatan 3
Iya, air yang semula bening berubah Rasa air menjadi masin seperti rasa garam
B. Kesimpulan
A. Hasil Penginferensian 1
Karena perubahan yang terjadi pada kertas hanya perubahan ukuran,Yang apabila Materi yang berukuran besar dapat diperkecil dengan cara mekanik, seperti dipecah, dipotong, namun sifat dari materi tidak berubah, Tisu yang dibakar mengalami perubahan kimia karena Perubahan Kimia adalah perubahan suatu zat yang terjadi karena reaksi kimia sehingga menghasilkan suatu zat baru. Seperti halnya tisu yang menjadi abu yang membentuk materi baru
B. Hasil Penginferensian 2
Terjadi perubahan fisika (perubahan zat yang tidak disertai dengan terbentuknya zat baru) yaitu melelehnya lilin.
Pada pengamaatan sumbu lilin, panjang sumbu lilin berkurang dan bentuk sumbu lilin berubah menjadi abu.
C. Hasil Penginferensian 3
Pada kegiatan ini terjadi perubahan fisika (perubahan yang tidak disertai dengan terbentuknya zat baru) yaitu larutnya garam dalam air. Karena saat air dirasa dengan lidah(Indera perasa), air yang semula tidak berasa menjadi asin karena garam., jadi walau garam sudah larut dalam air, namun sifat asli dari garam tidakklah berubah.
A. Hasil Pemrediksian 1
Terjadi perubahan kimia, karena kayu dan abu merupakan dua jenis zat yang sama sekali berbeda. Zat-zat hasil pembakaran tersebut tidak dapat dikembalikan lagi menjadi kayu. Oleh karena kayu yang dibakar menghasilkan zat baru yang sifatnya berbeda dengan zat asalnya
B. Hasil Pemrediksian 2
Besi yang sudah menjadi cair masih memiliki sifat yang sama atau hanya mengalami perubahan wujud saja. Perubahan materi pada besi yang dileburkan dapat dikatakan sebagai perubahan fisika. Pada perubahan fisika memungkinkan kita mendapatkan kembali materi semula
C. Hasil Pemrediksian 3
.
Terjadi perubahan fisika, karena gula yang larut dalam air merupakan perubahan fisika, walau bentuk kristal dari gula sudah tidak telihat dalam air, namun saat dirasa dengan menggunakan indra pengecap(lidah) rasa gula dapat dikenali, sifat materi dari gula tetaplah sama dan tidak berubah
DAFTAR PUSTAKA
Scarnorough, Kate.2007.Sains dan Percobaan Ilmiah untuk Anak Cerdas. (Yogyakarta:Gala Ilmu Semesta)
https://www.google.co.id/?
gws_rd=cr&ei=UEc6WYrhAoyBvwSXzp34DQ#q=perubahan+fisika+pad a+garam