ANALISIS FINANSIAL PEMANFAATAN TONGKOL
JAGUNG DENGAN FERMENTASI BIOAKTIVATOR Starbio,
Aspergillus niger dan Trichoderma viride DALAM RANSUM
DOMBA JANTAN LOKAL LEPAS SAPIH
RONY ALVIANSYAH HARAHAP 090306063
PROGRAM STUDI PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
ANALISIS FINANSIAL PEMANFAATAN TONGKOL
JAGUNG DENGAN FERMENTASI BIOAKTIVATOR Starbio,
Aspergillus niger dan Trichoderma viride DALAM RANSUM
DOMBA JANTAN LOKAL LEPAS SAPIH
SKRIPSI
Oleh:
RONY ALVIANSYAH HARAHAP 090306063
PROGRAM STUDI PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
ANALISIS FINANSIAL PEMANFAATAN TONGKOL
JAGUNG DENGAN FERMENTASI BIOAKTIVATOR Starbio,
Aspergillus niger dan Trichoderma viride DALAM RANSUM
DOMBA JANTAN LOKAL LEPAS SAPIH
SKRIPSI
Oleh:
RONY ALVIANSYAH HARAHAP 090306063/PETERNAKAN
Skripsi sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana di Fakultas Pertanian
Universitas Sumatera Utara
PROGRAM STUDI PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Judul : Analisis Finansial Pemanfaatan Tongkol Jagung dengan Fermentasi Bioaktivator Starbio, Aspergilus niger dan Trichoderma viride Dalam Ransum Domba Jantan Lokal Lepas Sapih
Nama : Rony Alviansyah Harahap NIM : 090306063
Disetujui oleh: Komisi Pembimbing
Prof. Dr. Ir. Hasnudi, M.S Ir. Tri Hesti Wahyuni, M.Sc Ketua Anggota
Mengetahui,
Dr. Ir. Ma’ruf Tafsin, M.Si Ketua Program Studi Peternakan
ABSTRAK
RONY ALVIANSYAH HARAHAP, 2014: “Analisis Finansial Pemanfaatan Tongkol Jagung Dengan Fermentasi Bioaktivator Starbio, Aspergillus Niger Dan Trichoderma Viride Dalam Ransum Domba Jantan Lokal Lepas Sapih”. Dibimbing oleh HASNUDI dan TRI HESTI WAHYUNI.
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Biologi Ternak Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara pada bulan Agustus sampai dengan September 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai usaha dari pemanfaatan tongkol jagung terhadap domba lokal jantan lepas sapih. Penelitian ini menggunakan 20 ekor domba dengan rataan bobot badan awal 8,6 kg-12,9 kg dengan menggunakan metode survey. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah P0 (tongkol jagung tanpa fermentasi), P1 (tongkol jagung fermentasi starbio 0,5 %), P2 (tongkol jagung fermentasi Aspergillus niger 0,5%), P3 (tongkol jagung fermentasi Trichoderma viride 0,5%), P4 (tongkol jagung fermentasi Aspergillus niger 0,25% dan Trichoderma viride 0,25%). Parameter yang digunakan yaitu Total Biaya Produksi, Total Hasil Produksi, Analisis Laba-rugi, benefitt cost ratio (B/C ratio) dan income over feed cost (IOFC).
Hasil analisis laba-rugi tertinggi adalah pada perlakuan P1 memberikan keuntungan Rp. 107.382,68 dan terkecil adalah P0 yang mengalami kerugian 5.554,38. Rataan benefit cost ratio (B/C) tertinggi adalah P1 sebesar 1,19 dan terkecil pada perlakuan P0 sebesar 0,99. Rataan income over feed cost (IOFC) tertinggi pada perlakuan P1 sebesar 160.582,68 dan terendah pada perlakuan P0 sebesar 47.545,62. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemanfaatan tongkol jagung dalam pakan domba jantan lokal lepas sapih layak untuk di terapkan dalam usaha peternakan domba.
ABSTRACT
RONY ALVIANSYAH HARAHAP, 2014 “Financial Analysis of Utilization of Corn Cob With Bioactivator Starbio Fermentation , Aspergillus Niger and Trichoderma viride in Ration to the Weaning Males Local Sheep". Guieded by HASNUDI and TRI HESTI WAHYUNI .
The experiment was conducted at the Laboratory of Animal Biology Animal Husbandry Program Faculty of Agriculture, University of North Sumatra in August to September 2013. This study aims to determine the business value of the use of corn cob on a weaning males local sheep. Sheep are used 20 with an average initial body weight of 8,6 kg - 12,9 kg were divided into four treatments and five replications. The treatment in this study is P0 : without fermented corn cob, P1 : fermented corn cob starbio 0,5 % , P2 : Aspergillus niger fermented corn cob 0,5 %, P3 : Trichoderma viride fermentation of corn cobs 0,5 %, P4 : Aspergillus niger fermented corn cobs 0,25 % and 0,25 % Trichoderma viride. The parameters used in this study is the Total Cost of Production, Total Production, Profit and loss analysis, benefit cost ratio ( B / C ratio ) and income over feed cost ( IOFC ) .
The results show the average of the highest income analysis is the P1 treatment gives a profit of Rp. 107.382,68 and the smallest is the loss P0 5.554,38. The average benefit cost ratio ( B / C ) is the highest P1 of 1,19 and the smallest in the P0 treatment by 0,99. Mean income over feed cost ( IOFC ) on the treatment of 160.582,68 and P1 lowest at P0 treatment of 47.545,62. The conclusion of this study is the use of corn cobs in local ram feed weaning feasible to be applied in the sheep breeding bussines.
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Medan, Kotamadya Medan, Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 23 Februari 1992 dari ayah Alvin Razali Harahap dan ibu Julianti Sinaga. Penulis merupakan anak pertama dari empat bersaudara.
Tahun 2009 tamat dari SMA N 14 MEDAN dan pada tahun yang sama masuk ke Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara melalui jalur ujian tertulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Penulis memilih Program Studi Peternakan.
Selama mengikuti perkuliahan, penulis aktif sebagai anggota ikatan mahasiswa peternakan (IMAPET), dan Himpunan Mahasiwa Muslim Peternakan (HIMMIP).
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat serta karunianya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Adapun judul dari skripsi ini adalah “Analisis Finansial Pemanfaatan Tongkol Jagung dengan Fermentasi Bioaktivator Starbio, Aspergilus niger dan Trichoderma viride Dalam Ransum Domba Jantan Lokal Lepas Sapih”.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada orang tua penulis yang telah membesarkan dan mendidik penulis selama ini. Penulis juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Prof. Dr. Ir. Hasnudi, M.S selaku ketua komisi pembimbing dan Ibu Ir. Tri Hesti Wahyuni, M.Sc selaku anggota komisi pembimbing yang telah memberikan arahan dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini.
Disamping itu penulis juga mengucapkan terima kasih kepada civitas akademika Program Studi Peternakan serta semua rekan mahasiswa yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
DAFTAR ISI
Biaya pakan ... 24
Biaya obat ... 25
Biaya sewa kandang dan peralatan ... 26
Biaya tenaga kerja ... 26
Total hasil produksi ... 28
Penjualan domba ... 29
Penjualan kotoran domba ... 29
Analisis keuntungan (laba/rugi) ... 31
Analisis B/C Ratio (Benefit Cost Ratio)... 33
IOFC (Income Over Feed Cost) ... 33
Rekapitulasi hasil penelitian ... 35
KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan ... 37
Saran ... 37
DAFTAR PUSTAKA ... 38
DAFTAR TABEL
No. ... Hal.
1. Biaya pembelian bibit domba selama penelitian (Rp/ekor) ... 24
2. Biaya pakan domba selama penelitian (Rp/ekor) ... 25
3. Biaya obat-obatan selama penelitian (Rp/ekor) ... 25
4. Biaya sewa kandang dan peralatan selama penelitian (Rp/ekor) ... 26
5. Biaya tenaga kerja selama penelitian (Rp/ekor) ... 26
6. Hasil penjualan domba selama penelitian (Rp/ekor) ... 28
7. Hasil penjualan feses domba selama penelitian (Rp/ekor) ... 29
DAFTAR GAMBAR
No. ... Hal.
1. Grafik rataan total biaya produksi selama penelitian ... 27
2. Grafik rataan total hasil produksi selama penelitian ... 30
3. Grafik rataan analisis laba/rugi selama penelitian ... 31
4. Grafik rataan Income over feed cost (IOFC) selama penelitian... 34
DAFTAR LAMPIRAN
No. ... Hal.
1. Susunan Ransum Komplit selama penelitian ... 41
2. Bobot badan awal domba selama penelitian ... 41
3. Bobot badan akhir domba selama penelitian ... 41
4. Daftar harga bahan pakan komplit selama penelitian ... 42
5. Harga per Kg ransum setiap perlakuan selama penelitian ... 42
6. Konsumsi pakan domba selama penelitian ... 42
7. Biaya pembelian bibit tiap perlakuan selama penelitian ... 43
8. Biaya pakan tiap perlakuan selama penelitian ... 43
9. Biaya obat-obatan tiap perlakuan selama penelitian... 43
10. Biaya sewa kandang dan peralatan tiap perlakuan selama penelitian ... 44
11. Biaya tenaga kerja tiap perlakuan selama penelitian ... 44
12. Total biaya produksi tiap perlakuan selama penelitian ... 44
13. Hasil penjualan domba tiap perlakuan selama penelitian ... 45
14. Hasil penjualan feses domba tiap perlakuan selama penelitian ... 45
15. Total hasil produksi selama penelitian ... 45
16. Laba/rugi tiap perlakuan selama penelitian... 46
17. Benefit cost ratio (B/C ratio) selama penelitian ... 46
18. IOFC tiap perlakuan selama penelitian ... 46