• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PASANGAN USIA SUBUR MENJADI AKSEPTOR KB DI KELURAHAN BABURA KECAMATAN MEDAN SUNGGAL KOTA MEDAN TAHUN 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PASANGAN USIA SUBUR MENJADI AKSEPTOR KB DI KELURAHAN BABURA KECAMATAN MEDAN SUNGGAL KOTA MEDAN TAHUN 2012"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PASANGAN USIA SUBUR MENJADI AKSEPTOR KB DI KELURAHAN BABURA

KECAMATAN MEDAN SUNGGAL KOTA MEDAN TAHUN 2012

SKRIPSI

OLEH:

AFNI ANDINI NIM. 101000320

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(2)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PASANGAN USIA SUBUR MENJADI AKSEPTOR KB DI KELURAHAN BABURA

KECAMATAN MEDAN SUNGGAL KOTA MEDAN TAHUN 2012

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat

Untuk Memperoleh Gelar

Sarjana Kesehatan Masyarakat

OLEH:

AFNI ANDINI NIM. 101000320

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(3)

ABSTRAK

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan sumber daya manusia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Keluarga Berencana yang berorientasi pada Norma Keluarga Kecil Berencana Sejahtera (NKKBS). Meskipun program KB dinyatakan cukup berhasil di Indonesia namun dalam pelaksanaannya masih mengalami berbagai macam hambatan, diantaranya masih banyak pasangan usia subur (PUS) yang tidak menggunakan alat kontrasepsi. Faktor-faktor yang memengaruhi Pasangan Usia Subur (PUS) menjadi akseptor KB diantaranya adalah faktor pendidikan, faktor pengetahuan, faktor paritas dan faktor budaya (kepercayaan).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pasangan usia subur (PUS) menjadi akseptor KB berdasarkan pendidikan, pengetahuan, paritas dan budaya (kepercayaan) di (Kelurahan Babura Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan Tahun 2012). Penelitian ini bersifat deskriptif-analitik dengan cara mengolah data yang disebarkan kepada responden dengan populasi akseptor Pasangan Usia Subur (PUS). Pengambilan sampel dilakukan dengan cara

Purposive Sampling dengan besar sampel sebanyak 62 PUS. Data dianalisa dengan uji

Chi Squaredengan α 0,05.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan tinggi (72,6%), tingkat pengetahuan buruk (54,8%), paritas > 2 orang (91,9%) dan budaya (kepercayaan) negatif (93,5%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pendidikan dan paritas dengan PUS menjadi akseptor KB, tetapi terdapat hubungan antara pengetahuan dan budaya (kepercayaan) dengan PUS menjadi akseptor KB.

Diharapkan kepada petugas pelayanan KB Kelurahan agar lebih proaktif dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat terutama kepada PUS agar mereka lebih mengerti dan memahami manfaat program KB dan mengubah paradigma terhadap nilai (kepercayaan) yang ada di masyarakat

(4)

ABSTRACT

There are many efforts have been taken by the government to controlling population growth and improving human resources. One of the efforts is through by Family Planning programs that oriented to Small Family Norm Happy Prosperous. Although the Family Planning program in Indonesia stated quite successful, but the implementation is still a lot of couples of childbearing age who do not use contraceptives. The factors affecting couples of childbearing age become Family Planning acceptors such as, educational factor, knowledge factor, parity factor and cultural (belief) factor.

This research aims to determine the factors that affect couples of childbearing age become acceptors of Family Planning based on education, knowledge, parity and cultural (belief) in (Sub-urban of Babura, Sub-district of Medan Sunggal, Medan of 2012). This research is descriptive-analytical by processing the data that distributed to the respondents by population in couples of childbearing age as an acceptor. The sampling was tested by Purposive Sampling with a large of sample of 62 repondents in

couples of childbearing age. The data was tested by Chi Square test with α 0,05.

The results of research showed that higher levels of education is (72,6%), low knowledge level is (54,8%), parity of > 2 childs is (91,9%) and culture (belief) negative is (93,5%). The results of bivariate analysis showed there was no correlation between education and parity with couples of childbearing age become acceptors of Family Planning. But there is a correlation between knowledge and cultural (belief) with couples of childbearing age become acceptors of Family Planning.

It is expected that family planning officials in sub-urban area to be more pro-active in providing outreach to the public especially for couples of childbearing age in order for them to better understand and comprehend the benefits of Family Planning and may change the paradigm of the values (belief) that exist in the community of public

(5)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama : Afni Andini

Tempat/Tanggal Lahir : Marbau / 28 Juli 1989

Agama : Islam

Status Perkawinan : Belum Kawin

Jumlah Anggota Keluarga : 1 (Satu) Orang

Alamat Rumah : Jl. Besar Marbau No. 13 Kelurahan Marbau Kecamatan

Marbau Kabupaten Labuhan Batu Utara

Riwayat Pendidikan

1. Tahun 1993-1994 : TK Marsel

2. Tahun 1994-2000 : SD Negeri 112310 Marbau

3. Tahun 2000-2003 : MTs Swasta Alwasliyah Marbau

4. Tahun 2003-2006 : SMA Negeri 1 Marbau

5. Tahun 2006-2009 : Akademi Kebidanan Senior Medan

(6)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala

limpahan Rahmat dan KaruniaNya sehingga penulis masih bisa menyelesaikan

penyusunan skripsi ini. Adapun judul skripsi ini adalah “Faktor-Faktor Yang

Memengaruhi Pasangan Usia Subur Menjadi Akseptor KB di Kelurahan Babura

Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan Tahun 2012” merupakan salah satu syarat

unuk memperoleh gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat.

Penulis menyadari hingga selesainya skripsi ini tidak terlepas dari bantuan dan

dukungan dari berbagai pihak, baik secara moril maupun materil. Oleh karena itu pada

kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih banyak teristimewa kepada

Orang tua yang penulis sayangi dan cintai Ayahanda (Syahwinal Dalimunthe) dan

Ibunda (Nuraisyah, S.Pd) yang telah memberikan banyak dukungan baik moril dan

materil, do’a dan pengorbanannya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

Selanjutnya penulis juga mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Dr. Drs. Surya Utama, MS selaku Dekan Fakultas Kesehatan

Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

2. Bapak Drs. Heru Santosa, MS, P.hD selaku Ketua Departemen Kependudukan

dan Biostatistika FKM USU

3. Ibu Asfriyati, SKM, M.kes selaku Dosen Pembimbing I Skripsi penulis.

4. Ibu Maya Fitria, SKM, M.kes selaku Dosen Pembimbing II Skripsi penulis.

5. Ibu Dr. Ir. Evawani. Y. A. M.kes selaku Dosen Penasehat Akademik yang

membantu penulis selama masa perkuliahan.

6. Bapak dan Ibu dosen serta pegawai/tenaga non-edukatif FKM USU yang turut

(7)

7. Bapak Syahrudin, seluruh pegawai BKKBN Propinsi Sumatera Utara dan

pegawai BKKBN Kota Medan yang turut membantu penulis dalam

penyusunan skripsi ini.

8. Bapak dan Ibu pegawai kecamatan, kelurahan, kepling Babura yang telah

membantu penulis dalam menyediakan data-data yang membantu penulis.

9. Buat Kekasih, Sahabat sekaligus Best Motivator yang selalu ada buatku "My

Lala" terima kasih atas seluruh dukungan dan bantuannya buat penulis.

10.Buat Sepupuku tersayang Julia Budiarty, S.sos dan Ayu Irma Putri Hasibuan

dan Seluruh The Rumpil Family yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu

terima kasih banyak atas dukungannya selama ini.

11.Buat Sahabat bin Tetanggaku "Cikguku Nuzul" dan buat se-rekan tim sukses

KB "Jeng Srik dan Bg Pahottor" terima kasih atas dukungan dan semangatnya

buat penulis.

12.Buat rekan-rekan mahasiswa seperjuangan di FKM USU dan seluruh

teman-teman seangkatan Ex A 2010 yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu

terima kasih atas dukungannya buat penulis.

13.Buat seluruh mahasiswa Kespro FKM USU atas dukungannya buat penulis.

Penulis menyadari banyak kekurangan dalam penyusunan tulisan ini. Untuk itu

dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan saran dan kritik yang

membangun untuk kesempurnaan tulisan ini. Dan dengan segala keterbatasan yang ada

penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi kita semua. Amiin...

Medan, Januari 2013

(8)

DAFTAR ISI

2.2. Program Keluarga Berencana (KB)... 9

2.2.1 Sejarah dan Perkembangan KB ... 9

2.2.2 Pengertian KB ... 10

2.2.3 Tujuan Program KB... 11

2.2.4 Sasaran Program KB... 12

2.3. Kontrasepsi... 13

2.3.1 Pengertian kontrasepsi ... 13

2.3.2 Jenis dan Metode Kontrasepsi ... 13

2.4 Akseptor KB ... 22

2.5. Faktor Keikutsertaan PUS Menjadi Akseptor KB ... 24

2.5.1 Faktor Pendidikan ... 24

2.5.2 Faktor Pengetahuan ... 25

2.5.3 Faktor Paritas... 26

2.5.4 Faktor Budaya (Kepercayaan) ... 27

(9)

3.8 Teknik Analisis Data ... 34

BAB IV HASIL PENELITIAN ... 35

4.1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian... 35

4.1.1 Letak geografis ... 35

4.1.2 Demografi ... 36

4.2. Analisis Univariat ... 36

4.2.1 Distribusi Faktor yang Memengaruhi PUS Menjadi Akseptor KB ... 36

4.2.2 PUS Menjadi Akseptor KB ... 38

4.3. Analisis Bivariat ... 39

4.3.1 Hubungan Pendidikan dengan PUS Menjadi Akseptor KB.. 39

4.3.2 Hubungan Pengetahuan dengan PUS Menjadi Akseptor KB 40 4.3.3 Hubungan Paritas dengan PUS Menjadi Akseptor KB ... 41

4.3.4 Hubungan Budaya (Kepercayaan) dengan PUS Menjadi Akseptor KB ... 41

BAB V PEMBAHASAN ... 43

5.1. Hubungan Tingkat Pendidikan dengan PUS Menjadi Akseptor KB... 43

5.2. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan PUS Menjadi Akseptor KB... 44

5.3. Hubungan Tingkat Paritas dengan PUS Menjadi Akseptor KB ... 46

(10)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1.1 Distribusi Pencapaian Peserta KB Kota Medan Tahun 2011…..5

Tabel 2.2 Distribusi Data PUS Per kelurahan Kecamatan Medan Sunggal Peserta KB di Pelayanan Pemerintah dan Swasta...5

Tabel 4.1 Distribusi Pendidikan Responden Tahun 2012...36

Tabel 4.2 Distribusi Pengetahuan RespondenTahun 2012………...37

Tabel 4.3 Distribusi Paritas Responden Tahun 2012………...37

Tabel 4.4 Distribusi Budaya (Kepercayaan) Responden Tahun 2012....… .38

Tabel 4.5 Distribusi PUS Menjadi Akseptor KB Tahun 2012………...38

Tabel 4.6 Distribusi Tingkat Pendidikan dengan PUS Menjadi Akseptor KB Tahun 2012…...39

Tabel 4.7 Distribusi Tingkat Pengetahuan dengan PUS Menjadi Akseptor KB Tahun 2012...40

Tabel 4.8 Tabulasi Silang Tingkat Paritas dengan PUS Menjadi Akseptor KB Tahun 2012………...41

(11)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Referensi

Dokumen terkait

DALIL LIMIT PUSAT : Dalam pemilihan sampel acak sederhana dengan ukuran n dari suatu populasi yang berasal dari distribusi apapun (binomial, poisson, dll), maka distribusi rata

Optimasi jadwal pember- sihan bertujuan untuk menentukan berapa banyak pembersihan pada setiap penukar panas dalam periode yang ditinjau, yang dipengaruhi oleh biaya

Perancangan Aplikasi Pengenalan Karakter Korea pada Platform Android Menggunakan Metode OCR Adaptive Classifier.. Image Preprocessing For Improving

Berdasarkan aturan dalam Pelelangan sederhana dengan Pascakualifikasi, maka panitia pengadaan diharuskan melakukan pembuktian kualifikasi terhadap data-data kualifikasi

Pembuatan Website BeliBuku.Com Dengan Menggunakan Macromedia Dreamweaver MX, PHP dan MySQL merupakan sebuah aplikasi WWW yang berisi informasi dan penjualan mengenai buku-buku

Sehubungan dengan hasil pembukaan lelang pekerjaan Pengadaan Perancanaan Penambahan Nilai Gedung dan Bangunan (Workshop CNC) Ulang di BBLKI Surakarta Tahun Anggaran 2013,

Oleh karena itu pelayanan informasi yang cepat, tepat dan lengkap data sangat diperlukan Berdasarkan hal tersebut di atas, penulis ingin membuat sebuah web yang dapat mempermudah

Berdasarkan aturan dalam Pelelangan sederhana dengan Pascakualifikasi, maka panitia pengadaan diharuskan melakukan pembuktian kualifikasi terhadap data-data kualifikasi