• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cara Menanam Tanaman Hidroponik Sederhana 

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Cara Menanam Tanaman Hidroponik Sederhana "

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

Cara Menanam Tanaman Hidroponik

Sederhana [Gambar]

74

Salah satu cara untuk mendapatkan sayuran segar tanpa pestisida adalah dengan menanam sendiri sayuran. Yang jadi masalah adalah tidak semua orang mempunyai lahan untuk menanam sayuran. Oleh karena itu ada cara dimana anda bisa menanam sayuran dengan memanfaatkan air sebagai media pengganti tanahnya atau yang disebut juga dengan hidroponik. Bagi yang mempunyai hobi berkebun, cara hidroponik ini dapat menghilangkan stress. Tapi bagaimana ya cara membuat

tanaman hidroponik? Jangan khawatir, pada artikel ini akan dibahas cara menanam hidroponik sehingga hasilnya bisa dikonsumsi oleh keluarga.

(2)

Sesuai namanya, hidroponik adalah cara bertanam menggunakan media air sehingga tidak memerlukan tanah atau area yang luas. Secara sederhana, hidroponik adalah metode budidaya tanaman dengan menggunakan air yang diperkaya dengan nutrisi, bukan tanah. Hal ini membuat parameter seperti nutrisi, pengendalian hama, dan pencahayaan lebih mudah dikelola.

Hidroponik tidak memerlukan pemakaian herbisida dan pestisida beracun sehingga lebih ramah lingkungan dan sayuran yang dihasilkan pun akan lebih sehat. Bertanam dengan hidroponik akan menghasilkan tanaman berkualitas baik dan bebas kimia. yang pastinya sehat buat kita semua dan anak-anak.

(3)

Laju pertumbuhan tanaman hidroponik bisa mencapai 50% lebih cepat dibanding tanaman yang ditanam di tanah pada kondisi yang sama. Alasan untuk ini adalah karena tanaman hidroponik langsung mendapatkan makanan dari air yang kaya nutrisi. Kondisi ini juga membuat tanaman tidak perlu akar besar untuk mencari nutrisi. Dan karena energi yang diperlukan untuk

pertumbuhan akar lebih sedikit, sisa energi bisa disalurkan ke bagian lain dari tanaman.

Tanaman hidroponik tumbuh sehat, kuat, dan bersih. Hidroponik juga ramah lingkungan karena tidak membutuhkan air sebanyak berkebun secara konvensional. Ini karena hidroponik tidak

(4)

Berikut cara menanam tanaman hidroponik dengan cara paling sederhana:

Alat:

1. Botol plastik air mineral bekas, 2. Gelas plastik bekas air mineral,

(5)

3. Jerigen plastik bekas minyak goreng,

4. Kain untuk sumbu (kain panel lebih bagus) 5. Nutrisi hidroponik.

6. Media tanam (rocwool, arang sekam, kerikil, pasir malang, pecahan bata merah). Pilih yang paling mudah didapat. Kita bisa melihat betapa sederhananya bahan yang dibutuhkan. Bahkan kebanyakan besar dari barang bekas. Jadi menanam model hidroponik sederhana ini selain kita bisa mendapatkan tanaman sayuran yang sehat dan subur, kita juga bisa

memanfaatkan barang barang bekas. Sehingga botol bekas, jerigen bekas dan gelas plastik bekas yang mestinya dibuang dan menjadi limbah ternyata masih bisa diambil manfaatnya.

Langkah-langkah cara membuat tanaman

hidroponik

Hidroponik Wick dengan botol bekas :

1. Potong botol menjadi 2 bagian. (atas dan bawah)

2. Lubangi bagian atas (daerah leher botol) untuk pemasangan sumbu dan aliran udara

(6)

3. Pasang sumbu pada bagian bawah botol

4. Masukkan bagian atas botol ke bagian bawah botol dengan cara dibalik.

(7)

5. Isi bagian atas botol dengan media tanam (bisa rockwool, spon, sekam bakar atau pecahan bata merah). Pilih saja mana yang paling mudah didapat. Karena fungsi media ini hanya untuk pijakan akar agar tidak rebah.

6. Tanam bibit atau taburkan 2-3 biji bibit tanaman ke dalam media tanam.

(8)

7. Siram dengan larutan nutrisi hidroponik.8. Simpan di tempat yang tidak terkena hujan tetapi masih bisa mendapat sinar matahari.

Membuat Larutan Nutrisi Hidroponik

Bahan:

▪ Pupuk Urea……….1000 gr. ▪ Pupuk KCL ……… 1000 gr. ▪ Pupuk NPK ……… 1000 gr. ▪ Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) ………. 50 gr. Peralatan:

▪ Ember bervolume 20 Liter.

▪ Drum plastik bervolume 100 liter ▪ Timbangan digital

(9)

▪ Air sumur, air sungai,

▪ Air PAM tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7 – 10 hari.

Cara membuat:

▪ Masukkan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember volume 20 liter.

▪ Tuangkan air sumur sebanyak 20 ltr ke dalam ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk – aduk lanjutkan

pengadukan hingga air mencapai volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal (tidak ada endapan) ▪ Tuangkan larutan pekatan tadi ke dalam bak penampungan

volume 100 liter.

▪ Kucurkan air sumur kedalam bak penampungan sambil diaduk – aduk hingga penuh (mencapai volume 100 liter).

(10)
(11)
(12)
(13)

Saya sarankan mulai dari tanaman sayuran dulu, yang lumayan cepat tumbuhnya, misal : sawi, cabe, tomat, selada, bayam, kacang…dll

(14)

Nah dengan gambaran di atas tentunya anda mendapat inspiratif membuatnya di rumah…cocok buat kita yang hidup di perkotaan ala urban ayo kita bikin rumah kita sejuk, dan sehat dengan berkebun ala hidroponik, selain mudah, hemat, sehat, anti globalwarming

Video Tutorial 1

Video Tutorial 2

Video Bertanam Hidroponik

Atau anda bisa lihat kumpulan video hidroponik di sini. Jadi selamat mencoba.

Source

About these ads

← Why You Should Be Drinking Lemon Water in the Morning Learni.st

← The best (and worst) gaming tattoos Digital Trends

← Who are the best musicians of 2014? Find out on AllMusic! AllMusic

← World of Warcraft: Why Now is the Time to Return PCGamesN

by Gravity

(15)

← Why You Should Be Drinking Lemon Water in the Morning Learni.st

← The best (and worst) gaming tattoos Digital Trends

← Who are the best musicians of 2014? Find out on AllMusic! AllMusic

← World of Warcraft: Why Now is the Time to Return PCGamesN

by Gravity

← Why You Should Be Drinking Lemon Water in the Morning Learni.st

← The best (and worst) gaming tattoos Digital Trends

← Who are the best musicians of 2014? Find out on AllMusic! AllMusic

← World of Warcraft: Why Now is the Time to Return PCGamesN

by Gravity

Tweet

Tweet

134

This page has been shared 134 times. View these Tweets. This page has been shared 134 times. View these Tweets. This page has been shared 134 times. View these Tweets. Rate this:

(16)

Suka artikel ini? ← Bag ikan 36 ←

Tweet Tweet137This page has been shared 137 times. View these Tweets. ← ← ← Just My HobbyS S u u ka ka

← 362 orang menyukai Just My Hobby. ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ←

← Plugin sosial Facebook

← Lintas Berita

← 2

← Like

(17)

Related

11 Tips Cara Menyimpan Makanan Di Dalam Kulkas Agar

Tetap Segar

In "Tutorial"

Telinga Masuk Air Setelah Berenang? Ini Dia Solusinya

In "Tutorial"

Makanan unik dan enak yang sayang untuk dilewatkan

In "Umum"

11 Tips Cara Menyimpan Makanan Di Dalam Kulkas Agar

Tetap Segar

In "Tutorial"

Telinga Masuk Air Setelah Berenang? Ini Dia Solusinya

In "Tutorial"

Makanan unik dan enak yang sayang untuk dilewatkan

In "Umum"

Posted in Tutorial

Tagged bertanam hidroponik, cara menanam hidroponik, hidroponik Feb

19

74 THOUGHTS ON “CARA MENANAM TANAMAN HIDROPONIK SEDERHANA [GAMBAR]”

.

.

Aris

MARCH 29, 2014 AT 7:24 AM Kira2 kapan kita harus

mengganti/refill nutrisi utk tanaman hidroponik. Apakah ada ciri2awal yang tampak pada tumbuhan hidroponik yg kekurangan nutrisi?Reply

Just My Hobby

APRIL 15, 2014 AT 5:25 AM biasanya

masa pertumbuhannya tidak sesuai seperti yang seharusnya.Reply

.

.

Andre Antariksa

APRIL 4, 2014 AT 6:20 AM Ilmu yang

bermanfaat, insyallah saya akan coba, thanksReply

Just My Hobby

APRIL 4, 2014 AT 9:48 AM selamat

mencoba dan semoga suksesReply

(18)

.

meidey

APRIL 7, 2014 AT 12:25 PM apakah larutan nutrisi ini

tidak berbahaya untuk ikan?Reply

Just My Hobby

APRIL 8, 2014 AT 1:39 AM Ini untuk

tanaman bukan untuk ikan… ;-)Reply

.

.

erwin

APRIL 11, 2014 AT 1:45 PM maksudnya meidey biar

bertambah mas,disasmping panen tanaman dia juga bisa memelihara ikanReply

.

.

Yaya Sunarya

APRIL 12, 2014 AT 3:53 PM untuk belajar lebih

lanjut,,apakah ada no hp yg bisa di hubungi,,,biar kalau ada kendala saya bisa menghubungi,,thanksReply

.

.

Gallant Tsany Abdillah

APRIL 14, 2014 AT 3:06 AM share

harga2nya dong.terutama yg cairan nutrisi.baru pengen nyoba soal e xDReply

.

.

surya

APRIL 14, 2014 AT 7:42 AM rencana mo coba untuk

kesibukan istri… makasih ya..klo bibit bs beli dmn di bali? mungkin yg di atas nanya spy air tergenang ga jd tempat nyamuk bertelur, makanya ditaruh ikan…Reply

Just My Hobby

APRIL 15, 2014 AT 5:27 AM wah

saya kurang tw kl d bali… mungkin pak surya bisa beli secara online atau di pasar. Harganya murah kok, cuma 1000 / bungkus atau juga harganya bisa kurang dari 1000 / bungkusnya tergantung tempatReply

.

.

izzahchan

APRIL 16, 2014 AT 2:29 AM Reblogged this on

izzahiseng and commented:aq mau cobaaaaaaReply

.

.

izzahchan

APRIL 16, 2014 AT 2:30 AM wahhhh senengnya liat

tanaman sayur,,, aq mau coba di rumah :Dtrima kasih infonya :DReply

(19)

Just My Hobby

APRIL 16, 2014 AT 3:23 AM oke

sama2Reply

izzahchan

APRIL 16, 2014 AT 3:25 AM kalau

gagal kasih saran y… .

.

zulkarnain

APRIL 18, 2014 AT 4:43 PM pak bisa pakai kain

sebarangan apa pakai yg khusus minta penjelasan pakReply

.

.

asjahari higang anyeq

APRIL 21, 2014 AT 3:31 PM saya lagi

sedang nyoba ni mas,..Trims infonyaReply

Just My Hobby

APRIL 22, 2014 AT 3:41 AM semoga

sukses :)Reply

.

.

rayabbejog

APRIL 24, 2014 AT 5:12 AM Untuk tanaman

hidroponik yang sistem air nutrisinya tidak dibuat mengalir, berapa lama air harus diganti ?Reply

.

.

kiki

APRIL 29, 2014 AT 7:27 AM dear mas penulis, punya info

kelompok/komunitas ttg tanaman hidropnik ga?? biar bs belajar nih…Reply

Just My Hobby

APRIL 30, 2014 AT 2:20 AM coba kiki

cek di

http://www.kaskus.co.id/thread/531f08360e8b46a32a 0000c1Reply

ifta

JULY 14, 2014 AT 5:00 AM saya ifta,mau tanya

klu pupuk untuk nutrisinya yg sudah jd alias tinggal pakai ada g yah Mas?klu ada nama nya apa n tersediakan d toko-toko yg jual pupuk? .

.

slamet riadi

MAY 1, 2014 AT 4:00 PM Ilmu yang bermafa’at

(20)

Just My Hobby

MAY 2, 2014 AT 1:58 AM oke pak

slamet, sama samaReply

ambar

MAY 8, 2014 AT 4:56 AM saya pernah coba

tpi kok gatot {gagal total ya}??? ←

Just My Hobby

MAY 9, 2014 AT 2:06 AM bisa

lebih jelas? bagaimana prosesnya? .

.

yosepforte

MAY 3, 2014 AT 5:02 AM Kalo air gak mengalir,

harus diganti berapa lama ya..?Trims infonyaReply

.

.

iwan

MAY 6, 2014 AT 9:49 AM Naaah… ini nich ilmu yg

bermanfaat bagi kita2 yg pengen nanam tp kaga ada halaman seperti gue, maklum tinggal di komplek

perumahan yg super padat, tenkyu bro, gue mo coba, o iya trs kapan ganti airnya atau kapan nambah nutrisinyaReply

.

.

mariza

MAY 9, 2014 AT 5:54 AM haloo salam kenal,,, saya baru

ingin coba berkebun. itu kan contonya pakai botol vertikal ,,, kl botolnya ditidurkan jd bagaimana ya

caranya,,, kalo ditaan pakai media tanam yg ada di pasaran yg ada kandungan sekam, pukdang dkk,,, itu bisa?Newbe ^^Reply

Just My Hobby

MAY 9, 2014 AT 7:38 AM bisa saja

mbak Mariza pk botol yang ditidurkan secara

horizontal. Perbedaannya pada pemotongannya saja. Coba mbak Mariza lihat contoh gambar yang ada di atas (yang d tempel di dinding).Pakai sekam juga gpp, asal nutrisi yang kita berikan sesuai dengan yang di butuhkan oleh tanaman tersebut.Reply

.

.

mariza

MAY 9, 2014 AT 10:58 AM oke makasih ya,,, saya mau

coba,,, lg tunggu benih sayuran datang ^^Reply

(21)

.

mariza

MAY 9, 2014 AT 11:17 AM maaf ya mau tanya lagi,, itu

gambar yg botol aqua horizontal kl saya perhatikan dengan penanaman menggunakan media tanah ya? jd kl botolnya ditidurkan semua bagian dalam botolnya diisi tanah ya? bisa ga dengan sistem hidroponik td dengan posisi spt itu? maaf banyak tanya, sangat awam ^^Reply

.

.

Mhd Syahriandy

MAY 10, 2014 AT 2:39 AM maaf pak mo

tanya.cara buat larutan nutrisinya.dari yang ditulis bahan-bahannya:Pupuk Urea……….1000 gr. Pupuk KCL ……… 1000 gr.Pupuk NPK ……… 1000 gr.Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) ………. 50 gr.semua bahan dicampurkan, lalu perlahan ditambahkan air 20 liter.itu baru untuk pekatannya yah, trus nanti dicampur lagi ke air yang 100 liter.kalau kita pemakainnya hanya sedikit tidak sampai 100 liter, berapa takaran yang digunakan untuk larutan

pekatannya?apakah dari yang 20 liter pekatan itu bisa diambil hanya 5ml untuk 1 liter air ?mohon pencerahannya, terimakasih.Reply

Mhd Syahriandy

MAY 18, 2014 AT 1:46 AM mas,

apakah pertanyaan saya bisa ada jawabannya?Reply

.

.

uki

MAY 12, 2014 AT 5:01 AM Salam hormat,Untuk kawasan

sekitaran tangerang selatan, dimana bisa didapatkan bahan-bahan nutrisi tersebut ya, terima kasih.Reply

rusdi

MAY 17, 2014 AT 9:11 AM mas klu untuk nutrisi

nya pkek ppuk npk ja bleh?krna ppuk yg lain ngak ada

Reply

.

.

mariza

MAY 13, 2014 AT 5:00 PM maaf mas owner blog, saya

ikut jawab yah,,,@mas Uki.. saya jg tinggal di tangerang selatan tepatnya d bintaro sektor 9 dan baru mau memulai hydroponik, saya sedang tunggu kiriman benih dan larutan nutrisi,,, untuk nutrisi saya pesan AB Mix dinmana di

(22)

saya pesan dr agrifam bogor atau jg ada di online seperti tokopedia, atau kaskus.semoga membantuReply

Just My Hobby

MAY 16, 2014 AT 1:54 AM terima

kasih mbak mariza atas bantuannyaReply

.

.

M Hendy Surya Pranata

MAY 24, 2014 AT 9:21 AM Gan ijin

copas ya….Reply

Just My Hobby

MAY 24, 2014 AT 3:07 PM okeReply

.

.

sandy R

JUNE 2, 2014 AT 1:22 AM Bisa ga kl ga pake sistem air

mengalir?untuk pemberian nutrisinya? Cz pengen coba dikit.Reply

Just My Hobby

JUNE 2, 2014 AT 1:53 AM bisa

mas….kl pakai sistem air mengalir, cuma mempermudah pengisian nutrisinya.Reply

.

.

reza

JUNE 2, 2014 AT 2:53 PM Makasih mas, ini udah mulai

mengerti cara hidroponic. sistem botol ini rupanya banyak caranya ya. Untuk pupuk apa bisa digunakan kompos?Reply

.

.

shanty

JUNE 6, 2014 AT 1:27 AM ilmu yang bermanfaat. ijin

copas masReply

.

.

hernawan

JUNE 7, 2014 AT 3:20 PM apakah takaran nutrisinya

g terlalu pekat???Reply

Just My Hobby

JUNE 8, 2014 AT 10:25 AM Saya kira

sudah pas tapi tetap selalu testing. Karena walau caranya sama tapi prosesnya belum tentu sama.Cara terbaik mencoba dulu dan berexperimenReply

.

(23)

kimia, gimana kalo pakai limbah rumah tangga , kaya sisa-sisa makanan, bermanfaaatkah?Reply

.

.

Neqe

JUNE 12, 2014 AT 1:07 AM Terimakasih mas !!!Reply

.

.

irda

JUNE 12, 2014 AT 8:11 AM terima kasih infonya ;).. sangat

bermanfaat…Reply

.

.

fila

JUNE 13, 2014 AT 3:51 AM Bibitnya di semaikan dulu apa

langsung di tanam ke media tanamnya?Reply

.

.

nurisa

JUNE 16, 2014 AT 4:05 AM harus pakai pupuk kimia ya

mas??kalo pupuk alami/kandang/kompos bisakah?Reply

.

.

saepudin

JUNE 21, 2014 AT 3:00 AM Dalam pembuatan NUTRISI

ada pupuk daun gandasili? Sejenis apa pohon gandasili tersebut? Apa pupuknya tersedia di toko pukuk? Nah untuk ukuran timbangan tersebut diatas nutrisi yg sudah jadi bisa dipakai untuk berapa banyak tanaman? Apakah sekali pakai atau ada jangka waktu untk mengganti air nutrisinya?

Makasih atas ilmunyaReply

.

.

popi

JUNE 27, 2014 AT 6:41 AM maaf ngulang ptanyaan, kl

hidroponik pk botol horizontal, gmn menyekat antara media tanam dg air nutrisinya? apakah pk sumbu kain jg? bs dperjelas caranya? brp frekuensi pberian nutrisinya per minggu? trimsReply

.

.

Nur Hefzan

JULY 10, 2014 AT 8:58 AM saya di banjarmasin,

dimana bisa dapatkn bibit sayur n nutrisi nya ya.terimakasihReply

Just My Hobby

JULY 11, 2014 AT 12:22 PM sudah

coba cari d pasar tradisional?Reply

.

(24)

langsung pake, nggak harus campur2Reply

.

.

muchdarul fenly

JULY 16, 2014 AT 3:15 PM likeReply

.

.

dederempit

JULY 16, 2014 AT 6:32 PM klo tanaman buah bs

nga?Reply

Just My Hobby

JULY 17, 2014 AT 1:38 AM bisa tapi

agar lebih cepat terlihat hasilnya lebih baik menanam sayurReply

.

.

Himawan Pridityo

JULY 25, 2014 AT 12:04 AM Kalau sama

ikan namanya aquaponics. Lebih bagus dan efisien tuh karena dapat ikan + sayuran.Reply

.

.

sri intan

AUGUST 8, 2014 AT 3:49 AM gan saya masih binggung

dalam cara pengairannya..dengan menggunakan media jirigen bekas minyak makan, apa di isi setiap hari atau sampai airnya kering baru diisi ulang?terimakasih..Reply

.

.

Chi chi

AUGUST 17, 2014 AT 12:07 PM Me tooReply

.

.

berilink

AUGUST 24, 2014 AT 4:25 AM ijin copas, terimakasih

Reply

.

.

ohlison

SEPTEMBER 3, 2014 AT 6:12 AM Salam kenal, Pak saya

mau nanya untuk pengaliran air bernutrisinya 24 jam atau ada jeda waktunya ?? dan untuk tanaman apa saja yang bisa dilakukan hydroponic ?? thanks atas pencerahanya

Reply

.

.

yayu yulanti

SEPTEMBER 3, 2014 AT 6:29 AM Keliantannya seru

banget dicoba, pergantian air nutrisinya di ganti pas kapan aja???Reply

.

(25)

saya izin copas ya :)Reply

.

.

Rudi Haryanto

SEPTEMBER 19, 2014 AT 4:13 AM Membantu

sekali ganReply

.

.

hadeka

SEPTEMBER 26, 2014 AT 5:34 AM Cairan nutrisi yg terbuat

dri komponen d atas, bhnnya kimia jg… Ad gak yg bs bt gantinya dari yg alami?Reply

.

.

Heni Bayo

SEPTEMBER 29, 2014 AT 7:33 AM utk yogya..dimana

sayabisa mendapatkan alamat penjual pupuk nyapupuk nya

Reply

.

.

PETANI KEGELAPAN

OCTOBER 4, 2014 AT 12:36 PM

@Heni Bayokalo ane biasanya beli kebutuhan tani di toko subur wirobrajan gan.lengkap dari pupuk, pasir sekam, net pot (mini pot hidroponik), dan gerobak sorong pun ada (malah promosi ~_~!)nice share, lumayan mencerahkan artikelnya. mampir juga yaak viciousfarmer.blogspot.com

Reply

.

.

renykd

OCTOBER 25, 2014 AT 11:34 PM Perlukah sinar matahari

untuk tanaman hidroponik ?Reply

Just My Hobby

OCTOBER 28, 2014 AT 1:51 AM

sangat perlu. Untuk hasil yang maksimal, tumbuhan harus terkena sinar matahariReply

.

.

Cak Slamet

OCTOBER 26, 2014 AT 4:05 PM Dimana bisa

mendapat larutan nutrisi yg sudah siap pakai ( area surabaya )Reply

.

.

burhan

OCTOBER 27, 2014 AT 10:53 AM mbak @mariza di bintaro

sektor 9 sebelah mana? sudah lancar hidroponiknya..saya juga baru mau mulai berhidroponik..boleh dong nimba ilmu..aku di pondok arenReply

(26)

Post navigation

Gejala, Ciri-Ciri dan Penyebab Penyakit Angin

Duduk

Belajar Mengenali Warna Tinja / Beol Untuk

Kesehatan

[Gambar]

SEARCH

Search

FOLLOW BLOG VIA EMAIL

Yuk follow blog Just My Hobby biar ga ketinggalan artikel terbarunya Join 108 other followers

TOP POSTS

▪ Cara Menanam Tanaman Hidroponik Sederhana [Gambar]

▪ Penyebab Penyakit Mata Ikan + Cara Mengobati dan Menghilangkan Mata Ikan di Telapak Kaki

▪ 4 Cara Memperbaiki Flashdisk Rusak Dan Micro SD Rusak ▪ Kumpulan Kode Emotion Facebook Chat Terbaru

▪ Kelebihan dan Kelemahan Ban Tubeless Yang Harus Dimengerti ▪ Bagian 1: 31 Cara Jitu Menghilangkan Noda Tinta dan Noda

Membandel Lainnya

▪ Jangan Sebut Anda Pencinta Kopi Sebelum Membaca Artikel Ini! ▪ Gejala, Ciri-Ciri dan Penyebab Penyakit Angin Duduk

▪ Penyebab Bau Mulut Dan Cara Menghilangkan Bau Mulut Secara Alami

▪ 20 Manfaat Cuka Yang Perlu Anda Ketahui RECENT POSTS

▪ Penyebab Bau Kaki dan Cara Menghilangkan Bau Kaki Tanpa Ribet ▪ 7 Hal Penting yang Wajib Anda Tanyakan Tentang Simulasi Kredit

Motor

▪ Ide Kencan Yang Unik, Seru, dan Murah

▪ Khasiat Madu Asli dan Cara Mengetahui Madu Asli dan Palsu ▪ [Video] Cara Yang Lebih Baik Untuk Memotong Semangka

(27)

Just My HobbySukaSuka

400 orang menyukai Just My Hobby. ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ← ←

Plugin sosial Facebook REVIEW AND TIPS

FOLLOW US

▪ Mencoba dengan #memulai, bukan banyak mikir (talk less do more) 1

week ago

▪ Tolong ajarkan makna #kejujuran dan #tanggungjawab..!!! - The Billionaire 1 week ago

▪ "Saya tidak patah #semangat, karena setiap usaha yang salah adalah satu langkah maju." ~ Thomas Alva Edison 4 weeks ago ▪ seperti apa anda di 5-10 tahun yang akan datang? Sikap anda hari

ini yang akan menentukan siapa anda saat itu 4 months ago ▪ RT @TungDW: Rasa malas berawal dari kebiasaan istirahat sebelum

LELAH mendera #TDW 4 months ago

Follow @justmyh0bby

Follow @justmyh0bby CATEGORIES

(28)

▪ Humor (12) ▪ Inspirasi (24) ▪ Jalan-Jalan (2) ▪ Makanan (1) ▪ Tutorial (46) ▪ Umum (17) PAGES ▪ About Me ▪ Disclaimer

Create a free website or blog at WordPress.com. | The Reddle Theme. Follow

Follow

Follow “Just My Hobby”

Follow “Just My Hobby”

Get every new post delivered to your Inbox.

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 108 other followers

Join 108 other followers

Build a website with WordPress.com

Referensi

Dokumen terkait

Dari sistem otomatisasi nyala pompa air pada sistem hidroponik ini maka dibuatlah sistem kontrol yang secara otomatis akan memberikan pasokan air yang dibutuhkan oleh

Hidroponik memiliki banyak model atau teknik seperti wick system yaitu sistem sumbu dimana air nutrisi akan diserap oleh sumbu dan diteruskan keakar tanaman, Ebb &

 Pengendalian terhadap penyakit bercak ungu pada bawang putih dapat dilakukan dengan cara menanam bawang putih pada lahan yang mempunyai saluran air baik,

Tanaman hidroponik adalah suatu model budidaya tanaman sayuran tanpa menggunakan media tanah tetapi media yang digunakan adalah air dan tidak membutuhkan banyak air dan lahan yang luas

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,

Dengan memanfaatkan sistem jaringan sensor nirkabel atau biasa disebut wireless sensor network WSN yang difungsikan untuk membaca kondisi terkini pada tanaman hidroponik dapat