• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFEKTIVITAS FOCUS GROUP DISCUSSION TERHADAP PENINGKATAN SMOKING SELF EFFICACY PADA KELOMPOK PRIA DEWASA AWAL KATEGORI PEROKOK SEDANG TESIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "EFEKTIVITAS FOCUS GROUP DISCUSSION TERHADAP PENINGKATAN SMOKING SELF EFFICACY PADA KELOMPOK PRIA DEWASA AWAL KATEGORI PEROKOK SEDANG TESIS"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

EFEKTIVITAS FOCUS GROUP DISCUSSION TERHADAP

PENINGKATAN SMOKING SELF EFFICACY PADA KELOMPOK

PRIA DEWASA AWAL KATEGORI PEROKOK SEDANG

TESIS

Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Psikologi

Oleh

MAYKE DELLA FRISKA GINTING

107029007

PROGRAM PENDIDIKAN MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

2014

(2)

LEMBAR PENGESAHAN

Tesis ini diajukan oleh:

Nama : Mayke Della Friska Ginting

NIM : 107029007

Kekhususan : Klinis Dewasa

Judul Tesis : Efektivitas Focus Group Discussion Terhadap Peningkatan Smoking Self

Efficacy Pada Kelompok Pria Dewasa Awal Kategori Perokok Sedang.

Telah berhasil dipertahankan di hadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Magister Psikologi Profesi pada kekhususan Klinis Dewasa dalam Magister Psikologi Profesi Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara pada hari Selasa, 04 Februari 2014.

Dewan Penguji

Penguji I/Pembimbing (Arliza Juairiani Lubis, M.Si, psikolog)

NIP. 197803252003122002

Penguji II (Josetta M.R. Tuapattinaja,M.Si, psikolog)

NIP. 196212302000042001

Medan, 01 April 2014

Koordinator Magister Psikologi Profesi Dekan

Fakultas Psikologi USU Fakultas Psikologi USU

Dr. Wiwik Sulistyaningsih,M.Si, psikolog Prof. Dr. Irmawati, psikolog

(3)

LEMBAR PERNYATAAN

Saya menyatakan dengan sesungguh-sungguhnya bahwa Tesis berjudul Efektivitas Focus Group Discussion Terhadap Peningkatan Smoking Self Efficacy Pada Kelompok Pria Dewasa Awal Kategori Perokok Sedang sebagai syarat untuk memperoleh gelar Magister Psikologi Profesi pada Kekhususan Klinis Dewasa dalam Magister Psikologi Profesi Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara adalah hasil karya saya sendiri.

Adapun bagian-bagian tertentu dalam penulisan Tesis saya yang saya kutip dari hasil karya orang lain telah dituliskan sumbernya secara jelas sesuai dengan kaidah dan etika penulisan ilmiah.

Apabila dikemudian hari ditemukan adanya kecurangan dalam Tesis ini, saya bersedia menerima sanksi lainnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Medan, 04 Februari 2014

Mayke Della Friska Ginting NIM. 107029007

(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa yang telah memberikan karunia, kesehatan dan kekuatan sehingga penulis mampu menyelesaikan tesis yang berjudul “Efektivitas Focus Group Discussion Terhadap Peningkatan Smoking Self

Efficacy Pada Kelompok Pria Dewasa Awal Kategori Perokok Sedang”. Tesis ini

ditujukan untuk memperoleh gelar Magister Psikologi Profesi di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara.

Tesis ini tidak akan terwujud tanpa bantuan dari banyak pihak, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Bapak Prof. Syahril Pasaribu, DTMH, MSc (CTM), SpA(K) selaku Rektor Universitas Sumatera Utara.

2. Ibu Prof. Dr. Irmawati, Psikolog selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara.

3. Kak Arliza Juairiani Lubis, M.Si, psikolog, selaku dosen pembimbing. Terima kasih atas segala ilmu, semangat, kesabaran dan kesediaan meluangkan waktu bagi penulis selama penyusunan tesis ini.

4. Ibu Josetta Maria R. Tuapattinaja, M.Si, psikolog selaku dosen penguji. Terima kasih karena telah bersedia meluangkan waktu untuk menguji dan memberikan masukan serta saran yang sangat berarti bagi penyempurnaan tesis ini.

5. Orangtua tercinta, Ayahanda Sufirman Ginting, B.Sc dan Ibunda Ellyda Sitepu yang senantiasa memberikan doa, kasih sayang dan dukungan moril maupun materi sehingga penulis dapat menyelesaikan pendidikan Magister Psikologi Profesi.

6. Suami terkasih, Budi Fani Tarigan ST yang senantiasa menjadi penyemangat sejak awal hingga akhir penyelesaian pendidikan Magister Psikologi Profesi.

7. Adik-adik yang sangat kubanggakan, Felix B. Ginting, S.Pd, Margaretha A. Ginting, SH, dan Yehezkiel L. Ginting yang selama ini telah memberikan doa dan dukungan. 8. Seluruh dosen Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara, khususnya Ibu Rodiatul

Hasanah Siregar, M.Si, psikolog selaku Ketua Kekhususan Psikologi Klinis Dewasa, Kak Juliana I Saragih, M.Psi, psikolog dan Kak Rahma Fauzia, M.Psi, psikolog, selaku staf pengajar Kekhususan Psikologi Klinis Dewasa. Ibu Hasnida, M.Si, psikolog dan Ibu Rr. Lita Hadiati Wulandari, M.Pd, psikolog yang telah memberikan rekomendasi pendidikan Magister Psikologi Profesi dan kepada Ibu Etty Rahmawati, M.Si yang

(5)

telah bersedia meluangkan waktu untuk diskusi pengolahan data secara statistik dalam tesis ini.

9. Seluruh responden dalam penelitian. Terima kasih karena telah bersedia menjadi responden dan meluangkan waktu selama intervensi.

10. Teman-teman seperjuangan angkatan V Magister Psikologi Profesi, Ernida, Elna, Vera, Kak Ella, Meity, Rosya, Kak Reni, Kak Hirmaningsih, Kak Wina, Kak Evi, Ayu, Indi dan Achi. Terima kasih atas kebersamaan, diskusi, dan semangat yang pernah kita bagi bersama selama proses pendidikan.

11. Teman-teman Magister Psikologi Profesi Kekhususan Klinis Dewasa yang saat ini sedang berjuang untuk menyelesaikan pendidikan: Irvan, Aline, Kak Reni dan Yustian semoga kalian bisa melakukan yang lebih baik dari angkatan sebelumnya.

12. Ni Putu Defi, S.Psi terima kasih untuk kebersamaan dan sudah mengajak penulis untuk menikmati bus lintas USU yang sangat menyenangkan dan menghibur hati.

13. Para staf dan pegawai di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara, Pak Aswan, Kak Elly, Bang Echo dan Yudi. Terima kasih atas pelayanan terbaik yang telah diberikan selama penulis menyelesaikan pendidikan.

14. Kepada semua pihak yang turut membantu namun tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.

Penulis sepenuhnya menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan tesis ini. Oleh karenanya, penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun dari semua pihak guna menyempurnakan tesis ini dan masukan bagi penulis untuk penelitian dan penulisan karya ilmiah di masa yang akan datang. Akhir kata, penulis berharap tesis ini memberikan manfaat dan kiranya Tuhan yang Maha Kuasa berkenan membalas segala kebaikan yang telah diberikan kepada penulis.

Medan, 04 Februari 2014 Penulis

(6)

DAFTAR ISI

LEMBAR JUDUL

LEMBAR PENGESAHAN

LEMBAR PERNYATAAN

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR TABEL ... v

DAFTAR FIGUR ... vi

DAFTAR BAGAN ... vii

DAFTAR LAMPIRAN ... viii

ABSTRAK ... ix

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 13

1.3 Tujuan Penelitian ... 13

1.4 Manfaat Penelitian ... 13

1.5 Sistematika Penulisan ... 14

BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Merokok ... 15

2.1.1 Definisi Merokok ... 15

2.1.2 Kategori Perokok ... 16

2.1.3 Tahapan Menjadi Perokok ... 16

2.1.4 Tipe-Tipe Perilaku Merokok ... 18

2.1.5 Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok ... 19

2.1.6 Efek Positif dan Negatif Merokok ... 20

2.2 Self Efficacy ... 21

2.2.1 Definisi Self Efficacy ... 21

2.2.2 Sumber Pembentuk Self Efficacy ... 22

2.2.3 Manfaat Self Efficacy ... 24

2.2.4 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Self Efficacy ... 25

2.2.5 Smoking Self Efficacy ... 27

(7)

2.3 Focus Groups Discussion ... 29

2.3.1 Definisi Focus Groups Discussion ... 29

2.3.2 Tujuan Focus Groups Discussion ... 30

2.3.3 Manfaat Focus Groups Discussion ... 31

2.3.4 Proses Focus Groups Discussion ... 31

2.3.5 Kelebihan dan Keterbatasan Focus Groups Discussion ... 34

2.4 Efektivitas Focus Groups Discussion Terhadap Smoking Self Efficacy ... 36

2.5 Hipotesa ... 39

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Definisi Operasional... 41 3.2 Responden Penelitian ... 42 3.3 Lokasi Penelitian ... 44 3.4 Instrumen Penelitian... 44 3.5 Jadwal Intervensi ... 47 3.6 Prosedur Penelitian... 48

3.7 Metode Analisis Data ... 50

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Kegiatan ... 51

4.1.1 Data Diri Responden ... 51

4.1.2 Gambaran Aktifitas Meorkok ... 51

4.1.3 Smoking Self Efficacy ... 55

4.1.4 Focus Group Discussion ... 56

A. Hasil Pelaksanaan FGD Kelompok ... 56

B. Rekapitulasi Hasil Kelompok ... 74

C. Hasil Pelaksanaan FGD Individu ... 79

D. Rekapitulasi Hasil Individu ... 108

4.2 Pembahasan ... 113

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ... 121

5.2 Saran ... 122

DAFTAR PUSTAKA ... 125

(8)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1 Jadwal Pelaksanaan Intervensi Kelompok ... 47

Tabel 2 Ketetapan Pemberian Reinforcemen dan Reward ... 49

Tabel 3 Data Diri Responden ... 51

Tabel 4 Rekapitulasi Gambaran Aktifitas Merokok ... 54

Tabel 5 Gambaran Smoking Self Efficacy Per Individu ... 55

Tabel 6 Gambaran Smoking Self Efficacy Per Kelompok ... 55

Tabel 7 Hasil Pengukuran Tahap Pre-test ... 57

Tabel 8 Rangkuman Diskusi Analisa Kasus ... 63

Tabel 9 Hasil Pengukuran Tahap Post-test ... 69

Tabel 10 Gain Score Post-test dan Pre-test ... 70

Tabel 11 Hasil Pengukuran Tahap Follow-up ... 73

Tabel 12 Hasil Pelaksanaan FGD Pada Jerry ... 79

Tabel 13 Hasil Pelaksanaan FGD Pada Nugrah ... 84

Tabel 14 Hasil Pelaksanaan FGD Pada Dedi ... 91

Tabel 15 Hasil Pelaksanaan FGD Pada Sepro ... 97

Tabel 16 Hasil Pelaksanaan FGD Pada Benggy ... 103

(9)

DAFTAR FIGUR

Halaman Figur 1 Rancangan Penelitian ... 40

(10)

DAFTAR BAGAN

Halaman Bagan 1 Perilaku Merokok Berdasarkan Konsep Reciprocal Determinism ... 6

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Modul FGD

Lampiran 2 Handout Presentasi Lampiran 3 Informed Consent

Lampiran 4 Smoking Self Efficacy Questionnaire (SSEQ) Lampiran 5 Skor Smoking Self Efficacy Questionnaire

(12)

ABSTRAK Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara

Februari 2014

Mayke Della Friska Ginting 107029007

Efektivitas Focus Group Discussion Terhadap Peningkatan Smoking Self Efficacy Pada Kelompok Pria Dewasa Awal Kategori Perokok Sedang

ix + 128 halaman, 17 tabel Daftar Pustaka, 54 (1987-2013)

Merokok berdampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan, namun berhenti merokok tidak mudah dilakukan (Sarafino, 2006). Konsep reciprocal determinism yang dikemukakan Bandura (1997) menunjukkan bahwa perilaku merokok memiliki hubungan timbal balik dengan person dan lingkungan. Salah satu aspek dalam person adalah self

efficacy. Semakin tinggi smoking self efficacy maka semakin yakin seseorang akan

kemampuannya untuk mengontrol keinginan merokok pada high risk situation yang memicu keinginan merokok.

Teknik yang digunakan adalah focus group discussion (FGD) yang diharapkan dapat memfasilitasi peningkatan smoking self efficacy melalui vicarious learning, mastery

experiences, persuasi verbal dan affective state. Penelitian menggunakan desain mixed method. Perubahan smoking self efficacy diukur dengan smoking self efficacy questionnaire (SSEQ), observasi dan wawancara.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa focus group discussion (FGD) efektif meningkatkan smoking self efficacy. Peningkatan yang terjadi bersifat menetap setelah sebulan kemudian. Setelah menjalani FGD, responden menyatakan lebih yakin terhadap kemampuannya untuk mengontrol keinginan merokok pada hampir seluruh high risk

situation kecuali pada situasi saat bersama teman yang merokok dan saat minum kopi.

FGD memfasilitasi terjadinya vicarious learning sehingga responden yang satu menjadi model bagi responden lainnya berkaitan dengan mengontrol keinginan merokok. Dengan demikian disarankan untuk memanfaatkan teknik FGD untuk memfasilitasi peningkatan smoking self efficacy pada kelompok lainnya dari jenis kelamin, kelompok usia, situasi sosial dan tingkat keparahahan yang berbeda.

(13)

ABSTRACT Faculty of Psychology University of North Sumatra

February 2014

Mayke Della Friska Ginting 107029007

The Effectiveness of Focus Group Discussion to Enhance Smoking Self Efficacy in Early Adulthood Categories of Medium Smoker Men

ix + 128 pages, 17 tables Bibliography, 54 (1987-2013)

Smoking has a negative impact for health and the environment, but quitting smoking is not an easy task (Sarafino, 2006). The concept of reciprocal determinism proposed by Bandura (1997) explained that Smoking Behavior has a reciprocal relationship with Person and Environment. Self efficacy within the Person is one important aspect, in which the degree of Smoking Self Efficacy (SSE) have a role with the ability to control smoking desire at high risk situation.

This research uses a mixed method design in which utilize focus group discussion (FGD) as main technique to facilitate the enhancement of smoking self efficacy through vicarious learning, mastery experiences, verbal persuasion, and affective state. The respondents are 5 men age 20 – 22 with medium level of Smoking Behavior. Change on SSE was measured using Smoking Self Efficacy Questionnaire (SSEQ), along with observation and interviews.

The results showed that FGD is effective to increase SSE and it tend to settled even after a month later. After intervention, respondents claimed that they are more confident in the ability to control their desire to smoke in almost all high risk situation, except when they are together with friends who do smoke and when drinking coffee. Furthermore, FGD facilitates vicarious learning the most, respondent became models for other respondents about controlling the desire to smoke.

Therefore FGD is recommended to facilitate SSE enhancement in similar group of respondent. It also can be suggested to find out the effect on other groups based on gender, age, social situation, and different level of Smoking Behavior.

(14)

Referensi

Dokumen terkait

Kawasan Tertib Lalu Lintas yang selanjutnya disebut KTL adalah suatu ruas jalan/koridor/wilayah tertentu yang disepakati oleh instansi terkait di bidang lalu

Dalam pengambilan data studi penelitian ini, didapatkan hasil bahwa kompon buatan no.1 dengan variasi karbon black 50 phr atau 29,67gr dan sulfur 3 phr atau 1,78

Produk pemetaan geomorfologi adalah peta geomorfologi pada skala 1:25.000 yang berdasarkan pada analisis desk-study, dengan peta dasar adalah peta topografi,

karnaval, mengikuti lomba dan yang terahir dengan menggunakan media sosial. Pada saat awal di bangunya wisata Watu Angkrik, masyarakat sekitar secara tidak langsung

impact of early marriage), culture (values and norms of early marriage, social interaction communities, tradition early marriage in the community), family support

JUDUL : PENGARUH FAKTOR INTERNAL, ESKTERNAL DAN STRATEGI TERHADAP DAYA SAING USAHA KECIL MENENGAH PADA PENGUSAHA BIKA AMBON DI MEDAN.. Tanggal