KESEHATAN M ENTAL
SEJARAH GERAKAN HYGIENE M ENTAL
1. Awal Gerakan Hygiene M ent al a. Philippe Pinel : di Perancis
b. William Tuke : Inggris
c. Dorot hea Dix : di Amerika pada abad 19
d. Clifford Whit t ungham Beers: 1876-1943
2. Program Nasional Pencegahan dan
penyembuhan penyakit ment al
a. Perbaikan dalam met ode pemeliharaan dan penyembuhan
b. Kampanye memberikan informasi – informasi
c. M emperbanyak riset
• Th 1930. Konggres ment al hygine pert ama di Washingt on, D.C.
• Th 1940. Presiden AS menandat angani UU. “ t he Nat ional M ent al Healt h Act “
• 3. Organisasi Int ernasional
4. Fakt or – fakt or penyebab gangguan ment al
a. Pesat nya arus urbanisasi di kota-kota besar. b. Kehidupan kota yang serba t ergesa-gesa
c. Lebih menonjolkan kepent ingan diri sendiri dan rasa individualisme.
d. Kemajuan ilmu pengetahuan, mekanisme, indust rialisasi, dan urbanisasi.
e. M emburu keunt ungan komersial dan penuh kompet isi.
TUJUAN M EM PELAJARI KESEHATAN
M ENTAL
1. M emahami makna kesehat an ment al dan fakt or-fakt or penyebabnya.
2. M emahami pendekat an-pendekatan yang digunakan dalam penanganan kesehat an ment al
3. M emiliki kemampuan dasar dalam usaha peningkat an dan pencegahan kesehat an ment al masyarakat .
4. M emiliki sikap proakt if dan mampu memanfaat kan berbagai sumber daya dalam upaya penanganan kesehat an ment al masyarakat
5. M eningkat kan kesehat an ment al masyarakat dan
SASARAN DALAM KESEHATAN M ENTAL
1. M asyarakat umum
2. M asyarakat dalam kelompok risiko sakit
3. Kelompok masyarakat yang mengalami gangguan
ILM U KESEHATAN M ENTAL
Ilmu kesehat an ment al adalah ilmu
yang memperhat ikan perawat an
ment al at au jiwa
Ilmu kesehat an ment al adalah suat u
program yang dipakai dan diikut i
seseorang unt uk mencapai
ARTI KESEHATAN M ENTAL
1. Kesehat an ment al adalah t erhindarnya orang dari
gejala-gejala gangguan jiw a (neurose) dan dari gejala-gejala penyakit jiw a (psychose)
2. Kesehat an ment al adalah kemampuan unt uk
menyesuikan diri dengan diri sendiri, dengan orang lain dan masyarakat sert a lingkungan di mana ia hidup 3. Kesehat an ment al adalah penget ahuan dan perbuat an
yang bert ujuan unt uk mengembangkan dan
4. Kesehatan mental adalah t erw ujudnya
keharmonisan yang sungguh-sungguh antara
fungsi-fungsi jiwa, serta mempunyai kesanggupan unt uk menghadapi problem-problem biasa yang t erjadi, dan merasakan secara posit if kebahagiaan dan kemampuan dirinya
5. Kesehatan mental adalah t erhindarnya seseorang dari gejala-gejala gangguan dan penyakit jiwa,
KESHATAN M ENTAL DAN KETENANGAN HIDUP
Kesehat an ment al yang t erganggu dapat mempengaruhi :
1. Perasaan
2. Pikiran/ kecerdasaan
3. Kelakuan
1. Pengaruh kesehatan mental t erhadap perasaan a. Rasa cemas (gelisah)
b. Iri hat i
c. Rasa sedih
d. Rasa rendah diri dan hilangnya kepercayaan kepada diri.
e. Pemarah
3. Pengaruh kesehat an ment al t erhadap kelakuan
HUBUNGAN KESEHATAN M ENTAL DENGAN BIDANG ILM U LAIN
1. Ilmu Kedokteran
Ilmu kedokteran mempelajari tentang penyakit dan cara pengobatannya
a. Psikiat ri dan Neurologi
2. Psikologi
Psikologi merupakan disiplin ilmu di bidang perilaku manusia, yang
diantaranya mempelajari demensi psikis manusia dengan segenap dinamikanya. 3. Sosio-Ant ropologi
Prilaku dan sistem masyarakat termasuk nilai sosial budayanya menjadi pokok
4. Ilmu Pendidikan
Ilmu pendidikan mempelajari perubahan perilaku manusia secara lebih normat if.
5. Disiplin Ilmu lain
RUANG LINGKUP KESEHATAN M ENTAL
1. Promosi kesehatan mental, yait u usaha-usaha peningkatan kesehatan mental
2. Prevensi primer adalah usaha kesehatan mental unt uk mencegah t imbulnya
3. Prevensi sekunder, adalah usaha
kesehatan mental menemukan kasus dini dan penyembuhan secara tepat terhadap gangguan dan sakit mental.
4. Prevensi tersier, merupakan usaha
rehabilitasi awal yang dapat dilakukan terhadap orang yang mengalami
KRITERIA PENENTUAN GANGGUAN M ENTAL
1. Gangguan M ental karena M emperoleh Pengobatan Psikiat ris
Orang yang yang terganggu mentalnya adalah orang yang memperoleh
2
. Salah Penyesuaian sebagai Gejala
sakit M ent al
Penyesuaian seseorang berkait an
3. Diagnosis sebagai Kriteria Sakit M ental
Dalam suat u st udi tentang sakit mental, dilakukan dengan melakukan survei atau pendataan dimasyarakat yang secara
4. Sakit M ental menurut Pengert ian Subjekt if
Sehat dan sakit dapat diketahui melalui pemahaman atau pengakuan subjekt if. 5. Sakit M ental jika Terdapat Simpt om
Psikologis secara Objekt if
6. Kegagalan Adaptasi secara Posit f
1. Jelaskan hubungan kesehat an ment al dengan ilmu pendidikan.
2. Apa yang dimaksud masyarakat dalam kelompok resiko sakit .
3. M engapa lingkungan dan mass media dapat menjadi penyebab gangguan ment al.
KRITERIA KESEHATAN M ENTAL
Beberapa krit eria yang dapat digunakan unt uk menilai kesehatan mental
1. Efisiensi M ental
Efisiensi mental adalah penggunaan
kapasitas-kapasitas kita secara efekt if unt uk mengamat i , belajar, berpikir dan juga
2. Pengendalian dan Int egrasi Pikiran
dan Tingkah Laku
a. Pegendalian yang efekt if
merupakan salah sat u t anda dari
kepribadian yang sehat
b. Int egrasi pikiran dan t ingkah laku
biasanya diindent ifikasikan
3. Int egrasi M ot if-mot if sert a
Pengendalian Konflik dan Frust asi
•
M engint egrasikan mot ivasi-mot ivasi
pribadi dan t et ap mengendalikan
4. Perasaan-perasaan dan Emosi-emosi
yang Posit if dan Sehat
5. Ket enangan at au Kedamaian Pikiran
Ket enangan akan muncul apabila ada
keharmonisan emosi, perasaan
6. Sikap-sikap yang Sehat
7. Konsep Diri (
Self-Concept )
yang
Sehat
•
Seseorang harus mempert ahankan
orient asi yang sehat kepada
8. Ident itas Ego yang Adekuat
9. Hubungan yang Adekuat dengan
Kenyat aan
•
a. Orientasi mengacu secara khusus pada sikap seseorang terhadap kenyataanPENYESUAIAN DIRI DAN KESEHATAN M ENTAL
I. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyesuaian diri, antara lain:
a. Frustasi (tekanan perasaan)
Frustasi adalah suat u proses yang menyebabkan orang akan merasa adanya hambatan terhadap
b. Konflik (pertentangan batin)
Konflik jiwa adalah pert ent angan dua macam dorongan at au lebih yang berlawanan at au bert ent angan sat u sama lain, dan t idak
mungkin dipenuhi dalam wakt u yang sama.
c. Kecemasan (anxiety)
Kecemasan adalah manifest asi dari berbagai proses emosi yang bercampur baur, yang
t erjadi ket ika orang sedang mengalami
Cara-cara unt uk menghilangkan
ket egangan bat in, ant ara lain:
a. Pembelaan
Pembelaan ialah usaha yang dilakukan unt uk mencari alasan-alasan yang masuk akal bagi
t indakan yang sesungguhnya t idak masuk akal. b. Proyeksi
Proyeksi adalah menimpakan sesuat u yang t erasa dalam dirinya kepada orang lain,
t erutama t indakan, fikiran atau
c. Identifikasi
Ident ifikasi adalah orang yang t urut merasakan sebagian dari t indakan atau sukses yang dicapai oleh orang lain.
d. Hilang hubungan (disassosiasi)
Disassosiasi dibagi menjadi 2 macam, yait u: 1) Tindakan t erpaksa (compulsive)
e. Represi
Represi adalah t ekanan unt uk melupakan hal-hal, dan keinginan-keinginan yang t idak
diset ujui oleh hat i nuraninya.
f. Substitusi
Subst it usi adalah cara pembelaan diri yang paling baik diant ara cara-cara yang t idak
Substitusi ada dua macam, yaitu:
1) Sublimasi, yait u pengungkapan dari
dorongan yang t idak dapat dit erima dalam
masyarakat dengan cara yang dapat dit erima.