• Tidak ada hasil yang ditemukan

ORGANOLOGI AKUSTIKA GITAR BASS SOLID ELEKTRIK FRETLESS OLEH BAPAK ZULKARNAEN LUBIS DI JALAN BRIDGEN KATAMSO NO. 89 KELURAHAN KAMPUNG BARU KOTA MEDAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ORGANOLOGI AKUSTIKA GITAR BASS SOLID ELEKTRIK FRETLESS OLEH BAPAK ZULKARNAEN LUBIS DI JALAN BRIDGEN KATAMSO NO. 89 KELURAHAN KAMPUNG BARU KOTA MEDAN"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

ORGANOLOGI AKUSTIKA GITAR BASS SOLID ELEKTRIK

FRETLESS OLEH BAPAK ZULKARNAEN LUBIS DI JALAN BRIDGEN KATAMSO NO. 89 KELURAHAN KAMPUNG BARU KOTA MEDAN

SKRIPSI SARJANA DIKERJAKAN O L E H

NAMA :ALFRED WILLIAM NIM : 110707026

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS ILMU BUDAYA

DEPARTEMEN ETNOMUSIKOLOGI MEDAN

(2)

ORGANOLOGI AKUSTIKA GITAR BASS SOLID ELEKTRIK

FRETLESS OLEH BAPAK ZULKARNAEN LUBIS DI JALAN BRIDGEN KATAMSO NO. 89 KELURAHAN KAMPUNG BARU KOTA MEDAN SKRIPSI SARJANA

O L E H

NAMA: ALFRED WILLIAM NIM: 110707026

Disetujui

PEMBIMBING I, PEMBIMBING II,

Drs. BebasSembiring, M. Si Drs. SetiaDermawanPurba, M, Si (NIP: 195703131992031001) (NIP: 195608281986011001)

Skripsi sarjana ini diajukan kepada panitia ujian Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara Medan untuk melengkapi salah satu syarat ujian Sarjana Seni dalam bidang Etnomusikologi

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS ILMU BUDAYA

DEPARTEMEN ETNOMUSIKOLOGI 2015

(3)

PENGESAHAN DITERIMA OLEH:

PanitiaUjianFakultasIlmuBudayaUniversitas Sumatera Utara

untukmelengkapisalahsatusyaratUjianSarjanaSenidalambidangdisiplinEtnomusiko logipadaFakultasIlmuBudaya, Universitas Sumatera Utara, Medan

PadaTanggal : Hari : FakultasIlmuBudaya USU, Dekan, Dr. SyahronLubis, M.A. NIP: 195110131976031001 PanitiaUjian: TandaTangan

1. Drs. Muhammad Takari, M.Hum.,Ph.D. ( )

2. Dra. Heristina Dewi, M.Pd. ( )

3.Drs. Bebas Sembiring, M.Si ( )

4.Drs. Setia Dermawan Purba, M.Si ( )

(4)

DISETUJUI OLEH

DEPARTEMEN ETNOMUSIKOLOGI FAKULTAS ILMU BUDAYA

UNIVERSITAS SUMATERA

DEPARTEMEN ETNOMUSIKOLOGI KETUA,

(5)

ABSTRAKSI

Penelitian ini akan membahas tentang “ORGANOLOGI AKUSTIKA GITAR BASS SOLID ELEKTRIK FRETLESS OLEH BAPAK ZULKARNAEN LUBIS DI JALAN BRIDGEN KATAMSO NO. 89 KELURAHAN KAMPUNG BARU KOTA MEDAN”. Pembuatan gitar bass solid elektrik oleh bapak Zulkarnaen Lubis ini didasari oleh ketertarikan dalam membahas gitar bass fretless baik dari segi pembuatannya maupun teknik permainannya.

Dalam penulisan ini, penulis menggunakan teori Measuring and Ilustrating Musical Instrument (pendekatan yang mendasar untuk membahas mengenai budaya material musik yaitu pendekatan secara struktural dan fungsional) dan studi yang dipakai adalah studi struktural karena studi ini menggunakan teknik penelitian seperti observasi, perekaman, pencatatan bentukm pengukuran dan bahan-bahan yang dipakai untuk pembuatan alat musik tersebut. Penulis juga menggunakan metode kualitatif untuk membantu dalam melakukan setiap penelitian tulisan ini.

Pembuatan dan teknik permainan gitar bass fretless merupakan suatu ilmu yang penting di dalam bidang musik karena baik orang-orang yang belum mengenal musikpun bisa mendapat wawasan baru dalam hal gitar bass fretless. Dalam tulisan ini, penulis akan menyampaikan ilmu-ilmu yang baik secara teoritis dan deskripsi mengenai pembuatan dan teknik permainan agar berguna bagi semua orang.

(6)

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur penulis ucapkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan perkuliahan dan penyusunan skripsi yang berjudul “ORGANOLOGI AKUSTIKA GITAR BASS SOLID ELEKTRIK FRETLESS OLEH BAPAK ZULKARNAEN LUBIS DI JALAN BRIDGEN KATAMSO NO. 89 KELURAHAN KAMPUNG BARU KOTA MEDAN” ini diajukan sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Seni S-1 pada departemen Etnomusikologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada orang tua tercinta Bapak Lukgimin Luk dan Ibu Lili yang telah merawat penulis dengan kasih sayang dan dengan segala usaha agar penulis bisa mengambil studi sampai akhir Sarjana Seni S-1, baik dalam bentuk doa, dukungan dan semangat yang luar biasa. Baik juga kepada adik-adik tersayang Jacqueline dan Enrique Ginnata, paman penulis Bapak Frankie dan nenek penulis Ibu Susanti Lina yang senantiasa mengingatkan penulis akan skripsinya.

Terima kasih kepada Ketua Departemen Etnomusikologi Bapak Drs. Muhammad Takari, M.Hum, Ph.d. dan Dra. Heristina Dewi M.PD selaku Sekretaris Departemen Etnomusikologi yang telah memberikan dukungan dan bantuan dalam administrasi serta regristrasi perkuliahan dalam menyelesaikan tugas akhir penulis.

(7)

Terima kasih kepada Bapak Drs. Bebas Sembiring, M. Si. selaku dosen pembimbing I dan Drs.Setia Dermawan, M.Si selaku dosen pembimbing II yang telah memberikan banyak bimbingan dan masukkan yang berguna dalam penulisan skripsi ini.

Terima kasih Kepada Bapak dr. Drs. Syahron Lubis. MA selaku dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara dan tak lupa kepada seluruh staf pengajar jurusan Etnomusikologi penulis mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan bantuan yang diberikan.

Penulis juga berterimakasih kepada seluruh informan, diantaranya Bapak Zulkarnaen Lubis, Bapak Erwin Arifin Bapak, Bapak Bimbim dan teman-teman yang berprofesi sebagai bassis di Medan maupun di luar Medan, penulis berterimakasih buat sharing-sharing mengenai seluk beluk gitar bass fretless.

Ucapan terima kasih kepada teman-teman angkatan 2011 yang sudah bersama-sama melewati masa-masa kuliah dengan penuh kegembiraan dan proses hidup. Juga buat “teman-teman wanita dari simalingkar, Prinsa Agnes Nainggolan, Lisken Rosiana Angkat dan Blessta Hutagaol untuk semangat serta kehebohannya dalam menulis skripsi”. Tidak lupa juga penulis mengucapkan terima kasih kepada kekasih penulis, Linfia Sonia Purba atas semua proses hubungan, dukungan, doa, semangat dan komitmen untuk menjalani visi misi bersama hingga sampai juga pada masa akhir perkuliahan, Tuhan selalu memberkati.

(8)

Terimakasih juga buat abang-abang, kakak-kakak alumni dan seluruh warga Ikatan Mahasiswa Etnomusikologi buat semua ajaran dan dukungannya serta seluruh pengalaman bermusik yang tidak bisa didapat di luar kampus, khususnya dalam mempelajari lagu-lagu tradisi Sumatera Utara.

kepada orang tua dari kekasih, bapak John Pinus Purba dan ibu Roma Ulina Sinaga yang sudah mendukung penulis dan anaknya (kekasih penulis), dalam studi maupun hubungan selama masa perkuliahan ini. Mungkin tidak semua bisa saya sebutkan, tetapi hanya bisa mengucapkan terima kasih untuk seluruh keluarga besar saya, teman bermain, abang, adik, dan semua kerabat yang telah mendukung untuk bisa menyelesaikan tulisan ini.

Penulis menyadari tulisan ini masih belum dapat dikatakan sempurna, oleh sebab itu penulis juga masih tetap mengharapkan segala masukkan dan saran-saran yang sifatnya membangun dari pembaca sekalian sehingga lebih mengarah kepada kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang ilmu Etnomusikologi.

Akhirnya, penulis berharap tulisan ini dapat berguna dan menambah pengetahuan serta informasi baru bagi seluruh pembaca.

Medan, Juli 2015

(9)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... II DAFTAR ISI ... V

BAB I: PENDAHULUAN ... 1

1. Latar Belakang Masalah ... 1

2. Pokok Permasalahan ... 5

3. Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 6

3.1 Tujuan Penelitian ... 6

3.2 Manfaat Penelitian ... 6 4 Konsep dan Teori ... 7 4.1 Konsep ... 7 4.2 Teori ... 8 5 Lokasi Penelitian ... 10

6 Metode dan Teknik Penelitian ... 10

6.1 Studi Kepustakaan ... 11

(10)

6.2 Penelitian Lapangan ... 11 6.3 Wawancara ... 12 6.4 Kerja Laboratorium ... 12

BAB II: BIOGRAFI BAPAK ZULKARNAEN LUBIS ... 13

2. Biografi Bapak Zulkarnaen Lubis ... 13

BAB III: TEKNIK PEMBUATAN GITAR BASS SOLID ELEKTRIK FRETLESS ...

20

3.1 Sejarah Singkat Mengenai Gitar Bass ... 20

3.1.1 Pengenalan Bagian Gitar Bass Fretless ... 23

3.2 Teknik Pembuatan Gitar Bass Solid Elektrik Fretless ... 27

3.2.1 Bahan Baku Yang Digunakan ... 27

(11)

3.2.1.1 Kayu ... 27 3.2.1.2 Lem Perekat ... 32 3.2.1.3 Kertas Pasir ... 33 3.2.1.4 Bahan-Bahan Elektrik ... 33 3.2.1.5 Bahan-Bahan Lainnya ... 35

3.2.2 Peralatan Yang Digunakan ... 36 3.2.2.1 Ketam ... 36 3.2.2.2 Sander ... 37 3.2.2.3 Penggaris/Meteran ... 37 3.2.2.4 Mal ... 38 3.2.2.5 Kompresor ... 39

(12)

3.2.2.6 Bor ... 39 3.2.2.7 Bais ... 40 3.2.2.8 Kikir ... 41 3.2.2.9 Papan Radius ... 41 3.2.2.10 Peralatan lainnya ... 42

3.2.3 Teknik Pembuatan Gitar Bass ... 43

3.2.3.1 Membuat Pola Dasar Setiap Bagian Bass ... 43

3.2.3.2 Pembuatan Bagian Badan (Body) dan Leher (Neck) 44

3.2.3.2.1 Bagian Body Gitar Bass ... 46

3.2.3.2.2 Shape Body Gitar Bass ... 48

3.2.3.3 Proses Pembuatan Neck Gitar Bass ... 53

(13)

3.2.3.3.1 Pemasangan Truss Rod ... 53

3.2.3.3.2 Pemasangan Papan Fingerboard Pada Neck 57

3.2.3.3.3 Shape C Pada Neck Gitar Bass ... 59

3.2.3.3.4 Radius Permukaan Fingerboard ... 59

3.2.3.4 Penggabungan Neck Dengan Body Bass ... 61

3.2.3.5 Finishing ... 63

3.2.3.5.1 Pemasangan Aksesoris Gitar Bass Fretless 63

3.2.3.6 Tahap Akhir ... 66

BAB IV: TEKNIK PERMAINAN GITAR BASS SOLID ELEKTRIK FRETLESS ...

67

4.1 Teknik Dasar Bermain Gitar Bass Fretless ... 67

(14)

4.1.1.1 Posisi pemain ………... 67

4.1.1.2 Posisi Jari dalam Bermain ……….... 69

4.2 Teknik Dalam Bermain ………... 71

4.2.1 Teknik Tangan Pada Gitar Bass ... 71

4.2.2 Cara Membunyikan Not Yang Baik ... 73

4.2.3 Teknik Fingering ... 74

4.2.4 Pola Permainan Gitar Bass ... 76

4.2.4.1 Simbol Dalam Notasi ... 76

4.2.4.1 Fungsi Gitar Bass ... 79

BAB: V PENUTUP ... 81

5.1 Kesimpulan ... 81

(15)

5.2 Saran ... 87

DAFTAR GAMBAR ...

Gambar 1. Bagian-Bagian Gitar

Bass………....24

Tabel 1. Katalog Karakter Suara

Kayu………..28

Gambar 2. Kayu-Kayu Eboni Yang

Dijual………...31

Gambar 3. Kayu Eboni Yang

Dibeli……….31

Gambar 4. Lem Kayu Merek

Titebond……….32 Gambar 5. Kertas Pasir………..32 Gambar 6. Potenzio 500 K………34 Gambar 7. Control Jack……….34 Gambar 8. Pickup Humbucker………..34 Gambar 9. Plate

(16)

Gambar 10. Tuning Machine………...35 Gambar 11. Bridge Bass………..35 Gambar 12. Ketam………..36 Gambar 13. Sander………..36 Gambar 14. Penggaris………..37

Gambar 15. Mal Bagian Potenzio

Bass………...37

Gambar 16. Mal Bagian Head

Bass………....38

Gambar 17. Mal Bagian Body

Bass………....38 Gambar 18. Kompressor………..38 Gambar 19. Router………..39 Gambar 20. Bais...39

(17)

Gambar 21. Kikir...40 Gambar 22. Radius...40 Gambar 23. Tang Potong...41 Gambar 24. Gergaji...41 Gambar 25. Pahat...41 Gambar 26. Palu...41

Gambar 27. Kikir Ukuran

Lain...42

Gambar 28.

Kuas...42

Gambar 29. Pola Body

Bass...43

Gambar 30. Pola Neck

Bass...43

Gambar 31. Hasil Pemotongan Balok

(18)

Gambar 32. Mengukur Garis Skala Bass...44

Gambar 33. Bais Gitar

Bass...45

Gambar 34. Mengamplas TOP

Bass...45

Gambar 35. Mengamplas Sisi Samping Bass

(1)...46

Gambar 36. Mengamplas Sisi Samping Bass

(2)...46

Gambar 37. Shape Body Bass Bagian

Depan...47

Gambar 38. Kikir Shape Body Bagian

Depan...48

Gambar 39. Shape Bass Bagian

Belakang...48

Gambar 40. Shape Bass Bagian Belakang Dengan Kikir Dan Amplas...49

Gambar 41. Kikir Bagian Gitar Bass Yang

Melengkung...49

Gambar 42. Membulatkan Sisi Gitar Bass Dengan Sander...50

(19)

Gambar 43. Merapikan Sisi Gitar Bass Dengan Router...50

Gambar 44. Membuat Garis Lurus Body

Bass...51 Gambar 45. Truss

Rod...52

Gambar 46. Titik Tengah Lubang Truss

Rod...52

Gambar 47. Bor Lubang Truss

Rod...53

Gambar 48. Mal Truss

Rod...53

Gambar 49. Garis Truss Rod Dengan Bais Dan Mal...54 Gambar 50. Router Truss Rod...54

Gambar 51. Setelah Neck Dan Papan Fingerboard Dipasang...55

Gambar 52. Neck Gitar Bass Fretless

Dipres...55 Gambar 53. Shape Neck...56

(20)

LAMPIRAN……….. DAFTAR INFORMAN……….. DAFTAR PUSAKA……….

Referensi

Dokumen terkait

Hadits pertama menjelaskan tentang prinsip-prinsip dalam keimanan. Hadits tersebut menjelaskan bahwa iman terdiri atas tiga unsur yakni diyakini dengan

Kebiasaan sarapan pagi dalam penelitian ini di MTsN 02 Kota Bengkulu ditemukan bahwa sebagian besar remaja putri dengan kebiasaan sarapan tidak baik mengalami anemia

Tahapan model pendekatan Saintifik dalam kehidupan sosial keagamaan tersebut, adalah sebagai berikut: (1) Faktual kehidupan lokasi (beribadah, sosial, budaya, konflik), (2)

Barang siapa ingkar kepada tagut dan beriman kepada Allah , maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah maha mendengar,

Masyarakat Kecamatan Kebakkramat dahulu menyukai pementasaan karawitan Gaya Surakarta, dan saat ini mengalami perubahan selera menjadi lebih menyukai Gaya

ferlihafc bahwit relskcaei jane disebabkan oleh Oof- feine lebih beear daripada Ooxnplawin tetapi lebih Jcet,1il daripada ABinopfaylline, Sedangkaa relakaasi jang disebabkan

Tujuan dari penelitian ini adalah bahwa adanya model mediasi penal ini yaitu merupakan alternatif penyelesaian perkara tindak pidana lingkungan hidup pada lahan

Menurut David (2009) nilai tersebut mengidentifikasikan bahwa agroindustri pengolahan mete memiliki posisi internal yang kuat (lebih dari 2,5), sehingga dapat dikatakan