Indonesia Mengajar
(IM) adalah gerakan bersama masyarakat yang berikhtiar untuk ikut berperan aktif mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai wujud upaya melunasijanji kemerdekaan. Indonesia Mengajar merekrut, melatih dan mengirim generasi muda terbaik bangsa ke berbagai daerah di Indonesia untuk mengabdi sebagai Pengajar Muda di sekolah
dasar (SD) dan masyarakat selama 1 tahun.
Gerakan ini memiliki misi ganda, yaitu membantu mengisi kekurangan guru berkualitas di daerah yang membutuhkan serta menjadi wahana belajar kepemimpinan bagi anak-anak muda terbaik Indonesia agar memiliki kompetensi kelas dunia
(world class competence) dengan pemahaman akar rumput yang utuh (grass-root understanding).
Pada akhirnya, tidak ada yang lebih melegakan selain mengetahui bahwa anak-anak kita dididik dan didampingi
oleh generasi muda pilihan. Serta, kita akan terus menghidupkan harapan dan optimisme karena masa depan bangsa kita akan dirawat dan tumbuh bersama generasi muda
Indonesia Mengajar
(IM) telah memberangkatkan angkatan pertama sebanyak 51 Pengajar Muda pada 10 November 2010, bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional. Pada saat ini mereka sedang mengabdi di lima daerah, yaitu Kabupaten Bengkalis (Riau), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Lampung), Kabupaten Paser (Kalimantan Timur), Kabupaten Majene (Sulawesi Barat), dan Kabupaten Halmahera Selatan (Maluku Utara).Untuk tahun 2011, Indonesia Mengajar akan mengirimkan sekitar 200 Pengajar Muda yang dibagi dalam 2 periode waktu pendaftaran. Para Pengajar Muda akan ditempatkan diberbagai pelosok nusantara. Selain lima Kabupaten yang sudah menjadi tempat mengabdi Pengajar Muda, mereka juga akan ditempatkan di wilayah lain yang lebih menantang, seperti wilayah terluar (perbatasan) Republik Indonesia.
Mengetahui betapa pentingnya buku dan melihat kebutuhan yang sangat tinggi terutama untuk teman-teman kita yang masih di Sekolah Dasar di pelosok Indonesia, kami bersama Pengajar Muda dan generasi muda Indonesia yang peduli pendidikan tergerak untuk mengadakan program perpustakaan.
Program perpustakaan ini merupakan program pengembangan daerah yang dilakukan oleh para Pengajar Muda dan kelompok kerja perpustakaan sebagai salah satu kontribusi untuk pembangunan dan pengembangan perpustakaan di sekolah penempatan masing-masing. Program perpustakaan terdiri dari dua jenis perpustakaan, yaitu perpustakaan tetap dan perpustakaan berputar.
Perpustakaan Tetap adalah perpustakaan yang berisikan buku yang hanya akan digunakan di satu sekolah penempatan dan bahan-bahan tersebut akan menjadi miliki sekolah tersebut.
Perpustakaan Berputar adalah perpustakaan yang melekat pada seorang Pengajar Muda, berbentuk sebuah tas yang berisikan buku-buku yang dapat digunakan di suatu sekolah penempatan dan/atau masyarakat sekitar dalam durasi waktu tertentu dan setelahnya buku-buku tersebut akan ditukarkan ke Pengajar Muda lain yang berada dalam satu kabupaten.
Keanggotaan kelompok kerja baik pusat maupun daerah terbuka untuk semua masyarakat yang ingin berkontribusi sebagai volunteer dengan mendaftarkan diri kepada kelompok kerja terkait.
Donasi yang diberikan dapat berupa buku maupun uang tunai. Donasi buku dapat dikirimkan ke drop box yang sudah ditentukan atau ke kantor Indonesia Mengajar, dengan alamat:
Yayasan Indonesia Mengajar Jl. Galuh II no. 4, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Donasi berupa uang tunai dikirimkan ke rekening Indonesia Mengajar bagian perpustakaan, yaitu :
No. Rekening : 0651 – 01 – 005686 – 50 – 3 Nama Bank : Bank BRI – KCP CIKAJANG
Donasi yang terkumpul akan dikirimkan ke sekolah dasar para Pengajar Muda, berikut penjelasan mengenai 5 kabupaten yang menjadi daerah penempatan:
Kabupaten Bengkalis – Riau
Daerah penugasan Pengajar Muda di kabupaten Bengkalis lokasinya ditempuh 6 jam dari Pekanbaru melalui darat dan laut. Perjalanan ke lokasi SD penempatan sekitar 2-7 jam perjalanan melalui jalan darat dan laut dari ibukota kabupaten. Dua dari sepuluh orang PM yang bertugas di kabupaten ini, mengajar suku Anak Dalam (Suku Akit) yang tinggal di hutan pedalaman dan kerapkali berpindah tempat.
Kesepuluh PM tersebut, bertugas di 3 kecamatan, yaitu kecamatan Bantan, Rupat, Rupat Utara. Mereka mengajar di 10 SD yang berada di 3 kecamatan tersebut. Berikut daftar sekolah dasar penempatan Pengajar Muda:
NAMA PENGAJAR MUDA NAMA SD KECAMATAN
Wildan M.Ramadhani SDN 8 Titi Akar Rupat Utara
M. Rangga Septiyadi SDN 6 Sungai Cingam Rupat Tika Dewi Listiarini SDN 06 Bantan Tengah Bantan Nanda Yunika Wulandari SDN 08 Bantan Tengah Bantan
Fatia Qanitat SDN 25 Bantan Air Bantan
Intan Nuni Wahyuni SDN 15 Selat Baru Bantan
Agus Rachmanto SDN 4 Titi Akar Rupat Utara
Nesia Anindita SDN 3 Teluk Rhu Rupat Utara
Pipit Indrawati SDN 6 Kadur Rupat Utara
Kabupaten Tulang Bawang Barat - Lampung
Daerah penugasan Pengajar Muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat-Lampung, dapat ditempuh 4 jam perjalanan darat dari kota Bandar Lampung. Lalu ditambah perjalanan darat lagi ke SD-SD lokasi penugasan selama 3-4 jam melalui hutan karet dan sawit dengan jalan tanah berlumpur.
Ada 2 kecamatan yang menjadi daerah penugasan PM yaitu kecamatan Gunung Agung dan Way Kenanga. Untuk kecamatan Gunung Agung ada 5 SD yang berlokasi di kelurahan Jaya Murni, Bangun Jaya, Suka Jaya, dan Marga Jaya. Lalu 5 SD lainnya di kecamatan Way Kenanga berada di kelurahan Indraloka I, Indraloka II, Mercu Buana dan Balam Asri.
Berikut daftar sekolah dasar penempatan Pengajar Muda:
NAMA PENGAJAR MUDA NAMA SD KECAMATAN
Yuriza Primantara SDN 01 Jayamurni Gunung Agung
Rusdi Saleh SDN 01 Bangun Jaya Gunung Agung
M. Hasan Asy’ari SDN 03 Suka Jaya Gunung Agung
Granasti Aprilia SDN 01 Marga Jaya Gunung Agung
Nila Pungky Ningtias SDN 02 Marga Jaya Gunung Agung
Asril Novian Alifi SDN 01 Indraloka I Way Kenanga
Yunita Ekasari Bahrun SDN 01 Indraloka II Way Kenanga
Selfi Mahat Putri SDN 02 Indraloka II Way Kenanga
Faisal Effendy SDN 01 Mercubuana Way Kenanga
Kabupaten Paser – Kalimantan Timur
Untuk daerah penugasan PM di Paser-Kalimantan Timur, lokasinya ditempuh selama 5 jam perjalanan dari kota Balikpapan melalui laut dan darat. Namun, untuk mencapai lokasi SD-SD penempatan di daratan perlu menambah perjalanan darat lagi selama 1-2 jam. Sedangkan untuk lokasi SD-SD di pesisir, perlu menambah waktu 4 jam perjalanan darat, kemudian dilanjutkan dengan naik perahu nelayan selama 1-2 jam perjalanan. Pengajar Muda akan bertugas di tiga kecamatan, yaitu di Kecamatan Tanjung Harapan, Tanah Grogot, dan Paser Belengkong. Mereka akan bertugas di 10 SD yang berada di 3 kecamatan itu.
Dua lokasi SD penempatan yaitu; SD Selengot dan SD Labuang Kalo, merupakan SD di pesisir yang 'mengapung' di atas air karena berada di wilayah kampung nelayan. Jalanan di kampong nelayan ini tersusun oleh papan-papan. Selain tidak ada kendaraan bermotor, di kampong ini juga tidak ada listrik dan sumber air bersih.
Berikut daftar sekolah dasar penempatan Pengajar Muda:
NAMA PENGAJAR MUDA NAMA SD KECAMATAN
Dyah Setiawaty SDN 018 Tanah Grogot Tanah Grogot
Zaki Laili Khusna SDN 032 Tanah Grogot Tanah Grogot
Mutia Hapsari SDN 015 Tanah Grogot Tanah Grogot
Ijma Sujiwo SDN 006 Paser Belengkong Paser Belengkong
Nova Dwi Wardani SDN 014 Paser Belengkong Paser Belengkong Nisa Imaniar P. SDN 007 Paser Belengkong Paser Belengkong Yunita Fransisca SDN 016 Paser Belengkong Paser Belengkong
Ridwan Wijaya SDN 001 Tanjung Harapan Tanjung Harapan
Dwi Gelegar Gilang R. SDN 001 Tanjung Harapan Tanjung Harapan
Patrya Pratama SDN 002 Tanjung Harapan Tanjung Harapan
Kabupaten Majene – Sulawesi Barat
Untuk daerah penugasan di Majene-Sulawesi Barat, lokasinya ditempuh 7 jam perjalanan darat dari kota Makassar. Untuk mencapai lokasi SD-SD penempatan yang berada di pegunungan, diperlukan waktu 1,5 - 4 jam perjalanan dari ibukota kabupaten. PM Majene bertugas di empat kecamatan, yaitu di Kecamatan Sendana, Tammerodo, Malunda, dan Ulumanda. Sebagian besar daerah ini, masih minim listrik dan berlokasi di pegunungan. Contohnya, SD Limboro yang berada di puncak gunung. Untuk mencapainya, perlu melalui daerah hutan dengan jalan berkelok dan menanjak dengan kemiringan 45-60 derajat. SD Lombang, SD Buttutala, SD Tatibajo, dan SD Rura yang berada di ujung Kabupaten Majene, juga berada di daerah pegunungan dengan jalanan tanah berbatu, berpasir dan berlumpur jika hujan.
Berikut daftar sekolah dasar penempatan Pengajar Muda:
NAMA PENGAJAR MUDA NAMA SD KECAMATAN
Erwin Puspaningtyas Irjayanti SDN 25 Inp Appoang Sendana Adeline Magdalena Sutanto SDN 29 Inp Totolisi Sendana
Saktiana Dwi Hastuti SDN 19 Inp Limboro Sendana
Nisa Rachmatika SDN 30 Inp Ulidang Tammerodo
Sekar Arrum Nuswantari SDN 39 Inp Manyamba Tammerodo Atika Asterina Saraswati SDN 50 Inp Talongga Tammerodo
Soleh Ahmad Nugraha SDN 25 Inp Lombang Malunda
Firman Budi Kurniawan SDN 33 Inp Buttutala Malunda
Fauzan Tegar Andika SDN 22 Inp Rura Ulumanda
Kabupaten Halmahera Selatan – Maluku Utara
Pengajar Muda yang ditempatkan di Kabupaten Halmahera Selatan - Maluku Utara, bertugas di 5 kecamatan, yaitu di Kecamatan Bacan, Bacan Selatan, Bacan Timur Tengah, Botanglomang, dan Mandioli Utara.
Untuk daerah penugasan di Halmahera Selatan, pertama-tama untuk menuju ibukota Kabupaten harus menempuh 8 jam perjalanan laut dengan menggunakan kapal dari kota Ternate. Karena beberapa lokasi SD penempatan terletak di pulau yang berbeda dengan pulau lokasi ibukota kabupaten (Labuha, Pulau Bacan), perlu menambah waktu perjalanan laut sekitar 1-3 jam dari Labuha dengan menggunakan perahu kecil (ketinting). Jadwal perjalanan dengan perahu ke sebagian lokasi, hanya ada 2-3 kali seminggu dan sangat dipengaruhi oleh keadaan cuaca.
Beberapa daerah seperti di Bibinoi, belum terjangkau listrik dan sinyal telepon seluler. Berikut daftar sekolah dasar penempatan Pengajar Muda:
NAMA PENGAJAR MUDA NAMA SD KECAMATAN
Aisy Ilfiyah SDN Panamboang Bacan Selatan
Ayu Kartika Dewi SDN Papaloang Bacan Selatan
Bayu Adi Persada SDN Bibinoi Bacan Timur Tengah
Adhi Nugroho MI Al Khoirot Bacan Timur Tengah
Rhamdani Kurniawan SDN Indomut Bacan
Hendra Aripin SDN Belang-Belang Bacan
Rahman Adi Pradana SDN Indong Mandioli Utara
Rahmat Danu Andika SDN Pelita Mandioli Utara
Sabda Aji Pambayu SDN Torosubang Kep. Botang Lomang