• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbaikan proses perancangan produk industrial latex gloves dengan pendekataan concurrent engineering tools

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perbaikan proses perancangan produk industrial latex gloves dengan pendekataan concurrent engineering tools"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

   

PERBAIKAN PROSES PERANCANGAN PRODUK

INDUSTRIAL LATEX GLOVES

DENGAN PENDEKATAN

CONCURRENT ENGINEERING TOOLS

TUGAS SARJANA

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari

Syarat-syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Industri

Oleh

AYU SETIANINGSIH NIM. 110403022

D E P A R T E M E N T E K N I K I N D U S T R I

F

A

K

U

L

T

A

S

T

E

K

N

I

K

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

M E D A N

(2)
(3)
(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan YME, sehingga penulis

dapat menyelesaikan tugas sarjana. Tugas sarjana ini merupakan salah satu syarat

untuk mendapatkan gelar sarjana teknik di Departemen Teknik Industri, Universitas

Sumatera Utara.

Judul tugas sarjana adalah “Perbaikan proses perancangan produk

industrial latex gloves dengan pendekataan concurrent engineering tools”. Tugas

sarjana meliputi tahap latar belakang, teori pendukung, pembahasan dan

penyelesaian masalah.

Penulis menyadari masih terdapat banyak kekurangan dan kelalaian dalam

penulisan tugas sarjana ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dan kritik

yang bersifat membangun demi kesempurnaan laporan tugas sarjana ini. Semoga

tugas sarjana ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca lainnya.

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA, MEDAN PENULIS

FEBRUARI 2016

(5)

DAFTAR ISI

 

BAB HALAMAN

LEMBAR JUDUL ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

SERTIFIKAT DRAFT TUGAS SARJANA ... iii

(6)

DAFTAR ISI (LANJUTAN)

3.2.2. Fase Pengembangan Proses pada Concurrent

(7)

DAFTAR ISI (LANJUTAN)

(8)

DAFTAR ISI (LANJUTAN)

 

BAB HALAMAN

4.11 Kesimpulan dan Saran ... IV-20

V PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA ... V-1

5.1 Pengembangan Proses Perancangan Industrial Latex

Gloves dengan Pendekatan Concurrent Engineering Tools... V-1 5.2 Tahap Project Planning ... V-1 5.2.1. Tahap Identify Needs ... V-1 5.2.1.1. Mission Statement ... V-1 5.2.1.2. Indentify Customer Needs ... V-2 5.2.2 Define Product Specification ... V-34

5.2.2.1. Tingkat kepentingan produk ... V-34 5.2.2.1.1. Uji V a l i d i t a s Tingkat

Kepentingan produk ... V-36 5.2.2.1.2. Uji R e a b i l i t a s T i n g k at

Kepentingan produk ... V-39 5.2.2.2. Karakteristik Teknis Produk ... V-42 5.2.3 Plan Development Task : Quality Function

Deployment FaseI ... V-42 5.3 Tahap Conceptual Design ... V-56 5.3.1. Define Architecture / Functions Assign Sub-

Tearm dengan Teoriya Resheniya Izobretatelskik ... V-56 5.3.2. Membangun Ulang Matriks House Of Quality

(HOQ) Produk Industrial Latex Gloves ... V-61 5.3.3. Generate Concepts dengan Quality Function

Deployment Fase II ... V-64 5.3.4. Virtual/ Physical Modelling dengan Teoriya

(9)

DAFTAR ISI (LANJUTAN)

 

BAB HALAMAN

5.3.5. Evaluate Concepts ... V-79 5.3.6. Integrate Concepts ... V-81

VI ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL ... VI-1

6.1. Analisis Tahap Project Planning ... VI-1 6.1.1. Analisis Identify Needs dengan Kansei Engineering ... VI-1 6.1.2. Analisis Define Product Specification ... VI-2 6.1.3. Analisis Tahap Plan Development Task ... VI-3

6.2 Conceptual Design ... VI-4 6.2.1. Analisis Define Architecture dengan Teoriya

Resheniya Izobretatelskik ... V-4 6.2.2. Analisis Generate Concepts ... V-7 6.2.3. Analisis Virtual/ Physical Modelling dengan Teoriya

Resheniya Izobretatelskik ... V-8 6.2.4. Analisis Evaluate Concepts ... V-10 6.2.5. Analisis Integrate Concepts ... V-11

VII KESIMPULAN DAN SARAN ... VII-1

7.1 Kesimpulan ... VII-1 7.2 Saran ... VII-2

DAFTAR PUSTAKA

(10)

DAFTAR TABEL

TABEL HALAMAN

1.1 Jumlah Perusahaan Pengolahan Makanan ... I-1 3.1 Atribut Produk ... III-1 2.1 Jam Kerja Non Shift ... II-5 3.1 Atribut Produk ... III-3 3.2 Perbedaan Sequential Engineering dengan Concurrent

Engineering ... III-6 3.3 Tools to Integrate ... III-8 3.4 Conjoint Analysis Data ... III-16 3.5 Elemen-elemen House of Quality ... III-24 4.1 Defenisi Operasional Penelitian ... IV-3 4.2 Jumlah Jumlah Pekerja Bagian Produksi PT. Ocean Wind

(11)

DAFTAR TABEL

TABEL HALAMAN

5.16 Rekapitulasi Jawaban Responden Untuk Desain X ... V-23 5.17 Rekapitulasi Nilai X dan Y Desain I ... V-25 5.18 Rekapitulasi Perhitungan Validitas Kuesioner Semantic

Defferential ... V-26 5.19 Varians untuk setiap Desain ... V-28 5.20 Rekapitulasi Nilai Mean ... V-30 5.21 Kesimpulan Nilai Mean ... V-31 5.22 Nilai Deviasi Kuesioner Semantic Differential ... V-32 5.23 Nilai Utility Terbesar ... V-33 5.24 Hasil Identifikasi Kebutuhan Konsumen ... V-33 5.25 Rekapitulasi Kuesioner Tertutup ... V-34 5.26 Uji Validitas Atribut 1 ... V-36 5.27 Perhitungan Validitas Atribut ... V-38 5.28 Varians untuk Setiap Atribut ... V-40 5.29 Tingkat Kepentingan Produk Industrial Latex Gloves ... V-41 5.30 Karakteristik Teknis Produk Industrial Latex Gloves ... V-42 5.31 Hasil Identify Needs ... V-43 5.32 Customer Importance (CI) terhadap Perbaikan Produk

Industrial Latex Gloves ... V-43 5.33 Tingkat Kepuasan Konsumen untuk Setiap Variabel ... V-45 5.34 Nilai Rasio Perbaikan untuk Setiap Variabel Kebutuhan ... V-46 5.35 Keterangan Nilai Sales Point ... V-47 5.36 Hasil Perhitungan Bobot Kepentingan untuk Setiap Variabel .... V-48 5.37 Nilai Relative Weight ... V-49 5.38 Karakteristik Teknis Produk Industrial Latex Gloves ... V-49 5.39 Inventive Principle untuk Kontradiksi Kesesuaian Dimensi

(12)

DAFTAR TABEL

TABEL HALAMAN

5.40 Inventive Principle untuk Kontradiksi Kesesuaian Dimensi

dengan Ketelitian Pelepasan Mesin Dipping Line ... V-60 5.41 Spesific Solution untuk Kesesuain Dimensi ... V-61 5.42 Prioritas Karakteristik Teknis ... V-65

5.43 Karakteristik Part ... V-65

5.42 Prioritas Karakteristik Teknis ... V-65 5.43 Inventive Principle Untuk Ketahanan Terhadap Suhu Dingin

Dengan Penyebab Gerah / Panas... V-76 5.44 Inventive Principle Untuk Ketahanan Terhadap Suhu Panas

Dengan Penyebab Gerah / Panas... V-76 5.45 Inventive Principle Untuk Tidak Mudah Robek dengan

Penyebab Gerah / Panas ... V-77 5.46 Specific Solutions untuk Penyebab Gerah /panas ... V-77 6.1 Perbandingan Spesifikasi Produk Awal dengan Customer

Requirement ... VI-1 6.2 Perbandingan Gambar Produk Awal dengan Customer

Requirement ... VI-2 6.3 Karakteristik Teknis Produk ... VI-2 6.4 Atribut Produk yang Memiliki Bobot yang Paling Tinggi ... VI-3 6.5 Karakteristik Teknis yang memilki tingkat kepnetingan

tertinggi ... VI-4 6.6 Kontradiksi Karakteristik Teknis ... VI-4 6.7 Specific Solutions untuk Kesesuaian Dimensi ... VI-5 6.8 Karakteristik Teknis yang Memiliki Tingkat Kepentingan

(13)

DAFTAR TABEL

TABEL HALAMAN

(14)

DAFTAR GAMBAR

GAMBAR HALAMAN

1.1 Perancangan Produk PT. Shamrock Manufacturing Corpora ... I-3 2.1 Mesin dipping line ... II-11 2.4 Struktur Organisasi ... II-14 3.1 Flow Diagram Perancangan Produk Concurrent Engineering ... III-4 3.2. Tahapan Concurrent Engineering ... III-5 3.3. Fase Pengembangan Proses Pada Concurrent Engineering ... III-7 3.4 Diagram Kansei Engineering Tipe I ... III-14 3.5 Skema Analisis Data Eveluasi Kansei dengan Teknik Analisis

Multivariat ... III-14 3.6 Penerjemahan Proses dari QFD ... III-23 3.7 Struktur House of Quality ... III-24 3.8 Interaksi Kansei Engineering dan QFD kedalam HoQ ... III-27 3.9 Nilai Tambah TRIZ ... III-29 3.10 Four-Phase QFD Model ... III-30 3.11 Part Characteristics Deployment ... III-30 3.12 Matriks Design Deployment ... III-32 4.1 Kerangka Konseptual Penelitian ... IV-3 4.2 Langkah-langkah proses penelitian ... IV-6 4.9 Pengolahan Data dengan Metode TRIZ ... IV-19 5.1 Batasan Penggunaan Tahapan dengan Pendekatan Concurrent

(15)

DAFTAR GAMBAR (LANJUTAN)

GAMBAR HALAMAN

5.2 Sampel Produk Industrial latex gloves ... V-27 5.3 Hubungan Antar Karakteristik Teknik Produk Industrial

Latex Gloves ... V-50 5.4 Hubungan Antara Keinginan Konsumen dan Karakteristik

Teknis ... V-52 5.5. Penentuan Tingkat Kesulitan, Derajat Kepentingan dan

Perkiraan Biaya ... V-54 5.6. QFD Fase I Produk Industrial Latex Gloves ... V-55 5.7 Metode TRIZ ... V-56 5.8 Hubungan Antar Karakteristik Teknik Produk Industrial

Latex Gloves ... V-57

5.9. Matriks Kontradiksi Kesesuaian Dimensi dengan Faktor Penyusutan

Karet………. V-59 5.10. Matriks Kontradiksi Kesesuaian Dimensi dengan Ketelitian

pelepasan pada mesin dipping line ... V-55 5.11 Hubungan Antar Karakteristik Teknik Produk Industrial

Latex Gloves ... V-56 5.12 Penentuan Tingkat Kesulitan, Derajat Kepentingan dan

Perkiraan Biaya ... V-62 5.13 QFD Fase I Revisi Produk Industrial Latex Gloves ... V-63

5.14. Matriks Kontradiksi Kesesuaian Dimensi dengan Ketelitian

pelepasan pada mesin dipping line ... V-55 5.11 Hubungan Antar Karakteristik Teknik Produk Industrial

Latex Gloves ... V-56 5.12 Penentuan Tingkat Kesulitan, Derajat Kepentingan dan

(16)

DAFTAR GAMBAR (LANJUTAN)

GAMBAR HALAMAN

5.13 QFD Fase I Revisi Produk Industrial Latex Gloves V-63  5.14 Matriks Karakteristik Teknis Part ... V-66 5.15 Hubungan Karakteristik Produk dengan Karakteristik Part ... V-67 5.16 Penentuan Tingkat Kesulitan, Derajat Kepentingan dan Perkiraan

Biaya ... V-70 5.17 Quality Function Deployment fase II ... V-70 5.18 Metode TRIZ ... V-71 5.19 Matriks Karakteristik Teknis Part ... V-73 5.20 Ketahanan Terhadap Suhu Dingin dengan Penyebab Gerah /

Panas ... V-74 5.21 Matriks Kontradiksi Ketahanan terhadap Suhu Panas

dengan Penyebab Gerah / Panas ... V-75 5.22 Matriks Karakteristik Teknis Part Setelah Revisi dengan TRIZ V-75 5.23 Penentuan Derajat Kepentingan Quality Function Deployment

setelah Revisi ... V-79 5.24 Rancangan Product Indutrial Latex Gloves ... V-80

(17)

DAFTAR GAMBAR (LANJUTAN)

GAMBAR HALAMAN

6.6 Penentuan Derajat Kepentingan Quality Function Deployment

setelah Revisi TRIZ ... VI-10 6.7 Product Platform Industrial Latex Gloves ... VI-11 6.8 Standard Operation Prosedure Module I ... VI-12 6.9 Standard Operation Prosedure Module II ... VI-13 6.10 Standard Operation Prosedure Module III ... VI-14 6.11 Kegiatan Perancangan Produk pada PT. Shamrock

(18)

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN HALAMAN

1. List Produk Indutrial Grade ... L.1 2. Kuesioner Wawancara Kansei Word ... L.2 3. Kuesioner Semantic Defferential ... L.3 4. Kuesioner Tingkat Kepentingan ... L.4 5. Kuesioner Wawancara Karakteristik Teknis ... L.5 6. Kuesioner Wawancara Sales Point ... L.6 7. Kuesioner Wawancara Hubungan Karakteristik Teknis ... L.7 8. Kuesioner Wawancara Quality Function Deployment ... L.8 9. Kuesioner Wawancara Part Kritis ... L.9 10. Kuesioner Wawancara Hubungan Part Kritis ... L.10 11. Tabel R ... L.11 12. Surat Permohonan Tugas Akhir ... L.12 13. Surat Penjajakan Tugas Akhir ... L.13 14. Surat Balasan Perusahaan ... L.14 13. Surat Keputusan Tugas Akhir... L.15 14. Lembar Asistensi Dosen ... L.16 15. Lembar Asistensi Pembimbing Lapangan ... L.17  

 

 

 

 

(19)

ABSTRAK

PT Shamrock Manufacturing Corpora adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi sarung tangan latex yang digunakan oleh industrial grade. Perusahaan yang bergerak di industri makanan adalah salah satu konsumen dari produk sarung tangan, untuk dapat menjaga kepercayaan dari konsumen perusahaan dituntut untuk menjaga kualitas dan ketepatan waktu produk sampai ke tangan konsumen. Pada proses perancangan PT Shamrock Manufacturing Corpora sering mengalami redesign. Tujuan penelitian ini menyelesaikan masalah yang ada di perusahaan dengan menggunakan concurrent engineering tools dengan tahapan project planning dan conceptual design. Tahapan project planning dengan tool Kansei Engineering untuk menentukan atribut produk sesuai dengan keinginan konsumen selanjutnya menggunakan metode Quality Function Deployment diperoleh dua kontradiksi yaitu komposisi bahan dengan kasesuaian dimensi dan kesesuaian dimensi dengan faktor penyusutan karet. Kedua kontradiksi tersebut diselesaikan pada tahap conceptual design dengan tools TRIZ, sehingga diperoleh karakteristik teknis yang baru yaitu “akurasi pengukuran dimensi”. Selanjutnya karakteristik teknis part diselesaikan dengan Quality Function Deployment fase II diperoleh tiga kontradiksi yaitu ketahanan terhadap suhu dingin, ketahanan terhadap suhu panas, tahan sobek dengan penyebab gerah/panas dievaluasi dengan tools TRIZ dan kemudian diintegrasikan bagian yang berkaitan dengan produksi yaitu bagian product design, bagian production, bagian purchasing dan quality control

Gambar

TABEL
TABEL
GAMBAR
GAMBAR
+3

Referensi

Dokumen terkait

Penggunaan metode sequential engineering dapat dilihat dari tahapan proses pengembangan produk yang dijalankan PT Industri Karet Deli seperti pada3.

Karakteristik teknis produk dengan nilai tertinggi menunjukkan bahwa karakteristik teknis tersebut menjadi fokus permasalahan yang dihadapi PT Cakrawala Elecorindo, sedangkan

Pendekatan metode Kansei Engineering, Quality Function Deployment, dan Analytic Network Process diharapkan dapat memberikan solusi yang tepat dalam mendapatkan

Atribut terpilih kemudian menjadi input dalam penyusunan House of Quality dalam Quality Function Deployment fase I, yang digunakan untuk mempertemukan persepsi konsumen

An Application of Quality Function Deployment for Modular Kitchen, International Journal of Innovative Research in Science, Engineering, and Technology.. The Improvement Of

Metode QFD bertujuan untuk menerjemahkan keinginan konsumen ke dalam karakteristik teknik yang tepat. Integrasi metode QFD dengan metode AHP digunakan untuk mengetahui bobot

The Delphi Method for Internationalization of Higher Education in Pakistan:Integrating Theory of Constraints and Quality Function Deployment.. Pakistan : Departmen of

The document contains a question and a problem on concurrent engineering, as well as a discussion on the usefulness of quality function deployment (QFD) for clarifying project