• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Praktikum Kalibrasi Sprayer

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Praktikum Kalibrasi Sprayer"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PRAKTIKUM LAPORAN PRAKTIKUM

TEKNOLOGI PENGENDALIAN GULMA TEKNOLOGI PENGENDALIAN GULMA

KALIBRASI SPRAYER KALIBRASI SPRAYER

Oleh: Oleh: Nama

Nama : : Putri Putri Alya Alya YasmineYasmine NIM

NIM : : 145040201111114504020111114848 Kelompok

Kelompok : : Selasa, Selasa, 13.0013.00  Asisten

 Asisten : Fathir Muhammad Tarigan: Fathir Muhammad Tarigan Sherli Amriyanti Sherli Amriyanti

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

FAKULTAS PERTANIAN

FAKULTAS PERTANIAN

MALANG

MALANG

2017

2017

(2)

1. PENDAHULUAN 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang

Kalibrasi merupakan kunci untuk menyeragamkan setiap perlakuan herbisida. Kalibrasi merupakan kunci untuk menyeragamkan setiap perlakuan herbisida. Jika dosis rekomendasi tidak diaplikasikan secara merata, karena cara aplikasi Jika dosis rekomendasi tidak diaplikasikan secara merata, karena cara aplikasi yangyang tidak benar, maka akan terjadi dua hal yang tidak diinginkan, yaitu: gulma tidak tidak benar, maka akan terjadi dua hal yang tidak diinginkan, yaitu: gulma tidak akan mampu dikendalikan di areal yang teralikasi herbisida dengan dosis yang lebih akan mampu dikendalikan di areal yang teralikasi herbisida dengan dosis yang lebih sedikit dari dosis rekomendasi dan gulma dan tanaman budidaya akan mati di areal sedikit dari dosis rekomendasi dan gulma dan tanaman budidaya akan mati di areal yang teraplikasi herbisida dengan dosis lebih tinggi dari dosis rekomendasi.

yang teraplikasi herbisida dengan dosis lebih tinggi dari dosis rekomendasi.

Untuk menghindari kesalahan tersebut serta untuk menjamin teknik aplikasi Untuk menghindari kesalahan tersebut serta untuk menjamin teknik aplikasi yang akurat, terlebih dahulu harus ditentukan areal penyemprotan yang aktual yang akurat, terlebih dahulu harus ditentukan areal penyemprotan yang aktual dengan memperhatikan jumlah herbisida yang diperlukan untuk areal perlakuan dan dengan memperhatikan jumlah herbisida yang diperlukan untuk areal perlakuan dan  bagaimana larutan

 bagaimana larutan herbisida tersebut dherbisida tersebut dapat diaplikasikan secara apat diaplikasikan secara seragam pada arealseragam pada areal  perlakuan. Hal ini melibatkan

 perlakuan. Hal ini melibatkan pekerjaan kalibrasi dari alat semprot (sparayer) yangpekerjaan kalibrasi dari alat semprot (sparayer) yang akan dipergunakan dan orang yang akan melakukan aplikasi (apli

akan dipergunakan dan orang yang akan melakukan aplikasi (apli akator).akator).

Ada tiga faktor yang menentukan keberhasilan kalibrasi, yaitu ukuran lubang Ada tiga faktor yang menentukan keberhasilan kalibrasi, yaitu ukuran lubang nozel (nozel curah), tekanan dalam tangki alat semprot, dan kecepatan berjalan ( ke nozel (nozel curah), tekanan dalam tangki alat semprot, dan kecepatan berjalan ( ke depan) aplikator. Ketiga faktor tersebut harus diatur sedemikian rupa sehingga depan) aplikator. Ketiga faktor tersebut harus diatur sedemikian rupa sehingga diperoleh suatu volume larutan herbisida tertentu yang dapat dilepaskan melalui diperoleh suatu volume larutan herbisida tertentu yang dapat dilepaskan melalui lubang nozel pada setiap waktu

lubang nozel pada setiap waktu yang dikehendaki.yang dikehendaki. 1.2 Tujuan 1.2 Tujuan

Untuk mendapatkan efisiensi penyemprotan yang tinggi dengan Untuk mendapatkan efisiensi penyemprotan yang tinggi dengan menggunakan sprayer, sehingga untuk selanjutnya dapat diperoleh hasil menggunakan sprayer, sehingga untuk selanjutnya dapat diperoleh hasil  penyemprotan

 penyemprotan yang yang sesuai sesuai dosis dosis dan dan merata. merata. Penyebaran Penyebaran harus harus merata merata dengandengan konsentrasi yang konstan

(3)

2. TINJAUAN PUSTAKA 2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1

2.1 Pengertian Pengertian Kalibrasi Kalibrasi SprayerSprayer

Menurut ISO/IEC Guide 17025:2005 dan Vocabulary of International Menurut ISO/IEC Guide 17025:2005 dan Vocabulary of International Metrology (VIM), kalibrasi adalah kegiatan yang menghubungkan nilai yang Metrology (VIM), kalibrasi adalah kegiatan yang menghubungkan nilai yang ditunjukkan oleh instrumen ukur atau nilai yang diwakili oleh bahan ukur dengan ditunjukkan oleh instrumen ukur atau nilai yang diwakili oleh bahan ukur dengan nilai-nilai yang sudah diketahui tingkat kebenarannya (yang berkaitan dengan nilai-nilai yang sudah diketahui tingkat kebenarannya (yang berkaitan dengan  besaran yang diukur).

 besaran yang diukur).

Kalibrasi biasa dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang Kalibrasi biasa dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi (Rouessac 2007, Dalam Novi Maya 2013) .Kalibrasi adalah tersertifikasi (Rouessac 2007, Dalam Novi Maya 2013) .Kalibrasi adalah menghitung/mengukur kebutuhan air suatu alat semprot untukluasan areal tertentu menghitung/mengukur kebutuhan air suatu alat semprot untukluasan areal tertentu (Satrio,2012).

(Satrio,2012).

2.2 Prinsip Kerja Kalibrasi

2.2 Prinsip Kerja Kalibrasi SprayerSprayer

Prinsip kerjanya adalah: Prinsip kerjanya adalah: Larutan dikeluarkan dari tangki akibat dari adanya tekanan udara melalui tenaga Larutan dikeluarkan dari tangki akibat dari adanya tekanan udara melalui tenaga  pompa

 pompa yang yang dihasilkan dihasilkan oleh oleh gerakan gerakan tangan tangan penyemprot. penyemprot. Pada Pada waktu waktu gaganggagang  pompa d

 pompa digerakan, larutan keluar igerakan, larutan keluar dari tangki dari tangki menuju tabung menuju tabung udara sehingga udara sehingga tekanantekanan di dalam tabung meningkat. Keadaan ini menyebabkan larutan pestisida dalam di dalam tabung meningkat. Keadaan ini menyebabkan larutan pestisida dalam tangki dipaksa keluar melalui klep dan selanjutnya diarahkan oleh

tangki dipaksa keluar melalui klep dan selanjutnya diarahkan oleh nozzle nozzle bidang bidang sasaran semprot.

sasaran semprot.

Tekanan udara yang dihasilkan oleh pompa diusahakan konstant, yaitu Tekanan udara yang dihasilkan oleh pompa diusahakan konstant, yaitu sebesar 0,7

sebesar 0,7

 – 

 – 

 1,0 kg/cm2 atau 10-15 Psi. Tekanan sebesar  1,0 kg/cm2 atau 10-15 Psi. Tekanan sebesar itu diperoleh dengan caraitu diperoleh dengan cara mempompa sebanyak 8 kali. Untuk menjaga tekanan tetap stabil, pemompaan mempompa sebanyak 8 kali. Untuk menjaga tekanan tetap stabil, pemompaan dilakukan setiap berjalan 2 langkah pompa harus digerakan sekali naik-turun. dilakukan setiap berjalan 2 langkah pompa harus digerakan sekali naik-turun.

Kapasitas tangki knapsack sprayer bervariasi berkisar antara 13, 15, 18, 20 Kapasitas tangki knapsack sprayer bervariasi berkisar antara 13, 15, 18, 20 tergantung mereknya. Contoh knapsack sprayer antara lain Merek 

tergantung mereknya. Contoh knapsack sprayer antara lain Merek  Bengawan Solo Bengawan Solo 425,

425, Yoto 16, Hero, CP 5, Mata Yoto 16, Hero, CP 5, Matabi, Berthoud, danbi, Berthoud, dan PB PB16.16.

2.3

(4)

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam melaksanakanmelaksanakan kalibrasi:

kalibrasi: a.

a. Siapkan alat semprot yang baik dengan jenis nosel yang sesuai denganSiapkan alat semprot yang baik dengan jenis nosel yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya nosel polijet warna biru lebar semprotnya 1,5 m kebutuhan, misalnya nosel polijet warna biru lebar semprotnya 1,5 m  b.

 b. Isi tangki alat semprot dengan air bersiIsi tangki alat semprot dengan air bersih sebanyak 2,5 liter - Pompa tangkih sebanyak 2,5 liter - Pompa tangki sebanyak 10-12 kali hingga tekanan udara di

sebanyak 10-12 kali hingga tekanan udara di dalam tangki cukup penuhdalam tangki cukup penuh c.

c. Lakukan penyemprotan pada areal yang akan disemprot Lakukan penyemprotan pada areal yang akan disemprot dengan kecepatandengan kecepatan dan tekanan yang sama sampai air 2,5 liter ters

dan tekanan yang sama sampai air 2,5 liter tersebut habis.ebut habis. d.

d. Ukur panjang areal yang dapat disemprot dengan 2,5 liter air tersebut.Ukur panjang areal yang dapat disemprot dengan 2,5 liter air tersebut. e.

e. Lakukan penyemprotan sebanyak 3 kali dan hitung panjang serta luasLakukan penyemprotan sebanyak 3 kali dan hitung panjang serta luas areal yang dapat disernprot (Satrio,2012).

areal yang dapat disernprot (Satrio,2012).

2.4 Macam Nozzle Sprayer 2.4 Macam Nozzle Sprayer Tipe-tipe nozzle :

Tipe-tipe nozzle : a.

a. Centrifugal nozzle yaitu bentuk nozzle yang paling banyak dijumpai,Centrifugal nozzle yaitu bentuk nozzle yang paling banyak dijumpai, dibuat dengan sudut penyemprotan yang lebar

dibuat dengan sudut penyemprotan yang lebar dan dengan berbagai modeldan dengan berbagai model  pola penyemprotan dan kapasitas.

 pola penyemprotan dan kapasitas.  b.

 b. Flooding nozzle yaitu menghasil semprotan dengan model semburan.Flooding nozzle yaitu menghasil semprotan dengan model semburan.  Nozzle ini disebut juga fan spray nozzle.

 Nozzle ini disebut juga fan spray nozzle. c.

c. Two-fluid atomizer yaitu menghasilkan droplet yang sangat halus danTwo-fluid atomizer yaitu menghasilkan droplet yang sangat halus dan menghindarkan pemborosan cairan, tetapi membuthkan tenaga yang lebih menghindarkan pemborosan cairan, tetapi membuthkan tenaga yang lebih  besar daripada tipe-tipe yang lain.

 besar daripada tipe-tipe yang lain. d.

d. Rotary atomizer yaitu digunakan untuk pekerjaan besar, menyemprotkanRotary atomizer yaitu digunakan untuk pekerjaan besar, menyemprotkan cairan dalam

cairan dalam jumlah besar dengjumlah besar dengan gaya an gaya sentrifugal dan mempunysentrifugal dan mempunyai polaai pola  penyebaran 360°.

 penyebaran 360°.

(Satrio, 2012) (Satrio, 2012) 2.5

2.5 Faktor YFaktor Yang Memang Mempengaruhi Kalibrapengaruhi Kalibrasi Sprayersi Sprayer Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan kalibrasi: Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan kalibrasi:

a.

a. Knapsack harus dalam kondisi bersih dan terpelihara dengan baikKnapsack harus dalam kondisi bersih dan terpelihara dengan baik  b.

 b. Gunakan air biasa untuk mengkalibrasi sprayer,Gunakan air biasa untuk mengkalibrasi sprayer, c.

c. Ketepatan kalibrasi tergantung pada apakah anda dapat menggunakanKetepatan kalibrasi tergantung pada apakah anda dapat menggunakan  pompa

(5)

 berjalan

 berjalan dengan dengan kecepatan kecepatan yang yang tetap tetap secara secara terus terus menerus. menerus. Anda Anda harusharus menjalankan pompa dengan kecepatan konstan (tepat) sehingga anda dapat menjalankan pompa dengan kecepatan konstan (tepat) sehingga anda dapat menemukan kecepatan menyemprot yang paling nyaman bagi anda menemukan kecepatan menyemprot yang paling nyaman bagi anda (Departement of agriculture and food,2013).

(6)

3. BAHAN DAN METODE 3. BAHAN DAN METODE

3.1 Waktu dan Tempat 3.1 Waktu dan Tempat

Praktikum kalibrasi sprayer dilakukan pada tanggal 31 Mei 2017 yang Praktikum kalibrasi sprayer dilakukan pada tanggal 31 Mei 2017 yang  bertempat

 bertempat di di Lapangan Lapangan samping samping gedug gedug sentral, sentral, Fakultas Fakultas Pertanian Pertanian UniversitasUniversitas Brawijaya, Malang.

Brawijaya, Malang.

3.2 Alat dan Bahan 3.2 Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum kalibrasi sprayer adalah : Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum kalibrasi sprayer adalah :

a.

a. Sprayer Sprayer : : alat alat untuk untuk menyemprot menyemprot herbisidaherbisida  b.

 b. Ember Ember : : untuk untuk mencampur mencampur air air dengan dengan herbisidaherbisida c.

c. Gelas Gelas ukur ukur : : untuk untuk mengukur mengukur kebutuhan kebutuhan herbisidaherbisida d.

d. Herbisida Herbisida : : sebagai sebagai bahan bahan untuk untuk praktikumpraktikum e.

e. Air Air : : sebagai sebagai bahan bahan campuran campuran cairan cairan herbisidaherbisida f.

f. Alat Alat tulis tulis : : untuk untuk mencatatmencatat g.

g. Kamera Kamera : : untuk untuk mendokumentasikanmendokumentasikan 3.3 Langkah Kerja

3.3 Langkah Kerja Siapkan alat dan bahan

Siapkan alat dan bahan yang digunakanyang digunakan

Campurkan air dan herbisida kedalam

Campurkan air dan herbisida kedalam ember kemudian tuangkanember kemudian tuangkan kedalam

kedalam tabung tabung sprayersprayer

Tetapkan lebar semprot, kecepatan jalan, dan debit. Tetapkan lebar semprot, kecepatan jalan, dan debit.

Hitung kalibrasi sprayer Hitung kalibrasi sprayer

Dokumentasikan Dokumentasikan

(7)

4. HASIL DAN

4. HASIL DAN PEMBAHASANPEMBAHASAN 4.1 Hasil

4.1 Hasil PengamatPengamatanan

Jenis

Jenis Nozzle Nozzle Dokumentasi Dokumentasi Volume Volume WaktuWaktu DebitDebit (L ha (L ha-1-1))  Nozzle  Nozzle lubang lubang empat empat 5L 5L 2 menit 152 menit 15 detik detik 0,0370,037 Flat Fan Flat Fan  Nozzle  Nozzle 5L5L 2 menit 19 2 menit 19 detik detik 0,0360,036 Cone Cone  Nozzle  Nozzle 5L5L 3 menit 40 3 menit 40 detik detik 0,0230,023 Even Flat Even Flat  Nozzle  Nozzle 5L5L 4 menit 13 4 menit 13 detik detik 0,0200,020 4.2 Pembahasan 4.2 Pembahasan

Praktikum kalibrasi sprayer ini dilaksanakan di lapangan samping gedung Praktikum kalibrasi sprayer ini dilaksanakan di lapangan samping gedung sentral Fakultas Pertanian, UB pada tanggal 28 November 2017. Dari empat nozzle sentral Fakultas Pertanian, UB pada tanggal 28 November 2017. Dari empat nozzle itu di dapatkan hasil

itu di dapatkan hasil untuk volume semprot yaitu 5 liter untuk volume semprot yaitu 5 liter dan waktu yang dibutuhkandan waktu yang dibutuhkan untuk Noozle lubang empat sebesar 2 menit 15 deti

untuk Noozle lubang empat sebesar 2 menit 15 deti k, lubang even flat nozzle adalahk, lubang even flat nozzle adalah 4 menit 13 detik, dan lubang cone nozzle adalah 3 menit 40 detik dan lubang flat 4 menit 13 detik, dan lubang cone nozzle adalah 3 menit 40 detik dan lubang flat fan noozle adalah 2 menit 19 detik. Dari keempat noozle tersebut membutuhkan fan noozle adalah 2 menit 19 detik. Dari keempat noozle tersebut membutuhkan kecepatan aplikasi 30 m/ menit dengan lebar gawang 1, 70 m. Jenis even flat noozle kecepatan aplikasi 30 m/ menit dengan lebar gawang 1, 70 m. Jenis even flat noozle merupakan jenis noozle yang membutuhkan waktu yang paling lama. Hal tersebut merupakan jenis noozle yang membutuhkan waktu yang paling lama. Hal tersebut dikarenakan lubangnya yang sangat kecil sehingga menghasilkan semprotan yang dikarenakan lubangnya yang sangat kecil sehingga menghasilkan semprotan yang

(8)

halus dan kecil. Menurut Herodian (2003), memiliki pola semprot berbentuk garis. halus dan kecil. Menurut Herodian (2003), memiliki pola semprot berbentuk garis. Butiran semprot tersebar merata dengan ukuran butiran semprot sedang hingga Butiran semprot tersebar merata dengan ukuran butiran semprot sedang hingga halus. Sedangkan noozle lubang empat membutuhkan waktu hanya 2 menit 15 halus. Sedangkan noozle lubang empat membutuhkan waktu hanya 2 menit 15 detik, cepatnya jenis noozle ini dikarenakan memiliki lubang yang banyak. Hal detik, cepatnya jenis noozle ini dikarenakan memiliki lubang yang banyak. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Tarmana (2006), nozzle

tersebut sesuai dengan pernyataan Tarmana (2006), nozzle mengalami pemusinganmengalami pemusingan hingga

hingga penyebaran penyebaran butiran butiran cairannya cairannya akan akan berbentuk berbentuk cincin. cincin. KeuntunganKeuntungan  penggunaan

 penggunaan nozzle nozzle ini ini karena karena dapat dapat diperoleh diperoleh penyebaran penyebaran ukuran ukuran butiran butiran sprayspray yang seragam

(9)

5. KESIMPULAN 5. KESIMPULAN.. Pada praktikum

Pada praktikum kalibrasi sprayer ini penggkalibrasi sprayer ini penggunaan nozzle sangat mempunaan nozzle sangat mempengaruhiengaruhi cepat atau tidaknya waktu yang digunakan untuk penyemprotan herbisida di gulma. cepat atau tidaknya waktu yang digunakan untuk penyemprotan herbisida di gulma. Dari keempat jenis nozzle di dapatkan hasil

Dari keempat jenis nozzle di dapatkan hasil volume semprot 5 liter dan jenis noozlevolume semprot 5 liter dan jenis noozle yang membutuhkan waktu yang paling cepat secara berturut-turut adalah cone yang membutuhkan waktu yang paling cepat secara berturut-turut adalah cone noozle, flat fan noozle, noozle lubang empat, dan even flat noozle.

(10)

DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA Departement of agriculture and f

Departement of agriculture and food.2013.ood.2013. Ketepatan Kalibrasi Ketepatan Kalibrasi http://dokumen.tips/documents/untitled-55ab57cd86657.html http://dokumen.tips/documents/untitled-55ab57cd86657.html Rouessac.2007. Rouessac.2007. Kalibrasi Kalibrasi  Alat   Alat ..https://www.scribd.com/doc/124922065/KALIBRASI-ALAThttps://www.scribd.com/doc/124922065/KALIBRASI-ALAT Satrio.2012.

Satrio.2012.Cara Cara Menghitung Menghitung Kalibrasi Kalibrasi Alat Alat Semprot Semprot .. http://satriopage.blogspot.com /2012/12/cara-mengitung-kalibrasi-alat-http://satriopage.blogspot.com /2012/12/cara-mengitung-kalibrasi-alat-semprot.html (Diakses tanggal 6 Desember 2013)

(11)

LAMPIRAN LAMPIRAN 1.

1. Even Flat Fan NozzleEven Flat Fan Nozzle Diketahui : G = 30 meter Diketahui : G = 30 meter K = 30 m/10 menit = 3 m/menit K = 30 m/10 menit = 3 m/menit C = 1,5 liter/menit C = 1,5 liter/menit C C == G x V x KG x V x K 10000 10000 1 1,,55 == 30 x V x 330 x V x 3 10000 10000 V = 15000/90 = 166,67 liter/ha V = 15000/90 = 166,67 liter/ha 2.

2. Cone NozzleCone Nozzle

Diketahui : G = 30 meter Diketahui : G = 30 meter K = 30 m/6,5 menit = 4,61 m/menit K = 30 m/6,5 menit = 4,61 m/menit C = 2,3 liter/menit C = 2,3 liter/menit C C == G x V x KG x V x K 10000 10000 2 2,,33 == 30 x V x 4,6130 x V x 4,61 10000 10000 V = 123100/138,3 = 167,03 liter/ha V = 123100/138,3 = 167,03 liter/ha 3.

3.  Nozzle lubang empat Nozzle lubang empat Diketahui : G = 30 meter Diketahui : G = 30 meter K = 30 m/9,17 menit = 3,27 m/menit K = 30 m/9,17 menit = 3,27 m/menit C = 4,59 liter/menit C = 4,59 liter/menit C C == G x V x KG x V x K 10000 10000 4 4,,5599 == 30 x V x 3,2730 x V x 3,27 10000 10000 V = 45900/98 = 467,89 liter/ha V = 45900/98 = 467,89 liter/ha

(12)

4.

4. Flat Fan NozzleFlat Fan Nozzle

Diketahui : G = 30 meter Diketahui : G = 30 meter K = 30 m/8,33 menit = 3,6 m/menit K = 30 m/8,33 menit = 3,6 m/menit C = 4,17 liter/menit C = 4,17 liter/menit C C == G x V x KG x V x K 10000 10000 4 4,,1177 == 30 x V x 3,630 x V x 3,6 10000 10000 V = 41700/180 = 386,11 liter/ha V = 41700/180 = 386,11 liter/ha

Referensi

Dokumen terkait

Keempat dengan volume air laut 5 liter dengan kondisi peralatan tanpa menggunakan blower dan tutup (kontak langsung dengan udara sekitar) dan pada pengujian kelima dengan volume

Bobot volume yang dimiliki oleh tanah alfisol Jumatono yaitu 1,188 sedangkan bobot jenisnya adalah 2,226. Bobot Volume dan Bobot Jenis merupakan nilai yang

Fungsi dari pengukuran debit aliran adalah untuk mengetahui seberapa  banyak air yang mengalir pada suatu sungai dan seberapa cepat air tersebut mengalir dalam

Waktu setting GC Gold Label glass ionomer cement dengan perbandingan bubuk lebih banyak dari aturan pabrik lebih cepat dibandingkan dengan waktu setting GC Gold Label glass

Pada uji pertama 10ml NaCl Pada zat uji yang kedua dengan berat sampel adalah 10 ml NaCl, dengan volume titrasi yang di dapatkan adalah 13,5 ml, dengan perubahan warna yang

Keuntungan dari perbanyakan vegetatif yaitu tanaman akan membawa sifat-sifat baik dari induknya, waktu yang dibutuhkan untuk berbuah dan berbunga lebih cepat

Berapakah volume air yang dibutuhkan pada luasan lahan 1 hektar jika laju air yang keluar dari nozzle adalah 5 liter/menit dan setelah diukur lebar hasil semprotan

Saat mengalami kelelahan yang disebabkan oleh penumpukan asam laktat, terjadi penurunan energi yang berakibat pada penurunan kecepatan kerja sehingga membutuhkan