Sembilan Elemen Jurnalisme

58 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Utk Apa jurnalisme Itu?

Utk Apa jurnalisme Itu?

Tujuan utama

Tujuan utama dari jurnalisme adalahdari jurnalisme adalah

menyediakan masyarakat informasi yang

menyediakan masyarakat informasi yang

tidak berpihak & bebas mereka tentukan

tidak berpihak & bebas mereka tentukan

sendiri

(2)

2

299--331 1 AAggs s '0'088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 22

9

9

Elemen Jurnalisme

Elemen Jurnalisme

1.

1. Tugas pertama jurnalisme adalahTugas pertama jurnalisme adalah

menyampaika

menyampaikan n KEBENARAN (fungsional)KEBENARAN (fungsional)

2.

2. Loyalitas kepada MasyarakatLoyalitas kepada Masyarakat

3.

3. Disiplin dalam Melakukan VERIFIKASIDisiplin dalam Melakukan VERIFIKASI

The elements

(3)

9

9

Elemen Jurnalisme

Elemen Jurnalisme

4.

4. IndependensiIndependensi

5.

5. Memantau Kekuasaan & Menyambung LidahMemantau Kekuasaan & Menyambung Lidah

Mereka yang Tertindas

Mereka yang Tertindas

6.

6. Jurnalisme sebagai forum publikJurnalisme sebagai forum publik

The elements of

(4)

2

299--331 1 AAggs s '0'088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 44

9

9

Elemen Jurnalisme

Elemen Jurnalisme

7.

7. Jurnalisme Harus MEMIKAT Sekaligus RELEVANJurnalisme Harus MEMIKAT Sekaligus RELEVAN

8.

8. Kewajiban Wartawan Menjadikan BeritanyaKewajiban Wartawan Menjadikan Beritanya

PROPORSIONAL & KOMPREHENSIF

PROPORSIONAL & KOMPREHENSIF

9

9.. Setiap Wartawan Harus Mendengarkan HatiSetiap Wartawan Harus Mendengarkan Hati

Nuraninya Sendiri

Nuraninya Sendiri

The elements of

(5)

1.

1. Tugas pertama jurnalisme adalahTugas pertama jurnalisme adalah

menyampaik

menyampaikan an KEBENARAN (fungsional)KEBENARAN (fungsional)

Namun, menurut Kovach & Rosenstiel

Namun, menurut Kovach & Rosenstiel

sendiri, ini sebuah ironi, yang justru paling

sendiri, ini sebuah ironi, yang justru paling

membingungkan!

(6)

2

299--331 1 AAggs s '0'088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 66 Kebenaran yang mana? Bukankah kebenaran

Kebenaran yang mana? Bukankah kebenaran

bisa dipandang dr kacamat

bisa dipandang dr kacamat berbeda2? Tiap-berbeda2?

Tiap-tiap agama, ideologi ataukah filsafat

tiap agama, ideologi ataukah filsafat punyapunya

dasar pemikiran yg belum tentu

dasar pemikiran yg belum tentu sama.sama.

Sejarah pun sering bisa direvisi. Jadi,

Sejarah pun sering bisa direvisi. Jadi,

kebenaran menurut siapa?

kebenaran menurut siapa?

1.

1. TTugas perugas pertama jurtama jurnalisme adalahnalisme adalah

menyampaikan KEBENARAN

(7)

Mnrt Kovach & Rosenstiel masyarakat butuh

Mnrt Kovach & Rosenstiel masyarakat butuh

prosedur & proses utk mendapatkan apa yang

prosedur & proses utk mendapatkan apa yang

disebut

disebut kebenaran fungsional (k.f)kebenaran fungsional (k.f). Polisi. Polisi

melacak & menangkap tersangka berdasarkan

melacak & menangkap tersangka berdasarkan

ini. Hakim menjalankan peradilan juga

ini. Hakim menjalankan peradilan juga

1.

1. TTugas perugas pertama jurtama jurnalisme adalahnalisme adalah

menyampaikan KEBENARAN

(8)

2

299--331 1 AAggs s '0'088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 88 Kebenaran fungsional senantiasa bs direvisi.

Kebenaran fungsional senantiasa bs direvisi.

Seorg terdakwa bs dibebaskan krn tdk

Seorg terdakwa bs dibebaskan krn tdk

terbukti salah. Hakim bs keliru. Pelajaran

terbukti salah. Hakim bs keliru. Pelajaran

sejarah bs salah. Bahkan

sejarah bs salah. Bahkan hukum2 alampunhukum2 alampun

bs salah!

bs salah!

1.

1. TTugas perugas pertama jurtama jurnalisme adalahnalisme adalah

menyampaikan KEBENARAN

(9)

Ini pula yg dilakukan jurnalisme. Bukan

Ini pula yg dilakukan jurnalisme. Bukan

kebenaran dlm

kebenaran dlm tataran filosofistataran filosofis, tapi dlm, tapi dlm tatarantataran

fungsional

fungsional. Kebenaran yg . Kebenaran yg diberitakan mediadiberitakan media

dibentuk

dibentuk lapisan lapisan demi demi lapisanlapisan..

1.

1. TTugas perugas pertama jurtama jurnalisme adalahnalisme adalah

menyampaikan KEBENARAN

(10)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 1100 Kovach & Rosenstiel mengambil contoh

Kovach & Rosenstiel mengambil contoh

tabrakan lalu lintas

tabrakan lalu lintas. Hari pertama seorang. Hari pertama seorang

wartawan membe

wartawan memberitakan kecelakaan itu. ritakan kecelakaan itu. DiDi

mana, jam berapa, jenis kendaraannya apa,

mana, jam berapa, jenis kendaraannya apa,

nomor polisi berapa,

nomor polisi berapa, korbannya bagaimana.korbannya bagaimana.

1.

1. TTugas perugas pertama jurtama jurnalisme adalahnalisme adalah

menyampaikan KEBENARAN

(11)

Hari kedua berita itu mungkin ditanggapi oleh

Hari kedua berita itu mungkin ditanggapi oleh

pihak lain. Mungkin polisi, mungkin

pihak lain. Mungkin polisi, mungkin keluargakeluarga

korban. Mungkin ada koreksi. Kemudian,

korban. Mungkin ada koreksi. Kemudian,

koreksi bisa diberitakan pd hari ketiga/segera

koreksi bisa diberitakan pd hari ketiga/segera

mungkin. Ini juga bertambah ketika ada surat

mungkin. Ini juga bertambah ketika ada surat

pendengar, atau opini lewat telepon, dst. Dari

pendengar, atau opini lewat telepon, dst. Dari

kebenaran sehari-hari ini terbentuklah

kebenaran sehari-hari ini terbentuklah

bangunan

bangunan kebenaran yg lebih lengkapkebenaran yg lebih lengkap..

1.

1. TTugas perugas pertama jurtama jurnalisme adalahnalisme adalah

menyampaikan KEBENARAN

(12)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 1122 Mengetahui mana yg benar & mana yg

Mengetahui mana yg benar & mana yg

salah

salah saja saja tak tak cukup. cukup. KKovacovach h dan dan RosenstielRosenstiel

menerangkan elemen k

menerangkan elemen kedua dengan edua dengan berbertanya,tanya,

´K

´Kepada siapa epada siapa wartawan harwartawan harus menempatkanus menempatkan

loyalitasnya? Pada perusahaannya? Pada

loyalitasnya? Pada perusahaannya? Pada

pemb

pembacanyacanya? Atau pada masya? Atau pada masyarakaarakat?µt?µ IngaIngatlah:tlah:

wartawan punya

wartawan punya tanggungjawab sosialtanggungjawab sosial!!

2.

(13)

Ko

Kovach & vach & Rosenstiel khRosenstiel khawatir banyaknyaawatir banyaknya

wartawan yang mengurusi bisnis bisa

wartawan yang mengurusi bisnis bisa

mengaburkan misi media

mengaburkan misi media dlm melayanidlm melayani

kepentingan masyarakat. Bisnis media beda

kepentingan masyarakat. Bisnis media beda

dg bisnis kebanyakan. Dalam bisnis media

dg bisnis kebanyakan. Dalam bisnis media

ada sebuah segitiga. Sisi per

ada sebuah segitiga. Sisi pertama adalahtama adalah

pembaca, pemirsa, atau pendengar 

pembaca, pemirsa, atau pendengar . Sisi. Sisi

kedua adalah

kedua adalah pemasang iklanpemasang iklan. Sisi ketiga. Sisi ketiga

adalah

adalah masyarakat.masyarakat.

2.

(14)

29

29-- ss '' iirr ss -- II

Segitiga Bisnis Media Segitiga Bisnis Media

M

Masyarakatasyarakat Pendengar

Pendengar PengiklanPengiklan

2.

(15)

Kovach

Kovach & & Rosenstiel Rosenstiel berkata: berkata: Pengecekan Pengecekan ulangulang

dengan teliti adalah

dengan teliti adalah ESENSI dari jurnalisme!ESENSI dari jurnalisme!

Disiplin mampu membuat wartawan menyaring

Disiplin mampu membuat wartawan menyaring

desas-desus, gosip, ingatan

desas-desus, gosip, ingatan

yang keliru, manipulasi, untuk mendapatkan

yang keliru, manipulasi, untuk mendapatkan

informasi yang akurat. Disiplin verifikasi inilah

informasi yang akurat. Disiplin verifikasi inilah

yang membedakan jurnalisme dengan hiburan,

yang membedakan jurnalisme dengan hiburan,

propaganda, fiksi atau seni.

propaganda, fiksi atau seni.

3.

(16)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 1166 Kovach

Kovach & & Rosenstiel Rosenstiel berpendapaberpendapat,t,

´saudara sepupuµ

´saudara sepupuµ hiburan yang disebuthiburan yang disebut

infotainment

infotainment (d(dari ari katkata ina infoformrmatatioionn &&

entertainment) harus dimengerti

entertainment) harus dimengerti

wartawan agar tahu mana

wartawan agar tahu mana

batas-batasnya.

batasnya.

3.

(17)

Info 

Info taitainmen nmen tt hahan n ya tya te e r r fo fo kus pada apa-apakus pada apa-apa

ya

yan n gg mena mena rik prik pe e rhrha a titian an ppemi emi rsrsa a / -/

-p

pen en dden en gga a r. Jur r. Jur na na lli i ssme me me me lli i putput

k

ke e ppen en ttin in ggan an ma ma sysya a r r a a kka a t yt yan an g bg bi i ssa a 

men 

men ghghi i bur tbur ta a ppi i jugjuga a bbi i ssa a tti i dda a k.k.

3.

(18)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 1188 Bagaimana dg beragamnya standar 

Bagaimana dg beragamnya standar 

  jurnalisme?

  jurnalisme? Tidakkah Tidakkah disiplin disiplin tiaptiap

wartawan dalam melakukan verifikasi

wartawan dalam melakukan verifikasi

bersifat personal? Menurut Kovach &

bersifat personal? Menurut Kovach &

Ronsenstiel, memang tak setiap

Ronsenstiel, memang tak setiap

wartawan punya:

wartawan punya:

pemahaman yang sama.

pemahaman yang sama.

3.

(19)

Tidak setiap wartawan tahu standar 

Tidak setiap wartawan tahu standar 

minimal verifikasi. Susahnya, karena

minimal verifikasi. Susahnya, karena

tak dikomunikasikan dengan baik, ini

tak dikomunikasikan dengan baik, ini

sering menimbulkan ketidaktahuan

sering menimbulkan ketidaktahuan

pada banyak orang karena disiplin

pada banyak orang karena disiplin

dalam jurnalisme ini sering terkait

dalam jurnalisme ini sering terkait

dengan apa yg biasa disebut sebagai

dengan apa yg biasa disebut sebagai

obyektivitas

obyektivitas

.

.

3.

(20)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 2200

Orang sering bertanya apa

Orang sering bertanya apa

obyektivitas dalam jurnalisme itu?

obyektivitas dalam jurnalisme itu?

Apakah

Apakah

wartawan

wartawan

bisa

bisa

obyektif?

obyektif?

Bagaimana

Bagaimana

dengan

dengan

wartawan

wartawan

yang

yang

punya latar belakang pendidikan,

punya latar belakang pendidikan,

sosial, ekonomi,

sosial, ekonomi,

kewarganegaraan

kewarganegaraan

,

,

etnik,

etnik,

agama

agama

&

&

pengalaman

pengalaman

pribadi

pribadi

yang nilai-nilainya berbeda dengan

yang nilai-nilainya berbeda dengan

nilai dari peristiwa yang diliputnya?

nilai dari peristiwa yang diliputnya?

3.

(21)

Kovach dan Rosenstiel menjelaskan, pada

Kovach dan Rosenstiel menjelaskan, pada

abad XIX tak mengenal konsep objektivitas

abad XIX tak mengenal konsep objektivitas

itu. Wartawan zaman itu lebih sering

itu. Wartawan zaman itu lebih sering

memakai

memakai apa apa yang yang disebut disebut sebagaisebagai

realisme

realisme. Mereka percaya bila seorang. Mereka percaya bila seorang

reporter

reporter menggali menggali fakta-fakta fakta-fakta dandan

menyajikannya begitu saja maka

menyajikannya begitu saja maka

kebenaran bakal muncul dengan

kebenaran bakal muncul dengan

3.

(22)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 2222 Ide tentang realisme ini muncul

Ide tentang realisme ini muncul

bersamaan dengan terciptanya struktur 

bersamaan dengan terciptanya struktur 

karangan yang disebut sebagai

karangan yang disebut sebagai piramidapiramida

terbalik

terbalik di di mana mana fakta fakta yang yang palingpaling

penting diletakkan pada awal laporan,

penting diletakkan pada awal laporan,

demikian seterusnya, hingga yang paling

demikian seterusnya, hingga yang paling

kurang penting. Mereka berpendapat

kurang penting. Mereka berpendapat

struktur itu membuat pendengar 

struktur itu membuat pendengar 

memahami berita secara alamiah.

memahami berita secara alamiah.

3.

(23)

Walter Lippmann

Walter Lippmann (wartawan terkemuka New(wartawan terkemuka New

York Times) menekankan, jurnalisme tak

York Times) menekankan, jurnalisme tak

cukup hanya dilaporkan oleh ´Saksi Mata yang

cukup hanya dilaporkan oleh ´Saksi Mata yang

tak terlatih.µ Niat baik atau usaha

tak terlatih.µ Niat baik atau usaha yang jujur yang jujur 

 juga tak cukup.

 juga tak cukup. Lippmann mengatakan inovasiLippmann mengatakan inovasi

baru pada zaman itu,

baru pada zaman itu, misalnyamisalnya bylinesbylines atauatau

kolumnis, juga tidak cukup.

kolumnis, juga tidak cukup.

3.

(24)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 2244 Bylines

Bylines diciptakan agar nama setiap reporter diciptakan agar nama setiap reporter 

diketahui

diketahui publik publik yang yang bakal bakal mendorong mendorong sisi

reporter bekerja lebih baik karena

reporter bekerja lebih baik karena namanyanamanya

terpampang jelas.

terpampang jelas. Kolumnis/ulasanKolumnis/ulasan adalahadalah

wartawan atau penulis senior yang tugasnya

wartawan atau penulis senior yang tugasnya

menerangkan suatu peristiwa dengan konteks

menerangkan suatu peristiwa dengan konteks

yang lebih luas yang mungkin tak bisa

yang lebih luas yang mungkin tak bisa

dilaporkan reporter yang sibuk bekerja di

dilaporkan reporter yang sibuk bekerja di

lapangan.

lapangan.

3.

(25)

Solusinya, menurut Lippmann, wartawan

Solusinya, menurut Lippmann, wartawan

harus menguasai

harus menguasai

semangat ilmu

semangat ilmu

pengetahuan

pengetahuan

(ANALISIS), ´Ada satu hal

(ANALISIS), ´Ada satu hal

yang bisa disatukan dalam kehidupan

yang bisa disatukan dalam kehidupan

yang berbeda-beda ini. Itu adalah

yang berbeda-beda ini. Itu adalah

keseragaman dalam mengembangkan

keseragaman dalam mengembangkan

metode, ketimbang sebagai tujuan;

metode, ketimbang sebagai tujuan;

seragamnya metode yang ditarik dari

seragamnya metode yang ditarik dari

3.

(26)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 2266 Baginya, metode jurnalisme bisa obyektif.

Baginya, metode jurnalisme bisa obyektif.

Namun, obyektifivas bukanlah tujuan.

Namun, obyektifivas bukanlah tujuan.

Obyektivitas adalah

Obyektivitas adalah disiplin dalamdisiplin dalam

melakukan verifikasi

melakukan verifikasi..

3.

(27)

Kovach & Rosenstiel menawarkan

Kovach & Rosenstiel menawarkan

5 konsep

5 konsep dalam verifikasi:dalam verifikasi:

-- JangaJangan menan menambah mbah atau matau mengaengarang aprang apa pun;a pun;

-- JangaJangan menin menipu atau mpu atau menyeenyesatkasatkan pembn pembaca,aca,

pemirsa, maupun pendengar;

pemirsa, maupun pendengar;

-- BersiBersikaplakaplah setrah setransparnsparan & sejan & sejujur muujur mungkin ttgngkin ttg

metode & motivasi Anda dlm reportase;

metode & motivasi Anda dlm reportase;

-- BersaBersandarlndarlah pah pd repord reportase Atase Anda snda sendiendiri;ri;

3.

(28)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 2288 Kovach dan Rosenstiel juga menawarkan

Kovach dan Rosenstiel juga menawarkan

metode yang kongkrit

metode yang kongkrit dalam melakukandalam melakukan

verifikasi:

verifikasi:

Pertama

Pertama, penyuntingan secara, penyuntingan secara skeptisskeptis..

Penyuntingan harus dilakukan baris demi baris,

Penyuntingan harus dilakukan baris demi baris,

kalimat demi kalimat, dengan sikap skeptis.

kalimat demi kalimat, dengan sikap skeptis.

Banyak pertanyaan, banyak gugatan Banyak pertanyaan, banyak gugatan..

3.

(29)

Kedua

Kedua, memeriksa, memeriksa akurasiakurasi. David Yarnold dari. David Yarnold dari

San Jo

San Jose Merse Mercury Ncury Newsews mengmengembaembangkangkan satun satu

daftar pertanyaan yang disebutnya ´

daftar pertanyaan yang disebutnya ´accuracyaccuracy checklist

checklist.µ.µ

-- ApApakakah ah leleadad beberirita ta susudadah dih didudukukung ng dedengnganan

data-data penunjang yang cukup?

data-data penunjang yang cukup?

-- ApakaApakah sudh sudah dicah dicek ulaek ulang: seng: semua nmua nomor omor 

telepon & alamat yg ada dalam laporan

telepon & alamat yg ada dalam laporan tsb?tsb?

3.

(30)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 3300

-- ApaApakah kah mamaterteri bi backackgr gr oouunnd d gguun n a memahamia memahami

lap

lapo o raran n AAnd nd a sa sud ud ah leah leng ng kap?kap?

-- ApApaakakah sh sememu u a pihak yaa pihak yang ng aad d aa d d alam lapalam lapo o raran n 

s

sud ud ahah d d iiung ung kapkakapkan n d d aan n apakah semapakah semu u a pihaka pihak

s

sud ud ahah d d iberi hakiberi hak un un ttu u k bicara?k bicara?

-- ApApaakakah lh laappo o raran n ititu u berpihak ataberpihak atau u membmembu u atat

pe

peng ng hakimahakiman n yayang ng mmung ung kikin n halhalu u s terhas terhad d apap

salah sat

salah satu u pihak? Siapapihak? Siapa o o rarang ng yayang ng kira-kira takkira-kira tak

s

su u kaka d d eeng ng aan n laplapo o raran n AAnd nd a lebiha lebih d d ari batas yari batas yg g 

wajar?

wajar?

3.

(31)

-- Apa Apa ada ada yanyang kg kuraurang?ng?

-- ApakaApakah seh semua kmua kutipautipan akurn akurat daat dan dibn diberieri

keterangan

keterangan dari dari sumber sumber yang yang memangmemang

mengatakannya? Apakah kutipan-kutipan

mengatakannya? Apakah kutipan-kutipan

(insert/actuality) itu

(insert/actuality) itu mencerminkamencerminkann

pendapat dari yang bersangkutan?

pendapat dari yang bersangkutan?

3.

(32)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 3322 Ketiga

Ketiga, jangan, jangan berasumsiberasumsi. Jangan percaya. Jangan percaya

pada

pada sumber-sumsumber-sumber ber resmi resmi begitu begitu saja.saja.

Wartawan harus mendekat pada

Wartawan harus mendekat pada

sumber-sumber

sumber-sumber primer primer sedekat sedekat mungkin.mungkin.

David Protess

David Protess dari Northwestern Universitydari Northwestern University

memiliki satu metode untuk ini.

memiliki satu metode untuk ini.

3.

(33)

David Protess memakai

David Protess memakai tiga lingkarantiga lingkaran yangyang

konsentris. Lingkaran paling luar berisi

konsentris. Lingkaran paling luar berisi data-

data-data sekunder 

data sekunder terutama kliping media lain.terutama kliping media lain.

Lingkaran yang lebih kecil adalah

Lingkaran yang lebih kecil adalah dokumen-

dokumen-dokumen

dokumen misalnya laporan pengadilan,misalnya laporan pengadilan,

laporan polisi, laporan keuangan, dsb.

laporan polisi, laporan keuangan, dsb.

Lingkaran terdalam adalah

Lingkaran terdalam adalah saksi matasaksi mata..

3.

(34)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 3344

Data sekunder Data sekunder Dokumen Dokumen Saksi mata Saksi mata Metode 3 Lingkaran Metode 3 Lingkaran David Protess David Protess

(35)

Metode keempat

Metode keempat, pengecekan fakta ala, pengecekan fakta ala TomTom French

French yang disebutyang disebut Tom French·s ColoredTom French·s Colored

Pencil

Pencil. Metode ini sederhana.. Metode ini sederhana.

French, seorang spesialis narasi panjang

French, seorang spesialis narasi panjang

nonfiksi dari suratkabar St. Petersburg

nonfiksi dari suratkabar St. Petersburg

Times, Florida, AS

Times, Florida, AS memakaimemakai pensil berwarnapensil berwarna untuk mengecek fakta-fakta dalam

untuk mengecek fakta-fakta dalam

karangannya, baris per baris, kalimat per 

karangannya, baris per baris, kalimat per 

3.

(36)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 3366 ´Seorang wartawan adalah mahluk

´Seorang wartawan adalah mahluk asosialasosial..

Asosial bukan berarti

Asosial bukan berarti antisosialantisosial.µ (Namun ini.µ (Namun ini

sangat dilematis!)

sangat dilematis!)

Kovach dan Rosenstiel berpendapat,

Kovach dan Rosenstiel berpendapat,

wartawan boleh mengemukakan

wartawan boleh mengemukakan

pendapatnya dalam kolom opini (tidak dalam

pendapatnya dalam kolom opini (tidak dalam

berita). Mereka tetap dibilang

berita). Mereka tetap dibilang wartawanwartawan

walau menunjukkan sikapnya dengan jelas.

walau menunjukkan sikapnya dengan jelas.

4.

(37)

Kalau begitu wartawan boleh tak netral?

Kalau begitu wartawan boleh tak netral?

Menjadi netral

Menjadi netral bukanlahbukanlah prinsip dasar prinsip dasar 

 jurnalisme. Imparsialitas juga

 jurnalisme. Imparsialitas juga bukanbukan yangyang

dimaksud dengan obyektivitas.

dimaksud dengan obyektivitas.

Prinsipnya, wartawan harus bersikap

Prinsipnya, wartawan harus bersikap

independen

independen terhadap orang-orang yangterhadap orang-orang yang

mereka liput.

mereka liput.

4.

(38)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 3388 Semangat & pikiran untuk bersikap

Semangat & pikiran untuk bersikap

independen ini lebih penting

independen ini lebih penting ketimbangketimbang

NETRALITAS. Namun wartawan yang

NETRALITAS. Namun wartawan yang

beropini

beropini juga juga tetap tetap harus harus menjagamenjaga akurasiakurasi

dari data-datanya. Menulis opini ibaratnya,

dari data-datanya. Menulis opini ibaratnya,

menurut Maggie Galagher dari

menurut Maggie Galagher dari UniversalUniversal

Press Syndicate, ´

Press Syndicate, ´bicara dengan seseorangbicara dengan seseorang yang tak setuju dengan saya

yang tak setuju dengan saya.µ.µ

Mereka harus tetap melakukan verifikasi,

Mereka harus tetap melakukan verifikasi,

mengabdi pada kepentingan masyarakat, dan

mengabdi pada kepentingan masyarakat, dan

memenuhi berbagai ketentuan lain yang

memenuhi berbagai ketentuan lain yang

harus ditaati seorang wartawan (kode etik).

harus ditaati seorang wartawan (kode etik).

4.

(39)

Kesetiaan pada

Kesetiaan pada kebenarankebenaran inilah yanginilah yang

membedakan wartawan dengan juru

membedakan wartawan dengan juru

penerangan atau propaganda.

penerangan atau propaganda.

Kebebasan berpendapat ada pada setiap

Kebebasan berpendapat ada pada setiap

orang. Tiap orang boleh bicara apa saja

orang. Tiap orang boleh bicara apa saja

walau

walau isinya isinya propaganda propaganda atau atau menyebarkanmenyebarkan

kebencian. Tapi

kebencian. Tapi jurnalisme jurnalisme bukan hal yangbukan hal yang

sama.

sama.

4.

(40)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 4400 Independensi harus

Independensi harus dijunjung tinggidijunjung tinggi diatasdiatas

identitas lain seorang wartawan. Ada

identitas lain seorang wartawan. Ada

wartawan yang beragama Kristen, Islam,

wartawan yang beragama Kristen, Islam,

berkulit putih, keturunan Asia, keturunan

berkulit putih, keturunan Asia, keturunan

Afrika, laki-laki, perempuan, dsb.

Afrika, laki-laki, perempuan, dsb.

Semua itu harus dinomorduakan! Pertama

Semua itu harus dinomorduakan! Pertama

wartawan dulu, baru sebagai orang

wartawan dulu, baru sebagai orang

Kristen/Islam, dll. Jangan jadikan

Kristen/Islam, dll. Jangan jadikan

identitasmu sebagai alasan utk

identitasmu sebagai alasan utk mendiktemendikte-mu.-mu.

4.

(41)

Memantau kekuasa

Memantau kekuasaan bukan an bukan berarti melukaiberarti melukai

mereka yang hidupnya nyaman.

mereka yang hidupnya nyaman.

Memantau kekuasaan dilakukan dalam

Memantau kekuasaan dilakukan dalam

kerangka ikut menegakkan

kerangka ikut menegakkan demokrasidemokrasi..

5.

5. MMemantau Kekuasaan & Menyambungemantau Kekuasaan & Menyambung

Lidah Mereka yang Te

(42)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 4422 Salah satu cara pemantauan ini adalah

Salah satu cara pemantauan ini adalah

melakukan

melakukan investiinvestig g ative repative repo o rtinrting g --sebuah--sebuah

 jenis rep

 jenis repo o rtase di mana si wartawan berhasilrtase di mana si wartawan berhasil

menunjukkan siapa yan

menunjukkan siapa yang g salah, siapa yansalah, siapa yang g 

melakukan pelan

melakukan pelangg gg aran hukum, yanaran hukum, yang g 

seharusnya jadi terdakwa, dalam suatu

seharusnya jadi terdakwa, dalam suatu

kejahatan publik yan

kejahatan publik yang g sebelumnyasebelumnya

dirahasiakan.

dirahasiakan.

5.

5. MMemantau Kekuasaan & Menyambunemantau Kekuasaan & Menyambung g 

Lidah Mereka yan

(43)

Namun investigasi sering dijadikan

Namun investigasi sering dijadikan barangbarang dagangan

dagangan (terjadi di AS & juga di Indonesia).(terjadi di AS & juga di Indonesia).

Investigasi tidak sama dengan

Investigasi tidak sama dengan RUMORRUMOR..

Kovach & Rosenstiel menceritakan

Kovach & Rosenstiel menceritakan

bagaimana radio-radio di sana menyiarkan

bagaimana radio-radio di sana menyiarkan

rumor dan dengan seenaknya mengatakan

rumor dan dengan seenaknya mengatakan

mereka melakukan investigasi. Susahnya,

mereka melakukan investigasi. Susahnya,

para pendengar, pemirsa, dan pembaca juga

para pendengar, pemirsa, dan pembaca juga

5.

5. MMemantau Kekuasaan & Menyambungemantau Kekuasaan & Menyambung

Lidah Mereka yang Te

(44)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 4444 Banyak media lebih

Banyak media lebih suka memperdagangkansuka memperdagangkan

label

label-nya saja tetapi tak -nya saja tetapi tak benar-benar masukbenar-benar masuk

ke dalam investigasi.

ke dalam investigasi.

Bob Woodward

Bob Woodward daridari The Washington PostThe Washington Post,,

salah seorang wartawan yang

salah seorang wartawan yang investigasinyainvestigasinya

ikut mendorong mundurnya Presiden Richard

ikut mendorong mundurnya Presiden Richard

Nixo

Nixon n (skan(skandal dal WateWatergatergate pada pada 119970-an),70-an),

mengatakan:

mengatakan: salah salah satu satu syarat syarat investigasiinvestigasi

adalah ´

adalah ´pikiran yang terbukapikiran yang terbuka.µ.µ

5.

5. MMemantau Kekuasaan & Menyambungemantau Kekuasaan & Menyambung

Lidah Mereka yang Te

(45)

Manusia itu punya rasa ingin tahu yang

Manusia itu punya rasa ingin tahu yang

alamiah. Bila media melaporkan, katakanlah

alamiah. Bila media melaporkan, katakanlah

dari jadwal-jadwa

dari jadwal-jadwal acara l acara budaya hinggabudaya hingga

kejahatan publik atau timbulnya suatu tren

kejahatan publik atau timbulnya suatu tren

sosial,

sosial, ini ini pasti pasti akan akan menggelitik menggelitik rasa rasa inginingin

tahu pendengar.

tahu pendengar.

Ketika mereka bereaksi terhadap

Ketika mereka bereaksi terhadap

laporan-laporan itu maka masyarakat pun

laporan itu maka masyarakat pun dipenuhidipenuhi

dengan

dengan komentar komentar ²mungkin ²mungkin lewat lewat programprogram

6.

(46)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 4466 Pada gilirannya, komentar-komentar dalam

Pada gilirannya, komentar-komentar dalam

program interaktif 

program interaktif didengar didengar oleh para politisioleh para politisi

& birokrat yang menjalankan roda

& birokrat yang menjalankan roda

pemerintahan. Memang tugas merekalah

pemerintahan. Memang tugas merekalah

untuk menangkap aspirasi masyarakat.

untuk menangkap aspirasi masyarakat.

Dengan demikian, fungsi jurnalisme sebagai

Dengan demikian, fungsi jurnalisme sebagai

forum publik sangatlah

forum publik sangatlah pentingpenting karena,karena,

seperti pada zaman Yunani kuno, lewat forum

seperti pada zaman Yunani kuno, lewat forum

inilah demokrasi ditegakkan.

inilah demokrasi ditegakkan.

6.

(47)

Kovach dan Rosenstiel berpendapat

Kovach dan Rosenstiel berpendapat

 jurnalisme yang mengakomodasi debat

 jurnalisme yang mengakomodasi debat

publik harus dibedakan dengan ´

publik harus dibedakan dengan ´ jurnalisme jurnalisme

semu

semu,µ yang mengadakan debat secara,µ yang mengadakan debat secara

artifisial

artifisial dengan tujuan menghibur ataudengan tujuan menghibur atau

melakukan

melakukan provokasiprovokasi..

Munculnya jurnalisme semu itu terjadi karena

Munculnya jurnalisme semu itu terjadi karena

debatnya

debatnya tak tak dibuat dibuat berdasarkan berdasarkan fakta-faktafakta-fakta

secara memadai. ´

secara memadai. ´Talk is cheapTalk is cheap,µ kata,µ kata

6.

(48)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 4488 Memikat sekaligus relevan. Ironisnya, dua

Memikat sekaligus relevan. Ironisnya, dua

faktor

faktor ini ini justru justru sering sering dianggap dianggap dua dua halhal

yang

yang bertolakbelakangbertolakbelakang..

Laporan yang memikat dianggap laporan yang

Laporan yang memikat dianggap laporan yang

lucu, sensasional, menghibur, dan penuh

lucu, sensasional, menghibur, dan penuh

selebritis. Tapi laporan yang relevan

selebritis. Tapi laporan yang relevan

dianggap kering, penuh dengan

dianggap kering, penuh dengan

angka-angka, dan

angka-angka, dan membosanmembosankan.kan.

7.

7. Jurnalisme Harus Memikat SekaligusJurnalisme Harus Memikat Sekaligus

Relevan

(49)

Padahal bukti-bukti cukup banyak, bahwa

Padahal bukti-bukti cukup banyak, bahwa

masyarakat mau keduanya. Orang

masyarakat mau keduanya. Orang menontonmenonton

Cek & Ricek

Cek & Ricek tapi juga suka menyaksikantapi juga suka menyaksikan

Seputar Indonesia

Seputar Indonesia, dst., dst.

Maja

Majalah Tlah The New he New YorkeYorkerr terkenterkenal bukal bukan sajan sajaa

karena kartun-kartunnya yang lucu, tapi juga

karena kartun-kartunnya yang lucu, tapi juga

laporan-laporannya yang panjang & serius.

laporan-laporannya yang panjang & serius.

Inilah yang disebut dengan

Inilah yang disebut dengan jurnalisme yang jurnalisme yang

7.

7. JurnaJurnalisme lisme HarHarus us Memikat Memikat SekaligusSekaligus

Relevan

(50)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 5500 Apa itu berita yang proporsional?

Apa itu berita yang proporsional?

Kovach & Rosenstiel mengatakan banyak

Kovach & Rosenstiel mengatakan banyak

suratkabar yang menyajikan berita yang tak

suratkabar yang menyajikan berita yang tak

proporsional. Judul-judulnya

proporsional. Judul-judulnya sensionalsensional..

Penekanannya pada aspek yang

Penekanannya pada aspek yang emosionalemosional..

8.

8. Kewajiban Wartawan Menjadikan BeritanyaKewajiban Wartawan Menjadikan Beritanya

PROPORSIONAL & KOMPREHENSIF

(51)

Apa itu berita yang sensasional? Apa itu berita yang sensasional?

Kovach & Rosenstiel mengambil contoh

Kovach & Rosenstiel mengambil contoh

menarik.

menarik. Pers sensasionalPers sensasional diibaratkandiibaratkan

seseorang yang ingin meraih perhatian orang

seseorang yang ingin meraih perhatian orang

dengan pergi ke tempat

dengan pergi ke tempat umum lalu melepasumum lalu melepas

pakaiannya. Orang pasti suka &

pakaiannya. Orang pasti suka & melihatnya.melihatnya.

Pertanyaannya adalah bagaimana orang

Pertanyaannya adalah bagaimana orang

telanjang itu menjaga

telanjang itu menjaga kesetiaankesetiaan orang yangorang yang

8.

8. Kewajiban Wartawan Menjadikan BeritanyaKewajiban Wartawan Menjadikan Beritanya

PROPORSIONAL & KOMPREHENSIF

(52)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 5522 Ini berbeda dengan pemain gitar di pusat

Ini berbeda dengan pemain gitar di pusat

keramaian. Dia datang ke tempat

keramaian. Dia datang ke tempat umum,umum,

memainkan

memainkan gitar, gitar, ada ada sedikit sedikit orang orang yangyang

memperhatikan.

memperhatikan.

Namun seiring dengan kualitas permainan

Namun seiring dengan kualitas permainan

gitarnya, makin hari makin banyak orang

gitarnya, makin hari makin banyak orang

yang datang untuk mendengarkan. Pemain

yang datang untuk mendengarkan. Pemain

gitar inilah contoh

gitar inilah contoh pers pers yang yang proporsionalproporsional..

8.

8. Kewajiban Wartawan Menjadikan BeritanyaKewajiban Wartawan Menjadikan Beritanya

PROPORSIONAL & KOMPREHENSIF

(53)

Masyarakat bisa tahu

Masyarakat bisa tahu kalau si wartawankalau si wartawan

mencoba proporsional atau tidak. Sebaliknya

mencoba proporsional atau tidak. Sebaliknya

masyarakat juga tahu kalau si

masyarakat juga tahu kalau si wartawanwartawan

cuma mau bertelanjang bulat.

cuma mau bertelanjang bulat.

SETIAP wartawan harus mendengarkan

SETIAP wartawan harus mendengarkan hatihati

nuraninya sendiri

nuraninya sendiri. Dari ruang redaksi hingga. Dari ruang redaksi hingga

ruang direksi, semua

ruang direksi, semua wartawan seyogyanyawartawan seyogyanya

punya

punya pertimbangan pertimbangan pribadi pribadi tentang tentang etikaetika

8.

8. Kewajiban Wartawan Menjadikan BeritanyaKewajiban Wartawan Menjadikan Beritanya

PROPORSIONAL & KOMPREHENSIF

(54)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 5544 ´Setiap individu reporter harus menetapkan kode

´Setiap individu reporter harus menetapkan kode

etiknya sendiri, standarnya sendiri dan

etiknya sendiri, standarnya sendiri dan

berdasarkan model itulah dia

berdasarkan model itulah dia membangunmembangun

karirnya,µ kata wartawan televisi

karirnya,µ kata wartawan televisi Bill KurtisBill Kurtis daridari

A&E Network A&E Network..

Menjalankan prinsip itu tak mudah karena

Menjalankan prinsip itu tak mudah karena

diperlukan

diperlukan suasana suasana kerja kerja yg yg nyaman, nyaman, bebas,bebas,

dimana setiap orang dirangsang utk

dimana setiap orang dirangsang utk bersuara.bersuara.

´

´Bos, saya kira keputusan Anda keliru!Bos, saya kira keputusan Anda keliru!µ atauµ atau

´

´Pak, ini kok kesannya rasialisPak, ini kok kesannya rasialisµ adalah 2 contohµ adalah 2 contoh

kalimat yg seharusnya bisa muncul di redaksi.

kalimat yg seharusnya bisa muncul di redaksi.

9

9.. Setiap Wartawan Harus MendengarkanSetiap Wartawan Harus Mendengarkan

Hati Nuraninya Sendiri

(55)

Membolehk

Membolehkan tiap an tiap individu wartawanindividu wartawan

menyuarakan

menyuarakan hati hati nurani nurani pada pada dasarnyadasarnya

membuat urusan manajemen jadi lebih

membuat urusan manajemen jadi lebih kompleks.kompleks.

Tapi tugas setiap redaktur untuk

Tapi tugas setiap redaktur untuk memahamimemahami persoalan ini.

persoalan ini.

Mereka mema

Mereka memang mengambil keputusan final ng mengambil keputusan final tapitapi

mereka harus senantiasa membuka diri agar tiap

mereka harus senantiasa membuka diri agar tiap

orang yang hendak

orang yang hendak memberi kritik atau komentar memberi kritik atau komentar 

bisa datang langsung pada mereka.

bisa datang langsung pada mereka.

9

9.. Setiap Wartawan Harus MendengarkanSetiap Wartawan Harus Mendengarkan

Hati Nuraninya Sendiri

(56)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 5566 Esensi dari jurnalisme adalah disiplin dalam

Esensi dari jurnalisme adalah disiplin dalam

melakukan

melakukan verifikasiverifikasi. Ini . Ini membuat wartawan bisamembuat wartawan bisa

menyaring desas-desu

menyaring desas-desus, gosip, s, gosip, atau manipulasi,atau manipulasi,

guna mendapatkan informasi yang akurat.

guna mendapatkan informasi yang akurat.

Disiplin

Disiplin verifikasi verifikasi membedakan membedakan jurnalismejurnalisme

dengan hiburan, propaganda, fiksi atau seni.

dengan hiburan, propaganda, fiksi atau seni.

Catatan:

Catatan:

Dua Elemen Penting Jurnalisme Dua Elemen Penting Jurnalisme

(57)

Jurnalisme harus

Jurnalisme harus memantaumemantau

kekuasaan & menyambung lidah

kekuasaan & menyambung lidah

mereka yang tertindas

mereka yang tertindas..

Bukan berarti melukai mereka yang

Bukan berarti melukai mereka yang

hidupnya nyaman tapi ikut

hidupnya nyaman tapi ikut

menegakkan demokrasi.

menegakkan demokrasi.

Dua Elemen Penting Jurnalisme Dua Elemen Penting Jurnalisme

(58)

2

299--331 1 AAggs s ''0088 FFiirrmmaannssyyaah h MMS S -- FFNNS S & & YYPPBBHHII 5588 Daftar Pustaka

Daftar Pustaka

1.

1. Kovach, Kovach, Bill Bill & & Rosenstiel, Rosenstiel, Tom,Tom, The Elements of JournalismThe Elements of Journalism, 2001, 2001

2

2.. KKoovvaacchh, B, Biillll,, Journalism and Patriotism Journalism and Patriotism , Commentary, 2003, Commentary, 2003

3

3.. HHaarrssoonnoo, A, Annddrreeaass,, Resensi Buku Sembilan Elemen Resensi Buku Sembilan Elemen 

 Jurnalisme 

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :