PERBEDAAN PENGARUH MODIFIKASI LATIHAN PASSING ATAS MENGGUNAKAN BOLA BASKET DENGAN MODIFIKASI LATIHAN PASSING ATAS PERORANGAN TERLENTANG MENGGUNAKAN BOLA BASKET TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT JARI TANGAN DAN KEMAMPUAN SET-UP PADA ATLET PUTRA KLUB BOLA.

Teks penuh

(1)

PERBEDAAN PENGARUH MODIFIKASI LATIHAN PASSING ATAS MENGGUNAKAN BOLA BASKET DENGAN MODIFIKASI LATIHAN

PASSING ATAS PERORANGAN TERLENTANG MENGGUNAKAN BOLA BASKET TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT

JARI TANGAN DAN KEMAMPUAN SET-UP PADA ATLET PUTERA KLUB BOLA VOLI ANGKASAPURA II MEDAN

TAHUN 2013

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat – syarat Untuk Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan

OLEH DANIEL ARIFIN NIM : 081266210017

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikumWr. Wb.

Dengan segala kerendahan hati, penulis memanjatkan dan puji serta rasa syukur

kehadirat Allah SWT, Sang pencipta dan pemilik alam semesta yang telah

memberikan karunia dan rahmat-Nya, sehingga skripsi ini dapat diselesaikan.

Selama penyusunan skkripsi ini, tentunya saya tidak lepas dari bantuan

bimbingan dan arahan dari berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini

penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yth :

1. Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Pd. selaku Rektor Universitas Negeri Medan

2. Bapak Drs. Basyaruddin Daulay, M.Kes, Bapak Drs. Suharjo, M.Pd, AIFO,

Drs. Mesnan,M.Kes, Dr. Budi Valianto, M.Pd Selaku Dekan, Pembantu Dekan I,

Pembantu Dekan II, Pembantu Dekan III Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

yang telah memberikan fasilitas dalam penyelesaian skripsi ini.

3. Bapak Drs. Zulfan Heri, M.Pd selaku ketua jurusan Pendidikan Kepelatihan

Olahraga dan Bapak Drs. Nono Hardinoto, M.Pd selaku sekretaris jurusan

Pendidikan Kepelatihan Olahraga Unimed yang telah memberikan bimbingan dan

arahan dalam penyelesaian skripsi ini.

4. Bapak Drs. H. Ibrahim Wiyaka, M.Kes, AIFO sebagai Pembimbing Skripsi dan

Pembimbing Akademik yang telah banyak meluangkan waktunya dalam

memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berharga kepada penulis sehingga

skripsi ini selesai.

5. Bapak Drs. H. Syahbuddin Syah B, M. Kes sebagai Penguji Satu dan telah

banyak memberikan saran yang sangat berharga kepada penulis dalam

menyelesaikan skripsi ini.

6. Bapak Indra Darma Sitepu, S. Pd, M. Kes sebagai Penguji Dua dan telah

banyak memberikan saran yang sangat berharga kepada penulis dalam

menyelesaikan skripsi ini.

(4)

7. Seluruh staf pengajar akademik FIK Universitas Negeri Medan yang telah

memberikan ilmu kepada penulis dari awal hingga akhir perkuliahan.

8. Kepada seluruh pengurus Klub Bola Voli Angkasa pura II Medan.

9. Teristimewa penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibunda (Sumardia) dan

Ayahanda (Santohit) tercinta yang dengan sepenuh hati telah mengasuh dan

membesarkan penulis, serta memberikan jalan terbaik pada penulis dengan

berbagai dukungan baik bersifat moril, materil, do’a dan dukungannya kepada

penulis untuk menyelesaikan skripsi ini, juga seluruh saudara kandung saya

Abangda Kusto Waluyo, Adinda Cici Cahyati dan Dimas Prayuga. Kalian semua

adalah inspirasi dan semangat penulis.

10.Terima kasih penulis ucapkan kepada Adinda tercinta dan tersayang Tri Rafika

Sari Br Pane yang membantu memberikan motivasi dalam penyusunan skripsi ini,

dan terima kasih penulis ucapkan kepada teman terdekat : Haryo Bimo, Dwi Eka

Sara Br Pane, Darkamto S.Pd, Dedi Irawan, M. Ihtisan Arif, Ismail Arifin, Andi

Bagor, Andre, Prastio, dan teman-teman PKO-B rug 08.

11.Dan semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu namanya, saya

ucapkan terima kasih atas dukungan, bantuan serta do’anya.

Semoga kebaikan Bapak /Ibu /Saudara /I menjadi amal baik serta mendapat

balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Akhir kata penulis berharap semoga

skripsi ini bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi dunia pendidikan olahraga

serta bagi siapa saja yang membacanya. Amiin Ya Robbal Alamiin.

(5)

ABSTRAK

DANIEL ARIFIN. Perbedaan Pengaruh Modifikasi Latihan Passing Atas Menggunakan Bola Basket dengan Modifikasi Latihan Passing Atas Perorangan Terlentang Menggunakan Bola Basket Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Jari Tangan dan Kemampuan Set-Up Pada Atlet Putra Klub Bola Voli Angkasapura II Medan Tahun 2013.

(Pembimbing Skripsi: IBRAHIM WIYAKA)

Skripsi Medan : Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED 2013.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latihan apakah yang lebih

berpengaruh antara modifikasi latihan passing atas menggunakan bola basket dan

modifikasi latihan passing atas perorangan terlentang menggunakan bola basket

terhadap peningkatan kekuatan otot jari tangan dan set-up pada atlet putera klub

bola voli Angkasapura II Medan Tahun 2013. Metode penelitian yang digunakan

dalam penelitian ini adalah metode experiment.

Populasi adalah atlet Putra Angkasapura II yang berjumlah 16 orang. Jumlah

sampel 6 orang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Selanjutnya dibagi

menjadi dua kelompok dengan teknik Matching Pairing yaitu kelompok latihan

passing atas menggunakan bola basket dan kelompok passing atas perorangan terlentang menggunakan bola basket. Instrumen penelitian untuk pengumpulan

data dengan test dan pengukuran adalah Grip Dynamometer untuk kekuatan otot

jari tangandan test tes hasil passing atasuntuk kemampuan set-up. Penelitian

dilaksanakan selama 18 x pertemuan dengan latihan 4 (empat) kali dalam

seminggu. Untuk melihat pengaruh masing-masing variabel bebas maupun terikat

digunakan perhitungan runs test.

Dari data pre-test dan data post-tes terhadap peningkatan kekuatan otot jari

tangan modifikasi latihan passing atas menggunakan bola basket diperoleh X = 3,

n = 3, p=0,5 probabilitas untuk X ≥ 3 adalah 0,125. Sebab 0,125 lebih kecil dari

0,5 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya terdapat pengaruh

kelompok modifikasi latihan passing atas menggunakan bola basket terhadap

peningkatan kekuatan otot jari tangan pada atlet putera klub bola voli

Angkasapura II Medan tahun 2013.

(6)

Dari data pre-test dan data post- test modifikasi latihan passing atas

perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap peningkatan kekuatan

otot jari tangan diperoleh X =3, n =3, p =0,5 probabilitas untuk X ≥ 3 adalah

0,125. Sebab 0,125 lebih kecildari 0,5 maka Ha diterima dan Ho ditolak.

Kesimpulannya terdapa tpengaruh dari modifikasi latihan passing atas perorangan

terlentang menggunakan bola basket terhadap peningkatan kekuatan otot jari

tangan pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II Medan tahun 2013

Dari deretan nilai satu baris diatas didapatkan r = 4 dengan melihat Tabel-F1

untuk n1 = 3 dan n2 = 3 pada taraf nyata α = 0,05 didapatkan r = 0. Oleh sebab r

pengamatan lebih besar dari pada r tabel, maka diputuskan Ho Diterima dan Ha

ditolak pada α = 0,05. Kesimpulannya adalah bahwa modifikasi latihan passing

atas menggunakan bola basket tidak lebih besar pengaruhnya dari modifikasi

latihan passing atas perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap

peningkatan kekuatan otot jari tangan pada atlet putera klub bola voli

Angkasapura II Medan tahun 2013.

Dari data pre-test dan data post- test kemampuan set-up dari modifikasi

latihan passing atas menggunakan bola basket diperoleh X = 3, n = 3, p = 0,5

probilitas untuk X ≥ 3 adalah 0,125. Sebab 0,125 lebih kecil dari 0,5 maka Ha

diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya terdapat pengaruh modifikasi latihan

passing atas menggunakan bola basket terhadap kemampuan set-up pada atlet puter aklub bola voli Angkasapura II Medan tahun 2013.

Dari data pre-test dan data post- test kemampuan set-up dari modifikasi

latihan passing atas perorangan terlentang menggunakan bola basket diperoleh X

= 3, n = 3, p = 0,5 0,5 probabilitas untuk X ≥ 3 adalah 0,125. Sebab 0,125 lebih

kecil dari 0,5 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya terdapat pengaruh

modifikasi latihan passing atas perorangan terlentang menggunakan bola basket

terhadap kemampuan set-up pada atlet klub bola voli Angkasapura II Medan

tahun 2013.

Dari deretan nilai satu baris diatas didapatkan r = 4 dengan melihat Tabel-F1

untuk n1=3 dan n2=3 pada taraf nyata α = 0,05 didapatkan r = 0. Oleh sebab r

pengamatan lebih besar dari pada r tabel, maka diputuskan Ho Diterima dan Ha

(7)

ditolak pada α = 0,05. Kesimpulannya adalah bahwa modifikasi latihan passing

atas menggunakan bola basket tidak lebih besar pengaruhnya dari modifikasi

latihan passing atas perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap

kemampuan set-up pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II Medan tahun

2013.

(8)

viii

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Hasil Tes Pendahuluan Kemampuan Passing Atas Bola voli ... 5

2. Norma Tes dan Pengukuran Keterampilan Teknik Dasar Passing Atas

Bola voli ... 5

3. Hasil Tes Pendahuluan Kekuatan Otot Jari Tangan ... 6

4. Norma Penilaian Kekuatan Otot Peras Tangan Kanan dan Kiri Putera ... 6

5. Profil Atlet Putera Angkasapura II Medan Tahun 2012 Yang

Berposisikan Sebagai Setter (Pemain Pengumpan)... 36

6. Disain Penelitian Pre-test and Post-test Two Group Design ... 38

7. Hasil Pree-Test dan Post-Test Kelompok Latihan Passing Atas

Menggunakan Bola Basket dengan Passing Atas Perorangan Terlentang

Menggunakan Bola Basket Terhadap Peningkatan Kekuatan

Otot Jari Tangan ... 44

8. Hasil Pre-Test dan Post-Test Kelompok Latihan Passing Atas

Menggunakan Bola Basket dengan Passing Atas Perorangan Terlentang

Menggunakan Bola Basket Terhadap Set-up... 45

9. Hasil Uji Normalitas... 47

10.Hasil Uji Homogenitas kedua kelompok... 48

11.Data Sampel Penelitian Atlet Puetra Klub Bola Voli Angkasapura II

Medan Tahun 2013... 58

12.Data Hasil Pre - Test Kekuatan Otot Jari Tangan Kelompok Latihan

Passing Atas Menggunakan Bola Basket dengan Latihan Passing Atas Perorangan Terlentang Menggunakan Bola Basket... 59

13.Data Hasil Pre - Test Passing Atas Kelompok Latihan Passing Atas

Menggunakan Bola Basket dengan Latihan Passing Atas Perorangan

Terlentang Menggunakan Bola Basket. ... 59

14.Data Hasil Post - Test Kekuatan Otot Jari Tangan Kelompok Latihan

(9)

viii

15.Data Hasil Post - Test Passing Atas Kelompok Latihan Passing Atas

Menggunakan Bola Basket dengan Latihan Passing Atas Perorangan

Terlentang Menggunakan Bola Basket………. 60

16.Perhitungan Z- Score………. 61

17.Rangking Hasil Perhitungan Z- Score Dan Pembagian Kelompok Latihan

Passing Atas Menggunakan Bola Basket dengan Passing Atas Perorangan Terlentang Menggunakan Bola Basket Dengan Matching

Pairing………... 62

18.Hasil Tes Kekuatan Otot Jari Tangan...63

19.Hasil Tes Kekuatan Otot Jari Tangan……….64

20.Data Post- Test Kekuatan Otot Jari TanganAntara Kelompok Latihan

Passing Atas Menggunakan Bola Basket dan Passing Atas Perorangan Terlentang Menggunakan Bola Basket……….. 65

21.Hasil Tes Set-up... 67

22.Hasil Tes Set-up... 68

23.Data Post- Test Kemampuan Set-up Antara Kelompok Latihan Passing

Atas Menggunakan Bola Basket dan Passing Atas Perorangan

Terlentang Menggunakan Bola Basket... 69

(10)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

1. Gerakan Set-up (umpan) ... .. 14

2. Jenis-jenis Umpan ... .. 16

3. Otot Jari Tangan ... .. 17

4. Grafik Penambahan Beban Latihan Secara Bertahap ... ... 19

5. Gerakan Passing Atas Menggunakan Bola basket... ... 26

6. Gerakan Passing Atas Perorangan Terlentang ... ... 28

7. Lapangan Untuk Tes Passing Atas... ... 39

8. Grip Dynamometer... ... 40

9. Pamplet Klub Angkasapura II Medan Bandara Polonia Medan Sumber : Dokumentsi Tanggal 11 Januari 2013... 79

10.Keadaan lapangan Bola Voli Klub Angkasapura II Medan Bandara Polonia Medan………... 79

11.Peneliti Memberikan Pengarahan………... 80

12.Sampel Melakukan Bentuk Latihan Passing Atas Menggunakan Bola Basket……….... 80

13.Sampel Melakukan Bentuk Latihan Passing Atas Menggunakan Bola Basket……….... 81

14.Sikap Sampel Saat Melaksanakan Tes Kekuatan Otot Jari Tangan Menggunakan Alat Pengukur Grip Dynamometer……….... 81

15.Sikap Sampel Saat Melaksanakan Tes Hasil Passing Atas Melalui Passing Atas Kedinding………... 82

16.Sikap Sampel Melakukan Set-Up ( Umpan ) Kepada Smasher……….... 82

17.Peneliti Foto Bersama Pelatih dan Atlet Klub Angkasapura II Medan Bandara Polonia Medan……….. 83

18.Peneliti Foto Bersama Sampel……….. 83

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1. Data Sampel………... 58

2. Data Pre-Test Kekuatan Otot Jari Tangan dan Passing Atas………... 59

3. Data Post-Test Kekuatan Otot Jari Tangan dan Passing Atas……….... 60

4. Perhitungan Z- Score……….... 61

5. Rangking Hasil Perhitungan Z- Score Dan Pembagian Kelompok Latihan Passing Atas Menggunakan Bola Basket dengan Passing Atas Perorangan Terlentang Menggunakan Bola Basket Dengan Matching Pairing………... 62

6. Pengujian Hipotesis Pertama Pengaruh Kelompok Latihan Passing Atas Menggunakan Bola Basket Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Jari Tangan………... 63

7. Pengujian Hipotesis Kedua Pengaruh Kelompok Latihan Passing Atas Perorangan Terlentang Menggunakan Bola Basket Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Jari Tangan………... 64

8. Pengujian Hipotesis Ketiga Latihan Passing Atas Menggunakan Bola Basket Tidak Lebih besar pengaruhnya dari pada Latihan Passing Atas Perorangan Terlentang Menggunakan Bola Basket Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Jari Tangan………... 65

9. Pengujian Hipotesis Keempat Pengaruh Kelompok Latihan Passing Atas Menggunakan Bola Basket Terhadap Kemampuan Set-up…………... 67

10. Pengujian Hipotesis Kelima Pengaruh Kelompok Latihan Passing Atas Perorangan Terlentang Menggunakan Bola Basket Terhadap Kemampuan Set-up………... 68

(12)

11. Pengujian Hipotesis Keenam Latihan Passing Atas Menggunakan Bola

Basket Tidak Lebih besar pengaruhnya dari pada Latihan Passing

Atas Perorangan Terlentang Menggunakan Bola Basket Terhadap

Kemampuan Set-up………... 69

12. Dokumentasi Penelitihan………...………... 79

(13)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Untuk meningkatkan prestasi disetiap cabang olahraga harus memiliki

kondisi fisik yang baik, penguasaan teknik dan psikologi. Dengan memiliki

kondisi fisik yang baik maka seseorang akan lebih mudah untuk mencapai

prestasi yang baik dan maksimal. Beberapa unsur kondisi fisik yang perlu

dimiliki atlet seperti : kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelincahan, kelenturan,

keseimbangan, daya ledak atau power, ketepatan, koordinasi, dan reaksi.

Kekuatan merupakan salah satu komponen kondisi fisik yang sangat

penting bagi atlet yang cabang olahraganya dominan menggunakan otot jari

tangan pada pelaksanaanya. Otot jari tangan pada dasarnya berperan dalam

melakukan tolakan, seperti pada cabang olahraga bola voli saat melakukan

set-up, cabang olahraga bola basket saat melakukan passing, sutting dan lain lain sebagainya. Cabang olahraga ini sangat membutuhkan kekuatan otot jari

tangan yang baik. Untuk dapat memiliki kekuatan otot jari tangan yang baik

maka tidak terlepas faktor kondisi fisik seseorang pemain.

Bompa (1983 : 17 ) menyatakan bahwa : “ Kekuatan adalah kebutuhan

yang sangat penting dalam proses pembentukan seorang atlet, kekuatan

diartikan sebagai kemampuan sekelompok otot untuk berkontraksi secara

maksimal “.

(14)

Sajoto ( 1988 : 25 ) mengemukakan bahwa “kondisi fisik adalah salah satu

persyaratan yang sangat diperlukan dalam setiap usaha peningkatan prestasi

seseorang atlet, bahkan dapat dikatakan dasar landasan titik tolak suatu awalan

olahraga prestasi.

Dalam permainan bola voli, terdapat beberapa teknik dasar yang harus

dikuasai oleh setiap pemain dengan baik, karena itu penguasaan teknik dasar

bola voli semestinya sudah sejak dini mendapat perhatian yang lebih serius

lagi dalam pengembangan dan peningkatan kualitas permainan dari

pemain/atlet tersebut. Menurut Durrwachter (1984 : 5 ) menyatakan bahwa “

dalam permainan bola voli harus menguasai unsur - unsur atau teknik-teknik

dasar seperti service, passing atas, passing bawah, set up ( umpan ), smash

dan blocking”

Sedangkan menurut sudirman (2004 : 10) mengemukakan bahwa “teknik

dasar permainan bola voli menurut sistematisnya adalah 1. Servis, 2. Passing

bawah, 3 passing atas, 4. Set-up (umpan), 5. Smash, dan 6. Bendungan

(blok)”.

Setiap teknik - teknik tersebut memiliki karakteristik gerak tersendiri yang

kesemuanya merupakan komponen-komponen dalam permainan bola voli,

salah satu teknik dasar permainan bola voli adalah set-up (umpan).

Set-up (umpan) merupakan kunci keberhasilan dalam permainan bola voli. Disamping itu set-up ( umpan ) dalam permainan bola voli disebut juga

dengan setter. Setter adalah pemain yang bertugas untuk memberi umpan bola

(15)

Pada saat melakukan set-up (umpan) diperlukan dukungan dari kondisi

fisik lainnya seperti kekuatan otot jari tangan, power otot lengan, kelentukan,

ketepatan, serta kordinasi otot-otot tubuh. Tanpa memperhatikan faktor

pendukung tersebut, maka set-up (umpan) tidak dapat dilakukan dengan baik

dan maksimal. Sebab dalam melakukan set-up (umpan) dibutuhkan

unsur-unsur di atas guna memperoleh hasil yang baik dan maksimal saat melakukan

set-up (umpan), supaya gerakan set-up (umpan) dapat lebih efesien dan efektif.

Dari beberapa faktor kondisi fisik yang mempengaruhi kualitas set-up

(umpan) bola voli, diantaranya adalah kekuatan otot jari tangan sangat

menentukan kemampuan seseorang dalam melakukan set-up (umpan), dimana

dengan memilik kekuatan otot jari tangan akan memiliki tolakan atau

melambungkan dan mengumpan bola voli yang tepat dan akurat sehingga

akan memudahkan smasher (pemain penyerang) dan dapat mematikan bola

dengan mudah ketika smasher (pemain penyerang) melakukan smash.

Klub bola voli Angkasapura II ini berdiri sejak tahun 1996 dan

merupakan salah satu klub yang ternama di Medan. Di samping dengan nama

klub Angkasapura II Medan, letaknya juga strategis di dalam area Bandra

Polonia Medan di Jl.Polonia tempatnya di area Gudang KARGO Bandara

Polonia Medan, yang mempuyai 16 orang atlet putera, memiliki 20 bola voli,

1 lapangan bola voli dan memiliki 2 orang pelatih. Frekuensi latihan klub bola

voli Angkasapura II Medan 4 kali seminggu (Senin, Rabu, Jum’at dan Sabtu),

(16)

tahun ke tahun, yang telah menunjukan prestasi dan sering mengikuti kejuaran

seperti ; kejuaraan antar klub kota Medan, kejuaraan Walikota Cup, kejuaraan

PORKOT. Dan terakhir prestasi yang pernah di raih klub bola voli

Angkasapura II Medan yaitu juara pertama pada kejuaraan PORKOT Tahun

2011.

Berdasarkan pengamatan peneliti dan hasil wawancara kepada Bapak

Sudirman S,E yaitu pelatih klub Angkasapura II Medan pada tanggal 28

Agustus 2012, Para atlet dalam melakukan passing atas masih sering

melakukan kesalahan dan tidak sesuai dengan teknik passing atas yang

benar. Dari gerakan passing atas yang di lakukan mereka ternyata

menghadapi kesulitan dalam melakukan passing atas yaitu pada saat

pelaksanaan jarinya masih kaku, siku terlalu rapat dengan badan sehingga

jari-jari menunjuk keatas, ibu jari-jari menunjuk kedepan, jari-jari-jari-jari lemas dan rapat,

bola kena telapak tangan, lemahnya kekuatan otot jari, kaki rapat tidak dibuka

selebar bahu dan kaki tidak ditekuk atau tidak posisi setengah jongkok, pada

saat memberikan bola kepada setter bola tidak akurat, dan setter atau pemain

yang bertugas sebagai pengumpan pada saat melambungkan bola voli atau

mengumpan kepada smasher (pemain penyerang) bola tidak tepat dan tidak

akurat sehingga smasher (pemain penyerang) susah untuk melakukan

(17)

Tabel 1. Tes Pendahuluan Kemampuan Passing Atas Bola Voli Klub Angkasapura II Medan 2012. Tanggal 17 September Tahun 2012.

(18)

Tabel 3. Tes Pendahuluan Kekuatan Otot jari Tangan Atlet Putra Klub Bola Voli Angkasapura II Medan 2012. Tanggal 17 September 2012.

No Nama

Tabel 4. Norma Penilaian Kekuatan Otot Peras Tangan Kanan dan Kiri Pria (http://guruolga.blogspot.com/2011/03/makalah-test-dan-pengukuran penjas.html.)

Kategori Tangan Kanan Tangan Kiri

Baik Sekali >55.50 >54.50

Baik 46.50 – 55.00 44.50 – 54.00 Sedang 36.50 – 46.00 33.50 – 44.00 Cukup 27.50 – 36.00 24.50 – 33.00

(19)

Pada tes pendahuluan passing atas dan kekuatan otot jari tangan kanan

dan kiri atlet bola voli putera Angkasapura II pada tanggal 17 september 2012

rata-rata memiliki kategori sangat kurang, dan tidak seorang pun sampel yang

berada pada kategori sedang, baik dan sangat baik.

Berdasarkan latar belakang masalah di atas peneliti tertarik melakukan

penelitian dengan mencoba memberikan modifikasi latihan passing atas

menggunakan bola basket danmodifikasi latihan passing atas perorangan

terlentang menggunakan bola basket.

Maka untuk itu peneliti berkeinginan melakukan penelitian dengan judul

Perbedaan pengaruh modifikasi latihan passing atas menggunakan bola

basket dengan modifikasi latihan passing atas perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap peningkatan kekuatan otot jari tangan dan kemampuan set-up pada atlet putera klub Bola voli Angkasapura II Medan Tahun 2013”.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian yang dikemukakan dalam latar belakang masalah,

maka masalah yang diteliti dapat diidentifikasi sebagai berikut : Faktor apa

sajakah yang dapat mempengaruhi hasil passing atas ? Apakah modifikasi

latihan passing atas menggunakan bola basket dapat meningkatkan kekuatan

otot jari tangan ? Apakah modifikasi latihan passing atas menggunakan bola

basket dapat meningkatkan kemampuan set-up ? Apakah modifikasi latihan

(20)

atas perorangan terlentang menggunakan bola basket dapat meningkatkan

kemampuan set-up ? Adakah jenis latihan lain yang lebih mempengaruhi

hasil passing atas ? Seberapa besarkah pengaruh yang diberikan modifikasi

latihan passing atas menggunakan bola basket dan modifikasi latihan passing

atas perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap peningkatan

kekuatan otot jari tangan dan kemampuan set-up ?

C. Pembatasan Masalah

Untuk menghindari kesalah pahaman dan penafsiran serta mempertegas

sasaran yang akan diteliti, maka peneliti memberikan pembatasan untuk

mengarahkan bahasan kefokus masalah yang menjadi sasaran dari penelitian.

Pembahasan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan

pengaruh modifikasi latihan passing atas menggunakan bola basket dan

modifikasi latihan passing atas perorangan terlentang menggunakan bola

basket terhadap peningkatan kekuatan otot jari tangan dan kemampuan set-up

pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II Medan tahun 2013 “.

D. Rumusan Masalah

Bertitik tolak dari latar belakang, identifikasi masalah dan pembatasan

masalah maka dapat dirumuskan dengan permasalahan yang akan diteliti

yakni :

1. Adakah pengaruh yang signifikan dari modifikasi latihan passing atas

menggunakan bola basket terhadap peningkatan kekuatan otot jari tangan

(21)

2. Adakah pengaruh yang signifikan dari modifikasi latihan passing atas

perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap peningkatan

kekuatan otot jari tangan pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II

Medan tahun 2013 ?

3. Manakah yang lebih besar memberikan pengaruh antara modifikasi latihan

passing atas menggunakan bola basket dengan modifikasi latihan passing

atas perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap peningkatan

kekuatan otot jari tangan pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II

Medan tahun 2013 ?

4. Adakah pengaruh yang signifikan dari modifikasi latihan passing atas

menggunakan bola basket terhadap kemampuan set-up pada atlet putera

klub bola voli Angkasapura II Medan tahun 2013 ?

5. Adakah pengaruh yang signifikan dari modifikasi latihan passing atas

perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap kemampuan

set-up pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II Medan tahun 2013 ? 6. Manakah yang lebih besar memberikan pengaruh antara modifikasi latihan

passing atas menggunakan bola basket dengan modifikasi latihan passing atas perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap kemampuan

set-up pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II Medan tahun 2013 ?

E. Tujuan Peneletian

Adapun Tujuan Penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui adakah pengaruh dari modifikasi latihan passing atas

(22)

pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II Medan tahun 2013 ?

2. Untuk mengetahui adakah pengaruh dari modifikasi latihan passing atas

perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap peningkatan

kekuatan otot jari tangan pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II

Medan tahun 2013 ?

3. Untuk mengetahui pengaruh yang lebih besar dari modifikasi latihan

passing atas menggunakan bola basket dengan modifikasi latihan passing atas perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap peningkatan

kekuatan otot jari tangan pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II

Medan tahun 2013 ?

4. Untuk mengetahui adakah pengaruh dari modifikasi latihan passing atas

menggunakan bola basket terhadap kemampuan set-up pada atlet putera

klub bola voli Angkasapura II Medan tahun 2013 ?

5. Untuk mengetahui adakah pengaruh dari modifikasi latihan passing atas

perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap kemampuan

set-up pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II Medan tahun 2013 ?

6. Untuk mengetahui pengaruh yang lebih besar antara modifikasi latihan

passing atas menggunakan bola basket dengan modifikasi latihan passing atas perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap kemapuan

(23)

F. Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Bagi peneliti hasil ini sebagai masukan dan dapat memperkaya ilmu

pengetahuan olahraga khususnya bagi mahasiswa Fakultas Ilmu

Keolahragaan.

2. Bagi para pembina dan pelatih khususnya klub Angkasapura II Medan.

a. Untuk meningkatkan kreatifitas pelatih dalam membuat dan

mengembangkan metode latihan yang di-modifikasi.

b. Sebagai bahan masukan pelatih dalam memilih alternatif latihan yang

akan dilakukan.

3. Bagi masyarakat umum hasil ini sebagai tambahan akan ilmu

keolahragaan.

(24)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

Dari hasil pengujian hipotesis ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Ada pengaruh yang signifikan pemberian modifikasi latihan passing atas

menggunakan bola basket terhadap peningkatan kekuatan otot jari tangan

pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II Tahun 2013.

2. Ada pengaruh yang signifikan pemberian modifikasi latihan passing atas

perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap kekuatan otot

jari tangan pada atlet putera klub voli Angkasapura II Tahun 2013.

3. Modifikasi latihan passing atas menggunakan bola basket tidak lebih besar

pengaruhnya dibandingkan dengan modifikasi latihan passing atas

perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap peningkatan

kekuatan otot jari tangan pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II

Tahun 2013.

4. Ada pengaruh yang signifikan pemberian modifikasi latihan passing atas

menggunakan bola basket terhadap kemampuan set-up pada atlet putera

klub bola voli Angkasapura II Tahun 2013.

5. Ada pengaruh yang signifikan pemberian modifikasi latihan passing atas

perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap kemampuan

set-up pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II Tahun 2013.

6. Modifikasi latihan passing atas menggunakan bola basket tidak lebih besar

pengaruhnya dibandingkan dengan modifikasi latihan passing atas

(25)

perorangan terlentang menggunakan bola basket terhadap kemampuan

set-up pada atlet putera klub bola voli Angkasapura II Tahun 2013.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, maka peneliti menyarankan

sebagai berikut:

1. Agar pelatih memberikan modifikasi latihan passing atas menggunakan

bola basket dan modifikasi latihan passing atas perorangan terlentang

menggunakan bola basket karena sama-sama berpengaruh terhadap

peningkatan kekuatan otot jari tangan dan kemampuan set-up.

2. Agar para peneliti selanjutnya melakukan penelitian lanjutan dengan

menggunakan sampel yang lebih besar, waktu penelitian yang lebih lama

dan program latihan yang baik.

3. Kepada para pelatih agar memperhatikan bentuk latihan dalam program

(26)

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. (1998). Prosedur Penelitian. Jakarta Rineka Cipta.

Bompa , T. O. (1983).Theroy and Methodology of trainig the key to Athlethics performance. Debuge. Lowa : Kendall hunt. Publising Company.

Harsono, (1998). Choaching Dan Aspek-aspek Psikolgis dalam Choaching.. Bandung, Tombak Kusuma.

http://andyrezarohadyyani.wordpress.com/2010/05/12/pengertian-bola-voli/

http://sunarnosblog.blogspot.com/2010/06/norma-test-dan-pengukuran.html

http://www.scribd.com/doc/65609894/Passing-Atas-Bola-Voli

http://guruolga.blogspot.com/2011/03/makalah-test-dan-pengukuran penjas.html.

Koesyanto Herry. 2003. Belajar Bermain Bola Voli. FIK UNNES Semarang

Ma’mun, Amung dkk, (2001). Pendekatan Keterampilan Taktis Dalam

Pembelajaran Bola Voli. Direktorat jenderal Olahraga

Margono, Agus. (1993).Permainan Besar Bola Voli, Jakarta : Depdikbud, Balai Pustaka

Nurhasan. (1988). Tes dan Pengukuran dalam Pendidkan jasmani. Direktorat Jenderal olahraga

PBVSI, (2001- 2004), Peraturan Internasional Permainan Bola Voli, Jakarta : PBVSI

Ramadhan Ikhsan. (2006). Skripsi. FIK UNIMED

Sajoto, M. (1988), Pembinaan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Jakarta. Depdikbud, Dirjen. PT. PPLPTK, Jakarta.

Sinaga Listen E. (2006). Skripsi . FIK UNIMED

Sudjana.(1992). Metode Statistik. Bandung, Tarsito

Figur

Gambar
Gambar p.10
Tabel 2. Norma Test dan Pengukuran untuk Mengetahui Tingkat     Keterampilan Teknik Dasar Passing Atas dalam Permainan Bola voli dalam 1 (satu) Menit

Tabel 2.

Norma Test dan Pengukuran untuk Mengetahui Tingkat Keterampilan Teknik Dasar Passing Atas dalam Permainan Bola voli dalam 1 (satu) Menit p.17
Tabel 1. Tes Pendahuluan Kemampuan Passing Atas Bola Voli Klub Angkasapura II Medan 2012

Tabel 1.

Tes Pendahuluan Kemampuan Passing Atas Bola Voli Klub Angkasapura II Medan 2012 p.17
Tabel 4. Norma Penilaian Kekuatan Otot Peras Tangan Kanan dan Kiri Pria  (http://guruolga.blogspot.com/2011/03/makalah-test-dan-pengukuran

Tabel 4.

Norma Penilaian Kekuatan Otot Peras Tangan Kanan dan Kiri Pria (http://guruolga.blogspot.com/2011/03/makalah-test-dan-pengukuran p.18
Tabel 3.  Tes Pendahuluan Kekuatan Otot jari Tangan Atlet Putra Klub Bola Voli Angkasapura II Medan 2012

Tabel 3.

Tes Pendahuluan Kekuatan Otot jari Tangan Atlet Putra Klub Bola Voli Angkasapura II Medan 2012 p.18

Referensi

Memperbarui...

Related subjects : passing atas Latihan Passing