2.1. Identifikasi Data 2.1.1. Data Obyek Wisata 2.1.1.2. Nama Obyek
Obyek wisata nasional Taman Safari Indonesia II Prigen merupakan suatu tempat yang mempunyai konsep kebun binatang modern dimana jenis satwa dikumpulkan menurut daerah tempat asalnya sesuai habitat aslinya (ex-situ) yang dipelihara, ditangkarkan dan diperagakan untuk masyarakat umum dalam rangka pengadaan sarana rekreasi alam yang sehat untuk mendidik manusia dalam memelihara keseimbangan lingkungan hidup.
Taman Safari Indonesia II Prigen terletak di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, di bawah kaki Gunung Arjuna. Taman Safari Indonesia II Prigen berada pada ketinggian 800 hingga 1500 meter di atas permukaan air laut dengan suhu udara berkisar antara 20 hingga 25 derajat celcius, dan curah hujan rata-rata 2700 mm/tahun. Taman Safari Indonesia II Prigen diresmikan pada tanggal 29 Desember 1997. Lokasi yang ditempati oleh Taman Safari Indonesia II Prigen pada awalnya merupakan bekas ladang penduduk yang tidak produktif serta daerah sekitar merupakan kawasan Inpres Desa Tertinggal (IDT). Taman Safari Indonesia II Prigen menempati lahan seluas 400 hektar, dengan perincian 165 hektar diperuntukkan untuk lokasi satwa, 60 hektar untuk taman rekreasi, sisanya digunakan untuk tempat penangkaran, penelitian, karantina serta hutan raya juga pengembangan sarana seperti Water Park, Caravan, Camping Ground, dan lain sebagainya. Satwa-satwa yang berada di Taman Safari Indonesia II Prigen umumnya merupakan satwa yang dilindungi baik dari Indonesia maupun didatangkan dari mancanegara. Koleksi satwa yang dimiliki pada saat pembukaan Taman Safari Indonesia II Prigen pada tahun 1997 berjumlah 900 satwa dengan 125 spesies, dan saat ini telah berkembang menjadi 2500 satwa dengan 200 spesies, dengan demikian Taman Safari Indonesia II Prigen telah berhasil
dimiliki Taman Safari Indonesia II Prigen sebagian besar merupakan hasil penangkaran dari Taman Safari Indonesia Cisarua, sebagian lagi berasal dari program pertukaran satwa antara pemerintah Republik Indonesia dengan negara- negara sahabat, khususnya Republik Czech, Australia, Jerman, dan negara-negara di Afrika. Selain itu koleksi satwa dapat berupa sumbangan dari instansi Balai Konservasi Sumber Daya Alam.
Taman Safari Indonesia II Prigen pada dasarnya dibagi menjadi dua area besar, yaitu area satwa dan area rekreasi. Area satwa dibagi menjadi tiga kawasan berdasarkan asal habitat dari masing-masing satwa, yaitu:
a) Kawasan Zona Amerika – Eropa
Suatu kawasan yang dibuat dengan model rerimbunan pohon pinus yang sudah berumur 27 tahun dan semak untuk menciptakan suasana sub-tropis sebagai gambaran keadaan Eropa.
b) Kawasan Zona Asia
Suatu kawasan yang ditata dengan pepohonan rimbun yang agak terbuka, sesuai dengan suasana tropis Asia.
c) Kawasan Zona Afrika
Suatu kawasan yang ditata dengan memberikan padang terbuka dengan ditanami beberapa pohon sehingga menimbulkan kesan padang savana yang kering.
Sedangkan untuk area rekreasi dibedakan menjadi pusat rekreasi dan lokasi baby zoo. Area rekreasi terdiri dari sejumlah permainan, toko cindera mata, rumah makan (Restaurant Gading dan Restaurant Baby Zoo) dan lima panggung pertunjukan satwa, yaitu plasa gajah, panggung lumba-lumba, panggung wild life presentation, panggung elang, dan panggung singa macan dimana seluruh pertunjukan disajikan gratis bagi kepuasan pengunjung. Area baby zoo merupakan kawasan dimana pengunjung dapat lebih dekat berinteraksi dengan satwa-satwa yang ada, baik itu satwa endemik Indonesia maupun satwa langka dunia, dengan mengangkat konsep mix culture and fauna dimana tata letak lokasi peraga disesuaikan dengan tempat asal dan budaya dari satwa tersebut. Pengunjung dapat memasuki taman ular, taman burung, taman reptil dan hutan burung secara cuma-
cuma dan pengunjung dapat mengelilingi lokasi baby zoo melalui fasilitas kereta layang yang disediakan. Selain itu pengunjung juga dapat berfoto bersama anak singa, macan dan orangutan.
Gambar 2.1. Lokasi Satwa
Gambar 2.2. Arena Permainan
Gambar 2.3. Arena Pentas Satwa
Gambar 2.4. Arena Pentas Gajah
Gambar 2.5. Arena Satwa Tunggang Taman Safari Indonesia II Prigen memiliki fungsi sebagai berikut:
a) Konservasi
Konservasi merupakan upaya yang dilakukan untuk pelestarian, pemanfaatan, dan pengawetan segala keanekaragaman hayati baik flora maupun fauna. Misi konservasi yang telah dilakukan selama ini adalah melakukan pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa baik endemik Indonesia maupun mancanegara beserta ekosistemnya.
b) Pendidikan
Pendidikan dan penyuluhan masalah lingkungan hidup merupakan suatu kegiatan yang mendukung dalam kestabilan keseimbangan lingkungan antara perkembangan manusia dan sistem konservasi biologi. Pendidikan yang telah dilakukan adalah melakukan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia, seperti Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Erlangga dalam membahas hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan dan satwa. Selain itu Taman Safari Indonesia II Prigen juga digunakan sebagai ajang pendidikan bagi siswa-siswa sekolah, mulai dari tingkat taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah lanjutan tingkat pertama, hingga sekolah lanjutan tingkat atas untuk memperkenalkan satwa dan lingkungan sehingga diharapkan dapat menimbulkan kesadaran akan
c) Penelitian
Taman Safari Indonesia II Prigen memegang peranan penting untuk mendeskripsikan satwa dari segi anatomi, klasifikasi, pergerakan, perilaku, dan sebagainya. Taman Safari Indonesia II Prigen juga mengadakan kegiatan lokakarya, seminar, diskusi tentang masalah lingkungan dan keberadaan satwa langka endemik Indonesia, bekerjasama dengan pemerintah, taman nasional, serta lembaga sosial masyarakat, baik dalam negri maupun mancanegara.
d) Rekreasi
Taman Safari Indonesia II Prigen menyajikan bentuk rekreasi yang bernuansa dan mengandung unsur pendidikan untuk setiap orang yang datang berkunjung, diharapkan pengunjung dapat lebih mencintai dan memiliki kepedulian terhadap satwa dan lingkungan. Salah satu contoh yang dapat dilihat adalah diresmikannya lokasi baby zoo di Taman Safari Indonesia II Prigen dimana pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan cara memegang, menggendong, berfoto dengan satwa-satwa yang ada di lokasi baby zoo. Selain itu Taman Safari Indonesia II Prigen juga mengadakan pertunjukan satwa yang bukan hanya sekedar atraksi satwa atau hiburan, melainkan lebih menekankan pada aspek pendidikan dan penyuluhan konservasi terhadap pengunjung (Education Through Entertainment).
Diharapkan pengunjung menyadari akan keberadaan satwa liar yang sudah langka, dan dikemudian hari untuk tidak membunuh, menangkap, maupun memelihara satwa atau menyimpan bagian-bagiannya di rumah tinggal pengunjung.
Visi dari Taman Safari Indonesia II Prigen berdasarkan fungsi-fungsinya yaitu melestarikan, mengembangkan dan memanfaatkan Taman Safari sebagai benteng terakhir penyelamatan satwa endemik Indonesia dan satwa langka dunia pada umumnya. Sedangkan misi dari Taman Safari Indonesia II Prigen adalah:
a) Membawa pengunjung untuk dapat lebih memahami keanekaragaman hayati baik flora maupun fauna.
b) Menawarkan cara untuk memperoleh informasi satwa dan habitatnya melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.
c) Memberikan pengertian mengenai satwa yang diperagakan bahwa itu merupakan program konservasi dunia.
Bagan kepengurusan dari Taman Safari Indonesia II Prigen adalah sebagai berikut:
Gambar 2.6. Peta Taman Safari Indonesia II Prigen 2.1.1.2. Pengelola
Taman Safari Indonesia II Prigen dikelola oleh Lembaga Konservasi Ex- Situ dan Pusat Penangkaran Satwa Langka Taman Safari Indonesia. Taman Safari Indonesia II Prigen merupakan suatu lembaga konservasi ex-situ swasta yang dipimpin oleh seorang pengusaha, Jansen Manansang.
2.1.1.3. Lokasi
Taman Safari Indonesia II Prigen terletak di kaki Gunung Arjuno dengan ketinggian lokasi sekitar 800-1500 meter di atas permukaan laut. Gunung Arjuno berlokasi di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Hal inilah yang menyebabkan Taman Safari Indonesia II Prigen berhawa sejuk.
Berikut ini adalah data dari Taman Safari Indonesia II Prigen:
Nama Obyek Wisata : Taman Safari Indonesia II Alamat : Desa Jatiarjo - Prigen
Telepon : (0343) 615000
Faksimili : (0343) 613555 Email : [email protected]
Website : www.tamansafari.com
Jam buka : Hari Biasa, pukul 08.30 – 16.30 WIB Hari Libur, pukul 08.30 – 16.45 WIB
Khusus Safari Walk setiap hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional, pukul 07.00 – 11.00 WIB
Harga tiket masuk : Dewasa (>6 tahun) = Rp 20.000,-/orang
Anak-anak (<6 tahun) = Rp 18.000,-/orang Mobil = Rp 10.000,-/mobil Bus = Rp 15.000,-/bus
Motor (roda 2) = Rp 5.000,-/motor Safari Walk = Rp 20.000,-/orang Potongan harga : > 50 orang, Senin–Sabtu = 10%, Minggu dan
hari libur nasional = 5%.
> 100 orang, Senin-Sabtu = 15%, Minggu dan hari libur nasional = 10%.
http://users.powernet.co.uk/mkmarina/indonesia/bro.gif (telah diolah kembali)
Gambar 2.7. Peta Lokasi Gunung Arjuna 2.1.1.4. Potensi Obyek
Lokasi Taman Safari Indonesia II yang terletak di kawasan hutan lindung dan memiliki hawa yang sejuk, serta pemandangan alam yang indah memiliki potensi untuk menarik minat masyarakat kota yang ingin melepaskan diri dari kepenatan akibat rutinitas sehari-hari. Selain itu bukan hanya dari segi pemandangan, melainkan Taman Safari Indonesia II juga menyuguhkan pengetahuan tentang satwa dengan cara yang menarik, dimana para pengunjung dapat menyaksikan hewan-hewan liar secara langsung di alam terbuka dari dalam kendaraan mereka masing-masing dan juga menyaksikan acara-acara pentas satwa yang diadakan oleh pihak Taman Safari Indonesia II Prigen. Selain itu Taman Safari Indonesia II Prigen juga dilengkapi oleh beberapa fasilitas penunjang seperti rumah makan, arena rekreasi, arena berfoto bersama hewan, arena menunggang hewan, dan masih banyak lagi.
2.1.2. Data Pemasaran 2.1.2.1. Potensi Pasar
Masyarakat yang menjadi sasaran dari Obyek Wisata Taman Safari Indonesia II Prigen adalah seluruh masyarakat tanpa memandang status sosial, usia, dan jenis kelamin. Tetapi ditinjau dari tarif masuk ke obyek wisata, maka masyarakat yang menjadi sasaran promosi nantinya adalah masyarakat menengah menengah dan menengah ke atas, tanpa membedakan usia dan jenis kelamin.
Tentunya hal tersebut tidak akan membatasi bagi masyarakat menengah menengah maupun menengah ke bawah untuk datang berkunjung ke Taman Safari, karena penentuan kelas sosial masyarakat yang akan dituju dalam berpromosi hanya berfungsi sebagai guideline dalam menentukan eksekusi desain.
2.1.2.2. Produk yang Dipasarkan
Produk yang dipasarkan Taman Safari Indonesia II Prigen antara lain:
a) Kesempatan pengunjung untuk bersantai.
b) Kesempatan bagi pengunjung untuk bersenang-senang bersama keluarga maupun rekan-rekannya.
c) Kesempatan bagi pengunjung untuk menambah pengetahuan tentang dunia satwa.
d) Kesempatan bagi pengunjung untuk berinteraksi dengan satwa liar serta berfoto bersama.
2.1.2.3. Posisi Obyek Wisata
Obyek wisata Taman Safari Indonesia II Prigen memiliki posisi sebagai pemimpin dibidang obyek wisata serupa. Hal ini dikarenakan hingga saat ini Taman Safari Indonesia tidak memiliki pesaing yang serupa.
2.1.2.4. Pesaing
Hingga saat ini Taman Safari Indonesia II Prigen dapat dikatakan tidak memiliki pesaing secara langsung. Karena obyek wisata serupa lainnya belum ada
di Indonesia. Sedangkan pesaing tidak langsung adalah Kebun Binatang Surabaya. Berikut ini adalah data dari Kebun Binatang Surabaya:
Nama Obyek Wisata : Kebun Binatang Surabaya Alamat : Jl. Setail No. 1 Surabaya - 60241
Jawa Timur – Indonesia Telpon : (031) 5678703 Faksimili : (031) 5677868 Email : [email protected]
Jam buka : Senin – Minggu, pukul 07.00-17.00 WIB Harga tiket masuk : Rp 5.000,-/orang
http://www.surabayazoo.or.id/ind/index.php Gambar 2.8. Peta Lokasi Kebun Binatang Surabaya
2.1.2.5. Sarana Komunikasi Visual Obyek Wisata
Sarana promosi yang pernah dilakukan oleh Taman Safari Indonesia II Prigen antara lain adalah:
a) Iklan surat kabar
Taman Safari beriklan di Surat Kabar Suara Merdeka, Surya dan Radar Bromo. Saat ini Taman Safari Indonesia II Prigen hanya beriklan melalui Surat Kabar Radar Bromo.
b) Iklan majalah
Taman Safari Indonesia II Prigen pernah memasang iklan di Majalah Mossaik, Tamasya, Fan Anak, Matras (Semarang).
c) Iklan papan reklame d) Iklan radio
Taman Safari Indonesia II Prigen pernah beriklan melalui stasiun radio Geronimo.
e) Pemasangan spanduk
f) Penawaran khusus melalui travel agent g) Penawaran khusus untuk instansi dan sekolah
h) Pameran Raya Surabaya berlokasi di Pakuwon Trade Center i) Media below the line
2.2. Analisis Data
2.2.1. Tinjauan Analisis Teoritis
2.2.1.1. Strength, Weakness, Opportunity, Threat
a) Strength
Yang merupakan kelebihan/keunggulan dari Taman Safari Indonesia II Prigen antara lain adalah tidak memiliki pesaing secara langsung dan merupakan obyek wisata yang memberikan kesempatan kepada pengunjungnya untuk menyaksikan satwa liar di alam terbuka secara langsung. Selain itu Taman Safari Indonesia II Prigen juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas rekreasi pendukung, pemandangan alam yang indah, dan hawa pegunungan yang sejuk.
b) Weakness
Lokasi yang cukup jauh dari kota Surabaya dan Malang merupakan salah satu
promosi dan pembenahan fasilitas obyek wisata juga merupakan kendala bagi kemajuan Taman Safari Indonesia II Prigen.
c) Opportunity
Sebagai satu-satunya obyek wisata cagar alam di Jawa Timur dengan berbagai fasilitas pelengkap, Taman Safari Indonesia II Prigen memiliki peluang yang sangat besar untuk menarik perhatian masyarakat.
d) Threat
Jika Taman Safari Indonesia II Prigen tidak meningkatkan mutu dan kreatifitas dari acara-acara yang diselenggarakan, serta fasilitas-fasilitas yang ada, tidak menutup kemungkinan bahwa masyarakat yang telah mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen akan mudah merasa bosan, sehingga sebagai akibatnya masyarakat enggan untuk mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen kembali pada kemudian hari.
2.2.1.2. Unique Selling Proposition
Unique Selling Proposition yang dimiliki oleh Taman Safari Indonesia II Prigen adalah kesempatan bagi pengunjung untuk berinteraksi secara langsung dengan hewan dan mengetahui secara langsung kehidupan hewan-hewan buas maupun langka di alam terbuka yang hampir menyerupai habitat aslinya.
2.2.1.3. Hasil Survey
Survey terhadap masyarakat dilakukan dengan jalan membagi kuisioner dalam bentuk pilihan berganda kepada 60 orang responden. Kuisioner disebarkan dengan dibatasi pada wilayah kota Surabaya, Malang, Semarang, Yogyakarta, dan Solo. Berikut ini adalah pokok-pokok pertanyaan yang diajukan kepada responden:
a) Data pribadi responden
b) Yang dilakukan responden pada saat ada waktu luang
c) Ketertarikan responden untuk mengunjungi obyek wisata alam d) Surat kabar yang sering dibaca oleh responden
e) Apakah responden pernah mendengar tentang Taman Safari Indonesia II Prigen
f) Dari mana responden mengetahui tentang keberadaan Taman Safari Indonesia II Prigen
g) Apakah responden pernah mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen h) Jumlah kunjungan responden ke Taman Safari Indonesia II Prigen
i) Responden mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen bersama siapa j) Kepuasan responden dalam kunjungannya ke Taman Safari Indonesia II
Prigen
k) Kata yang paling menarik minat responden
l) Kata yang terdapat dalam benak responden ketika mendengar kata Taman Safari Indonesia II Prigen
m) Cara penyampaian informasi sederhana yang disukai responden
Respon yang diperoleh dari responden ternyata mendukung opini penulis, dimana penulis beropini bahwa keberadaan Taman Safari Indonesia II Prigen kurang dikenal oleh masyarakat luas, terutama masyarakat Jawa Tengah.
2.2.2. Hasil Analisis
Berikut ini adalah pertanyaan dan hasil yang diperoleh dari responden melalui media kuisioner:
a) Jenis kelamin
Tabel 2.1. Prosentase jenis kelamin
Jumlah Prosentase
Laki-laki 31 52%
Perempuan 29 48%
Laki-laki Perempuan 52%
48%
b) Usia
Tabel 2.2. Prosentase usia
Jumlah Prosentase
12-18 tahun 0 0%
18-25 tahun 51 85%
25-35 tahun 5 8%
>35 tahun 4 7%
12-18 tahun 18-25 tahun 25-35 tahun
>35 tahun 85%
8% 7%
c) Pekerjaan
Tabel 2.3. Prosentase profesi
Jumlah Prosentase
Pegawai negri 0 0%
Pegawai swasta 14 23%
Pelajar/mahasiswa 39 65%
Wiraswasta 4 7%
Lainnya 3 5%
Pegawai Negri
Pegawai Swasta Pelajar/mahasis wa
Wiraswasta
Lainnya
7% 23%
65%
5%
d) Pendapatan per-bulan
Tabel 2.4. Prosentase pendapatan
Jumlah Prosentase
<Rp 250.000,- 12 20%
Rp 250.000,- s/d Rp 1.000.000,- 23 39%
Rp 1.000.000,- s/d Rp 2.000.000,- 14 23%
>Rp 2.000.000,- 11 18%
< Rp250.000,-
Rp 250.000,- s/d Rp 1.000.000,-
Rp 1.000.000,- s/d Rp 2.000.000,-
>Rp 2.000.000,- 39%
18% 20%
23%
e) Kota lokasi
Tabel 2.5. Prosentase lokasi responden
Jumlah Prosentase
Surabaya 33 55%
Malang 3 5%
Semarang 20 33%
Yogyakarta 3 5%
Solo 1 2%
Surabaya Malang Semarang Yogyakarta 5% Solo
55%
33%
5% 2%
f) Apakah yang Anda lakukan disaat hari libur/saat ada waktu luang?
Tabel 2.6. Prosentase aktifitas diwaktu luang
Jumlah Prosentase
Di rumah 28 46%
Pergi ke pertokoan 13 22%
Pergi ke luar kota 9 15%
Lainnya 10 17%
Di rumah
Pergi ke pertokoan Pergi ke luar kota Lainnya 46%
22%
15%
17%
Asumsi:
Mayoritas responden menghabiskan waktu luangnya untuk bersantai di rumah.
Sedangkan pilihan kedua setelah bersantai di rumah adalah pergi ke pertokoan. Hal ini dikarenakan pertokoan sangat mudah dijangkau, selain dekat, responden juga dapat membeli barang-barang yang dikehendaki. Pergi ke luar kota merupakan pilihan yang paling kecil peluangnya. Karena berpergian ke luar kota menyita banyak waktu dan biaya.
g) Apakah Anda tertarik untuk mengunjungi obyek wisata alam?
Tabel 2.7. Prosentase ketertarikan responden Jumlah Prosentase
Ya 54 90%
Tidak 6 10%
Ya Tidak 10% 90%
Asumsi:
Mayoritas dari responden menyatakan bahwa mereka tertarik untuk mengunjungi obyek wisata alam. Hal ini merupakan hal yang positif bagi keberadaan Taman Safari Indonesia II Prigen. Karena Taman Safari Indonesia II Prigen bukan hanya obyek rekreasi alam biasa, melainkan memiliki kelebihan khusus yang jarang dimiliki oleh obyek wisata alam lainnya, berinteraksi secara langsung dengan satwa liar.
h) Surat kabar apa yang sering Anda baca?
Tabel 2.8. Prosentase surat kabar yang sering dibaca Jumlah Prosentase
Jawa Pos 39 65%
Kompas 8 13%
Tempo 0 0%
Surya 0 0%
Suara Merdeka 12 20%
Lainnya 1 2%
Jawa Pos Kompas Tempo Surya Suara Merdeka Lainnya 65%
13%
20% 2%
Asumsi:
Surat kabar yang paling diminati dalam kawasan Propinsi Jawa Timur adalah Jawa Pos, sedangkan untuk Jawa Tengah adalah Suara Merdeka. Surat kabar Surya sama sekali tidak diminati oleh responden, hal ini menunjukkan bahwa iklan Taman Safari Indonesia II Prigen yang selama ini selalu dimuat di surat kabar Surya kurang mengenai target pasar.
i) Pernahkah Anda mendengar tentang Taman Safari Indonesia II yang berlokasi di Prigen – Jawa Timur? (Jika tidak, lanjutkan menjawab pertanyaan nomor 10 dan 12)
Tabel 2.9. Prosentase responden yang mengetahui keberadaan Taman Safari Indonesia II
Jumlah Prosentase
Ya 44 73%
Tidak 16 27%
Asumsi:
Mayoritas responden pernah mendengar tentang keberadaan Taman Safari Indonesia II Prigen. Tetapi jumlah responden yang belum pernah mendengar tentang keberadaan Taman Safari Indonesia II Prigen juga cukup banyak. Hal ini lah yang mendasari perancangan promosi Taman Safari Indonesia II Prigen diadakan.
Ya Tidak
73%
27%
j) Dari manakah Anda mengetahui tentang Taman Safari Indonesia II Prigen?
Tabel 2.10. Prosentase sumber informasi
Iklan surat kabar
Dari
teman/kerabat Dari papan reklame Lainnya 77%
7% 11% 5%
Asumsi:
Ternyata selama ini penyebaran informasi tentang Taman Safari Indonesia II Prigen mayoritas dilakukan dari mulut ke mulut. Hal ini bisa disebabkan oleh kurang gencarnya promosi yang dilakukan Taman Safari Indonesia II Prigen di hadapan publik masyarakat kota besar di Jawa Timur dan Jawa Tengah, sehingga informasi yang seharusnya disampaikan melalui media promosi beralih kepada bentuk perkataan dari mulut ke mulut.
k) Apakah Anda pernah mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen? (Jika tidak, lanjutkan menjawab pertanyaan nomor 10 hingga 12)
Tabel 2.11. Prosentase kunjungan ke Taman Safari Indonesia II Jumlah Prosentase
Ya 31 70%
Tidak 13 30%
Jumlah Prosentase
Iklan surat kabar 2 5%
Dari teman/kerabat 34 77%
Dari papan reklame 3 7%
Lainnya 5 11%
Ya 30%
Asumsi:
Ternyata tidak setiap responden yang pernah mendengar tentang keberadaan Taman Safari Indonesia II Prigen pernah mengunjunginya. Hal ini dapat kita lihat dari hasil penyebaran kuisioner di atas. Angka jumlah responden yang belum pernah mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen memang lebih sedikit jika dibandingkan dengan responden yang pernah mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen, namun jumlahnya tidak dapat diremehkan.
l) Berapa kali Anda telah mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen?
Tabel 2.12. Prosentase frekuensi kunjungan Jumlah Prosentase
1 kali 14 46%
2 kali 9 29%
3 kali 5 16%
4 kali 1 3%
> 4 kali 2 6%
1 kali 2 kali 3 kali 4 kali
> 4 kali 46%
29%
16%
3% 6%
Asumsi:
Mayoritas dari responden yang pernah mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen hanya berkunjung sebanyak satu kali saja. Hal ini merupakan salah satu bahan pertimbangan, apakah pelayanan dan fasilitas yang dimiliki Taman Safari Indonesia II Prigen sudah maksimal atau tidak, sehingga pengunjung hanya datang berkunjung satu kali.
m) Pada umumnya Anda mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen bersama siapa saja?
Tabel 2.13. Prosentase teman saat berkunjung Jumlah Prosentase
Keluarga 18 59%
Teman 11 35%
Pasangan 2 6%
Lainnya 0 0%
Keluarga Teman Pasangan Lainnya 59%
35%
6%
Asumsi:
Mayoritas responden mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen bersama keluarga dan teman.
n) Apakah Anda merasa puas dengan kunjungan Anda ke Taman Safari Indonesia II Prigen?
Tabel 2.14. Prosentase tingkat kepuasan pengunjung Jumlah Prosentase
Ya 22 71%
Tidak 9 29%
Ya Tidak
71%
29%
Asumsi:
Mayoritas responden memang merasa puas dengan kunjungannya ke Taman Safari Indonesia II Prigen. Tetapi jumlah responden yang merasa kurang puas dengan kunjungannya ke Taman Safari Indonesia II Prigen juga cukup banyak. Mayoritas resonden menganggap bahwa fasilitas dari Taman Safari Indonesia II Prigen kurang sepadan dengan tarif masuk yang ditetapkan.
o) Kata apa yang paling menarik minat Anda?
Tabel 2.15. Prosentase kata yang diminati
Jumlah Prosentase
Elegan 15 25%
Ceria 7 12%
Modern 7 12%
Simple 20 32%
Lucu/fancy 10 17%
Ilmiah 1 2%
Elegan Ceria Modern Simple Lucu/fancy Ilmiah 25%
12%
12%
32%
17% 2%
Asumsi:
Mayoritas responden menyukai tampilan yang berkesan simple dan elegan.
Hal ini nantinya akan dipakai sebagai acuan perancangan.
p) Kata apa yang ada dalam benak Anda ketika mendengar kata Taman Safari Indonesia II Prigen?
Tabel 2.16. Prosentase positioning Taman Safari Indonesia II
Jumlah Prosentase
Keluarga 1 2%
Teman 1 2%
Hewan 38 87%
Hutan 0 0%
Berlibur 3 7%
Senang 1 2%
Keluarga Teman Hewan Hutan Berlibur Senang 87%
7% 2% 2% 2%
Asumsi:
Mayoritas responden menghubungkan kata Taman Safari Indonesia II Prigen dengan kata hewan. Hal ini akan digunakan sebagai acuan desain, dimana diharapkan setiap orang yang mendengar kata hewan akan teringat pada Taman Safari Indonesia II Prigen.
q) Mana yang lebih Anda sukai dalam penyampaian suatu informasi sederhana?
Tabel 2.17. Prosentase cara penyampaian informasi
Jumlah Prosentase Banyak ilustrasi – keterangan secukupnya 55 92%
Sedikit ilustrasi – banyak keterangan 5 8%
Banyak ilustrasi - keterangan secukupnya Sedikit ilustrasi - banyak keterangan 92%
8%
Asumsi:
Mayoritas responden menyukai penyampaian informasi sederhana dengan menggunakan banyak ilustrasi dan keterangan secukupnya. Hal ini sangat sesuai jika diterapkan dengan perancangan promosi Taman Safari Indonesia II Prigen, karena Taman Safari Indonesia pertama yang berlokasi di Cisarua sudah cukup dikenal masyarakat luas, jadi dalam mempromosikan Taman Safari Indonesia II Prigen tidak dibutuhkan kata2 yang terlalu kompleks, karena yang perlu dilakukan hanyalah menyebarkan informasi bahwa di Prigen juga terdapat Taman Safari Indonesia.
2.3. Kesimpulan Analisis
Melalui survey yang telah diadakan dengan jalan membagikan kuisioner kepada 60 orang responden yang berdomisili di kota Surabaya, Malang, Semarang, Yogyakarta, dan Solo, dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
a) Sebagian besar responden menaruh minat terhadap obyek wisata alam.
b) Terbukti benar bahwa penduduk Jawa Tengah masih banyak yang belum mengetahui keberadaan Taman Safari Indonesia II Prigen.
c) Cukup banyak responden yang belum pernah mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen.
d) Mayoritas responden yang pernah mengunjungi Taman Safari Indonesia II Prigen, berkunjung hanya satu kali saja.
e) Mayoritas responden tertarik terhadap sesuatu yang memiliki kesan simple, elegan, dan ceria.
f) Mayoritas responden menyukai cara penyampaian informasi sederhana dengan menggunakan banyak ilustrasi dan keterangan secukupnya.