PENGARUH PROGRAM X-GAMES DI NET TV TERHADAP MINAT MENONTON PADA KOMUNITAS SEPEDA BMX DI SENAYAN
Mohamad Aristyo Rahadiyan
BINUS University, Jl. Kebon Jeruk Raya No. 27. Kebon Jeruk Jakarta Barat 11530 [email protected]
Dosen Pembimbing : Drs. Heribertus Sunu Budihardjo
D3412
Abstrak
Penelitian menjelaskan tayangan Extreme sport di Net TV yang dilakukan terhadap Komunitas BMX di Senayan mengenai minat menonton pada program ini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan jenis penelitian Eksplanatif, dan metode penelitian dengan metode survey. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas dan uji regresi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa program Program X-games mempunyai pengaruh terhadap minat menonton pada komunitas BMX di senayan. Disimpulkan, anggota Komunitas BMX di Senayan memiliki sebuah keterikatan dengan program acara tersebut dikarenakan mayoritas responden selalu menyaksikan program X-Games, Tayangan Extreme Sport telah berhasil meningkatkan gaya hidup sehat remaja. Dampak negatifnya adalah remaja banyak melakukan atraksi-atraksi berbahaya yang ditampilkan dalam program X-Games.
Kata kunci: sepeda bmx, extreme sport, komunitas bmx.
Abstract
The study describes the impressions on the Net TV Extreme sports are carried on in Senayan on BMX Community interest in watching the program. The research approach is quantitative, with the type of explanative research, and research methods with a survey method. Data collected through questionnaires. Mechanical analysis done by testing the validity, reliability test, normality test and regression test. The results of the study revealed that the X-games courses have an influence on the interest to watch the BMX community in Senayan. Concluded, in Senayan BMX Community members have an attachment with the program because the majority of respondents always watched the program X-Games, Impressions Extreme Sport has managed to increase healthy lifestyle adolescents. Negative impacts are many teens do dangerous attractions featured in the X-Games program.
Keywords: bmx bicycle, extreme sport, bmx community.
PENDAHULUAN
Saat ini komunitas sepeda BMX di Indonesia semakin banyak hal tersebut tidak terlepas dari tayangan X-Games di Net TV yang sering menampilkan tayangan BMX dan komunitas BMX di Jakarta selalu berkumpul di Senayan, Jakarta Pusat. Hal ini dikarenakan senayan merupakan pusat olahraga di Jakarta terbukti dari banyaknya event BMX berskala nasional hingga internasional yang diselenggarakan di Senayan seperti Hage Show pada bulan oktober 2013, launching sepeda polygon di plaza selatan senayan pada tahun 2012 bahkan event sekelas internasional yang diselenggarakan oleh salah satu perusahaan olahraga asal Jerman yakni Adidas menyelenggarakan eventnya di Parkir Timur Senayan pada tahun 2012. Tidak hanya perlombaan BMX saja yang sering diadakan di Senayan namun event-event yang melibatkan BMX untuk show juga banyak diadakan di Senayan seperti Jakcloth yang diadakan setiap tahun, Walls Ice Cream Day, BRI Junio, Polygon Funbike dan masih banyak lainnya yang peneliti tidak dapat sebutkan satu per satu.
Atlet-atlet BMX Indonesia saat ini sudah banyak yang mengikuti kejuaraan-kejuaraan baik di tingkat nasional maupun internasional seperti Sea Games atau Olympic Games. Dan beberapa dalam kejuaraan internasional tersebut tim BMX Indonesia berhasil mendapatkan emas seperti pada kejuaraan BMX di Sea Games pada tahun 2011 tim BMX Indonesia berhasil mendapatkan medali emas dan perunggu yang merupakan salah satu pencapaian terbaik atlet BMX Indonesia dan yang paling membanggakan adalah ketika mengikuti kejuaraan dunia BMX di Maccau, Cina Indonesia menduduki peringkat ke-8 dari 32 negara.
Net yang merupakan singkatan dari News and Entertainment Television, yaitu sebuah stasiun televisi berjaringan di Indonesia yang resmi diluncurkan pada bulan Mei 2013. Net menggantikan terestrial Spacetoon yang sebagian sahamnya telah diambil alih oleh Grup Indika. Berbeda dengan spacetoon yang acaranya ditujukan untuk anak-anak, program Net ditujukan kepada keluarga dan pemirsa muda. Selain melalui jaringan terestrial, Net juga menyiarkan kontennya melalui saluran komunikasi lain seperti jejaring sosial media dan youtube. Program Grand launching Net ditayangkan secara langsung pada tanggal 26 mei 2013 dan disiarkan secara streaming melalui youtube dan website resmi Net.
Net TV akhirnya membeli franchise program X-Games dari ESPN karena Net TV melihat bahwa X-Games membawa olahraga extreme ke level yang berbeda dimana semua berita olahraga yang dibahas disini adalah olahraga extreme yang dapat memacu adrenalin. X-Games di Net TV disiarkan setiap akhir pekan yakni pada hari sabtu dan minggu pada pukul 09.00wib hingga 10.00wib dan masing-masing tayangan terdapat empat segmen dengan durasi iklan tiga menit. Hal ini dilakukan sebagai bentuk strategi programming, karena program X-Games adalah tayangan anak muda dan anak muda banyak menyaksikan televisi pada jam tersebut. Program ini dipandu oleh dua host yakni Yosi Mokalu dan Claude Hutasoit.
Adapun pesaing atau kompetitor dari program ini adalah Jakarta Bersepeda yang ditayangkan di Jak TV Gowes yang ditayangkan di ANTV. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh program X-Games terhadap minat menonton pada komunitas sepeda BMX di Senayan.
Berdasarkan permasalahan yang telah dipaparkan maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah 1.Untuk mengetahui program X-Games di Net TV.
2. Untuk mengetahui minat dari komunitas BMX di Senayan tentang program X-Games.
3. Untuk mengetahui pengaruh program X-Games di Net TV terhadap komunitas sepeda BMX di Senayan.
No Nama
Mahasiswa
NIM Judul Teori Metode Hasil
1. Ongky Cipta Ramadhan
12000985136 (Mahasiswa Universitas Bina Nusantara)
Pengaruh Program “Pas mantab” di
trans 7
terhadap minat menonton (studi pada mahasiswa jurusan marketing communicati on peminatan broadcasting 2013 Universitas Bina Nusantara
- Uses and Gratification -Teori Presenter -Teori Minat - Pengaruh - Audience
-Kuantitatif -Eksplanatif -Metode Survei
-Sensus adalah seluruh populasi
Pengaruh variabel program pas mantab (X) terhadap variabel minat menonton (Y) adalah berpengaruh secara signifikan sebesar 38,9%.
2. Juventia 1301031344 (Mahasiswa Universitas Bina Nusantara)
Pengaruh program cerita kita
DAAI TV
terhadap minat menonton anak-anak SD kelas 2 cinta kasih
tzu chi
cengkareng, Jakarta Barat.
- Uses and Gratification -Teori Minat
- Kuantitatif - eksplanatif -Metode Survei -Sampel adalah 60 orang
Berdasarkan uji
determinasi didapat hasil adjusted R square sebesar 0,472. Hal ini
menandakan bahwa 47,2%
(0,472x100%
) jadi minat menonton anak disebabkan oleh pengaruh program.
Yang menjadi keunggulan penelitian ini dibandingkan dengan penelitian sebelumnya adalah penelitian ini mengambil responden dari komunitas sepeda BMX di Senayan.
Metode Penelitian
Penelitian yang berjudul “Pengaruh Program X-Games di Net TV Terhadap Minat Menonton Pada Komunitas BMX di Senayan” menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu penelitian yang berupa angka- angka atau data yang menggambarkan serta menjelaskan suatu masalah yang hasil penelitiannya dapat di generalisasikan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian Eksplanatif. Dalam penelitiannya, penulis menggunakan kuesioner sebagai dalam mengumpulkan data-data yang diinginkan penulis.
Pada komunitas BMX di senayan ini terdapat 97 responden. dalam menentukan jumlah sampel peneliti akan menggunakan rumus Slovin untuk menentukan jumlah sampel, sebagai berikut
Perhitungan sampel : n= N 1+Ne2 n = 97 1+(97 x 0,12) n= 97
1+0,97 n= 97
1,97 n= 49,23
Dari perhitungan sampel diatas, didapatkan jumlah 49,23 yang dibulatkan menjadi 50. Jadi dalam penelitian ini peneliti akan menyebarkan kuesioner ke 50 koresponden.
Skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Likert
Nilai Kategori
1 Sangat Tidak Setuju
2 Tidak Setuju
3 Kurang Setuju
4 Setuju
5 Sangat Setuju
Uji reliabilitas X
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 50 100.0
Excludeda 0 .0
Total 50 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.770 9
Uji Normalitas X
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
VariabelX
N 50
Normal Parametersa,,b Mean 36.7400
Std. Deviation 4.78437
Most Extreme Differences Absolute .164
Positive .087
Negative -.164
Kolmogorov-Smirnov Z 1.159
Asymp. Sig. (2-tailed) .136
Monte Carlo Sig. (2-tailed) Sig. .220c
90% Confidence Interval Lower Bound .124
Upper Bound .316
Uji reliabilitas Y
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 50 100.0
Excludeda 0 .0
Total 50 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.671 9
Uji Normalitas Y
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
VariabelY
N 50
Normal Parametersa,,b Mean 34.7600
Std. Deviation 4.81308
Most Extreme Differences Absolute .103
Positive .103
Negative -.079
Kolmogorov-Smirnov Z .726
Asymp. Sig. (2-tailed) .667
Monte Carlo Sig. (2-tailed) Sig. .640c
90% Confidence Interval Lower Bound .528
Upper Bound .752
HASIL DAN BAHASAN
Uji Validitas dan Reliabilitas
Uji validitas menggunakan tingkat kepercayaan 90%, dimana df = n-2. Nilai n menggunakan data sebanyak 50 jawaban kuesioner, jadi df = 50 – 2 = 48. Selanjutnya didapatkan nilai r tabel = 0,279.
Dasar pengambilan keputusan pada uji validitas ini adalah sebagai berikut:
• Jika r hitung positif, serta r hitung > r tabel (0,279), maka butir pertanyaan tersebut valid
• Jika r hitung positif, serta r hitung < r tabel (0,279), maka butir pertanyaan tersebut tidak valid Dalam penelitian ini uji reliabilitas dilakukan terhadap masing-masing variabel. Dasar pengambilan keputusan pada uji reliabilitas ini adalah sebagai berikut:
• Jika Cronbach Alpha > r tabel, maka dapat dikatakan reliabel
• Jika Cronbach Alpha < r tabel, maka dapat dikatakan tidak reliabel.
Untuk variabel X diukur melalui pertanyaan 1 – 9. Melalui bantuan program SPSS 17.0 didapat hasil sebagai berikut:
Validitas Variabel Program X-Games
Pertanyaan r hitung r tabel Keterangan
1 0,785
0,279
Valid
2 0,714 Valid
3 0,598 Valid
4 0,626 Valid
5 0,497 Valid
6 0,649 Valid
7 0,689 Valid
8 0,396 Valid
9 0,503 Valid
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2014
Hasil reliabilitas untuk variabel X menggunakan bantuan SPSS 17.0 didapatkan hasil Cronbach Alpha sebesar 0,770 > 0,279 maka dapat dinyatakan reliabel.
Uji Normalitas X
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
VariabelX
N 50
Normal Parametersa,,b Mean 36.7400
Std. Deviation 4.78437
Most Extreme Differences Absolute .164
Positive .087
Negative -.164
Kolmogorov-Smirnov Z 1.159
Asymp. Sig. (2-tailed) .136
Monte Carlo Sig. (2-tailed) Sig. .220c
90% Confidence Interval Lower Bound .124
Upper Bound .316
Validitas Variabel Minat Penonton (Y)
Pertanyaan R hitung r tabel Keterangan
10 0,339
0,279
Valid
11 0,678 Valid
12 0,668 Valid
13 0,461 Valid
14 0,541 Valid
15 0,569 Valid
16 0,531 Valid
17 0,372 Valid
18 0,557 Valid
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2014
Hasil reliabilitas untuk variabel Y menggunakan bantuan SPSS 17.0 didapatkan hasil Cronbach Alpha sebesar 0,671 > 0,279 maka dapat dinyatakan reliabel.
Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
VariabelY
N 50
Normal Parametersa,,b Mean 34.7600
Std. Deviation 4.81308
Most Extreme Differences Absolute .103
Positive .103
Negative -.079
Kolmogorov-Smirnov Z .726
Asymp. Sig. (2-tailed) .667
Monte Carlo Sig. (2-tailed) Sig. .640c
90% Confidence Interval Lower Bound .528
Upper Bound .752
Analisis Regresi Model Summary X terhadap Y
Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .482a .232 .216 4.26074
a. Predictors: (Constant), VariabelX b. Dependent Variable: VariabelY
Model Anova X terhadap Y
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 263.731 1 263.731 14.527 .000a
Residual 871.389 48 18.154
Total 1135.120 49
a. Predictors: (Constant), VariabelX b. Dependent Variable: VariabelY
Coefficients
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
T Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 16.945 4.713 3.595 .001
VariabelX .485 .127 .482 3.811 .000
SIMPULAN DAN SARAN
Penelitian ini mengambil fokus tentang pengaruh program X-Games di Net TV terhadap minat menonton pada komunitas BMX di Senayan. Berdasarkan keseluruhan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Terdapat pengaruh antara Pengaruh Program X-Games di Net TV Terhadap Minat Menonton Pada Komunitas BMX Di Senayan
2. Karena terdapat pengaruh program X-Games terhadap komunitas BMX di Senayan maka jumlah anggota komunitas BMX di Jakarta khususnya di senayan bertambah banyak.
3. Karena program X-Games maka para atlet-atlet BMX di Indonesia menjadi terasah skillnya karena meniru gaya atau trik yang dilakukan oleh atlet-atlet yang ada di X-Games.
4. Dengan adanya program X-Games maka banyak bermunculan kejuaraan- kejuaraan BMX berkelas Internasional diselenggarakan di Indonesia seperti IOXC (Indonesian Open X-Treme Sport
Competition) yang berlokasi di Joogjakarta pada tahun 2013 kemarin dan mendatangkan puluhan atlet BMX dari berbagai negara di Asia Tenggara.
5. Berdasarkan Uji Analisis Regresi maka dapat disimpulkan bahwa besarnya nilai koefisien R Square sebesar 0,232 , artinya bahwa variabel Program X-Games (X) berpenaruh sebesar 23,2% terhadap Variabel Minat Menonton (Y), sisanya sebesar 76.8% dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak dibahas lebih lanjut dalam penelitian ini.
6. Berdasarkan hasil pengujian analisis regresi linier sederhana, didapatkan nilai t hitung sebesar 3,811.
didapat juga Hipotesis Sig 0,000 ≤ 0,1 dimana H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya adalah terdapat Pengaruh Program X-Games Di Net TV Terhadap Minat Menonton Pada Komunitas Sepeda BMX Di Senayan. Selain itu didapat pula persamaan regresinya yakni Y=16,945+0,485 X.
Saran
Peneliti menyadari bahwa penelitian ini masih terdapat kekurangan, sehingga saran yang adalah sebagai berikut :
Untuk menghindari kejenuhan dalam menonton program X-Games di Net TV maka durasi tayangannya dipersingkat agar penonton tidak merasa bosan. Segmen-segmen pada program X-Games di Net TV harus lebih bervariasi agar dapat menimbulkan minat bagi anak muda khususnya remaja di Jakarta untuk bersepeda BMX. Frekuensi penayangan program X-Games di Net TV yang tepat merupakan cara yang efektif untuk mendapatkan jumlah penonton yang banyak.
Karena komunitas BMX di Senayan sudah semakin banyak anggotanya maka diharapkan program X-Games mampu memberikan semangat serta motivasi bagi para atlet-atlet BMX agar mampu berlatih dan mengasah skillnya menjadi lebih baik lagi sehingga mampu mengharumkan bangsa Indonesia di kancah Internasional. Peneliti juga menyarankan agar anak-anak muda Indonesia dapat terus berolahraga khususnya bersepeda BMX, selain menyehatkan badan agar bisa muncul bibit-bibit baru yang tentunya diharapkan dapat mengikuti kejuaraan-kejuaraan BMX.
Dengan adanya program X-Games yang merupakan perlombaan BMX berkelas Internasional maka diharapkan akan ada banyak pihak-pihak khususnya Kemenpora (Kementrian Pemuda dan Olahraga) untuk lebih sering mengadakan kejuaraan-kejuaraan berkelas dunia. Disamping itu diharapkan agara sarana dan pra-sarana olahraga sepeda yang ada di Indonesis khususnya di Ibukota Jakarta ini diperbagus lagi agar bisa menambah semangat latihan para atlet-atlet BMX ini untuk berjuang demi mengahrumkan bangsa Indonesia.
Peneliti juga menyarankan agar pihak sponsor-sponsor mau men-support atlet-atlet BMX agar kehidupan mereka bisa menjadi lebih baik lagi dan hal tersebut dapat menjadi pemicu untuk terus giat berlatih dan berjuang demi bangsa Indonesia, selain itu memiliki sponsor pribadi merupakan kebanggaan tersendiri untuk menaikkan harga diri atlet tersebut, seperti yang dialami oleh peneliti yang telah disponsori berbagai brand dan produk tentu menjadi kebanggaan tersendiri karena itu merupakan bentuk
pengahargaan atas kerja keras yang selama ini peneliti lalui. Karena seperti yang dialami oleh peneliti adalah menjalani hobi dan bisa mendapatkan uang dan memperbaiki financial merupakan harapan bagi setiap atlet yang ada di Indonesia.
REFRENSI
Apep. (2007). BMX Freestyle. Bandung : DAR Mizan.
Ardianto, E., Komala, L., & Karlinah, S. (2009). Komunikasi Massa Suatu Pengantar Edisi Revisi.
Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Aryati, L. (2004). Panduan Untuk Menjadi MC Profesional. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Cangara, H. (2006). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Khairani, M. (2013). Psikologi Belajar. Jakarta: Aswaja Presindo.
Kriyantono, R. (2012). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group..
Morissan, M. (2011). Media Penyiaran : Strategi Mengelola Radio & Televisi. Tangerang:
Ramdina Prakarsa.
Naratama. (2006). Menjadi Sutradara Televisi: dengan Single dan Multi Camera. Jakarta:
Grasindo.
Nurudin. (2013). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung : Alfabeta.
Vera, N. (2010). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: Renata Pratama Media.
Wibowo, F. (2009). Teknik Produksi Program Televisi. Yogyakarta: Pinus Book Publisher.
Riwayat Penulis
Nama : M. Aristyo Rahadiyan Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 21 Maret 1989
Penulis menamatkan pendidikan S1 di Universitas Bina Nusantara dalam bidang ilmu komunikasi (broadcasting) pada tahun 2014.
Saat ini bekerja sebagai atlet sepeda BMX Nasional dan menjadi Brand Ambassador untuk Perusahaan sepeda Polygon, Brand Ambassador League, Brand Ambassador Amorfush Cloting, Brand Ambassador Lifetripco. Dan penulis saat ini menjabat sebagai Manager Polygon BMX Team.