• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran 1. Jadual Pelaksanaan Tugas Akhir

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Lampiran 1. Jadual Pelaksanaan Tugas Akhir"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

91

piran 1. Jadual Pelaksanaan Tugas Akhir

(2)

92

piran 2. Struktur Organisasi Perusahaan

(3)

93

piran 3. Denah Lokasi Perusahaan

(4)

Keterangan :

1. Jalan Raya Cangkir 2. Pos keamanan depan 3. Parkir sepeda motor 4. Gudang bahan baku 5. Koperasi

6. Kantor penjualan PT. Sinar Sosro KPW 7. Water treatment

8. Musholla 9. Parkir mobil 10. Reservoir I

11. Kantor SPSI dan loker satpam 12. Kantor utama

13. Ruang produksi

14. Gudang produk jadi (PI) 15. Gudang botol kosong (PB) 16. Ruang boiler dan generator 17. Reservoir II

18. Tandon solar 19. Bengkel

20. Pos satpam tengah 21. Tempat cuci kendaraan 22. Garasi kendaraan

23. Blower pengolahan limbah 24. Unit pengolahan limbah 25. Pos satpam belakang 26. Kali Bambe

(5)

95

piran 4. Denah Lantai Produksi

(6)

Lampiran 5. OPC Teh Botol Sosro (TBS)

(7)

Keterangan :

O – 1 : menimbang berat dan menghitung jumlah teh O – 2 : menghitung jumlah teh yang dibawa ke kitchen

O – 3 : memasukkan teh ke dalam extract tank diaduk menjadi teh cair pahit (TCP)

O – 4 : menyaring teh

O – 5 : menimbang berat dan menghitung jumlah yang datang O – 6 : menghitung jumlah gula yang dibawa ke kitchen O – 7 : memberi klorin

O – 8 : memberi superflock O – 9 : menyaring

O – 10 : memanaskan

O – 11 : memasukkan ke dalam tangki sirup O – 12 : mengaduk menjadi sirup gula O – 13 : menyaring sirup

O – 14 : mengaduk sirup gula dan TCP pada mix tank (menjadi TCM) O – 15 : mencuci botol

O – 16 : memasukkan TCM ke dalam botol

O – 17 : memasukkan crown cork ke dalam mesin crowner O – 18 : crowning

O – 19 : coding O – 20 : mencuci krat

O – 21 : memasukkan TBS ke dalam krat I – 1 : inspeksi QC terhadap kualitas teh I – 2 : inspeksi QC terhadap kualitas gula I – 3 : inspeksi QC

I – 4 : inspeksi QC I – 5 : inspeksi I – 6 : inspeksi brix

I – 7 : inspeksi brix, warna, aroma, pH, kadar tanin I – 8 : inspeksi oleh operator 2D

I – 9 : inspeksi oleh operator 2A I – 10 : inspeksi dengan EBI

I – 11 : inspeksi oleh operator 2B dan 2C I – 12 : inspeksi oleh operator 3A, 3B, dan 3C I – 13 : inspeksi oleh operator 3D

I – 14 : melengkapi peti isi menjadi 24 botol per krat

(8)

Lampiran 6. OPC Fruit Tea Genggam (FTG)

(9)

Keterangan :

O – 1 : menghitung jumlah teh yang dibawa ke kitchen

O – 2 : memasukkan teh ke dalam extract tank diaduk menjadi teh cair pahit (TCP)

O – 3 : menyirkulasikan antara air dan teh kering O – 4 : memasukkan TCP ke buffer proses ulang

O – 5 : mendinginkan TCP sampai antara suhu 30 - 38°C O – 6 : memasukkan TCP ke tangki pengasaman

O – 7 : mengaduk TCP bersama dengan asam selama ± 20 menit

O – 8 : mengendapkan TCP bersama dengan menjadi teh cair asam (TCA) O – 9 : membuang sisa pengendapan TCA sebanyak ± 50 – 100 liter O – 10 : menyaring TCA di tangki cosmos

O – 11 : memasukkan TCA ke tangki ekstrak teh I

O – 12 : menimbang berat dan menghitung jumlah yang datang O – 13 : menghitung jumlah gula yang dibawa ke kitchen O – 14 : memberi klorin

O – 15 : memberi superflock O – 16 : menyaring

O – 17 : memanaskan

O – 18 : memasukkan gula ke dalam tangki O – 19 : mengaduk menjadi sirup gula O – 20 : menyaring sirup

O – 21 : mengaduk sirup gula, TCP, dan BTM pada mix tank (menjadi TCM) O – 22 : memasukkan TCM ke dalam buffer tank

O – 23 : memanaskan TCM sampai suhu 125°C kemudian menjadi 85°C melalui paesturizer

O – 24 : memanaskan strip agar siap digunakan O – 25 : menempel strip pada paper

O – 26 : melipat paper sehingga siap untuk diisi TCM O – 27 : mengisi TCM ke dalam paper

O – 28 : memotong paper

O – 29 : memberi kode pada produk FTG O – 30 : memanaskan glue agar siap digunakan O – 31 : merekatkan straw pada produk FTG I – 1 : inspeksi QC terhadap kualitas teh I – 2 : inspeksi QC terhadap kadar asam I – 3 : inspeksi QC terhadap kualitas gula I – 4 : inspeksi QC

I – 5 : inspeksi QC I – 6 : inspeksi

I – 7 : inspeksi brix gula I – 8 : inspeksi brix TCM

I – 9 : inspeksi QC terhadap inspeksi brix, warna, aroma, pH, kadar tanin I – 10 : inspeksi temperatur TCM pada pasteurizer setiap ½ jam

I – 11 : inspeksi QC terhadap kualitas dan kuantitas paper I – 12 : inspeksi QC terhadap kualitas dan kuantitas strip I – 13 : inspeksi QC terhadap kualitas dan kuantitas straw I – 14 : inspeksi QC terhadap kualitas dan kuantitas glue

(10)

I – 15 : inspeksi produk jadi FTG. Sample yang diambil sebanyak 2 buah setiap 15 menit (total sekitar 30 sample/batch/mesin).

(11)

Lampiran 7. OPC Fruit Tea PET (FTE)

(12)

Keterangan :

O – 1 : menghitung jumlah teh yang dibawa ke kitchen

O – 2 : memasukkan teh ke dalam extract tank teh cair pahit (TCP) O – 3 : menyirkulasikan antara air dan teh kering

O – 4 : memasukkan TCP ke buffer proses ulang

O – 5 : mendinginkan TCP sampai antara suhu 30 - 38°C O – 6 : memasukkan TCP ke tangki pengasaman

O – 7 : mengaduk TCP bersama dengan asam selama ± 20 menit O – 8 : mengendapkan TCP bersama dengan menjadi teh cair asam

(TCA)

O – 9 : membuang sisa pengendapan teh cair asam sebanyak ± 50 – 100 liter O – 10 : menyaring TCA di tangki cosmos

O – 11 : memasukkan TCA ke tangki ekstrak teh I

O – 12 : menimbang berat dan menghitung jumlah yang datang O – 13 : menghitung jumlah gula yang dibawa ke kitchen O – 14 : memberi klorin

O – 15 : memberi superflock O – 16 : menyaring

O – 17 : memanaskan

O – 18 : memasukkan gula ke dalam tangki O – 19 : mengaduk menjadi sirup gula O – 20 : menyaring sirup

O – 21 : mengaduk sirup gula, TCP, dan BTM pada mix tank (menjadi TCM) O – 22 : memasukkan TCM ke dalam buffer tank

O – 23 : memanaskan TCM sampai suhu 125°C kemudian menjadi 85°C melalui paesturizer

O – 24 : membungkus botol PET dengan plastik

O – 25 : memanaskan plastik menggunakan sleve heater O – 26 : memasukkan botol ke dalam kardus untuk sementara O – 27 : mencuci botol menggunakan rinser

O – 28 : memasukkan TCM ke dalam botol O – 29 : menutup botol dengan segel

O – 30 : mendinginkan produk FTE sampai suhu 45°C O – 31 : coding

I – 1 : inspeksi QC terhadap kualitas teh I – 2 : inspeksi QC terhadap kadar asam I – 3 : inspeksi QC terhadap kualitas gula I – 4 : inspeksi QC

I – 5 : inspeksi QC I – 6 : inspeksi I – 7 : inspeksi brix

I – 8 : inspeksi QC terhadap inspeksi brix, warna, aroma, pH, kadar tanin I – 9 : inspeksi plastik botol

I – 10 : inspeksi QC terhadap temperatur setiap 1 jam sekali, dan inspeksi QC terhadap tutup miring, botol bocor, dan coding

(13)

Lampiran 8. OPC Freso

(14)

Keterangan:

O – 1 : menimbang berat dan menghitung jumlah BTM O – 2 : menghitung jumlah gula yang dibawa ke kitchen O – 3 : memasukkan ke dalam tangki sirup

O – 4 : memberi klorin O – 5 : memberi superflock O – 6 : menyaring

O – 7 : memanaskan

O – 8 : mengaduk didalam mix tank O – 9 : menampung dalam buffer tank

O – 10 : mensterilkan, dengan memanaskan dari suhu 110°C ± 3 menjadi suhu 70ºC ± 3

O – 11 : mengisi cup (satu kali pengisian 8 cup, 1 cup volumenya 200ml) O – 12 : menutup dengan lid

O – 13 : memanaskan lid dengan suhu 205ºC (proses seal I) O – 14 : memanaskan lid dengan suhu 210ºC (proses seal II) O – 15 : pemotongan lid dengan mesin trimming

O – 16 : coding

O – 17 : mengemas ke dalam karton (satu karton @ 24 cup) I – 1 : inspeksi QC terhadap formulasi dan jumlah BTM I – 2 : inspeksi QC terhadap kualitas gula

I – 3 : inspeksi QC I – 4 : inspeksi QC I – 5 : inspeksi

I – 6 : inspeksi brix, acidity, dan pH I – 7 : inspeksi kualitas cup

I – 8 : inspeksi kualitas lid

I – 9 : inspeksi volume, coding, dan kemasan produk I – 10 : inspeksi kualitas karton

(15)

Lampiran 9. OPC Teh Botol Kotak (TBK)

(16)

Keterangan:

O – 1 : menimbang berat dan menghitung jumlah yang datang O – 2 : menghitung jumlah teh yang dibawa ke kitchen

O – 3 : memasukkan teh ke dalam extract tank diaduk menjadi teh cair pahit (TCP)

O – 4 : menyaring teh dengan tambahan kieselguhr

O – 5 : menimbang berat dan menghitung jumlah yang datang O – 6 : menghitung jumlah gula yang dibawa ke kitchen O – 7 : memberi klorin

O – 8 : memberi superflock O – 9 : menyaring

O – 10 : memanaskan

O – 11 : memasukkan ke dalam tangki sirup O – 12 : mengaduk menjadi sirup gula O – 13 : menyaring sirup dengan kieselguhr

O – 14 : mengaduk sirup gula dan TCP pada mix tank (menjadi TCM) O – 15 : menampung TCM di buffer tank

O – 16 : memanaskan TCM hingga suhu 140˚C kemudian mendinginkan hingga 36˚C

O – 17 : memanaskan strip agar siap digunakan O – 18 : menempel strip pada paper

O – 19 : melipat paper sehingga siap untuk diisi TCM O – 20 : mengisi TCM ke dalam paper

O – 21 : memotong paper

O – 22 : memberi kode pada produk TBK O – 23 : memanaskan glue agar siap digunakan O – 24 : merekatkan straw pada produk TBK

I – 1 : inspeksi QC terhadap kualitas dan kuantitas teh I – 2 : inspeksi QC terhadap kualitas dan kuantitas gula I – 3 : inspeksi QC

I – 4 : inspeksi QC I – 5 : inspeksi I – 6 : inspeksi brix

I – 7 : inspeksi brix, warna, aroma, pH, kadar tanin

I – 8 : inspeksi temperatur TCM pada pasteurizer setiap ½ jam I – 9 : inspeksi QC terhadap kualitas dan kuantitas paper I – 10 : inspeksi QC terhadap kualitas dan kuantitas strip I – 11 : inspeksi QC terhadap kualitas dan kuantitas straw I – 12 : inspeksi QC terhadap kualitas dan kuantitas glue

I – 13 : inspeksi produk jadi TBK. Sample yang diambil sebanyak 2 buah setiap 15 menit (total sekitar 30 sample/batch/mesin).

(17)

107

piran 10. Flow Diagram

(18)

Lampiran 11. Data yang Diambil untuk Perhitungan Produktivitas Perusahaan Lampiran 11.1 Data Produktivitas Perusahaan pada Pengamatan ke-1

Crater Kitchen Filling Process dan pos 3 A - D

Batch Counter awal Counte

r akhir Output pengamatan

Volu me TCM yang mas

uk (lt)

Proses ulang

yang masuk (lt)

Diambil untuk proses ulang (lt)

Botol pecah

pada pos 3 (btl)

Sample QC (btl)

Sample pribadi (btl)

Tetesan filler dan cipratan

TCM dari botol(lt)

Botol pecah

di crowner per shift (btl)

Vol botol

per batch

(lt)

7 0 410 1226 krat 6400 0 18.8825 30 24 5 1.4349 - 0.2277

6 pch

1 lain-lain

8 0 253 758 krat 4300 0 35.4175 29 24 5 1.2284 - 0.2281

3 pch

0 lain-lain

9 0 169 507 krat 2890 0 71.1665 19 24 5 0.6607 - 0.2265

1 pch

0 lain-lain

10 0 453 1356 krat 7300 162.4675 30.7565 33 24 5 2.3743 - 0.2261

5 pch

0 lain-lain

11 0 223 669 krat 3840 0 11.1960 18 24 2 0.9497 40 0.2280

0 pch

0 lain-lain

(19)

Lampiran 11.2 Data Produktivitas Perusahaan pada Pengamatan ke-2

Crater Kitchen Filling Process dan pos 3 A - D

Batch

Crater Counter

akhir Output pengamatan

Volume TCM yang masuk

(lt)

Proses ulang

yang masuk

(lt)

Diambil untuk proses

ulang (lt)

Botol pecah pada pos 3 (btl)

Sample QC (btl)

Sample pribadi (btl)

Tetesan filler dan cipratan

TCM dari botol(lt)

Botol pecah di crowner per shift (btl)

Vol botol

per batch

(lt)

22 0 569 1706 krat 9200 0 46.6099 24 24 5 2.6633 - 0.22

2 pch

0 lain-

lain

23 0 553 1658 krat 9000 0 56.1487 16 24 5 2.3537 - 0.22

7 pch

2 lain-

lain

24 0 529 1581 krat 8400 0 24.4750 28 24 5 3.1578 50 0.22

2 pch

1 lain-

lain

(20)

Lampiran 11.3 Data Produktivitas Perusahaan pada Pengamatan ke-3

Crater Kitchen Filling Process dan pos 3 A - D

Batch

Crater Counter

akhir Output pengamatan

Volume TCM yang masuk

(lt)

Proses ulang yang masuk

(lt)

Diambil untuk proses ulang (lt)

Botol pecah

pada pos 3 (btl)

Sample QC (btl)

Sample pribadi (btl)

Tetesan filler dan cipratan

TCM dari botol(lt)

Botol pecah di crowner per shift (btl)

Vol botol

per batch

(lt)

33 0 510 1530 krat 8300 0 5.4120 30 24 4 2.7562 - 0.226

4 pch

0 lain-

lain

34 0 578 1729 krat 9500 0 198.2056 11 24 5 2.4982 - 0.227

1 pch

0 lain-

lain

35 0 521 1554 krat 8350 0 14.1685 30 24 5 2.8904 - 0.225

0 pch

0 lain-

lain

36 0 220 660 krat 3600 218.236 10.8082 8 24 3 1.0736 33 0.225

13 pch

0 lain-

lain

(21)

Lampiran 11.4 Data Produktivitas Perusahaan pada Pengamatan ke-4

Crater Kitchen Filling Process dan pos 3 A - D

Batch

Crater Counter

akhir Output pengamatan

Volume TCM yang masuk

(lt)

Proses ulang yang masuk

(lt)

Diambil untuk proses ulang (lt)

Botol pecah pada pos 3 (btl)

Sample QC (btl)

Sample pribadi (btl)

Tetesan filler dan cipratan

TCM dari botol(lt)

Botol pecah di

crowner per shift (btl)

Vol botol

per batch

(lt)

46 0 584 1744 krat 9300 0 111.8910 36 24 5 2.5808 - 0.23

1 pch

0 lain-

lain

47 0 583 1749 krat 9325 0 27.9868 40 24 5 2.6840 - 0.23

0 pch

0 lain-

lain

48 0 558 1670 krat 9340 0 118.1286 51 24 5 2.7150 - 0.23

9 pch

0 lain-

lain

49 0 134 402 krat 2370 276.4336 18.4270 22 24 2 0.6297 50 0.23

0 pch

0 lain-

lain

(22)

Lampiran 11.5 Data Produktivitas Perusahaan pada Pengamatan ke-5

Crater Kitchen Filling Process dan pos 3 A - D

Batch

Crater Counter

akhir Output pengamatan

Volume TCM yang masuk

(lt)

Proses ulang

yang masuk

(lt)

Diambil untuk proses

ulang (lt)

Botol pecah

pada pos 3 (btl)

Sample QC (btl)

Sample pribadi (btl)

Tetesan filler dan cipratan

TCM dari botol(lt)

Botol pecah di crowner per shift (btl)

Vol botol

per batch

(lt)

58 0 394 1175 krat 6400 0 27.1645 20 24 3 1.9304 - 0.225

3 pch

0 lain-

lain

59 0 583 1748 krat 9500 0 16.2792 41 24 5 3.4272 - 0.226

3 pch

1 lain-

lain

60 0 524 1572 krat 8600 0 31.7673 31 24 5 2.7562 27 0.225

1 pch

1 lain-

lain

(23)

Lampiran 11.6 Data Produktivitas Perusahaan pada Pengamatan ke-6

Crater Kitchen Filling Process dan pos 3 A - D

Batch

Crater Counter

akhir Output pengamatan

Volume TCM yang masuk

(lt)

Proses ulang

yang masuk

(lt)

Diambil untuk proses

ulang (lt)

Botol pecah pada pos 3 (btl)

Sample QC (btl)

Sample pribadi (btl)

Tetesan filler dan cipratan

TCM dari botol(lt)

Botol pecah di crowner per shift (btl)

Vol botol

per batch

(lt)

11 0 456 1362 krat 7300 0 14.2065 16 24 5 1.7756 - 0.2255

3 pch

2 lain-

lain

12 0 451 1350 krat 7350 0 25.7301 23 24 5 1.6517 - 0.2277

0 pch

0 lain-

lain

13 0 220 660 krat 3650 0 5.4360 9 24 5 0.9394 - 0.2265

0 pch

0 lain-

lain

14 0 127 381 krat 2000 0 3.6480 6 24 5 0.4749 - 0.2273

0 pch

0 lain-

lain

15 0 133 399 krat 2400 49.0206 5.7120 5 24 2 0.5781 73 0.2285

0 pch

0 lain-

lain

(24)

Lampiran 11.7 Data Produktivitas Perusahaan pada Pengamatan ke-7

Crater Kitchen Filling Process dan pos 3 A - D

Batch

Crater Counter

akhir Output pengamatan

Volume TCM yang masuk

(lt)

Proses ulang

yang masuk

(lt)

Diambil untuk proses ulang (lt)

Botol pecah

pada pos 3 (btl)

Sample QC (btl)

Sample pribadi (btl)

Tetesan filler dan cipratan

TCM dari botol(lt)

Botol pecah di crowner per shift (btl)

Vol botol

per batch

(lt)

26 0 203 606 krat 3200 0 6.9920 6 24 1 0.9084 - 0.219

12 pch

0 lain-

lain

27 0 1039 3108 krat 16700 0 43.3784 50 24 10 4.4389 - 0.224

& 3 pch

28 4 lain-

lain

29 0 559 1677 krat 9300 0 145.3809 27 24 5 2.5395 - 0.225

0 pch

3 lain-

lain

30 0 224 672 krat 3450 200 17.5890 27 24 2 0.8568 66 0.226

0 pch

0 lain-

lain

(25)

Lampiran 11.8 Data Produktivitas Perusahaan pada Pengamatan ke-8

Crater Kitchen Filling Process dan pos 3 A - D

Batch

Crater Counter

akhir Output pengamatan

Volume TCM yang masuk

(lt)

Proses ulang yang masuk

(lt)

Diambil untuk proses

ulang (lt)

Botol pecah pada pos 3 (btl)

Sample QC (btl)

Sample pribadi (btl)

Tetesan filler dan cipratan

TCM dari botol(lt)

Botol pecah di crowner per shift (btl)

Vol botol

per batch

(lt)

40 0 548 1641 krat 9000 0 10.646 30 24 5 2.2195 - 0.227

8 pch

0 lain-

lain

41 0 590 1764 krat 9500 0 16.025 13 24 5 2.4156 - 0.226

0 pch

0 lain-

lain

42 0 331 993 krat 5400 0 4.6935 7 24 5 1.4659 - 0.224

0 pch

0 lain-

lain

43 0 577 1722 krat 9450 0 18.688 10 24 5 2.4775 - 0.228

3 pch

0 lain-

lain

44 0 105 309 krat 1600 50.0515 2.8535 5 24 1 0.4026 50 0.22

0 pch

0 lain-

lain

(26)

Lampiran 11.9 Data Produktivitas Perusahaan pada Pengamatan ke-9

Crater Kitchen Filling Process dan pos 3 A - D

Batch

Crater Counter

akhir Output pengamatan

Volume TCM yang masuk

(lt)

Proses ulang yang masuk

(lt)

Diambil untuk proses ulang (lt)

Botol pecah

pada pos 3 (btl)

Sample QC (btl)

Sample pribadi (btl)

Tetesan filler dan cipratan

TCM dari botol(lt)

Botol pecah di crowner per shift (btl)

Vol botol

per batch

(lt)

53 0 114 342 krat 1900 0 4.4300 5 24 1 0.4955 - 0.224

3 pch

0 lain-

lain

54 0 570 1707 krat 9300 0 19.462 18 24 5 2.1059 - 0.224

3 pch

0 lain-

lain

55 0 1170 3510 krat 18760 0 25.888 49 24 10 4.8725 30 0.223

& 8 pch

56 0 lain-

lain

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan latar belakang di atas peneliti akan memberikan kombinasi modalitas ultrasound dan latihan Calf raises pada kasus plantar fascitis dan akan memaparkannya dalam

angkasa yang besar dan sebagainya, jika dilakukan pengukuran sesungguhnya maka struktur bisa sangat besar sehingga antena tidak bisa dipindahkan ke medan ukur untuk di ukur. •

Dari Tabel 2 dapat dilihat dalam sub elemen kebutuhan dari program terdapat sebelas sub elemen yang termasuk dalam sektor III (Linkage) yang berarti harus dikaji secara

Menghidupkan mesin tensile strength kurang lebih 15 menit untuk pemanasan (sambil setting aksesoris alat, sesuai dengan sample yang akan dianalisa memakai

•Backpro.. Sehingga, pada 1 jenis burung akan didapatkan sample sebanyak 30, yang akan digunakan sebagai data yang akan diolah pada penelitian ini. Karena tujuan akhir

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Pemerintah Kabupaten Mamasa ini merupakan pelaporan kinerja atas perencanaan kinerja yang ditetapkan dalam Rencana

Segala puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis dengan judul “Pengaruh Etika Kerja Islam

Daya jangkau masjid akan dijelaskan dengan berpedoman pada hasil penyebaran angket kepada responden yang mencakup beberapa faktor antara lain jarak dari rumah