Model Pembelajaran IPA Kurikulum 2013 Format Power Point

40 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

PECAHAN

Bilangan yang digunakan untuk

menyatakan bagian-bagian benda jika

benda dibagi-bagi menjadi beberapa

(2)

1 bagian

Seluruhnya 2 bagian

2

1

(3)

Bagian yang diarsir menyatakan pecahan

4

(4)

Membandingkan Pecahan

• Gambar

• Garis Bilangan

• Ilustrasi

(5)

2

1

(6)

2

1

4

2

2

1

4

2

=

(7)

2

1

4

2

2

1

4

2

(8)
(9)
(10)
(11)
(12)

4

3

=

X 2

X 2

8

6

=

X 4

X 4

32

24

(13)

4

3

=

: 2

: 2

32

24

=

: 4

: 4

8

6

(14)

4

3

Pecahan Senilai

12

n

=

X 3

X 3

(15)

Pecahan Desimal

Pecahan dengan penyebut 10, 100, 1000, dst disebut pecahan desimal

Penulisan: Nilai tempat satuan dan persepuluhan dipisahkan dengan “Koma”

08

,

0

100

8

100

125

015

,

0

1000

15

(16)

Mengubah bentuk pecahan biasa menjadi

bentuk pecahan desimal

....

4

3

(17)

75

,

0

100

75

Ubahlah menjadi pecahan yang berpenyebut 10, 100, 1000 atau 10000 dst

75

(18)

4

:

3

4

3

Cara II

(19)

Mengubah Bentuk desimal ke pecahan biasa

Desimal terbatas Contoh:

0,5 0,75 0,125 2,4

Desimall tak terbatas berulang Contoh:

0,33333333333333333 0,71717171717171717 0,11111111111111111

Desimal tak berulang tak terbatas Contoh:

(20)

Mengubah bentuk pecahan biasa menjadi

bentuk persen

....

4

3

Cara I:

(21)

Mengubah bentuk persen menjadi

bentuk pecahan biasa

80% =

(22)

Bilangan Rasional dan Irrasional

Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk

b

a

, dengan a dan b bil bulat, dan b 0

(23)

2

7

1

1.41421356237309504880168872420969807856967187537694

0.14285714285714285714285714285714285714285714285714 3.14159265358979323846264338327950288419716939937510

(24)

Penjumlahan Pecahan

8

3

4

2

4

1

(25)

4

1

4

2

4

3

(26)

Penjumlahan Pecahan

6

2

4

1

2

1

(27)
(28)

4

3

4

1

4

2

4

1

2

1

(29)

4

3

4

1

0

2

Pengurangan Pecahan

(30)

4

3

4

1

(31)

4

3

2

1

2

2

Pengurangan Pecahan

(32)

4

3

2

1

4

2

4

3

4

1

(33)

Perkalian Pecahan

4

3

5

2

20

(34)
(35)

0

5

3

5

4

5

1

5

2

(36)
(37)

Perkalian Pecahan

b

a

d

c

d

b

c

a

(38)

Pembagian Pecahan

1

2

1

(39)
(40)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...