• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN Gambaran Umum Penelitian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN Gambaran Umum Penelitian"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I

PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Penelitian

1.1.1. Jenis Usaha, Nama Perusahaan, dan Lokasi Perusahaan

Perusahaan Umum DAMRI (PERUM DAMRI) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bisnis jasa publik yang bertujuan untuk mencari laba dan melayani kepentingan umum atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang berada di lingkungan Departemen Perhubungan dimana dalam penyempurnaan Peraturan Pemerintah Nomor : 31 tahun 2002 dalam bab III pasal 3 ayat 1 menyebutkan perusahaan yang diberi tugas wewenang untuk menyelenggarakan jasa angkutan umum untuk penumpang orang dan atau barang diatas jalan dengan kendaraan bermotor. Perum DAMRI hingga kini telah menjalankan 7 (tujuh) kegiatan usaha pelayanan angkutan, meliputi Angkutan Bus Kota, Angkutan Antar Kota, Angkutan Antar Negara, Angkutan Pemadu Moda Bandara, Angkutan Travel dan Pariwisata, Angkutan Perintis atau Penugasan dari Pemerintah, dan Angkutan Barang atau Paket.

DAMRI merupakan singkatan dari “Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia” yang dibentuk berdasarkan Maklumat Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. 01/DAM/46 yang memiliki tugas utama menyelenggarakan pengangkutan darat dengan bus, truk, dan angkutan bermotor lainnya. Kantor Pusat Perum DAMRI berkedudukan di Jakarta, yaitu Jln. Matraman Raya No. 25 Jakarta Timur 13140.

(2)

2

- Cibeureum, dengan Bus Tata LP 120 D buatan Tahun 1977. (Sumber : Materi

Pembelajaran DAMRI Bandung)

1.1.2. Logo Perusahaan

Logo Perusahaan Umum DAMRI dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 1.1. Logo Perum Damri

Sumber : Data Perum Damri

1.1.3. Visi dan Misi Perusahaan

Visi dan Misi Perusahaan Umum DAMRI (PERUM DAMRI) yang tercantum dalam dokumen Company Profile adalah sebagai berikut : Visi

Menjadi penyedia jasa angkutan massal jalan raya yang aman, handal, terjangkau serta unggul dalam kinerja.

Misi

1) Meningkatkan kualitas & kuantitas alat produksi;

2) Mengutamakan kualitas pelayanan (level of service), keamanan penumpang dan barang (level of safety) dan kepuasan pelanggan (level of satisfaction); 3) Meningkatkan produksi, efisiensi dan menekan kebocoran;

(3)

3

1.1.4. Skala Usaha, Perkembangan Usaha, dan Strategi secara Umum a. Skala Usaha

Seiring dengan perkembangan zaman, Perum DAMRI telah menjalankan bisnisnya dalam skala internasional. Perum DAMRI menawarkan jasa moda transportasi darat dengan memiliki 7 (tujuh) kegiatan usaha pelayanan angkutan, meliputi Angkutan Bus Kota, Angkutan Antar Kota, Angkutan Antar Negara, Angkutan Pemadu Moda Bandara, Angkutan Travel dan Pariwisata, Angkutan Perintis atau Penugasan dari Pemerintah, dan Angkutan Barang atau Paket yang tersebar di seluruh Indonesia, serta angkutan antar negara dengan rute seperti: Pontianak, Indonesia - Kuching, Malaysia; Pontianak, Indonesia - Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam; Kupang, Indonesia - Dili, Timor Leste; dan Jayapura, Indonesia - Vanimo, Papua Nugini. (Sumber : Company Profile Perum DAMRI)

b. Perkembangan Usaha

Pada awalnya di tahun 1943, terdapat dua usaha angkutan di jaman pendudukan Jepang JAWA UNYU ZIGYOSHA yang mengkhususkan diri pada angkutan barang dengan truk, gerobak/cikar dan ZIDOSHA SOKYOKU yang melayani angkutan penumpang dengan kendaraan bermotor/bus.

Pada tahun 1945, setelah Indonesia merdeka, dibawa pengelolaan Kementrian Perhoeboengan RI, JAWA UNYU ZIGYOSHA berubah nama menjadi "Djawatan Pengangkoetan" untuk angkutan barang dan ZIDOSHA SOKYOKU beralih menjadi "Djawatan Angkutan Darat" untuk angkutan penumpang.

(4)

4

yang telah memainkan peranan aktif dalam kiprah perjuangan mempertahankan kemerdekaan melawan agresi Belanda di Jawa.

Tahun 1961, terjadi peralihan status DAMRI menjadi Badan Pimpinan Umum Perusahaan Negara (BPUPN) berdasarkan Peraturan Pemerintah No.233 Tahun 1961, yang kemudian pada tahun 1965 BPUPN dihapus dan DAMRI ditetapkan menjadi Perusahaan Negara (PN).

Pada tahun 1982, dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1982 DAMRI beralih status menjadi Perusahaan Umum DAMRI (PERUM DAMRI), dan disempurnakan dengan Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 1984, dan selanjutnya disempurnakan lagi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2002 hingga saat ini.

Perum DAMRI diberi tugas dan wewenang untuk menyelenggarakan jasa angkutan umum untuk penumpang dan atau barang di atas jalan dengan kendaraan bermotor. (Sumber :

www.bumn.go.id)

c. Strategi secara Umum

Pada dasarnya Perum DAMRI didirikan untuk mengusahakan dan mengembangkan pelayanan angkutan penumpang dan barang diatas jalan dengan kendaraan bermotor. Perum DAMRI berusaha untuk menyediakan pelayanan jasa transportasi yang aman, terpadu, tertib, lancar, nyaman, ekonomis, efisien, efektif dan terjangkau bagi masyarakat. Sesuai dengan visi dan misi Perum DAMRI adalah Menjadi penyedia jasa angkutan massal jalan raya yang aman, handal, terjangkau serta unggul dalam kinerja, dengan mengutamakan kualitas pelayanan (level of service), keamanan penumpang dan barang (level

of safety), dan kepuasan pelanggan (level of satisfaction). Oleh karena

(5)

5

Hasil wawancara dengan Bapak Deny selaku Manager Usaha DAMRI Cabang Bandung)

1.1.5. Produk dan Layanan a. Produk Perum DAMRI

Armada bus yang digunakan oleh DAMRI adalah bus buatan Jepang dan Jerman yang sudah terkenal akan kehandalannya di Indonesia. Varian merek yang digunakan antara lain adalah Hino, Mercedez, OF 8000, dan Isuzu. Kelas armada yang dilayani oleh bus DAMRI adalah kelas ekonomi dan AC. Untuk kelas ekonomi memiliki kapasitas 40 dan 50 kursi dengan menggunakan konfigurasi kursi 3-2 dengan tarif Rp 4.000. Untuk kelas eksekutif /AC memiliki kapasitas 39, 40, dan 60 kursi untuk ukuran bus besar dan bus ukuran medium 25 kursi dengan konfigurasi kursi 3-2 dengan tarif Rp 5.000 dan via tol Rp 7.000. Kelas ini melayani hampir di seluruh jalur dan rute yang dimiliki DAMRI. (Sumber: Hasil wawancara dengan Bapak Iwa

DAMRI Cabang Bandung)

Pada 9 Maret 2015 lalu, 45 armada bus DAMRI baru telah diluncurkan di kota Bandung yang dibagi untuk 3 (tiga) jalur, yaitu Elang-Jatinangor, Dago-Leuwipanjang, dan Alun-alun-Ciburuy. Bus DAMRI baru ini memiliki kapasitas untuk 60 penumpang, terdiri dari 30 seat duduk dan 30 untuk berdiri dengan denah bus menyerupai bus Trans Jakarta. Bus bantuan dari Kementrian Perhubungan ini memiliki fasilitas yang jauh lebih baik selain AC, seperti telah menggunakan GPS, wifi gratis bagi penumpang dan TV Flat 32inch. (Sumber :

Kompas.com)

(6)

6

disajikan secara gratis. Saat ini Damri Royal Class baru melayani rute Gambir, Jakarta-Bandar Lampung dengan tarif Rp 165.000/orang. Bus berwarna merah tua tersebut akan berangkat dua kali dalam sehari, pukul 10.00 Wib dan 21.00 Wib. (Sumber : Tribunnews.com)

b. Layanan Perum DAMRI

Perum DAMRI melayani moda tranportasi darat dengan menjalankan 7 (tujuh) kegiatan usaha pelayanan angkutan, meliputi Angkutan Bus Kota, Angkutan Antar Kota, Angkutan Antar Negara, Angkutan Pemadu Moda Bandara, Angkutan Travel dan Pariwisata, Angkutan Perintis atau Penugasan dari Pemerintah, dan Angkutan Barang atau Paket. Rentang produk dan layanan Perum DAMRI yang cukup luas, menjadikan perusahaan ini memiliki pesaing yang cukup banyak serta datang silih berganti. Namun, kondisi ini sekaligus menunjukkan kompetensi dan keunggulan yang dimiliki oleh Perum DAMRI dalam bersaing merebut pasar.

Trayek dalam kota didukung oleh angkutan bus kota yang melayani dalam jaringan trayek kota di dalam wilayah Kota, Ibukota Provinsi dan Kabupaten. Jaringan pelayanan meliputi 10 kota besar Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Selain itu, Perum DAMRI juga masuk dalam operator busway di DKI Jakarta sebagai Unit Bisnis Strategi (UBS). Perum DAMRI melayani Busway Koridor 11, 1 dan 8. UBS yang dimiliki untuk meningkatkan pelayanan dan penyediaan jasa transportasi yang aman, terpadu, tertib, lancar, nyaman, ekonomis, efisien, efektif dan terjangkau oleh masyarakat di wilayah Jakarta.

Untuk angkutan antar kota, pelayanan dalam trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan meliputi Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Saat ini jaringan pelayanan meliputi 22 Kota besar di Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

(7)

7

merambah ke Timor Leste melalui Kupang, Nusa Tenggara Timur menuju Timur Leste. Ekspansi ke Timor Leste tidak hanya melayani lintas antar negara, Perum DAMRI siap mengoperasikan berbagai jenis pelayanan angkutan darat di negara tersebut. Langkah ekspansi yang dilakukan Perum DAMRI ke negara-negara di Asia Tenggara serta Timor Leste, sekaligus sebagai persiapan perusahaan menjelang pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MAE 2015. Pembukaan rute lintas negara merupakan realisasi visi Perum DAMRI yaitu menjadi penyedia jasa angkutan jalan yang aman, terjangkau, berkinerja unggul, andalan masyarakat Indonesia dan regional ASEAN. Seluruh jajaran perusahaan, bekerja keras untuk merealisasikan visi tersebut.

Pada layanan pemadu moda bandara, saat ini Perum DAMRI beroperasi di 15 bandara. Unit angkutan khusus bandara Perum DAMRI di Jabodetabek saat ini beroperasi dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta melayani Blok M, Gambir, Kemayoran, Rawamangun, Bekasi, Kampung Rambutan, Pasar Minggu, Lebak Bulus, Bogor dan Jababeka. Di Surabaya melayani trayek Bandara Juanda-Tanjung Perak dan Bandara Juanda- Gresik. Layanan DAMRI untuk penumpang dari dan ke bandara juga ada di Nangro Aceh Darussalam, Padang, Pangkal Pinang, Palembang, Jambi, Jogjakarta, Mataram, Ambon, Makasar, dan Sentani.

Di Bandara Soekarno Hatta, Perum DAMRI juga memberikan layanan travel. Unit angkutan travel merupakan salah satu unit kerja pada Perum DAMRI yang khusus melayani angkutan dengan menggunakan kendaraan minibus. Kegiatan unit ini bekerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) dalam pengangkutan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari terminal kedatangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke daerah-daerah asal TKI.

(8)

8

karena dianggap tidak ekonomis. Masuknya bus DAMRI ke daerah yang menjadi tujuan rute jalur perintis untuk membuka isolasi. Keberadaan dan operasi bus DAMRI pun turut mendorong perekonomian setempat. Tidak sekedar mendorong pergerakan manusia dan barang saja. Saat ini Unit Pelaksana Teknis (UPT) DAMRI yang melayani perintis antara lain Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Mataram, Kupang, Ende, Waingapu, Kefamenanu, Mamuju, Kendari, Palu, Jayapura, Sorong, Serui, Biak, Nabire, Mimika, Manokwari, Marauke, Ambon, Halmahera, Gorontalo, dan Manado.

Dan yang terakhir untuk angkutan barang, Perum DAMRI juga melayani angkutan paket. Segmen ini melayani transit bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan lanjutan dan angkutan paket. Di samping melayani angkutan paket regular juga melakukan kerja sama dengan PT. Pos Indonesia untuk tujuan Medan, Dumai, Surabaya dan Mataram. (Sumber : www.damri.co.id)

1.1.6. Pengelolaan Sumber Daya

a. Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Kesuksesan Perum DAMRI merupakan hasil kerja keras semua karyawan perusahaan yang bekerja dengan seluruh potensi yang mereka miliki. Untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas, Perum DAMRI selalu mendidik dan melatih karyawan baik secara internal maupun eksternal. Perum DAMRI mengadakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang diselenggarakan oleh Kantor Pusat yang bekerjasama dengan pihak Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) bagi karyawan dan pengemudi dalam kurun waktu dua kali dalam setahun dengan mengirimkan karyawan dan pengemudi untuk ikut serta secara bergantian. (Sumber : Hasil wawancara dengan

(9)

9 b. Struktur Organisasi

Dalam suatu perusahaan diperlukan suatu manajemen yang merupakan tulang punggung dalam suatu organisasi. Artinya, manajemen berperan sebagai pelaksana dari semua kebijakan mulai dari yang bersifat strategis hingga teknis yang diambil organisasi. Berdasarkan Company Profile Perum DAMRI, maka struktur organisasi dari perusahaan dapat digambarkan sebagai berikut :

Gambar 1.2

Struktur Organisasi Perum DAMRI Cabang Bandung

Sumber : Data Perum DAMRI Cabang Bandung

1.2. Latar Belakang Penelitian

(10)

10

suatu kejadian yang sudah biasa kita lihat, baik di pagi hari, sore hari maupun di malam hari terutama di kota-kota besar Indonesia. Salah satu penyebab terjadinya kemacetan adalah karena tersendatnya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan, terutama kendaraan pribadi yang melebihi kapasitas jalan. Hal ini tentu akan memberikan dampak negatif yang sangat merugikan bagi masyarakat atau pengguna jalan, seperti kerugian waktu karena kecepatan perjalanan yang rendah, pemborosan energi karena pada kecepatan rendah konsumsi bahan bakar lebih rendah, dan meningkatkan stres bagi pengguna jalan yang mengakibatkan penurunan tingkat produktivitas kerja.

Salah satu kota besar di Indonesia yang sering mengalami kemacetan selain di ibukota adalah Bandung. Selain menjadi salah satu kota pariwisata yang selalu diminati oleh pendatang yang menyebabkan padatnya lalu lintas, kini

volume kendaraan di kota Bandung khususnya kendaraan pribadi masyarakat

Bandung terus meningkat sehingga terjadi kemacetan akibat jumlah kendaraan yang melebihi kapasitas jalan.

Melihat hal ini, Pemerintah kota Bandung melakukan upaya-upaya untuk mengurangi kemacetan, salah satunya dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi seperti mobil dan motor, dan beralih menggunakan transportasi umum. Di Kota Bandung sudah tersedia berbagai transportasi umum yang dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat untuk memudahkan dalam melakukan aktivitas sehari-hari yang umumnya tidak dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Berikut daftar transportasi umum di kota Bandung :

Tabel 1.1

Daftar Jenis Moda Transportasi Umum di Kota Bandung

No Jenis Transportasi Umum Jenis

1 Transportasi Udara Pesawat Terbang

2 Transportasi Darat Angkutan Kota (Angkot), Bus Kota, Taksi

3 Berbasis Rel Kereta Api

4 Motor Ojek

5 Tradisional Becak, Delman

(11)

11

Dari banyaknya jasa transportasi umum yang ada di kota Bandung, maka secara otomatis akan menciptakan persaingan antara perusahaan dan penyedia jasa transportasi tersebut. Persaingan yang semakin tajam ini, akan mendorong para pengusaha dan penyedia jasa untuk semakin memikirkan bagaimana cara memberikan pelayanan yang baik dan produk yang berkualitas. Hal ini diharapkan dapat menjawab apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen.

Sarana transportasi dituntut agar bisa menyediakan fasilitas yang aman, nyaman, cepat, dan harga yang kompetitif. Persaingan sarana transportasi yang ada membutuhkan strategi pemasaran yang tepat untuk menarik pelanggan agar membeli produk yang ditawarkan pada perusahaan tersebut. Oleh karena itu, seorang produsen harus jeli dalam membaca lingkungan, yaitu konsumen yang dituju agar dapat merebut perhatian konsumen dalam persaingan.

Salah satu perusahaan BUMN yang bertugas sebagai penyedia jasa transportasi umum, khususnya angkutan umum jalan raya untuk masyarakat adalah Perum DAMRI. Bus DAMRI merupakan salah satu fasilitas dari pemerintah yang berupaya untuk mengatasi kemacetan di Kota Bandung, yaitu dengan transportasi massal yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya menengah ke bawah. Bus DAMRI merupakan bus kota satu-satunya yang ada di kota Bandung yang melayani rute-rute hampir melewati seluruh tempat dan jalan yang ada di kota Bandung yang telah beroperasi sejak tahun 1978. (Sumber :

Materi Pembelajaran Perum DAMRI Cabang Bandung)

(12)

12 Tabel 1.2

Data Trayek dan Waktu Tempuh Bus DAMRI yang Beroperasi di Kota Bandung No Trayek Jumlah Bus Waktu Tempuh (menit) 1 Cicaheum – Cibeureum 45 45

2 Leuwi Panjang – Ledeng 14 60

4 Kiara Condong - Sarijadi 5 60

5 Dago – Leuwi Panjang 15 60

6 Elang – Jatinangor 15 90

Elang – Jatinangor (via Tol) 10 75

7 Dipatiukur – Jatinangor 15 90

Dipatiukur – Jatinangor (via Tol) 21 75

8 Kebon Kelapa – Tanjung Sari 16 90

9 Leuwi Panjang - Cicaheum 34 45

11 Kebon Kelapa - Cibiru 12 90

13 Alun-alun – Soreang 0 60

14 Kiara Condong - Sarijadi 0 60

15 Alun-alun – Ciburuy 15 90

16 Alun-alun – Kota Baru Parahyangan 8 75 Jumlah 225

Sumber : data Perum DAMRI Cabang Bandung 2016

(13)

13

persyaratan yang mudah, sehingga masyarakat cenderung lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. (Sumber : portal.bandung.co.id)

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah mengkaji dan melakukan upaya untuk melakukan pembenahan dan peremajaan bagi armada DAMRI yang sudah tidak layak jalan. Pada tahun 2015 yang lalu tepatnya pada tanggal 9 Maret, Perum DAMRI telah meluncurkan bus baru sebanyak 45 unit untuk menggantikan bus lama di kota Bandung, yang diresmikan bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Dinas Perum DAMRI tahun 2015. Peremajaan armada bus ini merupakan realisasi program tahun 2014, dan 45 bus baru ini adalah tahap pertama dalam rangka

backup angkutan umum kota Bandung. Armada baru ini merupakan bantuan dari

Kementrian Perhubungan, dan kota Bandung merupakan kota pertama yang mendapatkan bantuan bus tersebut. Armada baru berkode R206 ini memiliki kapasitas 60 orang yang dilengkapi Air Conditioner (AC) dan TV Flat LED 32 inch, serta fitur teknologi berbasis data internet, seperti GPS dan wifi. Bus baru ini beroperasi pada tiga trayek DAMRI, yakni 15 unit di trayek Dago-Leuwipanjang, 15 unit di trayek Elang-Jatinangor, dan 15 unit di trayek Alun-alun - Ciburuy. (Sumber : Kompas.com)

Penulis memilih Perum DAMRI Cabang Bandung sebagai objek penelitian karena perusahaan ini sudah sangat fenomenal terutama di masyarakat Kota Bandung, karena telah melayani masyarakat dalam menyediakan jasa transportasi umum, khususnya bus lebih dari 30 tahun, yakni sejak tahun 1978. Selain itu, DAMRI sedang ramai diperbincangkan mengenai pergantian armada baru yang memiliki fasilitas yang lebih nyaman dan berbeda dari armada-armada DAMRI sebelumnya.

(14)

14

DAMRI yang sekarang beroperasi dan menciptakan rute lalu lintas yang benar-benar memudahkan warga untuk beraktivitas, serta DAMRI juga masuk pada Program Pemerintah Kota Bandung untuk mengganti armada baru. (Sumber :

Kompas.com)

Pemerintah Kota Bandung juga membuat program-program untuk mengajak dan menarik perhatian masyarakat agar senantiasa tertarik untuk mulai menggunakan transportasi umum, seperti membuat slogan “Ayo Naik Bus”, dan program naik DAMRI gratis untuk pelajar. Pada saat yang bersamaan dengan Rapat Dinas Perum DAMRI tahun 2015, Pemerintah Kota Bandung meluncurkan program bus gratis untuk pelajar yang berseragam tingkat SD, SMP, dan SMA yang dilaksanakan dua hari dalam seminggu, yaitu hari Senin dan Kamis. Program pemerintah ini secara operasional dilaksanakan oleh pihak DAMRI, serta didukung oleh Agung Podomoro Group sebagai pemberi sponsor untuk hari Senin, dan Istana Group untuk hari Kamis. (Sumber : www.bumn.go.id)

Berdasarkan data trayek bus DAMRI pada tabel 1.2, bus yang telah dilakukan peremajaan armada yakni pada jalur V. Dago-Leuwi Panjang, jalur VI. Elang-Jatinangor, dan jalur XV. Alun-alun – Ciburuy. Tiga trayek ini diprioritaskan karena didominasi oleh bus tua. (Sumber : Kompas.com)

Yang pertama pada Trayek Dago-Leuwi panjang, jumlah armada yang beroperasi sebanyak 15 bus yang semuanya telah menggunakan bus baru. Trayek ini melewati rute yaitu Dago – Ir.Juanda – Merdeka – P.Kemerdekaan – Gereja – Via Duct – Suniaraja – Oto Iskandardinata – BKR – Leuwi Panjang – Terminal Leuwi Panjang, dan sebaliknya melewati rute Terminal Leuwi Panjang – Kopo – Astana Anyar – Gardujati – Kebon Jati – Oto Iskandardinata – Stasiun Timur - Via Duct – Gereja – Wastukencana – RE. Martadinata – Ir. Juanda – Dago. Pada rute ini, tempat-tempat yang dilewati adalah pusat perbelanjaan, seperti Pasar Baru, Bandung Indah Plaza (BIP), Braga; dan tempat umum, seperti Terminal Leuwi Panjang, Stasiun Kereta Api, dan Rumah Sakit Santo Borromeus. Waktu yang ditempuh untuk melewati rute ini kurang lebih 60 menit. (Sumber : Data

(15)

15

Selanjutnya pada Trayek Elang-Jatinangor, jumlah armada yang beroperasi sebanyak 15 bus yang semuanya telah menggunakan bus baru. Jalur VI ini memiliki 2 (dua) trayek yaitu Elang-Jatinangor Non Tol dan Elang-Jatinangor Via Tol. Trayek Elang-Jatinangor Non Tol melewati rute yaitu Elang – Rajawali – Laks. Nurtanio – Jl. Sudirman – Soekarno Hatta – Jalan Raya Garut – Jalan Raya Sumedang – Jatinangor, dan sebaliknya melewati rute Jatinangor – Jalan Raya Sumedang – Jalan Raya Garut - Soekarno Hatta – Elang. Waktu yang ditempuh untuk melewati rute ini kurang lebih 90 menit. Untuk trayek Elang – Jatinangor Via Tol rutenya adalah Elang – Rajawali – Jl. Sudirman – Soekarno Hatta – M. Toha – Tol M. Toha – Tol Cileunyi – Jatinangor, dan sebalinya melewati rute Jatinangor – Cisayang – Rancaekek – Tol Cileunyi – Tol M. Toha – M. Toha – Soekarno Hatta – Elang. Waktu yang ditempuh untuk melewati rute ini kurang lebih 75 menit. Trayek ini merupakan salah satu dari 11 trayek yang berlaku untuk program naik DAMRI gratis untuk pelajar berseragam. Trayek Elang-Jatinangor ini merupakan jalur yang paling banyak melewati sekolah-sekolah dan universitas, sehingga mayoritas yang naik bus DAMRI pada trayek ini adalah pelajar dan mahasiswa. (Sumber : Data trayek DAMRI Cabang Bandung)

Yang terakhir pada Trayek Alun-alun Ciburuy, jumlah armada yang beroperasi yakni sebanyak 15 bus yang semuanya telah menggunakan bus baru. Trayek ini melewati rute yaitu Alun-alun – Asia Afrika – Jendral Sudirman – Jalan Raya Cimahi – Jalan Raya Padalarang – Ciburuy, dan sebaliknya melewati rute Ciburuy – Jalan Raya Padalarang – Jalan Raya Cimahi – Rajawali – Laks. Nurtanio – Jendral Sudirman – Peta – Moch. Toha – Pungkur – Dewi Sartika – Alun-alun. Pada rute ini, bus DAMRI ini melewati Alun-alun Bandung, Pasar Baru Assalam, Pasar Andir, Polres Cibabat, Rumah Sakit Cibabat, Mal Cimahi, Alun-alun Cimahi, Situ Ciburuy, dan Rumah Sakit Advent. Waktu yang ditempuh untuk melewati rute ini kurang lebih 90 menit. (Sumber : Data trayek DAMRI

Cabang Bandung)

(16)

16

Gambar 1.3 Bus DAMRI sebelum Peremajaan armada

Sumber : www.google.com

Gambar 1.4 Bus DAMRI setelah dilakukan Peremajaan Armada

Sumber : Hasil Dokumentasi Penulis

Berdasarkan penjelasan diatas yang disertai dengan bukti foto yang disajikan, terutama dengan adanya peremajaan pada armada bus DAMRI ini, diharapkan masyarakat tertarik dan kembali menggunakan transportasi umum Bus DAMRI yang sekarang ini secara terus menerus sedang melakukan perbaikan dan perubahan demi memajukan sarana transportasi umum yang nyaman dan layak bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat di Kota Bandung.

(17)

17

transportasi umum untuk menunjang aktivitas sehari-hari yang saat ini telah dilakukan peremajaan armada, berikut adalah data jumlah pengguna bus DAMRI pada 3 (tiga) trayek, yakni Jalur V Trayek Dago-Leuwi Panjang, Jalur VI Trayek Elang-Jatinangor, dan Jalur XV Trayek Alun-alun – Ciburuy.

Tabel 1.3

Data Pengguna Bus DAMRI pada 3 (Tiga) Trayek yang telah Dilakukan Peremajaan Armada Tahun 2015

No Bulan Penumpang Per Bulan Rata-rata Penumpang Per Hari Jalur V Jalur VI Jalur XV Jalur V Jalur VI Jalur XV

1 Juni 92.517 92.517 91.024 3.084 3.084 3.034 2 Juli 124.357 82.718 125.887 4.012 2.668 4.061 3 Agustus 114.581 97.971 86.418 3.696 3.160 2.788 4 September 118.834 98.965 86.713 3.961 3.299 2.890 5 Oktober 117.287 95.728 72.238 3.783 3.088 2.330 6 November 117.809 96.709 81.153 3.927 3.224 2.705 7 Desember 126.744 100.192 99.965 4.089 3.232 3.225 Total 812.129 664.800 643.398 26.552 21.755 21.033

Sumber : data Perum DAMRI Cabang Bandung

Keterangan :

Jalur V : Trayek Dago-Leuwi Panjang Jalur VI : Trayek Elang-Jatinangor Jalur XV : Trayek Alun-alun – Ciburuy

(18)

18

Informatika Bandung, SMK Medika Com, SMPN 25 Bandung, SMK Profita, SMPN 34 Bandung, SMP Pelita Bangsa, SMKN 9 Bandung, SMKN 6 Bandung, SMKN 7 Bandung, SMKN 13 Bandung, SMPN 6 Bandung, SMAN 22 Bandung, SMKN 4 Bandung, SMKN 8 Bandung, SMKN 3 Bandung, SMAN 8 Bandung, dan SMPN 28 Bandung. Universitas yang dilalui oleh trayek ini adalah Universitas Padjadjaran Jatinangor, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Institut Teknologi Bandung (ITB) Jatinangor, Instutut Koperasi Indonesia, Akademi Tata Boga Bandung, STMIK Jabar, Universitas Islam Nusantara (UNINUS), STT Mandala, STIE Tridharma, Stikom Bandung, Institut Seni Budaya Indonesia, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia, LPKIA, STIE INABA, Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB). Selain itu, bersamaan dengan Rapat Dinas Perum DAMRI tahun 2015, Pemerintah Kota Bandung meluncurkan program bus gratis untuk pelajar yang berseragam tingkat SD, SMP, dan SMA yang dilaksanakan dua hari dalam seminggu, yaitu hari Senin dan Kamis. Program pemerintah ini secara operasional dilaksanakan oleh pihak DAMRI, serta didukung oleh Agung Podomoro Group sebagai pemberi sponsor untuk hari Senin, dan Istana Group untuk hari Kamis. Tetapi per tanggal 31 Desember 2015, kontrak dengan pemberi sponsor yaitu Agung Podomoro Group dan Istana Group telah habis, sehingga per tanggal 1 Januari 2016 seluruh pembiayaan ditanggung oleh pihak DAMRI. Oleh karena itu, penulis memilih trayek Elang-Jatinangor karena pihak DAMRI ingin melihat seberapa efektif program naik bus DAMRI gratis untuk pelajar ini. (Sumber : Hasil wawancara dengan Bapak Deny selaku

Manager Usaha DAMRI Cabang Bandung). Selanjutnya, Trayek

(19)

19

Dengan adanya penggantian armada baru DAMRI serta diselenggarakannya program-program yang menarik, penulis melihat bahwa respon masyarakat Bandung pada umumnya mulai antusias untuk kembali menggunakan transportasi umum Bus DAMRI. Hal tersebut dapat dilihat dari data perbandingan jumlah penumpang Bus Aglomerasi jalur VI. Elang-Jatinangor 7 bulan terakhir pada tahun 2014 sebelum dilakukannya peremajaan armada dan tahun 2015 setelah dilakukannya peremajaan armada.

Tabel 1.4

Data Jumlah Penumpang Bus Aglomerasi Jalur VI. Elang-Jatinangor bulan Juni – Desember Tahun 2014 Sebelum dan Tahun 2015 Setelah Peremajaan

Armada

No Bulan Jumlah Penumpang Selisih

2014 2015 1 Juni 88.176 92.517 4.341 2 Juli 72.412 82.718 10.306 3 Agustus 78.979 97.971 18.992 4 September 84.139 98.965 14.826 5 Oktober 80.673 95.728 15.055 6 November 78.035 96.709 18.674 7 Desember 77.578 100.192 22.614 Total 559.992 664.800

Sumber : data Perum DAMRI Cabang Bandung

(20)

20

Grafik 1.1

Data Jumlah Penumpang Bus Aglomerasi Jalur VI. Elang-Jatinangor bulan Juni – Desember Tahun 2014 Sebelum dan Tahun 2015 Setelah

Peremajaan Armada

Sumber : data Perum DAMRI Cabang Bandung (Data diolah penulis) Berdasarkan data perbandingan pada tabel 1.4 dan grafik 1.1 , maka dapat dilihat bahwa sebelum dilakukannya peremajaan armada pada tahun 2014 dan setelah adanya pergantian armada pada bulan April 2015 dan telah siap beroperasi pada bulan Juni 2015, rata-rata jumlah penumpang perbulan mengalami kenaikan yang dapat dilihat dari jumlah kenaikannya pada selisih dari tahun 2014 ke 2015. Penulis tidak dapat menentukan progress rata-rata jumlah penumpang perbulan pada tahun yang sama mengalami kenaikan atau penurunan karena jumlah kenaikan dan penurunannya tidak stabil dikarenakan memiliki kondisi tertentu.

Apabila dilihat secara perbulan dari data jumlah penumpang pada tahun 2014 dan 2015 diatas, dari bulan Juni ke bulan Juli tahun 2014 dan 2015 jumlah penumpang pada dua bulan tersebut mengalami penurunan, dan pada bulan Agustus tahun 2014 dan 2015 jumlah penumpang mengalami kenaikan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa adanya kenaikan dan penurunan yang sama dan stabil pada rata-rata jumlah penumpang karena memiliki kondisi tertentu, seperti pada bulan Juli dan Agustus rata-rata jumlah penumpang mengalami penurunan dikarenakan jalur ini melewati titik-titik lokasi sekolah dan universitas, dan pada

(21)

21

bulan tersebut merupakan masa liburan, sehingga jumlah penumpang mengalami penurunan. Berbeda pada bulan September dimana jumlah penumpang mengalami kenaikan karena pada bulan September, para siswa dan mahasiswa sudah mulai memasuki masa sekolah dan perkuliahan. (Sumber : hasil observasi penulis).

Terdapat banyak faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan. Menurut Kotler dan Amstrong (2008:159), keputusan pembelian konsumen sangat dipengaruhi oleh faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Dari variabel tersebut akan diteliti untuk mengetahui apakah perilaku konsumen yang terdiri dari faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis dapat mempengaruhi keputusan pembelian jasa transportasi DAMRI Unit Angkutan Bus Kota Bandung. Seperti yang dikutip dari (Umar, 2005:50) “Perilaku konsumen merupakan kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang dan jasa termasuk didalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut”.

Proses pengambilan keputusan pembelian pada setiap orang pada dasarnya adalah sama. Keputusan pembelian, menurut Kotler & Armstrong (2008:181) adalah tahap dalam proses pengambilan keputusan pembeli di mana konsumen benar-benar membeli. Pengambilan keputusan merupakan suatu kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakan barang atau jasa yang ditawarkan. Proses pengambilan keputusan pembelian memiliki 5 (lima) tahap sebagaimana yang dikemukakan oleh Kotler dan Amstrong (2008:179) yaitu pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku pasca pembelian.

(22)

22

“PENGARUH PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN JASA TRANSPORTASI DAMRI UNIT ANGKUTAN BUS KOTA BANDUNG (STUDI PADA PENUMPANG TRAYEK VI. ELANG-JATINANGOR TAHUN 2016)”

1.3. Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang masalah yang telah dijelaskan sebelumnya, maka yang menjadi rumusan masalah dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Bagaimana perilaku konsumen jasa transportasi DAMRI Unit Angkutan Bus Kota Bandung Trayek VI. Elang – Jatinangor ?

2. Bagaimana proses keputusan pembelian jasa transportasi DAMRI Unit Angkutan Bus Kota Bandung Trayek VI. Elang – Jatinangor ?

3. Seberapa besar pengaruh perilaku konsumen secara parsial terhadap proses keputusan pembelian jasa transportasi DAMRI Unit Angkutan Bus Kota Bandung Trayek VI. Elang – Jatinangor ?

4. Seberapa besar pengaruh perilaku konsumen secara simultan terhadap proses keputusan pembelian jasa transportasi DAMRI Unit Angkutan Bus Kota Bandung Trayek VI. Elang – Jatinangor ?

1.4. Tujuan Penelitian

Berdasarkan uraian latar belakang masalah dan rumusan masalah, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis :

1. Bagaimana perilaku konsumen jasa transportasi DAMRI Unit Angkutan Bus Kota Bandung Trayek VI. Elang – Jatinangor.

2. Bagaimana proses keputusan pembelian jasa transportasi DAMRI Unit Angkutan Bus Kota Bandung Trayek VI. Elang – Jatinangor.

(23)

23

4. Seberapa besar pengaruh perilaku konsumen secara simultan terhadap proses keputusan pembelian jasa transportasi DAMRI Unit Angkutan Bus Kota Bandung Trayek VI. Elang – Jatinangor.

1.5. Kegunaan Penelitian a. Kegunaan Teoritis

Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya dan melengkapi khazanah keilmuan dibidang pemasaran khususnya yang berkaitan dengan pengaruh perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian sehingga dapat menghasilkan teori-teori yang lebih produktif. Disamping itu beberapa temuan yang terungkap dalam penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai bahan rujukan bagi penelitian selanjutnya mengenai keputusan pembelian konsumen.

b. Kegunaan Praktis

Hasil dari penelitian ini diharapkan ini dapat memberikan masukan dan bahan pertimbangan bagi pemilik usaha, terutama dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan strategi pelayanan tentang bagaimana perilaku konsumen yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen agar selalu menggunakan jasa transportasi DAMRI.

1.6. Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN

Bab ini merupakan penjelasan secara umum tentang isi penelitian meliputi gambaran umum objek penelitian, latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, dan sistematika penulisan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA

(24)

24

rangkuman teori, penelitian terdahulu, kerangka pemikiran, hipotesis penelitian dan ruang lingkup penelitian.

BAB III METODE PENELITIAN

Bab ini membahas mengenai metode yang digunakan dalam penelitian yang terdiri dari variable operasional, tahapan penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, pengujian data, uji validitas dan reabilitas, serta teknis analisis data.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Bab ini membahas mengenai hasil penelitian yang terdiri dari analisis karakteristik responden, hasil penelitian, dan pembahasan hasil penelitian. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Gambar

Gambar 1.4 Bus DAMRI setelah dilakukan Peremajaan Armada  Sumber : Hasil Dokumentasi Penulis

Referensi

Dokumen terkait

● Guru memberikan pertanyaan dari peta strategi berpikir decision making untuk memandu peserta didik memikirkan faktor-faktor yang menjadi pertimbangan (factors to

Berdasarkan keterangan dari sejumlah tafsir di atas, terdapat sejumlah kata kunci yang bisa didapatkan, mencakup: istiqamah mensyaratkan adanya kesiapan (baik mental dan

Selanjutnya, sehubungan dengan kegiatan penelitian dalam rangka penyelesaian studi akhir serta untuk mendukung fakta dan data maka, kami memerlukan partisipasi Bapak/Ibu/Sdr

Keunggulan dari model pembelajaran Learning Cycle antara lain: merangsang siswa untuk mengingat kembali materi pelajaran yang telah didapatkan sebelumnya, memberikan

Pihak pertama berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang

PERUM DAMRI telah menyusun laporan keuangan yang terdiri dari neraca dan laporan laba rugi yang menjadi dasar untuk menghitung besarnya Penghasilan Kena Pajak dan

Perusahaan Umum (perum) DAMRI adalah badan usaha milik Negara yang bergerak dibidang jasa angkutan umum untuk penumpang dan atau barang di atas jalan dengan

Edisi Oktober 2012, (2) Mendeskripsikan jenis kalimat berdasarkan nilai informasinya dalam ramalan bintang atau zodiac pada majalah ANEKA YESS! Edisi Oktober