• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan modul IPA terpadu tema pemanasan global berbasis komik di SMPN 4 Delanggu halaman depan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengembangan modul IPA terpadu tema pemanasan global berbasis komik di SMPN 4 Delanggu halaman depan"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU

TEMA PEMANASAN GLOBAL

BERBASIS KOMIK DI SMPN 4 DELANGGU

TESIS

Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Magister Pendidikan Sains

Oleh:

Kristanti

NIM: S831208053

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2014

(2)

v

Kristanti. 2014. Pengembangan Modul IPA Terpadu Tema Pemanasan Global Berbasis Komik di SMPN 4 Delanggu.TESIS. Pembimbing I: Prof. Dr. Widha Sunarno, M.Pd., II: Drs. Cari, M.A. M.Sc. Ph.D., Program Studi Magister Pendidikan Sains, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) prosedur pengembangan modul IPA terpadu tema pemanasan gloal berbasis komik, kelayakan modul IPA terpadu tema pemanasan global berbasis komik, dan efektivitas modul IPA terpadu tema pemanasan global berbasis komik.

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model 4-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan dessiminate (penyebaran). Penelitian diawali dengan penelitian pendahuluan berupa studi pustaka dan observasi lapangan yang dilanjutkan dengan menyusun draft modul-1. Draft modul-1 divalidasi oleh ahli materi dan teman sejawat dan direvisi menjadi draft modul-2. Kemudian draft modul-2 diujicobakan secara terbatas dan mendapat masukan yang akan menjadi draft modul-3. Hasil dari draft modul-3 diujicobakan di kelompok besar di kelas. Pada uji coba kelas besar diadakan pretes dan postes untuk mengetahui keefektifan dari modul. Pada tahap terakhir modul disebarluaskan kepada guru-guru IPA untuk mendapatkan umpan balik.

Penelitian menghasilkan kualitas modul hasil pengembangan untuk kelayakan isi 92,85, penyajian 94,28, bahasa 92,85, kegrafikan 95,23, dan pendekatan 95,23, nilai ini kategori sangat baik. Berdasarkan uji-t dihasilkan p-value 0.001 yang berarti Ho ditolak maka keputusan uji adalah antara nilai murni pretes 47,32 dan postes 57,85 mempunyai perbedaan efektivitas yang signifikan. Hasil penilaian guru-guru IPA pada tahap penyebaran adalah 84 dengan kategori sangat baik, sehingga modul dapat digunakan dalam proses pembelajaran.

Kata kunci: penelitian pengembangan, modul, IPA Terpadu, komik

(3)

vi

Kristanti. 2014. Development of The Integrated IPA Module at the Theme Global Warming Base on Comic for Junior High School at SMPN 4 Delanggu, THESIS. Supervisor I: Prof. Dr. Widha Sunarno, M.Pd., II: Drs. Cari, M.A. M.Sc. Ph.D., Program Study of Magister Science Education, Teacher Training and Education Faculty of Sebelas Maret University, Surakarta.

Abstract

This research aims to: 1) developing of the integrated IPA module at the theme global warming base on comic; 2) analyzing feasibility of the integrated IPA module at the theme global warming base on comic; 3) analyzing effectiveness of the integrated IPA module at the theme global warming base on comic.

This research is a development research referring by Thiagarajan to the 4- D models, namely define, design, develop, and disseminate. This research begins by literature study and observation for draft module-1. Draft module-1 validated by validator and 5 teacher, this result is draft module-2. Draft module-2 to try out for limited students, this result is draft module-3. Draft module-3 to try out for real class. In the phase arranged pretest and posttest. The last, module to disseminate for 23 IPA’s teachers.

Result of this research is integrated IPA module at the theme global warming base on comic have feasibility of content 92,85, language 92,85, presentation 94,28, graphical 95,23, and approachment 95,23 is showing categorized very good. The result of t-test p-value is 0,001, means Ho is rejected. Result from IPA’s teachers at phase disseminate is 84.

Keyword: research and development, module, integrated IPA, comic

(4)

ix DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN……… ii

HALAMAN PENGESAHAN……… . iii

HALAMAN PERNYATAAN……….. ... iv

ABSTRAK ... v

C. Tujuan Pengembangan... 6

D. Spesifikasi Produk... 6

E. Pentingnya Pengembangan... 7

F. Asumsi dan Keterbatasan Pengembangan... 7

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 9

A. Kajian Teori... 9

1. Hakekat IPA... 9

(5)

x

2. Pengertian IPA Terpadu ... 12

3. Landasan IPA Terpadu... 13

4. Tujuan dan Manfaat IPA Terpadu ... 14

5. Modul Pembelajaran... 17

6. Pengembangan Modul Pembelajaran ... 22

7. Komik……….. . 24

8. Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Komik 25 9. Pendekatan Konstektual……….26

10. Prestasi Belajar ...……..32

11. Pemanasan Global ... 38

B. Hasil Penelitian yang Relevan... 47

C. Kerangka Berfikir ... 52

BAB III METODE PENELITIAN... 55

A. Tempat dan Waktu ... 55

B. Jenis Penelitian ... 56

C. Prosedur Pengembangan... 56

D. Subyek Penelitian... 60

E. Data dan Sumber Data ... 61

F. Instrumen Pengumpulan Data ... 61

G. Hasil Uji Coba Instrumen... 65

H. Teknik Analisis Data……… 67

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN... 70

A. Deskripsi Data Hasil Penelitian ... 70

(6)

xi

B. Pembahasan ... 82

C. Temuan Lapangan... 89

D. Keterbatasan Penelitian ... 90

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN... 91

A. Kesimpulan... 91

B. Implikasi ... 92

C. Saran ... 92

DAFTAR PUSTAKA ... 94

LAMPIRAN……… 97

(7)

xii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 3.1 : Jadwal Penelitian ... 55

Tabel 3.2 : Validitas Soal Tes Kognitif... 65

Tabel 3.3 : Daya Beda Soal Tes Kognitif ... 66

Tabel 3.4 : Tingkat Kesukaran Soal... 66

Tabel 3.5 : Kriteria Nilai Rerata ... 68

Tabel 4.1 : Usia Siswa Kelas VIII ... 71

Tabel 4.2 : Nilai UN Mapel IPA ... 71

Tabel 4.3 : Saran Perbaikan Modul... 75

Tabel 4.4 : Distribusi Frekuensi Ranah Kognitif Sebelum Menggunakan Modul... 79

Tabel 4.5 : Distribusi Frekuensi Ranah Kognitif Setelah Menggunakan Modul... 80

Tabel 4.6 : Hasil Validasi Modul ... 86

(8)

xiii

DAFTAR GAMBAR

Halaman Gambar 2.1 : Efek Rumah Kaca ... 41 Gambar 2.2 : Lapisan Atmosfer Bumi... 43 Gambar 3.1 : Langkah-Langkah Pengembangan Modul……….. 57 Gambar 4.1 : Histogram Hasil Belajar Ranah Kognitif Sebelum

Menggunakan Modul ... 79 Gambar 4.2 : Histogram Hasil Belajar Ranah Kognitif Setelah

Menggunakan Modul... 80

(9)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1 : Nilai Hasil UN... 97

Lampiran 2 : Rangkuman Hasil Pengungkap Keutuhan Siswa ... 114

Lampiran 3 : Kualitas Modul... 115

Lampiran 4 : Instrumen Perbaikan Modul ... 123

Lampiran 5 : Angket Pengungkap Kebutuhan Guru ... 150

Lampiran 6 : RPP, Soal-Soal, dan Lembar Jawab... 155

Lampiran 7 : Penilaian Modul oleh Siswa ... 175

Lampiran 8 : Hasil Prestasi Belajar ... 176

Lampiran 9 : Rangkuman Respon Guru... 196

Lampiran 10 : Foto-Foto Kegiatan ... 198

Lampiran 11 : Contoh LKS... 202

Lampiran 12 : Ijin Penelitian ... 208

Gambar

Gambar 2.1  :

Referensi

Dokumen terkait

Model pengembangan yang digunakan adalah model Four-D yang diadaptasi dari Thiagarajan (1974) yang terdiri dari empat tahapan meliputi: pendefinisian

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau research and development (R&D). Model pengembangan yang dipakai adalah model Four-D yaitu pendefinisian,

Penelitian pengembangan modul pembelajaran IPA berbasis HOTS ini menggunakan prosedur pengembangan 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian ( define ), perancangan

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D). Model pengembangan yang dipakai adalah model Four-D yaitu

Penelitian pengembangan modul pembelajaran IPA berbasis HOTS ini menggunakan prosedur pengembangan 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design),

Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan yang terdiri dari tiga tahap, yaitu (1) pendefinisian (define), (2) perancangan (desaign), (3)

Penelitian pengembangan ini menggunakan tiga tahap model 4-D yang meliputi define (pendefinisian), design (perancangan), dan develop (pengembangan) dengan modifikasi

Penelitian dan pengembangan ini mengacu pada model pengembangan Four-D yang meliputi empat tahap yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop