BAB I PENDAHULUAN. yang dapat memberikan kontribusi secara signifikan bagi perekonomian

Teks penuh

(1)

1 A. Latar Belakang

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan usaha produktif yang dimiliki oleh perorangan atau badan usaha perorangan yang dapat memberikan kontribusi secara signifikan bagi perekonomian Indonesia Rivanthio & Razak (2018). Kondisi tersebut sangat memungkinkan karena keberadaan UMKM cukup dominan dengan alasan jumlah industri yang besar dan terdapat dalam sektor ekonomi (Hanggraeni dkk., 2017).

Kontribusi UMKM bagi pemerintah sangat besar terutama untuk mengatasi kemiskinan melalui penciptaan lapangan pekerjaan, pengembangan kegiatan ekonomi daerah, menghilangkan ketidakadilan dalam menikmati hasil pembangunan, dan mendorong dalam peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB). UMKM juga memiliki keunggulan dalam bidang yang memanfaatkan sumber daya alam dan padat karya (Kartawan dkk., 2016)

Krisis yang menimpa Indonesia pada tahun 1997 hingga 1998 berdampak pada ekonomi Indonesia yakni resesi ekonomi, namun sektor UMKM yang mampu tetap berdiri kokoh. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) keadaan pasca krisis ekonomi jumlah UMKM yang masih bertahan tidak berkurang bahkan ada peningkatan yang mencapai 2,98%

(2)

pada tahun 1999 dan naik lagi di tahun berikutnya 2000 mencapai 4,94%.

(Prasetio dkk., 2018).

Menurut UU No. 20 Tahun (2008) UMKM memiliki batasan untuk mengelompokkan kategori-kategori unit usaha, batasan tersebut diantaranya usaha mikro, usaha kecil, atau usaha menengah yang berdiri sendiri yang dikelola oleh perorangan atau badan usaha. Adapun batasan UMKM memiliki kekayaan bersih tidak lebih dari Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah) total kekayaan tersebut termasuk tanah dan bangunan tempat untuk bangunan. Untuk hasil penjualan tidak lebih dari Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah).

Gambar 1.1

Data Perkembangan UMKM di Indonesia

Sumber : lokadata

Dari data UMKM 5 tahun terakhir mulai dari tahun 2015-2019 diatas yang ada di Indonesia terlihat bahwa adanya perkembangan UMKM yang selalu meningkat, di tahun 2019 terdapat pertumbuhan jumlah

(3)

UMKM sebesar 5 persen dibanding tahun 2018. Data UMKM 2019 67,4 juta unit sedangkan data UMKM 2018 sebanyak 64,2 juta unit. Di Indonesia secara keseluruhan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan sehingga memberikan dampak yang positif karena dapat menyumbang lebih banyak PDB UMKM serta mampu menyerap tenaga kerja dengan lebih banyak lagi.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Merdekawati & Rosyanti (2020) UMKM merupakan bagian penting bagi suatu negara atau daerah.

Sektor industri UMKM dapat diyakini sebagai sektor yang menjadi terdepan yang memipin sektor lain dalam sebuah perekonomian yang lebih maju.

Di era digital saat ini dengan banyaknya penduduk Indonesia yang cukup besar dapat menjadi peluang ekonomi. Dengan mendorong dalam melakukan perubahan ke ekonomi digital agar dapat bersaing di ekonomi global. Menurut Sutrisno (2019) ekonomi digital adalah segala aktivitas ekonomi yang menggunakan sarana digital dalam transakasi dan pasar di dunia internet yang dapat berdampak pada perekonomian untuk meningkatkan keutungan bagi pengguna yang melakukan.

(4)

Gambar 1.2

Data Pengguna E Commerce

Sumber : (Teknoia.com, 2020)

Berdasarkan gambar 1.2 pada Januari 2020 Indonesia menduduki pertama dalam melakukan transaksi jual beli secara online. Hal tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan bagi pelaku UMKM dalam memanfaatkan media online untuk pemasaran produk, terlihat bahwa penduduk Indonesia sangat tinggi dalam penggunaannya untuk jaul beli.

Dikutip dari Gatra.com (2020) UMKM di Jawa Tengah dalam melakukan pemasaran produk masih belum memanfaatkan internet dikarenakan masih belum banyak yang menggunakan teknologi. Hanya sekitar 3,5% UMKM yang memanfaatkan internet sebagai media pemasarannya. Hal tersebut menjadi kendala terhambatnya pertumbuhan UMKM. Upaya pemerintah dengan mendorong UMKM go online. Dilihat dari penggunaan data internet di seluruh Indonesia dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk memasarkan produknya dengan lebih luas jangkauannya.

(5)

Di seluruh Kabupaten di Indonesia perkembangan UMKM secara signifikan juga berpengaruh pada perekonomian daerah salah satunya di Kabupaten Kebumen. Hal tersebut memberikan efek positif yang cukup besar dalam penyerapan tenaga kerja yang cukup banyak. Pengaruhnya bagi daerah juga dapat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kebumen (Pane dkk., 2018).

Dalam penelitian ini berfokus pada anggota forum UMKM online di Kabupaten Kebumen. Menurut ketua forum yang bernama Nanang forum ini memiliki kegiatan diantaranya : melakukan kerjasama dengan berbagai pihak atas dasar saling menguntungkan, mengadakan pelatihan untuk meningkatkan wawasan keterampilan dan meningkatkan kualitas sumber daya anggota, serta melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Jumlah anggota forum UMKM ada 41 yang terdiri dari berbagai daerah yang ada di Kabupaten Kebumen. Dengan berbagai jenis bidang UMKM seperti kerajinan, makanan, jasa dan agro.

Perkembangan dunia usaha yang semakin maju dan modern membuat pelaku UMKM dituntut agar mengusai suatu keterampilan dengan memanfaatkan potensi yang ada didalam dirinya untuk mampu berkreatif menciptakan usaha yang baru dan berbeda dan dengan mempertimbangan kinerja yang baik (Hanggraeni dkk., 2017).

Pengembangan kinerja UMKM dalam jangka panjang seringkali mengalami keterlambatan, hal tersebut dikarenakan adanya masalah konvensional dalam bidang manajemen yang tidak tuntas yang

(6)

menyebabkan UMKM mengalami kesulitan untuk bersaing dengan perusahaan besar. UMKM seringkali hanya berorientasi untuk jangka pendek dalam mengambil keputusan bisnisnya. Dapat dilihat tidak adanya konsep inovasi secara berlanjut dan tidak konsisten (Aribawa, 2016).

UMKM sering mengalami berbagai masalah baik dari faktor internal maupun eksternal. Faktor internal diantaranya kualitas SDM, keuangan, produksi, teknologi dan pemasaran. Sedangkan faktor eksternal adalah kebijakan pemerintah, aspek sosial, ekonomi dan budaya serta peranan lembaga (Siagian dkk., 2019). Di Kabupaten Kebumen permasalahan UMKM juga sering terjadi masalah dikutip dinkopumkmkebumen. Masalah tersebut diantaranya masalah dalam aliran modal kerja ataupun investasi, sulit membuka akses pasar, rendahnya kualitas SDM, kesulitan dalam pengadaan bahan baku, teknologi dan administrasi pembukuan. Masalah tersebut apabila tidak segera ditangani akan berpengaruh pada kinerja UMKM.

Kinerja adalah hasil dari suatu proses yang telah dikerjakan secara terencana pada waktu dan tempat dari karyawan serta organasasi yang bersangkutan dalam mencapai tujuannya. Kinerja memiliki hubungan yang kuat dengan tujuan organisasi, kepuasan konsumen dan berkontribusi pada ekonomi. Kinerja bersingkatan kinetika energi kerja yang memiliki arti sama dalam bahasa inggis perfomance (Walenta, 2019). Dengan demikian kinerja adalah melakukan pekerjaan, hasil dari yang dikerjakan dan apa yang dikerjakan serta bagaimana cara mengerjakannya.

(7)

Ayat Al-Qur’an tentang kinerja:

لُكِل َو ت ٰج َرَد اَّمِ م ا ۡوُلِمَع ۡمُهَيِ ف َوُيِل َو ۚ ۡمُهَلاَم ۡعَا

ۡمُه َو َن ۡوُمَل ۡظُي َل

Artinya: Dan setiap orang memperoleh tingkatan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan, dan agar Allah mencukupkan balasan perbuatan mereka, dan mereka tidak dirugikan. (Al-Ahqaf ayat 19)

Dari ayat tersebut dijelaskan bahwa Allah akan memberikan balasan dari setiap amal perbuatan manusia berdasarkan apa yang telah dikerjakan. Artinya jika seseorang melakukan pekerjaan dengan baik serta menunjukkan kinerja yang baik pula untuk organisasinya maka ia akan mendapat hasil yang baik untuk dirinya sesuai dengan apa yang dikerjakannya dan bagi organisasinya akan mendapatkan keuntungan. Dari ayat di atas kita dapat mengambil pelajaran bahwa setiap manusia yang bekerja akan mendapatkan balasan sesuai apa yang dikerjakannya.

Adanya UMKM yang tergabung di forum UMKM online di Kabupaten Kebumen, tentu dengan adanya evaluasi atau study literatur agar UMKM semakin maju. Penelitian ini berfokus pada variabel modal, teknologi, dan sumber daya manusia yang berpengaruh terhadap kinerja pada forum UMKM online di Kabupaten Kebumen. Penilaian kinerja merupakan dasar untuk melakukan evaluasi UMKM tersebut.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Suryantini & Sulindawati (2020) mengungkapkan bahwa adanya kualitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM.

Maka dari itu dengan kualitas sumber daya yang bagus dapat

(8)

meningkatkan kinerja UMKM dan dengan mengikuti perkembangan zaman teknologi dapat membantu marketing penjualan dan efisiensi dalam berproduksi. Penelitian yang dilakukan oleh Winardi (2016) modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, sehingga perlu adanya perkembangan dalam melakukan pengolahan modal agar kinerja UMKM semakin meningkat dan stabil.

Beberapa permasalahan yang dihadapi UMKM menjadikan peneliti melakukan penelitian terkait faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kinerja pada pelaku usaha di forum UMKM online Kabupaten Kebumen. Memberikan penguraian kepada anggota forum dalam menghadapi berbagai masalah yang dapat menghambat kinerja UMKM.

Di era yang semakin maju dan modern banyak tantangan yang harus dihadapi pelaku UMKM untuk tetap berjaya sehingga pelaku UMKM dituntut untuk mampu mengembangkan kreativitasnya. Beberapa hal diatas merupakan alasan kuat yang dipakai peneliti untuk meneliti faktor- faktor yang mempengaruhi kinerja UMKM.

Berdasarkan uraian diatas, penulis ingin melakukan study literatur.

Penilaian kinerja terhadap anggota forum UMKM online di Kabupaten Kebumen. Peneliti mengambil judul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Usaha, Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) studi kasus : pada forum UMKM online di Kabupaten Kebumen)” sebagai judul penelitian skripsi.

(9)

B. Batasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah yang ada diatas, maka fokus penelitian ini adalah mencakup faktor-faktor internal seperti modal, teknologi dan sumber daya manusia yang dapat mempengaruhi kinerja UMKM di forum UMKM online Kabupaten Kebumen.

C. Rumusan Masalah

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Apakah modal berpengaruh terhadap kinerja anggota forum UMKM online di Kabupaten Kebumen ?

2. Apakah teknologi berpengaruh terhadap kinerja anggota forum UMKM online di Kabupaten Kebumen ?

3. Apakah sumber daya manusia berpengaruh terhadap kinerja anggota forum UMKM online di Kabupaten Kebumen ?

D. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui pengaruh modal terhadap kinerja anggota forum UMKM online di Kabupaten Kebumen.

2. Untuk mengetahui pengaruh teknologi terhadap kinerja anggota forum UMKM online di Kabupaten Kebumen .

3. Untuk mengetahui pengaruh sumber daya manusia terhadap kinerja anggota forum UMKM online di Kabupaten Kebumen.

(10)

E. Manfaat Penelitian

Penelitian kali ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk semua pihak, adapun manfaat penelitian sebagai berikut :

1. Manfaat Teoritis

Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan penyumbang pikiran tentang faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kinerja UMKM pada suatu organisasi serta mampu memberikan tambahan referensi untuk penelitian selanjutnya.

2. Manfaat Praktis

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada setiap organisasi khususnya forum UMKM online di Kabupaten Kebumen untuk meningkatkan dan mengevaluasi kinerja pelaku UMKM dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat mendukung kinerja pelaku UMKM.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :