i
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Program Studi Teknik Informatika
Oleh :
THERESIA PAULIN KOTUALUBUN 055314044
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
ii
OF MIDWIFE PATIENTS
A THESIS
Presented as Partial Fulfillment of the Requirement To Obtain Sarjana Teknik Degree
In Informatics Engineering Departement
By :
THERESIA PAULIN KOTUALUBUN 055314044
INFORMATICS ENGINEERING STUDY PROGRAM
FACULTY OF SCIENCE AND TECHNOLOGY
SANATA DHARMA UNIVERSITY
YOGYAKARTA
v
Tidak Ada Sesuatupun Yan g Akan Terjadi Padaku Hari Ini Yang TUHAN dan Aku Tidak Dapat
menyelesaikannya Bersama-sama...
Janganlah Hatimu Iri Kepada Orang Berdosa, Tetapi Takutlah akan TUHAN Senantiasa, Karena Masa Depan
Sungguh Ada Dan Harapanmu Tidak Akan Hilang (Ams 23: 17-18)
Percaya Dan Bergantunglah Kepada Allah Untuk Mendapatkan Jawaban-Jawaban Yang Akan Mengakhiri
vii
pelayanan lainnya yang diterima pasien pada sarana kesehatan, baik rawat jalan maupun rawat inap (Permenkes No. 749a/Menkes/Per/XII/1989). Rekam medis digunakan sebagai acuan pasien selanjutnya, terutama pada saat pasien itu berobat kembali. Rekam medis pasien harus siap apabila pasien berobat kembali. Kelengkapan pengisian berkas rekam medis oleh tenaga medis kesehatan akan memudahkan tenaga kesehatan lain dalam memberikan tindakan atau terapi kepada pasien. Selain itu juga data rekam medis tersebut digunakan sebagai sumber data pada bagian rekam medis dalam pengolahan data yang kemudian akan menjadi informasi yang berguna bagi pihak manajemen dalam menentukan langkah-langkah strategis untuk pengembangan pelayanan kesehatan.
Pada tugas akhir ini dibuat sistem informasi yang dapat membantu bidan untuk meningkatkan mutu pelayanan pasien dengan memudahkan bidan menyimpan data pasien, melihat perkembangan kondisi kehamilan pasien, serta memudahkan bidan mengatur dan mengingat jadwal kontrol pasien. Implementasi program dengan menggunakan Java dan MySQL.
viii
Medical record is a file that contains records and documents about the identity of patients, the results of examination, treatment, action and other services received by patient in health facilities, and medication for outpatient or inpatient care (Permenkes No. 749a/Menkes/Per/XII/1989). Medical record is used as a reference for the next examination, especially when the patient is treated again. Medical records of patients must be ready when the patient is treated again. Completeness of medical records file by the health officer will facilitate other health officer in providing the action or therapy to patients. It also can be used as a data source on the medical records in data management and will be useful information for the management to determine strategic steps for the develpment of health services.
In this final assignment, an information systems was developed to help midwife to improve the quality of patient services by facilitating midwives to save patient data, to see the progress of the condition of the patient's pregnancy, and enable midwives to manage and recall the patient's control schedule. The system was implemented using Java and MySQL.
x
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah mengaruniakan berkat dan hikmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini.
Dalam proses penulisan tugas akhir ini ada begitu banyak pihak yang telah memberikan bantuan dan perhatian dengan caranya masing-masing sehingga tugas akhir ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu saya mengucapkan terimaksih kepada:
1. Kedua orang tua penulis Kotualubun Jans, S.IP dan Maria Ganwarin yang telah memberikan dukungan moral, spiritual dan finansial dalam penyusunan skripsi.
2. Bapak Yosef Agung Cahyanta, S.T, M.T selaku dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
3. Bapak Puspaningtyas Sanjoyo Adi, S.T, M.T selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
4. Ibu P.H. Prima Rosa, S.Si, M.Sc selaku Dosen Pembimbing Tugas Akhir yang telah banyak memberikan bimbingan dan menyediakan waktu dalam memberikan pengarahan selama penulisan tugas akhir ini
5. Tempat praktek Ibu Eliska Kristiandaru yang telah memberikan kesempatan sebagai tempat studi kasus.
xi
Carlo dan sepupu-sepupuku Margaretha Sisca, Margaretha Maargie, Christianus Remco dan Kevin Darmanto Ang yang selalu menyayangi dan memberikan dukungan kepadaku.
9. Sahabat-sahabat terbaik penulis: Dya Sifa, Bhernadet Megaria, Stephanie angela, Ineke Lahallo, Rossy Maria, Andriyanto, Fransiskus Paranso, I kadek Dendy, Michael Martinus, Hendri Cahyana, Y.Yeni K, Maria Goretti, Margareta Ratna, Phalita Nariwastu, I Gusti Nyoman Sedana, Febri Isdariyanto, Christiono Eka, Ignasius Hans, Dominikus Catur dan A.G Hari Jati
10.Semua pihak yang telah membantu penulisan baik secara langsung maupun tidak langsung, yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Dengan rendah hati saya menyadari bahwa tugas akhir ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, berbagai kritik dan saran untuk perbaikan tugas akhir ini sangat saya harapkan.
Akhir kata semoga tugas akhir ini bermanfaat bagi semua pihak. Terima kasih.
Yogyakarta, 23 Februari 2010
xii
HALAMAN JUDUL ...i
HALAMAN PERSETUJUAN ... iii
HALAMAN PENGESAHAN ... iv
MOTTO ... v
PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ... vi
ABSTRAKSI ... vii
ABSTRACT ... viii
LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN ... ix
KATA PENGANTAR ... x
DAFTAR ISI ... xii
DAFTAR TABEL ... xvi
DAFTAR GAMBAR ... xvii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1Latar Belakang Masalah ... 1
1.2Rumusan Masalah ... 2
1.3Batasan Masalah ... 3
1.4Tujuan Penelitian ... 3
1.5Metode Penelitian ... 3
1.6Sistematika Penulisan ... 5
BAB II LANDASAN TEORI ... 7
2.1 Rekam Medis ... 7
2.1.1 Pengertian Rekam Medis ... 7
2.1.2 Isi Rekam Medis ... 7
2.1.3 Penyelenggaraan Rekam Medis ... 8
2.1.4 Manfaat Rekam Medis ... 9
2.1.5 Penyimpanan Rekam Medis ... 9
2.2 Sistem Informasi ... 10
2.2.1 Kualitas Informasi ... 10
xiii
2.8 Sequence Diagram ... 16
2.9 UML (Unified Modeling Language) ... 17
2.10 ERD (Entity Relational Diagram) ... 18
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM ... 21
3.1 Analisis Sistem ...21
3.1.1Fase Defenisi Ruang Lingkup (Scope Definition Phase ) ………... 21
3.1.2Fase Analisis Masalah (Problem Analysis Phase) ………... 23
3.1.2.1 Sistem Yang Ada Saat Ini ……….. 23
3.1.2.2 Sebab dan Akibat (Cause and Effect) ………. 23
3.1.2.3 Gambaran Sistem Baru ……… 25
3.1.2.4 Orang Yang Terlibat Dalam Sistem ………... 26
3.1.3Fase Analisis Kebutuhan (Decision Analysis Phase)... ………..26
3.1.3.1 Use case Diagram ………... 27
3.1.3.2 UseCase Diagram untuk Package Pengelolaan Data Pasien …….. 28
3.1.3.3 Use Case Diagram Untuk Package pengelolaan Data Pemeriksaan.28 A. Use Case Diagram Package Pemeriksaan Kehamilan …..…….. 28
B. Use Case Diagram Package Data Obstetri ………...……... 29
C. Use Case Diagram Package Informasi Pemeriksaan …..……… 29
3.1.3.4 Ringkasan Use case ...………... 30
3.1.3.5 Narasi Use Case (Use case Narative) ………...……… 31
3.2 Perancangan Sistem ...45
3.2.1Fase Desain Logikal (Logical Design Phase) ... 45
3.2.1.1Diagram Aktivitas (Activity Diagram) ……… 45
3.2.1.2Entity Relationship Diagram ……….. 53
3.2.1.3Class Diagram ... 54
3.2.2Fase Desain Fisikal (Fisical Design Phase) ... 55
xiv
3.2.2.3 Perancangan Database ………... ………80
3.2.2.4 Desain User Interface ……… 82
A. Desain Input ... 82
B. Desain Output ... 84
BAB IV IMPLEMENTASI DAN HASIL ... 87
4.1 Fase Konstruksi dan Percobaan ... 87
4.1.1 Karakteristik Sistem ... 87
4.1.2 Kebutuhan Sistem ... 87
4.1.2.1 Kebutuhan Perangkat Keras ... 87
4.1.2.2 Kebutuhan Perangkat Lunak ... 88
4.1.3 Implementasi Sistem ... 88
4.1.3.1 Pembuatan database ...88
4.1.3.2 Pembuatan Tabel ... 88
4.1.3.3 Koneksi Program Ke Database ... 90
4.1.3.4 Penanganan Sistem Informasi Rekam Medis Pasien Bidan ... 91
4.1.3.4.1 Login ... 91
4.1.3.4.2 Pasien ... 92
4.1.3.4.3 Data Kehamilan ... 94
4.1.3.4.4 Data Obstetri ... 96
4.1.4 Antarmuka ... 98
4.1.4.1Halaman Login ...98
4.1.4.2Halaman Utama ... 98
4.1.4.3Halaman Data Pasien ... 99
4.1.4.4Kehamilan ... 100
4.1.4.5Informasi Jadwal Kontrol ... 102
4.1.4.6Informasi Prakiraan Persalinan ... 102
4.1.4.7Informasi Riwayat Kesehatan Pasien ... 103
4.1.4.8Sensus Bulanan Pasien Hamil ... 104
4.2 Analisis Hasil Implementasi ... 105
xv
BAB V PENUTUP ... 136
5.1 Kesimpulan ... 136
5.2 Saran ... 137
xvi
Tabel 1. Tabel Cause and Efect ... 23
Tabel 2. Tabel Ringkasan Use Case ………30
Tabel 3.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Login……….. 55
Tabel 4.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Lihat Data Pasien…………... 55
Tabel 5.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Pendaftaran Pasien……… 55
Tabel 6.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Edit Data Pasien………... 56
Tabel 7.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Lihat Data Kehamlan………… 56
Tabel 8.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Tambah Data Kehamlan……... 56
Tabel 9.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Edit Data Kehamlan……... 57
Tabel 10.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Tambah Data Kehamlan……. 57
Tabel 11.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Edit Data Kehamlan…... 57
Tabel 12.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Lihat Jadwal Kontrol…... 58
Tabel 13.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Lihat Prakiraan Persalinan….. 58
Tabel 14.Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Lihat Riwayat Kesehatan Pasien……… ………58
Tabel 15. Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Logout……… 59
Tabel 16. Identifikkasi Kelas dalam desain Use Case Logout……… 59
Tabel 17.Tabel Pengguna……… 80
Tabel 18.Tabel Pasien………....……..……... 80
Tabel 19.Tabel Data Kehamilan………... 81
Tabel 20.Tabel Status Obstetri……… 82
Tabel 21.Tabel Rencana Pengujian………. 105
Tabel 22. Prosedur Pengujian dan Kasus Uji……… ……….. 107
xvii
Gambar 4.Simbol entitas ………...………… 18
Gambar 5.Simbol Entitas dengan Atribut ……….………… 19
Gambar 6.Notasi kardinalitas ………....……… 20
Gambar 7. diagram konteks …………..………. 23
Gambar 8. Use Case Diagra …..……… 27
Gambar 9. Use Case Diagram package Pengelolaan Data Pasien ………... 28
Gambar 10. Use Case Diagram Package Pemeriksaan Kehamilan……… 28
Gambar 11. Use Case Diagram Package Pemeriksaan Data Obstetri ... 29
Gambar 12. Use Case Diagram Package Laporan Pemeriksaan ………... 29
Gambar 13. Activity Diagram Login ………. 45
Gambar 14. Activity Diagram Lihat Data Pasien ………... 46
Gambar 15. Activity Diagram Pendaftaran Pasien ………. 46
Gambar 16. Activity Diagram Edit Data Pasien ... 47
Gambar 17. Activity Diagram Lihat Data Kehamilan………. 47
Gambar 18. Activity Diagram Tambah Data Kehamilan ………... 48
Gambar 19. Activity Diagram Edit Data Kehamilan ………. 48
Gambar 20. Activity Diagram Tambah Data Obstetri ……… 49
Gambar 21. Activity Diagram Edit Data Obstetri ……….. 49
Gambar 22. Activity Diagram Lihat Jadwal Kontrol ……… ………... 50
Gambar 23. Activity Diagram Lihat Prakiraan Persalinan ……… 50
Gambar 24. Activity Diagram Lihat Riwayat Kesehatan Pasien ……… 51
Gambar 25. Activity Diagram Lihat Sensus Bulanan Pasien Hamil ……….. 51
Gambar 26. Activity Diagram Logout ………... 52
Gambar 27. Entity Relationship Diagram ……….. 53
Gambar 29. Class Diagram ……… 54
Gambar 30. Sequence Diagram Login ……… 60
Gambar 31. Sequence Diagram Lihat Data Pasien ... 61
Gambar 32. Sequence Diagram Pendaftaran Pasien ... 62
Gambar 33. Sequence Diagram Edit Data Pasien ... 63
Gambar 34. Sequence Diagram Lihat Data Kehamilan ………. 64
Gambar 35. Sequence Diagram Tambah Data Kehamilan ... 65
Gambar 36. Sequence Diagram edit Data Kehamilan ... 66
Gambar 37. Sequence Diagram Tambah Data Obstetri ... 67
Gambar 38. Sequence Diagram edit Data Obstetri ... 68
Gambar 39. Sequence Diagram Lihat Jadwal Kontrol ... 69
Gambar 40. Sequence Diagram Lihat Prakiraan Persalinan ... 70
Gambar 41. Sequence Diagram Riwayat Kesehatan ... 71
Gambar 42. Sequence Diagram Riwayat Kesehatan ... 72
Gambar 43. Sequence Diagram Logout ... 73
Gambar 44.Class Diagram Login ... 73
xviii
Gambar 48. Class Diagram Lihat Data Kehamilan ………... 75
Gambar 49. Class Diagram Tambah Data Kehamilan ... 76
Gambar 50. Class Diagram Edit Data Kehamilan ... 76
Gambar 51 Class Diagram Tambah Data Obstetri ... 77
Gambar 52. Class Diagram Edit Data Obstetri ... 77
Gambar 53. Class Diagram Lihat Jadwal Kontrol ... 78
Gambar 54. Class Diagram Lihat Prkiraan Persalinan ... 78
Gambar 55. Class Diagram Riwayat Kesehatan ... 79
Gambar 56. Class Diagram Lihat Sensus Bulanan Pasien Bidan... 79
Gambar 57. Class Diagram Logut ... 80
Gambar 58.Desain Halaman Login ………... 82
Gambar 59.Desain Halaman Menu Utama ……… 83
Gambar 60. Desain Halaman Data Pasien ... 83
Gambar 61. Desain Halaman Data Kehamilan ... 84
Gambar 62. Desain Halaman Riwayat Kesehatan Pasien ... 84
Gambar 63.Desain Halaman Jadwal Kontrol ... 85
Gambar 64.Desain Halaman Sensus Bulanan Pasien Hamil ... 85
Gambar 65.Desain Halaman Prakiraan Persalinan ... 86
Gambar 66.Halaman Login ………... 98
Gambar 67.Halaman Utama ……….. 99
Gambar 68.Halaman data Pasien………... 100
Gambar 69.Halaman Data Kehamilan ………... 101
Gambar 70.Halaman jadwal Kontrol ………. 102
Gambar 71.Halaman Prakiraan Persalinan ……… 103
Gambar 72.Halaman Riwayat Kesehatan Pasien ……….. 104
Gambar 73 .Halaman Sensus Bulanan Pasien Hamil ……… 105
Gambar RM-1-01 Pengujian Hasil Login Oleh Pengguna ……… 116
Gambar RM-1-02 Pengujian Hasil Alternatif Gagal Login Oleh Pengguna ………. 116
Gambar RM-1-03 Pengujian Hasil Alternatif Batal Login Oleh Pengguna ……….. 116
Gambar RM-2-01 Pengujian Hasil Lihat Data Pasien oleh Pengguna ……….. 117
Gambar RM-2-02 Pengujian Alternatif Hasil Batal Lihat Data Pasien oleh Pengguna ………. 117
Gambar RM-3-01 Pengujian Hasil Pendaftaran Pasien Oleh Pengguna …………... 118
Gambar RM-3-02 Pengujian Alternatif Hasil Batal Menambah Pasien Oleh Pengguna ………. 118
Gambar RM-3-03 Pengujian Alternatif Hasil Gagal Menambah Pasien Oleh Pengguna ………. 119
Gambar RM-4-01 Pengujian Hasil Pengeditan Data Pasien Oleh Pengguna ……… 119
Gambar RM-4-02 Pengujian Alternatif Hasil Gagal Mengedit Data Pasien Oleh Pengguna ………. 120
Gambar RM-4-03 Pengujian Alternatif Hasil Batal Mengedit Data Pasien Oleh Pengguna ………... 120
xix
Gambar RM-6-02 Pengujian Alternatif Hasil Batal Menambah Data Kehamilan Oleh Pengguna ………. 123 Gambar RM-7-01 Pengujian Hasil Pengeditan Data Kehamilan Oleh Pengguna …. 123 Gambar RM-7-02 Pengujian Alternatif Hasil Gagal Mengedit Data Kehamilan
Oleh Pengguna ………. 124 Gambar RM-7-03 Pengujian Alternatif Hasil Batal Mengedit Data Kehamilan
Oleh Pengguna ………. 124 Gambar RM-8-01 Pengujian Hasil Pemasukan Data Obstetri Oleh Pengguna …… 125 Gambar RM-8-02 Pengujian Alternatif Hasil Gagal menambah Data Obstetri
Oleh Pengguna ………. 125 Gambar RM-8-03 Pengujian Alternatif Hasil Gagal menambah Data Obstetri
Oleh Pengguna ………. 126 Gambar RM-9-01 Pengujian Hasil Pengeditan Data Obstetri
Oleh Pengguna ……… 126 Gambar RM-9-02 Pengujian Alternatif Hasil Gagal Mengedit Data Obstetri
Oleh Pengguna ……….……... 127 Gambar RM-9-03 Pengujian Alternatif Hasil Batal Mengedit Data Obstetri
Oleh Pengguna ……… 127 Gambar RM-10-01 Pengujian Hasil Lihat Jadwal Kontrol
Oleh Pengguna ………. 128 Gambar RM-10-02 Pengujian Alternatif Hasil Batal Lihat
Jadwal Kontrol Oleh Pengguna ……… 128 Gambar RM-11-01 Pengujian Hasil Lihat Prakiraan Persalinan Oleh Pengguna …. 129 Gambar RM-11-02 Pengujian Alternatif HasilBatal Lihat Prakiraan Persalinan
Oleh Pengguna ………. 129 Gambar RM-12-01 Pengujian Hasil Lihat Riwayat Krsehatan Data Obstetri
Oleh Pengguna ………. 130 Gambar RM-12-02 Pengujian Hasil Lihat Riwayat Kesehatan Data Kehamilan
Oleh Pengguna ………. 130 Gambar RM-12-03 Pengujian Alternatif Hasil Batal Lihat Riwayat Kesehatan
Data Kehamilan Oleh Pengguna ……….. 131 Gambar RM-12-02 Pengujian Hasil Logout Oleh Pengguna ……… 131 Gambar RM-14-01 Pengujian Hasil lihat sensus bulanan pasien hamil ……… 132 Gambar RM-14-02 Pengujian Hasil lihat data status obstetri dan
data kehamilan pasien pada bulan, tahun dan
atau kelurahan tertentu ……… 132 Gambar RM-14-03 Pengujian Hasil gagal lihat data status obstetri dan
data kehamilan pasien pada bulan, tahun dan
atau kelurahan tertentu ……… 133 Gambar RM-14-04 Pengujian hasil alternatif hasil batal lihat
1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lainnya yang diterima pasien pada sarana kesehatan, baik rawat jalan maupun rawat inap(Permenkes No. 749a/Menkes/Per/XII/1989). Rekam medis digunakan sebagai acuan pasien selanjutnya, terutama pada saat pasien itu berobat kembali. Rekam medis pasien harus siap apabila pasien berobat kembali. Tenaga kesehatan akan sulit dalam melakukan tindakan atau terapi sebelum mengetahui sejarah penyakit, tindakan atau terapi yang pernah diberikan kepada pasien yang terdapat di dalam berkas rekam medis. Hal penting dalam berkas rekam medis adalah ketersediaannya saat dibutuhkan dan kelengkapan pengisiannya.
Pengelolaan data rekam medis bidan Eliska Kristiandaru yang membuka praktek sendiri di desa Mandisari, Parakan Temanggung masih dilakukan secara manual. Data pasien maupun data rekam medis pasien hanya disimpan dalam bentuk dokumen – dokumen berupa kertas. Dengan membuka praktek selama 24 jam, bidan tersebut harus menangani pasien seorang diri karena keterbatasan tenaga medis, tidak ada tenaga medis yang lain. Di daerah yang luasnya hampir mencapai 15 km2 itu, dan dengan jumlah pasien diatas seratus orang, bidan harus keliling melakukan kontrol pasien terhadap setiap pasien ibu hamil minimal dua bulan sekali selama kehamilan pasien. Pengelolaan rekam medis secara manual ini mengakibatkan berbagai kesulitan, diantaranya sering terjadi kesalahan dalam mengingat jadwal kontrol sehingga terjadi keterlambatan kontrol pasien.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan penulis dengan bidan tersebut, diperoleh keterangan bahwa pembuatan sistem informasi rekam medis pasien perlu dilakukan.untuk meningkatkan mutu pelayanan pasien, serta memudahkan bidan melihat perkembangan kondisi kehamilan pasien, serta memudahkan bidan mengatur dan mengingat jadwal kontrol pasien. Oleh karena itu, dalam skripsi ini penulis tertarik untuk membuat sistem informasi rekam medis untuk bidan.
1.2 Rumusan Masalah
memudahkan bidan dalam penyimpanan data pasien, memantau perkembangan kehamilan pasien serta mengatur dan mengingat jadwal kontrol pasien.”
1.3 Batasan Masalah
Batasan masalah dari penelitian ini adalah pembuatan sebagian dari sistem informasi dari keseluruhan sistem yang melingkupi :
1. Pendaftaran pasien 2. Input pemeriksaan pasien
3. Informasi jadwal kontrol pasien ibu hamil
1.4 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
Pembuatan sistem informasi rekam medis yang mampu memudahkan bidan dalam menyimpan data pasien, memudahkan bidan mengatur jadwal kontrol pasien dan memudahkan bidan memantau perkembangan kehamilan pasien
1.5 Metode Penelitian
Adapun metodologi yang digunakan penulis adalah sebagai berikut : a. Wawancara
Kegiatan yang dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan terhadap masalah yang sedang diteliti kepada pihak pengguna sistem (bidan).
1. Mempelajari buku-buku, makalah, karya ilmiah maupun laporan-laporan yang dapat memberikan informasi dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada.
2. Mempelajari teknik menggunakan MySQL untuk digunakan bersama JAVA.
c. Melakukan tahapan-tahapan pengembangan sistem berorientasi objek yaitu dengan menggunakan metodologi FAST:
• Fase Definisi Ruang Lingkup (Scope Definition Phase) : Fase ini
merupakan fase penentuan batasan sistem yang akan dibuat, serta mengidentifikasi garis besar dan kesempatan. Hasil dari Tahap ini adalah pernyataan masalah yang dihadapi.
• Fase Analisis Masalah (Problem Analysis Phase) : Fase ini merupakan
fase untuk melakukan analisis secara menyeluruh terhadap permasalahan dari sistem yang ada sekarang. Dalam tahap ini akan dihasilkan diagram konteks dan analisa sebab – akibat (cause-effect analysis) dari sistem yang ada sekarang.
• Fase Analisis Kebutuhan (Requirement Analysis Phase) : Fase ini
• Fase Desain Logikal (Logical Design Phase) : Dalam fase ini business
requirement yang ada diterjemahkan dalam bentuk gambar-gambar. Pada tahap ini menggunakan diagram aktivitas untuk menggambarkan proses bisnis, langkah – langkah use case, dan logika perilaku obyek. Selain itu, tahap ini menggunakan ER-Diagram dan Class Diagram sebagai system modelnya.
• Desain Fisikal dan Integrasi(Physical Design and Integration) : Fase ini
merupakan tahap perancangan sistem secara fisik berupa sequence diagram , class diagram lengkap, Perancangan database, dan desain User interface.
• Konstruksi dan Percobaan Construction and Testing (Construction and
Testing) : Fase ini merupakan tahap pembangunan sistem berdasarkan rancangan yang telah dibuat pada tahap desain fisikal, kemudian menguji komponen-komponen sistem tersebut.
1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut :
• BAB I PENDAHULUAN
• BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini berisi teori – teori yang berhubungan erat dan dipergunakan dalam penulian tugas akhir ini.
• BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
Bab ini berisi tentang analisis sistem yang meliputi Scope Definition Phase, Problem Analysis Phase dan Requirement analysis Phase yang kemudian dari hasil yang dilakukan akan dibuat sebuah rancangan sistem untuk menyelesaikan masalah dalam penelitian ini yang meliputi Logical Design Phase dan Physical Design and Integration.
• BAB IV IMPLEMENTASI DAN HASIL
Bab ini berisi penjelasan mengenai proses implementasi sistem informasi rekam medis pasien bidan sesuai dengan analisis dan rancangan yang dikembangkaN dan analisis dari sistem yang telah dibuat, kelebihan dan kekurangan dari sistem yang telah dibuat
• BAB V PENUTUP
7
LANDASAN TEORI
2.1 Rekam Medis
2.1.1 Pengertian Rekam Medis
Rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lainnya yang diterima pasien pada sarana kesehatan, baik rawat jalan maupun rawat inap (Permenkes No. 749a/Menkes/Per/XII/1989).
2.1.2 Isi Rekam Medis
Isi rekam medis merupakan catatan keadaan tubuh dan kesehatan, termasuk data tentang identitas dan data medis seorang pasien. Secara Umum isi rekam medis dapat dibagi dalam dua kelompok data, yaitu :
1. Data medis atau data klinis.
2. data sosiologis atau data non-medis
Yang termasuk data ini adalah segala data lain yang tidak berkaitan langsung dengan data medis, seperti data identitas, data sosial ekonomi, alamat dsb. Data ini oleh sebagian orang dianggap bukan rahasia, tetapi menurut sebagian lainnya merupakan data yang juga bersifat rahasia (confidensial).
2.1.3 Penyelenggaraan Rekam Medis
Penyelenggaraan Rekam Medis pada suatu sarana pelayanan kesehatan merupakan salah satu indikator mutu pelayanan pada institusi tersebut. Berdasarkan data pada Rekam Medis tersebut akan dapat dinilai apakah pelayanan yang diberikan sudah cukup baik mutunya atau tidak, serta apakah sudah sesuai standar atau tidak.
Secara garis besar penyelenggaraan Rekam Medis diatur sebagai berikut : 1. Rekam Medis harus segera dibuat dan dilengkapi seluruhnya setelah pasien
menerima pelayanan. Hal ini dimaksudkan agar data yang dicatat masih original dan tidak ada yang terlupakan karena adanya tenggang waktu. 2. Setiap pencatatan Rekam Medis harus dibubuhi nama dan tanda tangan
2.1.4 Manfaat Rekam Medis
Rekam medis memiliki 5 manfaat, yang untuk mudahnya disingkat ALFRED, yaitu :
1. Adminstrative value: Rekam medis merupakan rekaman data adminitratif pelayanan kesehatan.
2. Legal value: Rekam medis dapat.dijadikan bahan pembuktian di pengadilan. 3. Fmancial value: Rekam medis dapat dijadikan dasar untuk perincian biaya
pelayanan kesehatan yang harus dibayar oleh pasien.
4. Research value: Data Rekam Medis dapat dijadikan bahan untuk penelitian dalam lapangan kedokteran, keperawatan dan kesehatan.
5. Education value: Data-data dalam Rekam Medis dapat bahan pengajaran dan pendidikan mahasiswa kedokteran, keperawatan serta tenaga kesehatan lainnya.
2.1.5 Penyimpanan Rekam Medis
Dampak dari audit medis yang diharapkan tentu saja adalah peningkatan mutu dan efektifitas pelayanan medis di sarana kesehatan tersebut. Namun di samping itu, perlu juga memperhatikan dampak lain, seperti dampaknya terhadap perilaku para profesional, tanggung-jawab manajemen terhadap nilai dari audit medis tersebut, seberapa jauh mempengaruhi beban kerja, rasa akuntabilitas, prospek karier dan moral, dan jenis pelatihan yang diperlukan.
2.2 Sistem Informasi
Sistem adalah kumpulan subsistem – subsistem yang saling dihubungkan untuk membentuk satu kesatuan yang utuh (Jogiyanto, 1999).
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya untuk pengambilan keputusan (Jogiyanto, 1999).
Sistem informasi adalah pengaturan dari orang, data, proses, serta teknologi informasi yang saling berinteraksi untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan dan menyediakan suatu informasi yang diperlukan untuk mendukung organisasi. Sistem informasi banyak digunakan dalam organisasi untuk meningkatkan kemampuan memperoleh manfaat ataupun competitive advantage (whitten, 2004)
2.2.1 Kualitas Informasi
1. Akurat yaitu informasi harus bebas dari kesalahan – kesalahan dan tidak bisa dan menyesatkan. Akurat juga berarti harus jelas menerangkan maksudnya, bebas dari gangguan agar tidak merubah isi pesan bila sampai pada penerima informasi.
2. Tepat Waktu yaitu informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang terlambat akan tidak mempunyai nilai informatif lagi, mengingat informasi juga dapat dijadikan bahan untuk mengambil keputusan.
3. Relevan yaitu informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Arti relevan dalam hal ini bila informasi tepat sasaran pada yang membutuhkan. Misalnya informasi tentang suatu harga pokok produksi, ini akan tepat bila yang menerima adalah seorang akuntan.
2.3 Bahasa Pemrograman Java
Java adalah nama sebuah bahasa pemrograman yang diciptakan oleh sun Microsystems, sebuah perusahaan besar di Amerika Serikat. Bahasa ini berkembang sangat pesat terutama untuk web-programming dengan memusatkan rancangan pada data (object). Oleh karena itu java dikenal dengan pemrograman berorientasi obyek (object oriented). Java juga mendukung aplikasi client/server, baik dalam jaringan lokal (LAN) maupun jaringan berskala luas (WAN).
sembarang sistem operasi. Selain itu java juga memiliki keunggulan lain yang tidak dimiliki oleh bahasa pemrograman lainnya seperti kesederhanaan, keamanan, object – oriented, dapat dijalankan oleh interpreter (kode program dioptomisasi secara dinamis pada saat run - time), tidak tergantung pada arsitektur (hardware), jika terdapat alokasi data yang tidak terpakai, maka akan dibersihkan secara otomatis (oleh garbage - collector),mendukung multithreading, serta mempunyai mekanisme penanganan exception yang strongly – type (tipe exception diketahui secara pasti pada saat compile - time). Bahasa pemrograman ini cocok untuk dipakai dalam menulis program yang terdistribusi (pada jaringan internet misalnya) dan dapat dikembangkan secara dinamis.
2.4 JDBC
JDBC merupakan API Java Database Connectivity dan merupakan bagian dari Java Enterprise APIs dari JavaSoft. Class JDBC terdapat di dalam paket java.sql, dan semua program Java menggunakan method serta objek dari paket tersebut untuk membaca serta menulis data source (Didik D.P, 2004).
Dengan JDBC dapat dibuat program dengan portabilitas tinggi dan cukup mudah karena secara umum pemrograman JDBC tidak memiliki perbedaan kode yang berarti untuk pemrograman pada database tertentu dengan database lain. Perbedaan utama pada kode hanyalah kode yang mendefinisikan driver dari database server serta perintah SQL tertentu yang mungkin memiliki perbedaan sintak atau perintah SQL khusus yang hanya terdapat pada database tertentu. Pemrograman JDBC memiliki struktur seperti melakukan koneksi, membuat object statement, mengeksekusi perintah SQL, mendapatkan hasil query, serta menangani error.
2.5 MySQL
MySQL (My Structure Query Language) adalah sebuah program pembuat database yang bersifat opensource dan merupakan program pengakses database yang bersifat jaringan sehingga dapat digunakan untuk aplikasi multi user (banyak pengguna).
MySQL menggunakan bahasa Query standar yang dimiliki oleh SQL (Structure Query Language). SQL adalah suatu bahasa permintaan yang terstruktur, yang telah distandarkan untuk semua program pengakses database seperti Oracle, Posgres SQL, SQL Server, dan lain-lain. SQL dibagi menjadi 2 bentuk perintah, yaitu :
1. DDL (Data Definition Language)
a. CREATE
Perintah ini digunakan untuk membuat tabel dan database. b. DROP
Perintah ini digunakan untuk menghapus tabel maupun database. c. ALTER
Perintah ini digunakan untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat, baik menambah field, mengganti nama field, ataupun menamakan kembali, serta menghapus field.
2. DML (Data Manipulation Language)
DML (Data Manipulation Language) adalah suatu bahasa yang digunakan untuk memanipulasi data. Query - Query yang digunakan adalah :
a. SELECT
Perinta ini digunakan untuk melihat data dalam tabel b. INSERT
Perintah ini digunakan untuk menambahkan data ke suatu tabel. c. UPDATE
Perintah ini digunakan untuk mengubah suatu data dalam suatu tabel d. DELETE
2.6 Relational Database Management System (RDBMS) dan MYSQL
Relational Database adalah suatu konsep database yang dimana tabel satu dengan tabel yang lainnya saling berhubungan atau mempunyai relasi, sehingga pengaksesan data pada database dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.
MySQL merupakan sebuah database yang free, sehingga pengguna dapat dengan bebas menggunakannya tanpa harus membeli atau membayar lisensi. Adapun kelebihan-kelebihan MySQL adalah sebagai berikut :
− MySQL sebagai Database Management System (DBMS).
− MySQL sebagai RelationalDatabase Management System (RDBMS).
− MySQL bersifat open source atau gratis
MySQL merupakan database server dan merupakan database client. Mampu menyimpan data berkapasitas sangat besar.
2.7 Use Case Diagram
Gambar 1. simbol use case
Actor merupakan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk berinteraksi dengan sistem untuk pertukaran informasi. Dapat berupa orang, organisasi atau sistem informasi yang lain atau juga suatu waktu kejadian (Whitten, 2004). Berikut adalah simbol dari aktor :
Gambar 2.simbol aktor
Use case depends on relationship merupakan sebuah relasi use case yang menentukan bahwa use case yang lain harus dibuat sebelum use case yang sekarang. Digambarkan sebagai anak panah yang dimulai dari suatu use case dan menunjuk ke use case yang depend on kepadanya. Setiap relasi depend on diberi label “<<depend on>>”
2.8 Sequence Diagram
Object Antarmuka (Bondary)
Sebuah object yang menyediakan peralatan dimana pengguna dapat mengantar muka dengan sistem tersebut.
Object Kontrol (Control)
Object yang berisi logika aplikasi yang bukan merupakan tanggung jawab entity.
Object Entitas (Entity)
Sebuah object yang berisi informasi yang berhubungan dengan bisnis yang bersifat menetap dan disimpan pada sebuah database.
Gambar 3.simbol Sequence diagram
2.9 UML ( Unified Modelling Language )
UML merupakan konfensi pemodelan yang digunakan untuk menentukan atau menggambarkan sebuah sistem software yang terkait dengan objek. UML tidak menentukan sebuah metode untuk mengembangkan sistem tetapi hanya berupa notasi (Whitten, 2004).
• Class Diagram menggambarkan struktur dari objek sistem. Class diagram
memperlihatkan class dalam sistem beserta relasi antara class. Class Diagram initergolong dalam Static Structure Diagram.
• Activity diagram digunakan untuk menggambarkan aliran sequen dari aktifitas
• Sequence diagram menjelaskan interaksi objek yang disusun dalam suatu
urutan waktu. Diagram ini secara khusus berasosiasi dengan use case. Sequence diagram memperlihatkan tahap demi tahap apa yang seharusnya terjadi untuk menghasilkan sesuatu didalam use case.
2.10 ERD (Entitiy Relationship Diagram)
Entity-relationship Diagram adalah sebuah model yang memanfaatkan beberapa notasi untuk menggambarkan data dalam entity dan relasi yang dijelaskan oleh data tersebut (Whitten, 2004). Adapun beberapa konsep dasar dan simbol-simbol yang mendasari semua model data, yaitu sebagai berikut :
a. Entitas (Entity)
Entitas adalah sebuah kumpulan dari orang, tempat, objek, kejadian atau konsep yang diperlukan untuk men-capture atau menyimpan data
Gambar 4.Simbol entitas
b. Atribut (Attribute)
Atribut merupakan sebuah properti yang deskriptif atau karakteristik dari sebuah entitas. Sinonimnya adalah element, property, dan field.
Mahasiswa
NIM First_Name Last_Name Alamat No_Telp
Gambar 5.Simbol Entitas dengan Atribut
c. Relasi (Relationship)
Relationship adalah sebuah asosiasi bisnis normal yang ada antara satu atau lebih entitas. Relasi mungkin juga mewakili suatu kejadian yang menghubungkan antara entitas atau logika gabungan antara entitas.
Karena semua hubungan bersifat dua arah, maka diperlukan kardinalitas yang didefinisikan untuk setiap hubungan. Kardinalitas adalah jumlah minimum dan maksimum kemunculan satu entitas yang mungkin dihubungkan dengan kemunculan tunggal dari entitas lain :
INTERPRESTASI
KARDINALITAS
CONTOH
MINIMUM
CONTOH
MAKSIMUM NOTASI GRAFIS
Tepat satu
(satu dan hanya satu) 1 1 Atau
Satu atau lebih 1 Banyak (>1) Atau
Nol atau Banyak 0 >1 Atau
Lebih dari satu >1 >1 Atau
21
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
3.1 Analisis Sistem
3.1.1 Fase Defenisi Ruang Lingkup (Scope Definition Phase )
Pengelolaan data rekam medis bidan Eliska Kristiandaru yang membuka praktek sendiri di desa Mandisari, Parakan Temanggung masih dilakukan secara manual. Data pasien maupun data rekam medis pasien hanya disimpan dalam bentuk dokumen – dokumen berupa kertas. Dengan membuka praktek selama 24 jam, bidan tersebut harus menangani pasien seorang diri karena keterbatasan tenaga medis, tidak ada tenaga medis yang lain. Di daerah yang luasnya hampir mencapai 15 km2 itu, dan dengan jumlah pasien diatas seratus orang, bidan harus keliling melakukan kontrol pasien terhadap setiap pasien ibu hamil minimal dua bulan sekali selama kehamilan pasien. Pengelolaan rekam medis secara manual ini mengakibatkan berbagai kesulitan, diantaranya sering terjadi kesalahan dalam mengingat jadwal kontrol sehingga terjadi keterlambatan kontrol pasien.
Performance : Sistem pengelolaan data – data rekam medis pasien masih bersifat manual, sehingga terjadi kesalahan dalam mengingat jadwal kontrol pasien yang mengakibatkan sering terjadi keterlambatan kontrol pasien.
Information : Dalam sistem yang ada saat ini, informasi yang berkaitan dengan data rekam medis pasien dan laporan tidak langsung dicatat, sehingga data rekam medis pasien dan laporan tidak langsung ter-update.
Control : Keakuratan data pada sistem yang ada saat ini belum begitu terjamin. Ketika ingin membuat laporan, harus dibandingkan terlebih dahulu antara data yang telah disimpan dibuku dengan laporan yang akan dibuat.
Proses penyimpanan data pasien dan data rekam medis pasien tidak aman. Karena data – data pasien dan data rekam medis pasien hanya disimpan dalam bentuk buku, kemungkinan kehilangan data sangat besar.
Eficiency : Dalam hal waktu, sistem yang ada saat ini membutuhkan banyak waktu untuk menyimpan dan memperoleh informasi data rekam medis pasien dan pembuatan laporan bulanan.
3.1.2 Fase Analisis Masalah (Problem Analysis Phase) 3.1.2.1 Sistem Yang ada Saat ini
Sistem pengelolaan data rekam medis bidan Eliska Kristiandaru masih dilakukan secara manual. Data pasien maupun data rekam medis pasien hanya disimpan dalam bentuk dokumen – dokumen berupa kertas. Ketika pasien datang untuk periksa, bidan akan mengisi buku kunjungan. Setelah itu, hasil pemeriksaan maupun hasil kontrol pasien disimpan di buku pasien dan kemudian baru disalin lagi ke kartu pribadi pasien. Berikut adalah gambar diagram konteks sistem:
Gambar 7. diagram konteks
3.1.2.2 Sebab dan Akibat (Cause and Efect) Tabel 1. Tabel Cause and Efect
Project : Sistem Informasi Rekam Medis Pasien Bidan
Project Manager : Theresia Paulin K
Created by : Theresia Paulin K Last Update by : Theresia Paulin K Date Created : 10 November 2008 Date Last Update : 11 November 2008
CAUSE AND EFFECT ANALYSIS SYSTEM IMPROVEMENT OBJECTIVES Problem /
Opportunity
data belum terjamin.
2.Proses penyimpanan
data tidak aman.
3.Proses
pencarian data pasien maupun data rekam medis pasien masih lama.
4.Terjadi kesalahan dalam mengingat jadwal kontrol pasien.
data rekam medis pasien masih secara manual sehingga
penyalinan data rekam medis harus dilakukan berulang kali dari buku kunjungan, buku pasien, kemudian ke kartu pribadi pasien.
2. Data rekam
medis pasien masih disimpan dalam bentuk buku sehingga kemungkinan kehilangan data sangat besar.
3. Pengelolaan data rekam medis yang masih secara manual sehingga
pencarian data rekam medis harus dilakukan
data yang disimpan sesuai dengan yang sebenarnya.
2. Membantu
mengurangi resiko kehilangan data dan menjamin data disimpan dengan aman dengan menggunakan suatu aplikasi yang menggunakan
database.
3. Menjadikan proses pencarian data lebih cepat dan efisien.
4. Membantu dalam mengingat jadwal kontrol pasien dengan
menyediakan menu jadwal kontrol pasien pada sistem.
perangkat keras dan perangkat lunak untuk mendukung
berjalannya sistem.
2.Diperlukan
dengan
mengecek setiap dokumen yang ada.
4. Karena
pengelolaan data rekam medis secara manual, mengakibatkan
bidan salah mengingat
jadwal kontrol sehingga sering terjadi
keterlambatan kontrol pasien.
3.1.2.3 Gambaran Sistem Baru
Dalam sistem yang baru ini, jika pengguna (bidan) akan menggunakan sistem, pengguna harus login terlebih dahulu. Kemudian sistem akan mengecek apakah pengguna berhak atau tidak. Pada sistem ini, pengguna hanya mengisikan data sesuai dengan form yang ada dalam sistem. Setelah itu sistem akan memprosesnya secara otomatis dan data semua akan tersimpan dalam basis data. Sistem ini juga akan menyediakan informasi jadwal kontrol pasien serta prakiraan persalinan.
3.1.2.4 Orang Yang Terlibat Dalam Sistem
1. Bidan
Bidan adalah orang yang akan mengelola data rekam medis pasien yaitu menyimpan, mengedit dan menghapus data pasien maupun data rekam medis pasien.
2. Pasien
Pasien adalah orang yang data rekam medisnya akan disimpan dan dikelola dalam sistem.
3.1.3 Fase Analisis Kebutuhan (Decision Analysis Phase) 3.1.3.1 Use case Diagram
menggambarkan proses Lihat, penambahan , dan pengeditan data paien. Packagee Pengelolaan Data Pemeriksaan menggambarkan proses pengelolaan data pemeriksaan terhadap ibu hamil, dan pengelolaan serta informasi tentang riwayat kesehatan pasien, informasi jadwal control pasien dan informasi prakiraan persalinan.
Use caseDiagram secara umum dapat dilihat pada gambar 3.2 Sistem Informasi Rekam Medis Pasien Bidan
Login
Logout Bidan
<<depends on>> Pendaftaran Pasien
Edit Data Pasien Lihat Data Pasien
Pengelolaan Data Pasien
<<depends on>>
PEMERIKSAAN KEHAMILAN INFORMASI
PEMERIKSAAN
Pengelolaan Data Pemeriksaan
3.1.3.2 Use Case Diagram untuk Package Pengelolaan Data Pasien
Package Pengelolaan Data Pasien
Bidan
Lihat Data Pasien
Pendaftaran Pasien
Edit Data Pasien «extends»
Gambar 9.Use Case Diagram package Pengelolaan Data Pasien
3.1.3.3 Use Case Diagram Untuk Package pengelolaan Data Pemeriksaan A. Use Case Diagram Package Pemeriksaan Kehamilan
Package Pemeriksaan Kehamilan
Bidan
Lihat Data Kehamilan
Tambah Data Kehamilan
Edit Data Kehamilan
B. Use Case Diagram Package Data Obstetri
Gambar 11.Use Case Diagram Package Pemeriksaan Data Obstetri
C. Use Case Diagram Package Informasi Pemeriksaan
3.1.3.4 Ringkasan Use case
Berikut adalah Ringkasan dari use case diatas : Tabel 2. Tabel Ringkasan Use Case
Nama Use case Deskripsi Use case Pelaku yang berpartisipasi
Login Use case ini menggambarkan proses
masuk ke sistem.
Bidan
Lihat Data Pasien Use case ini menggambarkan proses
menampilkan data pasien
Bidan
Pendaftaran Pasien Use case ini menggambarkan proses
pendaftaran pasien
Bidan
Edit Data Pasien Use case ini menggambarkan proses
pengeditan data pasien.
Bidan
Lihat Data Kehamilan
Use case ini menggambarkan proses menampilkan data kehamilan
Bidan
Tambah Data Kehamilan
Use case ini menggambarkan proses penambahan Data Kehamilan
Bidan
Edit Data Kehamilan
Use case ini menggambarkan proses pengeditan data kehamilan pasien
Bidan
Tambah Data Obstetri
Use case ini menggambarkan proses penambahan data obstetri yang terjadi
Bidan
Edit Data Obstetri Use case ini menggambarkan proses
pengeditan data obstetri
Bidan
Lihat jadwal control
Use case ini menggambarkan proses menampilkan jadwal kontrol pasien
Bidan
Lihat Prakiraan Persalinan
Use case ini menggambarkan proses menampilkan prakiraan Persalinan
Bidan
Lihat Riwayat Kesehatan Pasien
Use case ini menggabarkan proses menampilkan riwayat kesehatan pasien
Bidan
Lihat Sensus bulanan Pasien Hamil
Use case ini menggabarkan proses menampilkan jumlah pasien yang hamil di bulan dan tahun dan atau kelurahan tertentu
Bidan
Logout Use case ini menggambarkan proses
keluar dari sistem
3.1.3.5 Narasi Use Case (Use case Narative) A. Use caseNarative Login
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Login Jenis Use case
Business Requirements: ;
Use case ID: RM-001 Prioritas : High Sumber : - Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses untuk masuk ke sistem. Use case ini berguna untuk menjaga privileges.
Kondisi Awal: Bidan telah memiliki password
Pemicu: Use case ini digunakan apabila bidan ingin masuk ke dalam sistem.
Urutan Normal Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan membuka halaman login
Step 3: Bidan memasukkan username dan password
Step 4: Bidan menekan tombol ”LOGIN”
Step 2: Sistem meminta memasukkan username dan password
Step 5: Sistem mengecek validasi di database
Step 6: Sistem masuk ke menu utama
Aktivitas Lain: Alt-step 4: Bidan menekan tombol “KOSONGKAN” dan tidak jadi masuk ke sistem.
Alt-step 5: Jika username dan password yang dimasukkan tidak sesuai maka sistem akan memberikan peringatan
Kesimpulan: Bidan dapat masuk ke dalam sistem
Kondisi Akhir: •Bidan berhasil login dan masuk ke menu utama
•Bidan tidak jadi masuk ke sistem Prosedur
Bisnis:
Bidan harus memasukan username dan password dengan benar Batasan
Implementasi
• Harus dapat diakses setiap saat
dan Spesifikasi:
B. Use Case Narative Lihat Data Pasien
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Lihat Data Pasien Jenis Use case Business Requirements: ;
Use case ID: RM-002 Prioritas : High Sumber :
Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses menampilkan data pasien. Kondisi Awal: Bidan telah berada di halaman Data Pasien
Pemicu: Use case ini digunakan apabila bidan ingin melihat data pasien. Urutan Normal
Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan memilih menu File, kemudian memilih menu Data Pasien
Step 3 : Memilih Data yang akan dilihat
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Pasien
Step 4 : Sistem menampilkan data sesuai pilihan
Aktivitas Lain: Alt-step 3: Bidan menekan tombol “KELUAR” dan kembali ke menu utama.
Kesimpulan: Bidan dapat melihat Data pasien yang diinginkan Kondisi Akhir: Bidan masuk ke halaman data pasien
Prosedur Bisnis:
Bidan harus mengklik pilihan data yang akan dilihat. Batasan
Implementasi dan Spesifikasi:
C. Use caseNarative Pendaftaran Pasien
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Pendaftaran Pasien Jenis Use case Business Requirements: ;
Use case ID: RM-003 Prioritas : High Sumber :
Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses pendaftaran pasien Kondisi Awal: User telah berada di halaman dapat pasien.
Pemicu: Use case ini digunakan apabila ada pasien baru yang ingin melakukan pemeriksaan
Urutan Normal Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan memilih menu File kemudian memilih menu Data Pasien
Step 3: Bidan memasukkan data pasien baru sesuai dengan kolom – kolom yang tersedia Step 4: Bidan menekan tombol ”SIMPAN”
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data pasien
Step 5: Sistem memproses penyimpanan data ke database Step 6: Sistem menampilkan pesan data berhasil disimpan. Aktivitas Lain: Alt-step 4: Bidan tidak jadi memasukkan data pasien baru dan
menekan tombol “KELUAR” sehingga sistem kembali ke menu utama.
Alt-step 6: Jika data yang dimasukkan tidak berhasil disimpan, maka sistem akan memberi pesan gagal.
Kesimpulan: Bidan Dapat menambah data pasien
Kondisi Akhir: •Jika berhasil maka sistem akan menyimpan data yang dimasukkan dalm database.
•Jika tidak berhasil maka sistem akan memberi pesan gagal/kembali ke menu utama
Prosedur Bisnis:
Bidan harus memasukan data dengan tipe yang sesuai
Implementasi dan Spesifikasi:
login
•Dapat diakses oleh bidan yang telah login
D. Use caseNarative Edit Data Pasien
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Edit Data Pasien Jenis Use case Business Requirements: ;
Use case ID: RM-004 Prioritas : High Sumber :
Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses pengeditan data pasien. Kondisi Awal: Bidan telah berada di halaman data pasien
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila bidan ingin melakukan pengeditan data pasien
Urutan Normal Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan memilih menu File kemudian memilih menu Data Pasien
Step 3 : Bidan memilih data pasien yang akan diedit
Step 5 : Bidan mengedit data pasien
Step 6 : Bidan menekan tombol ”SIMPAN”.
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Pasien
Step 4 : sistem menampilkan data yang akan diedit
Step 7: Sistem melakukan edit data dan memproses penyimpanan data ke database.
Step 8 : Sistem menampilkan pesan data berhasil disimpan. Aktivitas Lain: Alt-step 3 : Bidan menekan tombol “KELUAR” dan kembali ke
menu utama
Alt-step 8: Jika data tidak berhasil disimpan, maka sistem akan menampilkan pesan gagal.
Kondisi Akhir: •Data pasien berhasil diedit dan berhasil disimpan.
•Data tidak berhasil diedit. Prosedur
Bisnis:
Bidan harus memasukan data dengan tipe yang sesuai Batasan
Implementasi dan Spesifikasi:
•Dapat diakses oleh bidan yang telah login
•Harus dapat menampilkan data apabila data telah ditemukan
•Harus dapat mengedit dan mneyimpan data apabila data telah ditemukan
E. Use Case Narative Lihat Data Kehamilan
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Lihat Data Kehamilan Jenis Use case Business Requirements: ;
Use case ID: RM-005 Prioritas : High Sumber :
Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses menampilkan data Kehamilan pasien.
Kondisi Awal: Bidan telah berada di halaman data kehamilan
Pemicu: Use case ini digunakan apabila bidan ingin melihat data kehamilan Pasien.
Urutan Normal Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan memilih menu Pemeriksaan, kemudian memilih menu Kehamilan
Step 3: Bidan mencari data pasien yang ingin dilihat data kehamilannya.
Step 6 : memilih data yang akan dilihat
Step 2: Sistem menampilkan
halaman Pemeriksaan Kehamila
Step 4 : Sistem memproses pencarian data di database Step 5 : Sistem menampilkan data anamnese pasien.
Step 8 : sistem menampilkan data sesuai pilihan
Aktivitas Lain: Alt-step 3: Bidan menekan tombol “KELUAR” dan kembali ke menu utama.
Prosedur Bisnis:
Bidan harus memasukan data dengan tipe yang sesuai Batasan
Implementasi dan Spesifikasi:
•Dapat diakses setiap saat diperlukan
F. Use Case Narative Tambah Data Kehamilan
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Tambah Data Kehamilan Jenis Use case Business Requirements: ; Use case ID: RM-006
Prioritas : High Sumber :
Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses penambahan data kehamilan pasien
Kondisi Awal: Bidan telah berada di halaman data kehamilan
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila bidan ingin melakukan penambahan data kehamilan pasien.
Urutan Normal Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan memilih menu Pemeriksaan, kemudian memilih menu Data Kehamilan
Step 3 : Bidan memasukkan data pemeriksaan pasien
Step 4 : Bidan menekan tombol “SIMPAN”
Step 2: Sistem menampilkan halaman Menu data kehamilan
Step 5: Sistem memproses penyimpanan data ke database Step 6 : Sistem menampilkan pesan data berhasil disimpan Aktivitas Lain: Alt-step 4 : Bidan menekan tombol “KELUAR” dan kembali ke
menu utama
Alt-step 6: Jika data tidak berhasil disimpan, sistem akan menampilkan pesan gagal.
•Data kehamilan pasien tidak berhasil disimpan. Prosedur
Bisnis:
Bidan harus memasukan data dengan tipe yang sesuai Batasan
Implementasi dan Spesifikasi:
•Dapat diakses oleh bidan setelah login
•Harus dapat menyimpan data yang dimasukkan
G. Use Case Narative Edit Data Kehamilan
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Edit Data Kehamilan Jenis Use case Business Requirements: ;
Use case ID: RM-007 Prioritas : High Sumber :
Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses pengeditan data Kehamilan. Kondisi Awal: Bidan telah berada di halaman data Kehamilan
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila bidan ingin melakukan pengeditan data Kehamilan
Urutan Normal Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan memilih menu File kemudian memilih menu Data Kehamilan
Step 3 : Bidan memilih data pasien yang akan diedit
Step 5 : Bidan mengedit data pasien
Step 6 : Bidan menekan tombol ”SIMPAN”.
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Kehamilan
Step 4 : sistem menampilkan data yang akan diedit
Step 7: Sistem melakukan edit data dan memproses penyimpanan data ke database.
menu utama
Alt-step 8: Jika data tidak berhasil disimpan, maka sistem akan menampilkan pesan gagal.
Kesimpulan: Bidan dapat mengedit data kehamilan yang diinginkan Kondisi Akhir: •Data Kehamilan berhasil diedit dan berhasil disimpan.
•Data tidak berhasil diedit. Prosedur
Bisnis:
Bidan harus memasukan data dengan tipe yang sesuai Batasan
Implementasi dan Spesifikasi:
•Dapat diakses oleh bidan yang telah login
•Harus dapat menampilkan data apabila data telah ditemukan
•Harus dapat mengedit dan mneyimpan data apabila data telah ditemukan
H. Use Case Narative Tambah Data Obstetri
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Tambah Data Obstetri Jenis Use case Business Requirements: ;
Use case ID: RM-008 Prioritas : High Sumber :
Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses penambahan data obstetri pasien
Kondisi Awal: Bidan telah berada di halaman data Kehamilan
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila bidan ingin melakukan penambahan data obstetri pasien
Urutan Normal Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan memilih menu
Pemeriksaan kemudian memilih menu Data Kehamilan
Step 3 : Bidan memasukkan data obstetri pasien
Step 4 : Bidan menekan tombol “SIMPAN”
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Kehamilan
pesan data berhasil disimpan Aktivitas Lain: Alt-step 4 : Bidan menekan tombol “KELUAR” dan kembali ke
menu utama
Alt-step 6: Jika data tidak berhasil disimpan, sistem akan menampilkan pesan gagal.
Kesimpulan: Bidan dapat menambah data status obstetric Kondisi Akhir: •Data Obstetri pasien berhasil disimpan.
•Data Obstetri pasien tidak berhasil disimpan. Prosedur
Bisnis:
Bidan harus memasukan data dengan tipe yang sesuai Batasan
Implementasi dan Spesifikasi:
•Dapat diakses oleh bidan
•Harus dapat menyimpan data yang dimasukkan
I. Use Case Narative Edit Data Obstetri
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Edit Data Obstetri Jenis Use case Business Requirements: ; Use case ID: RM-009
Prioritas : High Sumber :
Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses pengeditan data obstetri. Kondisi Awal: Bidan telah berada di halaman data Kehamilan
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila bidan ingin melakukan pengeditan data obstetri
Urutan Normal Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan memilih menu File kemudian memilih menu Data Kehamilan
Step 3 : Bidan memasukkan no cm yang ingin diedit data obstetric nya
Step 5 : Bidan mengedit data pasien
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Kehamilan
Step 6 : Bidan menekan tombol ”SIMPAN”.
Step 7: Sistem melakukan edit data dan memproses penyimpanan data ke database.
Step 8 : Sistem menampilkan pesan data berhasil disimpan. Aktivitas Lain: Alt-step 3 : Bidan menekan tombol “KELUAR” dan kembali ke
menu utama
Alt-step 8: Jika data tidak berhasil disimpan, maka sistem akan menampilkan pesan gagal.
Kesimpulan: Bidan dapat mengedit data status obstetric
Kondisi Akhir: •Data obstetri berhasil diedit dan berhasil disimpan.
•Data tidak berhasil diedit. Prosedur
Bisnis:
Bidan harus memasukan data dengan tipe yang sesuai Batasan
Implementasi dan Spesifikasi:
•Dapat diakses oleh bidan yang telah login
•Harus dapat menampilkan data apabila data telah ditemukan
•Harus dapat mengedit dan mneyimpan data apabila data telah ditemukan
J. Use caseNarative Lihat Jadwal Kontrol
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Lihat Jadwal Kontrol Jenis Use case Business Requirements: ; Use case ID: RM-010
Prioritas : High Sumber :
Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses melihat jadwal kontrol pasien
Kondisi Awal: Bidan telah berada di halaman Jadwal kontrol
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila bidan ingin melihat jadwal control pasien
Urutan Normal Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan memilih menu Informasi kemudian memilih menu Jadwal Kontrol
Step 3 : memasukkan tanggal jadwal control atau nama atau no CM yang ingin ditampilkan jadwal kontrolnya
Step 4 : Sistem melakukan proses pencarian
Step 5 : Sistem menampilkan jadwal kontrol
Aktivitas Lain: Alt-step 4: Bidan menekan tombol “KELUAR” untuk menutup halaman Jadwal control
Kesimpulan: Bidan dapat melihat jadwal kontrol pasien yang diinginkan Kondisi Akhir: •Jadwal kontrol pasien berhasil ditampilkan.
•Jadwal kontrol pasien tidak berhasil ditampilkan. Prosedur
Bisnis:
Bidan ingin mengetahui jadwal kontrol pasien Batasan
Implementasi dan Spesifikasi:
•Dapat diakses oleh bidan seelah login
•Harus dapat menampilkan data yang diinginkan
K. Use Case Narative LihatPrakiraan Persalinan
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Lihat Prakiraan Persalinan Jenis Use case Business Requirements: ;
Use case ID: RM-011 Prioritas : High Sumber :
Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses menampilkan Prakiraan Persalinan
Kondisi Awal: Bidan telah berada di halaman Prakiraan Persalinan
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila bidan ingin melihat prakiraan persalinan pasien
Urutan Normal Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan memilih menu Informasi kemudian memilih Prakiraan Persalinan
Step 3 : memasukkan tanggal persalinan atau nama atau no
Step 2: Sistem menampilkan halaman Prakiraan Persalinan
CM yang ingin ditampilkan
jadwal persalinannya Step 5 : Sistem menampilkan prakiraan persalinan pasien. Aktivitas Lain: Alt-step 4: Bidan menekan tombol “KELUAR” untuk menutup
halaman Jadwal control
Kesimpulan: Bidan dapat melihat prakiraan persalinan pasien yang diinginkan Kondisi Akhir: •Prakiraan persalinan pasien berhasil ditampilkan.
•Prakiraan persalinan pasien tidak berhasil ditampilkan. Prosedur
Bisnis:
Bidan ingin mengetahui prakiraan persalinan pasien Batasan
Implementasi dan Spesifikasi:
•Dapat diakses oleh bidan setelah login
•Harus dapat menampilkan data yang diinginkan
L. Use Case Narative Lihat Riwayat Kesehatan Pasien
Author : Theresia Paulin K Date : 11 November 2008 Version : 1.0
Nama Use Case: Lihat Riwayat Kesehatan Pasien
Jenis Use case Business Requirements: ;
Use case ID: RM-012 Prioritas : High Sumber :
Aktor Bisnis Primer :
Bidan Aktor Lain Yang Terlibat:
- Stakeholder
Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses menampilkan riwayat kesehatan pasien
Kondisi Awal: Bidan telah melalui proses login
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila bidan ingin melihat riwayat kesehatan pasienpasien
Urutan Normal Aktivitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Bidan memilih menu Informasi kemudian memilih menu Riwayat Kesehatan Pasien
Step 3 : Bidan memilih nama paien atau no CM pasien yang ingin ditampilkan riwayat
Step 2: Sistem menampilkan halaman Riwayat Kesehatan Pasien