PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR KECAMATAN KERUAK DESA TANJUNG LUAR

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR

KECAMATAN KERUAK DESA TANJUNG LUAR

PERATURAN DESA TANJUNG LUAR NOMOR 03 TAHUN 2009

TENTANG

PERLINDUNGAN DAN PEMBINAAN

TENAGA KERJA INDONESIA ASAL DESA TANJUNG LUAR YANG BEKERJA DI LUAR NEGERI

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA DESA TANJUNG LUAR

Menimbang : a. Bahwa setiap orang mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk bekerja sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan hidupnya;

b. Bahwa setiap orang mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan warga Negara lainya dalam hal memperoleh perlindungan dan pembinaan;

c. Bahwa tenaga kerja Indonesia asal desa tanjung luar saat perekrutan sering mengalami banyak masalah dari persoalan perekruatan illegal, pemalsuan dokumen pelanggaran kontrak kerja, penipuan, penganiayaan, penampungan di luar tata cara berlaku serta perdagangan manusia dan pemulangan Mayat;

d. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a huruf b huruf c dan huruf d, perlu membentuk peraturan desa perlindungan pembinaan tenaga kerja Indonesia asal desa tanjung luar kecamatan tanjung luar kabupaten lombok timur yang bekerja diluar negeri.

(2)

Mengingat : 1. Undang – Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia

2. Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

3. Undang - Undang Nomor 39 Tahun 2004 Tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Luar Negeri;

4. Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 Tentang Desa; 6. Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 12 Tahun

2006 Tentang Penempatan Perlindungan dan Pembinaan Tenaga Kerja Indonesia asal Kabupaten Lombok Timur

7. Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 3 Tahun 2007 Tentang Desa;

8. Undang-undang No. 12 Tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

DENGAN PERSETUJUAN BERSAMA

KEPALA DESA TANJUNG LUAR DAN

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA, DESA TANJUNG LUAR MEMUTUSKAN

Menetapkan :PERATURAN DESA TENTANG TATA CARA PEREKRUTAN PERLINDUNGAN DAN PEMBINAAN TENAGA KERJA INDONESIA ASAL DESA TANJUNG LUAR YANG BEKERJA DILUAR NEGERI

BAB I

KETENTUAN UMUM Pasal 1

Dalam peraturan desa ini yang dimaksud :

1. Desa atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya di sebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas – batas wilayah yang berwenang

(3)

untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia

2. Pemerintahan Desa adalah Penyelengaraan urusan Pemerintahan oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam mengatur dan mengurus Kepentingan Masyarakat Setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Desa adalah kepala Desa dan perangkat desa

3. Pemerintah Desa adalah atau yang disebut nama lain adalah kepala desa tanjung luar dan perangkat desa sebagai unsure penyelenggara Pemerintahan Desa pengadangan

4. Badan Permusyawaratan Desa atau yang disebut nama lain, selanjutnya disingkat BPD, adalah lembaga yang merupakan perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintah Desa

5. Calon tenaga kerja Indonesia asal desa tanjung luar adalah setiap warga desa tanjung luar yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja keluar negeri dan terdaftar secara sah didesa tanjung luar

6. Perlindungan tenaga kerja Indonesia asal desa tanjung luar adalah segala upaya untuk melindungi hak dan kepentingan tenaga kerja asal desa tanjung luar selama penempatan dan pra penempatan

7. Pembinaan tenaga kerja Indonesia asal desa tanjung luar adalah suatu proses meningkatkan kereatipitas tenaga kerja pada pengetahuan keterampilan dan produktivitas

8. Perekrutan adalah Proses penjaringan tenaga kerja Indonesia asal desa tanjung luar melalui pendataan dan pendaftaran.

9. Pelaksanaan penempatan tenaga kerja swasta selanjutnya disebut PPTKIS adalah badan hukum yang telah memperoleh izin tertulis dari pemerintah untuk menyelenggarakan pelaksanaan penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri

10. Balai pelayanan penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia yang selanjutnya di singkat BP3TKI adalah pemerintah dilingkup departemen tenaga kerja pusat yang berada di Nusa Tenggara Barat

(4)

11. Keluarga tenaga kerja Indonesia adalah orang yang ada hubungan keluarga dengan Tenaga Kerja Indonesia

12. Bantuan hukum adalah segala daya upaya yang dilakukan untuk usaha advokasi termasuk pelayanan, pendampingan, dan atau pembelaan hukum kepada Tenaga Kerja Indonesia asal desa tanjung luar dan anggota kelurganya

13. Perjanjian Penempatan adalah perjanjian yang disepakati dan ditanda tangani oleh PL/PPTKIS dengan calon tenaga kerja yang sedikitnya memuat kesepakatan tentang kesiapan PPTKIS/PL untuk menempatkan tenaga kerja, lokasi kerja, negara tujua, lama proses dan biaya yang harus dikeluarkan oleh calon tenaga kerja indonesia asal desa tanjung luar

14. Tenaga kerja indonesia yang disebut TKI adalah setiap warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat menurut peraturan perundangan untuk bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah dalam jumlah tertentu.

BAB II

AZAS DAN TUJUAN Pasal 2

Tatacara Perekrutan, Perlindungan dan pembinaan Tenaga Kerja Indonesia asal Desa tanjung luar berdasarkan azas persamaan hak, keterbukaan, demokrasi, keadilan sosial, kesetaraan gender, anti diskriminasi dan anti perdagangan manusia.

Pasal 3

Perlindungan dan pembinaan TKI asal desa tanjung luar bertujuan untuk :

1. Mencegah terjadinya penipuan oleh tekong, pekerja lapangan atau PPTKIS 2. mencegah warga desa tanjung luar menjadi korban perdagangan manusia 3. memastikan bermigrasi yang aman

4. memastikan tenaga kerja indonesia yang bekerja di luar negeri mendapatkan hak-haknya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku

5. memperlakukan TKI asal desa tanjung luar secara manusiawi

6. menjamin hak-hak ekonomi, politik, budaya, keselamatan kerja, keamanan dan keselamatan keluarga TKI/W yang ditinggalkan

7. mewujudkan pemerataan dan kesempatan kerja bagi TKI asal desa tanjung luar

BAB III

(5)

Pasal 4

Rekrutmen tidak boleh dilakukan terhadap ; 1. Anak di bawah umur 18 tahun

2. Anak yang masih berstatus pelajar

3. Perempuan hamil dan atau Perempuan yang masih mempunyai bayi pada usia menyusui

4. Suami atau istri yang ditinggal bekerja di luar negeri tanpa ijin tertulis dari suami atau istri bersangkutan

5. Perempuan yang masih dalam masa iddah Pasal 5

setiap orang dan atau badan yang akan melakukan perekrutan tenaga kerja ke luar negeri harus mendaftar dan melaporkan diri ke Pemerintah Desa tanjung luar dengan menyertakan dokumen-dokumen :

1. Surat tugas asli dan bukan foto copy dari PPTKIS tempat bekerja atas nama bersangkutan

2. Foto Copy KTP PL

3. Foto Copy SIPPTKI dan SIUPP dari PJTKI

4. Rekomendasi rekrutmen berstempel basah dari Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur

5. Job Order yang disahkan oleh BP3TKI NTB

6. Menyerahkan Uang sumbangan ke pemerintah desa tanjung luar, yang selanjutnya dipergunakan anggaran pendapatan dan belanja desa tanjung luar.

Pasal 6

Uang sumbangan yang dimaksud dalam pasal 5 ayat 6 , diserahkan setiap tahun selama melakukan perekrutan di desa tanjung luar

Pasal 7

Jumlah uang sumbangan yang dimaksud pada pasal 6 akan diatur melalui Peraturan Desa Tanjung Luar Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

Pasal 8 (a) Rekrutmen harus dimulai dari sosialisasi

(b) Sosialisasi wajib dilaksanakan di kantor desa tanjung luar dengan dihadiri aparat pemerintah desa

(c) Sosialisasi yang diberikan oleh PL atau PPTKIS sedikitnya memuat informasi tentang:

1. Identitas PPTKIS

2. Jumlah tenaga yang di cari di sertai dengan Job Order 3. Hak dan Kewajiban tenaga kerja

4. Hak dan Kewajiban PPTKIS

5. Cara melakukan klaim asuransi serta hak-hak tenaga kerja lainnya sesuai dengan peraturan perundangan

(6)

7. Besarnya biaya yang akan di minta dari calon tenaga kerja dengan penjelasan komponen – komponennya seperti :

a. pembuatan paspor b. medical chek-up c. biaya perjalanan d. asuransi

e. permit dan

f. pajak diluar negeri

BAB IV

PERAN PEMERINTAH DESA Pasal 9

1. Pemerintah desa wajib memberikan layanan informasi umum untuk para calon TKI menyangkut :

a. Daftar PPTKIS resmi pusat atau cabang yang sudah terdaftar di pemerintah desa yang di mutakhirkan setiap 4 bulan sekali

b. Kasus – kasus TKI/W asal desa Tanjung Luar di lengkapi nama PPTKIS/PL yang merekrut

c. Proses Penempatan TKI/W

d. Data – data TKI/W saat pra penempatan, penempatan dan purna penempatan

2. Guna tercapainya maksud sebgaimana ayat (1) diatas, Pemerintah Desa Tanjung Luar dapat bekerjasama dengan PPTKIS dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transimigrasi Kabupaten Lombok Timur

Pasal 10

Pemerintah desa wajib memberikan pelayanan pengurusan dokumen pada TKI/W dan PPTKIS secara mudah dan cepat menurut peraturan yang berlaku di Desa Tanjung Luar

Pasal 11

Pembuatan KTP harus disertai rekomendasi dari RT dan atau Kepala Dusun Pasal 12

Pemerintah desa Tanjung Luar harus melakukan pendataan terhadap TKI yang bekerja di luar negeri yang berasal dari desa Tanjung luar

Pasal 13

1. Hasil dari Medical chek-up harus di laporkan ke pemerintah Desa Tanjung Luar sebagai petimbangan pemerintah untuk pelayanan dokumen lainnya 2. Surat perjanjian Penempatan antar PL/PPTKIS dengan Calon tenaga kerja

harus dibaut di hadapan pejabat Pemerintah Desa Tanjung Luar dan buat salinannya untuk menjadi arsip Pemerintah Desa

(7)

Setiap TKI/W mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk : 1. Memperoleh informasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 8

2. Memperoleh hak pelayanan pengurusan dokumen-dokumen yang menjadi kewenangan Desa

Pasal 15

Setiap TKI/W wajib melaporkan ke Pemerintah Desa tentang keberangkatan dan kepulangannya dari luar negeri

BAB V

PENYELESAIAN MASALAH

Pasal 16

Pemerintah desa harus membantu menyelesaikan masalah yang muncul antara TKI/W dengan PPTKIS saat perekrutan dan penempatan

Pasal 17

Pemerintah desa harus memberikan pembelaan terhadap TKI/W yang menghadapi masalah sepanjang menjadi hak dan kewenangan desa termasuk melalui jalur hukum dengan melaporkannya ke pihak kepolisian atau polisi masyarakat setempat

BAB VI SANKSI-SANKSI

Pasal 18

(1). Bagi TKI/W yang melanggar ketentuan dalam Peraturan Desa ini maka dapat di berikan sanksi untuk tidak dilayani permohonan pembuatan dokumennya dan tidak harus bagi Pemerintah Desa Tanjung Luar untuk melakukan Pembelaan apabila muncul kasus Pelanggaran Haknya di belakang hari

(2). Bagi PPTKIS yang melanggar ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Peraturan Desa ini diberikan sanksi berupa :

a. Teguran Lisan dan atau tulisan

b. Tidak boleh merekrut TKI/W diwilayah Desa Tanjung Luar c. Tidak diberikan pelayanan pengurusan surat-surat TKI/W

BAB VII

KETENTUAN PERALIHAN

Pasal 19

a). Bagi PPTKIS yang telah melakukan perekrutan calon TKI/W sebelum berlakunya peraturan desa Tanjung Luar maka wajib menyelesaikan persyaratan – persyaratan yang diatur dalam perdes ini selambat – lambatnya tiga bulan sejak berlakunya Perdes ini

b). Bagi PPTKIS dalam jangka waktu yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak menyesuaikan persyaratan-persyaratan yang diatur dalam Perdes ini maka tidak dapat merekrut calon TKI/W asal desa Tanjung Luar

(8)

BAB VIII

KETENTUAN PENUTUP Pasal 20

Hal – hal yang belum diatur dalam Peraturan Desa ini akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Kepala Desa Tanjung Luar

Pasal 21

Peraturan Desa ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahui, memerintahkan perundangan Peraturan Desa ini dengan penempatannya dalam berita Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Ditetapkan : di Desa tanjung luar Pada Tanggal : 2 Mei 2009

Kepala Desa tanjung luar

DAENG HAFIFUDDIN MUKHTAR

Di Undangkan

: di Selong

Tanggal

:

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :