BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1 1..11.. LLaattaar r BBeellaakkaanngg
Energi listrik sangat penting peranannya dalam kehidupan manusia. Energi listrik sangat penting peranannya dalam kehidupan manusia. Pertumbuhan penduduk yang pesat mengakibatkan meningkatnya kebutuhan Pertumbuhan penduduk yang pesat mengakibatkan meningkatnya kebutuhan ene
energrgi i listlistrikrik. . Oleh karena Oleh karena itu itu PLN sebagaPLN sebagai i penpenyeyedia dia eneenergrgi i listlistrik rik akaakann berusaha
berusaha semaksimal semaksimal mungkin mungkin untuk untuk memenuhi memenuhi kebutuhan kebutuhan tersebut. tersebut. SalahSalah sat
satu u lalangngkakah h yayang ng didilalakukukakan n yayaitu itu dedengngan an memendndististriribubususukakan n lislistrtrik ik keke berbagai
berbagai Daerah Daerah secara secara merata. merata. Salah Salah satu satu bagian bagian yang yang mengambil mengambil perananperanan penting
penting dalam dalam pendistribusian pendistribusian tersebut tersebut adalah adalah pembuatan pembuatan saluransaluran transmisinya. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan penyaluran energi transmisinya. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan penyaluran energi list
listrik rik yaiyaitu tu melmelalui alui salusaluran ran tratransmnsmisi isi (SU(SUTTTT) ) yanyang g dirdirencencanaanakan kan akaakann menyalurkan tegangan sebesar ! k" sepan#ang $ % m mulai dari &ardu menyalurkan tegangan sebesar ! k" sepan#ang $ % m mulai dari &ardu 'nduk ParePare Sulaesi Selatan sampai &ardu 'nduk *amu#u Sulaesi 'nduk ParePare Sulaesi Selatan sampai &ardu 'nduk *amu#u Sulaesi +arat yang melalui , -ta/-abupaten dan % kecamatan.
+arat yang melalui , -ta/-abupaten dan % kecamatan.
Sebelum pembangunan saluran transmisi diatas dilakukan0 tentu sa#a Sebelum pembangunan saluran transmisi diatas dilakukan0 tentu sa#a harus memperhatikan hal hal yang mempengaruhi perancangan peralatan harus memperhatikan hal hal yang mempengaruhi perancangan peralatan tegangan tinggi (transmisi)yang nantinya digunakan dalam prses penyaluran tegangan tinggi (transmisi)yang nantinya digunakan dalam prses penyaluran energ
energi i listrilistrik k misalnymisalnya a kndkndisi isi tanah tempat tanah tempat terterteter0 #arak r0 #arak antar kaatantar kaat kaat
kaat (kn(knduktduktr)0 r)0 pemilipemilihan han kaat (knduktkaat (knduktr) r) yang eknmis0 #umlahyang eknmis0 #umlah islatr0 perhitungan tegangan tarik andngan dari kaat yang dibentang0 islatr0 perhitungan tegangan tarik andngan dari kaat yang dibentang0 pentanahan
pentanahan kaki kaki ter ter transmisi transmisi dan dan penentuan penentuan kaat kaat pelindung pelindung petir.petir. Sehingga hasil yang diharapkan dari perencanaan peralatan tegangan tinggi Sehingga hasil yang diharapkan dari perencanaan peralatan tegangan tinggi adalah dapat menghasilk
adalah dapat menghasilkan an prseprses s penypenyaluran energi listrik yang aluran energi listrik yang e1ekti1 dane1ekti1 dan e1isien.
e1isien. Sa
Saluluraran n trtranansmsmisi isi bibiasaasanynya a didibebedadakakan n dadari ri salsalururan an didistrstribibususii kapasitas tegangannya. +erdasarkan bentuk penyalurannya0 saluran transmisi kapasitas tegangannya. +erdasarkan bentuk penyalurannya0 saluran transmisi dibedakan men#adi dua yaitu0 transmisi melalui saluran udara (2erhead line) dibedakan men#adi dua yaitu0 transmisi melalui saluran udara (2erhead line) dan saluran transmisi b
dan saluran transmisi baa tanah (under aa tanah (under grun line). grun line). Dalam Dalam perencanaan iniperencanaan ini digunakan salura 2erhead line.
digunakan salura 2erhead line. 1
Dari uraian pada latar belakang0 permasalahan yang timbul pada Dari uraian pada latar belakang0 permasalahan yang timbul pada perencanaan ini sebagai berikut3
perencanaan ini sebagai berikut3 .
. +a+agagaimimanana a memenynyalualurkrkan daya an daya ! ! k" yank" yang g adada a papada gardda gardu u ininduduk k ParePare sampai ke *amu#u.
ParePare sampai ke *amu#u. ,.
,. 4pa #en4pa #enis dan is dan berapa berapa pan#anpan#ang kag kaat pengat penghantar hantar yang ayang akan dikan digunagunakan.kan. %.
%. 4pa 4pa #enis #enis dan dan #umlah #umlah menara menara yang yang akan akan digundigunakan.akan. 5.
5. 4p4pa #enia #enis dan s dan #umla#umlah islh islatr yatr yang akang akan dan digunakigunakan.an. 6.
6. 4p4pa a #e#eninis s dadan n beberarapa pa papan#n#anang g kakaaat t tatananah h (g(grrunund) d) yayang ng akakanan digunakan.
digunakan.
1
1..33.. BBaattaassaan n MMaassaallaahh Dem
Demi i teterarrarahahnynya a tutu#u#uan an dadari ri pepererencncananaan aan inini0 i0 mamaka ka pepenunulilisansan dibatasi dengan hanya membahas 3
dibatasi dengan hanya membahas 3 .
. PePererencancananaan an sasaluluraran n tratransnsmimisi si ! ! k" dari k" dari PaParerePaPare re ke ke *am*amu#u#uu dengan menggunakan #enis kabel 47S8 berdiameter %9! mm
dengan menggunakan #enis kabel 47S8 berdiameter %9! mm,,..
,.
,. PenguPengukuran #kuran #arak anarak antara Partara ParePare kePare ke *amue *amu#u diu#u diukur bekur berdasarkrdasarkan petaan peta (terlampir) dengan
(terlampir) dengan cara menarik garis cara menarik garis lurus dari lurus dari ParePare ke *amuParePare ke *amu#u#u dan perhitungannya dihitung berdasarkan skala.
dan perhitungannya dihitung berdasarkan skala. %.
%. PerencaPerencanaan #ennaan #enis dan bis dan banyakanyaknya mennya menara 0 islara 0 islatr0 atr0 kaat pekaat penghanghantar 0ntar 0 dan kaat pentanahan yang akan
dan kaat pentanahan yang akan di gunakan.di gunakan.
1
1.4.4.. uu!!uauan "n "aan Mn Manan#a#aatat
.5.5.... TTuu#u#uanan Tu
Tu#u#uan an yayang ng iningigin n didicapcapai ai dadalam lam pepenunulislisan an peperenrencacanaanaan n ininii antara lain3
antara lain3
.. *a*ammpu pu uuntntuuk k mmereranancacanng g dadan n memererencncananakakan an susuatatu u sasalulurarann transmisi dari pu
transmisi dari pusat pembangkitan sat pembangkitan listrik ke listrik ke pusatpusat beban.pusatpusat beban. ,.
,. DaDapapat t mememimilih lih #e#eninis s dadan n memengnghihitutung ng #u#umlmlah ah memenarnara a didistrstribibususii yang akan digunakan.
yang akan digunakan. %.
%. DapDapat menenat menentuktukan #enis dan #uman #enis dan #umlah islah islatlatr yang akar yang akan digun digunaknakanan pada perancangna #aringan distribusi daya.
pada perancangna #aringan distribusi daya. 5
5.. DaDapapat t mmenenenentutukakan n #e#ennis is ddan an #u#ummlalah h kkndndukukttr r yyanang g akakanan digunakan pada perancangna #aringan distribusi daya.
digunakan pada perancangna #aringan distribusi daya.
..55..,,.. **aann1a1aatat
Dalam penulisan perencanaan #aringan distribusi daya ini ada Dalam penulisan perencanaan #aringan distribusi daya ini ada beberapa man1aat yang ingin dicapai yaitu3
Dari uraian pada latar belakang0 permasalahan yang timbul pada Dari uraian pada latar belakang0 permasalahan yang timbul pada perencanaan ini sebagai berikut3
perencanaan ini sebagai berikut3 .
. +a+agagaimimanana a memenynyalualurkrkan daya an daya ! ! k" yank" yang g adada a papada gardda gardu u ininduduk k ParePare sampai ke *amu#u.
ParePare sampai ke *amu#u. ,.
,. 4pa #en4pa #enis dan is dan berapa berapa pan#anpan#ang kag kaat pengat penghantar hantar yang ayang akan dikan digunagunakan.kan. %.
%. 4pa 4pa #enis #enis dan dan #umlah #umlah menara menara yang yang akan akan digundigunakan.akan. 5.
5. 4p4pa #enia #enis dan s dan #umla#umlah islh islatr yatr yang akang akan dan digunakigunakan.an. 6.
6. 4p4pa a #e#eninis s dadan n beberarapa pa papan#n#anang g kakaaat t tatananah h (g(grrunund) d) yayang ng akakanan digunakan.
digunakan.
1
1..33.. BBaattaassaan n MMaassaallaahh Dem
Demi i teterarrarahahnynya a tutu#u#uan an dadari ri pepererencncananaan aan inini0 i0 mamaka ka pepenunulilisansan dibatasi dengan hanya membahas 3
dibatasi dengan hanya membahas 3 .
. PePererencancananaan an sasaluluraran n tratransnsmimisi si ! ! k" dari k" dari PaParerePaPare re ke ke *am*amu#u#uu dengan menggunakan #enis kabel 47S8 berdiameter %9! mm
dengan menggunakan #enis kabel 47S8 berdiameter %9! mm,,..
,.
,. PenguPengukuran #kuran #arak anarak antara Partara ParePare kePare ke *amue *amu#u diu#u diukur bekur berdasarkrdasarkan petaan peta (terlampir) dengan
(terlampir) dengan cara menarik garis cara menarik garis lurus dari lurus dari ParePare ke *amuParePare ke *amu#u#u dan perhitungannya dihitung berdasarkan skala.
dan perhitungannya dihitung berdasarkan skala. %.
%. PerencaPerencanaan #ennaan #enis dan bis dan banyakanyaknya mennya menara 0 islara 0 islatr0 atr0 kaat pekaat penghanghantar 0ntar 0 dan kaat pentanahan yang akan
dan kaat pentanahan yang akan di gunakan.di gunakan.
1
1.4.4.. uu!!uauan "n "aan Mn Manan#a#aatat
.5.5.... TTuu#u#uanan Tu
Tu#u#uan an yayang ng iningigin n didicapcapai ai dadalam lam pepenunulislisan an peperenrencacanaanaan n ininii antara lain3
antara lain3
.. *a*ammpu pu uuntntuuk k mmereranancacanng g dadan n memererencncananakakan an susuatatu u sasalulurarann transmisi dari pu
transmisi dari pusat pembangkitan sat pembangkitan listrik ke listrik ke pusatpusat beban.pusatpusat beban. ,.
,. DaDapapat t mememimilih lih #e#eninis s dadan n memengnghihitutung ng #u#umlmlah ah memenarnara a didistrstribibususii yang akan digunakan.
yang akan digunakan. %.
%. DapDapat menenat menentuktukan #enis dan #uman #enis dan #umlah islah islatlatr yang akar yang akan digun digunaknakanan pada perancangna #aringan distribusi daya.
pada perancangna #aringan distribusi daya. 5
5.. DaDapapat t mmenenenentutukakan n #e#ennis is ddan an #u#ummlalah h kkndndukukttr r yyanang g akakanan digunakan pada perancangna #aringan distribusi daya.
digunakan pada perancangna #aringan distribusi daya.
..55..,,.. **aann1a1aatat
Dalam penulisan perencanaan #aringan distribusi daya ini ada Dalam penulisan perencanaan #aringan distribusi daya ini ada beberapa man1aat yang ingin dicapai yaitu3
.
. *a*ahahasissisa a mammampu pu ununtutuk k mememamahahami mi dadan n memerarancncanang g susuatatuu salu
saluran ran disdistribtribusi usi daydaya a ataatau u #ar#aringingan an dardari i pupusat sat pempembanbangkigkitt listrik ke pusat beban.
listrik ke pusat beban. ,.
,. PerPerancaancangangan ini akan membn ini akan memberikerikan in1an in1rmarmasi bagi pensi bagi penuliulis dans dan pembaca tentang mtde dan
pembaca tentang mtde dan bagaimana cara untuk bagaimana cara untuk merancangmerancang suatu #aringan distribusi daya dari pusat pembangkit ke beban. suatu #aringan distribusi daya dari pusat pembangkit ke beban.
BAB II BAB II
IN$AUAN PU%A&A IN$AUAN PU%A&A
2.1
2.1.. &'n&'nse( se( PerPerenen)an)anaan aan $ar$ar*ng*ngan an rransansm*sm*s** Pus
Pusatpatpusat usat listlistrik rik tentenaga aga itu itu umumumnumnya ya terlterletak etak #au#auh h dardari i temptempatat temp
tempat at dimdimana ana tentenaga aga listlistrik rik itu itu digdigunaunakan kan atau atau puspusatpatpusausat t bebbeban an (l(ladad centers)0 karena itu tenaga listrik yang dibangkitkan harus disalurkan melalui centers)0 karena itu tenaga listrik yang dibangkitkan harus disalurkan melalui ka
kaaattkakaaat t atatau au sasaluluraran n trtranansmsmisisi i kekemumudidian an dedengngan an pepertrtllnngagann trans1rmatr daya tegangan yang tadinya rendah yaitu 9 k" sampai ,5 k" trans1rmatr daya tegangan yang tadinya rendah yaitu 9 k" sampai ,5 k" ditingkatkan ke tegangan yang lebih tinggi hingga %! k" sampai 6!! k" ditingkatkan ke tegangan yang lebih tinggi hingga %! k" sampai 6!! k" (bahkan di negara ma#u sampai !!! k").:;
(bahkan di negara ma#u sampai !!! k").:;
4da dua kategri saluran trasmisi (2erhead lines) dan saluran kabel 4da dua kategri saluran trasmisi (2erhead lines) dan saluran kabel tanah (undergrund cable). <ang pertama menyalurkan tenaga listrik melalui tanah (undergrund cable). <ang pertama menyalurkan tenaga listrik melalui ka
kaatkatkaaaat t yanyang g digdigantantung ung padpada a menmenara ara ataatau u tiatiang ng tratransmnsmisi isi dendengangan perantaraan islatrislatr0 sedang kategri yang kedua menyalurkan tenaga perantaraan islatrislatr0 sedang kategri yang kedua menyalurkan tenaga
li
-e
-eduduananyya a mmemempupunynyai ai kkeueuntntuungngan an dadan n kekeruruggiaian n sesendndiririisesendndiriri0i0 dib
dibandandingingkan kan salusaluran ran udaudara0 ra0 salusaluran ran babaah ah tantanah ah tidtidak ak terterpenpengargaruh uh lelehh cu
cuaca aca bubururuk0 k0 huhu#an #an anangigin0 n0 babahayhaya a pepetitir r dadan n sebsebagagaiainynya0 a0 nanamumun n bibiayayaa in2esta
in2estasinysinya a #auh lebih #auh lebih mahal dibandinmahal dibandingkan 2erhaed line. gkan 2erhaed line. -arena alasan-arena alasan yang terakhir inilah perencanaan ini menggunakan 2erhead line. :;
yang terakhir inilah perencanaan ini menggunakan 2erhead line. :;
2.
2.2.2. &'&'m(m('n'nen Uen Utatama $ma $arar*n*ngagan n rranansmsm*s*s**
-mpnenkmpnen utama dari salurantransmisi terdiri dari 3 -mpnenkmpnen utama dari salurantransmisi terdiri dari 3 . *enara transmisi atau tiang transmisi beserta pndasinya0 . *enara transmisi atau tiang transmisi beserta pndasinya0 ,. 'slatr islatr0
,. 'slatr islatr0
%. -aat penghantar (cnductr)0 dan %. -aat penghantar (cnductr)0 dan 5. -aat tanah (grund ire)
5. -aat tanah (grund ire)
,.,.
,.,... *enara *enara TrTransmisi ansmisi atau atau TiTiang ang TrTransmiansmisisi *enara atau
*enara atau tiang transmisi adalah suatu tiang transmisi adalah suatu bangubangunan penpannan penpangg saluran transmisi yang dapat berupa menara ba#a0 tiang ba#a0 tiang saluran transmisi yang dapat berupa menara ba#a0 tiang ba#a0 tiang betn bertulang dan tiang kayu. Tiang ba#a0 betn atau kayu umumnya betn bertulang dan tiang kayu. Tiang ba#a0 betn atau kayu umumnya digunakan pada saluran saluran dengan tegangan ker#a relati1 tinggi digunakan pada saluran saluran dengan tegangan ker#a relati1 tinggi dan e=tra tinggi digunakan menara ba#a. *enara ba#a dibagi sesuai dan e=tra tinggi digunakan menara ba#a. *enara ba#a dibagi sesuai den
dengan gan 1un1ungsigsinyanya0 0 yaiyaitu tu 3 3 menmenara ara dukdukungung0 0 menmenara ara sudsudut0 ut0 menmenaraara u#ung0 menara percabangan dan menara transpsisi.
u#ung0 menara percabangan dan menara transpsisi.
-nstruksi ter besi ba#a merupakan #enis knstruksi saluran -nstruksi ter besi ba#a merupakan #enis knstruksi saluran transmisi tegangan tinggi (SUTT) ataupun saluran transmisi tegangan transmisi tegangan tinggi (SUTT) ataupun saluran transmisi tegangan eks
ekstra tra tintinggi ggi (SU(SUTETTET) ) yanyang g palpaling ing banbanyak yak digdigunaunakan kan di di #ari#aringnganan PLN
PLN0 0 karkarena ena mudmudah ah dirdirakiakit t teruterutama tama untuntuk uk pempemasanasangan gan di di daedaerahrah pegunungan
pegunungan dan dan #auh #auh dari dari #alan #alan raya0 raya0 harganya harganya yang yang relati1 relati1 lebihlebih murah dibandingkan dengan penggunaan saluran baah tanah serta murah dibandingkan dengan penggunaan saluran baah tanah serta pemeliharaannya yang mudah.
pemeliharaannya yang mudah. Sua
Suatu tu menmenara ara atau atau tter er listlistrik rik harharus us kuakuat t terhterhadaadap p bebbebanan yang beker#a padany
yang beker#a padanya0 a0 antara lain antara lain yaituyaitu3&ay3&aya a berat ter dan berat ter dan kaatkaat penghantar
penghantar (gaya (gaya tekan).&aya tekan).&aya tarik tarik akibat akibat rentangan rentangan kaat.&ayakaat.&aya angin akibat terpaan angin
angin akibat terpaan angin pada kaat maupun badan ter.pada kaat maupun badan ter. *en
*enuruurut t benbentuk tuk knknstrstruksuksinyinya0 a0 #en#enis#is#enienis s menmenara ara / / tter er listrik dibagi atas 5 #enis0 yaitu3
. Lattice ter ,. Tubular steel ple %. 7ncrete ple 5. >den ple
&ambar . ?enis#enis menara #aringan distribusi
(a) (b)
&ambar ,. (a) Lattice ter0 (b) Tubular steel ple
Ter harus kuat terhadap beban yang beker#a padanya yaitu3 &aya berat ter dan kaat penghantar (gaya tekan)
&aya tarik akibat rentangan kaat
&aya angin akibat terpaan angin pada kaat maupun badan ter
*enurut 1ungsinya menara #aringan distribusi di klasi1ikasikan sebagai berikut3
. Dead end tower 0 yaitu tiang akhir yang berlkasi di dekat &ardu induk0 ter ini hampir sepenuhnya menanggung gaya tarik.
,. Section tower 0 yaitu tiang penyekat antara se#umlah ter penyangga dengan se#umlah ter penyangga lainnya karena
alasan kemudahan saat pembangunan (penarikan kaat)0 umumnya mempunyai sudut belkan yang kecil.
%. Suspension tower 0 yaitu ter penyangga0 ter ini hampir sepenuhnya menanggung gaya berat0 umumnya tidak mempunyai sudut belkan.
5. Tension tower 0 yaitu ter penegang0 ter ini menanggung gaya tarik yang lebih besar daripada gaya berat0 umumnya mempunyai sudut belkan.
6. Transposision tower 0 yaitu ter tensin yang digunakan sebagai tempat melakukan perubahan psisi kaat 1asa guna memperbaiki impendansi transmisi.
9. Gantry tower 0 yaitu ter berbentuk prtal digunakan pada persilangan antara dua Saluran transmisi. Tiang ini dibangun di baah Saluran transmisi e=isting.
@. Combined tower 0 yaitu ter yang digunakan leh dua buah saluran transmisi yang berbeda tegangan perasinya.
*enurut susunan/knAgurasi kaat 1asa ter dikelmpkkan atas3 ?enis delta digunakan pada knAgurasi hriBntal/mendatar
?enis piramida digunakan pada knAgurasi 2ertikal/tegak
?enis BigBag yaitu kaat 1asa tidak berada pada satu sisi lengan ter
,.,... -mpnenkmpnen *enara / Ter listrik Secara umum suatu menara / ter listrik terdiri dari3
. Pondasi0 adalah knstruksi betn bertulang untuk mengikat kakiter (stub) dengan bumi. ?enis pndasi ter beragam menurut kndisi tanah tempat tapak ter berada dan beban yang akan ditanggung leh ter. Pndasi ter yang menanggung beban tarik dirancang lebih kuat/besar dari pada ter tipe suspensin.
,. Stub0 bagian paling baah dari kaki ter0 dipasang bersamaan dengan pemasangan pndasi dan diikat menyatu dengan pndasi. Pemasangan stub paling menentukan mutu pemasangan ter0 karena harus memenuhi syarat yaitu #arak antar stub harus benar0 sudut kemiringan stub harus sesuai dengan kemiringan kaki ter0 dan le2el titik hubung stub dengan kaki ter tidak bleh beda , mm(milimeter)
%. Leg 0 adalah kaki ter yang terhubung antara stub dengan bdy ter. Pada tanah yang tidak rata perlu dilakukan penambahan atau pengurangan tinggi leg. Sedangkan bdy harus tetap sama tinggi permukaannya. Pengurangan leg ditandai3 C ,C % dan Penambahan leg ditandai3 C ,C %.
5. Common Body0 badan ter bagian baah yang terhubung antara leg dengan badan ter bagian atas (super structure). -ebutuhan tinggi ter dapat dilakukan dengan pengaturan tinggi cmmn bdy dengan cara penambahan atau pengurangan. Super structure0 badan ter bagian atas yang terhubung dengan cmmn bdy dan crss arm kaat 1asa maupun kaat petir. Pada ter #enis delta tidak dikenal istilah super structure namun digantikan dengan -F 1rame dan bridge. 6. Cross arm0 bagian ter yang ber1ungsi untuk tempat
menggantungkan atau mengaitkan islatr kaat 1asa serta clamp kaat petir. Pada umumnya crss arm berbentuk segitiga kecuali ter #enis tensin yang mempunyai sudut belkan besar berbentuk segi empat.
9. “K” frame0 bagian ter yang terhubung antara cmmn bdy dengan bridge maupun crss arm. -F 1rame terdiri atas sisi kiri dan kanan yang simetri. -F 1rame tidak dikenal di ter #enis pyramid.
@. Bridge0 penghubung antara crss arm kiri dan crss arm tengah. Pada tengahtengah bridge terdapat kaat penghantar 1asa tengah. +ridge tidak dikenal di ter #enis pyramida.
G. Rambu tanda baaya0 ber1ungsi untuk memberi peringatan baha instalasi SUTT/SUTET mempunyai resik bahaya. 8ambu ini bergambar petir dan tulisan “!"!S B#RB!$!%! T#G!&G!& T'&GG'”. 8ambu ini dipasang di kaki ter lebih kurang 6 meter diatas tanah sebanyak dua buah0 dipasang disisi yang mengahadap ter nmr kecil dan sisi yang menghadap nmr besar.
H. Rambu identifi(asi tower dan pengantar ) *a+ur 0 ber1ungsi untuk memberitahukan identitas ter seperti3 Nmr ter0 Urutan 1asa0 Penghantar / ?alur dan Nilai tahanan pentanahan kaki ter.
!. !nti C+imbing De,ice -!CD.0 ber1ungsi untuk menghalangi rang yang tidak berkepentingan untuk naik ke ter. 47D dibuat runcing0 ber#arak ! cm dengan yang lainnya dan dipasang di setiap kaki ter dibaah 8ambu tanda bahaya. . Step bo+t 0 baut pan#ang yang dipasang dari atas 47D ke
sepan#ang badan ter hingga super structure dan arm kaat petir. +er1ungsi untuk pi#akan petugas seaktu naik maupun
turun dari ter.
,. $a+aman tower 0 daer8encana pemerintah untuk meningkatan kese#ahteraan rakyat melalui industrialisasi tampaknya merupakan suatu rencana yang patut didukung leh semua pihak.
,.,.,. 'slatr
'slatr ber1ungsi untuk mengislasi sistem tegangan baik antar 1asa dengan tanah (1ungsi elektris) serta memikul beban mekanis
penghantar yang diislasikannya (1ungsi mekanis). Oleh karena itu tingkat islasi dan kekuatan mekanisnya harus benarbenar diperhatikan sehingga tidak memungkinkan ter#adinya arus bcr listrik pada suatu sistem. Tingkat islasi ini adalah tingkat kemampuan memisahkan sistem tegangan sehingga tidak tembus ke sekelilingnya.
'slatr mempunyai si1at atau kemampuan untuk dapat memisahkan secara elektris dua buah penghantar atau lebih yang berdekatan sehingga arus listrik tidak mengalir dari knduktr #aringan ke tanah. Dengan demikian knstruksi harus sangat
diperhatikan dan bahan islasi haruslah mempunyai kekuatan dielektrik yang baik sehingga si1at hantarannya dapat dikurangi.
,.,.,.. -nstruksi dan #enis islatr
+agian utama dari suatu islatr terdiri dari bahan dielektrik0 #epitan lgam dan tnggak lgam. Umumnya dielektrik islatr terbuat dari bahan prselen0 gelas0 plimer dan karetsilikn ( si+icon rubber )0 sedangkan #epitan terbuat dari besi tuangan atau ba#a.
Dilihat dari lkasi pemasangan0 islatr terdiri dari islatr pasang dalam (indoor ) dan islatr pasang luar (outdoor ). 'slatr pasang luar dibuat bersirip untuk memperpan#ang lintasan arus bcr dan mencegah ter#adinya #embatan air yang terbentuk #ika islatr dibasahi leh air hu#an. Dilihat dari knstruksinya islatr terdiri dari islatr pendukung dan islatr gantung/ suspension/ 'slatr pendukung terdiri dari tiga #enis0 yaitu 3 islatr pin0 islatr pst0
dan islatr pin I pst. Dilihat dari bentuknya0 islatr gantung terdiri dari dua #enis yaitu islatr piringdan islatr silinder.
?enis yang digunakan pada saluran transmisi adalah #enis prselin atau gelas. *enurut penggunaan dan kntruksinya dikenal tiga #enis islatr yaitu0 islatr #enis pasak0 islatr #enis ps saluran0 islatr gantung. 'slatr #enis pasak dan islatr #enis ps saluran digunakan pada saluran transmisi dengan ker#a relati1 rendah (kurang dari ,, %% k")0 sedang islatr gantung dapat digandeng
men#adi rentengan islatr yang #umlahnya disesuaikan kebutuhan. :;
&ambar %. ?enis#enis islatr
(a) (b)
&ambar 5. (a) 'slatr Tnggak Saluran JriBntal0 dan (b) 'slatr Tnggak Saluran "ertikal
,.,.,.,. -arakteristik 'slatr
-arakteristik elektrik dari islatr yang dimaksud adalah kemampuan menahan f+aso,er dan arus bcr. 'slatr yang terpasang pada #aringan udara (terutama #aringan outdoor ) sangat mudah dipengaruhi leh perubahan kndisi lingkungan udara sekitar. Perubahanperubahan tersebut dapat mempengaruhi kiner#a dari islatr0 yaitu kemampuan islatr menahan tegangan. 4pabila di permukaan islatr terbentuk lapisan plutan akan mempengaruhi kiner#a dari islatr tersebut. -iner#a islatr #uga akan berbeda apabila permukaan islatr dalam kndisi basah dan dalam kndisi kering.
b) -arakteristik mekanis islatr
-arakteristik mekanis suatu islatr ditandai dengan kekuatan mekanisnya0 yaitu beban mekanis terendah yang mengakibatkan islatr tersebut rusak. -ekuatan mekanis ini ditentukan dengan membebani islatr dengan beban yang bertambah secara bertahap hingga islatr terlihat rusak.
-ekuatan mekanis suatu islatr dinyatakan dalam tiga keadaan beban0 yaitu kekuatan mekanis tarik0 kekuatan mekanis tekan dan kekuatan mekanis tekuk.
,.,.,.%. Desain islatr plimer
Susunan dasar islatr plimer0 yang terdiri dari inti (core) dan pembungkus ( sed ) yang kedua u#ungnya dihubungkan dengan fitting yang terbuat dari lgam.
0itting pada sebuah islatr plimer dirancang untuk mampu menahan beban yang berasal dari islatr. Sebuah fitting terbuat dari bahan lgam tuang atau tempaan antara lain aluminium0 tembaga0 ba#a. 0itting pada islatr plimer berguna sebagai pemegang dari inti0 dimana pada desainnya inti diletakkan pada psisi ter#epit di dalam fitting . 'nti (core) pada islatr plimer berguna untuk memperkuat atau menambah kekuatan mekanik dari
islatr plimer. 'nti (core) terbuat dari bahan fiberg+ass1 resin epksi yang kemudian dibungkus sed .
,.,.,.5. 8esin epksi sebagai salah satu bahan plimer
7airan resin epksi merupakan cairan yang memiiki si1at kekentalan yang rendah sehingga mudah bercampur (masuk tahap termset) didalam pembuatannya. 7airan resin yang lain diantaranya 3 peno+ic1 po+yester1 acry+ics dibuat dalam prses yang sama0 tetapi resin epksi mempunyai kmbinasi antara lain 3 Si1at kekentalan rendah0 mudah dibentuk0 penyusutan rendah0 kerekatan tinggi0 si1at mekanis tinggi0 islasi listrik yang tinggi0 ketahanan kimia baik.
,.,.,.6. +ahan pengisi islatr
Penggunaan bahan pengisi pada suatu prduk tuangan mengandung dua tu#uan secara teknis dan secara eknmis. Secara teknis0 penggunaan bahan pengisi dimaksudkan sebagai upaya memdi1ikasi kiner#a plimer tersebut seperti untuk meningkatkan si1at mekanis dan untuk menurunkan si1at absrbsi air. +ahan pengisi yang digunakan adalah si+icone rubber dan pasir silika. +ahan campuran ini digunakan untuk memperbaiki karakteristik dari islatr plimer tersebut. Dan perbandingan kmpsisi dari bahan pengisi antara karet silikn dan pasir silika adalah 3.
,.,.,.9. *ekanisme arus bcr
Pengamatan arus bcr ini memerlukan silskp sebagai alat bantu. 'nput tegangan yang masuk ke dalam silskp harus sesuai dengan karakteristik kemampuan silskp tersebut. Piranti
pengamanan dan perlindungan bagi silskp diperlukan untuk membatasi tegangan besar yang masuk ke dalam silskp dengan cara memasang rangkaian pembagi tegangan dan sela #arum.
,.,.,.@. Klash2er pada islatr
0+aso,er yang ter#adi pada permukaan islatr padat disebabkan leh tegangan yang harus ditahan leh permukaan islatr melebihi kemampuannya.-emampuan permukaan islatr menahan tegangan ditentukan leh besarnya resistans permukaan bahan dan #enis bahan0 #uga dipengaruhi leh 1aktr1aktr seperti3 adanya kntaminasi pada permukaan islatr0 kelembaban udara0 suhu udara dan tekanan udara. +erhubung tegangan 1lash2er dipengaruhi leh kndisi udara sekitar0 maka data pengu#ian harus dikreksi dengan kndisi udara standar0 yang mengacu pada standar 'E7 9! I (HGH) dengan persamaan berikut3
Dengan 3
"s 3 tegangan lmpatan dalam keadaan standar
"b 3 tegangan lmpatan yang diukur pada keadaan sebenarnya d 3 kepadatan udara relati1
t+3 suhu sekeliling pada saat pengu#ian (7) b+3 tekanan udara pada saat pengu#ian (mbar)
,.,.,.G. Sudut kntak
Sudut kntak merupakan sudut yang dibentuk antara permukaan bahan u#i dengan air destilasi yang diteteskan ke permukaan bahan u#i. Pengukuran sudut kntak pada suatu bahan islasi dilakukan untuk mengetahui si1at permukaan bahan0 hid1bik atau hidr1ilik. Si1at idrofobi( merupakan suatu karakteristik bahan islasi0 bahan masih mampu bersi1at menlak air yang #atuh di permukaannya. Si1at hidr1bik berguna untuk islasi
pasangan luar karena dalam keadaan basah atau lembab tidak akan terbentuk lapisan air yang kntinu pada permukaan islatr0 sehingga permukaan islatr tetap memiliki kndukti2itas yang rendah0 akibatnya arus bcr sangat kecil.
,.,.%. -aat Penghantar (-nduktr)
?enis #enis kaat penghantar yang biasa digunakan pada saluran transmisi adalah tembaga dengan kndukti2itas !! (7U !!)0 tembaga kndukti2itas H@06 (7U H@06) atau aluminium dengan kndukti2itas 9 (4l 9).
-aat penghantar aluminium terdiri dari berbagai #enis dengan lambang sebagai berikut 3 :,;
a. 447 M 4ll 4luminium 7nductr0 yaitu kaat penghantar yang seluruhnya terbuat dari aluminium.
b. 4447 M 4ll 4luminium 4lly 7nductr0 yaitu kaat penghantar yang seluruhnya terbuat dari campuran aluminium.
c. 47S8 M 4luminium 7nductr Steel 8ein1rced0 yaitu kaat penghantar aluminium berinti kaat ba#a.
d. 4748 M 4luminium 7nductr 4lly 8ein1rced0 yaitu kaat penghantar aluminium yang diperkuat dengan lgam campuran.
-aat penghantar tembaga mempunyai beberapa kelebihan dibanding dengan kaat penghantar aluminium karena kndukti2itas dan kuat tariknya lebih tinggi. Tapi kelemahannya ialah untuk besar tahanan yang sama0 tembaga lebih berat dari aluminium dan #uga lebih mahal. Oleh karena itu kaat penghantar aluminium telah menggantikan kedudukan tembaga.
Untuk memperbesar kuat tarik dari kaat aluminium digunakan campuran aluminium (aluminium ally). Untuk saluran saluran tegangan tinggi0 dimana #arak antara dua tiang/menara #auh (ratusan meter)0 dibutuhkan kuat tarik yang lebih tinggi. Untuk itu digunakan kaat penghantar 47S8.
,.,.%.. +ahan penghantar (knduktr)
+ahan knduktr yang dipergunakan untuk saluran energi listrik perlu memiliki si1at si1at sebagai berikut 3
) kndukti2itas tinggi.
,) kekuatan tarik mekanikal tinggi %) titik berat
5) biaya rendah 6) tidak mudah patah
-nduktr #enis Tembaga (+7 3 +are cpper) merupakan penghantar yang baik karena memiliki kndukti2itas tinggi dan kekuatan mekanikalnya cukup baik. Namun karena harganya mahal maka knduktr #enis tembaga raan pencurian. 4luminium harganya lebih rendah dan lebih ringan namun kndukti2itas dan kekuatan mekanikalnya lebih rendah dibanding tembaga.
Pada umumnya SUTT maupun SUTET menggunakan 47S8 (4lmunium 7nductrn Steel 8ein1rced). +agian dalam kaat berupa steel yang mempunyai kuat mekanik tinggi0 sedangkan bagian luarnya mempunyai kndukti1itas tinggi. -arena si1at electrn lebih menyukai bagian luar kaat daripada bagian sebelah dalam kaat maka 47S8 cck dipakai pada SUTT/SUTET. Untuk daerah yang udaranya mengandung kadar belerang tinggi dipakai #enis 47S8/4S0 yaitu kaat steelnya dilapisi dengan almunium.
-abel 47S8 merupakan kaat penghantar yang terdiri dari aluminium berinti kaat ba#a. -abel ini digunakan untuk saluran saluran transmisi tegangan tinggi0 dimana #arak antara menara/tiang ber#auhan0 mencapai ratusan meter0 maka dibutuhkan kuat tarik yang
lebih tinggi0 untuk itu digunakan kaat penghantar 47S8.:%;
Dimension s nominal cross section Calculate d cross sections Construct ion Construct ion Externa l diamet er Weig ht ermitte d stress Conducto r resistance at 20 !C ermitte d current "l#$e mm% ratio mm% "l $e &m 'etto (g#( m ' max) *#(m " 16#2+5 17+8 6x1+80 1x1+80 5+4 62 5+825 1+878 90 25#4 27+8 6x2+25 1x2+25 6+8 97 9+030 1+200 125 35#6 40+0 6x2+70 1x2+70 8+1 140 12+660 0+835 145 44#32 75+7 14x2+00 7x2+40 11+2 378 45+500 0+657 145 50#8 56+3 6x3+20 1x3+20 9+6 196 17+140 0+595 170 50#30 81+0 12x2+33 7x2+33 11+7 383 44+225 0+564 290 70#12 81+3 26x1+85 7x1+44 11+7 285 26+315 0+413 290 95#15 109+7 26x2+15 7x1+67 13+6 384 35+140 0+306 350 95#55 152+8 12x3+20 7x3+20 16+0 722 80+200 0+299 350 105#75 181+5 14x3+10 19x2+25 17+5 907 106+63 5 0+274 350 120#20 141+4 26x2+44 7x1+90 15+5 496 44+885 0+237 410 120#70 193+3 12x3+60 7x3+60 18+0 913 98+195 0+236 410 125#30 157+7 30x2+33 7x2+33 16+3 595 57+800 0+226 425 150#25 173+1 26x2+70 7x3+10 17+1 607 54+315 0+194 470 170#40 211+9 30x2+70 7x2+70 18+9 798 77+040 0+168 520 185#30 213+6 26x3+00 7x2+33 19+0 748 66+225 0+157 535 210#35 243+2 26x3+20 7x2+49 20+3 852 74+950 0+138 590 210#50 261+6 30x3+00 7x3+00 21+0 986 92+275 0+136 610 230#30 260+7 24x3+50 7x2+33 21+0 878 73+030 0+125 630 240#40 282+5 26x3+45 7x2+68 21+8 990 86+460 0+119 645 265#35 297+8 24x3+74 7x2+49 22+4 1+00 3 82+955 0+109 680 300#50 353+7 26x3+86 7x3+00 24+4 1+23 9 105+12 0 0+949 740 305#40 344+1 54x2+68 7x2+68 24+1 1+16 0 99+305 0+949 740 340#30 369+1 48x3+00 7x2+33 25+0 1+17 7 92+505 0+085 740 360#57 416+5 26x4+20 7x3+20 26+4 1+44 9 125+24 5 0+080 740 360#57 417+5 26x4+20 19x1+96 26+6 1+46 8 125+24 5 0+080 740 380#50 431+5 54x3+00 7x3+00 27+0 1+45 4 120+99 0 0+076 840 385#35 420+1 48x3+20 7x2+49 26+7 1+34 1 104+31 5 0+075 840 435#55 490+6 54x3+20 7x3+20 28+8 1+65 4 136+27 5 0+059 900 450#40 488+2 48x3+45 7x2+68 28+7 1+55 7 120+19 5 0+064 900 490#65 553+9 54x3+40 7x3+40 30+6 1+86 8 152+91 5 0+059 960
495#35 528+2 45x3+74 7x2+49 29+9 1+63 9 120+28 0 0+058 960 510#45 555+5 48x3+68 7x2+87 30+7 1+77 5 134+29 5 0+057 980 550#70 621+3 54x3+60 7x3+60 32+4 2+09 4 167+53 0 0+051 1020 560#50 611+2 48x3+86 7x3+00 32+2 1+95 0 146+30 0 0+051 1020 570#40 610+3 45x4+02 7x2+68 32+2 1+89 5 138+00 0 0+051 1020 650#45 698+5 45x4+30 7x2+87 34+4 2+16 9 155+55 0 0+044 1020 680#85 764+8 54x4+00 19x2+40 36+0 2+57 3 210+05 5 0+043 1150
Tabel . Spesi1ikasi kabel 47S8
Sumber :5; ,.,.%.,. -arakteristik penghantar (knduktr)
a) -arakteristik listrik
Tahanan (8) dari sebuah penghantar sebanding dengan pan#angnya (+. dan berbanding terbalik dengan luas penampangnya
(4). 4dapun persamaannya yaitu 3
R
=
ρ .l ADimana adalah resisti2itasnya.
-ndukti2itas (7) barbanding terbalik dengan resisti2itas 3
¿
158
x
100C
(/m.mm,)-ndukti1itas bisanya besar bila kemurnian bahan tinggi dan berkurang bila campuran bertambah.
b) -arakteristik mekanis
-uat tarik (tensi+e strengt) sebuah penghantar naik dengan bertambahnya #umlah campuran dan meningkatnya dera#at penger#aanya ( processing ). Untuk tembaga ard2drawnF berlaku
rumur kuat tarik sebagai berikut 3
Untuk kaat kmpnen 1 M 5@0 I 0 . d (kg/mm,)
Untuk kaat lilit ( stranded ) T M !0H . a . N . 1 (kg) Dimana 3
d M &aris tengah kaatkmpnen (mm) a M Luas penampang kaatkmpnen (mm,)
NM ?umlah kaatkmpnen dalam kaat lilit
Peman#angan (e+ongation) menun#ukkan elastisitas bahan. Peman#angan minimum dari kaat tembaga dinyatakan leh 3
S M !0,5 . d !0,5 ()
Peman#angan untuk kaat aluminium ard2drawnF dan kaat ba#a yang digal2anisasikan tertera dalam tabel ,.
Tabel ,. Tegangan Tarik dan Perpan#angan untuk -aat 4luminium JardDran dan -aat +a#a &al1anisasi
-aat aluminium JardDran -aat +a#a &al2anisasi Diameter (mm) Tegangan tarik minimum (kg/mm, ) Peman#angan minimum () Diameter (mm) Tegangan tarik minimum (kg/mm, ) Peman#angan minimum () 60! I %0G 90@ ,0! I 0H 60! I 50! ,6 60! %0G I %0! 906, 0G I 0@ 50! I %0! %! 506 %0! I ,0G 90G@ 09 %0! I ,0! %6 509 ,0G I ,06 @0,% 06 ,06 I ,0% @0H% 06 Sumber 3 :; ,.,.5. Urutan 1asa
Pada sistem arus putar0 keluaran dari generatr berupa tiga 1asa0 setiap 1asa mempunyai sudut pergerseran 1asa ,!. Pada SUTT dikenal 1asa 8C S dan T yang urutan 1asanya selalu 8 diatas0 S ditengah dan T dibaah. Namun pada SUTET urutan 1asa tidak selalu berurutan karena selain pan#ang0 karakter SUTET banyak dipengaruhi leh 1aktr kapasitansi dari bumi maupun kn1igurasi yang tidak selalu 2ertikal. &una keseimbangan impendansi penyaluran maka setiap !! km dilakukan transpsisi letak kaat
1asa.
,.,.6. Penampang dan #umlah knduktr
Penampang dan #umlah knduktr disesuaikan dengan kapasitas daya yang akan disalurkan0 sedangkan #arak antar kaat 1asa maupun kaat berkas disesuaikan dengan tegangan perasinya. ?ika kaat terlalu kecil maka kaat akan panas dan rugi transmisi akan
besar. Pada tegangan yang tinggi (SUTET) penampang kaat 0 #umlah kaat maupun #arak antara kaat berkas mempengaruhi besarnya crna yang ditandai dengan bunyi desis atau berisik.
,.,.9. ?arak antar kaat 1asa
?arak kaat antar 1asa untuk SUTT @! k" idealnya adalah % meter0 SUTT dan SUTET , meter. Jal ini karena menghindari ter#adinya e1ek ayunan yang dapat menimbulkan 1lash2er antar 1asa.
,.,.@. Perlengkapan kaat penghantar
Perlengkapan atau 1itting kaat penghantar adalah Spacer dan 2ibratin damper. Untuk keperluan perbaikan dipasang repair slee2e maupun armr rd.
• ?ints (Sambungan Penghantar)
Sambungan penghantar (?ints) harus mempunyai kndukti1itas listrik yang baik serta kekuatan mekanis dan ketahanan ( Durabi+ity) yang tangguh. Sambungansambungan yang biasanya dipakai ialah3 ) Sambungan kmpressi
Sambungan kmprssi merupakan sambungan yang terbuat dati bahan yang sama sengan penghantar0 dipasang pada sambungan penghantar dengan tekanan minyak. 7ara ini dapat diandalkan dan banyak dipakai untuk penghantarpenghantar berukuran basar.
&ambar @. Sambungan kmpressi untuk kaat 47S8 ,) Sambunan +elit
7ara penggunaan sambungan bilit ini yaitu dengan memasukkan penghantarpenghantar yang hendak disambung ke dalam slngsng yang berbentuk 2al kemudian dibelit beberapa kali dengan kunci belit (Twisting "renc). -arena
penger#aannya sederhana dan mudah0 cara ini banyak dipakai untuk kaat lilit dengan penampang kurang dari ,6 mm,.
• Perentang (Spacer)
Untuk sistem kaat berkas0 dipasang perentang untuk menghindarkan agar kaatkaat penghantar dalam satu 1asa tidak mendekat atau bertumbukan kerna gayagaya elektrmekanis atau angin. Perentang ini dipasang pada #arak 65! meter satu sama lain di dekat tiangtiang penun#ang dan 9!G! meter ditengan rentangan (midspan).
(a) (b)
&ambar G. (a) Spacer untuk knduktr berkas , kaat (tin cnductrs)0 dan (b) Spacer untuk knduktr berkas 5 kaat (uadruple).:9;
• 8epair slee2e
8epair slee2e adalah selngsng almunium yang terbelah men#adi dua bagian dan dapat ditangkapkan pada kaat penghantar0 ber1ungsi untuk memperbaiki kndukti1itas kaat yang rantas. 7ara pemasangannya dipress dengan hydraulic tekanan tinggi.
• Peredam (Damper)
Damper atau 2ibratin damper adalah alat yang dipasang pada kaat penghantar dekat ter0 ber1ungsi untuk meredam getaran agar kaat tidak mengalami kelelahan bahan. +entuk damper menyerupai dua buah bandul yang dapat membuang getaran kaat.
&ambar H. Damper :9;
• 4rmr rd
4rmr rd adalah alat berupa se#umlah urat kaat yang dipilin0ber1ungsi untuk melindungi kaat dari kelelahan bahan maupun akibatadanya kerusakan. +ahan armr rd adalah aluminium keras0 sehinggadapat men#epit kaat dengan erat.
&ambar !. Pemasangan pelindung kaat transmisi
• Lampu 42iasi
Lampu 42iasi adalah rambu peringatan berupa lampu terhadap lalu lintas udara0 ber1ungsi untuk memberi tanda kepada pilt pesaat terbang baha terdapat kaat transmisi. ?enis lampu
a2iasi adalah sebagai berikut 3
Lampu a2iasi yang terpasang pada ter dengan supply dari ?aringan tegangan rendah.
"rching
"rmour -od Dam.er
Lampu a2iasi yang terpasang pada kaat penghantar dengan sistem induksi dari kaat penghantar.
• 4rching Jrn
4rching Jrn adalah peralatan yang dipasang pada sisi 7ld (ter) dari rencengan islatr. Kungsi arcing hrn yaitu3 *edia pelepasan busur api dari tegangan lebih antara sisi 7ld
dan Jt (kaat penghantar).
Pada #arak yang diinginkan berguna untuk memtng tegangan lebih bila ter#adi sambaran petir0 sitching gangguan0 sehingga dapat mengamankan peralatan yang lebih mahal di &ardu 'nduk (Tra1).
*edia semacam arcing hrn yang terpasang pada sisi Jt (kaat penghantar) adalah3
&uarding ring 3 berbentuk 2al0 mempunyai peran ganda yaitu sebagai arcing hrn maupun pendistribusi tegangan pada beberapa islatr sisi ht. Umumnya dipasang di setiap ter
tensin maupun suspensin sepan#ang transmisi.
4rcing ring 3 berbentuk lingkaran0 mempunyai peran ganda yaitu sebagai arcing hrn maupun pendistribusi tegangan pada beberapa islatr sisi ht. Umumnya hanya terpasang di ter
dead end dan gantry gardu induk.:6;
,.,.%.%. 4ndngan dan Tegangan Tarik :@;
-aat knduktr yang dipasang antara dua titik struktur pendukung menara transmisi tidak akan berbentuk suatu garis lurus
hriBntal0 melainkan akan membentuk suatu andngan (sag). +esar andngan tergantung dari suhu udara sekeliling saluran. Pada siang hari0 karena terik panas matahari0 kaat #uga akan men#adi panas dan sedikit meman#ang dan andngan akan men#adi lebih besar0 sebaliknya pada malam hari dengan kndisi udara yang lebih dingin0 kaat akan men#adi lebih pendek sehingga mengencang dan andngan akan mengecil.
4ndngan dan tegangan tarik pada knduktr merupakan dua hal yang sangat penting dipertimbangkan pada saluran transmisi dan saluran distribusi hantaran udara (2erhead) karena tegangan tarik pada knduktr dapat menambah beban mekanik pada menara transmisi. 4pabila tegangan tarik terlalu besar maka dapat menyebabkan kegagalan mekanik pada knduktr itu sendiri. Kaktr yang mempengaruhi andngan dan tegangan tarik pada knduktr adalah berat knduktr per satuan pan#ang0 Span (#arak antara dua menara transmisi0 temperatur0 dan tegangan knduktr.
&ambar . 4ndngan pada saluran transmisi
4ndngan minimum dan maksimum yang mungkin ter#adi pada saluran transmisi dapat dilihat pada &ambar di atas. *enurut standar PLN untuk saluran transmisi 6! k"0 tinggi kaat diatas tanah adalah H meter0 #adi andngan maksimum yang dapat ter#adi apabila tinggi menara transmisi , meter adalah , meter. Sedangkan untuk tegangan tarik maksimum sebesar G!! kg.
4dadua batasan harga untuk merentangkan suatu kaat yaitu 3
Tegangan tarik tidak bleh melebihi tegangan tarik yang dii#inkan pada keadaan apapun. Tegangan tarik maksimum akan ter#adi pada saat temperatur terendah dan ada beban angin.
?arak kaat ke tanah tidak bleh lebih kecil dari #arak terkecil. 4ndngan terbesar ter#adi pada saat temperatur maksimum dan pada beban maksimum.
-aat Tanah atau Earth ire (kaat petir / kaat tanah) adalah media untuk melindungi kaat 1asa dari sambaran petir. -aat ini dipasang di atas kaat 1asa dengan sudut perlindungan yang sekecil mungkin0 karena dianggap petir menyambar dari atas kaat. Namun #ika petir menyambar dari samping maka dapat mengakibatkan kaat 1asa tersambar dan dapat mengakibatkan ter#adinya gangguan.
-aat pada ter tensin dipegang leh tensin clamp0 sedangkan pada ter suspensin dipegang leh suspensin clamp. Pada tensin clamp dipasang kaat #umper yang menghubungkannya pada ter agar arus petir dapat dibuang ke tanah leat ter. Untuk
keperluan perbaikan mutu pentanahan maka dari kaat #umper ini ditambahkan kaat lagi menu#u ke tanah yang kemudian dihubungkan dengan kaat pentanahan.:6;
BAB III
PEREN+ANAAN %ALURAN RAN%MI%I DARI PARE,PARE %ULA-E%I %ELAAN &E MAMU$U %ULA-E%I BARA
&ambar ,. Peta SulSel+ar
Dalam bab ini akan dibahas tentang halhal yang perlu direncanakan pada saluran transmisi ParePare I *amu#u dengan tegangan ker#a yang digunakan sebesar ! k" dengan #arak diukur berdasarkan peta (terlampir! sebagai berikut3 Skala pada peta adalah 3 %.!!!.!!! 0 dan #arak yang terukur dari peta adalah 90H cm0 maka3
?arak sesungguhnya M #arak pada peta = skala pada peta
PLTU Jeneponto 2x100 MW
M 90H cm = %.!!!.!!! cm M ,!@ km
3.1. Peren)anaan Menara t*ang transm*s*) %... ?enis *enara yang Digunakan
Pada perencanaan ini #enis menara yang dipilih adalah #enis menara saluran tunggal bentuk krset yang terbuat dari ba#a.
%..,. ?umlah *enara
Diketahui ttal #arak tempuh saluran transmisi adalah ,!@ km dan tegangan ker#a yang digunakan adalah ! k"0 maka berdasarkan tabel Q.(terlampir) #arak gaang yang digunakan adalah ,9! m.
?adi0 #umlah menara yang dibutuhkan adalah3
M
207
km x
1000m
/
km
260 M @H@ menara
%..%. Perencanaan 'slatr %..%.. ?enis 'slatr
?enis islatr yang digunakan adalah islatr prselin khususnya islatr cle2is type0 islatr gantung ini dipilih karena tegangan yang akan ditransmisikan adalah tegangan tinggi yaitu ! k".
%..%.,. ?umlah 'slatr
+erdasarkan tabel ,Q.(terlampir) untuk tegangan ! k2 #umlah islatr yang diperlukan sebanyak 9 buah. -arena menara yang digunakan adalah menara saluran tunggal yang mempunyai % aliran knduktr maka #umlah islatr yang digunakan adalah 9 = % M G buah islasi dalam satu
menara.
Diketahui #umlah menara yang digunakan sebanyak @H@ buah menara0 #adi #umlah islatr ttal yang diperlukan adalah3
M @H@ = G M5%59 buah islatr.
%..5. Perencanaan -aat Penghantar (-nduktr) %..5.. ?enis -nduktr
Untuk saluransaluran transmisi tegangan tinggi0 dimana #arak diantara dua menara #auhnya ratusan meter maka dibutuhkan kuat tarik yang lebih tinggi. Untuk itu digunakan kaat penghantar 47S8.
%..5.,. Perhitungan -aat Penghantar
Dalam perencanaan saluran transmisi ini0 penghantar ditun#ang leh tiang yang sama tingginya0 dengan pan#ang #alur ,!@ km0 #arak antara
menara (a) M ,9! m0 dan #umlah menara @H@ buah0 serta kabel yang digunakan adalah kabel 47S8 dengan luas penampang () M %9! mm,.
Dari tabel %Q.(terlampir)0 diperleh datadata berikut3 +erat kaat (&) M %6 kg/km
M 0%6 kg/m
-uat tarik minimum kaat (J) M .!! kg
Dari data diatas dapat dihitung3
. Tidak ada beban angin
a. +erat kaat spesi1ik (R)
M G q M 1,351
kg
/
m
360mm
2 M %0@6 = !% kg/m/mm,b. Tegangan tarik spesi1ik kaat ()
M H q M 11.010
kg
360mm
2 M %!06G kg/mm, c. 4ndngan maksimum (b) b Ma
2 8C
dimana 7 Mσ
γ
M 30,58kg
/
mm
2 3,75x
10−3kg
/
m
/
mm
2 M G6509@ m *aka3b M
(
260m)
28 x8154,67m
M 0!%9 m
d. Pan#ang satu kaat dalam satu gaang (L)
LM a a3 24C 2 M ,9! m
(
260m)
3 24 x(
8154,67m)
2 M ,9!0! mPan#ang kaat dalam satu gaang adalah3 L M L = #umlah aliran dalam satu gaang
M ,9!0! m = % M @G!0!% m
?umlah ttal kaat yang diperlukan untuk @H@ andngan3 Ltt M L = #umlah aliran dalam gaang = andngan
M @G!0!% m = % = @H@ M G96!60@% m e. Tegangan kaat (S) S M J
a
2x G
2 8H
M .!! kg (
260m)
2 x(
1,351kg/
m)
2 8 x11.010kg M !05! m 1. ?arak antara kaatkaatUntuk menghitung #arak#arak hrisntal antara kaatkaat di tengahtengah gaang digunakan rumus Sa1ety 7de Krmula sebagai berikut3 a M !0% inch per k" G =
√ b
/
12 M !0% inch = ! k" G =√
1,036m x39,370inch/
1m 12 M 9!0H inch M 9!0H inch = !0!,65 m/ inch M 06% m*enurut Sa1ety 7de Krmula0 tinggi kaat di atas tanah (J) 3 J M ,! 1t (k"6!) = !06 !0@6 (bt0maks I bt0ker#a)
M ,! 1t (!6!) = !06 !0@6 (%6 I %!) M 6%0@6 1t
M 6%0@6 1t = !0%!5G m/ 1t M 90%G% m
,. 4da beban angin
a. +erat ttal spesi1ik kaat (Rtt)
Dengan diketahuinya tinggi kaat diatas tanah se#auh 90%G% m0 maka diperleh3
p M %! kg/m,
2 M 5%06 m/detik
dan dengan diketahuinya luas penampang kaat () sebesar %9! mm, maka3 M
V d, d M 1 4.
¿
¿
q
/¿
√
¿
V)
M
1 4.
¿
¿
360/¿
√
¿
V)
M
,056 mmDengan demikian maka nilai 1 M 0!
K M pan#ang kaat = diameter kaat M ,9!0! m = !0!,56 m
M 606@@ m,
-e1isien ketidaksamaan (d) M !0@6 (di indnesia) ?adi3
Tekanan angin (P) M 1.d.p.K
M 0! = !0@6 = %! = 606@@ M 65%0@6@ kg
Tekanan angin spesi1ik (
R
) 3R
MP
/
meter
q
M 543,757kg
/
260m
360mm
2 M60G!H = !% kg/m/mm,+erat ttal spesi1ik kaat (
R
tt) 3R
tt M γ , R
, M (%0@6 = !% kg/m/mm,), (60G!H = !% kg/m/mm,), M H066H = !% kg/m/mm, b. 4ndngan maksimum (b) b M(a
,R
tt)/(G)
M ((,9!m),= H066H = !% kg/m/mm,) / (G = %!06G kg/mm,) M ,095 mc. Pan#ang satu kaat dalam satu gaang (L)
LM a
a
3 24C
2 M ,9! m (
260m)
3 24 x(
8154,67m)
2 M ,9!0! mPan#ang kaat dalam satu gaang (L) adalah 3
L M L= #umlah aliran dalam satu gaang
M ,9!0! m = %
M @G!0!%% m
?umlah ttal kaat yang diperlukan untuk @H@ andngan
Ltt M L = #umlah aliran dalam satu gaang = andngan
M @G!0!%% m = % = @H@
M G96!6G0H!% m
d. ?arak antara kaatkaat
Untuk menghitung #arak hrisntal antara kaatkaat ditengah tengah gaang digunakan rumus Sa1ety 7de Krmula sebagai berikut 3
a M !0% inch per k" G =
√
b
12inch
M !0% inch = ! G =√
2,641m x39,370inch/
1m 12 M !,0%, inch = !0!,65 m/ inch M ,06HH m3.2. Peren)anaan &a/at anah %.,.. ?enis -aat Tanah
-aat tanah yang digunakan pada perencanaan ini adalah kabel 4luminium 7ampuran +erlilit JardDran
%.,.,. Perhitungan -aat Tanah
Dalam perencanaan saluran transmisi ini0 penghantar ditun#ang leh tiang yang sama tingginya0 dengan pan#ang #alur ,!@ km0 #arak antara menara (a) M ,9! m0 dan #umlah menara @H@ buah0 serta kabel yang digunakan adalah 4luminium 7ampuran +erlilit JardDran dengan luas penampang () M 66 mm,.
Dari tabel 50 diperleh datadata sebagai berikut 3 +erat kaat (&) M 6%0G kg/km M !06%G kg/m -uat tarik minimum kaat (J) M .6H! kg
Dari data diatas dapat dihitung3
a. Tidak ada beban angin
. +erat kaat tanah spesi1ik (R)
M G q M 0,1538kg
/
m 55mm2 M ,0@H9 = !% kg/m/mm,,. Tegangan tarik kaat spesi1ik kaat ()
M H q M 1.590kg 55mm2 M ,G0H kg/mm,
%. 4ndngan maksimum (b) b M
a
2 8C
dimana 7 Mσ
γ
M 28,91kg
/
mm
2 2,796x
10−3kg
/
m
/
mm
2 M !%%H0@@ m *aka3 b M(
260m
)
2 8x
10339,77m
M !0G@ m5. Pan#ang satu kaat dalam satu gaang (L)
LM a a3 24C 2 M ,9! m
(
260m
)
3 24x
(
10339,77m
)
2 M %%!0G% mPan#ang kaat dalam satu gaang adalah3 L M L = #umlah aliran dalam satu gaang
M %%!0G% m = % M HH,05H m
?umlah ttal kaat yang diperlukan untuk @H@ andngan3 Ltt M L = #umlah aliran dalam gaang = andngan
M HH,05H m = % = @H@ M ,%@%!5%06H m 6. *enghitung tinggi menara (T)
T M J b ,a a
M 9.%G% m !0G@m , = 06% m 06% m M ,0@H m
BAB I
PENUUP
+erdasarkan hasil perhitungan dalam perencanaan saluran transmisi Pare Pare I *amu#u dengan tegangan ker#a ! k" dan #arak ,!@ km diperleh3
. *enara
• ?enis menara yang digunakan adalah #enis menara saluran tunggal bentuk
• ?umlah menara yang dibutuhkan sebanyak @H@ buah.
,. 'slatr
• ?enis islatr yang digunakan adalah #enis islatr prselin khususnya
#enis islatr gantung cle2ic type.
• ?umlah islatr ttal yang diperlukan sebanyak 5%59 buah islatr.
%. -aat penghantar (knduktr)
• ?enis kaat yang digunakan adalah 47S8 dengan luas penampang M
%9!mm,.
• +erat spesi1ik kaat 3
Tidak ada beban angin M %0@6 = !% kg/m/mm,
4da beban angin M H066H = !% kg/m/mm,
• 4ndngan maksimum3
Tidak ada beban angin M 0!%9 m 4da beban angin M ,095 m
• ?umlah ttal kaat yang diperlukan 3
Tidak ada beban angin M G96!60@% m 4da beban angin M G96!6G0H!% m
• ?arak antara kaatkaat 3
Tidak ada beban angin M 06% m 4da beban angin M ,06HH m
• Tinggi kaat diatas tanah adalah90%G% m
5. -aat tanah
• ?enis kaat tanah yang digunakan adalah kabel aluminium campuran
berlilit JardDran.
• +erat kaat tanah spesi1ik M ,0@H9 = !% kg/m/mm, • Luas penampang M 66 mm,
• Tegangan tarik spesi1ik kaat tanah M,G0H kg/mm, • 4ndngan maksimum M !0G@ m
• ?umlah ttal kaat yang diperlukan adalah ,%@%!5%06H m
DAAR PU%A&A
:;4. 4rismunandar Dr0 S. -uara Dr0 +uku Pegangan Teknik Tegangan Listrik ?ilid ''0 PT. Pradnya Paramita0 ?akarta0 7etakan -etu#uh0 ,!!5
:,;4ndre S. Timsche110 7alculatin 1 &radien 1r Phase n Three Phase +undle 7nductr Line0 'EEE Trans. On Per System 4pp0 H@
:%;http3//te#ahtc.blgspt.cm/,!//#enis#eniskabeldanpenggunaannya.html :5;http3//.timkabel.hr/cntent/2ie/,@%/%5,/lang0english/ :6;http3//dunialistrik.blgspt.cm/,!!H/!%/knduktrdankaattanahpada saluran.html :9;http3//.scribd.cm/dc/%@G5,,6H/5/Spacer :@;http3//.ggle.c.id/urlWsaMtXrctM#XMandngan ,!transmisiXsurceMebXcdM6XcadMr#aX2edM!7EUYK#4EXurlMhttp %4,K,K#re.elektr.unsyiah.ac.id,Kpcntent,Kuplads ,K,!,K!%,KGZ,Z6Z@@ZG%.pd1XeiMy-@NU*an-*@rY1SB5&4gX usgM4KY#7NKU2Tkg@DD*@eb45-!HE B25,4Xb2mMb2.%66%,6GG50d.bmk
LAMPIRAN
Tabel . &aang Standar
Tegangan Nminal &aang Standar
kurang dari @@ k" ,!!,6!
65k" ,6!%!!
,@6k" %!!%6!
Tabel ,. ?umlah 'slatr Saluran yang Diperlukan &una Pengamanan terhadap Sur#a Jubung (Tanpa Tanduk 4pi)
Tegangan Nminal (k") ,, %% 99 @@ ! 65 G@ ,,! ,@6 Tegangan maksimum yg diperblehkan "m M (k") , ,5 %9 @, G5 ,! 9G ,!5 ,5! %!! Tegangan Kasa *aksimum "m [
√
2√
3 (k") H0G H09 ,H05 6G0G 9G09 HG %@ 9@ H9 ,56Kaktr Tegangan Lebih n
50! 50! 50! %0% %0% %0% %0% ,0G ,0G ,0G
Tegangan Sur#a Jubung
"m =
√
2√
3 = n (k")Daya 'slatr yang Diperlukan (k")
5@0! H50! 50! ,%% ,@ %GH 65% 69, 99! G,5
?umlah 'slatr yang Diperlukan (4)
(,) , (5) % 5 9 (H) G (!) H (,) (6) 5
Selisih 'slatr dari (4) 099 (06) !0G5
0! !0H6 0!6 0!9 (0!@)
!0H@
(0,) (0) (0!9)
?umlah 'slatr yang diperlukan untuk
Pemeliharaan
?umlah 'slatr yang digunakan (+) M (4)
, (%) , % (6) 5 6 @ (!) H () ! (%) , (9) 6
Selisih 'slatr dari (+) %0,! (,0%6) 06@ (06) 0,, 0,H 0G (09) 0!@ (0,,) 0, (0H) 0 (0,) 0!9
Sistem Pembumian Tidak Ditanahkan *elalui Tahanan atau 8eaktr E1ekti1
7atatan3 ) Nilainilai dalam tanda kurung adalah yang sering dipakai
,). Nilainya didapat dari memperkalikan tegangan sur#a hubung dengan 0, yaitu guna memperhitungkan pengaruh ketinggian lkasi0 pengurangan tekanan udara0 dsb
Tabel %. -abel 47S8 ( 4luminium 7able Steel 8ein1rced)
Ukuran Nmina l (mm,) -ntruksi (?umlah/diameter dalam mm) Luas Penampang Terhitung(kg) -uat Tarik *inimum (kg) Diameter Luar (mm) +erat (kg/km) Tahanan Listrik (/km)
4luminium +a#a 4luminium +a#a 4luminium +a#a
9G! 9! 6H! 6,! 5G! 5%! 5,! 5! 5! %G! %9! %%! %%! %,! ,H! ,H! ,6! 65/50G 65/%0G %!/60! 65/%06 %!/506 %5/%0, %!/50, ,9/506 65/%0 %!/50! 65/,0H ,9/50! 65/,0G %!/%0@ %!/%06 65/,09 ,9/%06 H/,05 @/%0G H/%0! @/%06 H/,0@ @/%0, H/,06 @/%06 @/%0 H/,05 @/,0H @/%0 @/,0G @/%0@ @/@06 @/,09 @/,0@, 9@G0G 9,05 6GH0! 6H06 5@@0! 5%50% 5606 5%05 5!@09 %@@0 %690@ %,90G %%,06 %,,06 ,GG09 ,G90@ ,6!. G60H9 @H0%G %50% 9@0%6 !G0G 690,H H%0,@ 9@0%6 6,0G5 G60H9 590,5 6,0G5 5%0 @60,6 9@0%6 %@09 5!09G ,!0%! G06! ,50,6! 609!! ,!09! %0!G! @0%H! %0GH! ,0,9! 60H%! 0!! !0H%! !0,H! %096! ,0@! G0H95 G09@! %90! %50, %60! %06 %06 ,G0G ,H0% ,G06 ,@0H ,G0! ,90 ,60% ,605 ,60H ,506 ,%05 ,,09 ,0! 05 60! !06 %06 H09 ,06 !06 H0% ,0! G0@ H0% G05 0 !06 @0G G09 ,0669 ,0%,! ,09GG 0H9H ,0@9 0956 0GG% 09@% 0655 0@,! 0%6 0%,! 0,9! 05G5 0%,G 0!G9 0!% !0!5,G !0!5@5 !0!5H% !0!66H !0!9!H !0!99H !0!9HH !0!@!, !0!@, !0!@@! !0!G5 !0!GGG !0!G@% !0!H!! !0! !0! !09
,5! ,! ,!! @! 9! 5! ,! ,! ! H@ H6 H! G! @H @6 95 6G 6! 5G 5! %, ,6 H %!/%0, ,9/%0, %!/,0H ,9/,0H %!/,09 ,9/,09 %!/,0% ,/%06 ,9/,0% ,/%0, 9/506 9/50% 9/50, ,/,0H 9/50! ,/,09 9/%06 ,/,0% 9/%0, 9/,0H 9/,09 9/,0% 9/,0! @/%0, @/,05H @/,0H @/,0,9 @/,09 @/,0!, @/,0% @/%06 @/0@H @/%0, /506 /50% /50, @/,0H /50! @/,09 /%06 @/,0% /%0, /,0H /,09 /,0% /,0! ,50% ,!H0 HG0, @0@ 6H0% %G0! ,50@ 606 !G0! H906! H605! G@0, G%0! @H0,9 @605, 9%0@ 6@0@% 5H0G9 5G0,6 %H09% %0G6 ,50H% G0G6 690,H %50!H 590,5 ,G0!G %@09 ,,055 ,H0!H 9@0%6 @09 690,H 60H! 506, %0G6 590,5 ,06@ %@09 H09, ,H0!H G0!5, 909!6 60%!H 5066 %05, !0,! @0,9! G09,! 90!! 90HH! 50G9! 6066! H06H! %0H9! G0!6! %0H! ,0H! G0@@! 90G,! ,06! 606! 0HG! 50%5! 099! 05!! 05! H!@ 9HG ,,05 ,!0,@ ,!0% G0%G G0, 9059 90 @06 506@ 90! %06 ,0H ,09 506 ,0! %0! !06 06 H09 G0@ @0G 90H 90! H09 @05@ G0@ 90@G @0G 90!9 90! !06 60%@ H09 506 50% 50, G0@ 50! @0G %06 90H %0, ,0H ,09 ,0% ,0! 0! G5@0! H0@ 9H90, @%,0G 66G0 6@%0@ G5G0 5%@0! @!G0H %G60, %60G %%606 6G,0 %!509 59G0! ,%%0 %990% H50G 9!0! ,G09 !!0@ @90, !0,! !0%H !05@ !09H !0G, !0,! !0,%% !0,6 !0,9H !0%! !0%!5 !0%,H !0%56 !0%99 !0%G! !0569 !05H@ !06GH !06H5 !0@,% !0H!! 06 06,
Tabel 5. -abel 4luminium 7ampuran +erlilit JardDran
Ukuran Nminal (mm,) -ntruksi (?umlah/diamet er dalam mm) Luas Penampang Terhitung(kg) -uat Tarik *inimum (kg) Diameter Luar (mm) +erat (kg/km) Tahanan Listrik pada ,6!7(/km)
6!! 5!! 5!! %H! %!! ,5! ,!! ,!! G! 6! ,6 !! H! @! 66 56 %G %! ,, 9 , ! 9/%0, 9/,0H %@/%0@ %@/%06 %@/%0, H/50! %@/,09 H/%0@ H/%06 H/%0, H/,0H H/,09 @/50! @/%06 @/%0, @/,0H @/,09 @/,0% @/,0! %/,09 %/,0% %/,0! 5H!09 5!,0H %H@0G %690! ,H@09 ,%G09 H905 ,!50% G,0G 6,0G ,606 !!0H G@0HH 9@0%6 690,H 590,5 %@09 ,H0!H ,0HH 60H% ,05@ H05,9 %0GH! 05,! 0,H! !0!H! G05,! 90@@! 6069! 60G!! 60G! 50%%! %069! ,0G9! ,05H! 0H! 06H! 0%! 0!6! G,6 9,5 56 %65 ,9@ ,G0G ,90 ,60H ,506 ,,05 ,!0! G0, G06 @06 90! 506 %0! ,0! !06 H09 G0@ @0G 90H 90! 609 60! 50% 0%6 0!H 0!H, H@@09 G90H 96,09 6%H0, 66G0, 5HH06 5@05 %5,0G ,@606 ,5!05 G50! 6%0G ,90% !06 @H05G 9!0!H 5%06 %50!9 ,60@6 !0!9GH !0!G%H !0!G5@ !0!H5G !0% !05 !0@, !095 !0G5 !0,H !0,9@ !0%%% !0%G, !05HH !06H9 !0@,9 !0H!5 06 06% ,0 ,09H %06G