• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH Sosiologi Industri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MAKALAH Sosiologi Industri"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH

MAKALAH

SOSIOLOGI INDUSTRI

SOSIOLOGI INDUSTRI

KONSEP DASAR PERKEMBANGAN

KONSEP DASAR PERKEMBANGAN

SOSIOLOGI INDUSTRI

SOSIOLOGI INDUSTRI

DISUSUN OLEH: DISUSUN OLEH: 1. NURSUFI 1. NURSUFI 2. M. TAUFAN 2. M. TAUFAN 3. IKA RARASWATI 3. IKA RARASWATI 4. FITRIYAH ISTIANAH 4. FITRIYAH ISTIANAH 5. ASSANUDIN TELLAUMBANUA 5. ASSANUDIN TELLAUMBANUA

TEKNOLOGI BAHAN KULIT KARET DAN PLASTIK

TEKNOLOGI BAHAN KULIT KARET DAN PLASTIK

AKADEMI TEKNOLOGI KULIT YOGYAKARTA

AKADEMI TEKNOLOGI KULIT YOGYAKARTA

TAHUN AJARAN 2011/2011

TAHUN AJARAN 2011/2011

(2)

Kata Pengantar

P uji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan berkah dan karuia  Nya.Sehinngga kami masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini.Makalh sosiologi industtri ini dibuat dengan tujuan mnyelesaikan tugas mata

kuliah sosiologi industri sebagai syarat untuk mendapatkan nilai “BUAS”,bagi mahasiswa/mahasiswi yg berminat.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak  kekurangan.oleh sebab itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun.Dan semoga dengan selesai nya makalabh ini dapat bermanfaat bagi

 pembaca.Amin

Yogyakarta,23 oktober 2011

Penulis

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...

DAFTAR ISI

...

BAB I

PENDAHULUAN

...

A. Latar Belakang

...

B. Rumusan Masalah

...

C. Tujuan Penulisan

...

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Sosiologi, Industri, dan Sodiologi Industri ...

1. Pengertian Sosiologi

...

2. Pengertian Industr i

...

3. Pengertian Sosiolgi Industri

...

B. Konsep Dasar Perkembangan Sosiologi Industri

...

1. Pengertian Konsep Dasar

...

2. Konsep Dasar Sosiologi Industri

...

3. Peranan Sosiologi Industri dalam Kehidupan Sehari-hari ...

C. Pembagian Perspektif Sosiologi Industri

...

1. Pengertian Perspektif Sosiologi Industri

...

2. Manfaat Pembagian Perspektif Sosiologi Industri ...

BAB III

PENUTUP

...

A. Kesimpulan

...

B. Saran

...

DAFTAR PUSTAKA ...

(ii)

(4)
(5)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan potensi. Potensi tersebut antara lain dalam bidang Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia. Dilihat dari segi SDAnya, Indonesia tentu saja memiliki beragam varasi hasil alam yang dapat diolah dan dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai tambah. Dalam  pengolahan SDA ini dibutuhkan manusia sebagai subjeknya.

Dilihat dari segi SDM, mungkin di Indonesia ini masih tergolong standar. Untuk mengolah barang-barang mentah menjadi  barang setengah jadi dan atau barang jadi yang memiliki nilai jual dibutuhkan ketrampilan. Ketrampilan tersebut dapat diperoleh melalui  pelatihan dan pengalaman. Sedangkan kegiatan pengolahan barang itu

sendiri merupakan proses kegiatan industri.

Perkembangan industri-industri di suatu tempat tergantung pada SDMnya. Baik industri kecil, menengah, maupun yang besar, dibutuhkan suatu ketelitian dan kerjasama antar manusia yang satu dengan manusia yang lain. Oleh karena itu perlu diketahui perilaku  pelaku industri untuk mengontrol jalannya kegiatan industri.

Untuk mengontrol jalannya kegiatan industri dibutuhka suatu ilmu yang dapat menjelaskan tentang sikap dan perilaku seorang pelaku industri yang sebenarnya. Ilmu tersebut adalah Sosiologi Industri, yaitu ilmu yang mempelajari tentang interaksi sosial antar manusia baik  individu dengan individu, individu dengan kelompok dan kelompok  dengan kelompok.

Untuk lebih jelasnya akan di uraikan dalam pembahasan makalah ini yang berjudul “KONSEP DASAR SOSIOLOGI INDUSTRI”.

B. Rumusan Masalah

Dalam makalah ini akan dijabarkan tentang:

(6)

(iii)

2. Bagaimana konsep dasar dalam ilmu sosiologi Industri

3. Bagaimana pembagian perspektif sosiologi industri

C. Tujuan Penulisan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah:

1. Untuk menjelaskan pengertian sosiologi, industri dan sosiologi industri

2. Untuk mengetahui konsep dasar ilmu sosiologi industri 3. untuk memeparkan pembagian perspektif sosiologi industri

(7)

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Sosiologi, Industri, dan Sosiologi Industri

Di atas telah di jelaskan secara ringkas tentang pengertian sosiologi, industri dan sosiologi industri. Berikut penjabaran yang lebih luas tentang  pengertian-pengertian tersebut.

1. Pengertian Sosiologi

Sosiologi berasal dari bahasa latin yaitu socius yang berarti teman dan logos yang artinya cerita. Beberapa pengertian sosiologi yang di paparkan oleh  para ahli:

a. Auguste Comte (Prancis)

Beliau menjelaskan bahwa sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari gejala-gejala sosial secara umum atau keseluruhan.  b. Herbert Spencert John Stuart Mill (Inggris)

Beliau menjelaskan bahwa sosiologi merupakan ilmu yang

mempelajari gejala-gejala atau interaksi sosial secara spesifik, khususnya

c. Kristalisasi

sosiologi merupakan ilmu yang membahas tentang jaringan hubungan antar manusia baik sebagai anggota individu maupun anggota kelompok.

Dari pengertian-pengertian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa sosiologi merupakan ilmu yang berhubungan dengan kegiatan sosial,

mempelajari tentang interaksi antar manusia baik individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Sosiologi juga mempelajari sikap dan perilaku serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Dalam perkembangannya sosiologi senantiasa mengalami perubahan. Sosiologi sudah cukup lama dikenal oleh mas yarakat namun hanya

 penggunaan katanya saja yang berbeda. Istilah sosiologi diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul “Cours De Philosophie Positive” karangan  August Comte (1798-1857). Sosiologi muncul sejak ratusan, bahkan ribuan

tahun yang lalu. Namun sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari masyarakat  baru lahir kemudian di Eropa.

Sejak awal masehi hingga abad 19, Eropa dapat dikatakan menjadi  pusat tumbuhnya peradaban dunia, para ilmuwan ketika itu mulai menyadari  perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial. Para

ilmuwan itu kemudian berupaya membangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia. Dari sinilah mulai berkembang pengertian industri secara luas.

(8)

2. Pengertian Industri

Istilah industri berasal dari bahasa latin, yaitu industria yang artinya  buruh atau tenaga kerja. Dewasa ini, istilah industri sering digunakan secara

umum dan luas, yaitu semua kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dalam rangka mencapai kesejahteraan.

Kegiatan industri sebenarnya sudah lama ada, yaitu sejak manusia berada di muka bumi ribuan tahun yang lalu dalam tingkat yang sangat sederhana.

Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki manusia, kegiatan industri pun tumbuh dan berkembang semakin kompleks.

Dalam pengertian yang sempit, industri adalah suatu kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi, dan barang  jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi penggunaannya, termasuk 

kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industri.

Kegiatan industri ini dilakukan sebagai sarana untuk memajukan

kesejahteraan manusia karena dapat dijadikan sebagai mata pencaharian yang tetap, dengan penghasilan yang menjanjikan.

Industri dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam:

a. Jenis / macam-macam industri berdasarkan tempat bahan baku 1. Industri ekstraktif 

Industri ekstraktif adalah industri yang bahan baku diambil langsung dari alam sekitar.

Contoh : pertanian, perkebunan, perhutanan, perikanan, peternakan, pertambangan, d.l.l.

2. Industri nonekstaktif 

Industri nonekstaktif adalah industri yang bahan baku didapat dari tempat lain selain alam sekitar.

3. Industri fasilitatif 

Industri fasilitatif adalah industri yang produk utamanya adalah berbentuk jasa yang dijual kepada para konsumennya.

Contoh : Asuransi, perbankan, transportasi, ekspedisi, dan lain sebagainya. b. Golongan / macam industri berdasarkan besar kecil modal

1. Industri padat modal

Adalah industri yang dibangun dengan modal yang jumlahnya besar untuk kegiatan

operasional maupun pembangunannya. 2. Industri padat karya

(9)

pekerja

dalam pembangunan serta pengoperasiannya.

c. Jenis-jenis / macam industri berdasarkan klasifikasi atau penjenisannya ( berdasarkan SK Menteri Perindustrian No.19/M/I/1986 )

1. Industri kimia dasar 

Contohnya seperti industri semen, obat-obatan, kertas, pupuk, dsb 2. Industri mesin dan logam dasar 

Misalnya seperti industri pesawat terbang, kendaraan bermotor, tekstil, dll 3. Industri kecil

Contoh seperti industri roti, kompor minyak, makanan ringan, es, minyak 

goreng

curah, dll

4. Aneka industri

Misal seperti industri pakaian, industri makanan dan minuman, dan

lain-lain.

d. Jenis-jenis / macam industri berdasarkan jumlah tenaga kerja 1. Industri rumah tangga

Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 1-4

orang.

2. Industri kecil

Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 5-19

orang.

3. Industri sedang atau industri menengah

Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara

20-99 orang. 4. Industri besar 

Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 100

Orang atau lebih.

e. Pembagian / penggolongan industri berdasakan pemilihan lokasi 1. Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada pasar (mar ket

oriented industry)

Adalah industri yang didirikan sesuai dengan lokasi potensi target

konsumen. Industri

 jenis ini akan mendekati kantong-kantong di mana konsumen potensial

(10)

Semakin dekat ke pasar akan semakin menjadi lebih baik.

2. Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada tenaga kerja / labor 

(man power oriented industry)

Adalah industri yang berada pada lokasi di pusat pemukiman penduduk 

karena jenis industri tersebut membutuhkan banyak pekerja / pegawai

untuk lebih efektif dan efisien.

3. Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada bahan baku (supply

oriented industry)

Adalah jenis industri yang mendekati lokasi di mana bahan baku berada

untuk memangkas atau memotong biaya transportasi yang besar.

f. Macam-macam / jenis industri berdasarkan produktifitas perorangan 1. Industri primer 

Adalah industri yang barang-barang produksinya bukan hasil olahan

langsung atau tanpa diolah terlebih dahulu.

Contohnya adalah hasil produksi pertanian, peternakan, perkebunan,

 perikanan, dan sebagainya. 2. Industri sekunder 

Industri sekunder adalah industri yang bahan mentah diolah sehingga

menghasilkan barang-barang untuk diolah kembali.

Misalnya adalah pemintalan benang sutra, komponen elektronik, dan

sebagainya. 3. Industri tersier 

Adalah industri yang produk atau barangnya berupa layanan jasa. Contoh seperti telekomunikasi, transportasi, perawatan kesehatan, dan

(11)
(12)

B. Konsep Dasar Perkembangan Sosiologi Industri

Dalam perkembangannya sosiologi industri semakin dikenal oleh masyarakat luas. Jika ditelaah lebih jauh pembahasan sosiologi industri, maka akan muncul  banyak gagasan yang mendasari ilmu tersebut. Gagasan tersebut tertuang dalam

sebuah materi yang disebut konsep. Berikut akan dibahas tentang konsep dasar  tentang perkembangan sosiologi industri.

(13)
(14)
(15)

C. Pembagian Perspektif Sosiologi Industri

(16)
(17)

BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

(18)

DAFTAR PUSTAKA

http://id.shvoong.com/social-sciences/economics/2143292-pengertian-industri/#ixzz1brAUHhJE

Referensi

Dokumen terkait

Dapat ditarik kesimpulan dari beberapa pendapat di atas menganai pengertian sosiologi pendidikan, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hubungan dan interaksi manusia,

Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, serta kelompok

Hal ini dikarenakan ruang lingkup sosiologi mencakup semua interaksi sosial yang berlangsung antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, serta kelompok

Maka, bisa dikatakan bahwa pengertian sosiologi pendidikan yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hubungan dan interaksi manusia, baik itu individu atau kelompok

Sosiologi adalah sebuah disiplin ilmu yang mempelajari individu kelompok dan lembaga sosial yang membentuk masyarakat secara umum.. Ini tentu saja batasan sosiologi yang

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat sebagai keseluruhan, yakni hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan kelompok, kelompok dengan

2 Sosiologi Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara individu dengan individu, individu dengan masyarakat, dan masyarakat dengan masyarakat atau dapat disebut juga dengan

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat sebagai keseluruhan, yakni hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan kelompok, kelompok dengan kelompok baik