• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Tangki Pengaduk LabTekim Unjani

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Tangki Pengaduk LabTekim Unjani"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

1.1

1.1 Latar Latar BelakangBelakang

Pengadukan merupakan proses suatu pencampuran dua atau lebih zat agar  Pengadukan merupakan proses suatu pencampuran dua atau lebih zat agar  diperoleh larutan yang homogen. Istilah pencampuran (mixing) digunakan sebagai diperoleh larutan yang homogen. Istilah pencampuran (mixing) digunakan sebagai sa

salalah h sasatu tu bebentntuk uk opoperaerasi si tektekninik k kikimimia a yayang ng bebertrtujujuauan n ununtutuk k memengngururanangigi ketidaksamaan atau ketidakrataan dalam komposisi, temperatur atau sifat – sifat ketidaksamaan atau ketidakrataan dalam komposisi, temperatur atau sifat – sifat lain yang terdapat dalam suatu bahan.

lain yang terdapat dalam suatu bahan. PencamPencampuran puran adalah adalah operasoperasi i tersebtersebarnyaarnya secara acak suatu bahan ke bahan yang lain dimana bahan-bahan tersebut terpisah secara acak suatu bahan ke bahan yang lain dimana bahan-bahan tersebut terpisah dalam dua fasa atau lebih.

dalam dua fasa atau lebih.

Dalam proses kimia, pengadukan dilakukan untuk memperoleh keadaan Dalam proses kimia, pengadukan dilakukan untuk memperoleh keadaan tur

turbulbulen en (be(bergorgolaklak).). Ak Ak ibibat at didilalakukukakannnnya ya pepengngadadukukanan, , mamaka ka kikita ta akakanan mem

memperperoleoleh h bahbahan an yanyang g memmemilikiliki i keskesamaamaan an padpada a skaskala la molmolekuekuler. ler. DenDengangan adanya kesamaan bahan pada skala molekuler maka akan terjadi peristiwa sebagai adanya kesamaan bahan pada skala molekuler maka akan terjadi peristiwa sebagai  berikut :

 berikut :

1. Terjadinya reaksi kimia 1. Terjadinya reaksi kimia

2. Terjadinya perpindahan massa 2. Terjadinya perpindahan massa 3. Terjadinya perpindahan panas 3. Terjadinya perpindahan panas

1.2 Tujuan 1.2 Tujuan

Tujuan dari dilakukannya percobaan tangki pengaduk ini adalah : Tujuan dari dilakukannya percobaan tangki pengaduk ini adalah :

1. Mempelajari pola aliran dari setiap impeller dan pengaruh baffle terhadap pola 1. Mempelajari pola aliran dari setiap impeller dan pengaruh baffle terhadap pola aliran.

aliran.

2. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan daya (P). 2. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan daya (P). 3. Untuk mengetahui bilangan froude (N)

3. Untuk mengetahui bilangan froude (N)fr fr dan hubungan antara bilangan Reynolddan hubungan antara bilangan Reynold

(( N NReRe)dan bilangan power (N)dan bilangan power (NPoPo).).

BAB II BAB II

(2)

TINJAUAN PUSTAKA TINJAUAN PUSTAKA

2.1

2.1 Proses Proses PencampuranPencampuran

Pencampuran bahan merupakan salah satu proses penting dalam industri Pencampuran bahan merupakan salah satu proses penting dalam industri kimia

kimia. . PencamPencampuran adalah puran adalah peristperistiwa iwa menyemenyebarnybarnya a bahanbahan-bahan secara -bahan secara acak,acak, dimana bahan yang satu menyebar ke dalam bahan yang lain, yang pada akhirnya dimana bahan yang satu menyebar ke dalam bahan yang lain, yang pada akhirnya mem

membenbentuk tuk hashasil il yanyang g leblebih ih serseragaagam m (ho(homogmogen)en).Pa.Pada da proproses ses penpencamcampurpuranan diper

diperlukan gaya lukan gaya mekanmekanik ik untuk menggerakuntuk menggerakkan kan bahanbahan-bahan sehingga -bahan sehingga didapdidapatat hasil yang homogen. Gaya mekanik diperoleh sebagai akibat adanya aliran bahan hasil yang homogen. Gaya mekanik diperoleh sebagai akibat adanya aliran bahan ataup

ataupun un dihasdihasilkan oleh ilkan oleh alat alat pencampencampur. Proses pencampurapur. Proses pencampuran n dalam fasa dalam fasa cair cair  dil

dilandandasi asi oleoleh h mekmekanianisme sme perperpinpindahdahan an mommomententum um di di daldalam am alialiran ran turturbulbulen,en,  pencampuran terjadi pada tiga skala yang berbeda, yaitu:

 pencampuran terjadi pada tiga skala yang berbeda, yaitu:

1. Pencampuran sebagai akibat aliran cairan secara keseluruhan (bulk flow) yang 1. Pencampuran sebagai akibat aliran cairan secara keseluruhan (bulk flow) yang disebut mekanisme konvektif.

disebut mekanisme konvektif. 2. Pencampur

2. Pencampuran an karenkarena a adanyadanya a gumpgumpalan – alan – gumpgumpalan fluida alan fluida yang terbentuyang terbentuk k dandan ter

tercamcampakpakkan kan di di daldalam am medmedan an alialiranran, , dikdikenaenal l sebsebagaagai i “ed“eddiedies”, s”, mekmekanianismesme  pencampuran ini disebut “eddy difussion”.

 pencampuran ini disebut “eddy difussion”. 3.

3. PencamPencampuran karena puran karena gerak molekul air, gerak molekul air, merupmerupakan mekanisme pencampuakan mekanisme pencampuranran yang dikenal difusi.

yang dikenal difusi.

2.2

2.2 Tangki Tangki Pengaduk Pengaduk  P

Penencacammpupuraran n cacairir-c-caiair r didiggununakakan an uuntntuuk k mmememppererssiaiappkakan n atatauau melangsungkan proses-proses kimia dan fisika serta juga untuk membuat produk  melangsungkan proses-proses kimia dan fisika serta juga untuk membuat produk  akhir yang komersial. Alat yang digunakan untuk pencampuran bahan cair-cair  akhir yang komersial. Alat yang digunakan untuk pencampuran bahan cair-cair  dapat berupa tangki atau bejana yang dilengkapi dengan pengaduk. Tangki atau dapat berupa tangki atau bejana yang dilengkapi dengan pengaduk. Tangki atau  bejana biasanya berbentuk silinder dengan sumbu terpasang vertikal, bagian atas  bejana biasanya berbentuk silinder dengan sumbu terpasang vertikal, bagian atas  bejana itu bias terbuka saja ke udara atau dapat pula tertutup. Ujung bawah tangki  bejana itu bias terbuka saja ke udara atau dapat pula tertutup. Ujung bawah tangki

itu biasanya agak membulat, jadi tidak datar

itu biasanya agak membulat, jadi tidak datar saja, maksudsaja, maksudnya agar nya agar tidak terdapattidak terdapat terlalu banyak sudut-sudut tajam atau daerah yang sulit ditembus arus zat cair. terlalu banyak sudut-sudut tajam atau daerah yang sulit ditembus arus zat cair.

(3)

Kedalaman zat cair biasanya hampir sama dengan diameter tangki. Di Kedalaman zat cair biasanya hampir sama dengan diameter tangki. Di dalam tangki itu dipasang pengaduk (impeller) pada ujung poros menggantung, dalam tangki itu dipasang pengaduk (impeller) pada ujung poros menggantung, artinya poros itu ditumpu dari atas. Poros itu digerakkan oleh motor, yang artinya poros itu ditumpu dari atas. Poros itu digerakkan oleh motor, yang kadang-kadang dihubungkan langsung dengan poros itu, namun biasanya dihubungkan kadang dihubungkan langsung dengan poros itu, namun biasanya dihubungkan melalui peti roda

melalui peti roda gigi untuk menurunkan kecepatannya.gigi untuk menurunkan kecepatannya.

2.3

2.3 Jenis Jenis PengadukanPengadukan Jenis

Jenis pengpengadukaadukan n dalam dalam pengopengolahan lahan dapat dapat dikeldikelompoompokan kan berdasberdasarkanarkan kec

kecepaepatan tan penpengadgadukaukan n dan dan metmetoda oda penpengadgadukaukan. n. BerdBerdasaasarkarkan n keckecepaepatantannyanya,,   pe

  pengangadukdukan an dibdibedaedakan kan menmenjadjadi i penpengadgadukaukan n cepcepat at dan dan penpengadgadukaukan n lamlambatbat.. Kecepatan pengadukan dinyatakan dengan gradien kecepatan, yang merupakan Kecepatan pengadukan dinyatakan dengan gradien kecepatan, yang merupakan fungsi dari tenaga yang disuplai (P) :

fungsi dari tenaga yang disuplai (P) : G=Wμ=

G=Wμ= Pμ.V Pμ.V (1)(1)

Dalam hal ini : Dalam hal ini : W

W = t= tenenagaga ya yanang dg disisupuplalai pi per er sasatutuan an vovolulume me aiair (r (N-N-m/m/s.s.mm33))

P

P = = ssuuppllaai i tteennaagga a kke e aaiir r ( ( NN..mm//ss)) V

V = = vvoolluumme e aaiir r yyaanng g ddiiaadduuk k ((mm33))

µ

µ = viskositas absolut air ( N.s/m= viskositas absolut air ( N.s/m22))

Persamaan ini berlaku umum untuk semua jenis pengadukan. Parameter yang Persamaan ini berlaku umum untuk semua jenis pengadukan. Parameter yang me

membmbededakakanannynya a adadalalah ah bebesasarnrnya ya tentenagaga a yayang ng didisusuplplai ai kekedadalalam m air air (P(P).). Berdasarkan metodanya pengadukan dibedakan menjadi :

Berdasarkan metodanya pengadukan dibedakan menjadi : 1.

1. Pengadukan Pengadukan MekanisMekanis Pen

Pengadgadukaukan n mekmekanianis s adaadalah lah metmetoda oda penpengadgadukaukan n menmengguggunaknakan an alatalat   pe

  pengangaduk duk berberupa upa impimpelleeller r yanyang g digdigerakerakkan kan dendengan gan motmotor or berbertentenaga aga lislistriktrik.. Umumnya pengadukan mekanis terdiri dari motor, poros pengaduk, dan gayung Umumnya pengadukan mekanis terdiri dari motor, poros pengaduk, dan gayung   pe

  pengangaduk duk (im(impelpellerler). ). MenMenuruurut t benbentuktuknyanya, , penpengadgaduk uk dapdapat at dibdibagi agi menmenjadjadi i 33 golongan yaitu :

(4)

1

1.. TTuurrbbiinn Mengh

Menghasilkaasilkan n aliran arah aliran arah radial dan radial dan tangetangensialnsial, , disekdisekitar itar turbiturbin n terjadterjadii daerah turbulensi yang kuat, arus dan geseran yang kuat antar fluida.

daerah turbulensi yang kuat, arus dan geseran yang kuat antar fluida.

((aa)) ((bb)) ((cc))

Gambar 1 .Berbagai jenis turbin : (a) six blade open turbin, (b) Gambar 1 .Berbagai jenis turbin : (a) six blade open turbin, (b)

pitched- blade (45’) turbin, (c) six blade turbin with disk   blade (45’) turbin, (c) six blade turbin with disk 

(5)

2

2.. PPrrooppeelllleer r  Men

Menghghasiasilkalkan n aliraliran an arah arah aksaksialial, , aruarus s alialiran ran menmeninginggalgalkan kan penpengadgaduk uk  sec

secara ara konkontintinu u melmelewatewati i flufluida ida ke ke satsatu u araarah h samsampai pai dibdibeloelokkakkan n oleolehh dinding atau dasar tangki.

dinding atau dasar tangki.

((aa)) ((bb))

Gambar

Gambar 2 2 Berbagai Berbagai propeler propeler : : (a) (a) three-blade three-blade marine marine propeller,propeller, (b) guarded propeller 

(b) guarded propeller  3

3.. PPaaddeell Me

Mengnghahasisilklkan an alaliriran an ararah ah radradial ial dadan n tantangegensnsiaial l hahampmpir ir tantanpa pa gegerarak k  vertikal.Arus bergerak secara horisontal, setelah mencapai dinding akan vertikal.Arus bergerak secara horisontal, setelah mencapai dinding akan dibelokkan ke atas dan ke bawah.

(6)

((aa)) ((bb)) ((cc))

Gambar 2.4. Berbagai jenis padel : (a) four blade padlle, (b) gate padlle, Gambar 2.4. Berbagai jenis padel : (a) four blade padlle, (b) gate padlle,

(c) glassed padlle (c) glassed padlle

2.

2. Pengadukan Pengadukan HidrolisHidrolis

Pengadukan yang memanfaatkan gerakan air sebagai tenaga pengadukan. Pengadukan yang memanfaatkan gerakan air sebagai tenaga pengadukan. Sistem pengadukan ini menggunakan energi hidrolik yang dihasilkan dari suatu Sistem pengadukan ini menggunakan energi hidrolik yang dihasilkan dari suatu ali

aliran ran hidhidrolrolik. ik. BebBeberaperapa a concontoh toh dardari i penpengadgadukaukan n hidhidrolrolis is adaadalah lah terterjunjunan,an, loncatan, hidrolisis, parshall flume, baffle basin (baffle channel), perforated wall, loncatan, hidrolisis, parshall flume, baffle basin (baffle channel), perforated wall, gravel bed.

gravel bed.

3.

3. Pengadukan Pengadukan PneumatisPneumatis

Pengadukan yang menggunakan udara (gas) beebentuk gelembung yang Pengadukan yang menggunakan udara (gas) beebentuk gelembung yang dimasukkan ke dalam air sehingga menimbulkan gerakan pengadukan pada air. dimasukkan ke dalam air sehingga menimbulkan gerakan pengadukan pada air. Injek

Injeksi si bertekbertekanan kedalam anan kedalam suatu badan air suatu badan air akan menimbulakan menimbulkan turbulenskan turbulensi i akibaakibatt lepasnya gelembung udara ke permukaan air.

lepasnya gelembung udara ke permukaan air.

2.4

2.4 Tenaga Tenaga PengadukanPengadukan

Besarnya tenaga untuk operasi pengadukan akan mempengaruhi besarnya Besarnya tenaga untuk operasi pengadukan akan mempengaruhi besarnya gradien kecepatan yang dihasilkan. Bila suatu sistem pengadukan telah ditentukan gradien kecepatan yang dihasilkan. Bila suatu sistem pengadukan telah ditentukan nil

nilai ai gragradiedien n keckecepaepatantannyanya, , makmaka a tentenaga aga penpengadgadukaukan n dapdapat at dihdihituitung. ng. TenTenagaaga  pengadukan dihasilkan oleh suatu sistem pengadukan misalnya alat pengaduk dan  pengadukan dihasilkan oleh suatu sistem pengadukan misalnya alat pengaduk dan kecepatan putarannya, aliran air, hembusan udara dan sebagainya. Perhitungan kecepatan putarannya, aliran air, hembusan udara dan sebagainya. Perhitungan tenag

tenaga a pengpengadukaadukan n berbeberbeda-bedda-beda a berganbergantung tung pada pada jenis pengadukajenis pengadukannyannya. . PadaPada  pengadukan mekanis yang berperan dalam menghasilkan tenaga adalah bentuk   pengadukan mekanis yang berperan dalam menghasilkan tenaga adalah bentuk 

dan

(7)

  peng

  penggerak. Hubungan antara gerak. Hubungan antara variabvariabel el itu itu dinyadinyatakan takan dengdengan an persapersamaan maan untuuntuk k  nilai N

nilai NReReleebih dari 10.000:leebih dari 10.000:

P

P == K K TT . n. n33 ..DDii55 ..ρρ (2)(2)

Dan persamaan (3) untuk nilai N

Dan persamaan (3) untuk nilai NReRekurang dari 20kurang dari 20

P

P == K K LL .n.n22 .D.Dii33 ..µµ (3)(3)

Bilangan Reynold untuk satu pengaduk dapat dihitung dengan rumus sebagai Bilangan Reynold untuk satu pengaduk dapat dihitung dengan rumus sebagai  berikut :

 berikut :

NRe=Di2 n ρμ

NRe=Di2 n ρμ (4)(4)

Keterangan untuk persamaan (2), (3), dan (4) adalah: Keterangan untuk persamaan (2), (3), dan (4) adalah: P

P = = tteennaagga a ((NN..mm//ss)) K

K = = KoKonnststananta ta pepenngagaduduk k uuntntuuk k alaliriran an tuturbrbuulelenn n

n = k= keecceeppaattaan n ppuuttaarraann..((rrppss)) D

Dii = = ddiiaammeetteer pr peennggaadduuk k ((mm)) ρ

ρ = Massa jenis air (kg/m= Massa jenis air (kg/m33))

KL

KL = kon= konststananta ta pepengngadaduuk ak aliliraran ln lamamininer er  µ

µ = kekentalan absolute cairaan (N-s/m= kekentalan absolute cairaan (N-s/m22))

Pada pengadukan hidrolisis tenaga dapat dituliskan sebagai berikut : Pada pengadukan hidrolisis tenaga dapat dituliskan sebagai berikut : P P ==QQ ..ρρ ..gg ..hh ((55)) Dimana : Dimana : P P = = tteennaagga a ((NN..mm//ss)) Q

Q = = ddeebbiit t aalliirraan n ((mm33/s)/s)

ρ

ρ = berat jenis (kg/m= berat jenis (kg/m33))

g

g = p= peerrcceeppaattaan gn grraavviittaassi (i (mm//ss22))

h

h = ttiin= nggggi i jjaattuuhhaan n mm

kehilangan energi akibat gesekan (head loss) kehilangan energi akibat gesekan (head loss)

Penggabungan persamaan (5) ke persamaan (1)

(8)

G=Q ρ g hμ N=√ g h∪td

G=Q ρ g hμ N=√ g h∪td (6)(6)

 Nilai h dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :  Nilai h dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :

a.

a. DaDalalam pm pipipaa :: hl=fL V2D 2 ghl=fL V2D 2 g  b. Kanal bersekat :  b. Kanal bersekat : hl=K V22 ghl=K V22 g c. Media berbutir : c. Media berbutir : hl=f hl=f θθ 1-αα2 Ld v2g1-αα2 Ld v2g f=150I 1-αRN I+1,75 f=150I 1-αRN I+1,75 RN=d vρμ RN=d vρμ Dimana :

Dimana : d = d = rata-rata diameter butiranrata-rata diameter butiran L= kedalaman media berbutir  L= kedalaman media berbutir  α

α =porositas butiran=porositas butiran V=kecepatan aliran (m/s) V=kecepatan aliran (m/s) R 

R  N N= bilangan Reynold= bilangan Reynold

= faktor bentuk = faktor bentuk 

BAB III BAB III

HASIL PERCOBAAN HASIL PERCOBAAN

3.2

3.2 Hasil Hasil PerhitunganPerhitungan 3.2.1

3.2.1 Tabel PerhitungaTabel Perhitungan Nre, Npo, dan n Nre, Npo, dan NFr PropeleNFr Propelerr Propeler  Propeler  Air Murni Air Murni Jenis Jenis Tangki Tangki Letak  Letak  Impeller  Impeller  P P ((wwaatttt)) NNrree NNppoo NNffr  r   Baffle Baffle Centre Centre 1,1 1,1 3,7747051 3,7747051 6 6 1424289,6 1424289,6 6 6 0,00934444 0,00934444 4 4 1,4 1,4 4,9365511 4,9365511 2 2 838366,39 838366,39 7 7 00,,001155662255 3,4 3,4 6,5617819 6,5617819 1 1 936992,07 936992,07 2 2 0,02621315 0,02621315 2 2 Off Centre Off Centre 1,1 1,1 3,6676605 3,6676605 3 3 1383008,5 1383008,5 1 1 0,00952947 0,00952947 8 8 1 1,,44 44,,99660000445511 2 2 833593,92 833593,92 5 5 0,01568458 0,01568458

(9)

3,4 3,4 6,5710058 6,5710058 7 7 957968,73 957968,73 7 7 0,02582908 0,02582908 2 2 Unbaffle Unbaffle Centre Centre 1 1,,11 33,,88331199555566 11337722993388,,11 00,,0000995577660022 1,4 1,4 4,9365511 4,9365511 2 2 838366,39 838366,39 7 7 00,,001155662255 3,4 3,4 6,6099737 6,6099737 1 1 932870,41 932870,41 2 2 0,02629030 0,02629030 6 6 Off Centre Off Centre 1,1 1,1 3,6615668 3,6615668 6 6 1424289,6 1424289,6 6 6 0,00934444 0,00934444 4 4 1,4 1,4 4,9413191 4,9413191 9 9 828857,60 828857,60 7 7 0,01574427 0,01574427 4 4 3,4 3,4 6,5712905 6,5712905 1 1 941138,04 941138,04 9 9 0,02613611 0,02613611 1 1 Larutan Kanji Larutan Kanji Jenis Jenis Tangki Tangki Letak  Letak  Impeller  Impeller  P P ((wwaatttt)) NNrree NNppoo NNffr  r   Baffle Baffle Centre Centre 1,1 1,1 1,1352211 1,1352211 9 9 9630676,0 9630676,0 7 7 00,,0011 1,4 1,4 2,8738697 2,8738697 6 6 23939890, 23939890, 8 8 00,,001155662255 3,4 3,4 10,243462 10,243462 6 6 114433880033774400 0,02857709 0,02857709 8 8 Off Centre Off Centre 1,1 1,1 1,2680462 1,2680462 1 1 9630676,0 9630676,0 7 7 00,,0011 1,4 1,4 4,8394179 4,8394179 9 9 23939890, 23939890, 8 8 00,,001155662255 3,4 3,4 11,118349 11,118349 1 1 114433880033774400 0,02857709 0,02857709 8 8 Unbaffle Unbaffle Centre Centre 1,1 1,1 1,2301271 1,2301271 5 5 9630676,0 9630676,0 7 7 00,,0011 1,4 1,4 3,0623202 3,0623202 4 4 23939890, 23939890, 8 8 00,,001155662255 3,4 3,4 11,745323 11,745323 6 6 114433880033774400 0,02857709 0,02857709 8 8 Off Centre Off Centre 1,1 1,1 1,5278336 1,5278336 4 4 9630676,0 9630676,0 7 7 00,,0011 1,4 1,4 4,0224275 4,0224275 3 3 23939890, 23939890, 8 8 00,,001155662255 3,4 3,4 14,331449 14,331449 9 9 114433880033774400 0,02857709 0,02857709 8 8 3.2.2

(10)

Turbin Turbin Air Murni Air Murni Jenis Jenis Tangki Tangki Letak  Letak  Impeller  Impeller  P P (watt) (watt) NNrree NNppoo NNffrr    Baffle Baffle Centre Centre 1,1 1,1 5,23116174 5,23116174 2 2 557766664400,,447755 0,01115816 0,01115816 3 3 1 1,,44 77,,4444771133999988 293033,636 293033,636 3 3 0,02057823 0,02057823 1 1 3,4 3,4 9,22928792 9,22928792 9 9 393669,724 393669,724 4 4 0,03053741 0,03053741 5 5 Off Centre Off Centre 1,1 1,1 5,25566808 5,25566808 5 5 564013,764 564013,764 8 8 0,01132408 0,01132408 2 2 1,4 1,4 7,43359972 7,43359972 5 5 294637,831 294637,831 5 5 0,02050346 0,02050346 9 9 3,4 3,4 9,29748444 9,29748444 1 1 388428,628 388428,628 7 7 0,03081149 0,03081149 7 7 Unbaffle Unbaffle Centre Centre 1,1 1,1 5,25966943 5,25966943 5 5 557766664400,,447755 0,01115816 0,01115816 3 3 1,4 1,4 7,46835690 7,46835690 3 3 293033,636 293033,636 3 3 0,02057823 0,02057823 1 1 3,4 3,4 9,29748444 9,29748444 1 1 388428,628 388428,628 7 7 0,03081149 0,03081149 7 7 Off Centre Off Centre 1,1 1,1 5,22990500 5,22990500 6 6 557722339900,,007711 0,01121333 0,01121333 3 3 1,4 1,4 7,27467989 7,27467989 6 6 291441,065 291441,065 7 7 0,02065312 0,02065312 9 9 3,4 3,4 9,18029255 9,18029255 7 7 379898,293 379898,293 5 5 00,,0033112277110022 Larutan Kanji Larutan Kanji Jenis Jenis Tangki Tangki Letak  Letak  Impeller  Impeller  P P (watt) (watt) NNrree NNppoo NNffrr    Baffle Baffle Centre Centre 1,1 1,1 0,59400333 0,59400333 1 1 517037,831 517037,831 2 2 00,,001122 1,4 1,4 0,80658254 0,80658254 6 6 293033,636 293033,636 3 3 0,02057823 0,02057823 1 1 3,4 3,4 1,14856873 1,14856873 7 7 298190,914 298190,914 6 6 00,,0033667755 Off Centre Off Centre 1,1 1,1 0,67140274 0,67140274 3 3 499003,282 499003,282 2 2 0,01228741 0,01228741 5 5 1,4 1,4 1,33353967 1,33353967 7 7 309616,618 309616,618 7 7 0,01983673 0,01983673 5 5 3 3,,44 11,,2200442266334499 333300881122,,009933 8 8 0,03429251 0,03429251 7 7

(11)

Unbaffle Unbaffle Centre Centre 1,1 1,1 0,65898807 0,65898807 8 8 481797,814 481797,814 5 5 0,01257823 0,01257823 1 1 1,4 1,4 0,85947320 0,85947320 4 4 293033,636 293033,636 3 3 0,02057823 0,02057823 1 1 3,4 3,4 1,28113205 1,28113205 1 1 323920,399 323920,399 1 1 0,03477721 0,03477721 1 1 Off Centre Off Centre 1,1 1,1 0,82798872 0,82798872 6 6 465374,327 465374,327 4 4 0,01287244 0,01287244 9 9 1,4 1,4 1,07762232 1,07762232 3 3 336920,652 336920,652 2 2 00,,0011887755 3,4 3,4 1,58507933 1,58507933 5 5 310700,823 310700,823 7 7 0,03575680 0,03575680 3 3 3.3

3.3 Grafik Hubungan AntGrafik Hubungan Antara Bilangan Reynold dengara Bilangan Reynold dengan Bilangan Poweran Bilangan Power 3.3.1

3.3.1 Grafik Hubungan Ln Nre teGrafik Hubungan Ln Nre terhadap Ln Npo Pada Prorhadap Ln Npo Pada Propeler Larutanpeler Larutan Kanji

Kanji

3.3.2

3.3.2 Grafik Hubungan Ln Nre teGrafik Hubungan Ln Nre terhadap Ln Npo Pada Prorhadap Ln Npo Pada Propeler Larutanpeler Larutan Kanji Kanji BAB IV BAB IV PEMBAHASAN PEMBAHASAN

Pada percobaan Tangki Pengaduk kali ini, kami menggunakan dua jenis Pada percobaan Tangki Pengaduk kali ini, kami menggunakan dua jenis imp

impelleeller r (pe(pengangadukduk), ), yaiyaitu tu perpertamtama a propropelpeller dan ler dan kedkedua ua turturbinbin. . KedKedua jenisua jenis impeller (pengaduk) ini menghasilkan berbagai pola aliran yang berbeda - beda. impeller (pengaduk) ini menghasilkan berbagai pola aliran yang berbeda - beda.

(12)

Ber

Berbagbagai ai polpola a aliraliran an tertersebsebut ut dapdapat at diadiamatmati i dendengan gan menmengguggunaknakan an air air sebsebagaagaii fluida dan pewarna dan sekam padi sebagai indikator gerakannya.

fluida dan pewarna dan sekam padi sebagai indikator gerakannya.

Pada jenis impeller (pengaduk) propeller menghasilkan pola aliran arah Pada jenis impeller (pengaduk) propeller menghasilkan pola aliran arah aksial, dan pada saat posisi impeller (pengaduk) berada di tengah dan unbuffle aksial, dan pada saat posisi impeller (pengaduk) berada di tengah dan unbuffle diputar pada voltase 11 V cenderung tidak begitu terlihat pola alirannya meskipun diputar pada voltase 11 V cenderung tidak begitu terlihat pola alirannya meskipun tel

telah ah dibdiberikerikan an seksekam am padpadi. i. Hal Hal ini ini dikdikarenarenakaakan, n, jenjenis is impimpelleeller r (pe(pengangadukduk))  propeller akan terlihat pola alirannya ketika diputar pada voltase yang lebih besar.  propeller akan terlihat pola alirannya ketika diputar pada voltase yang lebih besar. Semakin besar harga voltasenya maka akan semakin terlihat pola aliran yang Semakin besar harga voltasenya maka akan semakin terlihat pola aliran yang dihasilkan dan kecenderungan akan terjadinya vortex akan semakin besar pula. dihasilkan dan kecenderungan akan terjadinya vortex akan semakin besar pula. Terjadinya vortex menyebabkan terjadinya pengumpulan. Penyebabnya ialah arus Terjadinya vortex menyebabkan terjadinya pengumpulan. Penyebabnya ialah arus aks

aksial ial yanyang g menmengikgikuti uti suasuatu tu linlintastasan an berberbenbentuk tuk linlingkgkaran aran disdisekeekelilliling ing porporosos sehingga menimbulkan vortex dan membentuk lapisan-lapisan pada permukaan sehingga menimbulkan vortex dan membentuk lapisan-lapisan pada permukaan zat cair dan untuk mencegah hal demikian biasanya tangki akan diberikan buffle. zat cair dan untuk mencegah hal demikian biasanya tangki akan diberikan buffle. Adanya baffle, akan merintangi aliran

Adanya baffle, akan merintangi aliran rotasi tanpa menggangu alirannya, sehinggarotasi tanpa menggangu alirannya, sehingga akan menghasil

akan menghasilkan kan larutan yang larutan yang lebih homogen dibandilebih homogen dibandingkan dengan ngkan dengan larutalarutann  pada tangki tanpa baffle.

 pada tangki tanpa baffle.

Sedangkan pada jenis impeller (pengaduk) turbin menghasilkan pola

Sedangkan pada jenis impeller (pengaduk) turbin menghasilkan pola aliranaliran arah radial dan tangensial. Berbeda dengan jenis impeller (pengaduk) propeller, arah radial dan tangensial. Berbeda dengan jenis impeller (pengaduk) propeller,  pada saat posisi impeller (pengadu

 pada saat posisi impeller (pengaduk) berada di k) berada di tengatengah h dan unbuffldan unbuffle e diputdiputar ar padapada voltase 11 V pola alirannya sudah dapat terlihat apalagi ketika diberikan sekam voltase 11 V pola alirannya sudah dapat terlihat apalagi ketika diberikan sekam  padi, jelas semakin terlihat. Hal ini dikarenakan, jenis impeller (pengaduk) turbin,  padi, jelas semakin terlihat. Hal ini dikarenakan, jenis impeller (pengaduk) turbin, disekitarnya akan terjadi daerah turbulensi yang kuat, arus dan geseran yang kuat disekitarnya akan terjadi daerah turbulensi yang kuat, arus dan geseran yang kuat ant

antar ar flufluida ida mesmeskipkipun un barbaru u dipdiputautar r padpada a volvoltastase e 11 11 V. V. SemSemakiakin n besbesar ar harhargaga vo

voltltasasenenya ya mamaka ka akakan an sesemamakikin n teterlrlihihat at popola la alaliriran an yayang ng didihahasisilklkan an dadann kecenderungan akan terjadinya vortex akan semakin besar pula. Terjadinya vortex kecenderungan akan terjadinya vortex akan semakin besar pula. Terjadinya vortex menyebabkan terjadinya pengumpulan. Penyebabnya ialah arus tangensial yang menyebabkan terjadinya pengumpulan. Penyebabnya ialah arus tangensial yang me

mengngikikututi i susuatatu u lilintntasasan an beberbrbenentutuk k lilingngkakararan n didisesekekelilililing ng popororos s sesehihingnggaga menimbulkan vortex dan membentuk lapisan-lapisan pada permukaan zat cair dan menimbulkan vortex dan membentuk lapisan-lapisan pada permukaan zat cair dan untu

untuk k mencegmencegah ah hal demikian biasanya tangki hal demikian biasanya tangki akan diberikan buffle. Adanyaakan diberikan buffle. Adanya  baffle, akan merintangi aliran rotasi tanpa menggangu alirannya, sehingga akan  baffle, akan merintangi aliran rotasi tanpa menggangu alirannya, sehingga akan

meng

(13)

ta

tangngki ki tatanpnpa a babafffflele. . ImImpepellller er (p(penengagaduduk) k) jejeninis s tuturbrbin in lelebibih h babaik ik dadalalamm  pengadukannya dibandingkan dengan jenis impeller (pengaduk) propeller.

 pengadukannya dibandingkan dengan jenis impeller (pengaduk) propeller. Keb

Kebutuutuhan han daydaya a padpada a proproses ses penpengadgadukaukan n dipdipengengaruaruhi hi oleoleh h diadiametemeter r    pe

  pengangadukduk, , visviskoskositaitas s caircairan, an, dendensitsitas as caicairanran, , gaygaya a gragravitvitasi asi dan dan lajlaju u putputaranaran   pengaduk. Jika fluida yang digunakan memiliki konsentrasi dan densitas yang   pengaduk. Jika fluida yang digunakan memiliki konsentrasi dan densitas yang  besar, maka tegangan yang diperlukan pada proses pengadukan bersar pula. Laju  besar, maka tegangan yang diperlukan pada proses pengadukan bersar pula. Laju  puta

 putaran ran pengapengaduk dipengaruduk dipengaruhi hi oleh besarnya tegangan , oleh besarnya tegangan , semaksemakin in besar teganganbesar tegangan yang diberikan maka semakin banyak pula

yang diberikan maka semakin banyak pula laju putaran pengaduk yang dihasilkan.laju putaran pengaduk yang dihasilkan. Untuk memaksimalkan proses pengadukan pada larutan yang cukup kental Untuk memaksimalkan proses pengadukan pada larutan yang cukup kental diban

dibandingkdingkan dengan air diperluan dengan air diperlukan daya yang cukukan daya yang cukup besar pula. p besar pula. NNReRe untuk air untuk air 

lebih besar daripada larutan kanji, ini bisa kita lihat di hasil percobaan. Dimana lebih besar daripada larutan kanji, ini bisa kita lihat di hasil percobaan. Dimana harga untuk N

harga untuk NReRe air berkisar >1000 sedangkan harga untuk Nair berkisar >1000 sedangkan harga untuk NReReuntuk larutan kanjiuntuk larutan kanji

 berkisar <1000. Hal ini dikarenakan, air memiliki viskositas yang kecil (encer)  berkisar <1000. Hal ini dikarenakan, air memiliki viskositas yang kecil (encer)

dan mempunyai densitas yang besar daripada larutan

dan mempunyai densitas yang besar daripada larutan kanji. Sehingga akan didapatkanji. Sehingga akan didapat harga untuk N

harga untuk NPoPo air, lebih kecil daripada larutan kanji.air, lebih kecil daripada larutan kanji.

Besarnya variabel-variabel k, b dan e menyatakan hubungan antara N

Besarnya variabel-variabel k, b dan e menyatakan hubungan antara NReRe NNPoPo

dan NFr

dan NFr yang diperoleh dari hasil perhituyang diperoleh dari hasil perhitungan eliminasi gauss. Bngan eliminasi gauss. Berdasarkan hasilerdasarkan hasil  percobaan didapat grafik hubungan antara N

 percobaan didapat grafik hubungan antara NPoPo dan Ndan NReRe. Semakin besar harga N. Semakin besar harga NPoPo

maka harga N

maka harga NReRe akan semakin kecil, begitu pula sebaliknya semakin kecil hargaakan semakin kecil, begitu pula sebaliknya semakin kecil harga

 N

 NPoPo harga Nharga NReRe akan semakin besar, sehingga besarnya Nakan semakin besar, sehingga besarnya NPoPo berbanding terbalik berbanding terbalik 

dengan besarnya N dengan besarnya NRe.Re.

BAB V BAB V KESIMPULAN KESIMPULAN

Berdasarkan hasil percobaan dan pembahasan yang telah kami lakukan, Berdasarkan hasil percobaan dan pembahasan yang telah kami lakukan, maka dapat kami simpulkan sebagai berikut :

(14)

1.

1. Pola aliran pada proses pengadPola aliran pada proses pengadukan dipenukan dipengaruhgaruhi oleh i oleh jenis impelljenis impeller er (peng(pengadukaduk),), ada tidaknya baffle, posisi peletakkan impeller pada tangki (posisi center atau ada tidaknya baffle, posisi peletakkan impeller pada tangki (posisi center atau ofcenter).

ofcenter). 2.

2. Pada jenis impellPada jenis impeller (pengaduker (pengaduk) propeller mengha) propeller menghasilkasilkan pola aliran n pola aliran arah aksial,arah aksial, sedangkan pada jenis impeller (pengaduk) turbin menghasilkan pola aliran arah sedangkan pada jenis impeller (pengaduk) turbin menghasilkan pola aliran arah radial dan tangensial.

radial dan tangensial. 3.

3. ProseProses pengaduks pengadukan dengan menggunan dengan menggunakan buffle akan menghasilakan buffle akan menghasilkan larutan yangkan larutan yang lebih homogeny daripada unbuffle.

lebih homogeny daripada unbuffle. 4.

4. SeSemamakikin n bebesasar r hahargrga a vovoltltasase e yayang ng didibeberirikakan n mamakakan n akakan an sesemamakikin n babaik ik pupulala  pengadukannya.

 pengadukannya. 5.

5. N NReRe untuk air lebih besar daripada larutan kanji. Hal ini dikarenakan, air memilikiuntuk air lebih besar daripada larutan kanji. Hal ini dikarenakan, air memiliki

viskositas yang kecil (encer) dan mempunyai densitas yang besar daripada larutan viskositas yang kecil (encer) dan mempunyai densitas yang besar daripada larutan kanji

kanji

DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA

Adi

Adi Nugroho, Nugroho, Febrianto, Febrianto, 2001,2001, Operasi Teknik Kimia I Operasi Teknik Kimia I , Teknik Kimia,, Teknik Kimia, Universitas jenderal Achmad Yani.

Universitas jenderal Achmad Yani.

Geankoplis,C.J, 1993,

Geankoplis,C.J, 1993, Transport Processes and Unit OperationsTransport Processes and Unit Operations, 3rd Edition,, 3rd Edition, Prentice-Hall, Upper Saddle River, New Jersey

(15)

Mc Cabe, Warren L, drr,

Mc Cabe, Warren L, drr, Operasi Teknik KimiaOperasi Teknik Kimia, jilid 1, Penerbit : Erlangga,, jilid 1, Penerbit : Erlangga, Jakarta

Jakarta

Petunjuk Praktikum Laboratorium Teknik Kimia I, Universitas Jenderal Achmad Petunjuk Praktikum Laboratorium Teknik Kimia I, Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi Yani, Cimahi LAMPIRAN A LAMPIRAN A DATA PERCOBAAN DATA PERCOBAAN A. Data A. Data N Noo KKeetteerraannggaann JJuummllaahh 1

1 MMaassssa a PPiikknno o kokossoonngg 2288,,9 9 ggr  r   2

2 KKoonnsseennttrraassi i KKaannjjii 225 5 ggr r / / 1100000 0 mmLL 3

3 AAiir r : : llaarruuttaan n kkaannjji i ddaallaam m 1144000 0 mmLL 550 0 % % : : 550 0 %% 4

(16)

5

5 DDiiaammeetteer r TTuurrbbiinn 00,,006 6 mm

B. Propeler B. Propeler B.1

B.1 Air Air Murni Murni dengan dengan Tangki Tangki BaffleBaffle

No No Letak Letak  Impeler Impeler tt (menit)

(menit) VV I I ((AA))

N N (putaran (putaran /5menit) /5menit) Waktu Waktu viskositas (s) viskositas (s) Massa Massa Pikno + Pikno + air (gr) air (gr) 1 1 Centre Centre 5 5 1111 00,,11 440066 33,,6666 5544,,33 2 2 55 1144 00,,11 525255 33,,5522 5544,,33 3 3 55 1177 00,,22 686800 33,,4433 5544,,33 4 4 Off  Off  Centre Centre 5 5 1111 00,,11 441100 33,,7700 5544,,33 5 5 55 1144 00,,11 525266 33,,5511 5544,,33 6 6 55 1177 00,,22 676755 33,,4400 5544,,33 B.2

B.2 Air Air Murni Murni Tanpa Tanpa Tangki Tangki BaffleBaffle

No No Letak Letak  Impeler Impeler tt (menit)

(menit) VV I I ((AA))

N N (putaran (putaran /5menit) /5menit) Waktu Waktu viskositas viskositas (s) (s) Massa Massa Pikno + air Pikno + air (gr) (gr) 1 1 Centre Centre 5 5 1111 00,,11 441111 33,,5555 5454,,33 2 2 55 1144 00,,11 525255 33,,5522 5544,,33 3 3 55 1177 00,,22 686811 33,,4411 5544,,33

(17)

4 4 Off  Off  Centre Centre 5 5 1111 00,,11 440066 33,,6677 5454,,33 5 5 55 1144 00,,11 525277 33,,5533 5544,,33 6 6 55 1177 00,,22 676799 33,,4422 5544,,33 C. Turbin C. Turbin C.1

C.1 Tangki Tangki dengan dengan Baffle Baffle Pada Pada Air Air MurniMurni

No No Letak Letak  Impeler Impeler tt (menit)

(menit) VV I I ((AA))

N N (putaran (putaran /5menit) /5menit) Waktu Waktu viskositas viskositas (s) (s) Massa Massa Pikno + air Pikno + air (gr) (gr) 1 1 Centre Centre 5 5 1111 00,,11 440055 33,,6699 5454,,33 2 2 55 1144 00,,11 555500 33,,5522 5544,,33 3 3 55 1177 00,,22 676700 33,,4466 5544,,33 4 4 Off  Off  Centre Centre 5 5 1111 00,,11 440088 33,,7700 5454,,33 5 5 55 1144 00,,11 545499 33,,5522 5544,,33 6 6 55 1177 00,,22 676733 33,,4455 5544,,33 C.2

C.2 Tangki Tangki Tanpa Tanpa Baffle Baffle Pada Pada Air Air MurniMurni

No No Letak Letak  Impeler Impeler tt (menit)

(menit) VV I I ((AA))

N N (putaran (putaran /5menit) /5menit) Waktu Waktu viskositas viskositas (s) (s) Massa Massa Pikno + air Pikno + air (gr) (gr) 1 1 CCeennttrree 55 1111 00,,11 440055 33,,6677 5544,,33

(18)

2 2 55 1144 00,,11 555500 33,,5511 5544,,33 3 3 55 1177 00,,22 676733 33,,4455 5544,,33 4 4 Off  Off  Centre Centre 5 5 1111 00,,11 440066 33,,7700 5454,,33 5 5 55 1144 00,,11 555511 33,,6611 5544,,33 6 6 55 1177 00,,22 676788 33,,5522 5544,,33 D. Propeler D. Propeler D.1

D.1 Tangki Tangki dengan dengan Baffle Baffle Pada Pada Larutan Larutan KanjiKanji

No No Letak Letak  Impeler Impeler tt (menit)

(menit) VV I I ((AA))

N N (putaran (putaran /5menit) /5menit) Waktu Waktu viskositas viskositas (s) (s) Massa Massa Pikno + air Pikno + air (gr) (gr) 1 1 Centre Centre 5 5 1111 00,,11 442200 3300,,6699 5544,,44 2 2 55 1144 00,,11 525255 2277,,00 5544,,44 3 3 55 1177 00,,22 771100 2244,,3344 5544,,44 4 4 Off  Off  Centre Centre 5 5 1111 00,,11 442200 2222,,00 5454,,44 5 5 55 1144 00,,11 525255 2211,,00 5544,,44 6 6 55 1177 00,,22 717100 1199,,88 5544,,44 D.2

D.2 Tangki Tangki Tanpa Tanpa Baffle Baffle Pada Pada Larutan Larutan KanjiKanji N Noo LLeettaak  k   Impeler Impeler tt (menit) (menit) V V I I ((AA)) NN (putaran (putaran Waktu Waktu viskositas viskositas Massa Massa Pikno + air Pikno + air

(19)

//55mmeenniitt)) ((ss)) ((ggrr)) 1 1 Centre Centre 5 5 1111 00,,11 442200 2233,,00 5454,,33 2 2 55 1144 00,,11 525255 2211,,22 5544,,22 3 3 55 1177 00,,22 717100 2200,,11 5544,,33 4 4 Off  Off  Centre Centre 5 5 1111 00,,11 442200 2244,,00 5454,,44 5 5 55 1144 00,,11 525255 2222,,33 5544,,44 6 6 55 1177 00,,22 717100 2211,,55 5544,,33 E. Turbin E. Turbin E.1

E.1 Tangki Tangki dengan dengan Baffle Baffle Pada Pada Larutan Larutan KanjiKanji

No No Letak Letak  Impeler Impeler tt (menit)

(menit) VV I I ((AA))

N N (putaran (putaran /5menit) /5menit) Waktu Waktu viskositas viskositas (s) (s) Massa Massa Pikno + air Pikno + air (gr) (gr) 1 1 Centre Centre 5 5 1111 00,,11 442200 3333,,77 5454,,44 2 2 55 1144 00,,11 555500 3322,,55 5544,,33 3 3 55 1177 00,,22 737355 3300,,55 5544,,33 4 4 Off  Off  Centre Centre 5 5 1111 00,,11 442255 3300,,1177 5544,,44 5 5 55 1144 00,,11 545400 1199,,33 5544,,33 6 6 55 1177 00,,22 717100 2288,,11 5544,,33 E.2

(20)

No No Letak Letak  Impeler Impeler tt (menit)

(menit) VV I I ((AA))

N N (putaran (putaran /5menit) /5menit) Waktu Waktu viskositas viskositas (s) (s) Massa Massa Pikno + air Pikno + air (gr) (gr) 1 1 Centre Centre 5 5 1111 00,,11 443300 3311,,11 5454,,44 2 2 55 1144 00,,11 555500 3300,,55 5544,,44 3 3 55 1177 00,,22 771155 2266,,6600 5544,,33 4 4 Off  Off  Centre Centre 5 5 1111 00,,11 443355 2255,,0044 5544,,44 5 5 55 1144 00,,11 552255 2233,,2222 5544,,44 6 6 55 1177 00,,22 727255 2211,,88 5544,,33

(21)

LAMPIRAN B LAMPIRAN B

PERHITUNGAN ANTARA PERHITUNGAN ANTARA

B.1

B.1 Propeller Propeller Air MAir Murniurni Jenis Jenis Tangki Tangki Letak  Letak  Impelle Impelle r  r  tt (menit) (menit)  N  N (put/ (put/ 5 mnt) 5 mnt) P (watt)

P (watt) ρ larutanρ larutan (g/mL) (g/mL) ц larutan ц larutan (kg/m.s) (kg/m.s) Baffle Baffle Centre Centre 5 5 440066 11,,11 00,,9999770088 00,,00000088993377 5 5 552255 11,,44 00,,9999770088 00,,000000888833665588 5 5 668800 33,,44 00,,9999770088 00,,000000886611006655 Off  Off  Centre Centre 5 5 441100 11,,11 00,,9999770088 00,,000000992288884466 5 5 552266 11,,44 00,,9999770088 00,,000000888811114488 5 5 667755 33,,44 00,,9999770088 00,,000000885533553344 Unbaffl Unbaffl ee Centre Centre 5 5 441111 11,,11 00,,9999770088 00,,0000008899111199 5 5 552255 11,,44 00,,9999770088 00,,000000888833665588 5 5 668811 33,,44 00,,9999770088 00,,000000885566004444 Off  Off  Centre Centre 5 5 440066 11,,11 00,,9999770088 00,,000000992211331144 5 5 552277 11,,44 00,,9999770088 00,,000000888866116699 5 5 667799 33,,44 00,,9999770088 00,,000000885588555544 B.2

B.2 Turbin Turbin Air Air MurniMurni Jenis Jenis Tangki Tangki Letak  Letak  Impelle Impelle r  r  tt (menit) (menit)  N  N (put/5 (put/5 mnt) mnt) P P (watt)

(watt) ρ larutan (g/mL)ρ larutan (g/mL)

ц larutan ц larutan (kg/m.s) (kg/m.s) Baffle Baffle Centre Centre 5 5 440055 11,,11 00,,9999770088 00,,000000992266333355 5 5 555500 11,,44 00,,9999770088 00,,000000888833665588 5 5 667700 33,,44 00,,9999770088 00,,000000886688559966 Off  Off  Centre Centre 5 5 440088 11,,11 00,,9999770088 00,,000000992288884466 5 5 554499 11,,44 00,,9999770088 00,,000000888833665588 5 5 667733 33,,44 00,,9999770088 00,,000000886666008866 Unbaffle Unbaffle Centre Centre 5 5 440055 11,,11 00,,9999770088 00,,000000992211331144 5 5 555500 11,,44 00,,9999770088 00,,000000888811114488 5 5 667733 33,,44 00,,9999770088 00,,000000886666008866 Off  Off  Centre Centre 5 5 440066 11,,11 00,,9999770088 00,,000000992288884466 5 5 555511 11,,44 00,,9999770088 00,,000000990066225522 5 5 667788 33,,44 00,,9999770088 00,,000000888833665588

(22)

B.3

B.3 Propeller Propeller Larutan Larutan KanjiKanji Jenis Jenis Tangki Tangki Letak  Letak  Impeller  Impeller  tt (menit (menit ))  N  N (put/5 (put/5 mnt) mnt) P P (watt) (watt) ρ larutan ρ larutan (g/mL) (g/mL) ц larutan ц larutan (kg/m.s) (kg/m.s) Baffle Baffle Centre Centre 5 5 4 42200 11,,11 00,,9999770088 0,00307409 0,00307409 7 7 5 5 5 52255 11,,44 00,,9999770088 0,00151789 0,00151789 2 2 5 5 7 71100 33,,44 00,,9999770088 0,00057591 0,00057591 8 8 Off  Off  Centre Centre 5 5 4 42200 11,,11 00,,9999770088 0,00275209 0,00275209 2 2 5 5 5 52255 11,,44 00,,9999770088 0,00090139 0,00090139 5 5 5 5 7 71100 33,,44 00,,9999770088 0,00053059 0,00053059 9 9 Unbaffl Unbaffl ee Centre Centre 5 5 4 42200 11,,11 00,,9999770088 0,00283692 0,00283692 6 6 5 5 5 52255 11,,44 00,,9999770088 0,00142448 0,00142448 4 4 5 5 7 71100 33,,44 00,,9999770088 0,00050227 0,00050227 6 6 Off  Off  Centre Centre 5 5 4 42200 11,,11 00,,9999770088 0,00228413 0,00228413 6 6 5 5 5 52255 11,,44 00,,9999770088 0,00108447 0,00108447 6 6 5 5 7 71100 33,,44 00,,9999770088 0,00041163 0,00041163 9 9 B.4

B.4 Turbin Turbin Larutan Larutan KanjiKanji Jenis Jenis Tangki Tangki Letak  Letak  Impeller  Impeller  tt (menit (menit ))  N  N (put/5 (put/5 mnt) mnt) P P (watt)

(watt) ρ larutan (g/mL)ρ larutan (g/mL)

ц larutan ц larutan (kg/m.s) (kg/m.s) Baffle Baffle Centre Centre 5 5 442200 11,,11 00,,9999770088 00,,000088446600002255 5 5 555500 11,,44 00,,9999770088 00,,000088115588777788 5 5 773355 33,,44 00,,9999770088 00,,000077665566669999 Off  Off  Centre Centre 5 5 442255 11,,11 00,,9999770088 00,,000077557733885566 5 5 554400 11,,44 00,,9999770088 00,,000044884455005599 5 5 771100 33,,44 00,,9999770088 00,,000077005544220055 Unbaffl Unbaffl ee CentreCentre 5 5 443300 11,,11 00,,9999770088 00,,000077880077332233 5 5 555500 11,,44 00,,9999770088 00,,000077665566669999 5 5 771155 33,,44 00,,9999770088 00,,000066667777664466 O Offf f 55 443355 11,,11 00,,9999770088 00,,000066228866002255

(23)

Centre Centre 55 552255 11,,44 00,,9999770088 00,,000055882299113333 5 5 772255 33,,44 00,,9999770088 00,,000055447722665577 LAMPIRAN C LAMPIRAN C PROSEDUR KERJA PROSEDUR KERJA 3.1. Alat 3.1. Alat ::

1. tangki pengaduk tanpa baffle 1. tangki pengaduk tanpa baffle 2. impeller (turbin dan propeller) 2. impeller (turbin dan propeller) 3. motor pengaduk  3. motor pengaduk  4. stop watch 4. stop watch 5. piknometer  5. piknometer  6. neraca teknis 6. neraca teknis 7. statif  7. statif  8. viskometer ostwald 8. viskometer ostwald

9. amperemeter dan voltmeter  9. amperemeter dan voltmeter  10. pipet tetes 10. pipet tetes 3.2. Bahan 3.2. Bahan :: 1. aquadest 1. aquadest

2. bahan yang ditugaskan dosen atau a

(24)

3.3

3.3 Cara Cara KerjaKerja

1.

1. Menyusun alat seperti gambar di atas.Menyusun alat seperti gambar di atas. 2.

2. Membuat larutan kanji dengan konsentasi tertentuMembuat larutan kanji dengan konsentasi tertentu 3.

3. MeliMelihat penhat pengargaruh diamuh diameter tangeter tangki (DT)ki (DT), diame, diameter pengter pengaduaduk (D),k (D), tinggi pengaduk dari dasar tangki, tinggi cairan dalam tangki, lebar  tinggi pengaduk dari dasar tangki, tinggi cairan dalam tangki, lebar   baffle, daya terhadap

 baffle, daya terhadap proses pengadukan.proses pengadukan. 4.

4. MenMenenentutukakan n popola la alaliriran an yayang ng didihahasisilklkan an dadari ri imimpepellller er papada da aiair r  den

dengan gan menmenggggunaunakan kan seksekam am padpadi i sebsebagaagai i alat alat pempembanbantu tu untuntuk uk  menentukan pola aliran yang dihasilkan oleh impeller.

menentukan pola aliran yang dihasilkan oleh impeller. 5.

5. MemasuMemasukkan lkkan larutan yarutan yang akang akan diaan diaduk (oduk (oli denli dengan kegan kerosinrosin) dalam) dalam tangki dan diaduk dengan tegangan (V) dan waktu yang diberikan, tangki dan diaduk dengan tegangan (V) dan waktu yang diberikan, serta menentukan arus dan laju putarannya (N).

serta menentukan arus dan laju putarannya (N). 6.

6. KemKemudiudian mean menennentuktukan an dendensitsitas (as (ρρ ) ) dadan n viviskskososititas as (() dari) dari

larutan kanji yang diaduk dengan menggunakan piknometer, serta larutan kanji yang diaduk dengan menggunakan piknometer, serta me

mengnghihitutung ng dadaya ya dedengngan an memengngukukur ur aruarus s dadan n tegteganangagan n yayangng digunakan.

digunakan. 7.

(25)

Gambar

Gambar 1 .Berbagai jenis turbin : (a) six blade open turbin, (b) pitched-Gambar 1 .Berbagai jenis turbin : (a) six blade open turbin, (b)

Referensi

Dokumen terkait

Per.p(~unaan baiHHJ-bahan kim~a.. Penggunaan sistim ad- sorpsJ m&lt;:&#34;n!1!1Un~kan bed kolorn dirasa lebih men!1untungkan.Se- lain dapat rnenghilangkan khlor juga

Pohon tengkawang rambai yang mendominasi pada masing- masing hutan tersebut merupakan jenis yang paling tinggi kesesuiannya dengan tempat tumbuh dibandingkan

Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa mekanisme yang digunakan dalam pemungutan pajak kendaraan bermotor pada SAMSAT Lombok Timur telah sesuai dengan peraturan

Faktor internal yang menjadi penghambat keberhasilan KUBE Citra Mandiri dalam memberdayakan masyarakat dan pengrajin Desa Pucang yaitu faktor organisasi/kelembagaan

Serat Wedhatama, yang merupakan karya besar Sri Mangkunegara IV dapat dijadikan rujukan utama dalam pembelajaran muatan lokal Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa,

Data diperoleh dari data sekunder yaitu melalui rekam medik pasien rawat jalan dengan keluhan nyeri di Puskesmas Batua Kota Makassar pada Bulan Februari 2017

Menurut Manuaba (2008; h.389) disebutkan perdarahan terjadi karena gangguan hormon, gangguan kehamilan, gangguan KB, penyakit kandungan dan keganasan genetalia. 55)

Dalam studi manajemen, kehadiran konflik pendidikan tidak bisa terlepas dari permasalahan keseharian yang dirasakan oleh pengelola lembaga pendidikan. Konflik tersebut