Januari, SMGR hanya menjual 2,18 juta ton semen.
BBKP akan menawarkan obligasi Rp 1,6 triliun.
BRAU ambil perusahaan milik Rosan Roeslani.
JPFA mulai mengalihkan saham buyback.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
P
enguatan IHSG Selasa lalu sebe‐
lum libur tertahan di kisaran
resisten 5410 dan akhirnya tutup
koreksi 28,886 poin (0,53%) di
5380,670. Koreksi ini sejalan dengan
koreksi di pasar saham Asia dan juga
dipicu sikap pasar yang cenderung
melakukan aksi ambil untung men‐
gantisipasi hasil pilkada di DKI yang
bisa memicu naiknya resiko politik
domestik. Dari sentimen kawasan,
koreksi pasar saham Asia dikaitkan
dengan antisipasi pasar atas testi‐
moni Yellen di depan Kongres AS
terkait kebijakan regulasi perbankan
dan potensi kenaikan tingkat bunga
seiring rencana Trump memotong
pajak korporasi tahun ini. Sedangkan
dari China, pasar mulai mengantisi‐
pasi konsekuensi naiknya inflasi dan
indeks harga tingkat produsen (PPI) Januari 2017.
Inflasi Januari 2017 di China mencapai 2,5% (yoy) di atas estimasi 2,4%
dan bulan sebelumnya 2,1%. Sedangkan indeks PPI Januari 2017 naik ke 6,9%
(yoy) di atas perkiraan 6,3% dan bulan sebelumnya 5,5%. Kenaikan inflasi di
China dikhawatirkan memicu negara tersebut menerapkan kebijakan uang ketat.
Sementara bursa saham global tadi malam melanjutkan tren bullish. Indeks sa‐
ham di Uni Eropa, Eurostoxx, menguat 0,45% di 3323,71. Di Wall Street indeks
DJIA dan S&P kembali menguat untuk lima hari berturut‐turut tutup di 20611,86
dan 2349,25 masing‐masing menguat 0,5%. Indeks Nasdaq menguat 0,6% di
5819,44.
Pasar merespon pernyatan Yellen di depan Kongres, yang kembali me‐
negaskan rencana kenaikan tingkat bunga tahun ini seiring dengan pencapaian
tingkat inflasi dan tenaga kerja yang mendekati target bank sentral. Sebelumnya
rencana kebijakan Trump yang berorientasi pada pertumbuhan (pro growth)
dengan memangkas pajak korporasi menjadi katalias bullish pasar Wall Street.
Tadi malam data ekonomi AS seperti inflasi Januari sebesar 0,6% (mom) di atas
perkiraan 0,3% dan penjualan ritel Januari yang tumbuh 0,4% (mom) di atas
perkiraan 0,1% turut menopang aksi beli pelaku pasar.
Melanjutkan perdagangan hari ini, IHSG berpeluang rebound dengan
dukungan kondusifnya pasar saham global dan kenaikan harga komoditas
logam. Dari domestik, pelaksanaan pilkada terutama di DKI yang berjalan aman
dan lancar turut meredahkan resiko pasar. IHSG pada perdagangan hari ini akan
bergerak dengan support di 5350 dan resisten di 5410 cenderung menguat.
S1 5370 S2 5350 R1 5410 R2 5430
Index Last Chg % DJIA 20611.86 199.70 0.98 S&P 500 2349.25 21.00 0.90 FTSE 100 7302.41 23.49 0.32 CAC 40 4924.86 36.67 0.75 DAX 11793.93 19.50 0.17 NIKKEI 225 19406.79 (46.05) (0.24) HANGSENG 23994.87 283.89 1.20 STI 3082.32 (29.31) (0.94) SHENZHEN 1947.04 (17.70) (0.90) SHANGHAI 3082.32 (134.52) (4.18) Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 53.36 0.33 0.62 CPO (RM/M.T) 3067.00 31.00 1.02 Gold (USD/T.oz) 1236.70 (40.40) (3.16) Nikel (USD/M.T 10850.00 420.00 4.03 Timah (USD/M.T) 19825.00 580.00 3.01 Coal (USD/M.T) 78.95 0.50 0.64 Exchange Rates Chg % IDR/USD 13299.00 (24.00) (0.18) USD/EUR 1.061 0.00 0.09 JPY/USD 114.03 0.41 0.36 IDR/SGD 9383.34 (23.35) (0.25) IDR/AUD 10278.00 25.40 0.25 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 28.98 3854 (0.34) (1.16)Top Gainers IDR % Chg
NAGA 168 34.40 43 INDX 180 34.30 46 AGRO‐W 700 28.40 155
DGIK 150 28.20 33 TKIM‐W 150 25.00 30
Top Losers IDR % Chg
SONA 1,840 (24.90) (610) CANI 560 (24.30) (180) DPNS 362 (11.30) (46) ICON 436 (11.00) (54) GEMS 2,550 (10.80) (310)
Top Value IDR % (miliar)
MYRX 133 (7.00) 662 B BBCA 15,525 3.50 615 B BIPI 152 (2.60) 555 B BUMI 410 (3.80) 502 B SRIL 304 6.30 478 B
Top Volume IDR % (juta)
MYRX 133 (7.00) 4,763.310 ELTY 90 2.30 4,495.928 BEKS 62 6.90 4,113.705 BIPI 152 (2.60) 3,489.386 ENRG 74 (1.30) 2,190.183 IHSG 5,380.67 Change (28.89) Change (%) (0.53) Change (%/ytd) 1.59
Total Value (IDR triliun) 7.914 Total Volume (miliar saham) 18.603 Net Foreign Buy (IDR miliar) (384.000)
News Update
2
Januari, SMGR hanya menjual 2,18 juta ton semen. Di bulan pertama tahun 2017, penjualan semen secara nasional masih melambat. Lesunya penjualan di Januari ini juga dirasakan oleh PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). Sepanjang bulan Januari, SMGR cuma berhasil membukukan penjualan semen sebesar 2,18 juta ton. Jumlah ini turun tipis 0,3% jika dibandingkan penjualan Januari 2016 sebesar 2,19 juta ton. Angka tersebut diperoleh dari penjualan semen domestik SMGR yang mencapai 2,11 juta ton dan penjualan ekspor sebesar 65.027 ton. Dari data penjualan SMGR, penjualan ekspor SMGR yang berasal dari Semen Padang dan Semen Tonasa tercatat naik 91,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode yang sama, volume penjualan semen secara nasional di Januari cuma mencapai 5,2 juta ton. Jumlah ini turun 2,23% bila dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, SMGR menargetkan penjualan semen naik sekitar 4% menjadi 27,6 juta ton. SMGR akan mendorong penjualan regional minimal mencapai 1,5 juta ton. SMGR menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 6 triliun. Perseroan ini akan menggunakan sebagian besar belanja modal untuk ekspansi pembangunan pabrik di Aceh dan Kupang dengan kapasitas 2,5 juta hingga 3 juta ton per tahun. Nilai investasi untuk masing-masing pabrik ini sekitar Rp 3 triliun hingga Rp 4 triliun. (Kontan)
BBKP akan menawarkan obligasi Rp 1,6 triliun. PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) segera menghabiskan jatah penerbitan obligasisubordinasi berkelanjutan II. BBKP akan menerbitkan obligasi subordinasi berkelanjutan II tahap II dengan nilai Rp 1,6 triliun. Pada penerbitan tahap I tahun 2015, BBKP baru menerbitkan Rp 400 miliar dari total jatah penerbitan Rp 2 triliun. BBKP menawarkan obligasi ini dengan nilai 100% dengan tingkat bunga 11%. Obligasi ini akan jatuh tempo tujuh tahun setelah tanggal emisi. BBKP akan membayar bunga setiap tiga bulan. "Dana hasil penawaran umum obligasi subordinasi setelah dikurangi biaya emisi akan dipergunakan untuk pengembangan pembiayaan yang sekaligus berguna sebagai modal pelengkap sesuai dengan ketentuan OJK dan memperkuat struktur pendanaan jangka panjang," ungkap manajemen BBKP. PT CIMB Securities Indonesia akan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi subordinasi. Sedangkan wali amanat obligasi adalah Bank Mandiri. Masa penawaran obligasi ini akan berlangsung pada 20-23 Februari 2017. Penjatahan akan dilakukan pada 24 Februari 2017. Selanjutnya, distribusi obligasi pada 28 Februari dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 1 Maret 2017. (Kontan)
BRAU ambil perusahaan milik Rosan Roeslani. Perusahaan tambang batubara, PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) akan membeli saham PT Revessel Indonesia milik PT Recapital Advisors dan PT Tripillar Guna Perkasa. Recapital memiliki 48.796 saham Revessel Indonesia. Sementara Tripillar menggenggam 50 saham perusahaan tersebut. Direktur Keuangan BRAU Edy Santoso mengatakan, transaksi jual beli saham ini adalah tindak lanjut dari settlement agreement antara Rosan dengan Asia Resouce Mineral Limited (ARMS) dan BRAU. Pembelian saham Revessel Indonesia menjadi tindak lanjut pelaksanaan putusan Arbitrase Internasional yang terdaftar di Singapore International Arbitration Centre (SIAC) No 225/2013. Arbitrase tersebut memutuskan perkara antara BRAU dan ARMS melawan Rosan. Putusan SIAC ini juga sudah didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 26 Mei 2015. Sekretaris Perusahaan BRAU Gamal H. Wanengpati enggan berkomentar banyak. Ia mengaku tidak dapat memberikan keterangan tambahan di luar dari keterbukaan informasi tersebut. Gamal juga masih belum mau menyebutkan lebih lanjut mekanisme transaksi ini. Dia hanya menyatakan, Revessel merupakan perusahaan Rosan yang akhirnya diambil oleh BRAU. Sekadar menyegarkan ingatan, perseteruan antara BRAU dan Rosan bermula dari hasil investigasi ARMS, yang kala itu bernama Asia Resource Minerals Plc, induk BRAU sebelumnya. Waktu itu, ARMS menemukan kerugian senilai US$ 201 juta akibat penyelewengan keuangan di BRAU. Rinciannya, tercatat dana sebesar US$ 49 juta dalam buku tahun 2011 dan sebesar US$ 152 juta dalam laporan keuangan BRAU tahun 2012. Namun penggunaan dana tersebut dinilai tidak jelas. Dugaan penyelewengan itu muncul sewaktu Rosan menjabat sebagai Presiden Direktur BRAU. Mahkamah arbitrase Singapura juga memutuskan Rosan harus memenuhi kewajiban sesuai dengan perjanjian per 26 Juni 2013. Melalui kesepakatan tersebut, Rosan harus membayar US$ 173 juta kepada ARMS sebagai ganti rugi atas penyelewengan keuangan semasa menjabat sebagai presiden direktur BRAU. Rosan juga harus membayar bunga dan biaya perkara atas sengketa ini. Hingga berita ini diturunkan, Rosan belum merespons panggilan telepon dan pesan singkat KONTAN. Tahun ini, BRAU mengajukan rencana produksi batubara sebanyak 33,5 juta ton. Sebagai perbandingan, realisasi produksi tahun lalu mencapai sekitar 26 juta ton. (Kontan)
JPFA mulai mengalihkan saham buyback. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) akan mengalihkan 20 juta saham hasil pembelian kembali (buyback). Ada dua skema yang disiapkan, yaitu pengalihan saham bagi direksi dan karyawan JPFA serta penjualan ke publik. Tahun 2012, JPFA membeli kembali sahamnya dan PT Multibreeder Adirama Indonesia dari pemegang saham yang tidak menyetujui pelaksanaan penggabungan usaha antara JPFA, Multibreeder, PT Multiphala Adiputra, dan PT Hidon. Setelah saham Multibreeder divaluasi ke saham JPFA, jumlah saham hasil pembelian kembali yaitu 4,06 juta saham. Pada 20 Maret 2013, JPFA memecah nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5. Alhasil jumlah sahamnya simpanan berubah menjadi 20,3 juta saham. JPFA akan mengalihkan sekitar 5,3 juta saham kepada direksi dan karyawan JPFA yang mendapatkan penghargaan berdasarkan kinerja. "Manajemen dan karyawan merupakan aset penting. Maka kami memutuskan untuk memberikan insentif berupa saham dan bagian dari program remunerasi serta menciptakan nilai tambah bagai pemegang saham," tulis manajemen JPFA dalam pengumuman di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/2). Pelaksanaan pengalihan saham ini akan lebih besar dari harga pasar yaitu Rp 870,40. Pelaksanaan pengalihan saham akan dimulai 14 kali kalender setelah keterbukaan informasi. "Performance share plan berlaku sejak 14 Februari 2017 sampai 22 Juli 2024 kecuali diakhiri lebih awal atas keputusan komite NRC," ungkap manajemen. Sisa saham hasil pembelian kembali yaitu 14,9 juta dapat dialihkan ke pasar atau digunakan untuk tujuan lain sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku. Pengalihan berdasarkan performance share plan JPFA tahun depan. (Kontan)Stock Picks
3BBTN 1980‐2100.
Merespon rilis kinerjanya sepanjang 2016 lalu, harga saham Bank Tabungan Negara Tbk
(BBTN) dalam dua hari perdagangan terakhir berhasil melanjutkan tren bullishnya yang mulai terbetuk
sejak awal tahun ini. Harga sahamnya ditutup di Rp2030 (14/2), merupakan harga penutupan tertingginya
sejak perdagangan 25 Agustus 2016 lalu. Tahun 2016 lalu, laba bersih perseroan tumbuh 41,5% mencapai
Rp2,62 triliun dibandingkan periode yang sama 2015 sebesar Rp1,85 triliun. Pertumbuhan laba bersih 2016
lalu melanjutkan pertumbuhan labanya 2015 lalu sebesar 61,6%. Di tengah kondisi perbankan yang
menghadapi perlambatan pertumbuhan laba tahun lalu, kinerja perseroan berhasil tumbuh di atas rata‐
rata industrinya. Hal ini terutama ditopang pertumbuhan kredit sektor perumahan terutama perumahan
subsidi. Kredit sektor perumahan berkontribusi 90% terhadap total penyaluran kredit perseroan tahun lalu.
Pertumbuhan kredit tahun lalu tumbuh 18,34% mencapai Rp164,4 triliun dibandingkan tahun sebelumnya
Rp138,95 triliun. Pertumbuhan kredit ini di atas rata‐rata industri yang hanya 8%. KPR subsidi tahun lalu
tumbuh 30,57% mencapai Rp56,83 triliun dibandingkan 2015 Rp43,52 triliun. Rasio NPL gross perseroan
tahun lalu turun menjadi 2,84% dari tahun sebelumnya 3,42%. Ini juga mengindikasikan keberhasilan
perseroan memperbaiki kualitas aset kreditnya. Sedangkan DPK perseroan tumbuh 25,4% mencapai
Rp160,19 triliun dari tahun 2015 sebesar Rp127,74 triliun. Dari jumlah DPK tersebut, porsi dana murah
(CASA) mencapai 50,36% naik dari tahun sebelumnya 48,63%. Rasio NIM perseroan naik menjadi 4,98%
dari 4,87%. Rasio CAR naik menjadi 20,34% dari 16,97%. Tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan
kredit berkisar 21%‐23% di atas target rata‐rata perbankan tahun ini berkisar 9%‐12%. Sedangkan target
DPK tahun ini tumbuh 22%‐24%. Laba tahun ini ditargetkan minimal tumbuh 20% dengan pertumbuhan
aset berkisar 20%‐23% dan ekuitas 23%. Pada harga saat ini di Rp2030, harga sahamnya relatif murah
hanya ditransaksikan dengan PBV 0,9x (E/17) dan PE 6,8x (E/17). Sebelumnya kami perkirakan harganya
berpeluang ditransaksikan dengn PBV 1,2x atau mencapai Rp2678. Dari harga saat ini ada ruang penguatan
32%. Secara technical peluang penguatan akan menguji resisten terdekat di Rp2100 dengan support di
Rp1980. Maintain Buy, SL 1890
4
Stock Picks
HRUM 1950‐2150.
Harga saham emiten batubara Harum Energy Tbk (HRUM) Selasa lalu bergerak fluktuatif
sempat anjlok ke Rp1920 namun berhasil tutup di Rp2040. Dengan pendekatan candlestick pattern,
pergerakan harga sahamnya membentuk pola spinning tops setelah downtrend channel mengindikasikan
sinyal bullish reversal. Saat ini level support di kisaran Rp1950 hingga Rp2000 dengan target resisten di
Rp2120 hingga Rp2150. Harga batubara yang saat ini tengah melemah membuat pergerakan harga
sahamnya juga cenderung terbatas. Perseroan hingga 3Q16 telah membukukan laba bersih USD10,75 juta
naik 971% dibandingkan periode yang sama 2015 sebesar USD1 juta. Pendapatan usaha hingga 3Q16 turun
36,52% mencapai USD129,79 juta dibandingkan diperkirakan hanya mencapai 3 juta ton. Hingga 3Q16
perseroan telah menjual 2,5 juta ton batubara. Penjualan batubara perseroan ditujukan untuk pasar ekspor
terutama ke China, Korsel, Taiwan, Malaysia, dan Jepang. Kinerja perseroan tergantung pada harga
batubara dunia dan kebijakan impor batubara dari masing‐masing negara di Asia tersebut. Tahun ini
perseroan menargetkan produksi batubara sekitar 4‐5 juta ton. Tahun lalu dengan target penjualan 3 juta
ton dengan harga rata‐rata jual batubara USD60/MT maka pendapatan diperkirakan mencapai USD180 juta
atau turun 27,8% dibandingkan 2015 sebesar USD249,33 juta. Sedangkan laba bersih tahun lalu
diperkirakan mencapai USD16,20 juta dibandingkan periode yang sama 2015 yang menderita rugi bersih
USD19,24 juta. EPS tahun 2016 diperkirakan USD0,006 atau setara dengan Rp80 di kurs 1USD=Rp13330.
Tahun ini dengan proyeksi volume penjualan batubara 4 juta ton dan harga jual rata‐rata USD70/MT maka
proyeksi pendapatan perseroan akan mencapai USD280 juta. Sedangkan laba bersih dengan marjin 12%
diperkirakan mencapai USD33,60 juta atau tumbuh 107% dari perkiraan tahun lalu. EPS proyeksi tahun ini
diperkirakan USD0,0124 atau setara dengan Rp165,66 dengan kurs 1USD=Rp13330. Kami memperkirakan
harga sahamnya tahun ini berpeluang ditransaksikan dengan PE 15x (E/17) atau mencapai Rp2490.
Maintain Buy, SL 1920
5
Stock Picks
ELSA 420‐440.
Harga saham Elnusa Tbk (ELSA) sepekan terakhir bergerak konsolidasi di area downtrend.
Selasa lalu sebelum libur, harga sahamnya tutup di Rp426. Saat ini support di Rp420 dan resisten terdekat
di Rp440. Dari pendekatan candlestick pattern, pergerakan harga sahamnya membentuk pola gravestone
doji di area downtrend mengindikasikan sinyal bullish reversal. Potensi rebound cukup besar mengingat
posisi harganya berada di area oversold berdasarkan pendekatan RSI. Pergerakan harga sahamnya sangat
dipengaruhi pergerakan harga minyak mentah dunia yang saat ini tengah konsolidasi cenderung menguat
di kisaran USD53‐USD54/barel. Dari sisi kinerja, tahun lalu pendapatan perseroan turun 4% mencapai
Rp3,62 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp3,77 triliun. Pencapaian pendapatan bersih tersebut di
atas perkiraan sebelumnya sebesar Rp3,57 triliun. Turunnya pendapatan bersih tahun lalu terutama dipicu
turunnya aktivitas drilling akibat harga minyak mentah yang turun. Sedangkan laba bersih tahun lalu turun
17,17% mencapai Rp310,91 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp375,36 miliar. Pencapaian laba ta‐
hun lalu tersebut di bawah perkiraan kami sebelumnya sebesar Rp331,79 miliar. Ini terutama akibat dide‐
ritanya rugi kurs Rp18 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan un‐
tung kurs Rp54,77 miliar. EPS tahun lalu Rp42,60 lebih rendah dari perkiraan sebelumnya Rp45,42. Tahun
ini diperkirakan pendapatan bersih tumbuh 1,4% mencapai Rp3,67 triliun. Sedangkan laba bersih kami
perkirakan sebesar Rp341,75 miliar atau tumbuh 10%. EPS proyeksi tahun ini Rp46,82. Harga sahamnya
diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 12x atau mencapai Rp562 atau memiliki ruang pengua‐
tan 32% dari harga saat ini di Rp426. Maintain Buy, SL 418
Kamis, 16 Februari 2017
Saham Pilihan
TLKM 3850-3950 Buy, SL 3770
BBRI 11900-12200 TB, SL 11800
ADHI 2080-2400 Buy, SL 2000
PTPP 3680-3850 Buy, SL 3650
INCO 2700-2850 Buy, SL 2600
MEDC 2100-2500 TB, SL 1900
GIAA 364-390 Buy, SL 354
Stock View
6
Kamis, 16 Februari 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5380.67 5403.19 5425.70 5364.32 5347.98
PERKEBUNAN AALI 15625 15,733.33 15,841.67 15,533.33 15,441.67 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 372 384.00 396.00 366.00 360.00 LSIP 1590 1,603.33 1,616.67 1,578.33 1,566.67 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2040 2,050.00 2,060.00 2,020.00 2,000.00 SIMP 520 526.67 533.33 511.67 503.33 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 66 72.67 79.33 62.67 59.33PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1645 1,675.00 1,705.00 1,615.00 1,585.00 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 402 414.67 427.33 394.67 387.33 DEWA 80 86.00 92.00 77.00 74.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2040 2,126.67 2,213.33 1,936.67 1,833.33 ITMG 15075 15,216.67 15,358.33 14,941.67 14,808.33 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 10925 11,083.33 11,241.67 10,808.33 10,691.67 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 770 788.33 806.67 758.33 746.67
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 143 152.00 161.00 138.00 133.00
ELSA 426 434.67 443.33 420.67 415.33 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 68 72.67 77.33 65.67 63.33
ESSA 1900 1,900.00 1,900.00 1,900.00 1,900.00 MEDC 2210 2,360.00 2,510.00 2,000.00 1,790.00
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 800 810.00 820.00 795.00 790.00 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 2750 2,810.00 2,870.00 2,720.00 2,690.00 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 1060 1,083.33 1,106.67 1,048.33 1,036.67 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 15500 15,733.33 15,966.67 15,308.33 15,116.67 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 900 913.33 926.67 888.33 876.67 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 9350 9,616.67 9,883.33 9,191.67 9,033.33 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 113 116.33 119.67 111.33 109.67 JPRS 141 144.33 147.67 139.33 137.67 KRAS 730 743.33 756.67 718.33 706.67 PAKAN TERNAK CPIN 3430 3,496.67 3,563.33 3,386.67 3,343.33 JPFA 1915 1,946.67 1,978.33 1,871.67 1,828.33 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8075 8,116.67 8,158.33 8,041.67 8,008.33 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71 GJTL 1050 1,073.33 1,096.67 1,038.33 1,026.67
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8450 8,500.00 8,550.00 8,425.00 8,400.00 INDF 7975 8,016.67 8,058.33 7,941.67 7,908.33 MYOR 1885 1,920.00 1,955.00 1,825.00 1,765.00 ROTI 1570 1,581.67 1,593.33 1,551.67 1,533.33 GGRM 61500 61,833.34 62,166.67 61,333.34 61,166.67 INAF 2420 2,473.33 2,526.67 2,373.33 2,326.67 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2060 2,103.33 2,146.67 2,033.33 2,006.67 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1475 1,491.67 1,508.33 1,461.67 1,448.33
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 238 245.33 252.67 231.33 224.67 ASRI 386 392.67 399.33 382.67 379.33 BKSL 94 96.67 99.33 92.67 91.33 BSDE 1885 1,906.67 1,928.33 1,866.67 1,848.33 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1085 1,093.33 1,101.67 1,078.33 1,071.67 CTRA 1400 1,435.00 1,470.00 1,380.00 1,360.00 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 79 88.00 97.00 74.00 69.00 KIJA 294 296.67 299.33 290.67 287.33 MDLN 336 339.33 342.67 333.33 330.67 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2280 2,366.67 2,453.33 2,176.67 2,073.33 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 150 150.00 150.00 150.00 150.00 PTPP 3710 3,746.67 3,783.33 3,676.67 3,643.33 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 580 590.00 600.00 575.00 570.00 TOTL 830 841.67 853.33 816.67 803.33 WIKA 2510 2,536.67 2,563.33 2,486.67 2,463.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2800 2,866.67 2,933.33 2,766.67 2,733.33 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1495 1,505.00 1,515.00 1,490.00 1,485.00 JSMR 4780 4,816.67 4,853.33 4,756.67 4,733.33 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 3130 3,213.33 3,296.67 3,033.33 2,936.67 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 6700 6,800.00 6,900.00 6,525.00 6,350.00 TLKM 3860 3,893.33 3,926.67 3,833.33 3,806.67 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 368 386.00 404.00 354.00 340.00 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 404 422.67 441.33 392.67 381.33 WINS 308 312.67 317.33 298.67 289.33 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 740 773.33 806.67 718.33 696.67 BANK BBCA 15500 15,575.00 15,650.00 15,400.00 15,300.00 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 620 626.67 633.33 611.67 603.33 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 6300 6,358.33 6,416.67 6,208.33 6,116.67 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 12000 12,083.33 12,166.67 11,908.33 11,816.67 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2030 2,078.33 2,126.67 1,983.33 1,936.67 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 4570 4,670.00 4,770.00 4,440.00 4,310.00 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2310 2,336.67 2,363.33 2,276.67 2,243.33 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 11425 11,483.33 11,541.67 11,358.33 11,291.67 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1085 1,146.67 1,208.33 1,046.67 1,008.33 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6550 6,683.33 6,816.67 6,483.33 6,416.67 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 330 332.00 334.00 326.00 322.00 UNTR 23025 23,233.33 23,441.67 22,908.33 22,791.67 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 5750 5,825.00 5,900.00 5,650.00 5,550.00 RALS 1365 1,388.33 1,411.67 1,348.33 1,331.67
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1595 1,670.00 1,745.00 1,545.00 1,495.00 PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 115 121.00 127.00 112.00 109.00
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Kamis, 16 Februari 2017
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.