• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pontianak, 1-2 Oktober Agenda Tentatif

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pontianak, 1-2 Oktober Agenda Tentatif"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Lokakarya Mendukung Mitigasi Perubahan Iklim:

Kerjasama Kementerian Kehutanan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dan Japan International Cooperation Agency

Pontianak, 1-2 Oktober 2013

Agenda Tentatif

Pembukaan, dan Pengembangan Mekanisme Pelaksanaan Mitigasi Perubahan Iklim dari Deforestasi dan Degradasi Hutan dan Lahan Gambut

(REDD+) di Kalimantan Barat & Kerjasama “Indonesia-Japan Project for Development of REDD+ Implementation Mechanism (IJ-REDD+)

Pontianak, 1 Oktober 2013

No Waktu Kegiatan Pelaksana

Selasa, 1 Oktober 2013

1. 8:00-8:30 Registrasi Panitia

2. 8:30-9:30 Pembukaan

1. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya 2. Sambutan JICA oleh Chief

Representative Indonesia Office 3. Sambutan oleh Dirjen. Perlindungan

Hutan dan Konservasi Alam, Kemenhut 4. Sambutan dan Pembukaan oleh Gubernur

MC

3. 9:30-10:30 Sesi Pertama: Gambaran Umum

1. Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Berbasis Lahan dalam Pemerintahan Daerah dan Pembangunan Daerah (20)

Pembicara:

Dirjen. Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri

2. Gambaran Umum Sebaran Hotspot di Prov. Kalbar dan Perkembangan Pengendalian Karhutla sejak 1997 (20) Pembicara:

Dir. Pengendalian Kebakaran Hutan, Kemenhut

3. Latar belakang REDD+ dan kerjasama IJ- REDD+ (20)

Pembicara:

Dir. Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung, Kemenhut

 Moderator: Panitia

Notulen: Panitia (Tim Proceeding)

(2)

No Waktu Kegiatan Pelaksana 4. 10:30-10:45 Coffee Break

5. 10:45-12:15 Sesi Kedua

Latar belakang pengembangan mekanisme REDD+ di Kalbar

1. Kerjasama International sektor kehutanan di Indonesia (20)

Pembicara:

Pusat Kerjasama Luar Negeri, Kemenhut

2. Gambaran umum RAD-GRK (20) Pembicara:

BAPPEDA Prov.

3. Strategi REDD+ di tingkat provinsi Kalimantan Barat (20)

Pembicara:

Pokja REDD+ Prov.

4. Diskusi

 Moderator:

Trio Santoso (Dit. PJLKKHL, Kemenhut)

 Notulen: Panitia (Tim Proceeding)

6. 12:15-13:30 Rehat Makan Siang 7. 13:30-15:00 Sesi ketiga

Meninjau kembali keadaan hutan dan lahan gambut

1. Gambaran umum kondisi Hutan Negara dan APL di Kalbar (20)

Pembicara:

Dinas Kehutanan Prov.

2. Cadangan Karbon dan emisi di lahan gambut di Kalbar (20)

Pembicara:

Universitas Tanjungpura

3. Berbagi pengalaman kajian lahan gambut di Kalteng dalam rangka kerjasama Science & Technology Research

Partnership for Sustainable Development oleh Japan Science and Technology Agency dan JICA (20)

Pembicara:

Hokkaido University, Japan 4. Diskusi

 Moderator:

Yuslinda (BAPPEDA)

 Notulen: Panitia (Tim Proceeding)

8. 15:00-15:15 Coffee Break

(3)

No Waktu Kegiatan Pelaksana 9. 15:15-17:00 Sesi keempat

Berbagi pengalaman terhadap pengembangan mekanisme REDD+ di Kalbar

1. Pembangunan Hutan Tanaman Industri Ramah Lingkungan di Kalbar (20) Pembicara:

PT. Wana Subur Lestari

2. Aktivitas Pendukung dalam Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Berbasis Lahan di Kalbar (20)

Pembicara: Indonesia Forest and Climate Support (IFACS) (kerjasama USAID)

3. Aktivitas Pendukung dalam Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Berbasis Lahan di Kalbar (20)

Pembicara:

World Wide Fund for Nature (WWF) Kalbar

4. Konsep dan tantangan IJ-REDD+ di Kalbar (20)

IJ-REDD+ (Ditjen. PHKA/Kemenhut- JICA)

5. Diskusi

 Moderator:

Noor Hidayat (IJ-REDD+)

 Notulen: Panitia (Tim Proceeding)

10. 17:00 Panduan diskusi kelompok (hari ke-2) Panitia

*) 20 menit presentasi (termasuk Q&A)

(4)

Temu Karya

Peningkatan Penyuluhan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan untuk Menggalang Pelaksanaan RAD-GRK & RPJMD-Provinsi Kalimantan Barat,

dan Penutupan Pontianak, 2 Oktober 2013

No Waktu Kegiatan Pelaksana

Rabu, 2 Oktober 2013

1. 8:00-8:30 Registrasi Panitia

2. 8:30-10:30

Sesi Pleno: Gambaran umum materi diskusi kelompok

1. Penyelarasan MER GRK Berbasis Lahan untuk Pemantauan dan Pengawasan Kebakaran Hutan dan Lahan serta Pembakaran Biomasa

Pembicara:

Sekretariat RAN-GRK

2. Meninjau Kembali Upaya Pencegahan Karhutla dan Tantangan ke Depan

Pembicara:

(UPT PKHL) Dishut Prov. Kalbar

3. Inti Sari Perkembangan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Berbasis Desa (20)

Pembicara:

Program of Community Development of Fires Control in Peat Land Area (FCP) (Ditjen.

PHKA/Kemenhut-JICA) 4. Klarifikasi

 Moderator: Panitia

 Notulen: Tim Proceeding

3. 10:30-10:45 Coffee Break Panitia

4. 10:45-12:30

Sesi Diskusi Kelompok I: Berbagi Informasi dan Pengalaman

 Kelompok A: Peningkatan Prediksi Emisi GRK dari Kebakaran dan Pembakaran Biomasa serta prediksi efek pencegahan kebakaran dan pembakaran lahan

 Kelompok B: Peningkatan Efektifitas Upaya Pencegahan Karhutla

Kelompok A

1. Perkembangan Prediksi Tingkat Emisi Rujukan/REL Berbasis Lahan (berfokus pada kebakaran hutan dan lahan serta biomasa) Prov. Kalbar

Pembicara:

Pokja RAD GRK Prov. Kalbar

2. Fakta/keadaan Lapangan Sebaran Hotspot di Prov.

Kalbar Pembicara:

Kelompok A

 Moderator:

Ruandha A.

Sugardiman

(Ditjen. Planologi, Kemenhut)

 Notulen: Tim Proceeding

(5)

No Waktu Kegiatan Pelaksana Dit. Pengendalian Kebakaran Hutan, , Kemenhut

3. Kemajuan Analisis Perilaku Pembakaran Lahan di Kabupaten Kubu Raya dan Bengkayang

Pembicara:

Tim Pelaksana Survei Sosek FCP, UNTAN

4. Sumbang Saran: Peningkatan Efektifitas Upaya Pencegahan Karhutla dan Rencana Aksinya

Kelompok B

1. Meninjau Kembali Upaya Penyuluhan Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (terfokus tanpa pembakaran lahan atau ramah lingkungan) dan Tantangan ke Depan

Pembicara:

Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Prov.

Kalbar

2. Konsep Pencegahan Karhutla Berbasis Desa Pembicara:

Tim Penyusun Panduan Pencegahan Karhutla Berbasis Desa FCP

3. Kemajuan Kegiatan Model Pencegahan Karhutla Berbasis Desa serta Fakta/keadaan Lapangan dari Pengalaman di Desa Sasaran yang terkait guna Mengurangi Pembakaran lahan

Pembicara:

Disbunhuttam Kab. Kubu Raya dan Tim Pendamping Desa Mekar Sari

4. Sumbang Saran: Peningkatan Efektifitas Upaya Pencegahan Karhutla dan Rencana Aksinya

Kelompok B

 Moderator:

Arif Darmawan (Tim REDD+, UKP4)

 Notulen: Tim Proceeding

5. 12:30-13:30 Ishoma Panitia

6. 13:30-15:30

Sesi Diskusi Kelompok 2: Sumbang Saran menuju Rencana Aksi

 Kelompok A: Peningkatan Prediksi Emisi GRK dari Kebakaran dan Pembakaran Biomasa serta prediksi efek pencegahan kebakaran dan pembakaran lahan

 Kelompok B: Peningkatan Efektifitas Upaya Pencegahan Karhutla

Kelompok A

1. Pengalaman Persiapan REL di Kalteng (berfokus pada kebakaran hutan dan lahan serta pembakaran biomasa)

Pembicara: Universitas Parangkaraya

2. Intisari RAD-GRK: Rencana Aksi dan Prediksi Pengurangan Emisi GRK dari Aksi Mitigasinya Berbasis Lahan (berfokus pada kebakaran hutan dan lahan) Prov. Kalbar

Pembicara: Pokja RAD GRK Prov. Kalbar

Kelompok A

 Moderator:

Febyana Suryaningrum (Sekretariat RAN- GRK)

 Notulen: Tim Proceeding

Kelompok B

 Moderator:

Agus Haryanta (Direktorat PKH, Kemenhut)

 Notulen: Tim Proceeding

(6)

No Waktu Kegiatan Pelaksana 3. Sumbang Saran: Peningkatan Prediksi Efek dari

Upaya Pencegahan Karhutla dan Rencana Aksinya Kelompok B

1. Pengalaman Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Lahan di Kalteng (berfokus pada kebakaran dan pembakaran biomasa)

Pembicara:

Sekretariat Bersama REDD+ Kalteng / Wild Fire and Carbon Management in Peat Forest in Forest in Indonesia (Kemenristek-JICA & JST)

2. Intisari RPJMD-Prov.: Rencana Aksi Upaya Pencegahan Terjadinya Karhutla dan Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Lahan serta Penyuluhan Pembicara:

BAPPEDA Prov. Kalbar

3. Sumbang Saran: Peningkatan Efektifitas Upaya Pencegahan Karhutla dan Rencana Aksinya

7. 15:30-15:45 Coffee Break Panitia

8. 15:45-17:45

Sesi Diskusi Pleno

1. Berbagi hasil diskusi kelompok

Pembicara: Moderator masing-masing kelompok 2. Diskusi dan kesimpulan secara Keseluruhan

Pembicara: Pembicara di sesi diskusi kelompok serta Peserta

 Moderator:

Yuslinda

(Bappeda Prov.)

 Notulen: Tim Proceeding

9. 17:45-18:00

PENUTUPAN

1. Pembacaan kesimpulan hasil temu karya Pembicara: Tim proceeding

2. Penutupan

Pembicara: Kepala Dinas Kehutanan/

BAPPEDA Prov.

Panitia (MC)

10 18:00- Administrasi Panitia

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh pemotongan benih secara melintang 4 bagian (%) terhadap insidens penyakit busuk benih Fusarium varietas Tawangmangu Baru Perbandingan antar bagian benih bawang putih

I WAYAN NURIARTA S.Pd, M.Sn, NI LUH DESI IN DIANA SARI S.Sn, M.Sn e-ISSN : 2722- 0389 1 1 30 36 https://jurnal2.isi- dps.ac.id/index.p hp/amarasi/articl Lengkap. 11 Dominasi

MPPT diuji dengan iradians yang berubah ubah. Pengujian dilakukan dengan cara mengukur daya panel surya pada kondisi normal, lalu panel surya ditutup dengan satu

Tentu kami juga berharap kepada anggota alat kelengkapan yang baru, kinerja dan hasil karya yang telah dicapai selama ini pada periode yang lama untuk dapat

Berdasarkan tabel penelitian menunjukkan hasil analisis dengan menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai p=0,896 dimana nilai p=0,896 lebih besar daripada nilai p,0,05

Program pendidikan Doktor tidak mudah dilakukan karena menyangkut berbagai hal: topik, waktu, kemampuan intelektual, semangat, dan dana pendukung. Berbagai hal

Menganalisis data dan mengidentifikasi masalah kondisi koleksi serta melakukan observasi, perawatan dan pengawetan koleksi benda bernilai budaya berskala nasional sesuai

Bagaimana peluang redaksi majalah Hidmah Muslimat NU agar dapat eksis. sebagai media dakwah anggota PW Muslimat NU