• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Reliability dan Satisfaction terhadap Store Loyalty (Survey pada Pelanggan Indomaret Jalan Surya Sumantri Bandung).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Reliability dan Satisfaction terhadap Store Loyalty (Survey pada Pelanggan Indomaret Jalan Surya Sumantri Bandung)."

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

i

ABSTRAK

Persaingan bisnis ritel di kota Bandung semakin meningkat dan dirasakan oleh masyarakat khususnya ketika toko-toko tersebut berada di dalam jarak yang saling berdekatan. Kondisi ini membuat peritel berusaha untuk membuat konsumennya tetap loyal kepada tokonya masing-masing. Berdasarkan penelitian terdahulu dapat diketahui bahwa ada dua faktor utama yang mempengaruhi loyalitas konsumen kepada sebuah toko ritel yaitu faktor reliability dan faktor satisfaction. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor yang sama akan berpengaruh jika dilakukan kepada konsumen toko Indomaret di sepanjang jalan Surya Sumantri. Untuk mengetahui hal tersebut, maka penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 327 responden, dan hasil kuesioner diolah dengan menggunakan teknis analisis regresi berganda. Melalui hasl penelitian, maka dapat diketahui bahwa reliability memberikan pengaruh yang positif terhadap store loyalty. Hal ini mengakibatkan semakin besar reliability maka konsumen akan semakin loyal kepada toko. Kemudian hal kedua yang diketahui adalah tidak adanya pengaruh dari satisfaction terhadap store loyalty. Sehingga meskipun konsumen sudah merasa puas dengan toko, belum tentu konsumen tersebut akan loyal kepada toko. Dengan hasil penelitian tersebut, maka toko Indomaret harus bisa memperhatikan aspek-aspek reliability seperti penepatan janji toko kepada konsumen, pelayanan yang baik kepada konsumen yang pertama kali datang ke toko, ketersediaan barang dagangan di toko dan juga proses transaksi antara kasir dan konsumen yang bebas dari kesalahan. Dengan melakukan hal tersebut maka loyalitas konsumen terhadap toko Indomaret akan meningkat meskipun tengah berada di dalam persaingan dengan merek ritel lainnya.

(2)

i

ABSTRACT

Retail business competition in Bandung is increasing and perceived by the public, especially when it often located next to each others. This condition makes the retailers are trying to make consumers remain loyal to each store. In accordance with this situation, so in this study. Based on previous studies, there was two main factors that influence customer loyalty to retail store. These factors was reliability and satisfaction. Therefore, this study aims to determine whether the same factors will affect to Indomaret stores customer along Surya Sumantri. The research conducted by giving questionnaires to 327 respondents, and the results of the questionnaires technically processed using multiple regression analysis. Through the research, it can be seen that the reliability provide a positive effect on store loyalty. This results in greater reliability, the consumer will be more loyal to the store. Then the second thing that is known is the influence of satisfaction on store loyalty. So even though consumers are satisfied with the store, the consumer will not necessarily loyal to the shop. With these findings, Indomaret should be able to pay attention to reliability aspects as fulfillment of the promise to theirs customer, good experience for first time buyer, the availability of merchandise at the store and also error free transaction between customer and cashier. By doing several reliability aspect, Indomaret’s loyalty customer will increase in the middle of tight competition with other brands.

(3)

ii

1.2Identifikasi dan Perumusan Masalah………...……...5

1.3Tujuan Penelitian………...…….5

1.4Manfaat Penelitian………...…...5

1.5Lokasi dan Jadwal Penelitian………...6

BAB II KAJIAN KEPUSTAKAAN, RERANGKA PEMIKIRAN, MODEL DAN HIPOTESIS PENELITIAN………..7

2.1 Kajian Kepustakaan………7

2.1.1 Entrepreneurial Marketing………..7

2.1.2 Ritel……….12

2.1.3 Convenience Store………17

2.1.4 Kualitas Jasa………18

2.1.5 Kualitas Jasa Ritel………...20

2.1.6 Reliability Jasa Ritel………21

2.1.7 Satisfaction....………22

2.1.8 Store Loyalty……….24

2.2 Rerangka Pemikiran……….26

2.3 Model dan Hipotesis Penelitian………30

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN………..31

(4)

iii

3.2Metode Penelitian……….34

3.2.1Metode Penelitian yang Digunakan………34

3.2.2Operasionalisasi Variabel………37

3.2.3Teknik Analisis………...39

BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN……...………..42

4.1Profil Perusahaan………..42

4.2Hasil Penelitian..………..43

4.2.1Uji Validitas………46

4.2.2Uji Reliabilitas………47

4.2.3Uji Regresi………..48

4.3Pembahasan Hasil Penelitian………...53

4.4Implikasi Manajerial………58

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN………...………..60

5.1 Kesimpulan………...60

5.2 Saran……….60

DAFTAR KEPUSTAKAAN

(5)

iv

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Perbandingan Konsep Pemasaran Tradisional dengan Pemasaran

Entrepreneurial………..………....11

Tabel 2.2 Perbandingan Format Ritel……….………...15

Tabel 2.3 Penelitian Terdahulu……...………...28

Tabel 3.1 Data Rata-Rata Kunjungan Toko Indomaret Surya Sumantri…………33

Tabel 3.2 Jumlah Sampel Penelitian………..34

Tabel 3.3 Operasionalisasi Variabel.………...………...37

Tabel 3.4 Intepretasi KMO…...……...………...39

Tabel 4.1 Jenis Kelamin Responden...………...43

Tabel 4.2 Usia Responden...………...44

Tabel 4.3 Pekerjaan Responden...………...………...44

Tabel 4.4 Pengeluaran Responden...………...…………...45

Tabel 4.5 Uji Validitas………....………...46

(6)

v

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Wheel of Retailer………..14

Gambar 2.2 Penelitian Terdahulu………...29

(7)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Penelitian

Bisnis ritel merupakan salah satu industri yang terus berkembang

khususnya di Indonesia. Dimana saat ini berbagai jenis format ritel yang

tersedia sudah semakin lengkap dan beragam. Menurut APRINDO, pada saat

ini pertumbuhan bisnis ritel di Indonesia adalah sebesar 10%-15% per tahun.

Berdasarkan data dari Kemendag pada Januari 2014, diketahui bahwa saat ini

ada sekitar 765 ribu gerai ritel baik berupa ritel swalayan maupun ritel non

swalayan. Prospek perkembangan usaha ritel semakin membaik karena

didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang mencapai rata-rata 6% per tahun

dengan tingkat konsumsi domestik mencapai 54.56% dari Produk Domestik

Bruto. Besarnya konsumsi domestik didorong oleh jumlah penduduk

Indonesia yang mencapai hampir 250 juta jiwa dengan komposisi penduduk

berusia di bawah 39 tahun mencapai 60% serta penduduk kelas menengah

mencapai 45 juta jiwa pada tahun 2014 (Deny, 2014).

Perkembangan bisnis ritel secara nasional tersebut, turut terjadi di kota

besar seperti Bandung. Berdasarkan hasil pengamatan dapat diketahui bahwa

beberapa merek ritel baik nasional dan regional sudah ada di kota Bandung.

(8)

2 Hypermart, Indomaret, Alfamart dan Yomart. Dari berbagai merek ritel yang

terus berkembang, ada sebuah fenomena yang menarik khususnya di dalam

format ritel minimarket. Dimana saat ini ada dua pemain besar yang saling

bersaing di dalam format tersebut yaitu Indomaret dan Alfamart. Persaingan

diantara kedua merek tersebut semakin terasa, karena seringkali toko dengan

jenis yang sama tersebut membuka gerai tepat saling bersebelahan atau saling

bersebrangan. Persaingan itu selaras dengan data yang dirilis oleh Kemendag

pada tahun 2014 dimana pertumbuhan ritel dalam format minimarket

mencapai 400% atau tumbuh sebanyak 16 ribu gerai (Deny, 2014). Dengan

adanya persaingan yang cukup ketat tersebut, kedua merek harus berusaha

dengan keras dalam menarik konsumen untuk berbelanja di tokonya

masing-masing. Selain persaingan dengan Alfamart¸ seringkali Indomaret juga berada

di dalam sebuah area yang dipenuhi oleh kompetitor seperti Circle K, MOR

dan Yogya Supermarket. Hal tersebut terjadi seiring dengan besarnya potensi

daya beli konsumen di daerah tersebut.

Salah satu daerah yang memiliki karakteristik tersebut adalah Jalan Surya

Sumantri, dimana mayoritas dihuni oleh mahasiswa Universitas Kristen

Maranatha, selain itu Jln, Surya Sumantri merupakan salah satu jalan yang

dilalui oleh banyak kendaraan setiap harinya. Dengan adanya potensi

konsumen yang besar, banyak merek ritel yang membuka gerainya di daerah

tersebut. Sehingga pada akhirnya persaingan menjadi amat ketat antar satu

gerai dengan gerai lainnya. Efek dari persaingan sudah dirasakan secara

(9)

3 konsumen yang mengakibatkan turunnya penjualan di toko. Dengan kondisi

seperti itu, maka pihak retailer harus bisa membuat konsumennya menjadi

loyal kepada tokonya. Loyalitas yang ditunjukan oleh konsumen bisa dilihat

ketika konsumen tersebut memutuskan di mana akan berbelanja dan juga di

mana konsumen tersebut akan melakukan pembelian selanjutnya di masa

mendatang. Beberapa hal lain yang menjadi permasalahan adalah keluhan dari

konsumen khususnya dalam hal ketersediaan barang di toko dan juga tingkat

pelayanan dari kasir dan pramuniaga yang masih dirasa kurang. Tentu saja

beberapa permasalahan ini turut mempengaruhi loyalitas konsumen dalam

berbelanja di toko Indomaret.

Berdasarkan studi sebelumnya yang dilakukan oleh (Jang, Kim, & Lee,

2013) dan mengutip dalam (Gundlach & Murphy, 1993) dapat diketahui

bahwa reliability merupakan variabel yang paling penting khususnya ketika

konsumen memutuskan melakukan pembelian dan juga saat akan melakukan

pembelian selanjutnya. (Dick & Basu, 1994) menambahkan bahwa pembelian

berulang harus dimasukan ke dalam konsep loyalitas konsumen, dimana

disimpulkan bahwa pembelian berulang merupakan reaksi yang positif

terhadap toko. Sebagai tambahannya, studi tersebut menyatakan bahwa

loyalitas konsumen dapat dikenali sebagai faktor yang penting dalam

memperkuat brand image, dan akhirnya mendefinsikan posisi konsumen

dalam mendorong perilaku pembelian berulang.

Satisfaction pelanggan juga memainkan peranan yang penting dalam

(10)

4 perbaikan atas keluhan yang disampaikan merupakan elemen penting untuk

menjaga relasi jangka panjangan dengan konsumennya (Choi, Na, & Lee,

2001). Adapun loyalitas merupakan sebuah faktor yang memberikan efek

positif kepada pembelian berulang dan promosi melalui word of mouth. Hal

lain yang ditambahkan oleh (Dawn, Gregg, & Walczak, 2010) bahwa interaksi

antara pegawai dengan konsumen sangat mempengaruhi satisfaction

pelanggan secara signifikan, dan konsumen yang merasa puas akan

memberikan loyalitas terhadap toko tersebut.

Loyalitas adalah sebuah faktor yang memberikan efek positif terhadap

pembelian berulang dan juga promosi yang dilakukan melalui word of mouth.

(Jang, Kim, & Lee, 2013). Sebagai tambahan, (Dick & Basu, 1994)

menyatakan bahwa loyalitas dapat dikenali sebagai suatu faktor penting yang

memperkuat brand image, dan mendefinisikan watak konsumen untuk

melakukan pembelian secara terus menerus. (Raj, 1982) juga menekankan

bahwa loyalitas toko adalah sebuah kecenderungan dari konsumen untuk

membeli barang atau jasa secara berulang di dalam waktu yang pasti untuk

merek toko tertentu.

Berdasarkan pada penjelasan dan fenomena serta berbagai studi penelitian

terdahulu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan perbaikan-perbaikan

yang dapat dilakukan oleh toko Indomaret dalam menghadapi persaingan.

Untuk menjawab latar belakang masalah tersebut, maka topik penelitian ini

adalah pengaruh reliability dan satisfaction terhadap store loyalty (survey

(11)

5

1.2Identifikasi dan Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang sudah diuraikan sebelumnya,

maka dapat dilakukan identifikasi sebagai berikut :

1. Bagaimana pengaruh dari reliability terhadap store loyalty pada

konsumen Indomaret?

2. Bagaimana pengaruh satisfaction terhadap store loyalty pada

konsumen Indomaret?

1.3Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini sebagai berikut :

1. Mengetahui pengaruh faktor reliability terhadap store loyalty pada

konsumen Indomaret.

2. Mengetahui pengaruh faktor satisfaction terhadap store loyalty pada

konsumen Indomaret.

1.4 Manfaat Penelitian

Melalui penelitian ini diharapkan dapat menjadi sebuah penelitian yang :

1. Memberikan informasi berguna bagi perkembangan bisnis ritel di

Indonesia khususnya dalam format minimarket.

2. Meningkatkan pelayanan dari pelaku industri ritel kepada konsumen

sehingga terjadi peningkatan satisfaction dan loyalitas terhadap

(12)

6 3. Menjadi referensi bagian penelitian khususnya di dalam bidang yang

sama.

1.5Lokasi dan Jadwal Penelitian

Lokasi penelitian akan dilakukan di empat toko Indomaret sepanjang jalan

Surya Sumantri. Dengan jadwal penelitian akan dilakukan pada bulan Agustus

(13)

60

Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa reliability

memberikan dampak positif yang besar untuk loyalitas konsumen terhadap

toko Indomaret, sehingga jika faktor reliability meningkat, maka loyalitas

konsumen terhadap toko Indomaret akan semakin baik.

Kemudian di dalam penelitian ini juga dapat disimpulkan bahwa

satisfaction tidak memberikan dampak positif terhadap loyalitas, sehingga

bisa dikatakan meskipun konsumen sudah merasa puas, tetapi belum tentu

akan menjadi konsumen yang loyal terhadap toko Indomaret.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, maka disarankan agar Indomaret dapat

memastikan bahwa tidak ada perbedaan antara harga yang tertera di toko

dengan di kasir, kemudian Indomaret harus melakukan peningkatan kualitas

sumber daya manusia khususnya pramuniaga dan kasir, sehingga konsumen

selalu mendapatkan pelayanan yang terbaik. Selain itu, Indomaret harus bisa

menjual produk-produk yang saat ini sedang dicari oleh konsumen dan juga

memastikan bahwa stok penjualan di toko selalui tersedia ketika konsumen

(14)

61

Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha

Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian

mengenai pengaruh dari dimensi kualitas jasa ritel lainnya sepetrti physical

aspect, personal interaction, problem solving dan general policy. Karena

berdasarkan penelitian kali ini diketahui masih ada faktor lain yang

mempengaruhi loyalitas konsumen kepada toko. Dengan meneliti hal tersebut,

maka diharapkan akan membantu pihak Indomaret dalam meningkatkan

(15)

Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

Aaker, D. 1996. Building Strong Brands, New York et al.

Schumpeter, J. A. 1934. The Theory of Economic Development. Cambridge : Harvard University Press

Castro, Gregorio Martin-de, Pedro Lopez-Saez dan Miriam Delgado-Verde. 2011.

Towards A Knowledge-Based View of Firm Innovation: Theory and Empirical Research, Journal of Knowledge Management, Vol.15 No.6, h.871-874

Darroch, J. dan R. McNaughton. 2002. Examining the Link between Knowledge Management Practices and Type of Innovation, Journal of Intellectual Capital, Vol.3, No.3, h.210-222

Dhewanto, W.; Mulyaningsih, D,H,; Permatasari ,A.; Anggadwita, G. dan Ameka, I. 2014. Manajemen Inovasi : Peluang Sukses Menghadapi Perubahan. Yogyakarta : Penerbit Andi

Keller, K. 1993. Conceptualizing, Measuring, and Managing Customer Based Brand Equity, Journal of Marketing, Vol. 57, No.1, h.1-22

Lassar, W.; Mittal, B. dan Sharma, A. 1995. Measuring Customer Based Brand Equity. Journal of Consumer Marketing, Vol. 12 No.4, h 11-19

Miles, I. 1993. Services in the New Industrial Economy, Futures Vol.25 (6), h.653-672

Morschett, D.; Swoboda, B. dan Schramm Kleinm H. 2006. Competitive Strategies in Retailing – An Investigation of the Applicability of Porter’s Framework for Food Retailers, Journal of Retailing and Consumer Services, Vol.13 No.3. h.275-287.

Morschett, D.; Swoboda, B. dan Schramm Kleinm H. 2006. Competitive Strategies in Retailing – An Investigation of the Applicability of Porter’s Framework for Food Retailers, Journal of Retailing and Consumer Services, Vol.13 No.3. h.275-287.

Porter, M. 1980. Competitive Strategy : Techniques for Analyzing Industries and Competitors, New York.

(16)

Program Magister Manajemen Universitas Kristen Maranatha

Wortzel, L. 1987. Retailing Strategies for Today’s Mature Marketplace, Journal

of Business Strategy, Vol. 8, Spring. h.45-56.

Xu, Qingrui; dkk. 2006. Totak Innovation Management: A Novel Paradigm of Innovation Management in The 21st Century, Journal Technology Transfer,

Vol.32, h.9-25

Zentes, J dan Morschett, D. 2002. Retail Branding – Concept, Effects and its Influence on the Internasionalisation Process of Retail Companies in Europe, Strategic Management- a European Approach, Wiesbaden, h.161-184

Gambar

Gambar 2.3 Model Penelitian…...………………………………………………..30

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan mediasi perceraian di Pengadilan Agama Sragen adalah sebagai berikut: pra mediasi, mediasi, pasca

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa angket untuk memperoleh data mengenai manfaat praktek industri sebagai kesiapan membuka butik kepada

FFC (Functional Food Center) mendefinisikan pangan fungsional sebagai pangan olahan maupun alami yang mengandung senyawa-senyawa aktif secara biologis

[r]

menggabungkan gamelan dan alat musik diatonis, antara lain Kiai Kanjeng dari Yogyakarta, Kua Etnika dari Yogyakarta, Sinten Remen dari Yogyakarta, Kul-Kul.. dari Bali,

Hasil dari pengujian rangkaian alat yang dibuat menunjukkan bahwa alat dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan..

SINTESIS DAN KARAKTERISASI MEMBRAN ANORGANIK YANG BERBAHAN DASAR UTAMA ZEOLIT ALAM, SILIKA, DAN KALSIUM KARBONAT.. Skripsi

[r]